View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

14/05/26

Setiap Sapuan Cat Jadi Tanda Kepedulian TNI untuk Masyarakat

 


MALINAU, Kalimantan Utara – Progres rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau terus berjalan. Kini, salah satu rumah warga penerima bantuan di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, mulai memasuki tahap pengecatan, Kamis (14/5/2026).


Personel Satgas TMMD bersama warga terlihat kompak menyelesaikan pengerjaan rumah dengan penuh semangat gotong royong. Tahap pengecatan tersebut menjadi tanda bahwa proses rehabilitasi rumah telah memasuki tahap akhir.


Tidak hanya memperbaiki kondisi bangunan, kehadiran Satgas TMMD juga membawa semangat kebersamaan dan kepedulian bagi masyarakat desa. Setiap sapuan cat yang dilakukan personel TNI bersama warga menjadi simbol nyata perhatian dan pengabdian TNI kepada rakyat.


Program RTLH TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan rakyat melalui semangat kebersamaan serta gotong royong.


Melalui program TMMD, TNI terus membuktikan komitmennya untuk hadir membantu kesulitan masyarakat dan mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.


(Pendim 0910)

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Gotong Royong Bersihkan Gereja Katolik Tanjung Lima


MALINAU, Kalimantan Utara – Kepedulian Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau tidak hanya terfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh kegiatan sosial dan lingkungan masyarakat. Salah satu sasaran fisik tambahan yang dilakukan yakni membantu membersihkan Gereja Katolik Tanjung Lima di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Kamis (14/5/2026).


Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas TMMD bersama warga setempat bergotong royong membersihkan bagian dalam gereja hingga halaman sekitar tempat ibadah. Mulai dari menyapu, membersihkan kaca dan kursi, hingga merapikan lingkungan sekitar gereja dilakukan bersama dengan penuh semangat kebersamaan.


Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap fasilitas umum dan tempat ibadah yang digunakan masyarakat sehari-hari. Suasana akrab dan penuh kekeluargaan tampak selama proses pembersihan berlangsung.


Warga Desa Luso menyambut baik kegiatan tersebut dan merasa senang atas perhatian yang diberikan Satgas TMMD kepada lingkungan desa, termasuk tempat ibadah.


“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang ikut membantu membersihkan gereja. Kehadiran TMMD benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat,” ujar salah satu warga.


Melalui kegiatan ini, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau berharap semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat terus terjalin dengan baik demi menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan harmonis.


(Pendim 0910)

Babinsa Desa Luso Pimpin Gotong Royong Pembersihan Gereja Katolik Tanjung Lima


MALINAU, Kalimantan Utara – Babinsa Desa Luso, Serka Masito, memimpin kegiatan gotong royong pembersihan Gereja Katolik Tanjung Lima yang dilaksanakan di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Kamis (14/5/2026).


Kegiatan tersebut melibatkan Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau bersama masyarakat setempat. Sebelum kegiatan dimulai, Serka Masito terlebih dahulu mengambil apel pagi dan memberikan arahan serta motivasi kepada personel Satgas TMMD dan warga agar tetap menjaga semangat kebersamaan dan kekompakan selama kegiatan berlangsung.


Usai apel, seluruh peserta bergotong royong membersihkan bagian dalam gereja hingga halaman sekitar tempat ibadah. Dengan penuh semangat, personel TNI dan warga saling bahu-membahu menyapu, mengangkat sampah, dan merapikan lingkungan gereja agar bersih dan nyaman digunakan untuk beribadah.


Serka Masito mengatakan bahwa kegiatan gotong royong tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan dan fasilitas umum di desa.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.


Warga Desa Luso pun menyambut baik kegiatan tersebut dan merasa senang dengan kehadiran Babinsa yang selalu aktif dalam setiap kegiatan kemasyarakatan.


Kegiatan gotong royong ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan harmonis.


(Pendim 0910)

Tokoh Pemuda Tembagapura Soroti Dampak Sosial Pasca Operasi Penindakan di Kali Kabur

 


Tembagapura - Kamis, 14 Mei 2026, Tokoh Pemuda Kampung Banti Distrik Tembagapura, Eli Dolame, menyampaikan perkembangan situasi masyarakat pasca operasi penindakan terhadap kelompok kriminal bersenjata oleh Tim Rajawali V di lokasi pendulangan Kali Kabur Tembagapura pada 7 Mei 2026 lalu. Dalam penyampaiannya, Eli Dolame menyoroti dampak sosial dan psikologis yang dirasakan masyarakat akibat kejadian tersebut, khususnya warga yang bermukim dan beraktivitas di sepanjang area pendulangan tradisional Kali Kabur.


Menurutnya, pasca kejadian tersebut sebagian besar masyarakat mengalami trauma dan ketakutan karena adanya korban luka-luka maupun meninggal dunia. Kondisi tersebut menyebabkan banyak masyarakat memilih meninggalkan lokasi pendulangan dan mengungsi sementara ke kampung-kampung terdekat. Hingga saat ini, sebagian warga disebut masih belum berani kembali melakukan aktivitas mendulang emas karena khawatir terjadi gangguan keamanan serupa di lokasi pendulangan Kali Kuluk hingga Uyawin.


Eli Dolame menjelaskan bahwa mayoritas masyarakat yang berada di area pendulangan merupakan warga sipil yang menggantungkan kebutuhan hidup sehari-hari dari aktivitas mendulang emas di Kali Kabur. Oleh sebab itu, situasi keamanan yang tidak stabil sangat berdampak terhadap kondisi ekonomi masyarakat di Distrik Tembagapura.


"Saya mengajak seluruh tokoh masyarakat, tokoh adat dan aparat keamanan untuk terus membangun komunikasi yang baik demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Saya berharap dalam setiap pelaksanaan penegakan hukum maupun operasi keamanan di wilayah Tembagapura dapat dilakukan secara terukur dan memperhatikan keberadaan masyarakat sipil agar tidak kembali menimbulkan korban dari warga yang hanya mencari nafkah di lokasi pendulangan," ucap Eli Dolame.


Eli Dolame juga mengimbau agar masyarakat sipil tidak disamaratakan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata, karena sebagian besar masyarakat di Tembagapura hanya beraktivitas untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga mereka. Menurutnya, kerja sama seluruh pihak sangat diperlukan guna menjaga stabilitas keamanan sekaligus memulihkan kondisi sosial masyarakat pasca kejadian di Kali Kabur.


Secara umum situasi di Distrik Tembagapura masih dalam keadaan aman dan kondusif, namun aktivitas masyarakat di lokasi pendulangan tradisional Kali Kabur belum sepenuhnya pulih akibat masih adanya rasa trauma dan kekhawatiran di tengah masyarakat pasca operasi penindakan tersebut.

Bid Propam Polda Papua Laksanakan Pembinaan dan Pemulihan Profesi Khusus Bagi PNPP Hari Ke-3



Jayapura – Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Papua kembali melaksanakan kegiatan Pembinaan dan Pemulihan Profesi Khusus bagi Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP) yang melakukan pelanggaran disiplin maupun Kode Etik Profesi Polri Tahun 2026 memasuki hari ketiga yang berlangsung di Ruang Koordinator BTNCLO Mapolda Papua, Koya Koso, Kota Jayapura, Rabu (13/05/2026).


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabbag Rehapers Bid Propam Polda Papua Pembina Maya Sulistyowati, S.E., Ps. Kaurrapkum Bidkum Polda Papua AKP Dr. Wahda J. Saleh, S.HI., M.H., Ps Kaur Prodok Bid Propam Polda Papua AKP Andi Soesilo, S.H., M.H., Pamin 2 Subbidwabprof Ipda Ruri Toba, Ps Kaur Trimlap Bid Propam Polda Papua Ipda Vanti Nirmala Rumbekwan, S.H., Ps Kanit Riksa 1 Subbid Provos Ipda Edy Hamonangan, S.H., serta Ps Pamin Subbagrehab Aipda Eka Purwantri.


Pada sesi pertama, Ps. Kaurrapkum Bidkum Polda Papua AKP Dr. Wahda J. Saleh, S.HI., M.H. memberikan materi mengenai bantuan hukum terhadap PNPP dalam proses Komisi Kode Etik Profesi (KKEP), perkara pidana, maupun perdata.


Materi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta terkait hak dan kewajiban personel Polri dalam menghadapi proses hukum maupun sidang etik sesuai ketentuan yang berlaku.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi pelayanan pengaduan dalam rangka peningkatan disiplin anggota Polri yang disampaikan oleh Ps Kaur Trimlap Bid Propam Polda Papua Ipda Vanti Nirmala Rumbekwan, S.H.


Dalam materinya disampaikan pentingnya pelayanan pengaduan sebagai sarana pengawasan internal guna meningkatkan disiplin serta profesionalisme personel Polri dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.


Selain itu, Ps Kaur Prodok Bid Propam Polda Papua AKP Andi Soesilo, S.H., M.H. turut memberikan paparan mengenai fungsi Subbid Paminal dalam pengawasan internal serta penegakan disiplin di lingkungan Polri.


Memasuki sesi siang, peserta menerima materi terkait Kode Etik Profesi Polri dan Komisi Kode Etik Profesi Polri yang disampaikan oleh Pamin 2 Subbidwabprof Ipda Ruri Toba.


Materi tersebut menekankan pentingnya menjaga sikap, perilaku, dan tanggung jawab moral sebagai anggota Polri guna menjaga marwah institusi serta meningkatkan kepercayaan masyarakat.


Sementara itu, Ps Kanit Riksa 1 Subbid Provos Ipda Edy Hamonangan, S.H. juga memberikan materi terkait fungsi pengawasan dan pemeriksaan internal terhadap personel Polri.


Kegiatan kemudian ditutup dengan paparan materi dari Kabbag Rehapers Bid Propam Polda Papua Pembina Maya Sulistyowati, S.E. mengenai pentingnya pembinaan dan pemulihan profesi bagi personel yang melakukan pelanggaran disiplin maupun kode etik profesi.


Dalam paparannya disampaikan bahwa tujuan utama kegiatan pembinaan dan pemulihan profesi ini adalah memberikan pemahaman, bimbingan, serta pendampingan kepada personel agar mampu memperbaiki perilaku dan meningkatkan kembali motivasi serta komitmen dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.


“Melalui kegiatan ini diharapkan setiap personel mampu melakukan introspeksi diri, memperbaiki sikap dan perilaku, serta kembali menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan profesionalisme,” ujarnya.

Rakernis Bid Humas Polda Papua T.A. 2026 Perkuat Strategi Komunikasi Publik dan Manajemen Media di Era Digital

 


 Jayapura – Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua melaksanakan kegiatan hari kedua Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Tahun Anggaran 2026 dengan mengangkat tema “Optimalisasi Komunikasi Publik dan Manajemen Media Bidang Humas Polda Papua dalam Mendukung Rencana Kerja Polri dan Pemerintah guna Mewujudkan Program Asta Cita Presiden RI Tahun 2026” yang berlangsung di Aula Ballroom Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Rabu (13/05/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., Kasubbag Renmin Satker dan Kasi Humas Polres jajaran, personel PPID Satker Mapolda Papua dan Polres jajaran, para Pamen dan Pama, serta personel Bid Humas Polda Papua.


Selain itu, hadir pula sejumlah narasumber dari berbagai instansi dan kalangan akademisi, di antaranya Ketua Komisi Informasi Publik Provinsi Papua Joel Betuel Agaki Wanda, S.S., Dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan Yakobus Richard Murafer, S.IP., M.A., serta Kepala Dinas Kominfo Provinsi Papua Jeri Agus Yudianto, S.Kom., M.Si.


Rakernis hari kedua tersebut membahas berbagai materi terkait penguatan fungsi kehumasan, keterbukaan informasi publik, strategi komunikasi krisis, pengelolaan media digital, hingga peningkatan kualitas pelayanan informasi publik di lingkungan Polri.


Kasubbid PID Bidhumas Polda Papua Kompol Nurjana, S.Sos., M.M. dalam pemaparannya menegaskan bahwa regulasi menjadi landasan utama dalam pelaksanaan tugas kehumasan di lingkungan Polri. Ia menyampaikan bahwa seluruh personel wajib memahami aturan dan menjalankan tugas secara profesional serta humanis dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat.


Menurutnya, fungsi kehumasan memiliki peran penting dalam membangun citra positif institusi melalui penyampaian informasi yang cepat, tepat, dan edukatif kepada masyarakat.


Selain itu, dalam materi yang disampaikan AKP Sebastianus selaku Ps Kaur Mitra Subbid Penmas Bidhumas Polda Papua, dibahas mengenai pentingnya standar evaluasi kinerja Subbid Penmas, optimalisasi komunitas publik, serta evaluasi terhadap efektivitas produksi konten digital yang dipublikasikan melalui media sosial.


Sementara itu, IPDA Andi Mappanyompa dari Subbid Multimedia Bid Humas Polda Papua menyoroti pentingnya antisipasi terhadap viralisasi isu di media sosial, penguatan produksi konten kreatif, serta kemampuan personel humas dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi di era digital saat ini.


Ia menjelaskan bahwa kecepatan respons dan kualitas informasi menjadi faktor utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.


Dalam sesi Focus Group Discussion (FGD), Ketua Komisi Informasi Publik Provinsi Papua Joel Betuel Agaki Wanda, S.S. menyampaikan bahwa keterbukaan informasi publik harus dikelola secara profesional dan mempertimbangkan kondisi sosial serta keamanan di setiap daerah, khususnya di Papua.


Ia menegaskan bahwa tidak semua informasi dapat dibuka secara bebas tanpa mempertimbangkan dampak sosial yang mungkin timbul di tengah masyarakat.


“Pengelolaan informasi publik harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Informasi yang salah atau tidak terkontrol dapat memicu gangguan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.


Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kualitas informasi yang meliputi kecepatan, kelengkapan, dan akurasi agar informasi yang diterima masyarakat benar-benar valid dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.


Pada kesempatan yang sama, Dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Cenderawasih Yakobus Richard Murafer, S.IP., M.A. membahas mengenai persepsi publik terhadap institusi Polri dari sudut pandang independen.


Menurutnya, persepsi masyarakat terhadap Polri tidak hanya dipengaruhi oleh pemberitaan media, tetapi juga pengalaman langsung masyarakat dalam menerima pelayanan kepolisian.


Ia menjelaskan bahwa humas memiliki peran strategis sebagai penghubung komunikasi antara Polri dan masyarakat melalui pendekatan yang humanis, transparan, serta berbasis budaya lokal.


“Kepercayaan publik dibangun dari pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, humas harus mampu membangun komunikasi yang baik dan responsif terhadap kebutuhan publik,” katanya.


Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Papua Jeri Agus Yudianto, S.Kom., M.Si. dalam materinya terkait manajemen komunikasi krisis di era digital 5.0 menekankan pentingnya strategi komunikasi publik yang cepat, akurat, dan terintegrasi.


Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi dan media sosial saat ini membuat penyebaran informasi berlangsung sangat cepat sehingga setiap institusi harus mampu mengelola komunikasi publik secara profesional dan adaptif.


“Komunikasi publik harus dilakukan secara cepat, tepat, akurat, dan humanis agar mampu menjaga kepercayaan masyarakat serta meminimalkan dampak negatif dari penyebaran informasi yang tidak benar,” ujarnya.


Menutup kegiatan Rakernis, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P. menekankan pentingnya sinergi, kreativitas, dan kolaborasi seluruh personel humas dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan dinamika komunikasi publik.


Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk terus meningkatkan kemampuan, membangun konten positif, serta aktif melakukan kontra narasi terhadap berbagai bentuk disinformasi yang berkembang di tengah masyarakat.


“Kita harus menjadi garda terdepan dalam penyampaian informasi yang cepat, tepat, dan terpercaya. Fungsi humas saat ini tidak hanya menjadi corong institusi, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam membangun kepercayaan publik terhadap Polri,” ungkapnya.


Kabid Humas juga berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu dan wawasan yang diperoleh selama Rakernis dalam pelaksanaan tugas sehari-hari guna mendukung optimalisasi pelayanan informasi publik di lingkungan Polda Papua dan jajaran.

13/05/26

Danrem 172/PWY Kunjungi Yahukimo, Perkuat Sinergitas TNI–Polri dan Stabilitas Keamanan

 


Dekai, Papua Pegunungan – Danrem 172/PWY Brigjen TNI Roby Suryadi, S.Sos., M.M melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Yahukimo, Rabu (13/05/2026).


Kunjungan tersebut berlangsung sejak pagi hingga sore hari dengan rangkaian agenda di sejumlah titik strategis di wilayah Dekai, Kabupaten Yahukimo.


Kegiatan diawali saat Danrem 172/PWY beserta rombongan menuju Makodim 1715/Yahukimo. Setibanya di Makodim, Danrem disambut langsung oleh Dandim 1715/Yahukimo Letkol Inf Didiet Trilaksono beserta jajaran melalui prosesi penghormatan jajar sebelum memasuki ruang transit.


Dalam kunjungan tersebut, Brigjen TNI Roby Suryadi memberikan pengarahan kepada prajurit Kodim 1715/Yahukimo, Yonif TP 816/Doruka dan Satgas Rajawali. Dalam arahannya, Danrem menekankan pentingnya kedisiplinan, loyalitas serta meningkatkan keimanan dalam menjalankan tugas di wilayah Yahukimo.


“Saya merasa bersyukur dapat bertatap muka secara langsung dengan seluruh prajurit yang bertugas di Yahukimo. Situasi saat ini tentunya berbeda dengan beberapa tahun lalu, sehingga kita harus terus berupaya menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Danrem.


Selain itu, Danrem juga menyoroti perkembangan pembangunan di Kabupaten Yahukimo yang dinilai mengalami kemajuan cukup pesat dibandingkan dua dekade sebelumnya. Menurutnya, seluruh aparat harus mampu menjadi contoh yang baik bagi masyarakat serta terus menjaga soliditas antar satuan.


Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan dengan pertemuan bersama Kapolres Yahukimo AKBP Zet Saalino, S.H., M.H di Mapolres Yahukimo guna memperkuat koordinasi dan sinergitas TNI–Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Yahukimo.


Dalam dialog tersebut, Danrem mengajak seluruh personel baik TNI maupun Polri untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan serta mendukung pembangunan daerah.


“Kami berharap seluruh personel TNI-POLRI dapat bersama menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Apabila ada kendala di lapangan, mari kita sama-sama benahi bersama demi masa depan Yahukimo yang lebih baik,” ungkap Brigjen TNI Roby Suryadi.


Sementara itu, Kapolres Yahukimo AKBP Zet Saalino, S.H., M.H menyampaikan bahwa kunjungan kerja Danrem 172/PWY menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergitas dan soliditas antara TNI dan Polri di wilayah Yahukimo.


“Kunjungan ini menjadi bentuk nyata sinergitas TNI-Polri yang terus terjalin dengan baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami akan terus bersinergi bersama seluruh stakeholder dan masyarakat demi menciptakan situasi Yahukimo yang aman, damai dan kondusif,” ujar Kapolres Yahukimo.


Kapolres juga menegaskan bahwa koordinasi dan komunikasi antara TNI–Polri selama ini berjalan dengan sangat baik, khususnya dalam pelaksanaan pengamanan wilayah serta mendukung seluruh program pemerintah dan pembangunan di Kabupaten Yahukimo.


Secara keseluruhan, rangkaian kunjungan kerja Danrem 172/PWY Brigjen TNI Roby Suryadi, S.Sos., M.M beserta rombongan di Kabupaten Yahukimo berlangsung aman, tertib dan kondusif dengan pengamanan yang dilakukan oleh aparat gabungan.

Wakapolda Papua Tinjau Langsung Proses CAT Akademik Penerimaan Bintara Polri

 


 

Jayapura – Polda Papua melalui Biro SDM melaksanakan kegiatan Computer Assisted Test (CAT) Akademik dalam rangka Seleksi Penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 yang digelar di sejumlah lokasi di Kota Jayapura, Rabu (13/05/2026).


Pelaksanaan tes akademik tersebut berlangsung di beberapa lokasi, di antaranya IPDN Papua, Ian Fattahul Muluk Papua, SMK Negeri 1 Jayapura, SMK Negeri 2 Jayapura, SMK Negeri 8 Jayapura, SMK Hikmah Yapis, SMK Pariwisata, Universitas 10 November, SNK Bahasa dan Sastra, serta SMK Diaspora Kotaraja yang dijadikan sebagai posko pelaksanaan kegiatan.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., Karo SDM Polda Papua Kombes Pol. Hengky Pramudya, S.I.K., M.Si., panitia seleksi dari Biro SDM Polda Papua, pengawas internal dari Itwasda dan Bid Propam Polda Papua, serta para peserta seleksi penerimaan Bintara Polri.


Dalam pelaksanaannya, peserta menjalani serangkaian tahapan pemeriksaan sebelum mengikuti ujian, mulai dari pengecekan kehadiran, pemeriksaan KTP, pengenalan wajah melalui aplikasi face matching, hingga pemeriksaan kesiapan peserta oleh Bid Propam Polda Papua guna memastikan proses seleksi berjalan transparan dan sesuai prosedur.


Tes CAT Akademik dilaksanakan dalam dua sesi dengan materi ujian berupa pengetahuan umum. Pada sesi pertama, jumlah peserta tercatat sebanyak 612 orang dengan kehadiran 609 peserta yang terdiri dari 448 pria dan 161 wanita, sementara tiga peserta pria dinyatakan tidak hadir.


Sementara itu, pada sesi kedua tercatat sebanyak 583 peserta mengikuti ujian dan seluruhnya hadir, terdiri dari 440 pria dan 143 wanita.


Di sela-sela pelaksanaan kegiatan, Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H. didampingi Karo SDM Polda Papua Kombes Pol. Hengky Pramudya, S.I.K., M.Si. turut melakukan peninjauan langsung ke lokasi pelaksanaan tes di SMK Hikmah Yapis dan SMK Diaspora Kotaraja guna memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan aman, tertib, dan lancar.


Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa pelaksanaan CAT Akademik merupakan bentuk komitmen Polda Papua dalam mewujudkan proses seleksi penerimaan anggota Polri yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.


“Pelaksanaan CAT Akademik ini merupakan bagian dari komitmen Polda Papua untuk mewujudkan proses seleksi penerimaan anggota Polri yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Seluruh peserta mengikuti tahapan seleksi dengan pengawasan ketat serta menggunakan sistem berbasis komputer guna menjamin objektivitas hasil ujian,” ujarnya.


Ia juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan seleksi dengan baik serta menjunjung tinggi kejujuran selama proses seleksi berlangsung.


“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan seleksi dengan baik, menjunjung tinggi kejujuran, serta mempersiapkan diri secara maksimal. Polda Papua berkomitmen memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh putra-putri terbaik Papua untuk menjadi anggota Polri,” tambahnya.


Kegiatan CAT Akademik Seleksi Penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 berlangsung dengan aman dan kondusif hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan.