View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

07/07/26

Penggerebekan Bandar Sabu Berujung Maut, Tiga Personel Polres Katingan Gugur dalam Tugas

 


Jakarta – Polri berduka atas gugurnya tiga personel terbaik Satresnarkoba Polres Katingan, Polda Kalimantan Tengah, saat menjalankan tugas pemberantasan peredaran narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan.


Peristiwa bermula pada Rabu (1/7), setelah Satresnarkoba Polres Katingan menerima informasi masyarakat mengenai aktivitas peredaran narkotika jenis sabu di Desa Tumbang Kalemei. Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas mengidentifikasi seorang terduga pelaku berinisial BIO, yang diketahui merupakan residivis kasus narkotika.


Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Satresnarkoba yang dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Katingan bergerak menuju lokasi dan tiba pada Kamis dini hari. Tim kemudian dibagi menjadi dua kelompok, dengan tim utama melakukan upaya penangkapan terhadap pelaku di kediamannya.


Saat proses penangkapan berlangsung, situasi berubah menjadi aksi perlawanan bersenjata. Sejumlah orang di lokasi menyerang petugas menggunakan senjata tajam. Anggota kepolisian telah memberikan tembakan peringatan, namun serangan terus berlanjut sehingga dilakukan tindakan terukur untuk melindungi keselamatan personel.


Kondisi kemudian semakin tidak kondusif ketika keluarga terduga pelaku dan sejumlah warga berdatangan, melakukan penyerangan terhadap petugas menggunakan senjata tajam, senjata api rakitan, serta berbagai benda berbahaya. Tim Satresnarkoba berupaya menyelamatkan diri sembari meminta bantuan personel dari Polres Katingan dan Polsek Katingan Tengah.


Dalam proses penyelamatan diri tersebut, sembilan personel berhasil dievakuasi. Namun tiga anggota Polri gugur saat menjalankan tugas, yakni Ipda Anumerta Yudhie, Aipda Anumerta Sumariyanto, Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana.


Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengorbanan mereka dalam melaksanakan tugas negara, Kapolri menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada ketiga personel tersebut, terhitung mulai 5 Juli 2026, berdasarkan Keputusan Kapolri tentang Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta bagi anggota Polri.


Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya ketiga personel tersebut.


"Polri menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya tiga personel terbaik Satresnarkoba Polres Katingan saat menjalankan tugas pemberantasan narkotika. Mereka adalah Bhayangkara sejati yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi melindungi masyarakat dari bahaya narkoba," ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangannya di Jakarta, Senin (6/7).


Ia menegaskan bahwa penghargaan berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta merupakan bentuk penghormatan institusi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian para personel yang gugur dalam tugas negara.


"Penganugerahan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta merupakan penghormatan negara dan institusi Polri atas jasa serta pengabdian almarhum dalam menjalankan tugas. Semoga amal ibadah mereka diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta penghiburan," lanjutnya.


Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir juga memastikan Polri akan mengusut tuntas seluruh rangkaian peristiwa tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sekaligus memberikan pendampingan kepada keluarga para personel yang gugur.


"Polri berkomitmen mengusut secara profesional seluruh rangkaian peristiwa ini. Kami juga memastikan hak-hak keluarga para personel yang gugur dipenuhi sebagai bentuk tanggung jawab institusi kepada anggota yang telah mengabdikan diri hingga akhir hayatnya," tutupnya. :::

Kapolsek Pantai Barat Pererat Silaturahmi dengan Tokoh Adat Lewat Sambang Kampung



Jayapura – Kapolsek Pantai Barat, IPDA Alexander F. Koimera, S.IP., M.M., didampingi dua personel Polsek Pantai Barat melaksanakan kegiatan sambang kampung sekaligus menyerahkan tali asih berupa paket sembako kepada para Ondoafi di Kampung Karfasia dan Kampung Masep, Distrik Pantai Barat, Kabupaten Sarmi, Senin (6/7/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polsek Pantai Barat dalam mempererat silaturahmi dengan tokoh adat dan masyarakat serta memperkuat sinergi untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.


Dalam kesempatan itu, Kapolsek berdialog langsung dengan para Ondoafi, perangkat kampung, dan warga guna membahas perkembangan situasi kamtibmas di wilayah Distrik Pantai Barat. 


Selain menyerap aspirasi dan mendengarkan berbagai masukan dari masyarakat, Kapolsek juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan serta menjaga persatuan, kerukunan, dan kebersamaan di lingkungan masing-masing.


Penyerahan tali asih berupa paket sembako kepada para Ondoafi merupakan wujud kepedulian sekaligus penghormatan kepada tokoh adat yang memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai budaya, menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan damai.


Kapolsek Pantai Barat, IPDA Alexander F. Koimera, S.IP., M.M., mengatakan bahwa sinergi antara kepolisian dan tokoh adat menjadi salah satu kunci dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Pantai Barat.


"Tokoh adat memiliki pengaruh yang besar dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, kami terus membangun komunikasi dan kerja sama yang baik agar setiap permasalahan dapat diselesaikan secara bijaksana, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing," ujar Kapolsek.


Ia menambahkan bahwa Polsek Pantai Barat akan terus mengedepankan pendekatan humanis melalui kegiatan sambang dan pembinaan kepada masyarakat sebagai wujud kehadiran Polri yang dekat, peduli, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan hubungan kemitraan antara Polri, tokoh adat, dan masyarakat semakin erat sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Distrik Pantai Barat, Kabupaten Sarmi.

Dekatkan Diri dengan Masyarakat, Sat Binmas Polres Tolikara Berikan Edukasi Kamtibmas


Jayapura – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Tolikara terus mengedepankan pendekatan humanis melalui kegiatan sambang kepada para pelaku usaha di wilayah Distrik Karubaga, Senin (6/7/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bripka Maikel Wanimbo, Briptu Roni Samon, dan Brigpol Yordan P. Bonai, S.H., dengan mengunjungi sejumlah bengkel dan kios untuk memberikan edukasi serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung kepada masyarakat.


Bripka Maikel Wanimbo menyambangi sebuah bengkel di Jalan Irian, tepatnya di dekat Gereja Yerussalem, dan berdialog dengan pemilik bengkel, Bapak Ucok. 


Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau agar setiap pekerjaan dilakukan secara jujur dan profesional serta menghindari tindakan yang dapat merugikan pelanggan. Menurutnya, pelayanan yang baik akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelaku usaha.


Di lokasi berbeda, Briptu Roni Samon melaksanakan sambang di salah satu bengkel di Jalan Misi dan bertemu dengan pemilik bengkel, Bapak Andi Madda. 


Ia mengingatkan agar tidak menjual maupun memodifikasi knalpot menjadi knalpot brong karena dapat menimbulkan kebisingan, mengganggu kenyamanan masyarakat, serta berpotensi memicu gangguan kamtibmas.


Sementara itu, Brigpol Yordan P. Bonai, S.H., mengunjungi Kios Maju Berkah di Desa Ampera, Distrik Karubaga, dan bertemu dengan pemilik kios, Bapak H. Sutarman. Dalam dialog tersebut, ia mengimbau agar tidak menjual bahan kebutuhan pokok yang telah kedaluwarsa atau tidak layak konsumsi karena dapat membahayakan kesehatan masyarakat. 


Selain itu, ia juga mengingatkan agar pemilik usaha tidak membuka kios hingga larut malam serta senantiasa meningkatkan kewaspadaan guna menjaga keamanan diri maupun lingkungan sekitar.


Kasat Binmas Polres Tolikara, IPDA Kasrim, S.E., mengatakan bahwa kegiatan sambang kamtibmas merupakan salah satu upaya preventif Polri dalam membangun kemitraan dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban.


"Melalui kegiatan sambang kamtibmas ini, kami mengajak seluruh pelaku usaha untuk senantiasa menjalankan usahanya secara jujur, mematuhi peraturan yang berlaku, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang siap memberikan pembinaan serta menciptakan rasa aman," ujar IPDA Kasrim, S.E.


Ia menambahkan, kegiatan sambang yang dilakukan secara rutin diharapkan dapat mempererat komunikasi dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat. Dengan sinergi yang baik, situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Tolikara dapat terus terjaga.

06/07/26

Tokoh Masyarakat Papua Serukan Persatuan dan Kedamaian Menjelang 1 Juli

 


Jayapura – Tokoh masyarakat Tanah Papua, Ismael Isack Mebri, mengimbau seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Tabi dan Saireri, agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai ajakan maupun isu yang beredar menjelang 1 Juli 2026.


Menurut Ismael, setiap menjelang tanggal tersebut kerap muncul berbagai agenda yang digagas oleh kelompok-kelompok yang memiliki pandangan berbeda dengan pemerintah. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan serta tidak terpengaruh oleh informasi yang berpotensi memecah belah kehidupan sosial di Papua.


"Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Tabi dan Saireri, agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh ajakan maupun isu-isu yang berkembang menjelang 1 Juli. Mari kita bijak dalam menyikapi setiap informasi yang beredar dan tidak mudah percaya terhadap provokasi yang dapat mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat," ujar Ismael.


Ia mengatakan, saat ini terdapat berbagai rencana maupun agenda yang disusun oleh pihak-pihak yang berseberangan dan menganggap 1 Juli sebagai momentum peringatan Organisasi Papua Merdeka (OPM). Menurutnya, masyarakat perlu menyikapi kondisi tersebut secara bijaksana dengan tetap mengedepankan persatuan dan menjaga situasi yang kondusif.


"Persatuan masyarakat Papua adalah kekuatan utama yang harus kita jaga. Jangan sampai ada pihak-pihak yang memanfaatkan momentum ini untuk memecah belah persaudaraan yang selama ini telah kita bangun bersama," katanya.


Ismael juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjunjung tinggi semangat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia berharap masyarakat tidak mudah terhasut oleh informasi yang belum tentu benar dan tetap menjaga kerukunan di lingkungan masing-masing.


Selain itu, ia meminta masyarakat agar tetap menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa tanpa rasa takut maupun khawatir. Menurutnya, situasi keamanan akan tetap terjaga melalui sinergi antara aparat keamanan dan pemerintah.


"Kita harus tetap beraktivitas seperti biasa. Percayakan upaya menjaga keamanan kepada aparat TNI-Polri bersama pemerintah yang terus bekerja untuk menciptakan situasi yang aman dan damai bagi seluruh masyarakat Papua," ungkapnya.


Menutup imbauannya, Ismael mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kedamaian yang selama ini telah terpelihara serta tidak memberikan ruang bagi pihak-pihak yang ingin menciptakan perpecahan melalui penyebaran isu-isu negatif.


"Mari kita rawat kedamaian yang telah kita bangun bersama. Jangan biarkan provokasi ataupun isu-isu yang tidak bertanggung jawab merusak persaudaraan kita. Dengan kebersamaan, saling menghormati, dan menjaga persatuan, Papua akan tetap aman, damai, dan menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh masyarakat," tutup Ismael.

05/07/26

Pemasangan Bekisting dan Penimbunan Oprit Warnai Progres Pembangunan Jembatan di HST

 



BARABAI – Pembangunan Jembatan Armco dan Jembatan Garuda yang menjadi bagian dari program karya bakti Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah (HST) terus menunjukkan perkembangan. Memasuki hari Minggu (5/7/2026), personel TNI bersama masyarakat masih fokus menyelesaikan sejumlah pekerjaan konstruksi di lapangan.


Di lokasi Jembatan Armco, Desa Bakapas, personel Kodim 1002/HST bersama warga melaksanakan pemasangan bekisting pada pondasi abutmen sebagai persiapan pengecoran. 


Pekerjaan dilakukan secara teliti untuk memastikan struktur pondasi memiliki kekuatan yang maksimal sebelum memasuki tahapan berikutnya.


Sementara itu, di lokasi Jembatan Garuda desa Birayang Surapati dan Desa Teluk Masjid, personel gabungan dan masyarakat bergotong royong mengerjakan penimbunan oprit jembatan menggunakan material pilihan. 


Penimbunan dilakukan secara bertahap agar akses menuju jembatan nantinya lebih kokoh, aman, dan nyaman dilalui masyarakat.


Semangat kebersamaan antara TNI dan warga terlihat sepanjang kegiatan. Selain mempercepat proses pembangunan, gotong royong juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.


Komandan Kodim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana dengan tetap mengutamakan kualitas konstruksi dan keselamatan kerja.


"Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat segera selesai sehingga memberikan kemudahan akses transportasi, memperlancar aktivitas masyarakat, serta mendukung peningkatan perekonomian warga di wilayah Hulu Sungai Tengah," ujarnya.


Dengan progres pekerjaan yang terus berjalan, pembangunan Jembatan Armco dan Jembatan Garuda diharapkan rampung tepat waktu sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. (pen1002hst)

04/07/26

Imigrasi Ngurah Rai Permudah Layanan Paspor Lewat Program Pasporia di Kuta

 


BADUNG – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai berpartisipasi dalam Bazaar Pelayanan Publik Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Tinggi Bali di area parkir Pasar Seni Kuta, Sabtu (4/7). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA itu menghadirkan berbagai layanan publik dari instansi pemerintah, termasuk pelayanan keimigrasian.


Dalam kegiatan tersebut, Kantor Imigrasi Ngurah Rai membuka layanan permohonan Paspor Republik Indonesia dan Izin Tinggal Keimigrasian. Kehadiran layanan di luar kantor ini merupakan upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga akses terhadap layanan keimigrasian menjadi lebih mudah, cepat, dan nyaman.


Pada bazaar tersebut, petugas melayani 29 permohonan paspor dan dua permohonan izin tinggal keimigrasian. Seluruh proses, mulai dari pemeriksaan persyaratan hingga tahapan pelayanan lainnya, dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku untuk menjamin kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Selain memberikan layanan administrasi, Kantor Imigrasi Ngurah Rai juga menyebarkan informasi mengenai berbagai layanan keimigrasian kepada para pengunjung. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai layanan keimigrasian sekaligus mendorong pemanfaatan layanan secara tepat sesuai ketentuan.


Partisipasi dalam Bazaar Pelayanan Publik ini merupakan bagian dari pelaksanaan Pasporia (Paspor Minggu Ceria), inovasi Direktorat Jenderal Imigrasi yang menghadirkan layanan paspor dengan konsep santai, ramah, dan mudah dijangkau masyarakat pada akhir pekan melalui berbagai kegiatan publik, seperti bazaar pelayanan publik maupun car free day.


Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar. Antusiasme masyarakat terhadap layanan yang diberikan juga terlihat cukup tinggi, mencerminkan kebutuhan akan pelayanan keimigrasian yang semakin dekat dengan masyarakat.


Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, mengatakan kehadiran layanan keimigrasian di tengah aktivitas masyarakat merupakan komitmen Imigrasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.


"Melalui program Pasporia, kami ingin menghadirkan pelayanan keimigrasian yang lebih dekat, mudah diakses, dan memberikan pengalaman yang nyaman bagi masyarakat. Partisipasi dalam Bazaar Pelayanan Publik ini menjadi wujud komitmen kami untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan prima, sekaligus memperluas edukasi keimigrasian kepada masyarakat. Ke depan, kami akan terus menghadirkan layanan yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat," ujar Bugie. ::::

Dukung Asta Cita, Bhabinkamtibmas Polsek Pohjentrek Aktif Dampingi Kelompok Tani Binaan Polri

  


Kota Pasuruan – Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional dan implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Bhabinkamtibmas Polsek Pohjentrek Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur melaksanakan kegiatan pengawasan dan pendampingan kepada kelompok tani yang mengelola lahan binaan Polri di Desa Pohjentrek, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Sabtu (4/7/2026).


Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Karo SDM Polda Jawa Timur serta Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jawa Timur yang kemudian diteruskan oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si., kepada seluruh Bhabinkamtibmas jajaran Polres Pasuruan Kota agar aktif mendampingi para petani dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.


Dalam pelaksanaannya, Bhabinkamtibmas turun langsung ke lahan pertanian untuk memantau perkembangan tanaman, memastikan kondisi lahan tetap terawat, sekaligus berdialog dengan para petani guna mengetahui kendala yang dihadapi selama proses budidaya.


Kehadiran Bhabinkamtibmas juga dimanfaatkan untuk memberikan motivasi kepada kelompok tani agar terus semangat meningkatkan produktivitas hasil pertanian.


Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk mendukung berbagai program strategis pemerintah, termasuk di bidang ketahanan pangan.


“Melalui pendampingan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas, kami ingin memastikan lahan binaan Polri dapat dikelola secara optimal sehingga mampu meningkatkan hasil pertanian masyarakat. Sinergi antara Polri, kelompok tani, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan swasembada pangan serta memperkuat ketahanan pangan nasional,” ungkap Kapolres.


Selain melaksanakan pendampingan, Bhabinkamtibmas juga mengajak para petani untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.


Melalui kegiatan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, Polres Pasuruan Kota berharap lahan binaan Polri dapat terus berkembang, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional demi kesejahteraan masyarakat.


Mendukung Asta Cita Presiden melalui semangat Polri Presisi, Polres Pasuruan Kota bersama Biro SDM Polda Jatim dan Ketahanan Pangan Polda Jatim terus memperkuat swasembada pangan, mewujudkan swasembada jagung, serta menghadirkan Polri yang senantiasa mencintai dan mendukung para petani Indonesia.

HMI Cabang Jayapura Ajak Mahasiswa dan Masyarakat Perkuat Persatuan Demi Papua yang Aman dan Kondusif

 



Jayapura – Wakil Sekretaris Umum Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan dan Pemuda (PTKP) HMI Cabang Jayapura, Ismail Tatroman, mengajak seluruh kader HMI, mahasiswa, pemuda, dan masyarakat di Tanah Papua untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polda Papua.


Menurut Ismail, di tengah berbagai dinamika sosial dan isu yang berkembang saat ini, seluruh elemen masyarakat perlu menyikapinya secara bijaksana, kritis, dan bertanggung jawab. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi maupun berbagai narasi yang berpotensi memecah persatuan serta menimbulkan keresahan.


Ismail menegaskan bahwa HMI sebagai organisasi kader akan terus berkomitmen mengedepankan nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan intelektualitas dalam menyikapi berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat. Ia menilai penyampaian aspirasi merupakan hak setiap warga negara dalam kehidupan demokrasi, namun harus dilakukan secara damai, santun, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komunikasi, mempererat persaudaraan, serta membangun sinergi dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat keamanan dalam menjaga situasi keamanan yang tetap aman, damai, dan kondusif di Papua.


Menurutnya, terciptanya stabilitas keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan mengedepankan dialog dalam menyelesaikan setiap persoalan, aktivitas masyarakat, dunia pendidikan, serta pembangunan di Papua dapat berjalan dengan baik.


"Mari kita bersama-sama menjaga persatuan dan kebersamaan demi terciptanya Papua yang aman, damai, dan kondusif, sehingga pembangunan serta kesejahteraan masyarakat dapat terus terwujud," tutup Ismail Tatroman.