View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

29/04/26

Langkah Prajurit di Bawah Matahari, Mengantar Harapan untuk Desa Luso



MALINAU, Kalimantan Utara – Terik matahari yang menyengat di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, tak menyurutkan semangat personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau dalam menjalankan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat, Rabu (29/4/2026).


Dengan penuh dedikasi, personel Satgas TMMD terus bekerja di lapangan, mulai dari mengangkut material, mendorong gerobak berisi adukan semen, hingga meratakan jalan semenisasi yang menjadi salah satu sasaran fisik program TMMD tahun ini.


Meski cuaca panas begitu terasa, para personel tetap menunjukkan semangat tinggi. Bagi mereka, pekerjaan berat bukan soal siapa yang paling kuat, melainkan tentang kesiapan, disiplin, dan latihan yang terus ditempa setiap hari.


“Bukan karena kami kuat, tapi karena kami terlatih. Panas, lelah, dan medan yang berat adalah bagian dari tugas kami. Yang terpenting adalah bagaimana kami bisa membantu masyarakat dan mewujudkan harapan mereka,” ujar Praka Aris, salah satu anggota Satgas, di sela kegiatan.


Pembangunan yang dilakukan Satgas TMMD di Desa Luso meliputi berbagai sasaran fisik seperti semenisasi jalan, rehab rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan MCK, hingga pembenahan fasilitas umum lainnya yang sangat dibutuhkan masyarakat.


Kehadiran Satgas TMMD membawa harapan baru bagi warga desa. Infrastruktur yang selama ini menjadi kendala perlahan mulai dibenahi, membuka akses yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.


Darius, warga Desa Luso, mengaku bangga dan bersyukur atas kerja keras personel TNI yang tanpa lelah terus hadir membantu mereka.

“Kami melihat sendiri bagaimana bapak-bapak TNI bekerja di bawah panas matahari tanpa mengeluh. Ini sangat berarti bagi kami, karena pembangunan ini adalah mimpi yang akhirnya mulai terwujud,” ungkapnya.


Program TMMD Ke-128 bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, pengabdian, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Di balik peluh yang jatuh di bawah terik matahari, tersimpan semangat besar untuk menghadirkan perubahan. Bagi Satgas TMMD, pengabdian bukan tentang kekuatan, melainkan ketulusan dan kesiapan untuk terus berjuang bersama rakyat.


(Pendim0910)

Senyum Bahagia Bapak Stevanus, Rumahnya Jadi Sasaran RTLH TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau

 


MALINAU, Kalimantan Utara – Raut bahagia terpancar dari wajah Bapak Stevanus (60), warga RT 2 Nomor 22, Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, saat rumahnya menjadi salah satu sasaran program Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 wilayah Kodim 0910/Malinau, Rabu (29/4/2026).


Stevanus yang selama ini hidup seorang diri di rumah sederhana miliknya mengaku sangat bersyukur dan terharu atas perhatian yang diberikan melalui program TMMD tersebut. Kondisi kesehatannya yang kurang baik membuat dirinya tidak lagi mampu bekerja secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan hidup, termasuk memperbaiki rumahnya yang sudah tidak layak huni.


Rumah yang selama ini ditempatinya mengalami banyak kerusakan dan membutuhkan perbaikan agar lebih aman dan nyaman untuk ditinggali. Namun, keterbatasan ekonomi membuat keinginan itu sulit terwujud.


Melalui program RTLH TMMD Ke-128, harapan Stevanus akhirnya mulai terjawab. Rumahnya kini menjadi salah satu prioritas pembangunan yang dikerjakan oleh Satgas TMMD bersama masyarakat setempat.


“Saya sangat senang dan bersyukur. Selama ini saya tinggal sendiri dan tidak bisa bekerja karena sering sakit. Saya tidak menyangka rumah saya bisa diperbaiki oleh bapak-bapak TNI. Terima kasih banyak, saya merasa sangat terbantu,” ungkap Stevanus dengan penuh haru.


Personel Satgas TMMD pun terus menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan bantuan seperti Stevanus. Program RTLH menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.


Kehadiran TMMD bukan hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga membawa harapan baru bagi warga yang membutuhkan. Senyum tulus Stevanus menjadi bukti bahwa perhatian kecil dapat menghadirkan kebahagiaan besar.


Melalui TMMD Ke-128, Kodim 0910/Malinau terus berkomitmen untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat hingga ke pelosok desa.


(Pendim0910)

Bahu Membahu, Satgas TMMD Ke-128 Percepat Semenisasi TPU Desa Luso


MALINAU, Kalimantan Utara – Semangat kebersamaan dan gotong royong terus mewarnai pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Rabu (29/4/2026).


Personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat tampak bahu membahu melaksanakan semenisasi area TPU yang menjadi salah satu sasaran fisik program TMMD tahun ini. Dengan penuh semangat, mereka mengangkut material pasir dan semen, menyusun bekisting, hingga meratakan adukan demi mempercepat proses pembangunan.


Semenisasi TPU tersebut bertujuan untuk memberikan akses yang lebih baik, nyaman, dan layak bagi masyarakat saat berziarah maupun dalam pelaksanaan prosesi pemakaman. Sebelumnya, kondisi area TPU cukup sulit dilalui, terutama saat musim hujan karena licin dan becek.


Meski cuaca cukup terik, hal itu tidak mengurangi semangat personel Satgas dan warga yang terus bekerja bersama. Kebersamaan yang terjalin menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Salah satu anggota Satgas TMMD, Serda Edi, mengatakan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada tenaga, tetapi juga pada kekompakan dan semangat gotong royong.


“Pekerjaan akan terasa lebih ringan jika dikerjakan bersama-sama. Inilah semangat TMMD, hadir untuk membantu masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan warga,” ujarnya.


Warga Desa Luso pun menyambut baik pembangunan tersebut. Mereka merasa sangat terbantu karena TPU merupakan fasilitas penting yang digunakan seluruh masyarakat desa.


“Kami sangat bersyukur. Dengan adanya semenisasi ini, akses menuju TPU menjadi lebih baik dan nyaman. Ini sangat membantu kami,” ungkap salah seorang warga.


Melalui program TMMD Ke-128, Kodim 0910/Malinau terus berupaya menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, sekaligus menanamkan nilai kebersamaan dan semangat gotong royong di tengah kehidupan warga pedesaan.


(Pendim0910)

28/04/26

Tokoh Pemuda Papua Pegunungan Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Dukung Pembangunan Jelang 1 Mei

 


Jayapura – Selasa 28 April 2026, Tokoh Pemuda Papua Pegunungan, Melianus Asso, mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mendukung pembangunan menjelang momentum 1 Mei. Ia menekankan pentingnya stabilitas keamanan sebagai fondasi utama dalam mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua.


Dalam pernyataannya, Melianus juga mengimbau khususnya kepada generasi muda agar memaknai momen 1 Mei sebagai bagian dari sejarah integrasi Papua ke dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan sikap yang bijak, dewasa, dan penuh tanggung jawab.


“Momentum ini hendaknya kita jadikan sebagai pengingat untuk terus memperkuat persatuan, kebersamaan, serta komitmen membangun Papua yang aman, damai, dan sejahtera dalam NKRI,” ujarnya.


Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga perdamaian di Tanah Papua, menghindari konflik, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang sengaja dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menciptakan gangguan kamtibmas.


“Mari kita bergandengan tangan, saling menghargai perbedaan, dan bersama-sama mendukung pembangunan demi masa depan generasi Papua yang lebih baik,” tambahnya.


Menurutnya, Papua merupakan bagian sah dari Indonesia, sehingga seluruh masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga keutuhan, persatuan, dan kedamaian di wilayah tersebut. Dengan situasi yang aman dan kondusif, diharapkan pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Papua.

Tokoh Masyarakat Bibida Tekankan Makna Integrasi Papua dan Ajak Warga Jaga Kondusifitas Jelang 1 Mei

  


Paniai – Menjelang tanggal 1 Mei 2026 yang diperingati sebagai Hari Buruh Nasional sekaligus momentum integrasi Papua ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Kepala Distrik Bibida sekaligus tokoh masyarakat, Jairus Zonggonau, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Paniai untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban.


Dalam penyampaiannya pada Selasa (28/04/2026), Jairus Zonggonau menegaskan bahwa hingga saat ini belum terdapat indikasi adanya rencana aksi di wilayah Paniai. Ia menyebut masyarakat cenderung tetap menjalankan aktivitas seperti biasa tanpa adanya gejolak berarti.


“Sampai saat ini belum adanya rencana aksi. Masyarakat di sini umumnya tetap beraktivitas normal,” ujarnya.


Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tanggal 1 Mei tidak hanya diperingati sebagai Hari Buruh, namun juga memiliki makna penting sebagai hari integrasi Papua ke dalam NKRI. Oleh karena itu, momentum tersebut harus disikapi dengan bijak oleh seluruh lapisan masyarakat.


“Momentum 1 Mei ini juga menjadi pengingat bahwa Papua merupakan bagian dari NKRI. Karena itu, mari kita jaga bersama keamanan dan kedamaian, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan,” tegasnya.


Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Menurutnya, peran tokoh masyarakat dan orang tua sangat penting dalam memberikan pemahaman kepada warga agar tetap tenang dan menjaga keharmonisan.


“Saya imbau kepada masyarakat agar hidup damai, tidak terprovokasi, dan tetap menjaga kebersamaan di Kabupaten Paniai,” tambahnya.


Dengan adanya himbauan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Paniai dapat memaknai momentum 1 Mei secara positif serta terus menjaga stabilitas keamanan, sehingga kehidupan sosial dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan kondusif.

SIAP Lawan Dengue Dorong Perusahaan Lindungi Karyawan dari Risiko Dengue


Jakarta, 23 April 2026 – Gerakan Sinergi Aksi Perusahaan (SIAP) Lawan Dengue yang digagas KADIN bersama PT Takeda Innovative Medicines dan PT Bio Farma, serta didukung Kementerian Kesehatan RI, Kementerian Ketenagakerjaan RI, dan PERDOKI, kembali menegaskan pentingnya perlindungan tenaga kerja dari risiko dengue sebagai bagian dari keberlangsungan bisnis.


Sejak diluncurkan pada 2024, gerakan ini mendorong dunia usaha melihat dengue bukan hanya isu kesehatan, tetapi juga risiko nyata bagi produktivitas dan operasional perusahaan. Hingga 14 April 2026, tercatat 30.465 kasus dengue di Indonesia dengan 79 kematian, yang banyak menyerang usia produktif.


Direktur Penyakit Menular Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine, menegaskan dengue masih menjadi tantangan serius sehingga pencegahan harus dilakukan terintegrasi melalui edukasi, pengendalian vektor, dan kolaborasi lintas sektor. “Pendekatan seperti SIAP Lawan Dengue mendukung upaya nasional menuju pengendalian yang lebih efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.


Dari sisi ketenagakerjaan, M. Yusuf menyebut dengue kini menjadi bagian dari isu keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Ia menekankan pentingnya langkah sistematis perusahaan melalui sanitasi lingkungan, pemberantasan sarang nyamuk, serta edukasi pekerja, termasuk bagi sektor informal, guna menjaga produktivitas.


Presiden Direktur PT Takeda Innovative Medicines, Andreas Gutknecht, mengatakan dengue dapat menyerang siapa saja dan berdampak luas, sehingga kesiapsiagaan perlu diwujudkan melalui langkah nyata di tempat kerja. “Perusahaan memiliki peran penting sebagai titik awal perlindungan karyawan,” katanya.


Wakil Ketua Umum KADIN, Shinta Widjaja Kamdani, menambahkan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci menciptakan lingkungan kerja sehat. “Kesejahteraan karyawan adalah fondasi keberlanjutan perusahaan,” tegasnya.


Ketua PERDOKI, dr. Agustina Puspitasari, menekankan pentingnya upaya preventif termasuk imunisasi, edukasi, dan pengendalian risiko di lingkungan kerja agar pekerja tetap sehat dan produktif.


Sementara itu, Raditya Dika mengingatkan dengue bukan penyakit sepele karena dapat mengganggu aktivitas dan berdampak luas. Ia menilai pencegahan adalah investasi untuk menjaga masa depan diri, keluarga, dan tim kerja.


Ketua KOBAR Lawan Dengue, dr. H. Suir Syam, mengapresiasi gerakan ini sebagai langkah melindungi pekerja dari ancaman dengue, mengingat beban nasional yang besar dengan lebih dari satu juta kasus rawat inap pada 2024 dan pembiayaan hampir Rp3 triliun. Ia menargetkan kolaborasi lintas sektor mampu mendorong nol kematian akibat dengue pada 2030.


Tahun ini, SIAP Lawan Dengue juga meluncurkan platform terpadu untuk memudahkan perusahaan mengakses layanan kesehatan dan memperkuat upaya pencegahan. Hingga kini, lebih dari 60 perusahaan telah terlibat, termasuk Danone Indonesia, dengan berbagai program edukasi, pengendalian lingkungan, dan perlindungan kesehatan karyawan.


Gerakan ini diharapkan mendorong lebih banyak perusahaan mengambil langkah nyata sehingga pencegahan dengue menjadi gerakan bersama yang berdampak luas bagi masyarakat dan dunia usaha.

Apresiasi Pengabdian, Polda Papua Gelar Pelepasan Karo Ops dalam Nuansa Kekeluargaan

 


 

Jayapura – Polda Papua menggelar kegiatan pelepasan Kepala Biro Operasi (Karo Ops) sebagai bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier di lingkungan Polri. Kegiatan tersebut berlangsung di Mapolda Papua Baru Koya Koso, Selasa (28/04/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.I.K., M.Si, yang dihadiri oleh Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H bersama para Pejabat Utama Polda Papua, Kapolresta dan Kapolres jajaran, serta personel Polda Papua.


Suasana penuh kehangatan terlihat saat Kapolda Papua didampingi Ketua Bhayangkari Polda Papua Ny. Nova Patrige Renwarin mengalungkan kalung bunga kepada Karo Ops Polda Papua Brigjen Pol. Selamat Topan, S.I.K., M.Si bersama Ny. Maya Selamat Topan sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan.


Dalam keterangannya, Kapolda Papua menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan loyalitas yang telah ditunjukkan oleh Brigjen Pol. Selamat Topan selama menjabat sebagai Karo Ops. 


“Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan kinerja yang telah diberikan. Semoga pengalaman yang diperoleh selama bertugas di Papua dapat menjadi bekal untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi institusi Polri,” ujarnya.


Kapolda Papua juga menekankan pentingnya menjaga soliditas, profesionalisme, serta sinergi antar fungsi dalam pelaksanaan tugas guna menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Papua.


Kegiatan pelepasan tersebut diakhiri dengan pengantaran Brigjen Pol. Selamat Topan bersama istri menuju kendaraan dinas, sebagai penanda berakhirnya masa tugas beliau sebagai Karo Ops Polda Papua. 


Suasana berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan soliditas serta kekeluargaan di lingkungan Polda Papua.

Perkuat Sinergi Informasi, Satgas Damai Cartenz Jalin Silaturahmi dengan Wartawan di Timika


Timika – Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz-2026 menggelar kegiatan silaturahmi bersama wartawan Papua pada Sabtu (25/4/2026) pukul 16.00 WIT di Coffeeshop Kabupaten Mimika. Kegiatan ini bertujuan mempererat sinergitas dan komunikasi antara aparat keamanan dan insan pers guna mendukung penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab di wilayah Papua.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2026 AKBP Andria, S.I.K., bersama sejumlah jurnalis dari berbagai media yang bertugas di wilayah Papua. Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi ruang diskusi terbuka antara Satgas Damai Cartenz dan rekan media.


Dalam kesempatan itu, Wakasatgas Humas AKBP Andria menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini tidak hanya sebagai ajang mempererat hubungan, tetapi juga menjadi forum strategis untuk bertukar informasi serta menyerap masukan dari para jurnalis.


“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin sebagai wadah komunikasi yang terbuka, sehingga hubungan kemitraan antara Satgas dan rekan media semakin kuat,” ujar AKBP Andria.


Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, sejumlah jurnalis menyampaikan masukan terkait teknis peliputan di lapangan, khususnya dalam situasi kontak tembak agar pengambilan gambar dilakukan secara profesional dan terkoordinasi demi keselamatan bersama.


Menanggapi hal tersebut, AKBP Andria menjelaskan bahwa dalam penyusunan narasi pemberitaan, pihaknya juga mempertimbangkan aspek perlindungan dan keamanan, termasuk tidak mencantumkan identitas tertentu sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan narasumber.


Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa sinergi dengan media merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan operasi, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Papua.


“Media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan menyejukkan kepada masyarakat. Kami berharap kerja sama ini terus diperkuat demi menjaga stabilitas kamtibmas di Papua,” ujar Kaops Damai Cartenz.


Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat keamanan dan insan pers dalam menciptakan suasana yang kondusif.


“Kolaborasi yang baik antara Satgas Damai Cartenz dan media akan berdampak positif dalam membangun kepercayaan publik serta menjaga situasi tetap aman dan damai,” kata Wakaops Damai Cartenz. 


Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 dan insan pers di wilayah Papua khususnya Timika, semakin solid serta mampu mendukung terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif.