View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

30/09/26

Ini Upaya Personel Koramil 09/Muara Samu Dalam Mengatasi Masalah Warganya

 


Kodim 0904/Paser, Muara Samu - Ini menjadi salah satu upaya Prajurit Kodim 0904/Paser khususnya Babinsa Koramil 09/Muara Samu dalam mengatasi masalah warga binaannya dan membantu kesulitan warganya tepatnya di Desa Muser Kecamatan Muara Samu. Rabu (30/9/2026)


Kapten Kav Obed Nego selaku Danramil 0904-09/Muara Samu menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk membantu kesulitan warganya di tengah musim kemarau.


Banyak masyarakat yang membutuhkan air bersih tepatnya untuk mendukung kegiatan sehari-hari. Baik untuk memasak maupun MCK di rumah masing-masing. 


Kemarau juga sudah memberikan dampak kekeringan panjang tepatnya di Desa Muser Kecamatan Muara Samu kurang lebih dari 3 bulan yang lalu.


Personel Koramil 09 bekerjasama sama dengan Damkar Kecamatan Muara Samu untuk mendistribusikan 5000 liter air bersih kepada ratusan masyarakat di Desa Muser.


Hal ini menjadi pusat perhatian masyarakat, dengan membawa ember dan tempat penampung air warga berbondong bondong mendatangi serta mengerumuni truk tanki tersebut guna mendapatkan air bersih secara langsung.


Koramil 0904-09/Muara Samu beserta Damkar dan pemerintah Kecamatan terkait berusaha untuk membantu masyarakat semaksimal mungkin untuk menghadapi musim kemarau di sekitar Kecamatan Muara Samu.


Dim 0904/Psr

POLRES LANNY JAYA KAWAL KETAT PENGAMANAN AKSI KNPB DI TUGU SALIB TIOM, BERAKHIR AMAN KONDUSIF

   


TIOM, LANNY JAYA – Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Lanny Jaya menggelar aksi penyampaian aspirasi di Tugu Salib Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Rabu (03/09/2026).


Aksi yang diikuti kurang lebih 300 massa tersebut digelar dalam rangka memperingati peristiwa Roma Agreement. Kegiatan dimulai sekira pukul 13.50 WIT dengan doa bersama.


Ketua KNPB Lanny Jaya Demin Tabuni selaku penanggung jawab aksi, didampingi Jubir Pendius Wenda dan Korlap Umum Jef Wanimbo serta 6 korlap titik aksi lainnya, memimpin jalannya penyampaian aspirasi.


Dalam orasinya, massa menyampaikan sejumlah tuntutan. Mereka menyoroti Perjanjian Roma yang dinilai dilakukan tanpa melibatkan Orang Papua. Selain itu, massa juga menyinggung peristiwa ledakan di Distrik Melagi yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa atas nama Pdt. Weya.


"Kami melakukan aksi ini mewakili masyarakat Lanny Jaya untuk menolak dan menarik militer non-organik yang ada di pedalaman Lanny Jaya," ujar Korlap Umum dalam orasinya.


Senada dengan itu, Tokoh Intelektual Lanny Jaya Arnes Wenda mengatakan masyarakat masih trauma pasca kejadian ledakan di Melagi, sehingga warga merasa takut untuk berkebun dan mencari kayu di hutan.


Sementara itu perwakilan keluarga korban ledakan Distrik Melagi mempertanyakan kelanjutan kasus tersebut kepada Pansus DPRD Lanny Jaya yang telah dibentuk sebelumnya.


Ketua KNPB Lanny Jaya Demin Tabuni dalam pernyataannya menegaskan pihaknya menolak dengan keras pendropan militer non-organik serta menolak rancangan UU Definisi Orang Asli Papua oleh Menteri Dalam Negeri.


Aksi tersebut mendapat pengamanan ketat dari Polres Lanny Jaya. Kapolres Lanny Jaya Kompol Hendrik Seru, S.H memimpin langsung pengamanan didampingi Wakapolres Kompol George Wattimena,S.IP., M.H, Kabag Ops AKP Frets Lamahen, S.H, Kasat Intelkam IPDA Arif Putro Arianto, S.H serta 50 personil gabungan.


Pengamanan dilakukan secara humanis, dialogis dan persuasif guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.


Sekitar pukul 15.00 WIT aksi dilanjutkan dengan pembacaan pernyataan sikap dan ditutup dengan doa. Pada pukul 15.05 WIT massa membubarkan diri dengan tertib.


Hingga kegiatan berakhir, situasi di seputaran Tugu Salib Tiom terpantau lancar, aman dan kondusif.


*HUMAS POLRES LANNY JAYA*

Kompi Produksi Kodim 0910/Malinau Panen Semangka, Dukung Ketahanan Pangan dan Perekonomian Masyarakat

 


Malinau — Kompi Produksi Kodim 0910/Malinau melaksanakan panen hasil perkebunan semangka di lahan Kompi Produksi Kodim 0910/Malinau, Kabupaten Malinau, Rabu (30/9/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong peningkatan perekonomian masyarakat.


Panen semangka ini menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan lahan produktif yang dikelola oleh jajaran Kodim 0910/Malinau. Selain menghasilkan komoditas pertanian, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi contoh dan motivasi bagi masyarakat untuk mengoptimalkan lahan yang tersedia secara produktif.


Dandim 0910/Malinau Letkol Inf Cut Ferizal Yusna, S.Sos., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud keseriusan TNI dalam mendukung pembangunan dan membantu meningkatkan perekonomian di wilayah Kabupaten Malinau.


“Ini merupakan bentuk keseriusan TNI dalam membantu pembangunan dan meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah Kabupaten Malinau. Melalui program ini, kami berupaya memanfaatkan lahan yang ada agar menjadi lahan produktif dan memberikan manfaat,” ujar Dandim.


Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Kodim 0910/Malinau akan terus mendorong berbagai kegiatan produktif yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan wilayah.


Pelaksanaan panen semangka tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa program ketahanan pangan yang dijalankan TNI di daerah tidak hanya berorientasi pada hasil pertanian, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendukung pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.


Kodim 0910/Malinau berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengembangkan potensi pertanian serta mengoptimalkan lahan produktif guna mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Malinau.

28/09/26

POLRES LANNY JAYA GELAR PATROLI CIPTA KONDISI, SITUASI TIOM AMAN KONDUSIF

  


LANNY JAYA - Polres Lanny Jaya melaksanakan patroli cipta kondisi di wilayah Kota Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Senin (28/09/2026).


Kegiatan dimulai pukul 10.25 WIT diawali dengan AAP oleh Kabag Ops Polres Lanny Jaya *AKP Frets Lamahen*. Dalam arahannya beliau menekankan agar anggota selalu waspada, menjaga keselamatan, dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.


Dengan kekuatan 12 personil, patroli menyisir rute :

Mako Polres - PLN Lama - RSUD Tiom - SD YPPGI Guopaga - SMP N 1 Tiom - Tower Kampung Gumagame - Kantor DPRD Lama - Simpang Lima Tiom Neri - Polsek Tiom - Kantor Bupati.


Pada pukul 10.56 WIT personil stand by di Polsek Tiom, dilanjutkan pukul 11.09 WIT stand by di Kantor Bupati untuk memantau situasi.


Hasil patroli, seluruh wilayah yang disisir terpantau aman, lancar dan kondusif. Tidak ditemukan kejadian menonjol.


Pukul 12.00 WIT seluruh personil kembali ke Mako Polres Lanny Jaya dalam keadaan aman dan lengkap.


Polres Lanny Jaya akan terus rutin melaksanakan patroli guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.


Penulis :(BW)

Cegah Karhutla, Babinsa Kodim 1002 Gencarkan Komsos di Wilayah Binaan

 



HULU SUNGAI TENGAH — Memasuki musim kemarau, sejumlah wilayah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mulai mengalami kekeringan. Kondisi tersebut menjadi perhatian aparat kewilayahan karena lahan yang kering berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


Sebagai langkah pencegahan, Babinsa Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah terus menggencarkan komunikasi sosial (Komsos) dengan masyarakat di wilayah binaan.


Salah satunya dilakukan Serda Budiono, Babinsa Koramil 1002-06/Barabai, saat melaksanakan Komsos bersama warga Desa Babai, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Senin (28/9/2026).


Dalam kegiatan tersebut, Serda Budiono mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.


“Di tengah kondisi kemarau seperti sekarang, kita harus bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuka lahan dengan cara membakar karena api sangat mudah menjalar dan dapat menimbulkan kebakaran yang lebih luas,” imbaunya.


Selain dapat merusak lingkungan, asap akibat pembakaran lahan juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat.


Karena itu, warga diminta meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan apabila menemukan adanya kebakaran atau aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan karhutla.


Sementara itu, Danramil 1002-06/Barabai Kapten Inf Subhan mengatakan, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya untuk membangun komunikasi, tetapi juga sebagai upaya melakukan deteksi dan pencegahan dini terhadap berbagai potensi gangguan di wilayah.


“Babinsa akan terus berada di wilayah binaan untuk memberikan edukasi dan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan.


Pencegahan karhutla tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat,” katanya.


Kapten Inf Subhan juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, sekecil apa pun, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering.


“Lebih baik kita mencegah sejak dini daripada api sudah membesar dan sulit dikendalikan. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan nyaman,” pungkasnya.(pen1002hst).

JEMBATAN GARUDA KODIM 0910/MALINAU JADI PENGHUBUNG VITAL, PERMUDAH AKSES WARGA DAN ANAK SEKOLAH

 



Malinau – Kehadiran Jembatan Garuda yang dibangun Kodim 0910/Malinau di Desa Respen Tubu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Jembatan tersebut kini menjadi salah satu akses penghubung penting yang mempermudah mobilitas warga, termasuk anak-anak sekolah, sekaligus mendukung aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat.


Pembangunan Jembatan Garuda merupakan wujud kepedulian TNI, khususnya Kodim 0910/Malinau, dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat serta mendukung peningkatan sarana dan prasarana di wilayah.


Sebelum adanya jembatan tersebut, akses masyarakat untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari relatif lebih terbatas. Kini, keberadaan Jembatan Garuda membantu masyarakat melintas dengan lebih mudah dan memperlancar akses menuju sekolah, tempat kerja, kebun, maupun lokasi kegiatan ekonomi lainnya.


Bagi anak-anak sekolah, keberadaan jembatan ini memberikan kemudahan dalam perjalanan menuju dan pulang dari sekolah. Akses yang semakin baik diharapkan turut mendukung kelancaran kegiatan pendidikan serta memberikan kenyamanan bagi para pelajar dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.


Tidak hanya memberikan manfaat dari sisi mobilitas, Jembatan Garuda juga memiliki arti penting dalam mendukung pergerakan ekonomi masyarakat. Akses transportasi yang semakin mudah dapat membantu warga membawa hasil pertanian maupun berbagai komoditas lainnya serta memperlancar kegiatan perdagangan dan usaha masyarakat.


Dengan terbukanya akses tersebut, konektivitas antarwilayah menjadi semakin baik sehingga diharapkan mampu mendorong peningkatan nilai ekonomi serta membuka peluang pengembangan usaha masyarakat di sekitar Desa Respen Tubu.


Keberadaan Jembatan Garuda sekaligus menjadi bagian dari upaya Kodim 0910/Malinau untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi nyata melalui pembangunan fasilitas yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.


Melalui semangat kemanunggalan TNI dan rakyat, pembangunan Jembatan Garuda diharapkan tidak hanya menjadi sarana penghubung secara fisik, tetapi juga menjadi penghubung menuju peningkatan pendidikan, aktivitas sosial, serta pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.


Jembatan Garuda, dari TNI untuk rakyat, menghubungkan wilayah dan membuka akses menuju kehidupan masyarakat yang lebih baik.


Pendim 0910/Malinau

Diikuti 175 Peserta, Polda Papua Laksanakan Verifikasi 13 Komponen Seleksi PAG dan SBP T.A. 2027

 


Jayapura – Kepolisian Daerah Papua melaksanakan kegiatan verifikasi 13 komponen seleksi Pendidikan Alih Golongan (PAG) dan Sekolah Bintara Polisi (SBP) Tahun Anggaran 2027 yang berlangsung di Aula Rastra Samara Mapolda Papua Lama, Senin (28/09/2026).


Kegiatan tersebut diikuti Karo Ops Polda Papua Kombes Pol. Sih Harno, S.H., M.H., Kasubbagselek Bag Dalpers Biro SDM Polda Papua Kompol Darwis, S.Sos., M.M., panitia seleksi serta para peserta PAG dan SBP.


Sebanyak 175 peserta mengikuti proses verifikasi, terdiri dari 157 peserta Pendidikan Alih Golongan (PAG) dan 18 peserta Sekolah Bintara Polisi (SBP).


Dalam pelaksanaannya, peserta mengikuti sejumlah tahapan pemeriksaan yang menjadi bagian dari proses seleksi, meliputi akademik, penelitian personel (Litpers), E-Rohani, E-Jasmani, E-Mental dan IPK.


Karo Ops Polda Papua, Kombes Pol. Sih Harno, S.H., M.H. menyampaikan bahwa proses verifikasi dilaksanakan sebagai bagian dari tahapan seleksi untuk memastikan seluruh peserta mengikuti pemeriksaan sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang telah ditetapkan.


“Proses verifikasi ini merupakan bagian penting dalam tahapan seleksi. Kami mengharapkan seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan tertib, jujur dan penuh tanggung jawab serta memberikan kemampuan terbaik sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Karo Ops.


Ia juga menekankan kepada panitia agar seluruh tahapan pemeriksaan dilaksanakan secara profesional dan sesuai prosedur, sehingga proses seleksi dapat berjalan dengan tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.


Kegiatan verifikasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian seleksi PAG dan SBP Tahun Anggaran 2027 dalam rangka memastikan setiap peserta mengikuti seluruh tahapan pemeriksaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Bhabinkamtibmas Sambangi Warga di Kompleks Makam Bosowa, Ajak Cegah Kebakaran dan Jaga Kamtibmas

 


Jayapura – Bhabinkamtibmas Polres Boven Digoel, Bripka Jacky Ronsumbre melaksanakan kegiatan sambang dan menyampaikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat di Kompleks Makam Bosowa, Kampung Persatuan, Distrik Mandobo.


Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas menyambangi rumah Bapak Melianus Omba dan berkomunikasi bersama warga setempat. Selain mempererat hubungan dengan masyarakat, kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan terkait pencegahan kebakaran dan menjaga keamanan lingkungan.


Bhabinkamtibmas mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan menggunakan api secara sembarangan. Warga juga diminta memastikan api benar-benar padam setelah melakukan aktivitas yang menggunakan api untuk mencegah munculnya titik api yang dapat membahayakan lingkungan sekitar.


Masyarakat turut diimbau agar segera melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran.


Selain pencegahan kebakaran, Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing, meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sekitar, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum diketahui kebenarannya.


Bripka Jacky Ronsumbre mengatakan bahwa menjaga keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama antara Polri dan masyarakat.


“Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, mencegah kebakaran dan menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif. Apabila terjadi gangguan keamanan atau keadaan darurat, segera hubungi pihak Kepolisian,” imbau Bripka Jacky Ronsumbre.


Kegiatan sambang tersebut merupakan bagian dari upaya Bhabinkamtibmas untuk terus hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi dan kemitraan, serta mengajak warga bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan kondusif.