View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

28/05/26

Pimpin Klasis GIDI Mulia, Pdt. Telius Wonda Beri Apresiasi Khusus untuk Polri atas Stabilitas Kamtibmas di Puncak Jaya

 


Papua, Opini - Ketua Klasis Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Wilayah Yamo/Klasis Mulia, Pendeta Telius Wonda, S.Th, secara resmi memberikan apresiasi tinggi dan penghargaan (reward) moral kepada institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), khususnya jajaran Kepolisian Resor (Polres) Puncak Jaya. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi luar biasa dan kerja keras aparat kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan serta Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Pegunungan Tengah, Papua Tengah.


Sebagai pucuk pimpinan spiritual yang membawahi puluhan jemaat di Puncak Jaya, Pdt. Telius Wonda menegaskan bahwa kehadiran dan pendekatan humanis yang dilakukan oleh Polri telah membawa dampak nyata bagi ketenangan hidup masyarakat di akar rumput.


"Kami melihat dan merasakan sendiri bagaimana intensitas kerja keras serta pengorbanan para personil Polri di lapangan. Menjaga kedamaian di Puncak Jaya bukanlah perkara mudah, namun melalui komitmen yang konsisten, jajaran kepolisian berhasil merawat stabilitas wilayah ini dengan sangat baik," ujar Pdt. Telius Wonda dalam penyataannya di Mulia.


Beliau menambahkan, reward atau apresiasi ini merupakan bentuk dukungan moral yang tulus dari seluruh elemen gereja dan jemaat GIDI. Menurutnya, sinergi yang kuat antara tokoh agama dan aparat keamanan adalah kunci utama untuk menyukseskan pembangunan dan roda perekonomian di Kabupaten Puncak Jaya.


"Ketika Kamtibmas terjaga, aktivitas ibadah jemaat berjalan khidmat, anak-anak bisa bersekolah dengan tenang, dan pelayanan medis serta pasar dapat berfungsi normal. Oleh karena itu, gereja berdiri teguh bersama Polri untuk menyuarakan pesan 'Papua Cinta Damai' dan menolak segala bentuk provokasi maupun tindakan anarkis," tegas Sarjana Teologi tersebut.


Di tempat terpisah, jajaran kepolisian menyambut baik apresiasi yang diberikan oleh Ketua Klasis GIDI Mulia. Dukungan penuh dari tokoh agama dinilai menjadi energi tambahan bagi para personel di lapangan untuk terus memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman terbaik bagi masyarakat Puncak Jaya.


Melalui narasi perdamaian yang digaungkan bersama ini, Pdt. Telius Wonda berharap Kabupaten Puncak Jaya dapat terus menjadi role model daerah yang aman, kondusif, dan harmonis di tanah Papua.

Ketua LMA Port Numbay Serukan Kedamaian: Berhenti Rusak Fasilitas Umum dan Sakiti Masyarakat

 


Papua, Opini - Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Port Numbay sekaligus Tokoh Adat Papua, George Arnold Awi mengeluarkan himbauan tegas demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Beliau meminta seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok bersenjata (KKB), untuk segera menghentikan aksi kekerasan dan perusakan fasilitas publik.

 

"Tanah Papua ini harus kita jaga bersama dengan hati yang sejuk. Saya mengimbau kepada saudara-saudara kita yang masih menggunakan cara-cara kekerasan atau senjata, mari hentikan penyerangan yang merugikan masyarakat kecil," ujar George Arnold Awi dalam pernyataan resminya hari ini, Rabu (27/05/2026).

 

Beliau menegaskan bahwa fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas, dan rumah ibadah dibangun untuk melayani kepentingan masyarakat asli Papua sendiri. Merusak fasilitas tersebut sama saja dengan memundurkan masa depan generasi muda Papua.

 

"Fasilitas publik itu milik bersama, tempat anak-anak kita belajar dan tempat warga kita berobat. Jangan dihancurkan. Aksi kekerasan hanya membawa trauma dan kesengsaraan bagi warga sipil yang tidak bersalah," tegas Ondoafi Kampung Nafri tersebut.

 

Di akhir pernyataannya, George Arnold Awi mengajak seluruh tokoh adat, tokoh agama, dan warga lintas etnis untuk mempererat silaturahmi. Langkah kolaboratif ini dinilai krusial agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu negatif yang dapat memecah belah keharmonisan di Tanah Papua.

27/05/26

Polres Lanny Jaya Hadir Mengamankan Sholat Idul adha 1447 H, Berjalan Aman dan Khidmat. 300 Jamaah Ikuti Pelaksanaan di Kantor DPRD Lanny Jaya

 


Lanny Jaya – Umat Muslim Kota Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah di halaman Kantor DPRD Lanny Jaya, Rabu 27 Mei 2026 pukul 06.00 WIT.


Kegiatan dengan tema _“Bertaqwalah kepada Allah agar kalian beruntung”_ ini diikuti sekitar 300 jamaah. Ustad Ilham bertindak sebagai imam, sementara khotbah Idul Adha disampaikan Ustad Imam Kholid.


Pengamanan dilakukan 55 personel gabungan Polres Lanny Jaya dan Satgas ODC Brimob. Apel pengecekan dipimpin langsung Kapolres Lanny Jaya AKBP Frans D Tamaela pada pukul 06.10 WIT. 


Dalam arahannya, Kapolres menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel atas kehadirannya dan menekankan bahwa pengamanan rangkaian Idul Adha adalah tugas utama agar kegiatan berjalan aman dan lancar.


Ketua Panitia Kurban dalam laporannya pukul 07.07 WIT menyebut tahun ini terkumpul 6 ekor sapi kurban. Dua ekor berasal dari Presiden RI, satu ekor dari Polres Lanny Jaya, satu ekor dari PT Nirwana, dan dua ekor dari Jamaah Al Muhajirin Tiom. Penyembelihan akan dipimpin H. Edi Rustam.


Sholat Idul Adha dimulai pukul 07.15 WIT dan selesai pukul 07.54 WIT. Dalam khotbahnya, Ustad Imam Kholid mengingatkan jamaah tentang makna keikhlasan Nabi Ibrahim serta pentingnya bertakwa kepada Allah setiap saat, bukan hanya saat hari raya.


Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif tanpa kejadian menonjol.

Senator Papua Pegunungan: Idul Adha Momentum Perkuat Toleransi dan Persatuan Umat

 


Jayapura – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Arianto Kogoya, menyampaikan bahwa Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah menjadi momentum penting untuk memperkuat toleransi, persaudaraan, dan kerukunan antarumat beragama di Tanah Papua.


Menurutnya, nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial yang terkandung dalam perayaan Idul Adha harus menjadi semangat bersama dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat di Papua Pegunungan yang selama ini dikenal memiliki keberagaman suku, budaya, dan agama.


“Kerukunan umat beragama harus terus dijaga dan dilestarikan, baik di wilayah perkotaan maupun perkampungan, sehingga komunikasi antarmasyarakat dapat berjalan harmonis serta mendukung percepatan pembangunan di Papua Pegunungan,” ujar Arianto.


Ia menambahkan bahwa momentum Hari Raya Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah keagamaan semata, namun juga sebagai sarana mempererat hubungan sosial antarwarga melalui semangat berbagi dan gotong royong. 


Menurutnya, kehidupan masyarakat Papua yang damai dan harmonis harus terus dipertahankan demi menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.


Senator Papua Pegunungan tersebut juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah belah kerukunan antarumat beragama maupun antarkelompok masyarakat. 


Ia menilai toleransi menjadi fondasi utama dalam mendukung pembangunan daerah serta mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera.


Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di berbagai wilayah Papua Pegunungan sendiri berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Sejumlah kegiatan sosial dan keagamaan turut dilaksanakan masyarakat, mulai dari pelaksanaan salat Idul Adha, pembagian hewan kurban, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Polda Papua Salurkan Hewan Kurban Idul Adha 1447 H, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi

 


Jayapura – Polda Papua melaksanakan kegiatan pemotongan dan penyerahan hewan kurban dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Lapangan Apel Mapolda Lama, Kota Jayapura, Rabu (27/05/2026).


Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.I.K., M.Si., tersebut dihadiri para pejabat utama Polda Papua, panitia Hari Raya Idul Adha, serta personel dan masyarakat penerima hewan kurban.


Pada Idul Adha tahun ini, Polda Papua menyembelih sebanyak 25 ekor hewan kurban yang terdiri dari 18 ekor sapi dan 7 ekor kambing. Hewan kurban tersebut berasal dari Kapolda Papua, Wakapolda Papua, para pejabat utama, personel Polda Papua, masyarakat, Pemerintah Provinsi Papua, hingga pihak swasta.


Rangkaian kegiatan diawali dengan proses penyembelihan hewan kurban. Selanjutnya, dilakukan penyerahan simbolis hewan kurban oleh Kapolda Papua kepada Ketua Panitia Hari Raya Idul Adha untuk kemudian didistribusikan kepada personel dan masyarakat yang berhak menerima.


Dalam sambutannya, Kapolda Papua menyampaikan bahwa ibadah kurban memiliki makna mendalam tentang keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama.


“Nilai ibadah kurban tidak hanya dimaknai pada momentum Hari Raya Idul Adha semata, tetapi juga harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kepedulian terhadap sesama, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan,” ucap Kapolda Papua.


Kapolda juga mengajak seluruh personel Polda Papua untuk terus menanamkan nilai pengorbanan dan pengabdian dalam pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


“Semangat berkurban hendaknya menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus memberikan pengabdian terbaik, baik melalui tenaga, waktu, maupun kepedulian sosial demi kemaslahatan bersama,” tambahnya.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan bahwa kegiatan kurban merupakan agenda rutin yang tidak hanya menjadi bagian dari ibadah, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.


“Momentum Idul Adha menjadi pengingat pentingnya nilai kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial. Melalui pembagian hewan kurban ini, kami berharap dapat membantu masyarakat sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat,” kata Kombes Pol. Cahyo.


Melalui momentum Idul Adha, Polda Papua berharap semangat pengorbanan, keikhlasan, serta kepedulian sosial terus tumbuh di lingkungan Polri maupun masyarakat guna mempererat persaudaraan dan menciptakan kebersamaan yang harmonis.

Panen Jagung di Kebonagung Jadi Wujud Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

  


Polresta Pasuruan – Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si., bersama pejabat utama Polres Pasuruan Kota melaksanakan kegiatan panen jagung di Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Rabu (27/5/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional serta pemanfaatan lahan produktif yang ada di wilayah Kota Pasuruan.


Pada kegiatan panen kali ini, hasil jagung yang diperoleh diperkirakan mencapai kurang lebih 4 ton. Selain mengikuti proses panen, Kapolres Pasuruan Kota juga berdialog bersama para petani untuk mengetahui kondisi pertanian serta perkembangan hasil panen di wilayah tersebut.


Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan panen jagung tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.


“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan motivasi kepada para petani untuk terus meningkatkan hasil pertanian sehingga mampu mendukung ketahanan pangan di daerah,” ujarnya.


Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat, khususnya para petani, dapat terus terjalin dengan baik guna mendukung ketahanan pangan nasional.


#astacita

#polrespasuruankota

#birosdmpoldajatim

#ketahananpanganpoldajatim

#polripresisi

#swasembadapangan

#swassembadajagung

#polisicintapetani

#astacitapresiden

Polda Papua Rayakan Idul Adha Bersama Masyarakat, Tebarkan Semangat Pengorbanan dan Kepedulian

 


Jayapura – Polda Papua menggelar pelaksanaan Sholat Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah/2026 Masehi bersama masyarakat di Lapangan Apel Mako Polda Papua, Kota Jayapura, Rabu (27/05/2026). 


Hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Karo Log Polda Papua Kombes Pol. Dafcoriza, S.I.K., M.Sc., Dirreskrimsus Polda Papua Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., Dirpamobvit Polda Papua Kombes Pol. Dede Alamsyah, S.I.K., Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., Auditor Kepolisian Madya TK III Itwasda Polda Papua Kombes Pol. Sandi Sultan, S.I.K., M.H., personel Polda Papua, serta masyarakat Kota Jayapura.


Pelaksanaan Sholat Idul Adha dimulai pukul 06.30 WIT dengan imam Ustadz Muhammad Ilyas dan khatib Ustadz Muallimin Amin, S.Sos.I. 


Dalam khutbahnya, khatib menyampaikan pesan tentang pentingnya keikhlasan, pengorbanan, serta kepedulian sosial sebagai implementasi nilai-nilai Idul Adha dalam kehidupan sehari-hari.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua mengatakan bahwa Idul Adha merupakan momentum untuk memperkuat nilai pengabdian, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama.


“Perayaan Idul Adha tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga pengingat bagi kita semua untuk terus menanamkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan semangat berbagi kepada masyarakat," ucap Kabid Humas.


Kabid Humas menambahkan, kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam pelaksanaan Sholat Idul Adha menjadi simbol kuatnya hubungan emosional serta sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Papua.


“Melalui momentum Idul Adha ini, kami berharap hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat semakin erat, sehingga bersama-sama kita dapat menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,” tambahnya.


Ia juga menyampaikan bahwa semangat pengorbanan yang terkandung dalam Idul Adha diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Nilai pengorbanan dan ketulusan dalam Idul Adha harus menjadi semangat bagi setiap personel Polri untuk menjalankan tugas dengan humanis, profesional, dan penuh tanggung jawab,” katanya.

Polres Asmat Amankan Pawai Takbir Keliling, Malam Idul Adha di Agats Berlangsung Aman dan Penuh Kebersamaan

 


Jayapura – Polres Asmat mengerahkan puluhan personel untuk mengawal dan mengamankan jalannya kegiatan Pawai Malam Takbir Keliling dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M di Distrik Agats, Selasa (26/05/2026) malam.


Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Yos Sudarso tersebut berlangsung meriah dan diikuti sekitar 500 peserta dari kalangan umat Muslim serta para pengurus masjid di wilayah Distrik Agats.


Sebelum pawai dimulai, kegiatan diawali dengan sambutan dari panitia pelaksana, Wakapolres Asmat Kompol Haryono, S.H., serta Asisten I Setda Kabupaten Asmat Muhammad Iqbal, S.P., M.Si. yang hadir mewakili Bupati Asmat.


Pawai takbir keliling juga dihadiri sejumlah tokoh lintas sektoral, di antaranya Danramil 1704-04 Agats Lettu Inf. Mahfudi, Kepala Kemenag Asmat H. Puniman, S.H., M.H., Ketua PHBI Talib Kasim, hingga Ketua Pemuda Katolik Komcab Asmat Gorgorius Sanpai. Kehadiran para tokoh tersebut menjadi simbol kuatnya toleransi antarumat beragama dan sinergitas antarinstansi di Kabupaten Asmat.


Kapolres Asmat melalui Perwira Pengendali (Padal) Pengamanan, Ipda Benyamin Tangke, S.H., mengatakan sebanyak 30 personel Polres Asmat diterjunkan untuk melakukan pengamanan di sepanjang rute pawai.


“Kami menempatkan personel di sejumlah titik persimpangan, area rawan kemacetan, dan pusat keramaian guna memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib. Pengamanan ini juga sebagai upaya mengantisipasi gangguan kamtibmas maupun potensi kecelakaan lalu lintas,” ujar Ipda Benyamin.


Rute pawai dimulai dari Lapangan Yos Sudarso dan melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Agats, di antaranya Jalan Hasanudin, Tugu Tangan, Jalan Mimika, Jalan Telkom, Jalan Mbait, hingga Jalan Cemenes sebelum kembali finis di Lapangan Yos Sudarso.


Usai kegiatan, Kabag Ops Polres Asmat AKP Okto Adianto Samosir, S.H. memimpin apel konsolidasi guna memastikan seluruh rangkaian pengamanan berjalan optimal.


Kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat diharapkan dapat terus memberikan rasa aman sekaligus mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.