View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

03/02/26

Kapolsek Kelila Pimpin Patroli Jalan Kaki, Perkuat Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat

  


Jayapura – Kapolsek Kelila Polres Mamberamo Tengah, Iptu Alberth Boikaway, memimpin langsung pelaksanaan patroli jalan kaki yang dilakukan oleh personel Polsek Kelila di sekitar Mapolsek serta wilayah Distrik Kelila, Senin (02/02/2026).


Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kehadiran anggota kepolisian di tengah masyarakat sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.


Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Kelila tidak hanya melakukan pemantauan keamanan lingkungan, tetapi juga menyambangi warga serta sejumlah perkantoran yang berada di wilayah distrik. 


Kapolsek Kelila menekankan pentingnya interaksi langsung antara polisi dan masyarakat sebagai bentuk pelayanan publik serta langkah pencegahan dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.


“Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman dengan kehadiran polisi. Patroli jalan kaki ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, sehingga komunikasi antara polisi dan masyarakat dapat terjalin dengan baik,” ucap Kapolsek.


Ia menambahkan, melalui patroli dialogis, personel dapat lebih cepat mengetahui situasi dan permasalahan yang berkembang di lingkungan masyarakat.


Kegiatan patroli berjalan dengan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Patroli jalan kaki ini merupakan bagian dari kegiatan rutin Polsek Kelila dalam rangka menjaga stabilitas kamtibmas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga di wilayah hukum Polsek Kelila.



Serap Aspirasi Warga, KBO Binmas Polres Sarmi Sambangi Petani Nanas Mararena

 



Jayapura – Dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat, KBO Binmas Polres Sarmi, Ipda Syarifuddin, S.Sos., melaksanakan kegiatan sambang kepada petani nanas di kawasan Rawa Biru, Kelurahan Mararena, Distrik Sarmi Kota, Kabupaten Sarmi, Senin (02/02/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan pembinaan serta mendengarkan secara langsung keluhan dan masukan dari para petani nanas sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Dalam kesempatan itu, Ipda Syarifuddin mengajak para petani untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. 


Ia juga mengimbau agar para petani senantiasa memperhatikan kesehatan saat beraktivitas di kebun, terutama menghindari paparan terik matahari secara berlebihan.


“Kami hadir untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat. Selain itu, kami mengajak para petani untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta tetap memperhatikan kesehatan saat bekerja di kebun agar aktivitas pertanian dapat berjalan dengan baik,” ungkap Ipda Syarifuddin.


Kegiatan sambang tersebut disambut positif oleh para petani nanas, di antaranya Bahar Saweri, Mursalim, dan Nuraini Waramori. 


Dalam dialog yang berlangsung, para petani menyampaikan sejumlah permasalahan yang dihadapi, seperti keterbatasan pupuk dan bibit nanas, minimnya alat pertanian, serta kondisi aliran air di kawasan Rawa Biru yang kerap meluap dan menyebabkan banjir, sehingga berdampak pada kerusakan tanaman.


“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran pihak kepolisian. Harapan kami, ke depan ada perhatian dari pemerintah terkait bantuan pupuk, alat pertanian, serta penanganan aliran air agar kebun nanas kami tidak lagi terdampak banjir,” kata Bahar Saweri, salah satu petani.


Para petani mengapresiasi langkah Polri yang turun langsung ke lapangan dan membuka ruang dialog dengan masyarakat. Mereka berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait dapat terus terjalin guna mendukung kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di Kabupaten Sarmi.


Kegiatan ini diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman serta mendukung sektor pertanian di wilayah Kabupaten Sarmi.



02/02/26

Aksi Nyata Melisa Tabo Hadirkan Harapan bagi Warga Terdampak Kebakaran

  


Jayapura – Duka mendalam masih menyelimuti warga Tolikara pascakebakaran hebat yang melanda kawasan Giling Batu hingga Kogome pada Rabu, 28 Januari 2026. 


Ratusan rumah, kios, bengkel, dan toko bangunan hangus dilalap api, menyisakan puing-puing serta kepedihan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dan sumber penghidupan.


Di tengah situasi tersebut, Anggota Komisi II DPR Papua Pegunungan, Melisa Ivani Tabo, hadir langsung di lokasi terdampak pada Senin sore, 02 Februari 2026. Kehadirannya bukan sekadar meninjau, tetapi membawa bantuan dalam jumlah besar untuk meringankan beban para korban kebakaran.


Melisa menyambangi dua titik utama pengungsian, yakni Posko Jalan Irian dan Posko Jalan Kogome. Di kedua lokasi tersebut, ia menyerahkan bantuan yang difokuskan pada kebutuhan dasar warga, berupa 6 ton beras, dua unit profil tank, 60 kasur, 60 karton mi instan, 30 karton minyak goreng, 100 karton air mineral, serta bahan kebutuhan lain seperti gula, kopi, teh, dan perlengkapan memasak.


Di hadapan warga, Melisa menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah. 


“Saya datang bukan hanya untuk melihat, tetapi ingin memastikan saudara-saudara kita yang terdampak mendapatkan perhatian dan bantuan nyata. Semoga ini bisa sedikit meringankan beban dan memberi kekuatan bagi warga untuk bangkit kembali,” ujarnya.


Kehadiran srikandi Fraksi Golkar ini menjadi penguat semangat bagi warga yang masih berjuang di pengungsian. Warga menyambut hangat bantuan yang diserahkan, karena dinilai sangat membantu kebutuhan harian mereka di tengah keterbatasan.


Berdasarkan taksiran awal, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian mencapai puluhan miliar rupiah. Hingga kini, warga masih bertahan di posko-posko darurat sambil menunggu langkah penanganan lanjutan dari pemerintah daerah dan instansi terkait.


Sentuhan kemanusiaan yang ditunjukkan Melisa Ivani Tabo diharapkan menjadi pemantik solidaritas berbagai pihak untuk bersama-sama membantu pemulihan warga Tolikara pascakebakaran, agar mereka dapat segera bangkit dan menata kembali kehidupan yang sempat porak-poranda.

Operasi Keselamatan 2026, Polda Papua Ajak Masyarakat Utamakan Keselamatan

 


Jayapura – Kepolisian Daerah Papua mengajak seluruh masyarakat untuk mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas melalui pelaksanaan Operasi Keselamatan Tahun Anggaran 2026. 


Ajakan tersebut disampaikan saat Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan 2026 yang digelar di Lapangan Apel Mapolda Papua, Kota Jayapura, Senin (02/02/2026).


Apel tersebut dipimpin oleh Karo Ops Polda Papua, Kombes Pol Selamat Topan, S.I.K., M.Si., dan dihadiri para pejabat utama Polda Papua, Kasi Gakkum Pomal Kodaeral X, Mayor Laut (P) Guntur, DanPomDam XVII/CEN, Kolonel CPM Laksono Puji Lisdyanto, S.H, Pimpinan wilayah PT. jasa Raharja Papua, Herman haurisa, S.E, M.M dan seluruh personel Polda Papua.


Dalam amanatnya, Karo Ops Polda Papua menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan 2026 dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026, secara serentak di 38 Provinsi di seluruh Indonesia. Operasi ini bertujuan menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif, khususnya menjelang bulan suci Ramadan.


“Operasi Keselamatan ini mengedepankan langkah-langkah preventif dan edukatif. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas demi keamanan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ungkap Karo Ops.


Karo Ops menjelaskan, berdasarkan data Polda Papua, jumlah pelanggaran lalu lintas pada periode 2024–2025 mengalami peningkatan, namun angka kecelakaan lalu lintas justru menunjukkan penurunan yang signifikan.


“Tahun 2024 tercatat 98 kasus kecelakaan lalu lintas, sementara pada tahun 2025 turun menjadi 49 kasus. Penurunan ini menunjukkan bahwa upaya pencegahan dan edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan mulai memberikan hasil positif,” jelasnya.


Operasi Keselamatan 2026 menyasar pengendara sepeda motor, pengemudi kendaraan roda empat, pejalan kaki, pengemudi angkutan umum, serta seluruh pengguna jalan. Fokus pemeriksaan meliputi kelengkapan surat kendaraan bermotor, penggunaan helm standar SNI, sabuk pengaman, kelayakan kendaraan, serta penindakan terhadap penggunaan knalpot tidak sesuai standar dan pelanggaran lalu lintas lainnya.


Lokasi prioritas pelaksanaan operasi meliputi jalan utama, kawasan perkantoran, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, bandara, pelabuhan, pasar, halte transportasi, serta lingkungan sekolah.


Melalui Operasi Keselamatan 2026, Polda Papua juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas.


“Kami mengimbau masyarakat agar selalu melengkapi surat-surat kendaraan, tidak melanggar rambu lalu lintas, tidak menggunakan handphone saat berkendara, serta menghindari berkendara dalam pengaruh alkohol. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegas Kombes Pol Topan.


Ia menambahkan, kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi, ditekankan agar melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan mengutamakan keselamatan.


“Laksanakan tugas dengan pendekatan persuasif dan humanis, sehingga kehadiran Polri di lapangan benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” pungkasnya.


Apel Gelar Pasukan ini menandai kesiapan Polda Papua beserta seluruh unsur terkait dalam mendukung suksesnya Operasi Keselamatan 2026 guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Papua.


Polda Papua Ikuti Forum Belajar Bersama Antisipasi Wabah Virus Nipah

 


Jayapura – Polda Papua mengikuti kegiatan Forum Belajar Bersama Posko Presisi dengan tema Antisipasi dan Edukasi Wabah Virus Nipah, yang dilaksanakan secara tatap muka melalui Zoom Meeting dari Ruang Vicon Polda Baru, Senin (02/02/2026).


Kegiatan ini diikuti oleh Kabid TIK Polda Papua, Kombes Pol. I Ketut Suarnaya, S.H., S.I.K., Auditor Kepolisian Muda Tk. I Itwasda Polda Papua, AKBP Emanuel Eka Sediyanto, serta personel Polda Papua. 


Forum belajar ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan personel Polri terhadap potensi ancaman wabah penyakit menular.


Dalam sambutannya, Karo Dalops Stamaops Polri, Brigjen Pol. Benny Iskandar Hasibuan, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa forum ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah di bidang kesehatan masyarakat.


“Forum Belajar Bersama ini penting dan strategis guna meningkatkan pemahaman jajaran Polri terhadap potensi wabah penyakit menular, sekaligus memperkuat peran Polri dalam edukasi dan antisipasi di tengah masyarakat,” ucap Brigjen Benny.


Sementara itu, Karo Tekkom Div TIK Polri Brigjen Pol. Dr. Indarto, S.H., S.Sos., S.I.K., M.Si. menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah antisipasi dini.


“Pemahaman yang benar diperlukan agar personel mampu mencegah penyebaran hoaks dan kepanikan di masyarakat serta dapat berkoordinasi secara cepat dan tepat dengan instansi kesehatan apabila ditemukan indikasi kasus di lapangan,” jelasnya.


Paparan materi disampaikan oleh Dr. Sumarjaya, SKM., MM., MFP., C.F.A, Director Health Quarantine Surveillance Ministry of Health, yang memaparkan gambaran umum Virus Nipah sebagai penyakit zoonosis dengan tingkat fatalitas tinggi dan menjadi penyakit prioritas dunia.


“Hingga saat ini Indonesia belum melaporkan kasus konfirmasi Virus Nipah pada manusia. Namun, langkah deteksi dini, penguatan surveilans, dan kesiapsiagaan lintas sektor perlu terus ditingkatkan,” paparnya.


Penekanan juga disampaikan oleh Kapusdokkes Polri yang diwakili Karokespol Pusdokkes Polri Brigjen Pol. dr. I Gusti Gede Maha Andika Jaya, S.H., M.M., M.H.Kes., Sp.RAD., M.Kes.


Ia menegaskan pentingnya kewaspadaan dan kesiapan seluruh personel Polri dalam menghadapi potensi ancaman wabah penyakit menular.


“Setiap anggota Polri diharapkan menjadi agen edukasi dengan menyampaikan informasi yang akurat, menenangkan, dan tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat,” tegasnya.


Melalui forum belajar ini, diharapkan seluruh peserta memperoleh pemahaman yang tepat mengenai Virus Nipah, meliputi pengertian, penyebab, cara penularan, serta faktor risiko, sehingga mampu mendukung upaya pencegahan dan kesiapsiagaan secara optimal.


Hari Pertama Ops Satgas Preemtif Sosialisasi Kamseltibcarlantas

 


Hari pertama pelaksanaan Ops Keselamatan Agung-2026, Satgas Preemtif sosialisasikan Kamseltibcarlantas di seputaran kota Denpasar, senin 2/2/2026.


Pada kesempatan tersebut AKP Adrian Rizki Ramadhan S.T.R, S.I.K., selaku Kasubsatgas Binluh menyampaikan kami bersama personil memasangan Baliho dan penyebaran brosur , serta pemasangan stiker Ops keselamatan di beberapa titik diantaranya;

1. Depan Mako Ditlantas Polda Bali

2. ⁠TL. HOS Cokroaminoto, Denpasar

3. ⁠TL. Ayani - Gatsu Tengah

4. ⁠Simpang Lumintang

5. ⁠TL. Kenyeri - Seroja

6. ⁠TL. Noja - Gatsu Timur

7. ⁠TL. Nangka

8. TL. Arya

9. ⁠TL. GBB Sanur

10. ⁠TL. Nusa Indah - Hayam Wuruk

11. ⁠Jalan Hangtuah

12. ⁠Simpang Lely


Sekaligus memberikan himbauan kepada masyarakat dan para pengguna jalan yang melintas untuk selalu berhati-hati, patuh terhadap peraturan lalulintas yang berlaku dan selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.


Sosialisasi ini akan terus kita lakukan dan kami berharap dapat berdampak positif bagi masyarakat terutama dalam menjaga situasi Kamseltibcarlantas agar tetap aman dan kondusif, ungkapnya.

SPPG Polres Pasuruan Kota Layani 1.635 Penerima Manfaat MBG di 11 Sekolah

 


KOTA PASURUAN - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Pasuruan Kota Polda Jatim memulai program penyaluran makanan bergizi gratis (MBG) untuk pelajar di Kota Pasuruan Jawa Timur.


SPPG yang resmi dilaunching oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uli bersama Bhayangkari Cabang Kota Pasuruan pada Rabu (28/01/2026) bulan lalu tersebut, mampu mendistribusikan MBG untuk 1.635 penerima manfaat di 11 sekolah.


Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uli mengatakan, Program MBG ini merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesehatan generasi muda


"Dengan diluncurkannya program MBG dari Polres Pasuruan Kota Polda Jatim ini, menjadi langkah konkret Kepolisian dalam memperkuat pelayanan humanis, khususnya pada aspek kesehatan generasi muda," ujar AKP Titus, Senin (2/2/26).


Pada pelaksanaan perdana, penyaluran pertama diberikan kepada pelajar SMP Islam Kota Pasuruan yang berlokasi di Jalan KH. Abd. Hamid. 


Para pelajar tampak antusias menerima paket makanan bergizi yang dibagikan oleh tim SPPG.


"Kami berharap melalui SPPG Polres Pasuruan Kota ini, para pelajar dapat memperoleh asupan gizi yang lebih baik sehingga mampu menunjang prestasi dan semangat belajar,"ujar AKBP Titus.


Selain meningkatkan kualitas kesehatan pelajar, AKBP Titus menyebut kegiatan ini juga dapat memperkuat hubungan humanis antara Polres Pasuruan Kota dan masyarakat. 


"Kehadiran personel kepolisian di lingkungan sekolah membuka ruang komunikasi positif dan edukatif yang memberi kesan hangat bagi para pelajar," tambah AKBP Titus.


Polres Pasuruan Kota Polda Jatim memastikan bahwa program SPPG akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan merata dan tetap dalam pengawasan ketat dari ahli gizi. (*)

Tembakan Pecah Pagi Itu, Tiga Warga Lolos dari Maut di Jalur Maroku Yahukimo

 


YAHUKIMO - Pagi yang seharusnya tenang di pedalaman Yahukimo mendadak berubah mencekam ketika suara letusan senjata api memecah udara di jalur KM 7, Kampung Maroku, Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 07.30 WIT. Sebuah mobil pickup yang membawa tiga warga sipil menjadi sasaran gangguan tembakan dari orang tak dikenal.


Kendaraan tersebut dikemudikan Abdul Kadir (42) dengan dua penumpang, Peres Kusa (23) dan Luktar Pasomba (46). Saat melintasi lokasi, mereka melihat sekelompok orang bersenjata di sisi kiri jalan. Tak lama kemudian, beberapa kali tembakan terdengar mengarah ke kendaraan mereka.


Dalam kepanikan, Abdul Kadir langsung memacu kendaraan menjauh dari lokasi menuju arah Pelabuhan Logpon. Salah satu penumpang sempat melompat ke semak-semak untuk menyelamatkan diri sebelum akhirnya kembali bergabung setelah situasi dirasa aman. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Pemeriksaan awal juga tidak menemukan bekas tembakan pada badan kendaraan.


Laporan warga itu langsung direspons cepat oleh personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Polres Yahukimo. Aparat melakukan penyisiran lokasi, pengamanan jalur, serta memintai keterangan dari para korban guna memastikan situasi tetap terkendali.


Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap langkah operasi.


“Kami tidak ingin masyarakat hidup dalam rasa takut saat beraktivitas. Begitu laporan masuk, personel langsung bergerak mengamankan jalur dan memastikan warga selamat. Ini komitmen kami untuk selalu hadir memberi rasa aman,” ujarnya.


Ia menambahkan, aparat masih mendalami dugaan keterlibatan kelompok kriminal bersenjata yang sebelumnya terpantau beraktivitas di sekitar wilayah Logpon dan KM 7.


Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, mengimbau masyarakat tetap waspada namun tidak panik.


“Kami meningkatkan patroli dan penjagaan di titik-titik rawan. Masyarakat tetap bisa beraktivitas seperti biasa, namun segera laporkan jika melihat hal mencurigakan. Informasi sekecil apa pun sangat berarti untuk mencegah kejadian serupa,” kata Adarma.


Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tantangan keamanan di wilayah pegunungan Papua masih nyata. Namun kehadiran aparat yang sigap di lapangan memberi ketenangan bagi warga. Aktivitas masyarakat di jalur tersebut kini berangsur normal, sementara aparat terus melakukan penyelidikan dan pengamanan berkelanjutan.


Dengan langkah cepat dan pendekatan humanis, Operasi Damai Cartenz 2026 menegaskan komitmennya: menjaga Papua tetap aman agar warga bisa menjalani hari tanpa bayang-bayang ketakutan.