View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

18/04/26

Dr. Tirta & 11 Ribu Peserta Serbu BUTC, Kemala Run 2026 Siap Guncang Bali


Bali - Suasana di Bali United Training Center (BUTC), Pantai Purnama, mendadak riuh dan penuh energi pada Sabtu (18/4/2026). Di hari terakhir pengambilan Race Pack Kemala Run 2026, ribuan peserta sudah memadati lokasi sejak pagi, tak terkecuali sosok influencer sekaligus edukator kesehatan kenamaan, Dokter Tirta.


Kehadiran Dokter Tirta menjadi magnet tersendiri di tengah ribuan pelari. Dengan gaya khasnya yang ceplas-ceplos namun inspiratif, ia tampak antusias saat mengantre dan berbincang dengan sesama peserta.


"Gokil sih ini! Vibe-nya dapet banget, apalagi lokasinya di pinggir pantai begini. BUTC bener-bener jadi saksi kalau antusiasme pelari di Indonesia, khususnya di acara Kemala Run ini, nggak ada lawan," ujar salah satu peserta di sela-sela pengambilan perlengkapan larinya.


Polda Bali mencatat rekam jejak animo yang luar biasa pada gelaran tahun ini. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 11.000 peserta telah terdaftar untuk berlaga di tiga kategori utama:

21K (Half Marathon)

10K

5K


Kesibukan di BUTC hari ini menjadi salah satu agenda penting dari persiapan panjang panitia. Meskipun jumlah peserta membludak, alur pengambilan race pack terpantau tetap seru dan penuh keceriaan. Banyak peserta yang memanfaatkan momen ini untuk berswafoto dengan latar belakang pemandangan laut Gianyar yang ikonik.


Selain kehadiran influencer, keseruan di lokasi juga diwarnai dengan berbagai booth menarik dan interaksi hangat antar komunitas lari dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan mancanegara.


"Kita melihat semangat yang luar biasa dari para peserta. Hari terakhir ini memang yang paling ramai, tapi energi positifnya kerasa banget. Semua siap untuk start besok," ungkap salah satu panitia di lokasi.


Dengan suksesnya pengambilan race pack hari ini, Kemala Run 2026 dipastikan akan menjadi salah satu event lari paling ikonik tahun ini di Pulau Dewata. Polda Bali pun mengimbau seluruh peserta untuk menjaga kondisi fisik agar tetap prima saat hari perlombaan tiba.


Sampai jumpa di garis start, Runners!

Polres Bandara Ngurah Rai Hadir Pagi Hari, Pastikan Arus Lalin Tetap Lancar


Badung — Dalam upaya menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai kembali melaksanakan kegiatan Police Hazard (PH) pagi, Sabtu (18/4/2026).


Kegiatan ini difokuskan pada sejumlah titik yang berpotensi terjadi kepadatan, terutama di jalur utama akses menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Sejak pagi hari, personel kepolisian telah disiagakan untuk melakukan pengaturan arus kendaraan, memantau situasi, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat dan para pengguna jasa bandara.


Kasi Humas Polres Kawasan Bandara Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, S.H., menjelaskan bahwa pelaksanaan PH pagi merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi kemacetan maupun potensi gangguan keamanan di kawasan bandara.


“Melalui kegiatan PH pagi ini, personel kami turun lebih awal guna memastikan arus lalu lintas tetap lancar serta situasi tetap aman dan terkendali. Kami juga terus memberikan imbauan kepada masyarakat agar tertib berlalu lintas,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa kehadiran anggota kepolisian sejak pagi hari di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat, wisatawan, maupun pekerja bandara yang memulai aktivitas.


“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen kami dalam memberikan pelayanan optimal sekaligus menjaga keamanan objek vital nasional,” tambahnya.


Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai menegaskan bahwa kegiatan PH pagi akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari upaya mendukung kelancaran mobilitas serta menjaga stabilitas keamanan di kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai. (hms26)

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kurik Rawat Tanaman Jagung Warga Di Kampung Yogin


Jayapura – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan, Polsek Kurik melaksanakan kegiatan penyemprotan hama serta pemberian nutrisi pada tanaman jagung di lahan binaan yang berada di Kampung Yogin, Distrik Malind, Jumat (17/04/2026).


Kegiatan tersebut dilakukan bersama pemilik lahan sebagai wujud pendampingan Polri kepada masyarakat guna meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan hasil panen warga.


Dalam pelaksanaannya, personel melakukan penyemprotan hama ulat jagung menggunakan pestisida jenis Deka. Selain itu, tanaman jagung juga diberikan nutrisi tambahan menggunakan pupuk herbal Sido Joss, Ultradap, dan Antracolt dengan takaran seimbang pada lahan seluas kurang lebih satu hektare.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kapolsek Kurik Ipda Widi Mulyono, S.Sos bersama personel Polsek Kurik, yakni Aipda Ari Pribadi, Bripka Bambang S, Bripda Hilal, serta pemilik lahan Misdi A. Sucipto.


Plt. Kapolsek Kurik Ipda Widi Mulyono, S.Sos mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap sektor pertanian sekaligus mendukung program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kabupaten Merauke.


“Melalui pendampingan ini, kami berharap tanaman jagung dapat tumbuh optimal, terhindar dari serangan hama, dan menghasilkan panen yang maksimal sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.


Polsek Kurik berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat dalam berbagai program produktif yang bermanfaat bagi kesejahteraan warga.

Polres Boven Digoel Gelar Ruang Edukasi Bagi Anak Putus Sekolah, Tingkatkan Literasi Dan Pola Hidup Sehat


Jayapura – Polres Boven Digoel kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan melalui kegiatan pembelajaran bagi anak-anak putus sekolah yang dilaksanakan di Ruang Edukasi, Jumat (17/04/2026).


Kegiatan tersebut diikuti oleh 12 peserta didik dan menjadi bagian dari upaya Polres Boven Digoel dalam mendukung peningkatan kapasitas, pengetahuan, serta keterampilan generasi muda yang membutuhkan perhatian dan pembinaan.


Dalam pelaksanaannya, para peserta mendapatkan bimbingan belajar dasar meliputi kemampuan membaca dan menulis guna meningkatkan literasi serta membuka peluang untuk melanjutkan pendidikan di masa mendatang.


Selain pembelajaran akademik, peserta juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat, seperti menjaga kebersihan diri, menjaga kebersihan lingkungan, serta membiasakan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.


Kegiatan ini dipandu oleh personel Polres Boven Digoel, yakni Brigpol Afandy Boja Andika, S.H., Brigpol Engelbertha Yako, Bripda Reynal D. C. Rombe, dan Bripda Aditya Nur Raju Pratama, yang secara aktif memberikan materi pembelajaran sekaligus pendampingan kepada para peserta.


Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias dan semangat mengikuti setiap materi yang diberikan. Hal tersebut menunjukkan bahwa program pembinaan ini mendapat respon positif dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anak-anak yang mengikuti kegiatan.


Melalui program Ruang Edukasi ini, diharapkan anak-anak putus sekolah termotivasi untuk kembali menempuh pendidikan, mengembangkan potensi diri, meningkatkan kualitas hidup, serta terhindar dari pengaruh negatif seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan narkotika, dan minuman keras.


Polres Boven Digoel berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam bidang edukasi, pembinaan, dan perlindungan generasi muda.

Jembatan Gantung Garuda III Jadi Solusi Akses di Bantaran Brantas

 


KOTA MALANG — Kehadiran negara kembali dirasakan nyata oleh masyarakat melalui pembangunan Jembatan Perintis Gantung Garuda III di bantaran Sungai Brantas, Kelurahan Klojen. Jembatan ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi simbol kepedulian dan solusi atas keterbatasan akses yang selama ini dihadapi warga.


Komandan Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, meninjau langsung pembangunan tersebut, Jumat (17/4/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa TNI hadir tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga membantu mengatasi kesulitan rakyat melalui percepatan pembangunan di wilayah.


Pembangunan jembatan ini menghubungkan RT 07 dan RW 06 Kelurahan Klojen yang sebelumnya memiliki akses terbatas dan berisiko. Kondisi geografis berupa tebing curam, kedalaman sungai, serta potensi banjir menjadi tantangan tersendiri dalam proses pembangunan.


Dengan panjang 30 meter dan lebar 1,2 meter, jembatan ini dirancang mampu menahan beban hingga 800 kilogram untuk mendukung mobilitas pejalan kaki dan kendaraan ringan. Aspek keselamatan dan ketahanan menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pembangunan.

Keberadaan jembatan ini memberikan manfaat langsung bagi sekitar 1.500 jiwa atau 300 kepala keluarga. Akses menuju fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, serta aktivitas ekonomi masyarakat kini menjadi lebih cepat, aman, dan efisien.


Meski dihadapkan pada medan yang sulit di bantaran sungai, seluruh proses pembangunan dapat berjalan berkat sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan setiap tantangan di lapangan.


Danrem 083/Baladhika Jaya berharap jembatan ini dapat dijaga dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, serta menjadi simbol kemanunggalan TNI dan rakyat. “Negara akan selalu hadir sebagai solusi di tengah kesulitan masyarakat. Ini adalah bukti nyata bahwa negara bekerja dan peduli,” tegasnya. (*)

17/04/26

Polsek Muara Tami Sambangi Warga Kampung Mosso, Berikan Himbauan Harkamtibmas Di Wilayah Perbatasan RI-PNG


Jayapura – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah perbatasan, Polsek Muara Tami melaksanakan kegiatan sambang dan himbauan harkamtibmas kepada warga Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Jumat (17/04/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Muara Tami, IPTU Yanto Rumburen selaku Bhabinkamtibmas Kampung Mosso dengan mengunjungi masyarakat setempat, khususnya warga yang memiliki hubungan keluarga dengan warga negara Papua Nugini (PNG).


Dalam kesempatan itu, IPTU Yanto Rumburen menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar mematuhi aturan lintas batas negara sesuai ketentuan yang berlaku. Warga negara asing maupun masyarakat yang melakukan perjalanan lintas batas diwajibkan memiliki dokumen resmi seperti Kartu Lintas Batas, paspor, maupun dokumen sah lainnya sebagaimana diatur dalam peraturan keimigrasian.


Ia juga mengingatkan masyarakat agar setiap kedatangan keluarga atau kerabat dari PNG wajib dilaporkan kepada pihak berwenang, baik petugas imigrasi maupun aparat kampung seperti kepala kampung, ketua RT, ketua RW, dan tokoh masyarakat setempat.


“Wilayah Kampung Mosso merupakan kawasan perbatasan, sehingga seluruh masyarakat perlu bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan mematuhi aturan yang berlaku demi mencegah pelintas batas ilegal maupun masuknya barang terlarang,” ujar IPTU Yanto Rumburen.


Selain itu, warga juga dihimbau agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan kelompok tertentu yang bertentangan dengan hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Apabila menemukan hal-hal mencurigakan atau menerima informasi yang meresahkan, masyarakat diminta segera melaporkan kepada Bhabinkamtibmas maupun kantor polisi terdekat.


Kegiatan sambang dan himbauan ini mendapat respon positif dari masyarakat Kampung Mosso serta menjadi bagian dari upaya Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah perbatasan RI-PNG.

Warga Sudimoro Bergerak, Babinsa Kalibendo Dampingi Pembangunan Jalan Menuju Makam


Lumajang – Semangat gotong royong dalam membangun fasilitas umum terus ditunjukkan masyarakat. Babinsa Kalibendo Koramil 0821-08/Pasirian, Sertu Saiful Hak, turut hadir dan terlibat langsung dalam kegiatan kerja bakti pembuatan jalan akses menuju makam yang berada di Dusun Sudimoro RT 005 RW 005, Desa Kalibendo, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.Jumat (17/4/2026).


Kegiatan kerja bakti tersebut dilakukan sebagai upaya memperbaiki akses jalan menuju area pemakaman agar lebih mudah dilalui warga, terutama saat ada kegiatan ziarah maupun prosesi pemakaman. Jalan yang sebelumnya sulit dilewati saat musim hujan karena licin dan berlumpur, kini mulai dibenahi melalui kerja sama antara Babinsa dan warga setempat.


Babinsa Kalibendo Sertu Saiful Hak mengatakan bahwa kegiatan kerja bakti ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI melalui peran Babinsa dalam membantu pembangunan di wilayah binaan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.


“Kerja bakti ini menjadi bentuk kebersamaan antara Babinsa dan warga. Pembuatan akses jalan menuju makam sangat penting agar masyarakat lebih mudah saat membutuhkan, apalagi ketika ada kegiatan pemakaman,” ujar dia.


Ia juga menambahkan bahwa gotong royong merupakan budaya luhur yang harus terus dijaga karena dapat memperkuat persatuan serta mempercepat pembangunan desa.


Sementara itu, Kepala Dusun Sudimoro, Ahmad Abdul Kholik, menjelaskan bahwa pembangunan akses jalan menuju makam ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan fasilitas umum di wilayahnya. Ke depan, pihaknya bersama pemerintah desa akan terus mengupayakan agar jalan tersebut dapat dibangun lebih permanen sehingga lebih nyaman dan aman digunakan masyarakat.


“Pembuatan akses jalan menuju makam ini adalah kebutuhan warga yang sudah lama direncanakan. Untuk tahap awal kami laksanakan dengan kerja bakti bersama, namun ke depannya kami berharap bisa dilanjutkan dengan pembangunan yang lebih permanen melalui program desa, agar jalannya lebih kuat, rapi, dan bisa digunakan dalam jangka panjang,” jelas dia.


Ia menambahkan, keberadaan jalan yang layak tidak hanya memudahkan warga saat prosesi pemakaman, tetapi juga akan mendukung aktivitas masyarakat ketika ziarah maupun kegiatan sosial lainnya.


“Semoga apa yang kita kerjakan hari ini menjadi awal yang baik. Dengan kebersamaan dan gotong royong, kami optimis pembangunan akses ini dapat terus berlanjut dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat Dusun Sudimoro,” pungkasnya. (Pendim0821) 

Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Babinsa Randuagung Bantu Pengecoran Atap Masjid


Lumajang – Wujud kepedulian terhadap sarana ibadah dan penguatan budaya gotong royong terus ditunjukkan Babinsa Randuagung Koramil 0821-07/Randuagung. Serda Mista Kusnadi bersama warga melaksanakan kerja bakti pengecoran atap Masjid Nurul Falah yang berlokasi di Dusun Klompangan RT 002 RW 017, Desa Randuagung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (17/4/2026).


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan fasilitas keagamaan, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi di wilayah binaan. Sejak pagi, warga bersama Babinsa tampak bahu-membahu mengangkut material, menyiapkan adukan semen, hingga proses pengecoran atap masjid.


Babinsa Randuagung Serda Mista Kusnadi mengatakan bahwa keterlibatannya dalam kerja bakti tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.


“Kegiatan kerja bakti seperti ini bukan hanya membantu pembangunan masjid, tetapi juga mempererat kekompakan warga. Gotong royong adalah budaya yang harus terus kita jaga dan lestarikan,” ujar dia.


Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Nurul Falah, H. Sanusi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Babinsa yang selalu aktif mendukung kegiatan masyarakat, khususnya dalam pembangunan sarana ibadah.


“Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa Serda Mista Kusnadi dan seluruh warga yang ikut membantu. Kehadiran Babinsa menambah semangat warga untuk bekerja bersama-sama demi kelancaran pembangunan masjid ini,” ungkap dia.


Hal senada disampaikan Kepala Dusun Klompangan, Bambang, yang menilai kegiatan tersebut menjadi contoh nyata sinergitas yang baik antara aparat kewilayahan dan masyarakat.


“Kerja bakti ini menunjukkan kekompakan warga Dusun Klompangan. Kami berharap pembangunan Masjid Nurul Falah dapat segera selesai sehingga bisa dimanfaatkan dengan lebih nyaman oleh jamaah,” pungkasnya.


Dengan adanya kerja bakti pengecoran atap masjid ini, diharapkan Masjid Nurul Falah dapat segera rampung serta menjadi pusat kegiatan ibadah dan sosial warga setempat. Kebersamaan Babinsa dan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bukti kuat bahwa semangat gotong royong masih hidup dan terus terjaga di tengah masyarakat Desa Randuagung. (Pendim0821)