Jayapura – Tokoh masyarakat Papua Pegunungan memberikan apresiasi atas kehadiran Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Ribka Haluk, yang turun langsung ke Wamena guna memastikan proses penanganan dan pemulihan pasca konflik berjalan dengan baik.
Kehadiran pemerintah pusat dinilai membawa harapan baru bagi masyarakat terdampak konflik, sekaligus memperkuat upaya pemerintah daerah bersama unsur TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Papua Pegunungan.
Dalam rapat koordinasi penanganan situasi keamanan di Wamena, Ribka Haluk menegaskan bahwa pemerintah pusat hadir secara penuh untuk memulihkan kondisi keamanan dan sosial masyarakat pasca konflik yang terjadi beberapa waktu lalu.
Pemerintah juga memastikan langkah penanganan dilakukan secara menyeluruh dengan mengutamakan keselamatan serta pemulihan masyarakat terdampak.
Tokoh masyarakat Papua Pegunungan, Paskalis Kossay menyebut kehadiran Wakil Mendagri menunjukkan perhatian serius pemerintah terhadap kondisi masyarakat di Wamena.
Mereka menilai langkah tersebut menjadi bentuk komitmen negara dalam menjaga kedamaian dan mendorong penyelesaian konflik secara humanis serta bermartabat.
“Dengan hadirnya Wakil Menteri Dalam Negeri di Wamena, masyarakat merasa diperhatikan dan tidak sendiri menghadapi situasi ini. Kami berharap seluruh pihak dapat menjaga situasi tetap aman dan tidak mudah terprovokasi,” ujar Paskalis Kossay.
Selain melakukan rapat koordinasi bersama pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, tokoh adat, tokoh agama dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya, Wakil Mendagri juga meninjau langsung lokasi terdampak konflik, rumah warga, hingga tempat pengungsian guna memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.
Masyarakat Papua Pegunungan pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, memperkuat komunikasi antarkelompok, serta mendukung langkah pemerintah dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Wamena maupun wilayah Papua Pegunungan secara umum.









