View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

12/05/26

Polda Papua Raih Sejumlah Penghargaan IKPA pada Executive Stakeholders Forum 2026 DJPb Papua

 


Jayapura – Polda Papua meraih sejumlah penghargaan dalam kegiatan Executive Stakeholders Forum 2026 yang diselenggarakan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Papua di Aula Cendrawasih Lantai 8 Gedung Keuangan Negara Kementerian Keuangan Wilayah Papua, Selasa (12/05/2026).


Kegiatan tersebut mengusung tema “Penguatan Sinergi Pelaksanaan APBN yang Berkualitas untuk Papua Maju, Inklusif dan Sejahtera” dan menjadi forum strategis dalam memperkuat koordinasi antarinstansi guna meningkatkan kualitas pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Papua.


Forum diikuti para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dari kementerian dan lembaga mitra kerja Kanwil DJPb Papua. Dari jajaran Polda Papua hadir Dirreskrimum Polda Papua, Kombes Pol. Parasian Herman Gultom, S.I.K., M.Si., Dir Samapta Polda Papua Kombes Pol. Sondang Richman Daniel Siagian, S.I.K., Dansat Brimob Polda Papua, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., Kabid Keuangan Polda Papua Kombes Pol. Herry Purwanto, S.H., S.I.K., M.I.K., serta Wakapolres Jayapura, Kompol Erol Sudrajat, S.Sos.


Selain menjadi wadah evaluasi dan penguatan sinergi pelaksanaan APBN, forum tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada satuan kerja yang dinilai memiliki kinerja terbaik dalam pengelolaan anggaran negara.


Dalam kesempatan itu, sejumlah satuan kerja di lingkungan Polda Papua berhasil meraih penghargaan IKPA. Bidkeu Polda Papua meraih peringkat pertama kategori pagu besar, Sat Brimob Polda Papua meraih peringkat kedua kategori pagu besar, dan Polres Jayapura meraih peringkat ketiga kategori pagu besar.


Sementara pada kategori pagu menengah, Ditreskrimum Polda Papua meraih peringkat pertama dan Dit Samapta Polda Papua meraih peringkat kedua.


Kepala Kanwil DJPb Papua, Izharul Haq, S.E., M.Fin., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih jajaran Polda Papua. Menurutnya, sejumlah satuan kerja di lingkungan Polda Papua menunjukkan kinerja pengelolaan keuangan yang baik, akuntabel, dan konsisten.


“Polda Papua menjadi salah satu instansi yang banyak memperoleh penghargaan IKPA tertinggi dari mitra kerja Kanwil DJPb Papua. Kami berharap capaian ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan,” ucapnya.


Sementara itu, Kabid Keu Polda Papua dalam keterangannya mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja sama dan komitmen seluruh satuan kerja di lingkungan Polda Papua dalam mewujudkan pengelolaan anggaran yang transparan dan tepat sasaran.


“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan negara yang akuntabel, efektif, dan sesuai ketentuan. Tentunya capaian ini juga merupakan hasil sinergi seluruh satker di jajaran Polda Papua,” katanya.


Ia menambahkan, pengelolaan anggaran yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung optimalisasi pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat di Papua.


Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen Polda Papua dalam mendukung tata kelola keuangan negara yang transparan, efektif, dan akuntabel guna menunjang pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Polsek Grati Bongkar Arena Judi Sabung Ayam dan Cap Jie Kie

  


Polresta Pasuruan — Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Grati membongkar arena perjudian jenis sabung ayam dan Cap Jie Kie di Dusun Kebru’an, Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Selasa (12/5/2026). Kegiatan penindakan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Grati, AKP H. Prasetya Budiarto, SH.


Kegiatan dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan dan pengaduan dari masyarakat terkait adanya aktivitas perjudian yang dinilai meresahkan warga sekitar. Menindaklanjuti informasi tersebut, jajaran Polsek Grati segera melakukan penyelidikan dan bergerak menuju lokasi yang dimaksud.


Sesampainya di lokasi, petugas mendapati tempat yang diduga dijadikan arena perjudian sabung ayam dan Cap Jie Kie tersebut sudah ditinggalkan oleh para pelaku. Diduga para pelaku melarikan diri sebelum petugas tiba di lokasi.


Petugas hanya menemukan beberapa kurungan ayam yang terbuat dari anyaman bambu, alas duduk, serta sejumlah peralatan yang diduga digunakan sebagai sarana perjudian jenis sabung ayam dan Cap Jie Kie. Untuk mencegah lokasi kembali digunakan sebagai arena perjudian, petugas kemudian melakukan pemusnahan dengan cara membakar sejumlah perlengkapan yang berada di lokasi.


Kapolsek Grati AKP H. Prasetya Budiarto, SH mengatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas segala bentuk perjudian yang ada di wilayah hukum Polsek Grati. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


“Kami bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat. Polsek Grati berkomitmen memberantas segala bentuk perjudian yang meresahkan warga. Kami juga mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila mengetahui adanya aktivitas yang melanggar hukum,” ujar AKP H. Prasetya Budiarto, SH.


Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam membantu tugas kepolisian menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Sinergi antara warga dan aparat kepolisian diharapkan terus terjalin demi menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari praktik perjudian.


Saat ini, Polsek Grati masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas perjudian tersebut. Kepolisian memastikan akan terus meningkatkan patroli dan penindakan terhadap berbagai bentuk penyakit masyarakat di wilayah hukum Polsek Grati dan sekitarnya.

Kepedulian Satgas TMMD Warnai Rehab Rumah Bapak Junior di Desa Luso

 


MALINAU, Kalimantan Utara – Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Salah satu sasaran fisik yang kini dikerjakan adalah rumah milik Bapak Junior di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau.


Pada Selasa (12/5/2026), personel Satgas TMMD bersama warga melaksanakan pemasangan plafon rumah sebagai bagian dari tahapan rehabilitasi RTLH. Pengerjaan dilakukan secara gotong royong dengan penuh semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.


Di balik proses pembangunan tersebut, tersimpan kepedulian dan perhatian Satgas TMMD terhadap kondisi warga yang membutuhkan tempat tinggal lebih layak dan nyaman. Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya membantu pembangunan fisik, tetapi juga memberikan semangat dan harapan baru bagi warga desa.


Suasana akrab tampak terlihat saat anggota Satgas TMMD dan warga bekerja bersama menyelesaikan pemasangan plafon rumah. Kebersamaan yang terjalin menjadi salah satu wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Sementara itu, Pasiter Kodim 0910/Malinau Kapten Arm Juju Adi Pracoyo mengatakan bahwa program RTLH melalui TMMD merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


“Melalui program TMMD ini, kami ingin membantu masyarakat agar memiliki rumah yang lebih nyaman dan layak huni. Kami berharap keberadaan kami di sini benar-benar bisa memberikan manfaat bagi warga,” ujarnya.


Bapak Junior selaku penerima bantuan mengaku bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau. Ia merasa senang melihat rumahnya kini mulai berubah menjadi lebih baik.


“Terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu rumah kami. Semoga semua kebaikan ini mendapat balasan yang terbaik,” ungkapnya penuh haru.


(Pendim0910)

Pembukaan Badan Jalan TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Mulai Hidupkan Aktivitas Warga


MALINAU, Kalimantan Utara – Pengerjaan pembukaan badan jalan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, mulai memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.


Akses jalan yang sebelumnya sulit dilalui kini perlahan mulai dimanfaatkan warga untuk menunjang aktivitas sehari-hari, terutama menuju area perkebunan dan ladang milik masyarakat.


Pada Selasa (12/5/2026), aktivitas warga mulai terlihat di sepanjang badan jalan yang dikerjakan Satgas TMMD. Salah satunya tampak seorang warga sedang mengangkut material kayu untuk membangun pondok di area kebunnya. Kehadiran jalan baru tersebut mempermudah warga dalam membawa bahan bangunan maupun hasil kebun.


Warga mengaku sangat terbantu dengan adanya pembukaan badan jalan yang dilakukan Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau. Selain mempercepat akses, jalan tersebut juga membuka peluang bagi masyarakat untuk lebih aktif mengelola lahan perkebunan mereka.


Di tempat terpisah, Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, S.I.P., mengatakan bahwa pembangunan badan jalan merupakan salah satu upaya TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi warga.


“Melalui program TMMD ini, kami berharap akses masyarakat menjadi lebih mudah sehingga dapat menunjang aktivitas sehari-hari maupun meningkatkan perekonomian warga. Kehadiran jalan ini diharapkan benar-benar membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Luso,” ujarnya.


Menurutnya, mulai terlihatnya aktivitas warga di sekitar badan jalan menjadi bukti bahwa pembangunan yang dilakukan Satgas TMMD mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


“Kami merasa senang melihat masyarakat mulai memanfaatkan akses jalan ini untuk kegiatan mereka. Semangat warga juga menjadi motivasi bagi Satgas TMMD untuk terus bekerja maksimal menyelesaikan seluruh sasaran pembangunan,” tambahnya.


Kebersamaan antara Satgas TMMD dan masyarakat pun terus terjalin selama pelaksanaan kegiatan. Kehadiran program TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga membawa harapan baru bagi warga desa menuju kehidupan yang lebih baik.


(Pendim0910)

Di Balik Pekerjaan TMMD, Ada Kehangatan yang Terjalin Bersama Warga


MALINAU, Kalimantan Utara – Kesibukan personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau dalam melaksanakan pembangunan di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, tidak mengurangi kedekatan mereka dengan masyarakat setempat.


Di sela-sela aktivitas pembangunan, anggota Satgas TMMD tampak akrab bersama warga dalam berbagai kegiatan sehari-hari. Seperti yang terlihat pada Selasa (12/5/2026), personel Satgas TMMD bersama salah satu warga duduk bersama sambil mengerjakan pemotongan papan kayu di rumah warga dengan suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan.


Momen sederhana tersebut menjadi gambaran nyata eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat selama pelaksanaan program TMMD berlangsung. Kebersamaan yang terjalin membuat suasana pekerjaan terasa lebih ringan dan penuh semangat gotong royong.


Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, Satgas TMMD juga aktif berinteraksi dan membangun komunikasi yang baik dengan warga. Kehadiran TNI di tengah masyarakat pun mendapat sambutan hangat karena dinilai mampu menghadirkan rasa aman, nyaman, dan kebersamaan.


Di tempat terpisah, Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, S.I.P., mengatakan bahwa program TMMD tidak hanya bertujuan membangun infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.


“Melalui TMMD ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Kebersamaan dan kedekatan seperti inilah yang menjadi kekuatan dalam membangun desa bersama warga,” ujarnya.


Menurutnya, hubungan baik yang terjalin antara Satgas TMMD dan masyarakat menjadi salah satu nilai penting dalam pelaksanaan program TMMD di Desa Luso.


Sementara itu, warga mengaku senang dengan sikap ramah dan kepedulian anggota Satgas TMMD selama berada di desa mereka. Kehadiran Satgas TMMD tidak hanya membantu pekerjaan masyarakat, tetapi juga menciptakan suasana penuh kekeluargaan di tengah kegiatan pembangunan.


Kebersamaan yang terjalin selama program berlangsung diharapkan mampu meninggalkan kesan positif dan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa menuju kehidupan yang lebih baik.


(Pendim0910)

Peduli Kesehatan Masyarakat, Babinsa Dampingi Fogging Bersama Puskesmas Tekung


Lumajang – Upaya pencegahan penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) terus dilakukan melalui sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan pemerintah wilayah. Babinsa Koramil 0821-15/Tekung, Serda Aris Purwanto, melaksanakan pendampingan kegiatan fogging bersama tim Puskesmas Tekung di permukiman warga Dusun Kembang RT 026 RW 009, Desa Tekung, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (12/5/2026).


Kegiatan fogging dilakukan sebagai langkah antisipasi dan pengendalian berkembangnya nyamuk Aedes aegypti yang menjadi penyebab DBD. Dalam pelaksanaannya, petugas menyisir area pemukiman warga, saluran air, serta titik-titik yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.


Dalam kesempatan itu, Serda Aris Purwanto mengatakan bahwa pendampingan tersebut merupakan bentuk dukungan Babinsa terhadap program kesehatan masyarakat guna menciptakan lingkungan yang sehat dan aman dari ancaman penyakit menular.


“Kami hadir mendampingi kegiatan fogging agar pelaksanaannya berjalan lancar sekaligus mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Pencegahan DBD tidak cukup hanya dengan fogging, tetapi juga harus dibarengi kesadaran warga menjaga kebersihan,” kata dia.


Tim Puskesmas Tekung yang dipimpin Muhammad Yudha menjelaskan bahwa fogging dilakukan sebagai tindakan cepat untuk menekan populasi nyamuk dewasa di wilayah yang berpotensi terjadi penyebaran DBD.


Selain pelaksanaan fogging, petugas juga mengimbau warga untuk rutin menerapkan gerakan 3M, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung air, guna memutus rantai perkembangbiakan nyamuk.


Sementara itu, Kepala Dusun Kembang, M. Akbar, mengapresiasi sinergi antara Babinsa dan tenaga kesehatan dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat di lingkungannya.


“Kami berterima kasih atas perhatian dan kepedulian semua pihak. Dengan adanya fogging dan edukasi kepada warga, kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan demi mencegah penyakit DBD,” ungkapnya.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup bersih dan sehat semakin meningkat, sehingga lingkungan tetap aman dan terbebas dari ancaman penyakit demam berdarah. (Pendim0821)

Sinergi Babinsa dan Nakes, Posyandu Anggrek Berikan Pelayanan Optimal untuk Balita


Lumajang – Sebagai bentuk dukungan terhadap program kesehatan ibu dan anak, Babinsa Sumberanyar Koramil 0821-16/Rowokangkung, Sertu Imam Munandar, melaksanakan pendampingan kegiatan imunisasi balita di Posyandu Gerbangmas Anggrek, Dusun Srambekan RT 003 RW 002, Desa Sumberanyar, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (12/5/2026).


Kegiatan pelayanan Posyandu tersebut diikuti sebanyak 34 balita dan dilaksanakan bersama tenaga kesehatan desa, yakni Bidan Desa Retno Andriani, S.ST., serta Yeni Kartika, Amd.Kep. Dalam kegiatan itu, para balita mendapatkan pelayanan imunisasi, pemeriksaan tumbuh kembang, penimbangan berat badan, serta pemantauan kesehatan secara berkala.


Saat dikonfirmasi Sertu Imam Munandar mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.


“Kami selalu siap mendukung kegiatan pelayanan kesehatan di wilayah binaan, termasuk Posyandu. Imunisasi sangat penting untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh balita agar terhindar dari berbagai penyakit,” ujar dia.


Selain melakukan pendampingan, Babinsa juga mengajak para orang tua untuk rutin membawa anak mereka ke Posyandu guna memantau pertumbuhan dan perkembangan balita secara optimal.


Sementara itu, Bidan Desa Retno Andriani, S.ST., menjelaskan bahwa kegiatan Posyandu menjadi salah satu upaya penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak sejak usia dini melalui imunisasi dan pemantauan kesehatan rutin.

“Kami berharap para orang tua semakin sadar pentingnya imunisasi dan pemeriksaan rutin di Posyandu agar tumbuh kembang anak dapat terpantau dengan baik,” pungkasnya.


Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari warga karena dinilai mampu memberikan motivasi dan rasa aman selama pelayanan berlangsung.

Melalui sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan pelayanan Posyandu dapat berjalan maksimal sehingga kesehatan balita di wilayah Desa Sumberanyar terus terjaga dengan baik. (Pendim0821)

Kompak dan Penuh Semangat, Personel TNI Bersama Warga Angkut Material Batu Split Menuju Jembatan



Lumajang – Semangat gotong royong terus ditunjukkan Babinsa bersama masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur desa. Babinsa Kebonagung Koramil 0821-02/Sukodono Sertu Hery Wahyudi bersama warga melaksanakan kegiatan pemindahan batu split menggunakan kendaraan pick up menuju lokasi pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Sitiinggil, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (12/5/2026).


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan material pengecoran jembatan yang saat ini terus dikebut pengerjaannya demi memperlancar akses transportasi masyarakat desa. Batu split yang didatangkan kemudian dilansir secara bergotong royong menuju titik pembangunan jembatan.


Di sela kegiatan, Sertu Hery Wahyudi mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam setiap pembangunan di wilayah binaan merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat.


“Kami bersama warga saling bahu-membahu agar pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah warga juga sebagai upaya memperkuat semangat gotong royong,” ujarnya.


Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat, terutama untuk memperlancar akses pertanian, distribusi hasil panen, serta mobilitas warga sehari-hari.


Warga Dusun Sitiinggil pun tampak antusias mengikuti kegiatan pemindahan material. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat terlihat erat saat seluruh pekerjaan dilakukan secara bersama-sama dengan penuh kekompakan.


Pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan mampu menjadi sarana penghubung yang aman dan bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus menjadi simbol sinergi kuat antara TNI dan rakyat dalam membangun desa menuju kemajuan dan kesejahteraan bersama. (Pendim0821)