View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

15/02/26

Gerak Cepat Polsek Lekok Evakuasi Pohon Tumbang Tutup Akses Warga


Polresta Pasuruan – Respon cepat ditunjukkan Polsek Lekok Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur saat menerima laporan adanya dahan pohon tumbang yang melintang dan menutup jalur akses utama menuju sentra pendidikan, perikanan, serta permukiman masyarakat di wilayah Kecamatan Lekok. Sabtu (14/2/2026).


Peristiwa tersebut sempat menghambat aktivitas warga, khususnya para pelajar, pekerja sektor perikanan, serta masyarakat yang hendak beraktivitas di pagi hari. Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Lekok segera turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan evakuasi bersama warga sekitar.


Dengan menggunakan peralatan seadanya, anggota Polsek Lekok bersama masyarakat bergotong royong memotong dan memindahkan dahan pohon yang menghalangi badan jalan.


Kapolsek Lekok, AKP Mawan, S.H., menyampaikan bahwa gerak cepat tersebut merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat.


“Kami segera merespons laporan warga karena jalur tersebut merupakan akses vital menuju sekolah, sentra perikanan, dan permukiman. Kehadiran kami di lapangan adalah untuk memastikan akses kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terganggu,” ujar AKP Mawan.


Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi pohon tumbang, terutama saat cuaca ekstrem, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau instansi terkait apabila menemukan kondisi yang membahayakan.


Berkat kerja sama antara Polsek Lekok dan masyarakat, dahan pohon berhasil dievakuasi dan jalur akses kembali dapat dilalui dengan aman. Situasi pun kembali kondusif, dan aktivitas warga berjalan normal seperti sediakala.

Jelang Ramadhan, Wabup Pastikan Situasi Kamtibmas Nabire Tetap Kondusif


Jayapura – Wakil Bupati Nabire, Papua Tengah, Burhanuddin Pawennari memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayahnya tetap aman dan kondusif menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026. 


Kepastian tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Tarhib Ramadhan yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nabire di Islamic Center Al Falah Nabire, Sabtu.


Burhanuddin menegaskan bahwa kondusivitas daerah merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah, aparat keamanan, serta seluruh elemen masyarakat yang terus menjaga stabilitas wilayah. 


Ia mengajak umat Muslim menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah, serta menjaga kerukunan antarumat beragama.


Menurutnya, Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai ibadah menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai waktu untuk membersihkan hati dari iri, dengki, dan amarah, sekaligus mempererat hubungan antarsesama. Pemerintah daerah berharap nilai-nilai tersebut semakin tumbuh di tengah masyarakat sehingga tercipta suasana yang damai dan harmonis sepanjang bulan suci.


“Mari menyambut Ramadhan dengan memperbaiki niat, saling memaafkan, dan memperkuat ukhuwah Islamiyah. Hati yang bersih akan melahirkan sikap tulus, sedangkan ukhuwah yang kuat akan menciptakan masyarakat yang damai, rukun, dan saling mendukung dalam kebaikan,” ujar Burhanuddin.


Sementara itu, Ketua MUI Nabire, KH Rohimin Abdul Rahman, menyampaikan bahwa Tarhib Ramadhan menjadi sarana untuk mempersiapkan pelaksanaan ibadah sekaligus menyatukan organisasi kemasyarakatan Islam, ulama, umara, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid, pondok pesantren, dan masyarakat.


Ia menambahkan, pada Ramadhan 1447 Hijriah/2026 MUI Nabire akan menggelar Safari Ramadhan di sejumlah lokasi, di antaranya pada 8 Ramadhan di Masjid Muhajirin dan 15 Ramadhan di wilayah SP3, dengan melibatkan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pemangku kepentingan.


Selain itu, MUI mengimbau seluruh pengurus Dewan Kemakmuran Masjid agar selektif dalam menghadirkan penceramah dari luar daerah. Pengurus diminta berkoordinasi dengan Binmas Islam Kementerian Agama Kabupaten Nabire dengan melampirkan daftar riwayat hidup penceramah untuk diteruskan kepada MUI Nabire.


“Mari kita sambut Ramadhan dengan semangat ibadah guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” kata Rohimin.

Bersinergi Babinsa Sukosari, TP PKK dan Bidan Desa, Jadi Simbol Kebersamaan Warga

 


Lumajang – Wujud kebersamaan dan sinergitas antara aparat kewilayahan dengan elemen masyarakat, Babinsa Sukosari Koramil 0821-12/Jatiroto, Serka Samsuliadi Dwi Purwanto, melaksanakan pendampingan kegiatan kerja bakti bersama perangkat desa, TP PKK, bidan desa, serta para kader dalam pembersihan lahan tanaman obat keluarga (toga) di Dusun Sukosari Barat, Desa Sukosari, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang,  Jawa Timur, pada Minggu (15/2/2026).


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan toga sebagai sumber tanaman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan masyarakat. Dengan penuh semangat kebersamaan, seluruh peserta kerja bakti membersihkan rumput liar, merapikan tanaman, serta menata kembali area toga agar lebih tertata dan produktif.


Serka Samsuliadi Dwi Purwanto mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial (Binter) untuk terus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Menurutnya, keberadaan toga memiliki nilai strategis, tidak hanya dari sisi kesehatan tetapi juga dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya lingkungan yang bersih dan asri.


“Kegiatan ini bukan sekadar kerja bakti biasa, tetapi menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan kepedulian terhadap kesehatan keluarga. Tanaman obat keluarga sangat bermanfaat sebagai alternatif pengobatan alami yang mudah dijangkau warga,” ujar Samsul di sela kegiatan.


Kepala Dusun Sukosari Barat, Andi Fikri Sakti, mengapresiasi keterlibatan aktif Babinsa dalam setiap kegiatan masyarakat. Ia menilai kehadiran Babinsa mampu memberikan motivasi sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong di tengah warga.


“Kami sangat berterima kasih atas pendampingan Babinsa. Kehadiran beliau memberikan energi positif bagi warga, terutama ibu-ibu PKK dan kader. Harapan kami, toga yang ada di dusun ini bisa terus terawat dan dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat,” ungkap dia.


Sementara itu, bidan desa bersama kader kesehatan juga menegaskan bahwa keberadaan toga sangat mendukung program kesehatan masyarakat. Berbagai jenis tanaman seperti jahe, kunyit, temulawak, dan serai dapat dimanfaatkan untuk menjaga daya tahan tubuh serta penanganan keluhan kesehatan ringan secara mandiri.


"Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong terus tumbuh dan menjadi budaya yang mengakar kuat di tengah masyarakat Desa Sukosari, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun desa yang sehat, bersih, dan mandiri," pungkasnya.


Kegiatan kerja bakti tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Kolaborasi antara Babinsa, perangkat desa, TP PKK, tenaga kesehatan, dan warga menjadi bukti bahwa sinergi lintas sektor di tingkat desa mampu menghadirkan dampak positif bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. (Pendim0821)

Babinsa Yosowilangun Kidul dan Warga Bersih Lingkungan, Wujudkan Jalan Desa Yang Nyaman

 


Lumajang – Sebagai wujud pembinaan teritorial wilayah. Babinsa Yosowilangun Kidul Koramil 0821-11/Yosowilangun, Serda Agus Efendi, turun langsung bersama warga melaksanakan kerja bakti pembersihan kanan kiri jalan di Dusun Kebonan RT 003 RW 007 Desa Yosowilangun Kidul, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Minggu (15/2/2026).


Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan rumput liar, semak belukar, serta sampah yang berada di sepanjang sisi jalan desa. Selain untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan rapi, kerja bakti ini juga bertujuan meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.


Saat dikonfirmasi Serda Agus Efendi mengatakan bahwa kerja bakti merupakan salah satu sarana efektif untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. 


“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas pengamanan wilayah, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan dalam membangun desa,” ujarnya.


Menurutnya, kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan lingkungan yang bersih, potensi gangguan kesehatan akibat sampah maupun semak liar dapat diminimalisir. Selain itu, jalan yang bersih dan terbuka juga mengurangi risiko kecelakaan, terutama pada malam hari.


Kepala Desa Yosowilangun Kidul, Edy Sunaryo, yang hadir didampingi Kepala Dusun Kebonan, Saipul, menyampaikan bahwa budaya gotong royong harus terus dipertahankan sebagai warisan nilai luhur bangsa. Melalui kerja bakti rutin, masyarakat tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat solidaritas dan rasa memiliki terhadap desa.


"Dengan adanya kerja bakti ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat, sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan wilayah yang berkelanjutan," pungkasnya. (Pendim0821)

Satgas TMMD 127 Kodim 0903/Bulungan Bangun Kedekatan Dengan Anak-anak di Lubuk Manis

 


Bulungan – Tidak ada kata lelah bagi anggota Satgas TMMD ke-127 Kodim 0903/Bulungan. Di sela-sela kesibukan pelaksanaan kegiatan fisik dan nonfisik, para personel tetap menyempatkan diri memanfaatkan waktu istirahat untuk melepas penat dengan memancing bersama masyarakat di Lubuk Manis, Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, Minggu (15/02).


Kegiatan sederhana tersebut menjadi momen kebersamaan yang hangat antara anggota Satgas dan warga. Sambil memancing di aliran sungai sekitar kampung, mereka bercengkrama dan berbagi cerita, menciptakan suasana akrab yang mempererat hubungan TNI dengan masyarakat setempat.


Menurut salah satu anggota Satgas, kegiatan memancing ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana untuk menjaga semangat dan kekompakan setelah seharian bekerja di lokasi TMMD. Interaksi santai di luar jam kerja dinilai efektif membangun kedekatan emosional dengan warga.


Warga Lubuk Manis pun menyambut positif kebersamaan tersebut. Kehadiran Satgas tidak hanya dirasakan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui hubungan sosial yang terjalin erat. Momen memancing bersama menjadi bukti bahwa TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik, melainkan juga membangun kebersamaan dan rasa kekeluargaan.


Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, diharapkan pelaksanaan TMMD ke-127 dapat terus berjalan lancar, sekaligus meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat Desa Salimbatu.

Hari Keenam TMMD Kodim 0903/Bulungan Pengerjaan RTLH 1 Terus Bergerak



Bulungan – Memasuki hari keenam pengerjaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Satgas TMMD ke-127 dari Kodim 0903/Bulungan terus menunjukkan progres signifikan. Pembangunan RTLH sasaran 1 milik Ibu Nurhazizah, warga Lubuk Manis, Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, Minggu (15/02), kini memasuki tahap pemasangan tiang dan kuda-kuda rumah.


Semangat gotong royong antara personel Satgas dan masyarakat setempat menjadi kunci percepatan pembangunan. Sejak pagi hari, anggota Satgas bersama warga sudah berada di lokasi untuk melanjutkan pekerjaan struktur utama rumah. Tahapan pemasangan rangka ini menjadi langkah penting agar proses selanjutnya dapat berjalan lebih cepat dan tepat waktu.


Kehadiran Satgas TMMD tidak hanya membawa pembangunan fisik, namun juga mempererat hubungan kebersamaan dengan masyarakat. Warga sekitar tampak antusias membantu, mulai dari menyiapkan material hingga terlibat langsung dalam pengerjaan.


Dengan progres yang terus bergerak setiap hari, diharapkan rumah milik Ibu Nurhazizah dapat segera selesai dan layak dihuni. Program RTLH ini menjadi bukti nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui hunian yang lebih aman dan nyaman.

Polres Tolikara dan Dinsos Salurkan Bantuan Sembako bagi Korban Kebakaran di Karubaga


Jayapura – Polres Tolikara bersama Dinas Sosial Kabupaten Tolikara menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga yang terdampak kebakaran di Karubaga, Sabtu (14/02/2026). 


Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polri dan pemerintah daerah dalam membantu masyarakat pascabencana.


Penyaluran bantuan dipusatkan di Posko Induk Kantor Distrik Karubaga serta sejumlah posko masyarakat, dengan pengamanan dan dukungan sarana transportasi dari Polres Tolikara. Bantuan disalurkan secara bertahap kepada masyarakat Nusantara dan masyarakat pribumi.


Kapolres Tolikara, Kompol Roberth Hitipeuw, S.H., M.H, melalui Kasat Binmas Polres Tolikara Ipda Kasrim, S.E., mengatakan keterlibatan Polres Tolikara bertujuan memastikan bantuan tersalurkan dengan baik kepada masyarakat yang membutuhkan.


“Kami hadir untuk memastikan seluruh proses distribusi bantuan berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat,” ucap Kasat Binmas.


Sementara itu, Kepala Bidang Dinas Sosial Kabupaten Tolikara, Tinton Tri Febrianto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga terdampak kebakaran.


“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat, dan kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak musibah kebakaran,” ungkapnya.


Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemerintah Kabupaten Tolikara bersama Polres Tolikara menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan situasi serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak kebakaran tetap terpenuhi.


Jaga Kamtibmas, Polres Mamberamo Tengah Patroli Pasar Sentral Kobakma


Jayapura – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Mamberamo Tengah melalui Satuan Samapta melaksanakan patroli rutin di Pasar Sentral Kobakma, Sabtu (14/02/2026).


Kegiatan patroli tersebut dipimpin oleh Ipda Yohanis Ap bersama anggota piket penjagaan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, seperti pemalakan, perkelahian, serta konsumsi minuman keras yang dapat mengganggu kenyamanan aktivitas jual beli masyarakat.


Selain melakukan pemantauan situasi di sekitar area pasar, personel Samapta juga melaksanakan dialog dengan para pedagang dan pengunjung pasar. 


Melalui pendekatan humanis dan persuasif, petugas menyampaikan imbauan agar masyarakat turut berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban selama aktivitas pasar berlangsung.


Ipda Yohanis mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap barang bawaan, menghindari tindakan yang dapat memicu konflik, serta tidak mengonsumsi minuman keras di lingkungan pasar.


“Peran serta masyarakat sangat penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Dengan kerja sama yang baik, aktivitas pasar dapat berjalan dengan tertib dan lancar,” ucapnya.


Ia juga mengajak warga untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan.


“Patroli rutin merupakan bentuk komitmen Polres Mamberamo Tengah dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Keamanan di lingkungan pasar dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran roda perekonomian warga,” pungkasnya.


Melalui kegiatan ini, Polres Mamberamo Tengah berharap dapat terus meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat serta memperkuat sinergi dengan warga dalam menjaga stabilitas kamtibmas, khususnya di pusat-pusat aktivitas masyarakat seperti pasar tradisional.