View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

09/02/26

Perkembangan Penanganan Longsor di Yalimo, Jalur Trans-Papua Jayapura–Wamena Masih Terputus

 


Jayapura – Kepolisian Daerah Papua menyampaikan perkembangan situasi pasca terputusnya akses jalur darat Jalan Trans-Papua yang menghubungkan Jayapura dan Wamena akibat bencana tanah longsor yang terjadi pada Minggu, 8 Februari 2026 di wilayah Kabupaten Yalimo.


Peristiwa ini dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur kawasan tersebut sejak Sabtu, 7 Februari 2026 pukul 17.00 WIT hingga Minggu, 8 Februari 2026 pukul 06.30 WIT, sehingga menyebabkan kondisi tanah labil dan memicu longsor di sejumlah titik ruas jalan yang saat ini tengah dalam proses pengerjaan peningkatan oleh PT Hutama Karya.


Berdasarkan laporan di lapangan, terdapat enam titik longsor yang mengakibatkan jalur Trans-Papua tidak dapat dilalui kendaraan dari kedua arah. Titik tersebut berada di Jalan Tanjakan Area Camp Pemilu yang mengalami putus total, Jalan Tanjakan Yahuli yang juga terputus, ruas Jalan Area Camp 90 dan Camp 80 yang tertimbun material longsor, Jembatan Kali Kil yang hanyut terbawa arus, serta ruas jalan di Area Kampung Wara yang tertimbun longsoran tanah.


Akibat kejadian ini, arus transportasi darat Jayapura–Wamena lumpuh total. Beberapa kendaraan dilaporkan tertimbun material longsor, puluhan kendaraan lainnya terjebak di sepanjang ruas jalan, serta satu unit truk roda enam berwarna kuning dilaporkan hanyut di Kali Kil.


Kendaraan tersebut diketahui dikemudikan oleh Saudara Udin yang saat kejadian sedang memarkirkan kendaraannya di bahu jalan. Saat longsor terjadi, material tanah menyeret kendaraan hingga jatuh ke sungai. Beruntung, pengemudi bersama rekan sopir lainnya berhasil menyelamatkan diri ke tempat aman.


Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian materil masih dalam proses pendataan.


“Berdasarkan laporan dari jajaran Polres Yalimo, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian materil masih kami lakukan pendataan karena beberapa kendaraan masih tertimbun material longsor dan ada yang terjebak di sepanjang ruas jalan tersebut,” ujar Kombes Pol. Cahyo.


Sejak Minggu siang, Polres Yalimo telah melakukan koordinasi intensif dengan pihak PT Hutama Karya. Perusahaan telah menginstruksikan para subkontraktor di sejumlah titik untuk segera menurunkan alat berat guna melakukan evakuasi kendaraan yang terjebak serta pembersihan material longsor di keenam lokasi terdampak.


Dalam perkembangan situasi pada Senin, 9 Februari 2026, proses evakuasi dan pembersihan material longsor masih terus berlangsung dengan mengutamakan faktor keselamatan personel di lapangan, mengingat kondisi tanah yang masih labil serta potensi longsor susulan akibat cuaca yang masih fluktuatif.


Kepolisian bersama pihak perusahaan juga telah memberikan imbauan tegas kepada para pengguna jalan Trans-Papua dari arah Jayapura maupun Wamena agar untuk sementara waktu tidak mendekati zona longsoran demi keselamatan, sekaligus agar tidak menghambat proses evakuasi alat berat yang sedang bekerja di lokasi.


“Kami mengimbau masyarakat untuk menunda perjalanan melalui jalur ini dan tidak mendekat ke titik longsor. Kondisi tanah masih labil dan curah hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi, sehingga berpotensi terjadi longsor susulan. Informasi pembukaan akses jalan akan kami sampaikan setelah dinyatakan aman untuk dilalui,” tegas Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.


Saat ini personel Sat Lantas Polres Yalimo tetap bersiaga di titik-titik aman untuk memberikan arahan kepada para pengguna jalan, serta melakukan pengawasan di sekitar lokasi longsor guna memastikan tidak ada masyarakat yang mencoba melintas di area berbahaya.


Polda Papua bersama instansi terkait terus berupaya maksimal agar akses jalan dapat segera dipulihkan, sekaligus memastikan keselamatan masyarakat dan kelancaran proses penanganan di lokasi terdampak bencana.


Satgas Pangan Polres Pasuruan Kota Cek Stok dan Harga Bapokting Jelang Imlek dan Ramadhan, Stok Aman – Harga Cabai Naik Akibat Cuaca

 


Pasuruan Kota – Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Imlek dan Bulan Suci Ramadhan, Satgas Pangan Polres Pasuruan Kota bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Pertanian Kota Pasuruan melaksanakan pengecekan ketersediaan stok dan harga bahan pokok penting (bapokting), Senin (9/2/2026).


Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dengan menyasar dua pasar tradisional utama, yakni Pasar Kebonagung di Jl. Panglima Sudirman, Kecamatan Purworejo, dan Pasar Besar di Jl. Soekarno Hatta, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.


Pengecekan dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota AKP Dhecky Tjahyono Try Yoga, S.Sos., S.H., M.H., didampingi Kanit V Pidek AIPTU Yuli Hari Prabowo, S.H., personel Satgas Pangan Unit V Pidek Satreskrim, serta perwakilan Disperindag dan Dispertanian Kota Pasuruan.


Dari hasil monitoring di lapangan, ketersediaan bahan pokok terpantau aman dan tidak ditemukan adanya kelangkaan. Sejumlah komoditas utama seperti beras premium tercatat di harga Rp14.700 per kilogram, beras medium Rp13.200 per kilogram, beras SPHP Bulog Rp11.700 per kilogram, gula pasir Rp16.000 per kilogram, Minyakita Rp15.700 per liter, daging sapi Rp120.000 per kilogram, daging ayam ras Rp33.000 per kilogram, serta telur ayam ras Rp26.000 per kilogram.


Sementara itu, untuk komoditas cabai terpantau mengalami kenaikan harga, khususnya cabai rawit merah yang mencapai Rp75.000 per kilogram. Harga tersebut berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) disebkan karena pedagang mendapatkan harga kulak sudah dengan harga tinggi.


Kenaikan harga cabai dipicu faktor cuaca dengan intensitas curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir, yang berdampak pada kualitas dan hasil panen. Kondisi tersebut menyebabkan pasokan berkurang karena sebagian hasil panen mengalami pembusukan.


Diketahui, pasokan cabai di Pasar Kebonagung dan Pasar Besar Kota Pasuruan berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Candi Puro Lumajang, Karangploso Batu, Pasar Porong, dan Probolinggo.


Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota AKP Dhecky Tjahyono Try Yoga menegaskan bahwa secara umum situasi ketersediaan bahan pokok menjelang HBKN dalam kondisi aman.


“Dari hasil pengecekan bersama Disperindag dan Dinas Pertanian, stok bahan pokok di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota aman dan tidak ditemukan adanya kelangkaan. Masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan,” tegasnya.


Terkait kenaikan harga cabai, pihaknya memastikan tidak ditemukan indikasi penimbunan maupun permainan harga oleh distributor.


“Untuk komoditas cabai memang terjadi kenaikan harga, namun hal tersebut dipengaruhi faktor cuaca dengan curah hujan tinggi yang menyebabkan petani mengalami penurunan hasil panen. Kami akan terus melakukan pemantauan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan tertentu,” tambah AKP Dhecky.


Satgas Pangan Polres Pasuruan Kota bersama instansi terkait akan terus melakukan monitoring secara berkala guna menjaga stabilitas harga serta memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar menjelang Ramadhan.


Dengan langkah preventif tersebut, diharapkan situasi kamtibmas dan stabilitas pangan di Kota Pasuruan tetap terjaga kondusif.

Dit Polairud Polda Papua Gelar Aksi Bersih Pantai dan Pesisir, Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan

 



Jayapura – Kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya menjadi wacana, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata. 


Direktorat Polisi Perairan dan 

Udara (Dit Polairud) Polda Papua melaksanakan kegiatan bersih-bersih kawasan pesisir pantai dan Taman Mandiri sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian alam sekaligus merawat ruang publik yang dimanfaatkan masyarakat, Senin (09/02/26).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dir Polairud Polda Papua, Kombes Pol. Dr. Tri Setyadi Artono, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran personel Polairud serta melibatkan elemen terkait yang turut berpartisipasi dalam aksi peduli lingkungan tersebut. 


Sejak pagi hari, personel menyisir sepanjang garis pantai dan area taman, mengumpulkan sampah plastik, kayu, serta limbah rumah tangga yang terbawa arus dan berpotensi mencemari ekosistem pesisir.


Di sela kegiatan, Kombes Pol. Dr. Tri Setyadi Artono menyampaikan bahwa menjaga kebersihan lingkungan, khususnya wilayah pesisir dan taman kota, merupakan tanggung jawab bersama karena memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat, keseimbangan ekosistem, dan masa depan generasi mendatang. 


“Kami ingin memberikan contoh bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari tindakan nyata. Pantai dan taman adalah ruang bersama yang harus kita jaga kebersihannya,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa kebersihan pesisir bukan hanya berdampak pada keindahan kawasan, tetapi turut menjaga kelangsungan habitat biota laut serta mencegah pencemaran yang dapat merugikan masyarakat pesisir. 


Menurutnya, langkah sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan akan memberi dampak besar jika dilakukan secara konsisten oleh seluruh lapisan masyarakat.


Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan budaya positif di tengah masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan di sekitarnya, sehingga tercipta kawasan yang bersih, sehat, nyaman, dan lestari bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.

Kodim 0910/Malinau Gelar Pengecekan Kendaraan Dinas untuk Dukung Kesiapsiagaan Tugas

  


MALINAU, Kalimantan Utara – Kodim 0910/Malinau melaksanakan kegiatan pengecekan kendaraan dinas (Randis) guna memastikan kesiapan dan kelayakan sarana pendukung tugas satuan, bertempat di Makodim 0910/Malinau, Senin (09/02/2026).


Kegiatan pengecekan Randis tersebut meliputi pemeriksaan administrasi kendaraan, kondisi fisik, kelengkapan surat-surat, serta fungsi teknis kendaraan dinas baik roda dua maupun roda empat yang digunakan oleh personel Kodim 0910/Malinau dan Koramil jajaran.


Pengecekan dilakukan oleh unsur Staf Logistik Kodim 0910/Malinau bersama Provost dan Polisi Militer sebagai bentuk pengawasan serta penegakan tertib administrasi dan disiplin penggunaan kendaraan dinas di lingkungan satuan.


Komandan Kodim 0910/Malinau, Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, S.I.P., menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan Randis merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk memastikan seluruh kendaraan dinas berada dalam kondisi siap operasional, aman, dan layak pakai guna mendukung pelaksanaan tugas pembinaan teritorial maupun tugas kedinasan lainnya.


“Dengan kondisi Randis yang terawat serta administrasi yang lengkap, diharapkan mobilitas prajurit di lapangan dapat berjalan lancar, aman, dan optimal dalam mendukung setiap pelaksanaan tugas,” ujar Dandim.


Selain itu, kegiatan pengecekan Randis juga menjadi sarana pembinaan bagi seluruh personel agar senantiasa bertanggung jawab dalam merawat serta menggunakan kendaraan dinas sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.


Kegiatan pengecekan Randis berlangsung dengan tertib dan lancar, serta mendapat respons positif dari seluruh personel sebagai wujud komitmen satuan dalam menjaga profesionalisme dan kesiapsiagaan Kodim 0910/Malinau.


(Pendim 0910)

Takeda Konsisten Dukung Upaya Menuju Nol Kematian Akibat Dengue 2030

 


Jakarta, 4 Februari 2026 – Dengue masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat utama di Indonesia. Data Kementerian Kesehatan RI menunjukkan tren peningkatan kasus dalam lima dekade terakhir, dengan puncak pada 2024 mencapai 257.271 kasus dan 1.461 kematian. Pada 2025, tercatat 161.752 kasus dengan 673 kematian di hampir seluruh wilayah Indonesia. Memasuki musim hujan, risiko penularan meningkat akibat bertambahnya tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, menegaskan bahwa dengue bukan sekadar isu musiman, melainkan ancaman kesehatan yang memerlukan pencegahan berkelanjutan.


Merespons kondisi tersebut, Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) menggelar edukasi media bertajuk “Musim Hujan Risiko Dengue Meningkat: Saatnya Perkuat Perlindungan Jangka Panjang bagi Anak dan Dewasa”, dengan dukungan PT Takeda Innovative Medicines, sekaligus memperingati Hari Penyakit Tropis Terabaikan Sedunia (World Neglected Tropical Disease Day) yang diperingati setiap 30 Januari.


Ketua Umum PP PAPDI, Dr. dr. Eka Ginanjar, SpPD, K-KV, FINASIM, FACP, FICA, MARS, SH, menegaskan, “Dengue bukan hanya persoalan klinis, tetapi juga tantangan kesehatan masyarakat yang berdampak luas. Penyakit ini dapat terjadi sepanjang tahun, meski pada musim hujan risiko penularannya meningkat. Karena itu, pencegahan harus menjadi fokus utama, bukan hanya ketika kasus sudah terjadi.” Pernyataan tersebut diperkuat oleh dr. Prima Yosephine, M.K.M, Direktur Penyakit Menular Kementerian Kesehatan RI, yang menyatakan, “Pencegahan dengue tidak dapat dilakukan oleh sektor kesehatan saja. Peran aktif masyarakat menjadi kunci melalui penerapan 3M Plus secara disiplin, peningkatan kewaspadaan gejala, serta penguatan upaya pemerintah menuju tujuan ‘Nol Kematian Akibat Dengue pada Tahun 2030’. terangnya dalam kegiatan edukasi media.


Dari sisi klinis, Dr. dr. Adityo Susilo, SpPD, K-P.T.I, FINASIM, mengingatkan bahwa dengue dapat berkembang cepat menjadi kondisi berbahaya, seseorang dapat terinfeksi lebih dari satu kali, dan hingga kini belum ada obat yang secara spesifik menyembuhkan dengue sehingga pencegahan tetap menjadi langkah paling penting. Dr. dr. Sukamto Koesnoe, SpPD, K-AI, FINASIM, Ketua Satgas Imunisasi Dewasa PP PAPDI, menambahkan bahwa kelompok dewasa juga memiliki risiko signifikan, terutama mereka dengan mobilitas tinggi dan komorbiditas, serta vaksinasi dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari strategi pencegahan menyeluruh.


Dari perspektif anak, Prof. DR. dr. Hartono Gunardi, Sp.A, Subsp. TKPS, Ketua Satgas Imunisasi Anak IDAI, menegaskan bahwa demam berdarah dengue tidak boleh dianggap sebagai demam biasa karena terdapat fase kritis yang dapat berakibat fatal, sehingga orang tua perlu lebih waspada, memahami tanda bahaya, dan segera mencari pertolongan medis, sejalan dengan penerapan 3M Plus dan konsultasi imunisasi dengue sesuai rekomendasi.


Dukungan dari berbagai sektor disampaikan oleh Andreas Gutknecht, Presiden Direktur PT Takeda Innovative Medicines, yang menyebut beban dengue di Indonesia sangat besar, dengan lebih dari satu juta kasus rawat inap pada 2024 dan biaya hampir tiga triliun rupiah. “Karena itu, pencegahan menjadi sangat penting,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, PAPDI berharap kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam melindungi diri dan lingkungan dari dengue dapat terus diperkuat secara berkelanjutan.

Kapolres Supiori Pimpin Upacara Sertijab dan Pengukuhan Pejabat Polres Supiori

 


Jayapura – Kapolres Supiori Kompol Frits Joni Erari, S.E., M.M memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Pengukuhan pejabat di lingkungan Polres Supiori yang dilaksanakan di lapangan apel Mapolres Supiori. Minggu (08/02/2026).


Para pejabat yang mengikuti upacara serah terima jabatan dan pengukuhan sebagai berikut, Wakapolres Supiori Kompol Wilhelmus Ajomi, S.IP menyerahkan tugasnya kepada pejabat baru Kompol Handry Marcopollo Bawiling, S.Sos., S.H., M.H.


Selanjutnya jabatan Kabag Ops Polres Supiori yang awalnya dijabat AKP Eko Purwanto di serah terimakan kepada pejabat baru AKP Slamet Mulyono.


Jabatan Kabag Log Polres Supiori yang awalnya dijabat AKP Amelia W. Rumbiak, S.IP di serah terimakan kepada pejabat baru AKP Rovetson Setty, S.H.


Jabatan Kapolsek Supiori Selatan yang awalnya dijabat oleh Iptu Arianto Sitepu, S.Sos diserah terimakan kepada pejabat baru Ipda Octo H. Naman, S.S.


Jabatan Kasiwas Polres Supiori Ipda Octo H. Naman, S.S menyerahkan tugasnya kepada pejabat baru Iptu Arianto Sitepu, S.Sos. 


Serta pejabat yang dikukuhkan adalah Kabag SDM Polres Supiori AKP Amelia W. Rumbiak, S.IP.


Dalam amanatnya, Kapolres Supiori menyampaikan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri sebagai upaya pembinaan karier serta penyegaran di tubuh organisasi guna meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.


“Mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri. Diharapkan kepada pejabat yang baru agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas dan mampu melanjutkan serta meningkatkan kinerja yang telah dicapai oleh pejabat sebelumnya,” ucap Kapolres Supiori.


Kapolres Supiori juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Polres Supiori, serta mengucapkan selamat kepada pejabat baru yang telah dilantik dan dikukuhkan.


Upacara tersebut dihadiri oleh para PJU Polres Supiori, perwira, bintara, dan Bhayangkari.


Dengan dilaksanakannya Sertijab dan pengukuhan ini, diharapkan jajaran Polres Supiori semakin solid dan profesional dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Supiori.



Polri Humanis Hadir Amankan Ibadah Minggu dan Laksanakan Patroli Kamtibmas di Karubaga

 


Jayapura – Guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, Personel Polres Tolikara melaksanakan pengamanan Ibadah Minggu sekaligus patroli keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kota Karubaga, Kabupaten Tolikara, Minggu (08/02/2026).


Pengamanan difokuskan di Gereja Ebenhaezer Karubaga dan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Tolikara, Iptu Febri Yudha Asmara, S.H., didampingi Kasubbag Strajemen, Ipda Jhon V. Saroi serta Kasi Humas Ipda Michel Milan Simopiaref, dengan melibatkan personel piket siaga gabungan dari berbagai fungsi.


Patroli kamtibmas dilakukan secara dialogis dengan menyapa jemaat dan masyarakat guna mempererat komunikasi serta menyerap informasi terkait situasi keamanan.


Dalam kesempatannya, Kasat Lantas menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan.


“Pengamanan Ibadah Minggu ini merupakan wujud kehadiran Polri yang humanis dan responsif. Kami ingin memastikan umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah dengan aman, nyaman, dan khidmat, sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah hukum Polres Tolikara,” ucap Iptu Febri.


Sementara itu, Kasi Humas Polres Tolikara Ipda Michel Milan Simopiaref menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik.


“Melalui pengamanan kegiatan keagamaan dan patroli kamtibmas, Polri berupaya memperkuat sinergi dengan masyarakat serta menciptakan rasa aman yang berkelanjutan,” jelasnya.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Jemaat gereja dan masyarakat setempat pun menyampaikan apresiasi atas kehadiran serta sikap humanis personel Polri dalam menjalankan tugas.


Polres Tolikara berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menjunjung tinggi nilai toleransi dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.




08/02/26

Merajut Damai dari Hati, Pendekatan Humanis Anggota Polri Bangkitkan Semangat Pemuda Papua

  


Jayapura – Semangat persaudaraan dan kedamaian di Tanah Papua terus tumbuh seiring pendekatan humanis yang secara konsisten dijalankan oleh anggota Polri. Kehadiran aparat kepolisian yang mengedepankan dialog, empati, serta penghormatan terhadap nilai-nilai adat menjadi energi positif yang membangkitkan optimisme di kalangan generasi muda Papua.


Tokoh Pemuda Papua, Marten Satya, menilai pendekatan yang dilakukan anggota Polri tidak hanya berfokus pada upaya menjaga keamanan, tetapi juga menanamkan harapan serta membangun kepercayaan di tengah masyarakat, khususnya di kalangan pemuda.


Menurut Marten, anggota Polri telah menunjukkan wajah kepolisian yang bersahabat dan membumi. Mereka hadir bukan semata sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang mau mendengar, memahami, dan berjalan bersama warga.


“Kami merasakan perubahan yang nyata. Anggota Polri bekerja dengan hati. Mereka menghormati adat, menyapa masyarakat dengan santun, dan benar-benar memahami keberagaman Papua,” ujar Marten.


Ia menegaskan bahwa pemuda Papua membutuhkan keteladanan, bukan sekadar instruksi. Pendekatan humanis tersebut dinilai mampu menumbuhkan rasa memiliki serta tanggung jawab bersama dalam menjaga kedamaian.


“Ketika aparat hadir dengan pendekatan kemanusiaan, pemuda merasa dihargai. Dari situlah tumbuh kesadaran untuk ikut menjaga tanah kelahiran, bukan karena rasa takut, tetapi karena cinta,” lanjutnya.


Marten juga mengajak generasi muda Papua agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berupaya memecah persatuan. Ia menekankan bahwa masa depan Papua sangat bergantung pada peran aktif pemuda sebagai agen perdamaian.


“Pemuda Papua harus menjadi penjaga kedamaian. Jangan mudah terhasut. Mari kita rawat sinergi antara Polri dan masyarakat. Inilah jalan menuju Papua yang aman, bermartabat, dan penuh harapan,” tegasnya.


Pendekatan humanis yang diterapkan anggota Polri menjadi bukti bahwa keamanan yang kokoh lahir dari kepercayaan, dan perdamaian sejati tumbuh dari sentuhan hati. Sinergi tersebut diharapkan terus terjaga dan menginspirasi pemuda Papua untuk berada di garda terdepan dalam menjaga masa depan Tanah Papua yang damai dan sejahtera.