View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

24/01/26

Tokoh Adat Dogiyai Tegas Tolak Provokasi Kriminal

 


Dogiyai— Tokoh Adat Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, Isak Tebai, menegaskan penolakan keras terhadap kehadiran kelompok-kelompok yang berupaya memicu aksi kriminal dan mengganggu stabilitas keamanan di wilayahnya. Ia melarang segala bentuk provokasi yang dapat merusak kedamaian masyarakat adat Dogiyai.


Pernyataan tersebut disampaikan Isak Tebai sebagai bentuk perlindungan terhadap warga, khususnya generasi muda, agar tidak terpengaruh oleh hasutan kelompok tidak bertanggung jawab yang kerap memanfaatkan kerentanan sosial untuk kepentingan tertentu.


“Saya selaku Tokoh Adat mengecam dengan keras apabila ada kelompok tidak bertanggung jawab, termasuk KKB, yang menghasut pemuda melakukan aksi kriminal,” ujar Isak Tebai melalui pesan tertulis, Jumat (23/1/2026).


Isak menegaskan bahwa tanah Dogiyai merupakan wilayah damai yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan kearifan lokal sesuai dengan tradisi leluhur masyarakat adat Papua. Menurutnya, keamanan yang kondusif menjadi modal utama bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, serta pelayanan publik tanpa rasa takut.


Ia juga mengingatkan bahwa segala bentuk gangguan keamanan hanya akan membawa dampak negatif, termasuk terhambatnya pembangunan infrastruktur yang saat ini tengah digalakkan pemerintah di Kabupaten Dogiyai.


“Segala bentuk gangguan keamanan hanya akan membawa kemunduran bagi proses pembangunan yang sedang berjalan,” tegasnya.


Dalam upaya mencegah masuknya pengaruh negatif, lembaga adat setempat secara aktif memantau isu-isu yang berkembang di tengah masyarakat. Warga diminta tidak memberi ruang sedikit pun bagi pihak-pihak yang ingin menunjukkan eksistensi melalui tindakan destruktif dan melanggar hukum.


Isak Tebai menilai bahwa provokasi kelompok pengacau keamanan selama ini hanya meninggalkan luka sosial serta kerugian materi bagi masyarakat asli. Oleh karena itu, kekuatan adat dikerahkan untuk memperkuat ketahanan mental warga agar tidak terjebak dalam narasi perlawanan yang berujung pada kriminalitas.


“Saya minta dengan keras agar kelompok tersebut tidak menunjukkan aksi di kabupaten ini karena tanah ini adalah tanah damai,” katanya.


Lebih lanjut, ia mengajak para pemuda Dogiyai untuk fokus mengembangkan potensi diri dan menjaga masa depan mereka dari keterlibatan dalam jaringan kriminal. Menurutnya, sinergi antara tokoh adat, tokoh agama, pemerintah, dan aparat keamanan menjadi kunci utama dalam menjaga ketertiban wilayah.


Isak Tebai juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi adanya pihak asing atau kelompok tertentu yang mencoba menghasut maupun memaksa warga terlibat dalam agenda radikal.


“Jangan mudah terprovokasi, karena pada akhirnya yang dirugikan adalah masyarakat kita sendiri,” ujarnya.


Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa komitmen damai masyarakat Dogiyai merupakan wujud nyata keinginan bersama untuk meraih kemajuan yang berlandaskan keamanan, persatuan, dan ketertiban yang berkelanjutan.

Pemuda Kiwirok Tegaskan Penolakan Terhadap Kelompok Pengacau Keamanan

 


Kiwirok-Peg-Bintang- Masyarakat Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, menyatakan komitmen penuh menjaga stabilitas keamanan dengan menolak segala bentuk provokasi dari kelompok tidak bertanggung jawab yang berpotensi mengganggu ketertiban wilayah perbatasan.


Tokoh Pemuda Distrik Kiwirok yang juga Kepala Kampung Wantem, Niko Taplo, menegaskan bahwa kondisi keamanan saat ini telah kondusif dan seluruh aktivitas sosial maupun ekonomi warga kembali berjalan normal pascakonflik.


“Puji Tuhan, situasi keamanan di Distrik Kiwirok aman dan tidak ada lagi warga yang mengungsi akibat kejadian sebelumnya,” ujar Niko, Sabtu (24/1/2026).


Ia menyebutkan, masyarakat secara kolektif telah bersepakat memutus rantai provokasi yang kerap menyasar mahasiswa dan pemuda sebagai sasaran utama pengacauan keamanan. Menurutnya, keberanian pemuda Kiwirok dalam menolak ajakan kekacauan menjadi modal penting bagi keberlanjutan pembangunan kampung.


“Ini membuktikan masyarakat tidak takut dan tidak terhasut oleh ajakan-ajakan yang ingin menciptakan kekacauan,” tegasnya.


Lebih lanjut, Niko menyampaikan bahwa warga kini memilih fokus menata kembali kehidupan mereka dibanding menanggapi narasi destruktif yang disebarkan kelompok yang tidak menginginkan kemajuan di Pegunungan Bintang. Upaya provokatif tersebut dinilai hanya akan merusak masa depan generasi muda Papua.


Pemerintah kampung, kata Niko, juga memberikan dukungan penuh kepada aparat keamanan untuk memperkuat pengawasan di titik-titik rawan gangguan kelompok KKB.


“Kami mendukung penuh aparat keamanan karena kehadiran mereka sangat membantu masyarakat beraktivitas dengan tenang,” imbuhnya.


Ia turut mengecam keras keberadaan kelompok mahasiswa gadungan yang kerap menyebarkan informasi bohong demi kepentingan politik kelompok tertentu. Untuk itu, Niko mengimbau para orang tua agar lebih aktif mengawasi anak-anak mereka agar tidak terjerumus dalam organisasi terlarang.


Menurutnya, kedamaian di wilayah pegunungan menjadi syarat utama agar penyaluran bantuan logistik serta layanan kesehatan dari pemerintah pusat dapat berjalan lancar.


“Pemuda berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan persatuan di Kabupaten Pegunungan Bintang dari segala ancaman luar,” ujarnya.


Ia menambahkan, setiap potensi gangguan keamanan akan segera dilaporkan kepada pihak berwenang guna mencegah eskalasi konflik yang lebih luas. Niko optimistis, Kiwirok kini menatap masa depan yang lebih cerah dengan fondasi keamanan yang dijaga bersama oleh masyarakat dan aparat negara.

Babinsa Malinau Hilir Dampingi Monitoring dan Evaluasi Anggaran RT Bersih

  


MALINAU, Kalimantan Utara – Dalam rangka mendukung transparansi dan akuntabilitas pembangunan desa, Babinsa Desa Malinau Hilir, Koramil 0910-03/Malinau Kota, Serka Agus Purwanto, menghadiri sekaligus mendampingi kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan anggaran Tahun Anggaran 2025 yang bersumber dari anggaran dan pembiayaan RT Bersih Desa Malinau Hilir.


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (24/01/2026) pukul 09.00 Wita, dengan agenda peninjauan lapangan pada lokasi kegiatan RT Bersih yang telah dijadwalkan sebelumnya, yakni di RT 05 dan RT 06 Desa Malinau Hilir, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau.


Dalam pelaksanaan monitoring, Babinsa bersama unsur desa dan pihak terkait turun langsung ke lapangan guna memastikan setiap tahapan kegiatan pembangunan berjalan sesuai perencanaan, tepat sasaran, serta dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Adapun pihak-pihak yang turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua BPD Desa Malinau Hilir Misiyem beserta anggota; Ketua LPM Desa Malinau Hilir Taufik beserta anggota; Babinsa Desa Malinau Hilir Serka Agus Purwanto; Bhabinkamtibmas Polsek Malinau Kota Bripka Udi; serta staf Desa Malinau Hilir.


Serka Agus Purwanto menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus sebagai bentuk dukungan TNI terhadap program pembangunan desa agar pelaksanaannya berjalan transparan, tertib administrasi, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.


“Sebagai Babinsa, kami siap mendampingi dan bersinergi dengan aparat desa serta seluruh elemen masyarakat demi terwujudnya pembangunan desa yang bersih, tertib, dan berkelanjutan,” ujarnya.


Kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kebersamaan, mencerminkan sinergi yang solid antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik.


(Pendim0910)

Sinergi Babinsa dan Masyarakat Tumpeng, Perbaikan Jalan Demi Kelancaran Akses Warga

 


Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap pembangunan desa kembali ditunjukkan oleh Babinsa Tumpeng Koramil 0821/09 Candipuro, Sertu Antok Sujarwo, bersama warga melalui kegiatan kerja bakti perbaikan jalan di Dusun Besuk Utara RT 001 RW 003, Desa Tumpeng, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (24/1/2026).


Kerja bakti tersebut difokuskan pada perbaikan jalan desa sepanjang kurang lebih 625 meter yang selama ini menjadi akses utama masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari, baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan, maupun sosial kemasyarakatan. Kondisi jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan kerap menyulitkan mobilitas warga, terutama saat musim hujan.


Babinsa Tumpeng Sertu Antok Sujarwo mengatakan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk terus mendorong partisipasi dan kebersamaan masyarakat dalam pembangunan lingkungan. Menurutnya, gotong royong bukan hanya mempercepat penyelesaian pekerjaan, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan warga binaan.


“Kegiatan kerja bakti seperti ini menjadi sarana efektif untuk membangun kepedulian bersama. Dengan saling bahu-membahu, perbaikan jalan dapat terlaksana dengan baik dan manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya di sela kegiatan.


Sementara itu, Kepala Dusun Besuk Utara, Arifin, menjelaskan bahwa keterlibatan masyarakat dalam kerja bakti tersebut merupakan wujud nyata kesadaran bersama akan pentingnya merawat lingkungan dan fasilitas umum desa. Menurutnya, jalan yang baik dan terawat tidak hanya menunjang kelancaran aktivitas warga, tetapi juga mencerminkan kepedulian kolektif terhadap lingkungan tempat tinggal.


“Kami terus mengajak warga untuk aktif menjaga dan merawat lingkungan secara gotong royong. Dengan kebersamaan seperti ini, rasa memiliki terhadap fasilitas desa akan tumbuh, sehingga perawatan jalan dan lingkungan dapat dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Arifin.


Melalui kegiatan kerja bakti perbaikan jalan tersebut, diharapkan akses transportasi warga menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan desa. (Pendim0821)

Alumni SIP 50 WSA Polda Papua Gelar Natal Bersama dan Salurkan Tali Asih kepada Jemaat GKI Solafide

 


Jayapura – Keluarga Besar Alumni SIP 50 Wira Satya Adhi Pradana (WSA) Polda Papua menggelar kegiatan Natal Bersama yang dirangkaikan dengan pemberian tali asih kepada Jemaat Gereja GKI Solafide Tasangkapura, Sabtu (24/01/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Gereja Solafide Tasangkapura tersebut mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24). 


Acara ini dihadiri oleh para Alumni SIP 50 WSA Polda Papua, Pendeta Gress Jonete Sodandi, S.Th., M.M., serta Jemaat GKI Solafide Tasangkapura.


Dalam kesempatannya, Ketua Alumni SIP 50 WSA Polda Papua, Iptu Thomas Koimera, menyampaikan bahwa kegiatan Natal Bersama tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan serta menumbuhkan kepedulian sosial.


“Melalui perayaan Natal Bersama ini, kami ingin meneguhkan iman, mempererat solidaritas antar alumni, serta berbagi kasih dengan jemaat. Semoga tali asih yang kami berikan dapat bermanfaat dan menjadi wujud nyata kepedulian kami kepada sesama,” ucap Iptu Thomas.


Sementara itu, Pendeta Gress Jonete Sodandi, S.Th., M.M., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Alumni SIP 50 WSA Polda Papua atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada jemaat.


“Kami mengucapkan terima kasih atas kasih dan kepedulian Alumni SIP 50 WSA Polda Papua kepada Jemaat GKI Solafide. Bantuan yang diberikan ini sangat berarti dan menjadi berkat bagi jemaat serta mendukung pelayanan gereja,” katanya.


Sebagai bentuk kepedulian sosial, Alumni SIP 50 WSA Polda Papua menyalurkan tali asih kepada Jemaat GKI Solafide Tasangkapura berupa kurang lebih 100 sak semen yang diharapkan dapat mendukung kebutuhan pembangunan dan pelayanan gereja.


Melalui kegiatan ini, Alumni SIP 50 WSA Polda Papua berharap semangat Natal dapat terus membawa damai, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan nilai kasih dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat, khususnya di Tanah Papua.

Belum Sepekan Menjabat, Kasat Narkoba Polres Pasuruan Kota Langsung Ungkap Peredaran Sabu 45,76 Gram

 


Pasuruan – Komitmen pemberantasan narkotika langsung ditunjukkan Satuan Reserse Narkoba Polres Pasuruan Kota. Belum genap satu minggu menjabat sebagai Kasat Resnarkoba, AKP Ronny Margas, S.H., langsung “tancap gas” memimpin pengungkapan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu seberat 45,76 gram di wilayah Kecamatan Grati.


Pengungkapan tersebut terjadi pada Kamis, 22 Januari 2026, sekitar pukul 21.30 WIB, di pinggir jalan depan KUTT Suka Makmur Grati, Dusun Semambung, Desa Sumberagung, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Dua orang tersangka masing-masing berinisial J (43) dan M (51) berhasil diamankan oleh petugas.


Kasus ini bermula dari informasi masyarakat terkait maraknya peredaran narkotika jenis sabu di lokasi tersebut. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti oleh anggota Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota dengan melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya dilakukan penindakan di lokasi kejadian.


Dari hasil penangkapan, petugas menemukan barang bukti dari tersangka J berupa 1 bungkus plastik klip berisi sabu seberat 45,76 gram, 1 buah lampu bohlam warna putih, serta 1 unit handphone OPPO A31 warna hitam. Sementara dari tersangka M, petugas mengamankan 1 unit mobil Daihatsu Terios warna putih dan 1 unit handphone Vivo Y12s 2021 warna biru muda.


Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, sabu tersebut merupakan milik tersangka J dan rencananya akan diedarkan kepada seseorang berinisial I di wilayah Grati dengan harga Rp650.000. Selanjutnya, kedua tersangka beserta barang bukti diamankan ke Polres Pasuruan Kota guna proses penyidikan lebih lanjut.


Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta pasal terkait lainnya sesuai penyesuaian dalam UU Nomor 1 Tahun 2026 dan UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman pidana berat.


Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan Kota, AKP Ronny Margas, S.H., menyampaikan bahwa pengungkapan ini menjadi langkah awal dalam upaya serius memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.


“Walaupun saya baru menjabat, kami langsung bergerak cepat menindaklanjuti setiap informasi dari masyarakat. Tidak ada toleransi terhadap peredaran narkoba di wilayah Pasuruan Kota. Ini adalah komitmen kami untuk terus menekan peredaran narkotika sampai ke jaringan teratasnya,” ujar AKP Ronny Margas.


Sementara itu, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si., memberikan apresiasi atas kinerja cepat jajaran Satresnarkoba.


“Saya mengapresiasi langkah cepat Kasat Narkoba dan jajarannya. Belum genap satu minggu menjabat sudah mampu mengungkap kasus besar. Ini menunjukkan semangat dan keseriusan Polres Pasuruan Kota dalam memerangi narkoba demi menjaga keamanan dan masa depan generasi muda,” tegas AKBP Titus Yudho Uly.


Saat ini, penyidik Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota terus melaksanakan langkah-langkah lanjutan berupa pelengkapan administrasi penyidikan, pemeriksaan saksi dan tersangka, pengiriman barang bukti ke laboratorium forensik, serta koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Bhabinkamtibmas Kelurahan Mararena Perkuat Sinergi dengan SMA Negeri 1 Sarmi melalui Kunjungan Kamtibmas

 


Jayapura – Dalam rangka mempererat silaturahmi serta membangun komunikasi yang harmonis dengan lingkungan pendidikan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Mararena, Ipda Syarifuddin, S.Sos., melaksanakan kunjungan ke SMA Negeri 1 Sarmi pada Jumat (23/01/2026).


Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala SMA Negeri 1 Sarmi, Bapak Ely Mapling, serta Ibu Herlinda selaku Sekretaris Dinas (Sekdis) Sarmi Kota. Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas juga melakukan koordinasi dengan pihak sekolah dan ketua komite sekolah guna membahas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan sekolah.


Adapun tujuan kunjungan ini adalah untuk menjalin komunikasi yang baik antara Kepolisian dan pihak sekolah, mengecek secara langsung kondisi keamanan di lingkungan SMA Negeri 1 Sarmi, serta menyerap aspirasi berupa saran dan masukan dari pihak sekolah terkait potensi gangguan kamtibmas.


Dalam pertemuan tersebut, Ipda Syarifuddin menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada pihak sekolah, para guru, dan siswa agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah. Ia juga mengimbau para siswa untuk menjauhi minuman keras (miras), narkoba, serta menghindari perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.


Selain itu, Bhabinkamtibmas menekankan pentingnya penyelesaian setiap permasalahan yang terjadi di lingkungan sekolah secara arif dan bijaksana melalui musyawarah sesuai dengan aturan yang berlaku, serta mengajak pihak sekolah untuk segera berkoordinasi dengan Kepolisian apabila terjadi gangguan kamtibmas.


Sementara itu, pihak sekolah menyampaikan beberapa permasalahan yang sering terjadi, di antaranya keributan antar siswa yang dipicu pengaruh minuman keras, serta pencurian dua unit mesin pompa air di lingkungan sekolah. Menyikapi hal tersebut, Kepala SMA Negeri 1 Sarmi Bapak Ely Mapling meminta dukungan pengamanan dari pihak Kepolisian, khususnya pada jam sekolah pukul 07.00 WIT hingga 15.00 WIT, guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.


Menutup kunjungannya, Bhabinkamtibmas Kelurahan Mararena mengimbau kepada pihak sekolah, para guru, orang tua, dan seluruh siswa untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas, meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas siswa, serta tidak ragu melaporkan setiap kejadian atau potensi gangguan keamanan kepada Bhabinkamtibmas maupun melalui Call Center Polri 110, demi terwujudnya lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif.


“Kami siap bersinergi dengan pihak sekolah untuk menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga proses belajar mengajar di SMA Negeri 1 Sarmi dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Ipda Syarifuddin.


Polsek Elikobel Dukung Program Ketahanan Pangan dengan Pembersihan Lahan Jagung Seluas 2 HA

 


Jayapura – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Elikobel, Polres Merauke, melaksanakan kegiatan pengecekan, pembersihan lahan, serta pemberian bantuan alat dan mesin pertanian (alsistan) pada Jumat (23/01/2026) di lahan binaan milik Bapak Organes, Kampung Sipias, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke.


Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Elikobel Bripka I Putu Sujatmika Hadi Permana bersama Kanit Provos Polsek Elikobel Aiptu Dedi Yudha Manggala Supit, dengan lokasi lahan berada di Jalan Poros Trans Papua, tepatnya di depan simpang PT APM. Lahan seluas 2 HA tersebut direncanakan akan ditanami jagung hibrida sebagai bagian dari upaya peningkatan produksi pangan di wilayah Distrik Elikobel.


Kapolsek Elikobel, IPTU Muchsin, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat.


“Polsek Elikobel terus berupaya mendukung program ketahanan pangan di wilayah hukum kami. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat meningkatkan hasil produksi pertanian sehingga berdampak positif terhadap kesejahteraan ekonomi,” ujar IPTU Muchsin.


Ia menambahkan, pembersihan lahan jagung tersebut telah selesai dilaksanakan dan saat ini lahan siap untuk dilakukan penanaman. Selain itu, Polsek Elikobel juga memberikan bantuan alsistan guna mendukung kelancaran kegiatan pertanian masyarakat.


Melalui kegiatan ini, Polsek Elikobel menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan serta mendorong pemanfaatan lahan produktif secara berkelanjutan di wilayah Kabupaten Merauke.