View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

28/04/26

Pengerjaan Jembatan Gantung Garuda Kodim 0903/Bulungan Terus Berlanjut

  


Bulungan – Proses rehabilitasi Jembatan Gantung Garuda yang berada di wilayah Kabupaten Bulungan terus dikerjakan oleh personel Kodim 0903/Bulungan bersama tim teknis, Selasa (28/04). Pada kegiatan kali ini, para pekerja terlihat melakukan perbaikan pada bagian lantai jembatan dengan menggunakan peralatan khusus guna memastikan konstruksi tetap kuat dan aman dilalui masyarakat.


Pengerjaan difokuskan pada pembenahan papan lantai jembatan, penguatan sambungan besi, serta pengecekan bagian kabel penyangga. Langkah tersebut dilakukan agar jembatan tetap kokoh dan dapat digunakan sebagai akses utama warga dalam beraktivitas sehari-hari.


Jembatan Gantung Garuda memiliki peranan penting sebagai penghubung antarwilayah, terutama bagi masyarakat yang melintasi sungai untuk keperluan bekerja, sekolah, maupun kegiatan ekonomi. Karena itu, Kodim 0903/Bulungan berkomitmen untuk terus mempercepat proses perbaikan agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.


Dengan semangat gotong royong dan kerja sama seluruh pihak, diharapkan pengerjaan Jembatan Gantung Garuda dapat selesai tepat waktu sehingga akses masyarakat menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman.

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Jagebob Pastikan Jagung Binaan Siap Panen

 


Jayapura – Polsek Jagebob Polres Merauke memastikan tanaman jagung binaan milik warga di Distrik Jagebob siap panen sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan.


Kepastian tersebut diperoleh setelah Kapolsek Jagebob, Iptu Turhamun, S.Sos., M.Si bersama personel Bhabinkamtibmas melaksanakan monitoring perkembangan tanaman jagung pada Senin (27/04/2026) di Kampung Angger Permegi.


Monitoring dilakukan di lahan milik Sisworo, petani binaan Polsek Jagebob, dengan luas sekitar 1 hektare. Dari hasil pemantauan, tanaman jagung diketahui telah berumur kurang lebih 90 hari setelah tanam dan tumbuh dalam kondisi baik.


Saat ini, tanaman jagung telah memasuki fase siap panen. Namun, proses panen belum dilakukan karena masih menunggu kadar air jagung menurun agar kualitas hasil panen lebih optimal.


Kapolsek Jagebob mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah.


“Polsek Jagebob akan terus hadir mendampingi masyarakat, khususnya para petani, guna memastikan program pembinaan berjalan optimal dan memberikan hasil yang maksimal,” ucapnya.


Ia menambahkan, meskipun terdapat kendala berupa kondisi cuaca yang tidak menentu dengan curah hujan cukup tinggi, perkembangan tanaman jagung tetap terjaga dengan baik.


Diharapkan, melalui pendampingan yang berkelanjutan, para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian demi mendukung kesejahteraan masyarakat serta ketahanan pangan di Distrik Jagebob.

Polda Papua Pastikan Seleksi Bintara 2026 Transparan, 771 Peserta Ikuti CAT Psikologi

  


Jayapura – Polda Papua memastikan proses seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 berjalan secara transparan, akuntabel, dan profesional. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) Psikologi yang diikuti oleh 771 peserta di Kota Jayapura, Senin (27/04/2026).


Kegiatan CAT Psikologi dilaksanakan serentak di sejumlah lokasi, yakni SMP Negeri 6 Jayapura, SMK YPK Paulus, SMK Hikmah Yapis, SMK Pariwisata Jayapura, Universitas 10 November Jayapura, SMK Negeri 2 Jayapura, SMK YPK Diaspora Kotaraja, Universitas Ottow Geissler (UNINGRAT), SMA Negeri 1 Jayapura, SMK Negeri 8 Jayapura, SMK Sains dan Sastra Papua, IAIN, serta IPDN.


Materi yang diujikan dalam CAT Psikologi meliputi tes Pass Hand, kecerdasan, kepribadian, serta sikap kerja sebagai bagian dari penilaian menyeluruh terhadap calon anggota Polri.


Berdasarkan data panitia, dari total 772 peserta yang terdaftar, sebanyak 771 peserta hadir mengikuti ujian, terdiri dari 630 pria dan 142 wanita, sementara satu peserta tidak hadir.


Kepala Biro SDM Polda Papua, Kombes Pol. Hengky Pramudya, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara terbuka dan bebas dari intervensi.


“Polda Papua berkomitmen penuh untuk memastikan seluruh proses seleksi berjalan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Setiap peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan kemampuan masing-masing,” tegasnya.


Karo SDM menambahkan bahwa penggunaan sistem CAT menjadi salah satu instrumen penting dalam menjamin objektivitas hasil seleksi.


“Melalui sistem CAT, hasil ujian dapat diketahui secara langsung dan objektif. Ini menjadi langkah konkret untuk mencegah praktik kecurangan serta memastikan terpilihnya calon anggota Polri yang berkualitas,” ucap Karo SDM.


Polda Papua juga mengimbau kepada seluruh peserta dan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu serta turut mendukung proses rekrutmen Polri yang bersih dan berintegritas.

Filosofi HEBAT Jadi Pedoman Operasional Prajurit Korem 083/Bdj

 


Malang – Komandan Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus S., S.Sos., M.M.S., M.Han., meluncurkan semangat pengabdian baru bertajuk “HEBAT” sebagai pijakan moral sekaligus arah kebijakan strategis bagi seluruh jajaran Korem 083/Bdj. Komitmen tersebut disampaikan dalam pengarahan perdana kepada prajurit dan jajaran Kodim secara tatap muka maupun melalui video conference dari Aula Untung Suropati Makorem 083/Bdj, Senin (27/4/2026).


Bagi Danrem, kekuatan satuan kewilayahan tidak hanya terletak pada kesiapan personel, tetapi pada kemampuan hadir di tengah rakyat, memahami persoalan wilayah, serta memberi solusi nyata atas kebutuhan masyarakat. Karena itu, nilai Humanis, Efektif, Bersinergi, Adaptif, dan Tangguh ditetapkan sebagai karakter utama yang harus melekat dalam setiap langkah pengabdian prajurit Baladhika Jaya.


Danrem menegaskan, kepemimpinan yang dijalankan bukan semata tentang komando, tetapi tentang membangun visi bersama untuk membawa satuan menjadi lebih kuat, profesional, dan relevan dengan tantangan zaman. Seluruh kebijakan, menurutnya, harus bermuara pada kepentingan organisasi, kemajuan satuan, dan optimalisasi pengabdian kepada bangsa dan negara.


“Saya berkomitmen bahwa setiap kebijakan yang diambil adalah untuk kepentingan satuan. Kita harus memiliki komitmen yang sama untuk menjadikan Korem 083/Baladhika Jaya sebagai satuan yang hebat dan profesional,” tegas Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus.


Selain memperkenalkan filosofi HEBAT, Danrem juga mengingatkan bahwa profesionalisme prajurit harus dibangun di atas disiplin yang kuat. Tidak boleh ada ruang bagi tindakan yang mencederai nama baik institusi, termasuk penyalahgunaan narkoba, judi online, maupun pelanggaran hukum lainnya yang dapat merusak kepercayaan masyarakat kepada TNI.


Ia juga menekankan pentingnya kesiapan menghadapi dinamika wilayah, mulai dari ancaman bencana alam hingga perkembangan situasi sosial yang membutuhkan kecepatan deteksi dan respons. Prajurit dituntut peka, sigap, dan mampu membaca kondisi lapangan secara tepat agar kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


Dengan semangat HEBAT, Korem 083/Baladhika Jaya menegaskan langkah transformasi menuju satuan kewilayahan yang humanis dalam pendekatan, efektif dalam tindakan, kokoh dalam sinergi, lincah beradaptasi, dan tangguh dalam setiap bentuk pengabdian untuk rakyat, bangsa, dan negara.

27/04/26

Polda Papua Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Merauke, Dua Orang Diperiksa



Jayapura – Kepolisian Daerah Papua melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Subdit IV Tipidter berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di wilayah Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.


Pengungkapan tersebut dilakukan di Gudang UPJA Center Bina Tani, Kampung Amun Kay, Distrik Tanah Miring, dan merupakan hasil operasi penyelidikan yang telah berlangsung sejak Februari 2026 hingga berhasil diungkap pada 16 April 2026.


Kasus ini kemudian dipaparkan dalam konferensi pers yang digelar pada Senin (27/04/2026) di lokasi kejadian, dipimpin oleh Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, S.I.K., M.H., dengan pengamanan personel Polres Merauke.


Dalam keterangannya, Kompol Agus mengungkapkan bahwa praktik ilegal tersebut telah berlangsung secara terorganisir.


“Praktik ini dilakukan secara terorganisir oleh oknum pengurus Gapoktan Bina Tani bersama pengelola UPJA dengan memanfaatkan celah distribusi BBM subsidi,” ucap Kompol Agus.


Dari hasil penyelidikan, polisi menetapkan dua orang terlapor masing-masing berinisial M.R. dan M.S. Keduanya diduga memanfaatkan surat rekomendasi tidak sah yang mengatasnamakan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Papua, yang seharusnya diperuntukkan bagi petani.


Dengan menggunakan surat tersebut, para pelaku membeli BBM subsidi jenis Biosolar dan Pertalite di sejumlah SPBU di wilayah Distrik Tanah Miring dan Kurik dengan harga resmi, yakni Rp6.800 per liter untuk Biosolar dan Rp10.000 per liter untuk Pertalite. Dalam praktiknya, pelaku juga memberikan imbalan kepada pemilik surat rekomendasi.


Selanjutnya, BBM yang diperoleh ditampung secara ilegal di gudang menggunakan beberapa tangki berkapasitas masing-masing 700 liter. Padahal, UPJA bukan merupakan penyalur resmi yang ditunjuk oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).


BBM tersebut kemudian dijual kembali kepada masyarakat umum menggunakan mesin dispenser jenis pom mini dengan harga di atas harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp9.000 per liter untuk Biosolar dan Rp11.000 per liter untuk Pertalite.


Dalam penggeledahan, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit dispenser BBM, sekitar 1.700 liter Biosolar, mesin pompa, selang, drum, corong, profil tank, serta dokumen transaksi dan buku catatan penjualan periode Februari hingga April 2026, termasuk sejumlah surat rekomendasi.


Berdasarkan hasil koordinasi dengan BPH Migas, kerugian negara akibat praktik tersebut diperkirakan mencapai Rp197,89 juta dan masih berpotensi bertambah seiring pendalaman perkara.


Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Papua, Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.H., menegaskan komitmen Polda Papua dalam memberantas penyalahgunaan BBM subsidi.


“Penyaluran BBM subsidi harus tepat sasaran sesuai dengan kebijakan pemerintah. Kami tidak akan memberi ruang bagi praktik penyimpangan yang merugikan masyarakat dan negara,” tegasnya.


Ia menambahkan bahwa pengawasan terhadap distribusi energi akan terus ditingkatkan guna mencegah terulangnya kasus serupa.


“Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas, profesional, dan proporsional terhadap setiap pelaku penyalahgunaan BBM subsidi, termasuk jika ditemukan keterlibatan pihak lain,” tambahnya.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam pengawasan distribusi BBM subsidi.


“Kami mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan BBM subsidi di lingkungannya. Setiap laporan akan kami tindak lanjuti secara serius demi melindungi hak masyarakat, khususnya para petani,” ujarnya.


Atas perbuatannya, para terlapor dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun penjara dan denda hingga Rp60 miliar.


Saat ini, proses hukum masih terus berjalan, termasuk pendalaman terhadap potensi kerugian negara serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan tersebut.

Kolaborasi Satgas Damai Cartenz dan Media Jadi Kunci Jaga Situasi Aman di Papua

 


Jayapura –Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 menggelar kegiatan silaturahmi dan makan bersama dengan wartawan di Kota Jayapura, Papua, Sabtu (25/4) lalu, sebagai upaya memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas informasi di wilayah tersebut.


Kegiatan yang berlangsung di Resto Wong Solo, Jayapura, itu dipimpin oleh Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., dan dihadiri sekitar 30 jurnalis dari berbagai media lokal Papua.


Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Yusuf Sutejo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para insan pers atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin selama pelaksanaan Operasi Damai Cartenz-2026.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan media yang selama ini telah menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara berimbang dan konstruktif,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas informasi, khususnya di Papua, sehingga sinergi antara aparat keamanan dan insan pers perlu terus diperkuat.


Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk berdiskusi ringan terkait dinamika pemberitaan di Papua, termasuk tantangan dan peran media dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.


Menurut dia, pendekatan komunikasi yang terbuka dan humanis menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik, termasuk melalui kemitraan dengan media.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun komunikasi yang lebih erat dan terbuka dengan rekan-rekan jurnalis,” katanya.


Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyatakan bahwa sinergi dengan media merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan operasi, khususnya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua.


“Media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan menyejukkan kepada masyarakat. Kami berharap kerja sama ini terus diperkuat demi menjaga stabilitas kamtibmas di Papua,” ujarnya.


Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat keamanan dan insan pers dalam menciptakan suasana yang kondusif.


“Kolaborasi yang baik antara Satgas dan media akan berdampak positif dalam membangun kepercayaan publik serta menjaga situasi tetap aman dan damai,” katanya.


Ia berharap, melalui kegiatan silaturahmi ini, hubungan antara Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 dan media semakin solid serta mampu mendukung terciptanya Papua yang aman dan kondusif.

Jalin Komunikasi, Jalin Silaturahmi: Peran Aktif Babinsa Desa Luso Jadi Pilar Kedekatan TNI dengan Masyarakat


MALINAU, Kalimantan Utara – Kehadiran Babinsa Koramil jajaran Kodim 0910/Malinau di tengah masyarakat terus menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Salah satunya ditunjukkan oleh Babinsa Desa Luso, Serka Masito, yang dikenal aktif menjalin komunikasi sosial (Komsos) dan silaturahmi dengan warga hingga menjadi salah satu pilar penting di tengah kehidupan masyarakat desa.


Bertempat di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Senin (27/4/2026), Serka Masito kembali melaksanakan komunikasi sosial bersama warga sembari meninjau aktivitas masyarakat dan mendengarkan berbagai aspirasi serta kebutuhan yang ada di lapangan.


Melalui pendekatan yang humanis dan penuh keakraban, Serka Masito mampu membangun hubungan yang erat dengan masyarakat. Kehadirannya tidak hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga sebagai sahabat, tempat bertukar pikiran, serta sosok yang selalu hadir dalam berbagai kegiatan desa.


Tidak hanya aktif berkomunikasi dan menjalin silaturahmi, Serka Masito juga selalu hadir dalam setiap kegiatan masyarakat, seperti gotong royong, kerja bakti, kegiatan adat, hingga berbagai kegiatan sosial lainnya. Seperti yang terlihat saat kegiatan gotong royong pembersihan dan pembenahan balai adat Desa Luso, Serka Masito turut hadir membantu warga, memberikan semangat, sekaligus mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.


Kehadirannya di tengah warga menjadi bukti nyata kepedulian Babinsa terhadap kehidupan sosial masyarakat binaannya. Komunikasi sosial dan silaturahmi yang dilakukan secara rutin menjadi salah satu kunci keberhasilannya dalam menciptakan rasa aman, nyaman, dan kepercayaan masyarakat terhadap TNI. Tidak heran jika keberadaan Serka Masito sangat dikenal dan dihormati oleh warga Desa Luso.


Serka Masito mengatakan bahwa tugas seorang Babinsa bukan hanya melakukan pembinaan teritorial, tetapi juga harus mampu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.


“Sebagai Babinsa, kami harus selalu hadir di tengah masyarakat, mendengar, membantu, dan menjadi solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga. Hubungan yang baik dengan masyarakat adalah kekuatan utama dalam menjaga stabilitas dan kebersamaan di wilayah binaan,” ujarnya.


Kepala Desa Luso, Benidiktus, juga membenarkan hal tersebut. Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat sudah menjadi hal yang sangat dekat dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga.


“Babinsa kami, Serka Masito, memang selalu hadir dalam setiap kegiatan warga, baik gotong royong, kegiatan adat, maupun kegiatan sosial lainnya. Warga Desa Luso sangat mengenal baik bapak Babinsanya karena beliau selalu ada untuk masyarakat,” ungkap Benidiktus.


Benidiktus menambahkan, komunikasi sosial yang baik antara Babinsa dan masyarakat telah memperkuat sinergi antara TNI dan rakyat serta menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan desa, termasuk dalam pelaksanaan program TMMD Ke-128 yang sedang berlangsung di Desa Luso.


Kehadiran Babinsa seperti Serka Masito menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya hadir dalam aspek pertahanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun desa dan menjaga persatuan di wilayah perbatasan maupun pedalaman.


(Pendim0910)

Tak Hanya Dibuka, Badan Jalan TMMD Ke-128 Juga Ditimbun Agar Lebih Tahan Lama

MALINAU, Kalimantan Utara – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun Anggaran 2026 wilayah Kodim 0910/Malinau terus mengoptimalkan pekerjaan fisik berupa pembukaan sekaligus penimbunan badan jalan di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Senin (27/4/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sasaran utama program TMMD guna membuka akses transportasi yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya menuju area perkebunan, pertanian, dan jalur penghubung antarwilayah desa.


Tidak hanya membuka badan jalan, Satgas TMMD juga melakukan penimbunan agar konstruksi jalan menjadi lebih kuat, kokoh, dan memiliki masa pakai yang lebih panjang. Langkah ini penting untuk memastikan jalan tetap dapat digunakan secara optimal, terutama saat musim hujan yang selama ini sering menjadi kendala bagi warga.


Dengan menggunakan alat berat excavator dan dump truck, personel Satgas TMMD bersama operator terus melakukan pemerataan tanah serta penimbunan badan jalan agar jalur yang dibangun benar-benar layak dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.


Komandan Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, S.I.P., menyampaikan bahwa pembangunan badan jalan ini menjadi prioritas penting karena memiliki dampak langsung terhadap aktivitas dan perekonomian masyarakat.


“Tidak hanya membuka badan jalan, kami juga melakukan penimbunan agar jalan lebih kuat dan tahan lama. Kami berupaya maksimal agar proses pengerjaan berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.


Menurut Dansatgas, keberadaan akses jalan yang baik akan sangat membantu mobilitas warga dalam membawa hasil pertanian, mempercepat distribusi kebutuhan pokok, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedalaman.


(Pendim0910)