View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

11/03/26

Satgas Pangan Pantau Harga Bahan Pokok di Oksibil, Biaya Angkut Udara Picu Kenaikan Harga

 


Pegunungan Bintang — Satuan Tugas Daerah (Satgasda) Pangan Provinsi Papua melakukan pemantauan terhadap ketersediaan dan harga bahan pokok pada sejumlah kios dan outlet pangan di wilayah Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang. Pemantauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi serta memastikan stabilitas pasokan pangan di daerah tersebut.


Berdasarkan laporan hasil pemantauan, terdapat empat kios atau outlet pangan yang beroperasi di kawasan Jalan PKT, Distrik Oksibil. Dari hasil pengecekan di lapangan, sejumlah komoditas pangan terpantau mengalami kenaikan harga yang dipengaruhi oleh tingginya biaya transportasi udara sebagai jalur distribusi utama menuju wilayah tersebut.


Untuk komoditas beras premium, harga tercatat mencapai Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng merek Minyakita dijual dengan harga Rp45.000 per liter. Komoditas gula kiloan juga mengalami kenaikan dengan harga Rp40.000 per kilogram.


Pada komoditas daging, ayam potong dijual dengan harga Rp60.000 per kilogram, sedangkan daging sapi segar mencapai Rp185.000 per kilogram. Selain itu, telur ayam lokal dijual dengan harga Rp115.000 per rak.


Harga komoditas bumbu dapur juga terpantau cukup tinggi. Bawang merah dijual Rp120.000 per kilogram dan bawang putih Rp100.000 per kilogram. Sementara itu, cabai keriting dijual dengan harga Rp120.000 per kilogram.


Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kenaikan harga sejumlah komoditas tersebut disebabkan oleh tingginya biaya pengangkutan barang yang sebagian besar masih mengandalkan transportasi udara untuk menjangkau wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang.


Kios atau outlet pangan yang dipantau tersebut berada di bawah tanggung jawab Kamaruddin selaku pengelola, yang juga tercatat memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) 198302202009091001. Dokumentasi kegiatan pemantauan turut dilampirkan dalam laporan sebagai bagian dari pendataan dan evaluasi kondisi harga pangan di wilayah tersebut.

Satgas Saber Polres Supiori Cek Harga Pangan di Pasar Tradisional Korido Marsram

 


Supiori — Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Polres Supiori melakukan pengecekan harga pangan di pasar tradisional atau pasar rakyat di wilayah Kabupaten Supiori, Rabu (11/3/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pemantauan Harga Eceran Tertinggi (HET) guna mengetahui kondisi ketersediaan serta stabilitas harga bahan pokok di masyarakat.


Pengecekan dilaksanakan mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WIT di Pasar Tradisional Korido Marsram yang beralamat di Jalan Raya Korido Marsram, Distrik Supiori Timur, Kabupaten Supiori. Kegiatan ini dipimpin oleh IPTU Muh. Rustam, S.H., M.H., bersama personel yang tergabung dalam Satgas Saber, yakni IPDA B. Irtom Paarrang, S.H., BRIPTU Astam Ismawan, S.H., BRIPDA Patricius P. Sitanggang, dan BRIPDA Floryan John Thery Antou.


Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan harga sejumlah komoditas pangan di pasar yang dikelola oleh Samsul selaku penanggung jawab. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, beberapa komoditas pokok seperti beras premium, beras medium, beras SPHP, dan minyak goreng Minyakita tidak tersedia atau nihil stok.


Sementara itu, untuk komoditas yang tersedia, gula KTM dijual dengan harga Rp19.000 per kilogram dan gula merek Gulaku Rp20.000 per kilogram. Harga cabai rawit merah tercatat mencapai Rp100.000 per kilogram, bawang merah Rp70.000 per kilogram, bawang putih Rp60.000 per kilogram, serta tomat Rp25.000 per kilogram.


Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, harga gula KTM dan Gulaku diketahui telah melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Selain itu, tidak tersedianya sejumlah komoditas penting seperti beras dan minyak goreng juga menjadi perhatian dalam kegiatan pemantauan tersebut.


Sebagai tindak lanjut, Satgas Saber Polres Supiori akan terus melakukan pengecekan harga pangan secara berkala di sejumlah toko dan pasar di wilayah Kabupaten Supiori. Hasil pemantauan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi dalam menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.

Satgas Saber Polres Mamberamo Tengah Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Sentral Kobakma

 


Mamberamo Tengah — Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Polres Mamberamo Tengah melakukan pengecekan harga bahan pokok di Pasar Sentral Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah, Rabu (11/3/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk memantau harga kebutuhan pokok di wilayah hukum Polres Mamberamo Tengah.


Pengecekan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Mamberamo Tengah AKP Muliadi, S.Sos., bersama sejumlah personel yang tergabung dalam Satgas Saber, yakni BRIPTU M. Dwi Prasetya, BRIPTU Hermawan, dan BRIPDA Azriel Setiawan.


Sekitar pukul 09.50 WIT, personel menuju Pasar Sentral Kobakma dan tiba lima menit kemudian di Kios KMT Jaya milik Saifullah. Di lokasi tersebut, personel langsung melakukan pemantauan serta pendataan harga berbagai komoditas bahan pokok yang dijual.


Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, beras Cap 99 Premium dijual dengan harga Rp27.000 per kilogram, sedangkan beras Cap Kepala atau Kuning Medium Rp25.000 per kilogram. Untuk minyak goreng merek Minyakita dijual dengan harga Rp35.000 per liter.


Sementara itu, harga bawang merah mencapai Rp100.000 per kilogram dan bawang putih sekitar Rp76.667 per kilogram. Komoditas cabai juga tercatat cukup tinggi, yakni cabai keriting dan cabai rawit masing-masing Rp100.000 per kilogram, sedangkan cabai besar Rp113.333 per kilogram.


Selain itu, telur ayam dijual Rp100.000 per rak, daging sapi Rp170.000 per kilogram, dan daging ayam Rp50.000 per kilogram. Komoditas lain seperti jagung dijual Rp30.000 per kilogram, gula Rp30.000 per kilogram, serta tepung terigu merek Segitiga Biru Rp40.000 per kilogram.


Setelah melakukan pengecekan dan pendataan harga, personel Satgas Saber kembali dari Pasar Sentral Kobakma sekitar pukul 10.45 WIT.


Dari hasil pemantauan tersebut, secara umum stok bahan pokok di Kios KMT Jaya masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga menjelang Hari Raya Idulfitri. Namun demikian, sebagian besar harga komoditas tercatat melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).


Kondisi tersebut dipengaruhi oleh tingginya biaya transportasi darat serta harga pembelian komoditas dari wilayah Wamena yang juga telah berada di atas HET. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan pelaksanaan kegiatan pemantauan harga bahan pokok tersebut.

Satgas Pangan Polda Papua Hadiri Gerakan Pangan Murah di Sentani

 


Sentani — Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Papua menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Papua di halaman Masjid Agung Al-Aqsha Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (11/3/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul 09.30 WIT hingga selesai dan bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.


Gerakan Pangan Murah diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Papua bekerja sama dengan Perum Bulog dan TVRI Papua. Program ini juga merupakan upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Papua Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, S.P., M.Eng., Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setyo Wahyudi, S.E., M.M., Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Papua Sri Utami, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Papua Antony Imbenai, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Max M. Olua, serta Kepala Bagian Dinas Perdagangan Herman Bleskadit.


Dari unsur kepolisian, kegiatan tersebut dihadiri Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Papua Kombes Pol Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., bersama Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Papua AKBP Komang Yuwandi Sastra, S.H., S.I.K., M.Si. Selain itu, turut hadir Wakil Pimpinan Perum Bulog Simon Melkisedek Lak’ Apu serta Kepala Stasiun TVRI Papua Erwin Hendrawin, S.E., M.Si. Kegiatan ini juga dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Kabupaten Jayapura.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, doa, serta sambutan dari Wakil Gubernur Papua yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan Gerakan Pangan Murah. Setelah itu, para tamu undangan melakukan peninjauan ke sejumlah stan penjualan bahan pokok yang disediakan bagi masyarakat.


Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Papua menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Papua dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, khususnya menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri. Ia menjelaskan bahwa pada momen tersebut biasanya terjadi peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan yang berpotensi memicu kenaikan harga di pasar.


Melalui program ini, pemerintah berupaya membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Wakil Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada TVRI Papua yang telah berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Papua dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.


Dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut, berbagai bahan pokok dijual dengan harga yang relatif terjangkau, di antaranya bawang putih Rp45.000 per kilogram, bawang merah Rp55.000 per kilogram, telur Rp68.000 per rak, minyak goreng Mubarak kemasan lima liter Rp100.000, serta minyak goreng Minyak Kita satu liter Rp15.700.


Selain itu, beras SPHP kemasan lima kilogram dijual dengan harga Rp60.000 dan beras premium merek Mangga Manalagi kemasan 10 kilogram Rp160.000. Komoditas lain yang dijual antara lain ayam potong sekitar Rp60.000 per ekor (±1,2 kilogram), tepung terigu Rp12.000 per kilogram, gula pasir Rp19.000 per kilogram, serta garam kemasan 500 gram Rp5.000.


Adapun komoditas sayur dan bahan pangan lainnya yang dijual dalam kegiatan tersebut meliputi daging sapi Rp90.000 per kilogram, tomat Rp15.000 per kilogram, cabai Rp110.000 per kilogram, wortel Rp25.000 per kilogram, serta jagung Rp10.000 per 1,5 kilogram.


Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Masyarakat terlihat antusias memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.


Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan menjelang Ramadan serta menjaga stabilitas harga bahan pokok di wilayah Papua. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan dalam laporan pelaksanaan kegiatan tersebut.

‎Pengukuhan Pengurus DPW PKB Papua Periode 2026–2031 Berlangsung Kondusif di Jayapura


Jayapura – Kegiatan pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Papua masa bakti 2026–2031 yang dirangkaikan dengan orientasi politik dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) berlangsung di Aula Ballroom Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Rabu (11/3). 


Dalam kegiatan tersebut turut hadir Gubernur Provinsi Papua Komjen Pol (Purn.) Mathius D. Fakhiri, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., Ketua DPRP Papua Denny Henrry Bonai, perwakilan Forkopimda Provinsi Papua, Kabintaljarahdam XVII/Cenderawasih Kolonel Arm Muridan, Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB Zulfaris Mirza, serta jajaran pengurus dan kader PKB di wilayah Papua. 


Kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan organisasi partai politik sebagai bagian dari proses pendidikan politik dan penguatan demokrasi di daerah.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara yang dilanjutkan dengan penampilan tari daerah, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PKB, serta pembacaan doa. Selanjutnya dilaksanakan pembacaan Surat Keputusan pengukuhan pengurus DPW PKB Papua masa bakti 2026–2031 yang dipimpin oleh Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB, dilanjutkan dengan sesi foto bersama serta penyampaian sambutan dari Ketua DPW PKB Provinsi Papua.


Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Papua Komjen Pol (Purn.) Mathius D. Fakhiri menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dikukuhkan serta mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai sebagai bagian dari penguatan peran partai politik dalam pendidikan politik masyarakat.


“Momentum ini bukan hanya seremonial organisasi, tetapi juga langkah awal dalam memperkuat peran partai politik sebagai sarana pendidikan politik bagi masyarakat serta sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah,” ujarnya.


Ia juga berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta mampu menjadi jembatan aspirasi masyarakat Papua. Menurutnya, partai politik memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak kepada kesejahteraan rakyat.


“Pemerintah Provinsi Papua membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh elemen, termasuk partai politik, untuk bersama-sama membangun Papua yang aman, damai dan sejahtera. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga legislatif, TNI-Polri serta seluruh komponen masyarakat menjadi kunci dalam menjaga persatuan dan kemajuan pembangunan di tanah Papua,” katanya.


Ia juga mengajak seluruh kader dan pengurus partai untuk terus menanamkan semangat persaudaraan, menjaga toleransi, serta memperkuat nilai kebhinekaan sebagai kekuatan bangsa.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian cenderamata serta sambutan dari Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB. Seluruh rangkaian kegiatan pengukuhan pengurus DPW PKB Papua masa bakti 2026–2031 yang dirangkaikan dengan orientasi politik dan Musyawarah Kerja Wilayah tersebut berjalan dengan tertib dan lancar.


Subsatgas Pam Jalur Laksanakan Pengaturan di Jalan Teuku Umar Denpasar dalam Rangka Ops KRYD Jelang Ketupat Agung 2026

 


Dalam rangka mendukung kelancaran arus lalu lintas selama pelaksanaan Operasi KRYD Jelang Ketupat Agung 2026, personel Subsatgas Pam Jalur melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas di sepanjang Jalan Teuku Umar, Denpasar. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat menjelang dan selama periode libur hari raya.


Personel tampak bersiaga di sejumlah titik rawan kepadatan, khususnya pada persimpangan dan ruas jalan dengan volume kendaraan yang tinggi. Dengan penuh disiplin dan tanggung jawab, petugas melakukan pengaturan arus kendaraan guna mencegah terjadinya kemacetan serta meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas.


Selain melakukan pengaturan, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengguna jalan agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga ketertiban di jalan, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas maupun yang melakukan perjalanan. 


Padal Subsatgas Pam Jalur AKP Ni Luh Putu Deniani, SH,  menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama berlangsungnya Operasi Ketupat. “Kami melaksanakan pengaturan lalu lintas secara maksimal untuk memastikan arus kendaraan tetap lancar dan aman. Kehadiran personel di lapangan juga sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat agar dapat beraktivitas dengan nyaman selama periode libur hari raya,” ujarnya. 


Melalui kegiatan ini, diharapkan arus lalu lintas di wilayah Denpasar, khususnya di Jalan Teuku Umar, dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan kondusif selama berlangsungnya Operasi KRYD Jelang Ketupat Agung 2026

Satgas Si-Ipar Ops Rasaka Cartenz Berikan Pembinaan kepada Pelajar SMP Negeri 4 Yogobak

 


Lanny Jaya — Personel kepolisian melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada para pelajar di SMP Negeri 4 Kampung Yogobak, Distrik Nogi, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan masyarakat dalam rangka Operasi Rasaka Cartenz 2026.


Kegiatan ini dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Lanny Jaya, Ipda Abubakar, S.Sos., bersama sejumlah personel yang terdiri atas Aiptu Iwan Ngabalin, Brigpol Jimmi Enok, Bripda Beko Wenda, serta personel Bintara Remaja (Baja) Polki sebanyak tujuh orang dan satu personel Baja Polwan, yakni Bripda Erince Wenda yang merupakan putri asli Kabupaten Lanny Jaya.


Dalam kegiatan tersebut, para personel memberikan sejumlah materi pembinaan kepada para siswa. Kegiatan diawali dengan perkenalan antara personel kepolisian dan para pelajar sebagai bentuk pendekatan awal untuk membangun komunikasi yang baik.


Selanjutnya, para pelajar diberikan penjelasan mengenai tujuan pelaksanaan Operasi Rasaka Cartenz 2026 yang salah satunya bertujuan untuk meningkatkan kedekatan antara Polri dan masyarakat, khususnya generasi muda.


Personel juga memberikan penyuluhan mengenai kenakalan remaja serta dampak negatif yang dapat ditimbulkan apabila para pelajar terlibat dalam perilaku yang menyimpang. Melalui penyuluhan tersebut, para siswa diharapkan dapat memahami pentingnya menjaga perilaku, disiplin, serta menjauhi berbagai bentuk tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.


Selain itu, dalam kegiatan tersebut para siswa juga diajak menumbuhkan rasa cinta tanah air dengan menyanyikan lagu kebangsaan bersama-sama.


Kegiatan pembinaan tersebut berlangsung dengan penuh antusias dari para pelajar. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran serta membangun karakter generasi muda yang disiplin, berakhlak baik, dan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi di wilayah Kabupaten Lanny Jaya.

‎Polda Papua Perkuat SDM Polri Melalui Kerja Sama dengan Universitas Cenderawasih dan Pembukaan Kelas Magister Hukum


Jayapura – Polda Papua terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri melalui penguatan kerja sama dengan dunia akademik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Polda Papua dan Universitas Cenderawasih serta pembukaan kelas khusus bagi anggota Polri pada Program Studi Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih yang dilaksanakan di Gedung Rektorat Universitas Cenderawasih, Kamp Wolker, Jayapura, Rabu (11/03/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan Universitas Cenderawasih, di antaranya Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Perencanaan Universitas Cenderawasih Dr. Basir Rohrohmana, S.H., M.Hum, Wakil Rektor II Universitas Cenderawasih Dr. Ferdinand Risamasu, SE., M.Sc.Agr, Dekan Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih Dr. Yustus Pondayar, S.H., M.H., Karo SDM Polda Papua Kombes Pol. Hengky Pramudya, S.I.K., M.Si, serta pejabat utama Polda Papua, maupun para personel Polri yang akan mengikuti program pendidikan tersebut.


Dalam sambutannya, Wakil Rektor IV Universitas Cenderawasih Dr. Basir Rohrohmana menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) yang sebelumnya telah ditandatangani antara Universitas Cenderawasih dan Polda Papua.


Ia menegaskan bahwa sinergi antara institusi kepolisian dan perguruan tinggi sangat penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


“Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat hubungan antara dunia akademik dan institusi kepolisian. Melalui kolaborasi ini diharapkan lahir berbagai gagasan dan kajian ilmiah yang dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat,” ujarnya.


Dalam kesempatan tersebut, Karo SDM Polda Papua Kombes Pol. Hengky Pramudya juga turut menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia Polri melalui jalur pendidikan akademik.


“Kerja sama ini merupakan upaya nyata dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia Polri, khususnya dalam bidang akademik. Dengan dukungan perguruan tinggi, diharapkan anggota Polri dapat terus meningkatkan kompetensi intelektual serta kemampuan analisis dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian yang semakin kompleks,” ujarnya.


Ia menjelaskan bahwa ruang lingkup kerja sama tersebut mencakup berbagai bidang, di antaranya pendidikan akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengkajian dan pengembangan kelembagaan, pertukaran data dan informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan sarana dan prasarana pendidikan.


Selain itu, dalam kerja sama ini juga dirintis pembentukan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Cenderawasih yang diharapkan dapat menjadi wadah akademik untuk melakukan kajian ilmiah terkait berbagai isu strategis di bidang kepolisian.


Menurutnya, pembentukan pusat studi tersebut menjadi langkah penting dalam menghadirkan pendekatan akademik dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas kepolisian, sekaligus menghasilkan kajian ilmiah dan rekomendasi kebijakan yang konstruktif bagi pengembangan institusi Polri.


“Melalui pusat studi ini diharapkan lahir berbagai pemikiran dan kajian ilmiah yang dapat menjadi masukan bagi peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat,” tambahnya.


Lebih lanjut, pembukaan kelas khusus Magister Ilmu Hukum bagi anggota Polri diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi personel untuk meningkatkan pendidikan dan kompetensi tanpa meninggalkan tugas pokok sebagai anggota Polri.


Program ini juga menjadi bagian dari upaya Polda Papua dalam membangun sumber daya manusia Polri yang profesional, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan tugas kepolisian di era perkembangan teknologi dan dinamika masyarakat yang semakin kompleks.


Melalui kerja sama ini, Polda Papua berharap sinergi antara institusi kepolisian dan dunia akademik dapat terus diperkuat guna mendukung peningkatan profesionalisme Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Tanah Papua.