View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

06/03/26

Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil Jelang Hari Besar Keagamaan, Satgas Saber Pangan Polda Bali Gelar Sidak Pasar



Denpasar - Menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan, Satgas Saber Pangan Polda Bali bersinergi dengan instansi terkait melaksanakan pengecekan dan monitoring harga pangan di sejumlah titik distribusi dan pasar modern, Jumat (6/3/2026).


Tim gabungan melakukan pengecekan harga jual terhadap harga dan stok komoditas strategis seperti beras, daging sapi, daging ayam, minyak goreng hingga gula pasir menyasar Pasar Kreneng, Supermarket Pande Putri dan UD. Sari Limo.


Dari hasil pemantauan, harga bahan pangan di Bali masih stabil dan pasokan dinilai mencukupi kebutuhan masyarakat, tidak ditemukan harga yang melebihi harga yang ditetapkan pemerintah. 


Pengawasan akan terus dilakukan bersama instansi terkait. Satgas Saber Pangan Polda Bali juga mendorong distribusi yang lebih efisien agar pasokan tetap terjaga dan tidak terjadi lonjakan harga.

Polres Bandara Ngurah Rai Intensifkan Patroli Malam di Terminal Internasional

 


Badung – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, personel Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai melaksanakan patroli malam serta pengawasan di seputaran Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kamis malam (5/3/2026)a


Kegiatan patroli tersebut dilakukan dengan menyusuri area terminal internasional, baik di area keberangkatan maupun di kawasan drop off. Personel kepolisian melakukan pemantauan aktivitas penumpang serta memastikan situasi di sekitar bandara tetap tertib, aman, dan kondusif.


Selain melakukan pengawasan, personel juga berinteraksi secara humanis dengan para pengguna jasa bandara, seperti wisatawan, sopir, maupun petugas bandara. Dalam kesempatan tersebut, petugas turut menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat selalu menjaga barang bawaan serta tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas di area publik.


Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai Ipda I Gede Suka Artana, S.H., mengatakan bahwa kegiatan patroli malam rutin dilaksanakan sebagai langkah preventif guna menjaga keamanan di kawasan bandara yang merupakan objek vital nasional.


“Patroli malam ini merupakan upaya preventif kami untuk memastikan situasi kamtibmas di kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai tetap aman dan kondusif. Dengan kehadiran personel di lapangan, kami berharap masyarakat maupun wisatawan dapat merasa aman dan nyaman saat beraktivitas di bandara,” ujar Kasi Humas.


Ia menambahkan bahwa Polres Bandara Ngurah Rai akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan pengawasan guna memberikan pelayanan serta perlindungan maksimal kepada seluruh pengguna jasa bandara.(hms26)

Polres Lanny Jaya Gelar Penanaman 20 Pohon di Mako, Dipimpin Langsung AKBP Frans Daniel Tamaela

 


LANNY JAYA, PAPUA – Polres Lanny Jaya melaksanakan kegiatan penanaman pohon di halaman (Mako) Polres Lanny Jaya pada hari ini (6 Maret 2026). PUKUL 08:45 WIT,  Kegiatan yang bertujuan untuk mempercantik lingkungan dan meningkatkan kesadaran pelestarian alam dipimpin langsung oleh Kapolres Lanny Jaya AKBP Frans Daniel Tamaela, bersama Personel Jajaran Umum (PJU) dan seluruh anggota Polres Lanny Jaya.

 

Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 20 bibit pohon jenis lokal yang adaptif dengan kondisi wilayah Papua berhasil ditanam di berbagai titik strategis di kompleks Mako. 

 

AKBP Frans Daniel Tamaela menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya institusi kepolisian dalam berkontribusi pada pelestarian lingkungan. "Kita berkomitmen tidak hanya menjaga keamanan masyarakat, tetapi juga turut serta dalam menjaga kelestarian alam agar tetap lestari untuk anak cucu kita," ucapnya.

 

PJU Polres Lanny Jaya menambahkan bahwa langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat sekitar untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Rencananya, kegiatan serupa akan dilakukan secara berkala di area publik lain di wilayah hukum Lanny Jaya.

 

 

Polres Pasuruan Kota Ungkap Peredaran Uang Palsu, Tersangka Asal Gresik Diamankan


KOTA PASURUAN  — Polres Pasuruan Kota Polda Jatim melalui Unit Reskrim Polsek Rejoso berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana menyimpan dan membawa uang palsu (Upal).


Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 28 Februari 2026 sekitar pukul 21.30 WIB di Cafe Paragus, Dusun Gapuk, Desa Kawisrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.


Dalam kasus ini, petugas mengamankan seorang tersangka laki - laki berinisial AF (40) warga Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik.


Kapolsek Rejoso AKP Agung Prasetyo menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat.


Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas melakukan serangkaian penyelidikan dan memperoleh informasi bahwa transaksi uang palsu diduga akan terjadi di Cafe Paragus, Dusun Gapuk, Desa Kawisrejo.


Sekitar pukul 21.30 WIB, petugas mendapati dua orang yang mencurigakan di lokasi. 


Saat hendak dilakukan pemeriksaan, salah satu orang melarikan diri. 


Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap satu orang yang masih berada di lokasi.


Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan barang bukti berupa 3 (tiga) lembar uang palsu pecahan Rp100.000 dan 2 (dua) lembar uang palsu pecahan Rp50.000.


Dari hasil interogasi tersangka mengakui bahwa uang palsu tersebut merupakan sampel yang akan ditawarkan kepada calon pembeli bersama rekannya yang melarikan diri.


Selanjutnya, tersangka beserta barang bukti diamankan ke Mapolsek Rejoso guna proses penyidikan lebih lanjut.


Terduga pelaku dapat dijerat dengan Pasal 375 ayat (1) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, terkait tindak pidana menyimpan dan membawa uang palsu dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun. 


Di lokasi terpisah, Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Titus Yudho Uli menegaskan bahwa pihaknya akan terus menindak tegas segala bentuk peredaran uang palsu di wilayah hukumnya.


“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran uang palsu di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota," tegas AKBP Titus.


Ia mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat menerima uang tunai dan segera melapor apabila menemukan dugaan uang palsu.


"Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam mencegah dan memberantas tindak pidana, termasuk peredaran uang palsu," pungkas AKBP Titus. (*)

Persiapan Lomba Keagamaan, Panitia Gelar Teknikal Meeting Lomba Hafalan Surat Pendek TPQ Kemala Bhayangkari se-Papua


Jayapura – Panitia pelaksana lomba hafalan surat pendek yang diikuti oleh Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Kemala Bhayangkari se-Daerah Papua menggelar kegiatan teknikal meeting sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan perlombaan tingkat daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Cenderawasih Mapolda Lama, Jayapura, Kamis (5/3/2026).


Teknikal meeting ini diikuti oleh panitia lomba, unsur pembina keagamaan, serta dewan juri yang akan terlibat dalam pelaksanaan perlombaan. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Panitia Ny. Nurul Tri Setiyadi yang mengikuti secara daring melalui Zoom Meeting, Seksi Lomba Ibu Ani Reba, perwakilan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua Al Junaid Muhammad Idris, LC., M.IRKH., CHt., Kasubbag PNS Bagdalpers Pembina Muhammad Sobari, S.Ag., Kasubbaggar Bagrenprogar Rorena Pembina Efrahim Urbanus Turlel, S.S., serta panitia lomba lainnya.


Dalam arahannya melalui Zoom Meeting, Ketua Panitia Ny. Nurul Tri Setiyadi menjelaskan bahwa kegiatan perlombaan ini merupakan bagian dari agenda bidang keagamaan yang diselenggarakan dalam rangka pembinaan generasi muda serta persiapan menuju perlombaan tingkat pusat. 


Ia menyampaikan bahwa setiap daerah diminta mengirimkan perwakilan untuk mengikuti lomba azan dan lomba hafalan surat pendek yang nantinya akan dipertandingkan di tingkat nasional.


“Panitia pusat meminta setiap daerah mengirimkan dua perwakilan untuk lomba azan dan dua perwakilan untuk lomba hafalan surat pendek. Sebelum ke tingkat pusat, tentu akan dilakukan seleksi di tingkat daerah terlebih dahulu,” ujarnya.


Ia juga menjelaskan bahwa terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh peserta, salah satunya terkait batasan usia dan asal lembaga pendidikan. Untuk lomba hafalan surat pendek, peserta harus berusia maksimal tujuh tahun, sementara lomba azan diperuntukkan bagi peserta dengan usia minimal delapan tahun. 


Panitia juga mengingatkan bahwa pelaksanaan lomba tingkat daerah akan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting.


“Perlombaan akan dimulai pukul 07.00 WIT secara lokal melalui Zoom, diawali dengan lomba azan kemudian dilanjutkan dengan hafalan surat pendek. Nantinya juri akan menentukan juara satu, dua, dan tiga, dan juara pertama akan mewakili daerah pada perlombaan tingkat pusat,” jelasnya.


Sementara itu, Kasubbag PNS Bagdalpers Pembina Muhammad Sobari, S.Ag., selaku juri lomba hafalan surat pendek agama Islam, memberikan penjelasan teknis terkait ketentuan peserta dan mekanisme penilaian. 


Ia menekankan pentingnya memastikan kesesuaian usia peserta dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia pusat agar tidak terjadi kendala pada saat pelaksanaan lomba di tingkat nasional.


“Batas usia yang ditetapkan adalah maksimal tujuh tahun untuk lomba hafalan dan minimal delapan tahun untuk lomba azan. Penentuan usia ini dihitung berdasarkan tanggal pelaksanaan lomba tingkat pusat, sehingga setiap cabang perlu memastikan kembali data peserta yang akan dikirimkan,” ungkapnya.


Ia juga menambahkan bahwa keputusan dewan juri bersifat final dan peserta yang berhasil meraih juara akan mendapatkan piagam penghargaan, piala, serta uang pembinaan.


Pada kesempatan yang sama, Kasubbaggar Bagrenprogar Rorena Pembina Efrahim Urbanus Turlel, S.S., yang bertindak sebagai juri untuk kategori agama Kristen dalam lomba hafalan Alkitab, turut menyampaikan mekanisme penilaian bagi peserta. 


Ia menjelaskan bahwa peserta diberikan kebebasan memilih ayat atau bagian Alkitab yang akan dihafalkan dan disampaikan di hadapan dewan juri.


“Penilaian akan difokuskan pada beberapa aspek, antara lain artikulasi dalam penyampaian ayat, ekspresi yang sesuai dengan makna bacaan, penghayatan terhadap isi ayat, serta sikap penghormatan terhadap Kitab Suci. Kami akan menilai bagaimana peserta menginterpretasikan dan menyampaikan ayat yang telah dipilihnya,” ujarnya.


Melalui kegiatan teknikal meeting ini, diharapkan seluruh panitia dan peserta dapat memahami secara jelas mekanisme pelaksanaan lomba sehingga kegiatan yang akan digelar dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan menghasilkan perwakilan terbaik dari wilayah Papua untuk mengikuti perlombaan di tingkat pusat.

Polda Papua Laksanakan Verifikasi 13 Komponen Seleksi Pendidikan S-2 STIK Tahun Anggaran 2026


Jayapura – Polda Papua melalui Biro Sumber Daya Manusia (SDM) melaksanakan kegiatan verifikasi 13 komponen dalam rangka seleksi Pendidikan S-2 Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Reguler Angkatan ke-16 dan S-2 STIK Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Angkatan ke-1 Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruangan Pelayanan Biro SDM Polda Papua, Kamis (05/03/2026).


Kegiatan verifikasi ini dihadiri oleh Dirpamobvit Polda Papua Kombes Pol. Dede Alamsyah, S.I.K., Kasubbag Seleksi Bagdalpers Biro SDM Polda Papua Kompol Darwis, S.Sos., M.M., Kaurlitpers Subbidpaminal Bidpropam Polda Papua AKP Bambang Irianto, Paur Subbagselek Bagdalpers Biro SDM Polda Papua Iptu Sudirman, S.H., Paur Subbagpangkat Bagbingkar Rosdm Polda Papua Iptu Anang Shayudi, S.E., Pamin Subbagrenmin Itwasda Polda Papua Ipda Andreas Eko Yuwono, S.H., serta staf Biro SDM Polda Papua.


Kegiatan dimulai dengan kehadiran panitia dan para peserta yang memasuki ruangan pelayanan Biro SDM Polda Papua untuk mengikuti tahapan verifikasi. Selanjutnya, para peserta melakukan pengecekan kehadiran serta pengisian administrasi sebagai bagian dari proses awal sebelum memasuki tahapan pemeriksaan komponen seleksi.


Dalam proses verifikasi tersebut, panitia melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah komponen penilaian yang meliputi nilai E-Mental dan E-Rohani, dilanjutkan dengan pemeriksaan nilai jasmani dan akademik. 


Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan berkas Sistem Informasi Penilaian Kinerja (SIPK) serta penelitian catatan personel (Litcatpers) guna memastikan seluruh persyaratan dan indikator penilaian peserta telah terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.


Kasubbag Seleksi Bagdalpers Biro SDM Polda Papua Kompol Darwis, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan verifikasi 13 komponen merupakan bagian penting dalam proses seleksi pendidikan pengembangan bagi anggota Polri yang akan mengikuti pendidikan S-2 STIK.


Ia menegaskan bahwa proses seleksi dilaksanakan secara transparan, objektif, dan akuntabel guna menghasilkan perwira Polri yang memiliki kompetensi serta integritas yang baik.


“Kegiatan verifikasi ini merupakan tahapan penting untuk memastikan seluruh peserta yang mengikuti seleksi telah memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Proses ini dilakukan secara objektif dan transparan sebagai bentuk komitmen Polri dalam mencetak sumber daya manusia yang profesional, unggul, dan berintegritas,” ujarnya.


Adapun jumlah peserta yang mengikuti verifikasi 13 komponen sebanyak delapan orang, yang terdiri dari tujuh peserta pria dan satu peserta wanita. Seluruh peserta sebelumnya telah dinyatakan memenuhi syarat administrasi untuk mengikuti tahapan verifikasi tersebut.


Melalui kegiatan ini, diharapkan proses seleksi Pendidikan S-2 STIK Reguler Angkatan ke-16 dan S-2 STIK RPL Angkatan ke-1 Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan dengan baik serta menghasilkan perwira Polri yang berkualitas dalam mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian di masa mendatang.

Ramadan Penuh Kepedulian, AMKI Pusat Berbagi Bersama Anak Yatim


JAKARTA - Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat berbagi kebahagiaan Ramadan bersama anak-anak yatim piatu di Yayasan Al-Kahfi, Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis (5/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, pengurus AMKI Pusat membagikan paket makanan cepat saji kepada anak-anak panti asuhan sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.


Kegiatan bertema “AMKI Berbagi di Bulan Suci Ramadan: Menebar Kepedulian Menguatkan Kebersamaan” itu dihadiri Ketua Umum AMKI Pusat Tundra Meliala, Sekretaris Jenderal Dadang Rachmat, Bendahara Umum Umi Sjarifah, Ketua Bidang Hukum Rukmana, serta Humas Herdiana.


Ketua Umum AMKI Pusat Tundra Meliala mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian organisasi terhadap anak yatim piatu sekaligus upaya memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat pada momentum Ramadan.


Menurutnya, Ramadan tidak hanya menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah secara personal, tetapi juga kesempatan untuk memperluas kepedulian sosial kepada sesama, terutama kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.


“Ramadan mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap sesama. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim piatu. Semoga apa yang kami lakukan dapat menghadirkan senyuman dan menjadi bagian dari kebaikan yang terus mengalir,” ujar Tundra.


Alumnus PPRA 51 Lemhanas RI itu menambahkan, dalam ajaran Islam menyayangi anak yatim dan memberi makan orang yang berbuka puasa merupakan amalan yang dianjurkan serta memiliki nilai pahala yang besar.


“Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk menyayangi anak yatim dan memuliakan mereka. Bahkan, memberi makan kepada orang yang berbuka puasa juga dijanjikan pahala. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” katanya.


*Komitmen AMKI Hadir di Tengah Masyarakat*


Ketua panitia kegiatan, Rukmana, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi tersebut merupakan bentuk komitmen AMKI untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan kebahagiaan bagi anak-anak panti, meskipun nilainya tidak besar.


“Kami mohon maaf apabila yang kami berikan masih sederhana. Jangan dilihat dari besar kecilnya pemberian ini, tetapi dari niat kami untuk berbagi. Insyaallah ke depan kami berharap dapat melakukan kegiatan yang lebih besar dan menjangkau lebih banyak pihak yang membutuhkan,” ujar Rukmana.


Ia juga berpesan kepada anak-anak di Yayasan Al-Kahfi agar tetap semangat dalam menatap masa depan. “Kalian adalah generasi penerus bangsa. Teruslah belajar dan tetap semangat meraih cita-cita, karena masa depan kalian sangat berharga bagi bangsa ini,” katanya.


Pengurus Yayasan Al-Kahfi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada AMKI Pusat atas perhatian serta kepedulian yang diberikan kepada anak-anak di panti asuhan tersebut. Menurut pengurus yayasan, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan bantuan, tetapi menghadirkan kebahagiaan dan semangat bagi anak-anak.


“Terima kasih kepada AMKI yang telah datang dan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak di sini. Kami sangat mengapresiasi kepedulian ini dan berharap silaturahmi seperti ini dapat terus terjalin,” ucap pengurus yayasan.


Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh pengasuh yayasan. Anak-anak yatim tampak khusyuk memanjatkan doa bagi para pengurus AMKI Pusat.


Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama. Setelah itu, anak-anak satu per satu menyalami para pengurus AMKI Pusat sebagai bentuk ungkapan terima kasih.


Kegiatan AMKI berbagi kebahagiaan Ramadan tersebut terselenggara berkat dukungan sejumlah mitra media dan pihak yang berkontribusi dalam pelaksanaannya, yakni McDonald's, Kabar Metro, Sudut Pandang, Mitrapol, Seputar Publik, dan Mercinews.com.(red) 

05/03/26

Satgas Pangan Temukan Penjualan Beras di Atas HET di Supiori


Supiori — Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Kabupaten Supiori, Provinsi Papua, melakukan pengawasan terhadap peredaran bahan pangan di wilayah setempat, Kamis (5/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan adanya penjualan beras premium dan medium yang melebihi ketentuan harga eceran tertinggi (HET).


Pengawasan yang dilaksanakan pada pukul 09.00 WIT di Jalan Raya Sorendiweri, Kabupaten Supiori, menyasar salah satu toko ritel, yakni Toko Jusma Mart. Kegiatan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 4 Tahun 2026 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Tahun 2026.


Berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan, tim Satgas menemukan bahwa Toko Jusma Mart memperdagangkan beras premium dengan harga Rp17.000 per kilogram dan beras medium dengan harga Rp16.000 per kilogram. Harga tersebut dinilai melebihi ketentuan harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan pemerintah.


Selain itu, petugas juga mencatat bahwa toko tersebut tidak memiliki stok beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta minyak goreng merek Minyakita. Sementara itu, gula konsumsi dijual dengan harga Rp19.000 per kilogram, yang juga melebihi ketentuan HET. Adapun gula merek Gulaku dijual seharga Rp20.000 per kilogram.


Dalam kegiatan tersebut, pedagang telah diberikan penjelasan mengenai ketentuan harga pangan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Sebagai tindak lanjut, dinas terkait akan menerbitkan surat teguran kepada Toko Jusma Mart. Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Kabupaten Supiori juga mewajibkan pihak toko untuk melakukan penyesuaian harga dan melaporkan hasilnya kepada Satgas dalam waktu yang telah ditentukan.


Apabila tidak melakukan penyesuaian harga sesuai ketentuan, Satgas menegaskan akan mengambil langkah hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Satgas Saber Kabupaten Supiori menyatakan akan terus melakukan pengawasan terhadap pasokan dan harga pangan di wilayah Papua, khususnya di tingkat kabupaten, guna memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Puasa dan Idulfitri.


Kegiatan pengawasan tersebut dilaporkan berlangsung aman dan lancar serta menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga, kualitas, dan keamanan pangan bagi masyarakat.