View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

23/01/26

Fakhiri: Papua Bukan Ujung Negeri, tapi Gerbang Pasifik

 


Jayapura — Gubernur Papua Mathius Fakhiri mendorong penguatan pengelolaan kawasan perbatasan melalui pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dan peningkatan konektivitas wilayah. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Panja Perbatasan Wilayah Negara bersama Komisi II DPR RI, Rabu (21/1/2026).


Dalam forum tersebut, Mathius menegaskan bahwa pengelolaan kawasan perbatasan harus menjadi bagian integral dari strategi pembangunan nasional. Menurutnya, wilayah perbatasan bukan sekadar garis terluar negara, melainkan beranda depan yang menentukan kedaulatan dan kesejahteraan masyarakat.


“Pengelolaan kawasan perbatasan merupakan bagian integral yang tidak terpisahkan dari kepentingan pembangunan suatu negara,” ujar Mathius.


Ia menjelaskan, Papua memiliki karakteristik perbatasan yang unik karena mencakup perbatasan darat dan laut. Perbatasan darat Indonesia–Papua New Guinea (PNG) berada di Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom. Sementara perbatasan laut meliputi wilayah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Supiori yang berbatasan langsung dengan Republik Palau.


Dalam rapat tersebut, Gubernur Papua mengusulkan pembangunan dua Pos Lintas Batas Negara, yakni di Distrik Waris, Kabupaten Keerom, dan di Kota Jayapura. Pembangunan PLBN dinilai penting untuk memperkuat pengawasan wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat perbatasan.


Selain itu, Mathius menyoroti pentingnya pembukaan akses menuju kampung-kampung perbatasan yang selama ini masih terisolasi. Pengembangan konektivitas diharapkan dapat meningkatkan pelayanan publik, terutama di sektor kesehatan, pendidikan, sosial, dan ekonomi.


Menurutnya, keterhubungan antarwilayah juga akan memperkuat interaksi sosial masyarakat lintas batas serta mendukung stabilitas kawasan perbatasan.


Di luar pembangunan infrastruktur, Pemerintah Provinsi Papua juga mendorong kerja sama sister province dan sister city dengan wilayah di PNG dan kawasan Pasifik. Kerja sama tersebut mencakup bidang olahraga, kepemudaan, kebudayaan, dan pendidikan, termasuk dengan mengundang delegasi PNG dalam berbagai festival budaya di Papua.


Mathius menegaskan posisi strategis Papua dalam konstelasi regional Pasifik.

“Papua adalah pintu gerbang Pasifik,” tegasnya.

Gubernur Papua Temui Menteri HAM, Perkuat Sinkronisasi Kebijakan Pusat–Daerah

 


Jakarta — Gubernur Papua Matius D. Fakhiri melakukan audiensi dengan Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Natalius Pigai, di Jakarta, Kamis (22/1/2026). Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat koordinasi dan komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam rangka percepatan pembangunan di Tanah Papua.


Dalam audiensi itu, Gubernur Fakhiri menyampaikan apresiasi atas kesediaan Menteri HAM meluangkan waktu untuk berdiskusi mengenai berbagai dinamika pembangunan di Papua. Ia menekankan pentingnya sinergi dan kekompakan seluruh elemen masyarakat guna mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.


Menteri HAM Natalius Pigai memberikan sejumlah masukan strategis, khususnya terkait pentingnya penerjemahan kebijakan nasional agar selaras dengan nilai budaya, kearifan lokal, serta karakteristik masyarakat Papua. Menurutnya, kesesuaian kebijakan dengan konteks lokal menjadi kunci agar program pemerintah dapat diterima dan dirasakan manfaatnya secara optimal.


Gubernur Papua menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap kebijakan pemerintah pusat diimplementasikan secara kontekstual sesuai dengan potensi dan kebutuhan riil masyarakat Papua. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas program pembangunan serta memperoleh dukungan luas dari masyarakat.


Audiensi dengan Menteri HAM ini merupakan bagian dari rangkaian pertemuan Gubernur Papua dengan sejumlah menteri di Jakarta. Langkah tersebut dilakukan mengingat masa kepemimpinannya yang masih relatif baru, yakni sekitar tiga bulan, sebagai upaya membangun fondasi komunikasi yang kuat dengan pemerintah pusat.


Ke depan, Pemerintah Provinsi Papua berencana melanjutkan audiensi dengan beberapa kementerian lain guna memperkuat kolaborasi lintas sektor demi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh Tanah Papua.

Sinergi Polri dan TVRI Luncurkan Program "Rasa Bhayangkara Nusantara" Guna Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

 


Jayapura – Kepolisian Daerah Papua mengikuti rapat koordinasi terpusat bersama Mabes Polri dan TVRI terkait rencana peluncuran program tayangan televisi bertajuk “Rasa Bhayangkara Nusantara”. 


Program ini merupakan langkah strategis Polri dalam mendukung program unggulan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Rapat yang dilaksanakan secara daring via Zoom Meeting pada Jumat (23/01/2026) ini, berpusat di Mako Polda Papua Koya Koso.


Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. Lemdiklat Polri, Irjen Pol Nurworo Danang, S.I.K., dalam arahannya menjelaskan bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi intensif antara Wakapolri dengan Direktur TVRI. Inti dari kerja sama ini adalah mempublikasikan peran aktif Polri dalam membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kini telah tersebar di seluruh pelosok Indonesia.


“Polri berkomitmen mendukung penuh program pemerintah dalam pemenuhan gizi masyarakat. Lewat program 'Rasa Bhayangkara Nusantara', kita akan mengedukasi masyarakat mengenai proses pengolahan makanan yang higienis dan bergizi yang dilakukan di SPPG Polri,” ujar Irjen Pol Nurworo Danang.


Selain sebagai sarana publikasi, program ini didasari oleh buku menu dengan judul yang sama, yang memuat 80 menu terbaik hasil produksi 330 SPPG Polri dari Aceh hingga Papua. Menu-menu tersebut disusun dengan melibatkan ahli kuliner, pakar gizi dari Universitas Indonesia, dan ahli komunikasi untuk memastikan kualitas nutrisi serta daya tarik rasa khas daerah masing-masing.


Tim Produksi TVRI memaparkan bahwa "Rasa Bhayangkara Nusantara" akan dikemas dalam format variety show berdurasi 26 menit. Program ini tidak hanya menampilkan demo masak (cooking show), tetapi juga memberikan edukasi nilai gizi, wawancara narasumber kompeten, hingga testimoni langsung dari penerima manfaat seperti pelajar dan ibu hamil.


Pada musim pertama (Season 1), sebanyak 20 episode akan diproduksi dengan menonjolkan 40 menu pilihan. Proses pengambilan gambar direncanakan akan dimulai serentak pada 27 Januari 2026.


Dalam rapat tersebut, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P. yang diwakili PS. Paur Urpullahinfodok, IPTU Agus Hadiyanto, S.Kom., M.H. menyatakan kesiapannya untuk mendukung penyediaan data visual dan dokumentasi lapangan (footage) terkait aktivitas SPPG di wilayah Papua. Hal ini bertujuan agar peran Polri di tanah Papua dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui gizi yang baik dapat tersampaikan dengan luas ke seluruh masyarakat Indonesia.


Melalui program ini, diharapkan sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat dan tangguh.

Satresnarkoba Polres Merauke Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Jenis Ganja

 


Jayapura – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Merauke berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis ganja pada Minggu (18/01/2026) malam. Seorang tersangka berinisial R.L. diamankan di Jalan Pembangunan, Kabupaten Merauke, setelah petugas memperoleh informasi adanya seseorang yang membawa narkotika jenis ganja menggunakan kendaraan roda empat.


Pengungkapan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Merauke AKP Rachmad Ridho Satrio, S.I.K., didampingi Kasie Humas Polres Merauke Ipda Andre Msb, S.Kom, serta penyidik Satresnarkoba, bertempat di Media Corner Humas Polres Merauke, Jumat (23/01/2026).


AKP Rachmad Ridho Satrio menjelaskan bahwa setelah dilakukan penangkapan, petugas melanjutkan penggeledahan terhadap kendaraan dan rumah kontrakan tersangka yang berlokasi di Jalan Lampu Satu, Merauke. Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 427 linting ganja, satu kaleng bekas rokok Surya berisi ganja, serta satu wadah plastik bertuliskan “Tequila” yang juga berisi ganja.


“Total berat ganja yang berhasil kami sita sebanyak 258,84 gram, yang diduga berasal dari wilayah perbatasan Negara Papua Nugini (PNG),” ungkap Kasat Resnarkoba.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) dan/atau Pasal 111 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.


“Pengungkapan kasus narkotika jenis ganja ini merupakan upaya kami dalam menyelamatkan generasi penerus bangsa dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” tegas AKP Rachmad Ridho Satrio.


Ia menambahkan, Polres Merauke akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum dan pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Merauke. Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dengan melaporkan setiap informasi terkait penyalahgunaan dan peredaran narkoba di lingkungan masing-masing agar dapat segera ditindaklanjuti oleh kepolisian.

Polres Pasuruan Kota Salurkan Bantuan Nasi Bungkus Bersama Pemerintah Desa untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Kedawung Kulon

  


Polres Pasuruan Kota melalui Polsek Grati menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir dengan menyalurkan bantuan nasi bungkus kepada warga Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Rabu (21/1/2025) sore. Penyaluran bantuan tersebut juga terlaksana berkat dukungan Pemerintah Desa Kedawung Kulon yang telah menyiapkan dapur umum bagi warga terdampak.


Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Grati AKP Prasetyo Budiarto, S.H., M.Hum. bersama Bhabinkamtibmas Desa Kedawung Kulon Bripka M. Abadi, dengan melibatkan Kepala Desa Kedawung Kulon M. Iskak serta perangkat desa. Pembagian bantuan dilakukan sekitar pukul 16.30 WIB sebagai bentuk respons cepat terhadap musibah banjir akibat hujan deras dan luapan Sungai Kedawung.


Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas cukup deras dan berlangsung lama sejak Selasa (20/1/2026) sore hingga malam hari di wilayah hukum Polsek Grati. Kondisi ini diperparah oleh adanya air kiriman dari Kecamatan Lumbang dan Kecamatan Winongan yang melintasi Sungai Kedawung sehingga mengakibatkan luapan air ke permukiman warga dan jalan desa.


Hingga Rabu (21/1/2025) pukul 15.00 WIB, debit air Sungai Kedawung masih meluap dengan ketinggian bervariasi antara 20 hingga 80 sentimeter. Wilayah yang terdampak cukup parah berada di Dusun Kebru’an, Desa Kedawung Kulon. Melalui dapur umum yang telah disiapkan pemerintah desa, petugas menyalurkan sebanyak 75 bungkus nasi kepada warga terdampak banjir.


Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata pelayanan dan kepedulian, serta hasil sinergi yang baik dengan pemerintah desa.


“Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran bantuan ini merupakan wujud sinergi Polri dengan pemerintah desa yang telah menyiapkan dapur umum, sehingga bantuan dapat tersalurkan dengan cepat dan tepat sasaran,” ujar Kapolres.


Sementara itu, Kapolsek Grati AKP Prasetyo Budiarto, S.H., M.Hum. menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan respons cepat jajarannya dengan menggandeng unsur pemerintah desa.


“Kami bergerak cepat bersama Bhabinkamtibmas dan pemerintah desa yang telah menyiapkan dapur umum untuk membantu warga terdampak banjir. Selain menyalurkan bantuan, kami juga terus memantau debit air Sungai Kedawung dan memastikan keselamatan masyarakat,” jelas Kapolsek Grati.


Dalam penanganan pascabanjir, Polsek Grati terus berkoordinasi dengan tiga pilar, BPBD, serta pemerintah Desa Kedawung Kulon. Petugas juga melakukan monitoring dan update situasi kerawanan pascabanjir, termasuk memastikan tidak adanya korban jiwa maupun kerugian material. Hingga laporan ini dibuat, korban jiwa dan kerugian material dilaporkan nihil.

Tak Pernah Absen di Tengah Warga, Babinsa Mentarang Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kondusivitas Desa

  


MALINAU, Kalimantan Utara – Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan sekadar simbol, melainkan wujud nyata pengabdian. Komitmen tersebut terus ditunjukkan Babinsa Koramil 0910-07/Mentarang, Serka Sutega, yang aktif terlibat dalam berbagai kegiatan desa bersama aparat desa dan masyarakat di wilayah binaannya.


Salah satu bentuk kebersamaan itu terlihat saat Serka Sutega menghadiri kegiatan bersama aparat desa dan unsur masyarakat yang digelar di Aula Kantor Desa Tanjung Lapang, Kecamatan Malinau Barat, Kabupaten Malinau, Jumat (23/1/2026).


Bagi Serka Sutega, keterlibatan Babinsa dalam setiap kegiatan desa merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab sebagai ujung tombak TNI di wilayah. Dengan selalu berada di tengah masyarakat, komunikasi dapat terjalin dengan baik, kepercayaan semakin kuat, serta situasi wilayah tetap aman dan kondusif.


“Kami hadir bukan hanya untuk menjalankan tugas, tetapi juga mempererat silaturahmi dan memastikan kondusivitas wilayah tetap terjaga,” ujar Serka Sutega.


Dalam kegiatan tersebut, Babinsa tampak aktif berdiskusi, menyerap aspirasi, serta berkoordinasi dengan aparat desa terkait berbagai hal yang menyangkut kepentingan masyarakat dan pembangunan desa. Pendekatan humanis dan penuh kebersamaan menjadi ciri dalam setiap pelaksanaan tugasnya.


Tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, Babinsa juga hadir sebagai mitra dan pengayom masyarakat. Melalui keterlibatan langsung di setiap kegiatan desa, Babinsa dapat memahami kondisi serta kebutuhan warga, sehingga tercipta kebersamaan dalam menjaga stabilitas dan mendukung kemajuan desa.


Melalui peran aktif Babinsa di tengah masyarakat, sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan warga terus terjalin dengan kuat. Hal ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan desa yang aman, harmonis, dan sejahtera sebagai bagian dari ketahanan wilayah.


(Pendim 0910)

Kecelakaan Kapal K.M. Bintang Laut di Perairan Arafura, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian

 


Jayapura – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap kecelakaan kapal K.M. Bintang Laut yang tenggelam di Perairan Arafura, Pesisir Torasi, Kabupaten Merauke, terus dilakukan secara intensif oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke bersama tim SAR gabungan, Kamis (22/01/26).


Pada hari ini, pukul 12.00 WIT, kapal K.M. Eka Jaya Makmur 1 tiba di Pelabuhan Kumbe dengan membawa 12 orang korban selamat dan 1 orang korban meninggal dunia, untuk selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Kumbe guna mendapatkan penanganan medis. Sebelumnya, seluruh korban baik selamat maupun meninggal dunia dievakuasi dari tengah laut menggunakan K.M. Bintang Sotong, kemudian dipindahkan ke K.M. Eka Jaya Makmur 1 setibanya di muara Sungai Kumbe sebelum bersandar di dermaga.


Memasuki hari kedua operasi SAR, tim SAR gabungan melanjutkan upaya pencarian terhadap korban yang masih dinyatakan hilang dengan melakukan penyisiran permukaan laut seluas 1,204 Nm2 atau sekitar 3,1 kilometer persegi. Namun, pada pukul 15.00 WIT, tim SAR gabungan terpaksa menghentikan sementara kegiatan pencarian dan kembali berlindung akibat kondisi gelombang laut yang tinggi.


Adapun data korban kecelakaan kapal K.M. Bintang Laut adalah sebagai berikut:

*Korban Selamat (12 Orang):*

1. Setiawan

2. Apan Supandi

3. Asep Purnama Sidik

4. Ujang Ramdani

5. Sawon

6. Abdullah

7. Heriawan

8. Supriyono

9. Dedi Sukanto

10. Ahmad Idwar Juarsi

11. Achmad Dicki Dermawan

12. Rudiono

*Korban Meninggal Dunia (1 Orang):*

13. Asep Roslana

*Korban Belum Ditemukan (6 Orang):*

14. Muhammad Rifai

15. Syahrul Ramdani

16. Lukman Hidayat

17. Sabriansyah

18. Tri Pandu Novianto

19. Dede Insan Permana


Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan ini terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Merauke, Stasiun Radio Pantai Merauke, KSOP Merauke, Kodaeral XI Merauke, Bakamla Merauke, Kementerian Kelautan dan Perikanan Merauke, Satrol Kodaeral XI Merauke, serta Satpolairud Polres Merauke.


Kondisi cuaca di lokasi pencarian hari ini dilaporkan hujan dengan tinggi gelombang 1,50 hingga 2,75 meter, namun operasi SAR tetap dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat.


Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Rudi, S.E., M.M., menyampaikan bahwa upaya pencarian akan terus diintensifkan.


“Kami terus berupaya melakukan pencarian meskipun menghadapi kendala cuaca yang kurang bersahabat di wilayah Papua Selatan. Besok operasi SAR akan kembali dilanjutkan dengan menurunkan peralatan air lainnya, karena area pencarian akan kami perluas,” ujar Rudi.


Ditempat yang berbeda, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., menghimbau Masyarakat Khususnya pengguna transportasi laut, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan melengkapi diri dengan alat keselamatan sebelum berlayar.


“Keselamatan Adalah hal utama. Kami mengajak Masyarakat untuk tidak memaksakan perjalanan laut apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan,” tambah Kabid Humas Polda Papua.


Selain itu, Kabid Humas juga mengimbau agar masyarakat segera menghubungi Call Center Polri 110 apabila mengetahui atau mengalami kejadian darurat maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.


Babinsa Hadir Dampingi Desa, Lahan KDKMP Malinau Hulu Mulai Ditinjau

  


MALINAU, Kalimantan Utara – Wujud kepedulian dan pendampingan terhadap pembangunan desa, Babinsa Koramil 0910-03/Malinau Kota, Serka Safriansyah, melaksanakan peninjauan lahan yang direncanakan untuk pembangunan Kantor Desa/Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) di lahan milik Pemerintah Daerah Desa Malinau Hulu, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Jumat (23/01/2026).


Peninjauan ini menjadi langkah awal guna memastikan kesiapan lokasi pembangunan, baik dari segi kondisi lahan, luas area, maupun akses pendukung lainnya. Dalam kegiatan tersebut, Babinsa turut berkoordinasi dengan aparat desa dan pihak terkait untuk memastikan rencana pembangunan dapat berjalan sesuai harapan.


Serka Safriansyah menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dalam peninjauan lahan ini merupakan bentuk pendampingan TNI kepada pemerintah desa dalam mendukung program pembangunan desa. Diharapkan, pembangunan KDKMP nantinya dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pelayanan serta perekonomian desa.


“Peninjauan ini penting untuk memastikan lokasi benar-benar siap dan sesuai peruntukannya, sehingga proses pembangunan ke depan tidak menemui kendala,” ujar Serka Safriansyah di sela-sela kegiatan.


Melalui sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, dan instansi terkait, pembangunan KDKMP diharapkan mampu mendukung peningkatan pelayanan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.


(Pendim 0910)