View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

02/03/26

Jelang Nyepi dan Idul Fitri, Polres Bandara Ngurah Rai Gelar Patroli Gabungan di Terminal Domestik Bandara

 


Badung – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai melaksanakan kegiatan patroli gabungan di Terminal Domestik Bandara Ngurah Rai, Senin (2/3/2026).


Kegiatan patroli gabungan ini melibatkan personel TNI Angkatan Udara, Polri serta Aviation Security (Avsec) Bandara Ngurah Rai sebagai bentuk sinergitas dalam pengamanan objek vital nasional, khususnya di area bandara.


Adapun rute patroli meliputi sejumlah titik strategis dan area dengan aktivitas penumpang yang tinggi, di antaranya Terminal Keberangkatan dan Kedatangan Domestik maupun Internasional, Check In Counter, area lobi, Lorong Novotel, Lorong Kupu-Kupu, Taman Air, Musholla Koridor, Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), Pick Up Zone, Drop Zone hingga Gedung Parkir R4.


Patroli dilaksanakan secara dialogis dan humanis dengan menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para pengguna jasa bandara serta memastikan situasi keamanan tetap terjaga menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode hari raya.


Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai Ipda I Gede Suka Artana, S.H. mengatakan bahwa kegiatan patroli gabungan ini merupakan langkah preventif guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.


“Patroli gabungan ini dilaksanakan sebagai upaya cipta kondisi menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, sehingga masyarakat yang beraktivitas maupun menggunakan jasa transportasi udara dapat merasa aman dan nyaman,” ujarnya.


Selama pelaksanaan kegiatan patroli, situasi di seluruh area Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai terpantau aman, tertib dan kondusif.(hms26)

Kepala Suku Besar Puncak Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Wilayah Ilaga

  


Ilaga, Senin 02 Maret 2026 – Kepala Suku Besar Kabupaten Puncak, Abelom Kogoya, mengajak kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif di wilayah, khususnya di Kota Ilaga, Kabupaten Puncak. 


Dalam penyampaiannya, Abelom menyoroti dinamika keamanan di sejumlah wilayah lain yang sebelumnya relatif aman namun kini mulai terdengar bunyi tembakan akibat aktivitas kelompok bersenjata. Ia mengingatkan agar kondisi serupa tidak terjadi di Puncak.


“Di beberapa wilayah lain yang dulu aman, sekarang sudah mulai terdengar bunyi tembakan. Kita di Puncak harus belajar dari situasi tersebut dan menjaga kampung kita supaya tetap tenang dan aman,” ujarnya.


Secara tidak langsung, ia menjelaskan bahwa setiap keberadaan kelompok bersenjata biasanya akan diikuti dengan upaya penindakan oleh aparat keamanan, yang berpotensi menimbulkan baku tembak dan rasa takut di tengah masyarakat. Kondisi tersebut, menurutnya, dapat berdampak pada terganggunya aktivitas warga, mulai dari berkebun, berdagang, hingga kegiatan sehari-hari lainnya.


Abelom juga mengingatkan bahwa apabila gangguan keamanan kembali terjadi, masyarakat berpotensi mengalami pengungsian serta kesulitan memenuhi kebutuhan hidup. Ia menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi utama agar masyarakat dapat beraktivitas dengan normal dan nyaman. 


“Kalau situasi tetap aman seperti sekarang, kita bisa ke kebun, ke pasar, dan menjalankan kegiatan sehari-hari tanpa rasa takut. Itu yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.


Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh ajakan atau aktivitas yang dapat memicu gangguan keamanan. Ia menekankan pentingnya kesadaran dalam menjaga wilayah agar tetap kondusif demi keberlangsungan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di Kabupaten Puncak .


Peran kepala suku sebagai figur tokoh yang memiliki kedekatan sosial dengan masyarakat dinilai strategis dalam menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, sehingga himbauan yang disampaikan dapat diterima dan dipahami secara luas oleh warga setempat.

Tingkatkan Layanan Kesehatan Lintas Negara, Rumkit Bhayangkara Jayapura Lanjutkan Pembahasan MOU dengan PNG


Jayapura – Rumah Sakit TK.III Bhayangkara Jayapura menggelar rapat pembahasan lanjutan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MOU) antara Kepala Rumah Sakit Bhayangkara dengan Konsul Jenderal Papua Nugini, Mr. Geoffrey L. Wiri, DMS (Col), Senin (2/3/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Rumkit TK.III Bhayangkara Jayapura tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua, Kombes Pol Dr. dr. Rommy Sebastian, M.Kes., M.H., CPM, dan dihadiri oleh Geoffrey L. Wiri selaku Konsul Jenderal Papua Nugini, didampingi jajaran staf Konsulat.


Rapat ini merupakan tindak lanjut dari penjajakan kerja sama yang telah dilakukan sebelumnya, guna membahas lebih rinci ruang lingkup kolaborasi, mekanisme pelaksanaan, serta langkah konkret yang akan dituangkan dalam MOU. 


Fokus pembahasan meliputi peningkatan pelayanan kesehatan, dukungan medis lintas negara, serta bentuk kerja sama strategis lain yang saling menguntungkan kedua belah pihak.


Dalam pertemuan tersebut juga dibahas rencana rujukan pasien dari Rumah Sakit di Vanimo, Papua Nugini, ke Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura. 


Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah perbatasan sekaligus mempererat hubungan bilateral di bidang kemanusiaan dan kesehatan.


Kombes Pol Dr. dr. Rommy Sebastian menyampaikan bahwa Rumah Sakit Bhayangkara siap mendukung kerja sama tersebut secara profesional dan berstandar tinggi. 


“Kami menyambut baik kepercayaan yang diberikan oleh pihak Vanimo dan Konsulat Jenderal Papua Nugini. Rumah Sakit Bhayangkara berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, profesional, dan humanis sesuai standar yang berlaku,” ujarnya.


Diketahui, pihak Vanimo sebelumnya telah melakukan kunjungan dan penjajakan ke sejumlah rumah sakit di Kota Jayapura. 


Berdasarkan hasil evaluasi, Rumah Sakit Bhayangkara dinilai memiliki kesiapan fasilitas, kualitas pelayanan, serta profesionalisme tenaga medis yang memenuhi standar dan kebutuhan kerja sama yang diharapkan.


Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen dan semangat kolaborasi dalam membangun sinergi pelayanan kesehatan lintas negara, khususnya di wilayah perbatasan Indonesia–Papua Nugini.


Wakapolda Papua Resmikan Batalyon A dan B Pelopor, Sat Brimob Perkuat Kesiapsiagaan Operasional


Jayapura – Kepolisian Daerah Papua menggelar upacara peresmian Batalyon A dan B Pelopor serta penataan kembali Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Papua yang dilaksanakan di Mako Brimob Polda Papua, Senin (2/3/2026). 


Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda Papua, Kombespol Muhajir, S.I.K.,M.H selaku Inspektur Upacara, dan dihadiri oleh Karo SDM Polda Papua, Kombes Pol Hengky Pramudya, S.I.K.,M.Si., Dansat Brimob Polda Papua, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., para Pejabat Utama Polda Papua, para Komandan Batalyon, serta Bhayangkari Sat Brimob Polda Papua.


Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan struktur organisasi dan peningkatan kapasitas operasional Sat Brimob Polda Papua guna menjawab dinamika tugas serta tantangan kamtibmas di wilayah Papua. 


Dalam prosesi upacara, dilaksanakan pembacaan keputusan Kapolri tentang pencabutan Batalyon D dan pembentukan Batalyon A serta Batalyon B Pelopor, dilanjutkan dengan pernyataan peresmian dan pelantikan pejabat Komandan Batalyon.


Momentum tersebut juga ditandai dengan penyerahan dan pembukaan selubung tunggul kesatuan, sebagai simbol estafet kehormatan dan tanggung jawab satuan. Penandatanganan naskah peresmian dan penataan kembali kesatuan semakin menegaskan komitmen institusi dalam memperkuat soliditas serta efektivitas komando di lingkungan Sat Brimob Polda Papua.


Dalam amanatnya, Wakapolda Papua menyampaikan bahwa peresmian ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah strategis dalam memperkuat organisasi dan kesiapsiagaan operasional. 


“Upacara peresmian ini merupakan tonggak penting dalam penguatan organisasi, peningkatan kapasitas operasional, serta peneguhan komitmen dalam menjaga stabilitas kamtibmas di Tanah Papua,” tegasnya.


Ia juga menjelaskan bahwa sebagai bagian dari penguatan sarana dan prasarana operasional, telah dibangun barak siaga Batalyon D Pelopor di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, dengan dukungan anggaran APBN melalui DIPA Sat Brimob Polda Papua Tahun Anggaran 2025. 


Pembangunan tersebut merupakan wujud nyata komitmen pimpinan dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme personel, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas di wilayah selatan Papua yang memiliki karakteristik geografis dan tantangan tersendiri.


Lebih lanjut, Wakapolda Papua menekankan pentingnya profesionalisme, soliditas, loyalitas, serta pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas. 


“Tingkatkan profesionalisme dan kemampuan perorangan, jaga soliditas dan loyalitas, serta kedepankan pendekatan humanis dalam setiap operasi. Brimob harus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tegas dalam penegakan hukum namun tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan seluruh personel agar menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun sebagai aset negara yang harus dimanfaatkan secara optimal. Selain itu, ia menegaskan bahwa barak Batalyon D Sat Brimob Polda Papua dalam waktu dekat akan diresmikan langsung oleh Kapolda Papua.


“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini saya resmikan Batalyon A dan B Pelopor serta penataan kembali Batalyon D Pelopor Sat Brimob Polda Papua. Semoga momentum ini menjadi titik awal yang strategis dalam memperkuat struktur organisasi dan kesiapsiagaan operasional satuan,” pungkasnya.


Melalui peresmian ini, diharapkan Sat Brimob Polda Papua semakin solid, tangguh, responsif, dan adaptif dalam menghadapi berbagai dinamika tugas, serta terus hadir memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat di Tanah Papua.



01/03/26

Satgas Saber Lakukan Pengecekan Stok dan Harga Minyak Goreng di Supiori

 


Supiori — Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi Papua Tahun 2026 Polres Supiori melakukan pengecekan stok dan harga minyak goreng di wilayah hukum Polres Supiori guna memastikan ketersediaan serta stabilitas harga di pasaran.


Berdasarkan hasil pemantauan, stok minyak goreng yang tersedia di Kabupaten Supiori saat ini didominasi jenis premium dengan jumlah sekitar 1.000 liter. Sementara itu, minyak goreng curah dan kemasan sederhana tidak tersedia.


Adapun kebutuhan minyak goreng per bulan di Kabupaten Supiori tercatat sekitar 50 karton untuk kemasan sederhana dan 50 karton untuk jenis premium. Data tersebut menunjukkan bahwa pasokan yang ada masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.


Untuk harga riil di lapangan, minyak goreng kemasan premium dijual dengan variasi harga sebagai berikut: Bimoli kemasan 5 liter Rp125.000, Mitra 5 liter Rp95.000, Sinai 5 liter Rp100.000, Sinai 1.850 mililiter Rp45.000, Sinai 900 mililiter Rp25.000, Sinai 450 mililiter Rp13.000, Sinai 250 mililiter Rp8.000, serta Masku 485 mililiter Rp13.000.


Dari hasil pengecekan tersebut, diketahui bahwa harga minyak goreng mengalami kenaikan. Kendati demikian, secara umum ketersediaan stok untuk wilayah Kabupaten Supiori masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.


Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Provinsi Papua Tahun 2026 menyatakan akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan guna mengantisipasi potensi lonjakan harga serta memastikan distribusi minyak goreng berjalan lancar di wilayah tersebut.

Satgas Saber Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Kobakma

 


Kobakma — Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) melaksanakan pengecekan harga bahan pokok di Pasar Sentral Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah, Minggu (1/3/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh AKP Muliadi, S.Sos., bersama tiga personel.


Pengecekan dimulai sekitar pukul 10.00 WIT saat tim bergerak menuju Pasar Sentral Kobakma dan tiba pukul 10.10 WIT di Kios Mitra 78. Di lokasi tersebut, petugas melakukan pendataan harga serta memastikan ketersediaan sejumlah komoditas kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri.


Berdasarkan hasil pengecekan, harga sejumlah bahan pokok yang dijual di Kios Mitra 78 antara lain beras merek 99 sebesar Rp27.000 per kilogram, gula pasir Rp30.000 per kilogram, telur ayam ras Rp100.000 per rak, bawang merah Rp100.000 per kilogram, bawang putih Rp76.667 per kilogram, daging ayam ras Rp50.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp100.000 per kilogram, serta mi instan Rp5.000 per bungkus.


Sementara itu, air mineral kemasan 660 mililiter dijual dengan harga Rp10.000 per botol untuk merek Pikeyro dan Aqwawa, serta Rp15.000 per botol untuk merek Aqua.


Kegiatan pengecekan berakhir pada pukul 11.05 WIT. Dari hasil pemantauan, stok bahan pokok di Kios Mitra 78 milik Nina Lusu Lembang terpantau masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran.


Namun demikian, seluruh harga bahan pokok yang dijual tercatat melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). Kondisi tersebut dipengaruhi oleh tingginya biaya transportasi pengangkutan barang serta harga pembelian komoditas dari Wamena yang telah melampaui HET.


Satgas Saber menyatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah tersebut guna menjaga stabilitas pasokan serta mengantisipasi lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan.

Satgas Saber Polres Pegunungan Bintang Cek Harga Sembako, Temukan Minyak Kita Dijual di Atas HET

 


Pegunungan Bintang – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pegunungan Bintang yang dibentuk menjadi Satgas Saber melaksanakan pengecekan harga bahan pokok di wilayah Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Minggu (1/3/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di Kios Varia serta sejumlah pasar tradisional dan toko ritel.


Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Pegunungan Bintang, IPTU Jaya Bida Kedeng, S.H., bersama lima personel lainnya. Rombongan bertolak dari Mapolres sekitar pukul 09.25 WIT untuk mengontrol dan mengawasi harga pangan di wilayah tersebut.


Setibanya di Kios Varia sekitar pukul 10.00 WIT, personel melakukan pengecekan harga sejumlah komoditas. Dari hasil pemantauan, harga beras merek 99 dijual Rp210.000 per 5 kilogram dan Rp390.000 per 10 kilogram. Beras merek Putri Thailand dipatok Rp200.000 per 5 kilogram dan Rp380.000 per 10 kilogram, sedangkan beras Putri Agri dijual Rp350.000 per 10 kilogram dan Rp650.000 per 19 kilogram.


Untuk minyak goreng, merek Bimoli dijual Rp50.000 per liter, Rp100.000 per 2 liter, dan Rp220.000 per 5 liter. Minyak merek Lovina dijual mulai Rp15.000 per 250 mililiter hingga Rp50.000 per liter. Sementara itu, gula konsumsi dijual Rp40.000 per kilogram.


Adapun harga daging ayam tercatat Rp60.000 per kilogram dan daging sapi Rp185.000 per kilogram. Bawang merah dijual Rp120.000 per kilogram dan bawang putih Rp100.000 per kilogram. Telur ayam dijual Rp120.000 per rak.


Kasat Reskrim IPTU Jaya Bida Kedeng mengatakan pengecekan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional maupun pasar modern menjelang Lebaran.


“Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan harga bahan pokok serta memastikan stok tetap tersedia bagi masyarakat Oksibil,” ujarnya.


Dalam pengecekan tersebut, petugas juga menemukan sejumlah toko menjual minyak goreng merek Minyakita tidak sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang tertera pada kemasan. Personel Satreskrim telah mengingatkan para pedagang agar menyesuaikan harga dengan ketentuan pemerintah.


Pemilik toko, kata dia, mengaku kenaikan harga terjadi karena pemasok dari Jayapura menaikkan harga distribusi, sehingga pedagang terpaksa menyesuaikan harga jual di tingkat konsumen. Atas temuan tersebut, Satreskrim memandang perlu dilakukan pengecekan lebih lanjut terhadap pemasok Minyakita ke wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang yang berada di Jayapura.


Secara umum, stok bahan pokok di pasar tradisional dan pasar modern di Oksibil masih tercukupi menjelang Lebaran. Namun, para pengusaha toko mengeluhkan kendala transportasi yang masih mengandalkan jalur udara. Kondisi tersebut menyebabkan harga kebutuhan pokok di Pegunungan Bintang tidak dapat mengikuti harga di Jayapura maupun daerah lain di Papua.

Satlantas Polres Biak Numfor Tebar Kepedulian Ramadhan, Bagikan Takjil dan Edukasi Tertib Lalu Lintas


Jayapura – Dalam rangka Program Polantas Menyapa di bulan suci Ramadhan 1447 H, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Biak Numfor melaksanakan kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, Sabtu (28/02/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Imam Bonjol, yang merupakan salah satu titik aktivitas masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.


Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Biak Numfor, AKP Marvi Oksiriana Cakti, bersama personel Satlantas serta melibatkan masyarakat setempat. Puluhan paket takjil dibagikan kepada para pengendara dan warga sekitar sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan Polri kepada masyarakat.


Selain kegiatan sosial, personel Satlantas juga melaksanakan edukasi tertib berlalu lintas dengan memberikan imbauan keselamatan kepada pengguna jalan. Petugas menegur secara humanis pengendara yang tidak menggunakan helm berstandar SNI serta mengingatkan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.


Kasat Lantas AKP Marvi Oksiriana Cakti menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat, sekaligus menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif selama bulan Ramadhan.


“Ramadhan adalah momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polantas hadir bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra masyarakat,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang waktu berbuka puasa perlu diimbangi dengan kesadaran berlalu lintas yang baik agar potensi kecelakaan dapat diminimalisir.


Masyarakat menyambut positif kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian Satlantas Polres Biak Numfor dalam mengisi bulan Ramadhan dengan kegiatan yang bermanfaat dan humanis.