View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

05/05/26

Kunjungan Tim Wasev TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Disambut Antusias Masyarakat

  


MALINAU, Kalimantan Utara – Dalam rangka pengawasan dan evaluasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026, Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) yang dipimpin oleh Brigjen TNI Tyas Koesharjadi, P.Sc., S.I.P., selaku Pa Sahli Tk II Kasad Bidang Siber, melaksanakan kunjungan ke wilayah Kodim 0910/Malinau, tepatnya di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Selasa (5/5/2026).


Kunjungan tersebut meliputi peninjauan Posko TMMD, pengecekan sasaran fisik, serta pelaksanaan bakti sosial berupa pembagian sembako kepada masyarakat.


Kedatangan Tim Wasev disambut dengan penuh antusias oleh masyarakat Desa Luso. Bahkan sebelum memasuki lokasi Posko TMMD, rombongan disambut dengan pertunjukan tari-tarian tradisional serta prosesi penyematan kalung adat oleh ketua adat setempat sebagai bentuk penghormatan dan ucapan selamat datang.


Dalam sambutannya saat tatap muka bersama masyarakat, Brigjen TNI Tyas Koesharjadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Malinau atas dukungan dan partisipasinya dalam menyukseskan program TMMD ke-128.


Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Luso yang telah menerima dengan baik kehadiran Satgas TMMD di wilayah tersebut.


“Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan program TMMD dalam upaya percepatan pembangunan di wilayah,” ujarnya.


Kegiatan ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, serta memastikan seluruh program TMMD berjalan sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan.


(Pendim 0910/Malinau)

Asistensi Aplikasi SIPP, SISDM, dan SIPK di Polda Papua Dorong Optimalisasi Pengelolaan SDM Berbasis Digital

 


Jayapura – Polda Papua menerima kunjungan Tim Asistensi SSDM Mabes Polri dalam rangka pelaksanaan asistensi aplikasi SIPP, SISDM, dan SIPK yang berlangsung di Aula WGA Mapolda Papua, Koya Koso, Selasa (05/05/2026).


Asistensi ini dihadiri oleh Karo SDM Polda Papua Kombes Pol. Hengky Pramudya, S.I.K., M.Si., Katim Asistensi SSDM Mabes Polri Kombes Pol. Dr. Sigit Dany Setiyono, S.H., M.Sc (Eng), Kabag Binkar Biro SDM Polda Papua AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., Tim SSDM Mabes Polri, serta para Kasubag Renmin dan operator aplikasi SIPP, SISDM, dan SIPK di jajaran Polda Papua yang mengikuti secara langsung maupun virtual.


Dalam sambutannya, Karo SDM Polda Papua Kombes Pol. Hengky Pramudya, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa asistensi ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan pemahaman serta optimalisasi pelaksanaan tugas di bidang SDM, khususnya dalam implementasi aplikasi SIPP, SISDM, dan SIPK di wilayah Papua yang memiliki tantangan geografis dan sebaran personel yang kompleks.


“Kami berharap melalui asistensi ini, seluruh jajaran dapat memahami dan mengoptimalkan penggunaan aplikasi secara maksimal guna mendukung kinerja SDM yang lebih baik,” ujarnya.


Ia juga menekankan kepada seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, serta aktif menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi, baik teknis maupun non-teknis, guna mendapatkan solusi yang tepat dari tim asistensi.


Sementara itu, Katim Asistensi SSDM Mabes Polri  Kombes Pol. Dr. Sigit Dany Setiyono, S.H., M.Sc (Eng), menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendorong transformasi digital dalam pengelolaan SDM Polri melalui optimalisasi penggunaan aplikasi SIPP sebagai sumber data utama (single source of truth), SISDM sebagai media informasi SDM, serta SIPK sebagai instrumen penilaian kinerja personel yang objektif dan terukur.


“SIPP merupakan jantung pengelolaan SDM, sehingga data yang akurat dan mutakhir menjadi kunci dalam mendukung berbagai layanan personel secara cepat dan transparan,” jelasnya.


Ia juga mengapresiasi capaian Polda Papua dalam pengelolaan SDM yang dinilai sudah cukup baik, namun tetap perlu ditingkatkan agar mencapai target optimal. Peran operator dan fungsi SDM di kewilayahan disebut sangat strategis sebagai ujung tombak keberhasilan implementasi sistem tersebut.


Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Polda Papua dapat meningkatkan kualitas pengelolaan SDM yang lebih profesional, transparan, dan berbasis digital guna mendukung kinerja organisasi Polri secara keseluruhan.


Pemasangan Komponen Jembatan Terus Berlanjut, Progres Kian Terlihat

 


Bulungan – Pengerjaan pembangunan jembatan terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga saat ini, proses pemasangan berbagai komponen jembatan masih terus berlangsung dengan melibatkan tim teknis yang bekerja secara intensif di lapangan.


Kegiatan yang dilakukan meliputi pemasangan struktur utama seperti rangka besi, lantai jembatan, hingga penguatan pada bagian penopang. Setiap tahapan dikerjakan secara bertahap dan teliti guna memastikan kualitas serta keamanan jembatan tetap terjaga.


Meski dihadapkan dengan berbagai tantangan di lapangan, semangat para pekerja tidak surut. Mereka terus berupaya menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan target yang telah ditentukan. Kekompakan dan koordinasi antar tim menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pengerjaan.


Dengan terus berlanjutnya pemasangan komponen ini, diharapkan jembatan dapat segera rampung dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Kehadiran jembatan tersebut nantinya akan sangat membantu mobilitas warga, terutama dalam menunjang aktivitas sehari-hari serta meningkatkan akses perekonomian di wilayah sekitar.


Pengerjaan akan terus dikebut hingga tahap akhir, dengan tetap mengedepankan standar keselamatan dan kualitas konstruksi yang optimal.

WPFD 2026 di Papua Perkuat Sinergi, Polda Papua Komitmen Jaga Ruang Pers yang Aman dan Bertanggung Jawab

   


Jayapura – Kegiatan Stakeholder Meeting dalam rangka memperingati World Press Freedom Day (WPFD) atau Hari Kebebasan Pers Sedunia Tahun 2026 secara nasional di Provinsi Papua berlangsung di Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Senin (04/05/2026) malam.


Kegiatan yang dihadiri oleh unsur Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas (KTP2JB), TNI, Polri, serta perwakilan insan pers lokal dan nasional tersebut berlangsung dalam suasana dialogis dan konstruktif.


Anggota KTP2JB, Ambang Priyonggo, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan WPFD 2026 tidak sekadar seremoni, melainkan momentum strategis untuk memperkuat komitmen bersama terhadap masa depan pers Indonesia.


“Kebebasan pers merupakan hak asasi manusia sekaligus fondasi utama demokrasi, perdamaian, dan keadilan sosial. Namun, kita juga dihadapkan pada tantangan besar seperti disrupsi digital, tekanan ekonomi, dominasi platform teknologi, serta ancaman disinformasi yang dapat melemahkan kualitas jurnalistik,” ujarnya.


Menindaklanjuti hal tersebut, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., yang mewakili Kapolda Papua, menyampaikan bahwa Polda Papua berkomitmen penuh dalam mendukung kebebasan pers yang bertanggung jawab sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.


“Kami terus membuka ruang komunikasi dan dialog dengan rekan-rekan jurnalis. Setiap dinamika informasi kami sikapi dengan pendekatan klarifikasi dan diskusi, bukan tindakan represif, sehingga hubungan kemitraan antara Polri dan pers tetap terjaga dengan baik,” ungkapnya.


Ia juga menegaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, kebebasan pers di Papua menunjukkan perkembangan yang positif. Hal ini tidak terlepas dari sinergi antara aparat keamanan dan insan pers dalam menjaga keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan stabilitas keamanan.


“Pers adalah mitra strategis Polri dalam menyampaikan informasi yang objektif dan menangkal hoaks yang dapat memicu gangguan kamtibmas,” tambahnya.


Melalui momentum ini, Polda Papua menegaskan akan terus hadir sebagai institusi yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjamin kebebasan pers sebagai bagian dari hak asasi manusia, dengan tetap mengedepankan prinsip profesionalitas, proporsionalitas, dan akuntabilitas.


Dengan semangat “Shaping a Future at Peace”, seluruh pihak diajak untuk bersama-sama menjaga Papua tetap aman, damai, dan kondusif melalui peran pers yang profesional, independen, dan bertanggung jawab.


Menyapa Warga di Malam Hari, Polres Tolikara Hadir Lewat Patroli Jalan Kaki

 


Jayapura – Dalam suasana malam yang sejuk, jajaran Polres Tolikara menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan sekaligus mendekatkan diri dengan masyarakat melalui patroli jalan kaki yang dilaksanakan oleh Regu Siaga I pada Senin malam (4/5/2026).


Patroli tersebut dipimpin oleh Padal Regu Siaga I yang juga menjabat sebagai Kasat Samapta Polres Tolikara, Iptu Eko Haryanto, S.H., didampingi Kasubbag Bekpal Bag Log Ipda Victor Gebze serta KBO Sat Intelkam Ipda Alfred Y. Arebo. Kegiatan ini menyasar sejumlah titik keramaian di wilayah Karubaga dengan mengedepankan pendekatan humanis, menyapa warga serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif.


Dengan metode patroli berjalan kaki, personel dapat berinteraksi secara langsung dengan masyarakat, mulai dari pedagang hingga para pemuda yang masih beraktivitas pada malam hari. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat tersebut mendapat sambutan positif dan mampu menumbuhkan rasa aman serta mempererat kedekatan emosional antara Polri dan warga.


Iptu Eko Haryanto menyampaikan bahwa patroli jalan kaki bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan sarana membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri. 


“Kami ingin masyarakat merasa dekat dan nyaman dengan kehadiran Polri, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan sahabat masyarakat,” ujarnya.


Selain melakukan pemantauan situasi kamtibmas, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga ketertiban, menghindari konsumsi minuman keras, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.


Kegiatan patroli berlangsung dengan aman dan lancar. Situasi wilayah hukum Polres Tolikara terpantau dalam keadaan kondusif. Kehadiran aparat kepolisian pada malam hari ini menjadi bukti nyata bahwa Polri selalu hadir dan siap memberikan perlindungan kepada masyarakat kapan pun dibutuhkan.

04/05/26

Papua Tuan Rumah World Press Freedom Day 2026, Dorong Pers Berkualitas untuk Perdamaian

  


Jayapura – Papua, khususnya Kota Jayapura, menjadi pusat peringatan World Press Freedom Day (WPFD) 2026 yang berlangsung pada 4–5 Mei 2026. Momentum ini menjadi ajang penting untuk menegaskan kembali peran strategis pers dalam menjaga demokrasi, terutama di wilayah dengan dinamika sosial yang kompleks seperti Papua.


Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas (Komite Publisher Rights) menilai bahwa peringatan WPFD bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum global untuk memperkuat kebebasan pers, perlindungan jurnalis, serta keberlanjutan media independen. Hal ini menjadi semakin relevan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi industri media, baik dari aspek ketahanan ekonomi perusahaan pers maupun keselamatan jurnalis dalam menjalankan tugasnya.


Ketua Komite Publisher Rights, Suprapto, menegaskan bahwa tema WPFD 2026, yakni “Pers Berkualitas untuk Masa Depan Indonesia yang Damai dan Adil”, mencerminkan pentingnya kualitas karya jurnalistik dalam menentukan masa depan bangsa. Menurutnya, pers yang bebas, profesional, dan bertanggung jawab memiliki peran kunci dalam menciptakan kehidupan yang damai dan berkeadilan, termasuk di Tanah Papua.


Sementara itu, anggota Komite Publisher Rights, Sasmito, menyoroti bahwa Papua memiliki tingkat risiko yang relatif lebih tinggi bagi jurnalis, sehingga membutuhkan perhatian khusus dalam hal perlindungan dan keamanan kerja. Oleh karena itu, WPFD 2026 diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan ruang kerja media yang aman, bebas dari intimidasi, serta mendorong standar perlindungan pers yang lebih baik di tingkat nasional.


Rangkaian kegiatan WPFD 2026 di Jayapura meliputi seminar nasional mengenai kebebasan dan keberlanjutan pers, forum kolaborasi antara perusahaan media dan platform digital, hingga peningkatan kapasitas jurnalis. Kegiatan ini juga melibatkan komunitas pers, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya sebagai bentuk kolaborasi dalam membangun ekosistem media yang sehat.


Sebagai penutup, kegiatan ini akan menghasilkan “Deklarasi Jayapura” yang berisi komitmen bersama untuk menjaga kebebasan pers dan mendukung keberlanjutan media di Indonesia, khususnya di Papua. Diharapkan, melalui momentum ini, pers dapat terus berkontribusi dalam menciptakan ruang publik yang informatif, damai, dan berkeadilan.

Wakapolda Papua Hadiri WPFD 2026, Tegaskan Komitmen Polri Jaga Kebebasan Pers yang Kondusif

 



Jayapura – Kepolisian Daerah Papua yang diwakili oleh Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan pembukaan Seminar/Workshop, Talkshow, Stakeholder Meeting serta pameran UMKM dalam rangka memperingati World Press Freedom Day (WPFD) atau Hari Kebebasan Pers Sedunia Tahun 2026 tingkat nasional yang diselenggarakan di Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Senin (4/5/2026).


Kehadiran Wakapolda Papua dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri, khususnya Polda Papua, dalam mendukung kebebasan pers yang profesional, berimbang, dan bertanggung jawab, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah Papua.


Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, perwakilan pemerintah pusat dan daerah, Dewan Pers, organisasi wartawan, serta insan pers dari berbagai media lokal dan nasional.


Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Papua menyampaikan bahwa Polri memiliki peran penting dalam menciptakan ruang yang aman bagi insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistiknya, termasuk menjamin kebebasan pers yang dilindungi oleh undang-undang.


“Polri berkomitmen untuk terus mendukung kebebasan pers yang bertanggung jawab serta memastikan setiap insan pers dapat bekerja secara profesional tanpa adanya tekanan maupun intimidasi. Sinergi antara Polri dan media sangat penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas,” ungkapnya.


Sementara itu, Gubernur Papua yang diwakili oleh Wakil Gubernur Papua dalam sambutannya menyampaikan bahwa pers merupakan pilar demokrasi yang memiliki peran penting sebagai penyampai informasi, pengawal kebijakan publik, serta jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.


“Pers yang berkualitas, independen, dan bertanggung jawab menjadi kunci dalam mewujudkan masa depan Papua yang damai, adil, dan harmonis. Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen untuk mendukung kebebasan pers serta menjamin ruang kerja yang aman bagi para jurnalis,” ujarnya.


Ia juga menegaskan bahwa pemilihan Papua sebagai tuan rumah menjadi bentuk pengakuan atas pentingnya pemerataan kebebasan pers di seluruh wilayah Indonesia, sekaligus tantangan untuk terus meningkatkan kualitas jurnalisme di tengah kondisi geografis dan dinamika sosial yang ada.


Momentum pelaksanaan World Press Freedom Day tahun 2026 di Papua dinilai sebagai langkah strategis dalam menunjukkan bahwa kebebasan pers harus hadir secara merata di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Papua yang memiliki dinamika tersendiri dalam aspek geografis dan keamanan.


Kehadiran Wakapolda Papua dalam kegiatan ini merupakan wujud dukungan Polri terhadap kebebasan pers yang bertanggung jawab serta komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan agar insan pers dapat menjalankan tugasnya secara profesional dan aman.


Polda Papua berharap melalui kegiatan ini dapat semakin memperkuat sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan insan pers dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat, serta mendukung terwujudnya Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

Langkah Bersama untuk Desa, Semenisasi Jalan TPU Luso dalam Kebersamaan


MALINAU, Kalimantan Utara – Kebersamaan dan semangat gotong royong tampak nyata dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau. Personel TNI, Polri, Satpol PP, dan warga bahu-membahu melaksanakan semenisasi jalan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Senin (4/5/2026).


Di tengah aktivitas pembangunan, terlihat kekompakan empat unsur yang terlibat. Dengan peralatan sederhana, mereka saling berbagi peran, mulai dari mengangkut material, mencampur adukan semen, hingga meratakan permukaan jalan.


Kegiatan ini tidak hanya mempercepat penyelesaian sasaran fisik TMMD, tetapi juga menjadi wujud nyata sinergitas antara aparat dan masyarakat dalam membangun desa.


Salah satu anggota Satgas TMMD mengatakan bahwa kebersamaan yang terjalin menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan pekerjaan di lapangan.


“Dengan adanya kebersamaan antara TNI, Polri, Satpol PP, dan warga, pekerjaan terasa lebih ringan dan cepat selesai. Ini juga mempererat hubungan kami dengan masyarakat,” ujarnya.


Sementara itu, warga Desa Luso menyambut baik pembangunan jalan tersebut. Mereka berharap akses menuju TPU yang sebelumnya sulit dilalui, terutama saat musim hujan, kini menjadi lebih layak dan aman.


Melalui program TMMD Ke-128, tidak hanya pembangunan infrastruktur yang diutamakan, tetapi juga penguatan kebersamaan dan kepedulian antar unsur demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


(Pendim 0910)