Jayapura – Kepolisian Daerah Papua menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H / 2026 M yang dipusatkan di Masjid Raya Baiturrahim, Kota Jayapura, Sabtu (17/01/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Dir Resnarkoba Polda Papua, Kombes Pol. Alfian, S.I.K., M.Si., bersama jajaran Forkopimda Provinsi Papua, tokoh TNI, serta sekitar 1.000 jamaah dari berbagai wilayah di Kota Jayapura.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Meneladani Hikmah Isra Mi’raj dalam Meningkatkan Iman, Amal Ibadah, dan Mempererat Ukhuwah Islamiyah di Tanah Papua.”
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, Ir. Iman Djuniawal, M.Si., yang mewakili Gubernur Papua menyampaikan bahwa nilai-nilai Isra Mi’raj sangat relevan dengan visi pembangunan daerah.
"Papua tengah bergerak menuju transformasi yang maju dan mandiri. Hal ini tidak hanya memerlukan pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan karakter dan spiritualitas agar harmoni sosial tetap terjaga," ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia H. Najib Suery, S.E., M.M., mengingatkan pentingnya konsep Rahmatan Lil 'Alamin. Ia mengajak jemaah untuk merefleksikan diri bagaimana menjadi rahmat, mulai dari lingkungan keluarga hingga dalam menjalankan tugas sebagai pejabat publik demi kemajuan Tanah Papua.
Sementara itu, dalam Tausiahnya, Ustadz H. Barhanuddin S.HI., S.Pd., M.H., memberikan pesan khusus terkait persatuan di Papua. Beliau menganalogikan perjalanan Nabi yang tidak menoleh pada godaan iblis saat menuju Sidratul Muntaha sebagai simbol keteguhan hati.
“Dalam mempererat persaudaraan di Papua, pasti akan ada godaan yang mencoba memecah belah. Kita harus meneladani Nabi Muhammad SAW untuk tetap fokus pada perintah Allah dan persatuan, tanpa menoleh pada godaan-godaan tersebut,” pesan Ustadz Barhanuddin.
Ia juga mengajak jamaah untuk mendahulukan keyakinan dan ketaatan dalam beragama sebagai fondasi hidup yang selamat di dunia dan akhirat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai keimanan, kebersamaan, dan persaudaraan umat semakin kuat, serta mampu memberikan kontribusi positif dalam menciptakan kehidupan masyarakat Papua yang damai, harmonis, dan bermartabat.










