View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

16/01/26

Cegah Kekerasan di Sekolah, Polres Merauke Sosialisasikan TPPK kepada Pelajar SMA Negeri 3

 


Jayapura – Polres Merauke melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) melaksanakan sosialisasi Pencegahan Tindak Kekerasan di Lingkungan Sekolah (TPPK) kepada pelajar SMA Negeri 3 Merauke, Kamis (15/1/2026). 


Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum serta mencegah terjadinya kekerasan di lingkungan pendidikan.


Sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Polres Merauke dalam membangun lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus membekali pelajar dengan pemahaman hukum sejak dini.


Kasat Binmas Polres Merauke, Iptu Bachtiar Syarief, S.I.Kom. melalui Kanit Bintibsos Sat Binmas, Aipda Jasman Tristanto, S.Sos., menyampaikan sejumlah materi, meliputi perilaku hidup bersih dan sehat, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah, pencegahan penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, serta pencegahan tindak kekerasan di lingkungan sekolah.


“Pelajar perlu memahami pentingnya menjaga kesehatan, menjauhi perilaku berisiko, serta memiliki kesadaran hukum sejak dini. Pemahaman tersebut diharapkan dapat mencegah terjadinya kekerasan di lingkungan sekolah,” ujar Aipda Jasman Tristanto.


Selain itu, peserta sosialisasi juga diberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk kekerasan yang berpotensi terjadi di lingkungan sekolah, faktor penyebabnya, serta peran siswa, guru, dan pihak sekolah dalam upaya pencegahan dan pelaporan apabila terjadi tindak kekerasan.


Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas X SMA Negeri 3 Merauke bersama dewan guru. Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan, yang ditunjukkan melalui keaktifan dalam sesi diskusi dan tanya jawab.


Melalui kegiatan tersebut, Polres Merauke berharap tercipta lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari kekerasan, sekaligus meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar sebagai generasi penerus bangsa.

Patroli Humanis Sat Samapta Polres Mamberamo Tengah Perkuat Kamtibmas

 


Jayapura – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Satuan Samapta Polres Mamberamo Tengah melaksanakan patroli humanis pada Kamis malam (15/01/2026).


Patroli tersebut dilakukan dengan metode jalan kaki menyasar kawasan pemukiman warga di Jalan Warabuke, Distrik Kobakma. Selain sebagai bentuk pengawasan situasi keamanan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat. 


Personel patroli menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas serta mengajak warga berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.


Kasat Samapta Polres Mamberamo Tengah, Iptu Tumbur Sinurat, menjelaskan bahwa patroli humanis merupakan bagian dari strategi kepolisian dalam mendekatkan diri dengan masyarakat. 


“Selain patroli menggunakan kendaraan roda empat, regu penjagaan juga melaksanakan patroli jalan kaki secara humanis. Tujuannya untuk membangun kepercayaan masyarakat, memberikan rasa aman, serta mempererat hubungan antara kepolisian dan warga,” ucap Iptu Tumbur.


Ia menambahkan, kehadiran polisi secara langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat mencegah potensi gangguan Kamtibmas sekaligus menciptakan suasana yang aman dan kondusif.


Patroli humanis ini merupakan agenda rutin dan berkelanjutan Polres Mamberamo Tengah sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan wilayah serta menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

15/01/26

Apresiasi Tokoh Adat Papua atas Kehadiran Wapres Gibran di Bumi Cenderawasih

  


Jayapura - Kepala Suku Besar Kabupaten Puncak, Abelom Kogoya, menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, ke Tanah Papua. Kunjungan tersebut dinilai sebagai wujud nyata kepedulian dan perhatian serius Pemerintah Pusat terhadap masyarakat Papua, khususnya di wilayah pegunungan.


Menurut Abelom, kehadiran langsung Wakil Presiden di Papua menjadi momentum penting dalam memperkuat percepatan pembangunan yang inklusif, merata, dan berkeadilan, sekaligus memastikan berbagai program prioritas nasional dapat dirasakan hingga ke wilayah timur Indonesia. Hal itu disampaikannya pada Rabu, 14 Januari 2026.


“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Pusat, khususnya Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden, atas perhatian yang sungguh luar biasa kepada Papua. Kehadiran Wakil Presiden di sini membuat masyarakat Papua merasa diperhatikan dan diakui dalam pembangunan nasional,” ujar Abelom Kogoya.


Ia menegaskan bahwa seluruh program pembangunan yang telah dirancang pemerintah untuk Papua membutuhkan dukungan bersama dari seluruh elemen masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Puncak, agar pelaksanaannya dapat berjalan optimal dan berkesinambungan.


Abelom juga menekankan bahwa situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama menjaga kedamaian dan stabilitas di wilayah masing-masing.


“Kami mengimbau masyarakat Papua, baik di Papua Pegunungan, Papua Tengah, maupun Papua Selatan, untuk terus menjaga keamanan dan kedamaian, sehingga seluruh proses pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tuturnya.


Selain itu, Abelom mengingatkan masyarakat, khususnya di Kabupaten Puncak, agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Ia menegaskan pentingnya dukungan terhadap TNI-Polri serta Pemerintah Daerah sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran pembangunan.


“Mari kita bersama-sama tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang menyesatkan. Kami mendukung penuh TNI-Polri dan Pemerintah Daerah agar seluruh program pembangunan di Kabupaten Puncak dan Papua pada umumnya dapat berjalan aman, lancar, dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Tokoh Adat Lanny Jaya Ajak Warga Kawal Pembangunan dalam Suasana Damai

  


Tiom- Tokoh Adat Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Matatius Jiginua, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif mengawal pembangunan daerah dalam suasana aman dan damai demi kesejahteraan bersama.


Ajakan tersebut disampaikan menyusul kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang terpantau kondusif pasca-perayaan Tahun Baru 2026 di Distrik Tiom dan sekitarnya. Menurut Matatius, situasi tersebut merupakan hasil dari kebersamaan dan keharmonisan yang terus terjaga di tengah masyarakat Lanny Jaya.


“Kami melihat situasi di Lanny Jaya pasca Tahun Baru 2026 berjalan aman dan damai berkat kebersamaan masyarakat,” ujar Matatius dalam keterangan tertulis, Kamis (15/1/2026).


Ia menegaskan bahwa partisipasi aktif warga menjadi fondasi utama dalam mempercepat perubahan positif serta memastikan keberlanjutan program pembangunan strategis yang dicanangkan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya.


Dengan luas wilayah sekitar 2.248 kilometer persegi dan mencakup 39 distrik, Matatius menilai stabilitas keamanan menjadi modal penting bagi pemerintah untuk menjalankan program infrastruktur dan pelayanan publik secara optimal tanpa hambatan di lapangan.


“Seluruh lapisan warga harus tetap mempertahankan iklim yang sejuk agar aktivitas ekonomi dan pembangunan dapat berlangsung secara berkelanjutan,” katanya.


Lebih lanjut, Matatius menekankan bahwa menjaga keamanan wilayah bukan semata-mata tanggung jawab aparat, melainkan kewajiban bersama seluruh masyarakat demi masa depan generasi Lanny Jaya.


Ia juga menyatakan kesiapan lembaga adat untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas wilayah. Menurutnya, sinergi tersebut merupakan benteng utama dalam mencegah potensi gangguan yang dapat merugikan kepentingan umum.


Selain itu, Matatius mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan atau pengaruh kelompok tertentu yang berpotensi menghambat pembangunan. Ia menilai hasutan yang tidak bertanggung jawab kerap menjadi pemicu konflik dan berdampak pada terhentinya proyek-proyek strategis di wilayah pedalaman.


“Mari kita jangan mudah terprovokasi oleh pihak tertentu yang ingin mengganggu keamanan dan menghambat pembangunan,” tegasnya.


Ia berharap Kabupaten Lanny Jaya tetap menjadi rumah bersama yang aman dan damai, sehingga seluruh program pembangunan dapat berjalan lancar demi kesejahteraan masyarakat.

Polri Bergerak Cepat, Water Canon Dikerahkan Padamkan Kebakaran di Jalan Seringgu Merauke

 


Jayapura – Kepolisian Resor Merauke bergerak cepat menangani peristiwa kebakaran yang terjadi di Jalan Seringgu, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, Rabu (14/01/2026) malam. 


Dalam upaya pemadaman, Polri mengerahkan dua unit mobil Water Canon guna membantu petugas pemadam kebakaran dan mencegah meluasnya kobaran api.


Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, S.I.K., M.M. melalui Kabag Ops Polres Merauke AKP Irwanto Syawal, S.H. menjelaskan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 22.10 WIT dari warga setempat. 


Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polres Merauke bersama Sat Samapta dan Sat Brimob Batalyon D Pelopor segera diterjunkan ke lokasi kejadian.


“Sebagai bentuk respons cepat, Polri mengerahkan dua unit mobil Water Canon untuk membantu proses pemadaman serta mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi kebakaran,” ucap AKP Syawal.


Berdasarkan data sementara, kebakaran tersebut menghanguskan tiga warung milik warga dan merambat ke bangunan di sekitarnya, termasuk satu unit rumah dan kios. Proses pemadaman dilakukan secara terpadu bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Merauke yang menurunkan tiga unit mobil pemadam kebakaran, dibantu empat unit mobil tangki air bersih.


AKP Irwanto menambahkan, penyebab kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan Satuan Reserse Kriminal Polres Merauke. 


“Peristiwa ini tengah ditangani oleh Satreskrim Polres Merauke guna mengetahui penyebab pasti kebakaran. Kehadiran Polri merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian terhadap keselamatan masyarakat,” kata AKP Syawal.


Akibat peristiwa tersebut, kerugian materiel berupa tiga kios dan satu rumah warga dilaporkan hangus terbakar. Namun demikian, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut.


Hangat dan Berkesan, Pelepasan Kapolres Pasuruan Kota Diiringi Ratusan Mitra Gojek se-Pasuruan Raya

  


Polresta Pasuruan - Tradisi farewell Kapolres Pasuruan Kota berlangsung hangat dan penuh makna. Kegiatan yang digelar di Lapangan Wicaksana Lagawa Polres Pasuruan Kota pada hari Kamis (15/01/2026) tersebut menjadi penanda berakhirnya masa tugas AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom sekaligus penyambutan Kapolres Pasuruan Kota yang baru, AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si.


Kegiatan tradisi ini diikuti oleh jajaran pejabat utama, personel Polres Pasuruan Kota, Bhayangkari, serta perwakilan berbagai elemen masyarakat dan komunitas. Suasana khidmat berpadu dengan nuansa kekeluargaan, mencerminkan soliditas internal institusi serta sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat.


Selama menjabat, AKBP Davis Busin Siswara dikenal sebagai sosok pemimpin yang humanis, komunikatif, dan dekat dengan berbagai lapisan masyarakat. Pendekatan persuasif yang diterapkannya dinilai berhasil membangun kepercayaan publik serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.


Tak sedikit komunitas yang menaruh kesan mendalam atas kepemimpinan tersebut. Bahkan, AKBP Davis Busin Siswara dinobatkan sebagai Bapak Komunitas karena konsistensinya merangkul komunitas sebagai mitra strategis kamtibmas. Kedekatan itu terasa kuat, khususnya di kalangan komunitas transportasi daring dan mitra Gojek se-Pasuruan Raya.


Sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih, ratusan mitra Gojek turut mengiringi pelepasan Kapolres dengan tertib dan penuh keakraban. Arak-arakan tersebut menjadi pemandangan unik sekaligus simbol kuatnya ikatan emosional antara Polri dan masyarakat, yang terbangun atas dasar saling percaya dan kebersamaan.


Dalam kesempatan tersebut, AKBP Davis Busin Siswara menyampaikan pesan perpisahan kepada seluruh masyarakat Pasuruan.


"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Pasuruan atas dukungan dan kepercayaan selama saya bertugas. Keamanan dan ketertiban yang kita rasakan adalah hasil dari kebersamaan kita semua,” tuturnya.


Tak lupa AKBP Davis juga menyampaikan pesan khusus kepada komunitas mitra gojek atas sinergi dan kebersamaan selama beliau menjabat sebagai Kapolres Pasuruan Kota.


“Terima kasih atas kebersamaan dan sinergi yang luar biasa. Kalian bukan hanya mitra, tetapi sudah menjadi keluarga. Teruslah menjadi pelopor keselamatan dan mitra Kamtibmas di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota,” ungkapnya.


Apresiasi dan rasa haru juga disampaikan oleh Ketua Komunitas Gojek Kota Pasuruan, Yunus (55) merasa sangat kehilangan sosok pemimpin yang benar-benar dekat dengan kami.


"Beliau bukan hanya Kapolres, tetapi sudah kami anggap sebagai bapak dan sahabat komunitas. Kepeduliannya kepada mitra Gojek sangat tulus dan nyata. Semoga beliau sukses dan amanah di tempat tugas yang baru. Nilai kebersamaan yang ditanamkan akan selalu kami kenang.” ujar Yunus.


Sebagai bagian dari rotasi dan penyegaran organisasi, AKBP Davis Busin Siswara kini dipercaya mengemban amanah tugas baru sebagai Wakil Kepala Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota di bawah jajaran Polda Metro Jaya.


Sementara itu, tongkat estafet kepemimpinan Polres Pasuruan Kota resmi dilanjutkan oleh AKBP Titus Yudho Uly, dengan harapan nilai-nilai humanis, kebersamaan, dan semangat Presisi terus berlanjut demi Polres Pasuruan Kota yang semakin profesional dan dipercaya masyarakat.

Dialog Polisi Menyapa di RRI Jayapura, Polda Papua Sosialisasikan KUHP dan KUHAP Baru

 


Jayapura – Kepolisian Daerah Papua melalui Bidang Humas Polda Papua menggelar dialog interaktif Polisi Menyapa dengan tema Sosialisasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) 2023, yang disiarkan langsung dari Stasiun LPP RRI Jayapura, Kamis (15/01/2026).


Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber utama yakni Kaur Penerapan Hukum Bidkum Polda Papua, AKP Dr. Wahda J. Saleh, S.H., M.H., dengan dipandu presenter Arul Firmansyah. Turut hadir juga Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P.


Dalam dialog tersebut, AKP Wahda menjelaskan bahwa KUHP dan KUHAP baru resmi diberlakukan sejak 2 Januari 2026. KUHP diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, sedangkan KUHAP diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025, sebagai pembaruan atas regulasi lama yang dinilai tidak lagi relevan dengan perkembangan zaman dan nilai-nilai kebangsaan Indonesia.


“KUHP dan KUHAP yang baru ini lahir untuk menyesuaikan sistem hukum pidana dengan perkembangan masyarakat modern, sekaligus menjamin perlindungan hak asasi manusia bagi korban, saksi, maupun pelaku tindak pidana,” ucap AKP Wahda.


Ia menambahkan bahwa pembaruan hukum pidana tersebut mengedepankan pendekatan keadilan restoratif, yang menitikberatkan pada pemulihan keseimbangan sosial, bukan semata-mata pemidanaan.


“Paradigma hukum pidana saat ini tidak lagi berorientasi pada pembalasan, tetapi pada pemulihan dan pencegahan agar tidak terjadi pengulangan tindak pidana di kemudian hari,” jelasnya.


Terkait sejumlah pasal yang menjadi perhatian publik, termasuk ketentuan mengenai penghinaan terhadap presiden dan lembaga negara, AKP Wahda menegaskan bahwa aturan tersebut bersifat delik aduan dan tidak dapat diproses tanpa adanya laporan dari korban langsung.


“Kritik terhadap pemerintah tetap diperbolehkan, namun yang diatur dalam KUHP adalah perbuatan penghinaan atau pencemaran nama baik, dan itu hanya dapat diproses apabila ada pengaduan dari pihak yang dirugikan,” ungkapnya.


Selain itu, dialog interaktif juga membahas berbagai ketentuan baru dalam KUHP dan KUHAP, seperti alternatif pemidanaan berupa kerja sosial, pidana pengawasan, dan denda dengan kategori tertentu, penguatan peran advokat sejak tahap awal pemeriksaan, serta kewajiban penggunaan CCTV dalam proses pemeriksaan tersangka sebagai bentuk pengawasan dan perlindungan hak asasi manusia.


Melalui dialog Polisi Menyapa ini, Polda Papua menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan edukasi hukum yang terbuka dan mudah dipahami masyarakat, sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran hukum, memperkuat kepercayaan publik, serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan berkeadilan di Tanah Papua.

Kunjungan Presiden RI ke Malang, Danrem 083/Bdj Pimpin Pengamanan Wilayah


Malang — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Malang melalui Lanud Abdulrachman Saleh, Selasa (13/1/2026), dan disambut langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir dalam rangka kunjungan kerja di Malang Raya.


Agenda kunjungan Presiden RI meliputi sejumlah kegiatan penting, termasuk peresmian SMA Taruna Nusantara di Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, yang diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia nasional.


Dalam kapasitasnya sebagai Komandan Satuan Tugas Pengamanan Wilayah, Kolonel Inf Kohir memastikan kesiapan seluruh unsur pengamanan agar setiap tahapan kunjungan Presiden berlangsung aman dan kondusif.


Pengamanan dilakukan secara terpadu oleh personel gabungan TNI dan Polri, dengan penempatan kekuatan di titik-titik strategis serta pengawasan ketat di sepanjang rute yang dilalui rombongan Presiden.

“Pengamanan VVIP kami laksanakan secara maksimal, profesional, dan terkoordinasi untuk mendukung kelancaran agenda kenegaraan Presiden RI di wilayah Malang,” ujar Kolonel Inf Kohir.


Usai penyambutan di bandara, Presiden RI Prabowo Subianto beserta rombongan langsung bergerak menuju lokasi kegiatan selanjutnya, disertai pengamanan ketat hingga seluruh rangkaian agenda berjalan sesuai rencana. (Penrem083)