View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

07/02/26

Wujudkan Pemuda Papua yang Tangguh dan Berprestasi, Dankodaeral X Cup 2026 Resmi Ditutup dengan Semangat Kebersamaan

 


Jayapura – Turnamen Sepak Bola Dankodaeral X Cup U-23 Tahun 2026 resmi ditutup setelah partai final yang mempertemukan Soren FC dan Tunas Muda Hamadi di Lapangan Trisila Mako Kodaeral X, Hamadi, Kota Jayapura, Sabtu (07/02/2026). 


Dalam pertandingan yang disaksikan sekitar 1.000 penonton itu, Soren FC berhasil keluar sebagai juara dengan kemenangan tipis 1–0.


Penutupan turnamen yang mengusung tema “Melalui Turnamen Sepak Bola U-23 Dankodaeral X Cup, Lahir Generasi Muda Papua yang Tangguh dan Berprestasi” dipimpin oleh Aster Dankodaeral X, Kolonel Mar Donny Ivan, M.Tr.Hanla., M.M.


Hadir mewakili Kapolda Papua, Dirpolairud Polda Papua Kombes Pol. Dr. Tri Setyadi Artono, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran Forkopimda Papua, di antaranya Dankodaeral X Mayjen TNI (Mar) Werijon, Wadan Kodaeral X Laksamana TNI Dadang Somantri, serta tamu undangan dari berbagai instansi terkait.


Dankodaeral X, Mayjen TNI (Mar) Werijon, menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan langkah nyata dalam membina karakter dan fisik generasi muda Papua.


“Alhamdulillah, turnamen ini melahirkan pemenang, namun yang lebih membanggakan adalah terpilihnya 12 pemuda Papua untuk mengikuti program pelatihan profesional di Yogyakarta. Mereka akan dibina langsung oleh Coach Roberto Kuate untuk kemudian diproyeksikan ke klub-klub profesional di Indonesia,” ujar Dankodaeral X.


Keberhasilan turnamen ini terbukti dengan terjaringnya sejumlah pemain unggul. Selain 12 pemain yang dikirim ke Yogyakarta, dua pemain berbakat yakni Daniel Imanuel Yopo dan Oktavianus Awi telah mendapatkan rekomendasi khusus untuk mengikuti seleksi di Persipura U-20. Hal ini turut disaksikan langsung oleh pelatih kawakan Persipura, Rahmad Darmawan, yang turut hadir di lokasi kegiatan.


Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P. menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya ajang ini. Kehadiran personel Kepolisian dalam memberikan pengamanan dan peliputan memastikan seluruh rangkaian pertandingan sejak babak penyisihan hingga final berjalan aman dan kondusif.


“Kami dari jajaran Kepolisian mendukung penuh wadah-wadah positif seperti ini. Olahraga adalah sarana efektif untuk menjaga persatuan, kedisiplinan, dan menjauhkan generasi muda dari pengaruh negatif,” ujarnya.


Wujudkan Pemuda Papua yang Tangguh dan Berprestasi, Dankodaeral X Cup 2026 Resmi Ditutup dengan Semangat Kebersamaan

 


Jayapura – Turnamen Sepak Bola Dankodaeral X Cup U-23 Tahun 2026 resmi ditutup setelah partai final yang mempertemukan Soren FC dan Tunas Muda Hamadi di Lapangan Trisila Mako Kodaeral X, Hamadi, Kota Jayapura, Sabtu (07/02/2026). 


Dalam pertandingan yang disaksikan sekitar 1.000 penonton itu, Soren FC berhasil keluar sebagai juara dengan kemenangan tipis 1–0.


Penutupan turnamen yang mengusung tema “Melalui Turnamen Sepak Bola U-23 Dankodaeral X Cup, Lahir Generasi Muda Papua yang Tangguh dan Berprestasi” dipimpin oleh Aster Dankodaeral X, Kolonel Mar Donny Ivan, M.Tr.Hanla., M.M.


Hadir mewakili Kapolda Papua, Dirpolairud Polda Papua Kombes Pol Andi Anugrah, S.I.K., bersama jajaran Forkopimda Papua, di antaranya Dankodaeral X Mayjen TNI (Mar) Werijon, Wadan Kodaeral X Laksamana TNI Dadang Somantri, serta tamu undangan dari berbagai instansi terkait.


Dankodaeral X, Mayjen TNI (Mar) Werijon, menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan langkah nyata dalam membina karakter dan fisik generasi muda Papua.


“Alhamdulillah, turnamen ini melahirkan pemenang, namun yang lebih membanggakan adalah terpilihnya 12 pemuda Papua untuk mengikuti program pelatihan profesional di Yogyakarta. Mereka akan dibina langsung oleh Coach Roberto Kuate untuk kemudian diproyeksikan ke klub-klub profesional di Indonesia,” ujar Dankodaeral X.


Keberhasilan turnamen ini terbukti dengan terjaringnya sejumlah pemain unggul. Selain 12 pemain yang dikirim ke Yogyakarta, dua pemain berbakat yakni Daniel Imanuel Yopo dan Oktavianus Awi telah mendapatkan rekomendasi khusus untuk mengikuti seleksi di Persipura U-20. Hal ini turut disaksikan langsung oleh pelatih kawakan Persipura, Rahmad Darmawan, yang turut hadir di lokasi kegiatan.


Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P. menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya ajang ini. Kehadiran personel Kepolisian dalam memberikan pengamanan dan peliputan memastikan seluruh rangkaian pertandingan sejak babak penyisihan hingga final berjalan aman dan kondusif.


“Kami dari jajaran Kepolisian mendukung penuh wadah-wadah positif seperti ini. Olahraga adalah sarana efektif untuk menjaga persatuan, kedisiplinan, dan menjauhkan generasi muda dari pengaruh negatif,” ujarnya.


Polda Papua Hadiri Pembukaan Turnamen Nasional Domino Cenderawasih Cup

 


Jayapura – Ribuan atlet domino dari berbagai penjuru Indonesia memadati GOR Waringin, Kota Jayapura, untuk mengikuti Turnamen Nasional Domino Cenderawasih Papua Cup 2026, Sabtu (07/02/2026). Kegiatan ini mengusung tema inspiratif: “Domino Merekatkan Persaudaraan Menuju Papua Cerah yang Harmonis.”


Kegiatan ini dihadiri oleh Karo Log Polda Papua Kombes Pol Dafcoriza, S.I.K., M.Sc., didampingi Irwasda Polda Papua Kombes Pol Herzoni Saragih, S.I.K., M.H., serta Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., M.H.


Selain itu, hadir pula Ketua Umum PB PORDI (Persatuan Olahraga Domino Indonesia) Dr. H. Andi Jamaro Dulung, M.Si., Kadispora Provinsi Papua Laurens Wantik, S.Pd., M.Pd., serta perwakilan dari TNI AL, Lanud Silas Papare, dan BINDA Papua.


Dalam sambutannya, Ketua Panitia Cintiya Rulian Talanta melaporkan bahwa turnamen berskala nasional ini mencatat sejarah baru di Tanah Papua. Sebanyak 1.216 atlet berpartisipasi, yang terbagi dalam kategori reguler dan eksekutif, dengan total hadiah mencapai Rp335.000.000,-.


"Domino yang dahulu dikenal sebagai permainan rakyat di pos ronda, kini telah bertransformasi di bawah naungan PORDI menjadi cabang olahraga prestasi yang terukur dan menjunjung tinggi sportivitas," ujar Cintiya.


Senada dengan hal tersebut, Ketua Pengprov PORDI Papua, H. Supriyadi, menegaskan bahwa antusiasme peserta sangat luar biasa. Peserta tidak hanya berasal dari wilayah Papua seperti Nabire, Merauke, dan Biak, tetapi juga datang jauh dari Gorontalo, Kalimantan, hingga Sulawesi.


Gubernur Papua dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kadispora Provinsi Papua, Dr. Laurence Wantik, sekaligus membuka secara resmi perlombaan ini. Pembukaan ditandai dengan tradisi lokal "Colo Sagu" dan prosesi "Banting Gaplek" sebagai simbol dimulainya pertandingan.


Polda Papua menyambut positif terselenggaranya ajang ini. Kehadiran personel Polri dalam peliputan dan pengamanan memastikan bahwa kegiatan berjalan aman dan tertib. Olahraga domino dinilai menjadi ruang relaksasi sekaligus jembatan komunikasi antar paguyuban dan komunitas di Papua guna memperkuat kebersamaan.


Dengan adanya turnamen ini, diharapkan lahir atlet-atlet domino berbakat dari Papua yang siap bersaing di kancah nasional, sekaligus membuktikan bahwa Papua adalah rumah yang aman dan harmonis bagi penyelenggaraan ajang olahraga nasional.



Tokoh Pemuda Papua Nilai Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Efektif Jaga Stabilitas

  


Jayapura – Tokoh pemuda Papua, Doni Donatus Gobai, menyampaikan apresiasinya terhadap kehadiran Satgas Operasi Damai Cartenz yang dinilai berkontribusi dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus membangun rasa aman di tengah masyarakat Papua.


Menurut Doni, situasi di sejumlah wilayah Papua belakangan ini menunjukkan perkembangan yang semakin kondusif. Aktivitas warga berangsur normal, kegiatan ekonomi kembali bergerak, serta kehidupan sosial masyarakat berjalan lebih tertib.


Ia menilai pendekatan yang dilakukan Satgas Operasi Damai Cartenz tidak semata berorientasi pada aspek penegakan keamanan, tetapi juga mengedepankan komunikasi, pembinaan, dan perlindungan terhadap masyarakat sipil.


“Saya melihat kehadiran Satgas Damai Cartenz bukan hanya soal pengamanan, tetapi juga bagaimana mereka membangun komunikasi dengan warga. Pendekatan seperti ini membuat masyarakat merasa lebih tenang dan dihargai,” ujar Doni Donatus Gobai.


Doni juga mendukung langkah aparat dalam menegakkan hukum terhadap kelompok bersenjata yang selama ini mengganggu ketertiban masyarakat. Namun, ia menekankan pentingnya pendekatan yang tetap menjunjung nilai kemanusiaan.


“Penegakan hukum memang perlu, tapi yang lebih penting adalah bagaimana masyarakat tetap merasa dilindungi. Jika keamanan dijaga dengan cara yang humanis, kepercayaan publik akan tumbuh,” katanya.


Lebih lanjut, Doni mengimbau masyarakat Papua agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar dan berpotensi memecah persatuan. Ia menegaskan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga kedamaian di lingkungan masing-masing.


“Papua adalah rumah kita bersama. Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi? Mari kita pelihara situasi yang sudah semakin baik ini dengan semangat persaudaraan,” tutupnya.


Ia berharap kehadiran Satgas Operasi Damai Cartenz terus memberi dampak positif bagi masyarakat serta mendukung terciptanya pembangunan yang berkelanjutan di Tanah Papua melalui situasi yang aman dan damai.

Operasi Keselamatan Cartenz 2026, Polda Papua Beri Teguran Simpatik kepada Ratusan Pengendara di Jayapura

 


Jayapura – Memasuki hari kelima Kepolisian Daerah Papua terus mengintensifkan upaya menciptakan ketertiban berlalu lintas melalui Operasi Keselamatan Cartenz - 2026. 


Pada Sabtu (07/02/2026) pagi, personel Dit Lantas Polda Papua menggelar razia dan pemantauan arus lalu lintas di kawasan strategis Pertigaan RingRoad, Distrik Jayapura Selatan.


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kabag Bin Opsnal Ditlantas Polda Papua, AKBP Martin W. Asmuruf, S.Sos., M.M., didampingi Kasubdit Regident Ditlantas Polda Papua, Kompol Viky Pandhu Widhapermana, S.H., S.I.K., M.H.


Dalam arahannya saat apel persiapan, AKBP Martin W. Asmuruf menekankan bahwa operasi ini merupakan tindakan represif yang tetap mengedepankan sisi humanis. Sasaran utama operasi adalah pengendara roda dua (R2) yang tidak memenuhi kriteria standar keselamatan berkendara.


"Fokus kita adalah imbauan, peneguran, dan tindakan terhadap pelanggaran kasat mata, seperti pengendara tanpa helm, penggunaan kaca spion, hingga masa berlaku plat nomor yang telah mati," ujar AKBP Martin.


Menariknya, dalam operasi ini, petugas ditekankan untuk tidak melakukan pengejaran secara paksa terhadap pengendara yang mencoba melarikan diri guna menghindari kecelakaan yang tidak diinginkan. 


"Keselamatan pribadi personel dan masyarakat tetap menjadi prioritas utama kami di lapangan," tambahnya.


Berdasarkan data hasil kegiatan di lokasi, sebanyak 220 pengendara terjaring dalam razia kali ini. Meskipun belum dilakukan tindakan tilang secara fisik, petugas memberikan teguran tegas sebagai bentuk edukasi. Rinciannya, terdapat 63 teguran tertulis dan 157 teguran lisan yang diberikan kepada para pelanggar.


Beberapa poin pelanggaran prioritas yang menjadi target dalam Operasi Keselamatan Cartenz 2026 ini antara lain penggunaan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan Helm SNI atau sabuk pengaman, berkendara dalam pengaruh alcohol serta melawan arus dan melebihi batas kecepatan.


Melalui kegiatan ini, Polda Papua berharap tingkat kesadaran warga Kota Jayapura dalam mematuhi aturan lalu lintas terus meningkat, sehingga angka kecelakaan di jalan raya dapat ditekan seminimal mungkin.

Babinsa Malinau Kota Turun ke Sawah, Bantu Warga Panen Padi.

  


MALINAU, Kalimantan Utara – Kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Anggota Koramil 0910-03/Malinau Kota, Kopda Okvian Pratama, turun langsung ke sawah membantu warga melaksanakan panen padi di Desa Semenggaris, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Sabtu (07/02/2026).


Babinsa Kopda Okvian Pratama tampak membaur bersama para petani dengan penuh kebersamaan, memanen padi secara manual serta mengumpulkan hasil panen. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah aktivitas pertanian tersebut disambut hangat oleh warga karena sangat membantu meringankan beban kerja petani.


Kopda Okvian Pratama menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa, sekaligus bentuk dukungan nyata TNI AD dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional.


“Kami hadir untuk membantu dan mendampingi masyarakat, khususnya para petani, agar kegiatan pertanian berjalan lancar. Ini juga sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.


Sementara itu, Robert, salah satu petani Desa Semenggaris, mengungkapkan rasa terima kasih atas kepedulian Babinsa yang turun langsung membantu proses panen. Menurutnya, kehadiran TNI di sawah memberikan motivasi tersendiri bagi petani serta mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dan masyarakat.


Melalui kegiatan ini, Koramil 0910-03/Malinau Kota berharap dapat terus berperan aktif mendukung ketahanan pangan di wilayah, sekaligus memperkuat sinergi dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat.


(Pendim 0910)

Polda Papua Limpahkan 4 Tersangka Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi di Merauke ke Kejaksaan

 


Jayapura – Kepolisian Daerah Papua melalui Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus menunjukkan keseriusan dalam mengawal kebijakan pemerintah terkait distribusi BBM bersubsidi. 


Pada Jumat (06/02/2026), penyidik resmi melaksanakan Tahap II atau penyerahan tersangka dan barang bukti perkara tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan dan niaga bahan bakar minyak (BBM) jenis Bio Solar B40 di wilayah hukum Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.


Penyerahan tersebut berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Merauke. Keempat tersangka yang dilimpahkan berinisial B alias IAN, MB, MT alias M, dan S alias AT (seorang pengawas SPBU).


Dirreskrimsus Polda Papua, Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., melalui Kasubdit IV Tipidter Kompol Agus Ferinando Pombos, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata komitmen Polda Papua dalam memastikan Program Subsidi Tepat Sasaran berjalan tanpa gangguan dari pihak yang mencari keuntungan pribadi.


"Penegakan hukum ini diharapkan menjadi pembelajaran keras bagi siapa saja yang berani menyalahgunakan BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan," tegas Kompol Agus.


Perkara ini berawal dari pengungkapan kasus pada Maret 2025 di Jalan Blorep, Distrik Merauke. Para tersangka diduga bekerja sama menyalahgunakan BBM Bio Solar B40 yang bersumber dari SPBU Kompak CV. Rezeki Jaya, Sota.


Modusnya, tersangka mengambil sekitar 930 liter solar menggunakan truk tangki roda 10 merek Hino bernomor polisi W 9413 UJ. Dengan campur tangan pengawas SPBU (tersangka S), BBM tersebut kemudian dialihkan untuk dijual kembali di atas harga subsidi, yakni Rp11.000 hingga Rp11.500 per liter. Saat penangkapan, polisi menemukan sebagian BBM telah dimuat ke dalam mobil Isuzu Panther di dalam puluhan jerigen berukuran 20 liter.


Sebelum diserahkan ke JPU, keempat tersangka telah menjalani pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Mopah Baru dan dinyatakan dalam kondisi sehat. Berkas perkara ini sendiri telah dinyatakan lengkap (P-21) oleh Jaksa Penuntut Umum sejak 18 September 2025.


Kedatangan tim penyidik yang terdiri dari Iptu Marten Luter Wengge, Aiptu Ronald Edward, Brigpol Muh. Tuhri A. Wael, Brigpol Aprilia Kreuta, dan Briptu Erens W.N. Hababuk, diterima langsung oleh JPU Kejati Papua, Dede Setiawan, S.H., M.H., serta Kasubsi Pra Penuntutan Pidum Kejari Merauke, Olyvia Rara’ Sampe Bulu’, S.H.


Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 55 UU RI No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi yang telah diubah melalui UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Berdasarkan regulasi terbaru dalam UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, para tersangka kini terancam hukuman penjara paling lama 6 tahun dan denda maksimal mencapai Rp60 miliar.


Dengan tuntasnya Tahap II ini, tanggung jawab penahanan dan proses penuntutan sepenuhnya beralih ke Kejaksaan Tinggi Papua untuk segera dilimpahkan ke persidangan.


Gabungan Polda Papua Gelar Aksi Bersih Lingkungan di Sejumlah Titik Kota Jayapura

 


Jayapura – Personel gabungan dari Sat Brimob Polda Papua, Direktorat Samapta Polda Papua, Direktorat Polairud Polda Papua, SPN Polda Papua, serta Polresta Jayapura Kota melaksanakan kegiatan bersih lingkungan pada Jumat (06/02/2026).


Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di beberapa lokasi, meliputi lingkungan SPN Polda Papua, Pantai Kupang Dok II, Pantai Hamadi, Pantai Taman Mandiri, dan Pantai Holtekamp Hamadi.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dirsamapta Polda Papua Kombes Pol Sondang R.D. Siagian, S.I.K., Kasubbagrenmin SPN Polda Papua Kompol Deti Iriawati, S.Sos., Kabag SDM Polresta Jayapura Kota Kompol I Nengah S. Gapar, S.Sos., Kabag Log Polresta Jayapura Kota Kompol Wiji, serta Kabag Ops Satbrimob Polda Papua Kompol Abjan Jalal, S.H.


Sejak pagi hari, personel gabungan tampak menyebar di titik-titik lokasi untuk melakukan pembersihan sampah plastik, rumput liar, serta material lain yang mencemari lingkungan. 


Aksi ini menjadi wujud kepedulian Polri terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya memberikan contoh positif kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan ruang publik, khususnya kawasan pesisir pantai yang menjadi tempat aktivitas warga.


Dirsamapta Polda Papua Kombes Pol Sondang R.D. Siagian di sela kegiatan menyampaikan bahwa aksi bersih lingkungan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir tidak hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. 


“Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan. Kami ingin menunjukkan bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama, dan Polri hadir untuk memberi menjadi teladan bagi masyarakat,” ujarnya.


Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan pantai dan lingkungan sekitar agar tetap bersih, sehat, dan nyaman untuk digunakan sebagai ruang publik. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesadaran kolektif antara aparat dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kota Jayapura.