View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

15/01/26

Hangat dan Berkesan, Pelepasan Kapolres Pasuruan Kota Diiringi Ratusan Mitra Gojek se-Pasuruan Raya

  


Polresta Pasuruan - Tradisi farewell Kapolres Pasuruan Kota berlangsung hangat dan penuh makna. Kegiatan yang digelar di Lapangan Wicaksana Lagawa Polres Pasuruan Kota pada hari Kamis (15/01/2026) tersebut menjadi penanda berakhirnya masa tugas AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom sekaligus penyambutan Kapolres Pasuruan Kota yang baru, AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si.


Kegiatan tradisi ini diikuti oleh jajaran pejabat utama, personel Polres Pasuruan Kota, Bhayangkari, serta perwakilan berbagai elemen masyarakat dan komunitas. Suasana khidmat berpadu dengan nuansa kekeluargaan, mencerminkan soliditas internal institusi serta sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat.


Selama menjabat, AKBP Davis Busin Siswara dikenal sebagai sosok pemimpin yang humanis, komunikatif, dan dekat dengan berbagai lapisan masyarakat. Pendekatan persuasif yang diterapkannya dinilai berhasil membangun kepercayaan publik serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.


Tak sedikit komunitas yang menaruh kesan mendalam atas kepemimpinan tersebut. Bahkan, AKBP Davis Busin Siswara dinobatkan sebagai Bapak Komunitas karena konsistensinya merangkul komunitas sebagai mitra strategis kamtibmas. Kedekatan itu terasa kuat, khususnya di kalangan komunitas transportasi daring dan mitra Gojek se-Pasuruan Raya.


Sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih, ratusan mitra Gojek turut mengiringi pelepasan Kapolres dengan tertib dan penuh keakraban. Arak-arakan tersebut menjadi pemandangan unik sekaligus simbol kuatnya ikatan emosional antara Polri dan masyarakat, yang terbangun atas dasar saling percaya dan kebersamaan.


Dalam kesempatan tersebut, AKBP Davis Busin Siswara menyampaikan pesan perpisahan kepada seluruh masyarakat Pasuruan.


"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Pasuruan atas dukungan dan kepercayaan selama saya bertugas. Keamanan dan ketertiban yang kita rasakan adalah hasil dari kebersamaan kita semua,” tuturnya.


Tak lupa AKBP Davis juga menyampaikan pesan khusus kepada komunitas mitra gojek atas sinergi dan kebersamaan selama beliau menjabat sebagai Kapolres Pasuruan Kota.


“Terima kasih atas kebersamaan dan sinergi yang luar biasa. Kalian bukan hanya mitra, tetapi sudah menjadi keluarga. Teruslah menjadi pelopor keselamatan dan mitra Kamtibmas di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota,” ungkapnya.


Apresiasi dan rasa haru juga disampaikan oleh Ketua Komunitas Gojek Kota Pasuruan, Yunus (55) merasa sangat kehilangan sosok pemimpin yang benar-benar dekat dengan kami.


"Beliau bukan hanya Kapolres, tetapi sudah kami anggap sebagai bapak dan sahabat komunitas. Kepeduliannya kepada mitra Gojek sangat tulus dan nyata. Semoga beliau sukses dan amanah di tempat tugas yang baru. Nilai kebersamaan yang ditanamkan akan selalu kami kenang.” ujar Yunus.


Sebagai bagian dari rotasi dan penyegaran organisasi, AKBP Davis Busin Siswara kini dipercaya mengemban amanah tugas baru sebagai Wakil Kepala Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota di bawah jajaran Polda Metro Jaya.


Sementara itu, tongkat estafet kepemimpinan Polres Pasuruan Kota resmi dilanjutkan oleh AKBP Titus Yudho Uly, dengan harapan nilai-nilai humanis, kebersamaan, dan semangat Presisi terus berlanjut demi Polres Pasuruan Kota yang semakin profesional dan dipercaya masyarakat.

Dialog Polisi Menyapa di RRI Jayapura, Polda Papua Sosialisasikan KUHP dan KUHAP Baru

 


Jayapura – Kepolisian Daerah Papua melalui Bidang Humas Polda Papua menggelar dialog interaktif Polisi Menyapa dengan tema Sosialisasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) 2023, yang disiarkan langsung dari Stasiun LPP RRI Jayapura, Kamis (15/01/2026).


Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber utama yakni Kaur Penerapan Hukum Bidkum Polda Papua, AKP Dr. Wahda J. Saleh, S.H., M.H., dengan dipandu presenter Arul Firmansyah. Turut hadir juga Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P.


Dalam dialog tersebut, AKP Wahda menjelaskan bahwa KUHP dan KUHAP baru resmi diberlakukan sejak 2 Januari 2026. KUHP diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, sedangkan KUHAP diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025, sebagai pembaruan atas regulasi lama yang dinilai tidak lagi relevan dengan perkembangan zaman dan nilai-nilai kebangsaan Indonesia.


“KUHP dan KUHAP yang baru ini lahir untuk menyesuaikan sistem hukum pidana dengan perkembangan masyarakat modern, sekaligus menjamin perlindungan hak asasi manusia bagi korban, saksi, maupun pelaku tindak pidana,” ucap AKP Wahda.


Ia menambahkan bahwa pembaruan hukum pidana tersebut mengedepankan pendekatan keadilan restoratif, yang menitikberatkan pada pemulihan keseimbangan sosial, bukan semata-mata pemidanaan.


“Paradigma hukum pidana saat ini tidak lagi berorientasi pada pembalasan, tetapi pada pemulihan dan pencegahan agar tidak terjadi pengulangan tindak pidana di kemudian hari,” jelasnya.


Terkait sejumlah pasal yang menjadi perhatian publik, termasuk ketentuan mengenai penghinaan terhadap presiden dan lembaga negara, AKP Wahda menegaskan bahwa aturan tersebut bersifat delik aduan dan tidak dapat diproses tanpa adanya laporan dari korban langsung.


“Kritik terhadap pemerintah tetap diperbolehkan, namun yang diatur dalam KUHP adalah perbuatan penghinaan atau pencemaran nama baik, dan itu hanya dapat diproses apabila ada pengaduan dari pihak yang dirugikan,” ungkapnya.


Selain itu, dialog interaktif juga membahas berbagai ketentuan baru dalam KUHP dan KUHAP, seperti alternatif pemidanaan berupa kerja sosial, pidana pengawasan, dan denda dengan kategori tertentu, penguatan peran advokat sejak tahap awal pemeriksaan, serta kewajiban penggunaan CCTV dalam proses pemeriksaan tersangka sebagai bentuk pengawasan dan perlindungan hak asasi manusia.


Melalui dialog Polisi Menyapa ini, Polda Papua menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan edukasi hukum yang terbuka dan mudah dipahami masyarakat, sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran hukum, memperkuat kepercayaan publik, serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan berkeadilan di Tanah Papua.

Kunjungan Presiden RI ke Malang, Danrem 083/Bdj Pimpin Pengamanan Wilayah


Malang — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Malang melalui Lanud Abdulrachman Saleh, Selasa (13/1/2026), dan disambut langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir dalam rangka kunjungan kerja di Malang Raya.


Agenda kunjungan Presiden RI meliputi sejumlah kegiatan penting, termasuk peresmian SMA Taruna Nusantara di Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, yang diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia nasional.


Dalam kapasitasnya sebagai Komandan Satuan Tugas Pengamanan Wilayah, Kolonel Inf Kohir memastikan kesiapan seluruh unsur pengamanan agar setiap tahapan kunjungan Presiden berlangsung aman dan kondusif.


Pengamanan dilakukan secara terpadu oleh personel gabungan TNI dan Polri, dengan penempatan kekuatan di titik-titik strategis serta pengawasan ketat di sepanjang rute yang dilalui rombongan Presiden.

“Pengamanan VVIP kami laksanakan secara maksimal, profesional, dan terkoordinasi untuk mendukung kelancaran agenda kenegaraan Presiden RI di wilayah Malang,” ujar Kolonel Inf Kohir.


Usai penyambutan di bandara, Presiden RI Prabowo Subianto beserta rombongan langsung bergerak menuju lokasi kegiatan selanjutnya, disertai pengamanan ketat hingga seluruh rangkaian agenda berjalan sesuai rencana. (Penrem083)

Perkuat Sinergitas TNI–Polri, Satlantas Polres Waropen Laksanakan Silaturahmi ke Koramil 1709-03/Waropen Bawah

 


Jayapura – Dalam rangka menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) yang aman dan kondusif, Satuan Lalu Lintas Polres Waropen melaksanakan kegiatan silaturahmi ke Markas Koramil 1709-03/Waropen Bawah, Rabu (14/01/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Waropen Ipda Jimmy H. J. Lufkey, S.I.P., M.H., bersama personel Satuan Lalu Lintas Polres Waropen, serta dihadiri Danramil 1709-03/Waropen Bawah Mayor Chb. Yusuf Rinding beserta jajaran personel Koramil.


Silaturahmi ini bertujuan untuk mempererat sinergitas antara TNI dan Polri dalam upaya menertibkan lalu lintas serta memberikan edukasi terkait keamanan dan keselamatan berkendara kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Waropen.


Kasat Lantas Polres Waropen menyampaikan bahwa kerja sama dengan pihak TNI sangat penting, mengingat peran Babinsa yang memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat hingga ke tingkat kampung.


“Kami menyadari bahwa kamseltibcarlantas merupakan tanggung jawab bersama. Dengan dukungan personel Koramil, kami berharap pesan-pesan edukasi keselamatan berlalu lintas dapat tersampaikan secara lebih luas dan efektif kepada masyarakat Kabupaten Waropen,” ujar Ipda Jimmy H. J. Lufkey.


Sementara itu, Danramil 1709-03/Waropen Bawah Mayor Chb. Yusuf Rinding menyambut baik kegiatan silaturahmi tersebut dan menegaskan kesiapan TNI untuk mendukung langkah-langkah Polres Waropen dalam meningkatkan disiplin berlalu lintas.


“Sinergitas ini bukan hanya tentang penegakan aturan, tetapi juga memberikan teladan kepada masyarakat bahwa TNI–Polri selalu solid dalam menjaga kamtibmas dan kamseltibcarlantas di Kabupaten Waropen,” tegas Mayor Chb. Yusuf Rinding.


Kegiatan silaturahmi yang berlangsung dengan penuh keakraban dan kekeluargaan ini diharapkan dapat menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas, sekaligus meningkatkan kesadaran hukum para pengguna jalan di Kabupaten Waropen.

Polsek Sota Gelar Panen Raya Jagung Program Ketahanan Pangan di Kampung Sota

 


Jayapura – Polsek Sota melaksanakan kegiatan Panen Raya Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Kuartal IV bersama kelompok Tani Lokal Yararwa di lahan pertanian milik warga Kampung Sota, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, pada Rabu (14/01/2026).


Kegiatan panen raya tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Sota Iptu Esterlina A. Gebze sebagai wujud sinergi Polri bersama masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.


Lahan yang dipanen memiliki luas sekitar 50 x 50 meter dengan hasil panen mencapai 18 karung jagung, masing-masing seberat 50 kilogram. Hasil tersebut merupakan buah dari kerja sama dan pendampingan berkelanjutan antara Polsek Sota dan Tani Lokal Yararwa.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Sota menyampaikan apresiasi kepada kelompok tani atas kerja keras dan komitmennya dalam mengelola lahan pertanian secara produktif.


“Kami berharap hasil panen ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung program ketahanan pangan pemerintah, dan kami mengapresiasi kerja keras Tani Lokal Yararwa dalam mengelola lahan ini,” ujar Iptu Esterlina A. Gebze.


Selain melaksanakan panen raya, Kapolsek Sota juga menyerahkan bantuan satu unit mesin pompa air (Sanyo) beserta perlengkapannya kepada Tani Lokal Yararwa guna menunjang kegiatan pertanian ke depan.


Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang secara berkelanjutan dilaksanakan oleh Polres Merauke melalui jajaran Polsek, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Merauke.

14/01/26

Soroti Arah Pembangunan Papua, Senator DPD Minta Fokus Sekolah dan Rumah Sakit

  


Jayapura - Dalam Rapat Paripurna DPD RI masa sidang 2025–2026, seorang senator asal Papua Barat Daya, yakni Paul Finsen Mayor menyampaikan interupsi yang menyoroti arah kebijakan pembangunan di wilayah Papua. Ia menegaskan bahwa masyarakat Papua hingga kini masih sangat membutuhkan fasilitas dasar, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan, dibandingkan pembangunan infrastruktur yang bersifat militer.


Paul Finsen menyampaikan bahwa aspirasi masyarakat adat Papua secara tegas menolak sejumlah rencana pemerintah pusat, termasuk pembukaan lahan perkebunan skala besar serta penambahan satuan atau markas TNI yang dikaitkan dengan program ketahanan pangan. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak menjawab kebutuhan riil masyarakat di lapangan.


Ia menekankan bahwa rakyat Papua lebih membutuhkan kehadiran sekolah yang layak dan rumah sakit yang memadai untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. 


“Papua tidak kekurangan aparat, tetapi kekurangan akses pendidikan dan layanan kesehatan,” ujarnya dalam forum sidang, sembari meminta agar pesan tersebut dapat disampaikan langsung kepada Presiden dan jajaran pemerintah pusat.


Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa semangat Undang-Undang Otonomi Khusus Papua seharusnya menjadi dasar dalam menentukan arah pembangunan, yakni dengan memprioritaskan peningkatan sumber daya manusia melalui pendidikan dan kesehatan, bukan dengan memperluas pendekatan keamanan. 


“Papua hari ini tidak membutuhkan penambahan markas atau batalion, tetapi membutuhkan sekolah dan rumah sakit yang benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas senator asal Papua tersebut saat menyampaikan interupsi dalam Rapat Paripurna DPD RI.


“Yang dibutuhkan rakyat Papua adalah pendidikan yang layak dan layanan kesehatan yang mudah dijangkau, bukan pembangunan yang justru menambah jarak antara negara dan masyarakat,” lanjutnya.


Menanggapi interupsi tersebut, pimpinan DPD RI menyatakan bahwa seluruh aspirasi anggota akan dicatat dan ditindaklanjuti. DPD RI juga membuka peluang untuk menyampaikan langsung masukan tersebut kepada Presiden dalam agenda pertemuan dan konsultasi yang akan datang.

Pegawai Bank Papua Tewas Dihakimi Massa di Yalimo, Tokoh Adat Kecam Aksi Main Hakim Sendiri

  


Yalimo — Seorang sopir sekaligus pegawai Bank Papua (BPD) Cabang Yalimo, Michael Valentino Rumbekwan, dilaporkan meninggal dunia setelah dihakimi massa di Kampung Paspale, Distrik Abenaho, Kabupaten Yalimo, Sabtu (11/1/2026). Peristiwa ini memicu kecaman dan keprihatinan luas karena dinilai sebagai tindakan kejahatan kemanusiaan yang tidak dapat dibenarkan.


Tokoh Adat Elelim, Musa Yare, saat ditemui di Wamena, menyampaikan kekecewaan mendalam atas insiden tersebut. Ia menegaskan agar masyarakat tidak bertindak main hakim sendiri dan tetap menyerahkan setiap persoalan kepada aparat penegak hukum.


“Jika ada permasalahan, harus diselesaikan berdasarkan fakta hukum oleh pihak berwenang, bukan masyarakat menghakimi sendiri. Tindakan itu tidak berperikemanusiaan,” tegasnya.


Kematian Michael Valentino Rumbekwan menambah daftar peristiwa kekerasan yang terjadi di Tanah Papua. Masyarakat Papua mengutuk keras kejadian ini dan menilai pembunuhan terhadap sesama warga Papua sebagai tindakan yang tidak dapat diterima dalam kondisi apa pun.


Seruan untuk menghentikan kekerasan dan mengedepankan hukum pun menguat. Warga dan tokoh masyarakat meminta aparat keamanan menindak tegas pelaku serta menjamin keselamatan warga sipil agar tragedi serupa tidak kembali terulang.


“Membunuh rakyat sendiri adalah pengkhianatan terhadap Papua. Kami ingin damai, bukan darah,” ujar Yare.


Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa Papua hanya dapat maju melalui kedamaian, pembangunan, dan perlindungan terhadap warga sipil. Masyarakat berharap Papua dapat terus melangkah dengan aman, bermartabat, dan bebas dari tindakan kekerasan.

Polda Papua Gelar Lomba Nyanyi Solo dan Vocal Grup dalam Rangka Perayaan Natal 2025

 


Jayapura – Dalam rangka memeriahkan Perayaan Natal Polda Papua Tahun 2025, Panitia Natal Polda Papua menggelar Lomba Nyanyi Solo dan Vocal Grup Antar Satuan Kerja (Satker) Polda Papua dan Polres Jajaran yang berlangsung di Aula Rastra Samara Mapolda Papua Lama, Rabu (14/01/2026).


Kegiatan tersebut diikuti oleh 5 peserta Vocal Grup dan 12 peserta Nyanyi Solo dari berbagai Satker Polda Papua. Perlombaan ini dinilai langsung oleh Dewan Juri eksternal yang terdiri dari Exnocrates Nanthi, Sandy Rudamaga, dan Ishak Mofu, guna menjamin penilaian yang objektif dan profesional.


Hadir dalam kegiatan ini antara lain Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si, Dir Intelkam Polda Papua Kombes Pol. Jan Wynand Imanuel Makatita, S.I.K, Ketua Panitia Natal Polda Papua Kombes Pol. Herzoni Saragih, S.I.K., M.H, serta Wakil Ketua Panitia Natal Polda Papua Kombes Pol. Ramses Sianipar, S.I.K., M.H, didampingi panitia Natal dan personel Polda Papua.


Dalam sambutannya, Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jermias Rontini menyampaikan bahwa lomba nyanyi solo dan vocal grup ini merupakan wujud komitmen Polda Papua dalam memberikan ruang ekspresi dan pengembangan kreativitas, khususnya di bidang seni dan musik rohani.


Ia menegaskan bahwa Papua memiliki potensi besar dalam bidang olah vokal yang perlu difasilitasi secara berkelanjutan. Oleh karena itu, Polda Papua berinisiatif menyelenggarakan kegiatan ini sebagai wadah penyaluran bakat sekaligus sarana membangun kepercayaan diri dan kreativitas personel.


“Melalui kegiatan ini, kami berharap lomba nyanyi solo dan vocal grup dapat menjadi agenda rutin tahunan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu melahirkan talenta-talenta terbaik yang membanggakan Polda Papua dan masyarakat,” ujar Irwasda.


Sementara itu, Ketua Dewan Juri Exnocrates Nanthi dalam arahannya menjelaskan bahwa penilaian lomba didasarkan pada empat aspek utama, yakni kualitas suara, teknik bernyanyi, ekspresi dan penjiwaan, serta penampilan. Khusus kategori vocal grup, penilaian difokuskan pada harmonisasi dan kekompakan sebagai satu kesatuan suara.


Untuk tingkat Polres jajaran, juara pertama kategori vocal grup diraih Polres Merauke, disusul Polresta Jayapura Kota sebagai juara kedua dan Polres Jayapura sebagai juara ketiga. Sementara kategori nyanyi solo tingkat Polres diraih oleh Polres Merauke, yang menjadi satu-satunya Polres pengirim video lomba nyanyi solo.


Sedangkan untuk tingkat Satker Polda Papua, kategori nyanyi solo dimenangkan oleh Bripda Guntur Womsiwor dari Sat Brimob Polda Papua, juara kedua Briptu Resmol dari Bidkum Polda Papua, dan juara ketiga Aipda Indri Barens dari Ditreskrimsus Polda Papua. Pada kategori vocal grup, SPN Polda Papua keluar sebagai juara pertama, diikuti Sat Brimob Polda Papua sebagai juara kedua, dan Setum Polda Papua sebagai juara ketiga.


Wakil Ketua Panitia Natal Polda Papua Kombes Pol. Ramses Sianipar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan dewan juri atas dedikasi dan profesionalisme selama perlombaan. Ia juga menegaskan bahwa Juara I nyanyi solo dan vocal grup akan ditampilkan untuk mengisi pujian pada Perayaan Natal Polda Papua yang akan dilaksanakan pada 20 Januari 2026.