View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

02/05/26

Pemerintah Provinsi Papua Dan Polda Papua Lepas Keberangkatan 890 Jemaah Haji Tahun 1447 H



Jayapura – Wakil Gubernur Provinsi Papua, Aryoko Rumaropen S.P., M.Eng, bersama Wakapolda Papua, Brigjen Pol Muhajir Muhajir, S.I.K., M.H., secara resmi melepas keberangkatan Jemaah Haji Provinsi Papua Musim Haji Tahun 1447 H / 2026 M. Acara pelepasan ini digelar di Asrama Haji Kotaraja, Kota Jayapura, pada Sabtu (02/05).


Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi TNI-Polri dan instansi terkait, di antaranya Dirpolairud Polda Papua Kombes Pol. Dr. Tri Setyadi Artono, S.H., S.I.K., M.H., Kepala Kemenag Papua Pdt. Klemens Taran, S.Ag, serta perwakilan dari Kodam XVII Cenderawasih dan Lanud Silas Papare.


Dalam sambutannya, Koordinator Penyelenggaraan Ibadah Haji Provinsi Papua H.M.B. Setiyo Wahyudi menyampaikan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan suci yang tidak hanya menyucikan fisik, tetapi juga hati dan jiwa.


“Ibadah haji mengajarkan tentang kesetaraan, kesabaran, dan keikhlasan. Karena itu kami mengajak seluruh jamaah untuk menjaga niat, kesabaran, serta menjunjung tinggi akhlak selama menjalankan ibadah di tanah suci,” ujarnya.


Ia juga menjelaskan, berdasarkan Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 28 Tahun 2025, Provinsi Papua memperoleh kuota haji reguler sebanyak 933 jamaah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 840 calon jamaah haji asal Papua dinyatakan siap diberangkatkan, ditambah 50 jamaah dari luar Papua. Jamaah haji Provinsi Papua tergabung dalam gelombang kedua keberangkatan yang terdiri dari dua kloter..


Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan haru kepada seluruh jamaah yang mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji.


“Hari ini merupakan momen yang sangat bermakna, bukan hanya sebagai seremoni pelepasan, tetapi juga sebagai wujud syukur atas panggilan suci dari Allah SWT kepada saudara-saudara kita untuk menunaikan ibadah haji,” ungkapnya.


Wakil Gubernur juga mengingatkan para jamaah agar menjaga kesehatan, memperkuat keikhlasan, menjunjung tinggi kebersamaan, serta menjaga nama baik Papua selama berada di tanah suci.


“Saudara-saudara adalah duta Provinsi Papua. Tunjukkan akhlak mulia, jaga persatuan, dan pererat ukhuwah Islamiyah dengan sesama jamaah dari berbagai bangsa,” pesannya.


Di akhir sambutannya, Wakil Gubernur Papua secara resmi melepas keberangkatan Jamaah Haji Provinsi Papua Tahun 1447 Hijriah dengan harapan seluruh jamaah diberikan kelancaran, keselamatan, serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.


Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Sukorejo Bantu Petani Berantas Hama Tikus



Lumajang — Upaya menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan hasil pertanian, Babinsa Sukorejo Koramil 0821-17/Pasrujambe, Serda Khamim Tohari Muslih, dengan turun langsung membantu petani melaksanakan pembasmian hama tikus di wilayah Desa Sukorejo, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (2/5/2026).


Kegiatan pembasmian hama tikus tersebut dilaksanakan bersama Kelompok Tani (Poktan) Argorejo III, bertempat di Dusun Karangtengah. Dalam pelaksanaannya, para petani melakukan pengendalian hama menggunakan racun blerang sebagai salah satu metode efektif untuk menekan populasi tikus yang selama ini menjadi ancaman serius bagi tanaman padi maupun palawija.


Dalam kesempatan itu, Serda Khamim mengatakan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pendampingan kepada petani, sekaligus wujud nyata dukungan TNI AD dalam program ketahanan pangan di wilayah.


“Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan agar hama tikus tidak semakin meluas dan merusak tanaman petani. Harapannya hasil panen bisa meningkat dan petani tidak mengalami kerugian,” ujar Serda Khamim.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Sukorejo, Muhammad Firman, yang memberikan arahan terkait tata cara penggunaan racun blerang secara aman dan tepat sasaran agar hasilnya maksimal namun tetap memperhatikan keselamatan lingkungan.


Muhammad Firman menjelaskan bahwa pengendalian hama tikus perlu dilakukan secara serentak dan berkelanjutan agar efektif. Selain penggunaan racun blerang, petani juga diimbau melakukan kebersihan lahan dan menutup lubang-lubang sarang tikus agar populasi hama dapat ditekan.


“Kalau dilakukan bersama-sama, hasilnya akan jauh lebih efektif. Tikus berkembang sangat cepat, jadi pengendalian harus dilakukan tepat waktu,” jelas dia.


Sementara itu, Ketua Poktan Argorejo III, Rebbak, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa dan PPL yang turut membantu petani di lapangan. Menurutnya, sinergi yang terjalin sangat membantu kelompok tani dalam menghadapi serangan hama tikus yang belakangan meningkat.


“Kami sangat terbantu dengan pendampingan Babinsa dan arahan dari PPL. Semoga dengan kegiatan ini lahan pertanian bisa lebih aman dan hasil panen ke depan lebih baik,” ungkap Rebbak.


Kegiatan pembasmian hama tikus berlangsung dengan penuh semangat gotong royong, diikuti oleh anggota kelompok tani yang secara bersama-sama menyusuri area persawahan dan memasang racun pada titik-titik yang menjadi jalur pergerakan tikus.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan serangan hama tikus dapat ditekan secara signifikan, sehingga tanaman petani tetap terjaga dan produktivitas pertanian di Desa Sukorejo semakin meningkat. Babinsa juga menegaskan akan terus mendukung para petani melalui pendampingan dan kerja sama dalam berbagai kegiatan pertanian demi mendukung kesejahteraan masyarakat. (Pendim0821)

Dukung Program Pemerintah, Babinsa Rowokangkung Dampingi Imunisasi di Posyandu


Lumajang — Wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Babinsa Rowokangkung Koramil 0821-16/Rowokangkung, Sertu Suwardi, dengan melaksanakan pendampingan kegiatan imunisasi balita di Posyandu Gerbangmas Melati, Dusun Krajan Timur RT 003 RW 002, Desa Rowokangkung, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (2/5/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan pelayanan kesehatan dasar bagi balita, sekaligus langkah preventif untuk mencegah penyakit yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak sejak dini.


Dalam pelaksanaannya, kegiatan imunisasi dipimpin oleh Bidan Desa Rowokangkung, Yeni Andriani, S.ST, dengan jumlah peserta yang hadir sebanyak 30 balita dari wilayah sekitar.


Sertu Suwardi mengatakan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk dukungan TNI, khususnya Babinsa, dalam membantu kelancaran pelayanan kesehatan masyarakat, serta memperkuat sinergi bersama tenaga kesehatan dan perangkat desa.


“Kegiatan Posyandu seperti ini sangat penting untuk memastikan balita mendapatkan imunisasi lengkap, sehingga dapat tumbuh sehat dan terhindar dari berbagai penyakit,” ujar Sertu Suwardi di sela kegiatan.


Selain membantu pengamanan dan kelancaran jalannya pelayanan, Babinsa juga turut memberikan imbauan kepada para orang tua agar rutin membawa anak-anak mereka mengikuti kegiatan Posyandu, baik imunisasi maupun pemeriksaan kesehatan lainnya.


Sementara itu, Bidan Desa Yeni Andriani, S.ST menyampaikan bahwa kegiatan imunisasi yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh balita, sekaligus memastikan cakupan imunisasi di wilayah Desa Rowokangkung tetap optimal.


“Kami mengajak para orang tua untuk terus aktif datang ke Posyandu, karena imunisasi merupakan salah satu langkah penting untuk mencegah penyakit menular yang berbahaya bagi anak,” jelasnya.


Kegiatan imunisasi berlangsung dengan tertib dan lancar, disambut antusias oleh para ibu yang membawa balitanya. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi motivasi tersendiri, sekaligus menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung program kesehatan pemerintah.


Dengan adanya pendampingan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi dan pemantauan kesehatan balita semakin meningkat, sehingga dapat menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas di masa depan. (Pendim0821)

Sebelum Cangkul dan Palu Bekerja, Apel Pagi Satgas TMMD Jadi Awal Pengabdian



MALINAU, Kalimantan Utara – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, kini telah memasuki hari ke-10 pelaksanaan. Meski kegiatan sudah berlangsung selama 10 hari, semangat personel Satgas tetap terjaga dan selalu diawali dengan apel pagi sebelum memulai pekerjaan di lokasi sasaran, Sabtu (2/5/2026).


Apel pagi menjadi rutinitas penting yang dilaksanakan setiap hari sebagai bentuk pengecekan personel, pembagian tugas, serta penyampaian arahan terkait progres pekerjaan dan faktor keamanan selama kegiatan berlangsung.


Sebelum cangkul, palu, dan berbagai alat kerja lainnya digunakan untuk membangun sasaran fisik, seluruh personel terlebih dahulu berdiri bersama di lapangan dengan penuh disiplin, mendengarkan arahan, serta memastikan kesiapan masing-masing.


Berbagai sasaran fisik terus dikerjakan, mulai dari pembangunan jalan menuju TPU, pembuatan fasilitas MCK, rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan sumur bor, hingga perbaikan fasilitas umum lainnya yang menjadi kebutuhan masyarakat Desa Luso.


Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau menyampaikan bahwa apel pagi bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi pondasi awal dalam menjaga semangat kerja, kekompakan, dan tanggung jawab personel di lapangan.


“Apel pagi adalah awal dari seluruh pengabdian kami. Dari sini kami menyatukan langkah, memastikan kesiapan personel, dan menanamkan semangat bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan adalah untuk membantu masyarakat,” ujarnya.


Memasuki hari ke-10 pelaksanaan TMMD, semangat Satgas tetap tidak surut. Justru kebersamaan antara TNI dan warga semakin terasa, menciptakan hubungan yang erat dalam setiap proses pembangunan.


Program TMMD Ke-128 bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun harapan, kepercayaan, dan kemanunggalan TNI bersama rakyat. Dari apel pagi hingga pekerjaan di bawah terik matahari, semuanya menjadi bagian dari pengabdian tanpa henti untuk negeri.


(Pendim0910)

Bukan Sekadar Administrasi, Ini Pengabdian Prajurit untuk Rakyat


MALINAU, Kalimantan Utara – Kesuksesan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 wilayah Kodim 0910/Malinau tidak hanya ditentukan oleh pekerjaan fisik di lapangan, tetapi juga oleh dedikasi personel yang bekerja tanpa banyak sorotan. Salah satunya adalah peran aktif anggota Staf Teritorial (Staf Ter) Kodim 0910/Malinau yang terus mengawal jalannya seluruh rangkaian kegiatan TMMD.


Bertempat di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Sabtu (02/5/2026), anggota Staf Ter Kodim 0910/Malinau melaksanakan berbagai tugas penting mulai dari pendataan, administrasi, koordinasi, hingga pelaporan perkembangan sasaran fisik dan nonfisik TMMD secara rutin dan terstruktur.


Meski bekerja dari balik meja, peran mereka menjadi fondasi penting dalam memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Ketelitian dalam menyusun laporan, dokumentasi kegiatan, serta koordinasi lintas sektor menjadi bagian dari pengabdian nyata untuk mendukung keberhasilan program.


Setiap hari, personel Staf Ter melakukan pengecekan data lapangan, mendokumentasikan progres pembangunan, serta menyusun laporan evaluasi yang menjadi dasar pengawasan pelaksanaan TMMD. Mereka juga aktif berkoordinasi dengan Satgas lapangan, pemerintah desa, dan instansi terkait guna memastikan seluruh sasaran dapat tercapai secara maksimal.


Pasiter Kodim 0910/Malinau, Kapten Arm Juju Adi Pracoyo, menyampaikan bahwa keberhasilan TMMD merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur, baik yang berada langsung di lapangan maupun yang mendukung dari sisi administrasi dan pengawasan.


“TMMD ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi tentang pengabdian. Anggota Staf Ter memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan seluruh kegiatan berjalan tertib, terarah, dan berhasil. Ini adalah bentuk nyata pengabdian prajurit untuk rakyat,” ujarnya.


Program TMMD Ke-128 sendiri meliputi berbagai sasaran fisik seperti pembukaan badan jalan, pembangunan MCK, rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan sumur bor, hingga semenisasi jalan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU). Selain itu, sasaran nonfisik juga terus dilaksanakan melalui berbagai penyuluhan kepada masyarakat.


Melalui sinergi antara Satgas TMMD, Staf Ter, pemerintah daerah, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata serta meningkatkan kesejahteraan warga Desa Luso.


Semangat kerja tanpa pamrih dan dedikasi yang tulus dari para prajurit menjadi bukti bahwa TMMD bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat.


(Pendim0910)

Satu Ayunan, Satu Harapan: TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Bangun Masa Depan Warga Desa Luso


MALINAU, Kalimantan Utara – Setiap ayunan palu yang terdengar di lokasi rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau, pembangunan RTLH terus dikerjakan dengan penuh semangat dan gotong royong.


Bertempat di RTLH 1, rumah milik Bapak Firdaus (40), warga Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Sabtu (02/5/2026), personel Satgas TMMD bersama masyarakat bahu-membahu melaksanakan proses pembangunan rumah layak huni bagi warga yang membutuhkan. Mulai dari pemasangan rangka kayu, dinding, hingga penyempurnaan struktur bangunan dilakukan dengan penuh ketelitian.


Setiap pekerjaan yang dilakukan bukan sekadar membangun fisik rumah, tetapi juga membangun harapan dan kehidupan yang lebih baik bagi penerima manfaat. Rumah yang sebelumnya kurang layak kini perlahan berubah menjadi tempat tinggal yang aman, nyaman, dan lebih manusiawi.


Salah satu personel Satgas TMMD, Sertu Fahmi, mengatakan bahwa pembangunan RTLH merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan tempat tinggal yang layak.


“Setiap ayunan palu ini bukan hanya pekerjaan, tetapi bentuk pengabdian kami kepada rakyat. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas hidup mereka,” ujarnya.


Program rehab RTLH ini menjadi salah satu sasaran fisik penting dalam TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau, selain pembangunan jalan, pembangunan MCK, sumur bor, dan semenisasi jalan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU).


Bapak Firdaus mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan melalui program TMMD ini. Baginya, rumah yang sedang dibangun tersebut menjadi harapan besar bagi keluarganya untuk hidup lebih nyaman dan aman.


“Saya sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu memperbaiki rumah kami. Ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ungkapnya.


Melalui semangat gotong royong dan kebersamaan, TMMD Ke-128 membuktikan bahwa pembangunan desa bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang menghadirkan kebahagiaan dan masa depan yang lebih cerah bagi masyarakat.


Satu ayunan palu, satu langkah perubahan, dan satu harapan yang terus tumbuh untuk Warga Desa Luso.


(Pendim0910)

Peringati Hari Buruh, Gabungan TNI–Polri di Tolikara Pastikan Situasi Kamtibmas Aman dan Kondusif

 



Jayapura – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas), Polres Tolikara bersama unsur TNI melaksanakan patroli gabungan di wilayah Distrik Karubaga dan Distrik Wenam, Kabupaten Tolikara, Jumat (1/5/2026).


Kegiatan patroli ini merupakan langkah cipta kondisi untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), serta kalender kamtibmas Polda Papua terkait momentum integrasi Papua ke dalam NKRI.


Patroli gabungan dipimpin oleh Kabag Ops Polres Tolikara AKP Fransiskus Taborat, S.H., dengan melibatkan pejabat utama Polres Tolikara, personel Polsek Karubaga, serta personel TNI dari Kodim 1716/Tolikara dan Satgas Pamtas Yonif 511/DY.


Dalam arahannya saat apel kesiapan, Kabag Ops menegaskan bahwa patroli ini bertujuan mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang dapat muncul pada momen penting tersebut. Ia juga mengingatkan seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjaga sinergitas dan kekompakan di lapangan.


“Dalam pelaksanaan tugas, saya harap seluruh personel dapat bertindak profesional dan menjaga keamanan bersama, karena potensi gangguan bisa saja muncul dari lingkungan kita sendiri,” tegasnya.


Usai apel, personel gabungan bergerak dari Mako Polres Tolikara menyusuri sejumlah titik strategis di wilayah Karubaga hingga Wenam. Patroli meliputi pemantauan situasi, patroli jalan kaki, serta pemberian imbauan kamtibmas kepada masyarakat di titik-titik keramaian seperti Pertigaan Bank Papua dan Perempatan Tugu Salib.


Selain itu, personel juga melakukan pemantauan di kawasan perkantoran Pemerintah Daerah Tolikara hingga wilayah Pertamina lama di Distrik Wenam guna memastikan situasi tetap aman dan aktivitas masyarakat berjalan normal.


Setelah rangkaian patroli selesai, kegiatan ditutup dengan apel konsolidasi. Dalam arahannya, Kabag Ops menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas pelaksanaan tugas yang berjalan dengan baik.


“Situasi kamtibmas hingga saat ini terpantau aman dan kondusif. Terima kasih atas dedikasi rekan-rekan semua, tetap jaga semangat dan kekompakan dalam bertugas,” ujarnya.


Seluruh rangkaian kegiatan patroli gabungan berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran aparat TNI–Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman serta mencegah potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Tolikara.

Polres Asmat Terjunkan Personel Patroli Harkamtibmas Amankan Peringatan Hari Buruh di Kota Agats

 


Jayapura – Dalam rangka menjamin situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, jajaran Polres Asmat melaksanakan patroli dialogis skala besar di seputaran Kota Agats pada peringatan Hari Buruh Internasional, Jumat (01/05/26).


Langkah preventif ini dilakukan guna memastikan seluruh aktivitas masyarakat di ibu kota Kabupaten Asmat tersebut tetap berjalan normal tanpa adanya gangguan keamanan. 


Patroli yang dimulai sejak pagi hari menyasar sejumlah titik vital, pusat keramaian, hingga area pelabuhan.


Kapolres Asmat menyampaikan bahwa personel yang dikerahkan tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.


“Fokus utama kami adalah menjamin rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat. Kami mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam berinteraksi dengan warga di lapangan,” ungkap Kapolres Asmat.


Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, situasi kamtibmas di seputaran Kota Agats terpantau aman dan terkendali, dengan aktivitas masyarakat yang berlangsung secara tertib dan kondusif.