View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

13/10/26

Ancaman Karhutla Masih Mengintai, Kodim 1002/HST Siapkan Langkah Pencegahan

  


BARABAI – Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah (HST) memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), menyusul masih adanya ancaman titik api di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.


Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan video conference (vicon) yang dipimpin Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., Selasa (13/10/2026), di Ruang Data Makodim 1002/HST.


Dalam kegiatan itu, Dandim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar diwakili Pasiopsdim 1002/HST Kapten Inf Bajuri, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten HST.


Vicon tersebut turut dihadiri perwakilan Bupati HST, yakni Kepala Pelaksana BPBD HST Ahmad Fatoni, perwakilan Kapolres HST melalui Kabag Ops, perwakilan Kajari HST melalui Kasi Intel, serta para Danramil dan perwira staf Kodim 1002/HST.


Dalam arahannya, Pangdam XXII/Tambun Bungai menyoroti kebakaran hutan dan lahan yang melanda kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Peristiwa tersebut menjadi perhatian pemerintah pusat dan membutuhkan penanganan serius melalui langkah terpadu serta berkelanjutan dari seluruh unsur terkait.


Pangdam menegaskan, potensi karhutla di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah masih harus diantisipasi. Keberadaan titik api menuntut peningkatan kewaspadaan, kesiapsiagaan personel, serta koordinasi yang solid agar potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin.


Sejumlah langkah strategis turut ditekankan, di antaranya mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling), meningkatkan patroli terpadu TNI-Polri, serta menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak karhutla.

Langkah pencegahan tersebut dinilai penting untuk memperkuat deteksi dini, mendorong partisipasi aktif masyarakat, serta meminimalkan risiko kebakaran yang dapat merusak lingkungan dan mengganggu aktivitas warga.


Menindaklanjuti arahan tersebut, Dandim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar melalui Pasiopsdim 1002/HST Kapten Inf Bajuri menegaskan kesiapan Kodim 1002/HST untuk terus bersinergi dengan Polri, pemerintah daerah, BPBD, dan masyarakat dalam mengantisipasi ancaman karhutla.


Menurutnya, peran aparat kewilayahan, khususnya Babinsa, menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pencegahan melalui pemantauan wilayah binaan, koordinasi dengan instansi terkait, patroli, serta edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar secara sembarangan.


“Pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan semua pihak. Karena itu, sinergi lintas sektor dan kesadaran masyarakat harus terus diperkuat agar potensi kebakaran dapat diketahui lebih awal dan segera ditangani,” demikian penegasan dalam upaya pencegahan yang dilakukan Kodim 1002/HST.


Melalui penguatan koordinasi dan langkah pencegahan di tingkat kewilayahan, Kodim 1002/HST berharap potensi karhutla dapat diminimalkan, sekaligus menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

(pen1002hst)

Polda Papua Gelar CAT Psikologi Seleksi PAG 2026, 119 Peserta Ikuti Tahapan Seleksi

 


Jayapura – Polda Papua melaksanakan Computer Assisted Test (CAT) Psikologi dalam rangka Seleksi Penerimaan Pendidikan Alih Golongan (PAG) Tahun Anggaran 2026 di SMK YPK Diaspora Kotaraja dan SMK Negeri 2 Kotaraja, Selasa (13/10/2026).


Kegiatan tersebut diikuti oleh 119 peserta dari total 120 peserta yang terdaftar. Satu peserta lainnya tidak dapat mengikuti tes karena sakit.


Pelaksanaan CAT Psikologi ini merupakan salah satu tahapan seleksi yang bertujuan untuk menilai aspek psikologis peserta, meliputi kecerdasan, kepribadian, dan sikap kerja. Penilaian tersebut menjadi bagian penting dalam proses seleksi untuk memperoleh personel Polri yang memiliki kompetensi dan kesiapan dalam mengikuti Pendidikan Alih Golongan.


Kegiatan ini dihadiri oleh Karo SDM Polda Papua Kombes Pol. Hengky Pramudya, S.I.K., M.Si., Dirressiber Polda Papua Kombes Pol. Syamsurijal, S.I.K., selaku Ketua Tim CAT Psikologi, PS Kabag Psi Biro SDM Kompol Stenly S. Harjo, M.Psi., Psikolog., MPP., serta Kasubbag Seleksi Biro SDM Kompol Darwis, S.Sos., M.M., bersama panitia pelaksana dan para peserta PAG.


Karo SDM Polda Papua Kombes Pol. Hengky Pramudya menyampaikan bahwa pelaksanaan CAT Psikologi merupakan bagian penting dalam proses seleksi untuk melihat kesiapan mental dan psikologis peserta dalam menghadapi tanggung jawab yang lebih besar setelah mengikuti Pendidikan Alih Golongan.


“Seleksi ini bukan sekadar tahapan yang harus dilalui, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kita memastikan setiap personel memiliki kualitas, kemampuan, dan kesiapan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas. Karena itu, ikuti seluruh proses seleksi dengan serius, disiplin, dan penuh tanggung jawab,” ujar Kombes Pol. Hengky Pramudya.


Ia juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi kejujuran dan menaati seluruh ketentuan yang berlaku selama proses seleksi. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia Polri harus dibangun melalui proses yang profesional, objektif, dan berorientasi pada kompetensi personel.


“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti seleksi dengan baik dan menunjukkan kemampuan masing-masing secara optimal. Jadikan proses ini sebagai kesempatan untuk meningkatkan kapasitas diri dan mempersiapkan diri menjadi personel Polri yang semakin profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.


Melalui pelaksanaan CAT Psikologi ini, Polda Papua berupaya memastikan setiap tahapan seleksi berjalan secara tertib dan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan. Proses seleksi diharapkan dapat menghasilkan personel Polri yang memiliki kemampuan intelektual, kepribadian, serta sikap kerja yang mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

SPKT Polres Merauke Gelar Patroli Dialogis, Wujudkan Tagline “Polisi Bersama Masyarakat”

 



Jayapura – Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Merauke melalui Regu Pamapta I melaksanakan patroli dialogis di wilayah hukum Polres Merauke, Selasa (13/10/2026). 


Kegiatan ini merupakan upaya kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan warga.


Patroli dialogis tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang responsif, meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan melalui pendekatan yang humanis dan preventif.


Kepala SPKT Polres Merauke, AKP Syukur Purba, mengatakan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan tagline Polri, yaitu “Polisi Bersama Masyarakat”, yang diperkenalkan pada 5 Oktober 2026.


Menurutnya, patroli dialogis tidak hanya bertujuan memantau situasi keamanan, tetapi juga menjadi sarana bagi personel kepolisian untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, mendengarkan informasi, serta mengetahui berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban di lingkungan warga.


“Melalui patroli dialogis, kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat. Kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga memberikan pelayanan, mendengarkan keluhan warga, serta mengajak masyarakat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujar AKP Syukur Purba.


Ia menambahkan, komunikasi yang baik antara polisi dan masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah gangguan keamanan. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak ragu menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian apabila menemukan permasalahan atau situasi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.


Melalui kegiatan ini, SPKT Polres Merauke terus mendorong terciptanya hubungan kemitraan yang kuat antara Polri dan masyarakat. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.

Bhabinkamtibmas Sigap Padamkan Titik Api di Lahan Sawah Rakyat, Cegah Karhutla di Jagebob

 


Jayapura – Kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan ditunjukkan Bhabinkamtibmas Polres Merauke, Aipda Suroso dan Bripka Deky Binu Wihagi, saat melaksanakan sambang dan patroli di lahan cetak sawah rakyat, Kampung Angger Permegi, Distrik Jagebob, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Selasa (13/10/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan atas arahan Kasat Binmas Polres Merauke sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan lingkungan, mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta mendukung keberlangsungan aktivitas pertanian masyarakat.


Saat menyusuri area persawahan, kedua personel menemukan titik api yang berpotensi meluas ke lahan di sekitarnya. Menyikapi kondisi tersebut, Aipda Suroso dan Bripka Deky Binu Wihagi segera melakukan upaya pemadaman menggunakan peralatan seadanya agar api tidak menjalar ke lahan pertanian milik warga lainnya.


Berkat tindakan cepat tersebut, api berhasil dipadamkan sehingga potensi meluasnya kebakaran dapat dicegah. Setelah melakukan pemadaman, personel melanjutkan sambang dengan menemui para petani untuk menyampaikan imbauan agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.


Bhabinkamtibmas Kampung Makarti Jaya, Aipda Suroso, mengatakan bahwa patroli di kawasan pertanian merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan lingkungan tetap aman sekaligus mendukung aktivitas para petani.


“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan karena dapat memicu kebakaran yang lebih luas, merusak lingkungan, dan menimbulkan asap yang mengganggu kesehatan. Apabila menemukan titik api, segera lakukan pelaporan kepada pihak terkait agar dapat ditangani secepat mungkin,” ujar Aipda Suroso.


Ia menambahkan, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membangun kesadaran bersama dalam melindungi lingkungan serta mendukung ketahanan pangan melalui kegiatan pertanian yang aman dan berkelanjutan.


Dalam kesempatan tersebut, para petani menyambut baik kehadiran Bhabinkamtibmas dan mengapresiasi tindakan cepat personel dalam menangani titik api. Imbauan yang diberikan juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengelola lahan secara bijak tanpa melakukan pembakaran.


Melalui langkah cepat dan kepedulian bersama, diharapkan lahan pertanian masyarakat tetap terlindungi, potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini, serta lingkungan di Kabupaten Merauke tetap terjaga.

Gubernur Papua Ajak Semua Pihak Bersinergi Lindungi Perempuan dan Anak

 


Jayapura – Gubernur Papua Komjen Pol. (Purn.) Mathius D. Fakhiri, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat perlindungan perempuan dan anak di Papua. 


Upaya tersebut membutuhkan keterlibatan pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga sosial, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat untuk mencegah kekerasan dan memastikan korban memperoleh perlindungan yang layak.


Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Forum Perlindungan Perempuan dan Anak yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Papua, bekerja sama dengan The Asia Foundation, di Jayapura.


Gubernur Papua menekankan bahwa perlindungan perempuan dan anak bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan persoalan kemanusiaan yang membutuhkan kepedulian dan komitmen bersama. 


Menurutnya, setiap perempuan dan anak berhak mendapatkan rasa aman, perlindungan, serta kesempatan untuk tumbuh dan berkembang tanpa ancaman kekerasan.


“Perlindungan perempuan dan anak harus menjadi tanggung jawab bersama. Diperlukan kerja sama yang kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga terkait, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat untuk mencegah kekerasan serta memastikan korban mendapatkan perlindungan dan pendampingan yang dibutuhkan,” tegas Gubernur Papua.


Ia juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi antarlembaga agar penanganan kasus kekerasan dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan tepat sasaran. Selain penegakan hukum, pendampingan psikologis, layanan kesehatan, serta pemulihan korban harus menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan perempuan dan anak.


Gubernur berharap Forum Perlindungan Perempuan dan Anak dapat menjadi wadah untuk menyatukan langkah, menyelaraskan program, dan memperkuat pelayanan bagi masyarakat. Dengan koordinasi yang baik, berbagai tantangan dalam pencegahan dan penanganan kekerasan diharapkan dapat diatasi secara lebih efektif.


Sejalan dengan hal tersebut, Polri turut memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, termasuk perempuan dan anak yang menjadi korban tindak pidana. 


Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan lembaga pelayanan terkait diperlukan untuk memastikan setiap laporan ditangani secara profesional serta korban memperoleh pendampingan sesuai kebutuhan.


Melalui kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Provinsi Papua berharap tercipta lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung pemenuhan hak perempuan dan anak. 


Komitmen bersama ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Papua yang damai, sejahtera, dan bermartabat bagi seluruh masyarakat.

Peduli Warga Terdampak Kekeringan dan Asap Karhutla, Kapolres Boven Digoel Salurkan Air Bersih dan Bagikan Masker

 



Jayapura – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau dan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kapolres Boven Digoel, Kompol Dian Novita Pietersz, S.I.K., M.H., menyalurkan bantuan air bersih dan membagikan masker kepada warga di RT 17, Kampung Persatuan, Distrik Mandobo, Kabupaten Boven Digoel, Selasa (13/10/2026).


Bantuan air bersih tersebut diberikan menyusul kondisi kemarau panjang yang menyebabkan sejumlah sumber air mengering sehingga tidak dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk mendukung penyaluran, Polres Boven Digoel menggunakan truk dinas dan profil tank sebagai sarana pengangkutan serta penampungan air sebelum didistribusikan kepada masyarakat.


Kapolres Boven Digoel bersama para pejabat utama (PJU) menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam membantu masyarakat menghadapi kesulitan, terutama ketika ketersediaan air bersih semakin terbatas akibat kondisi cuaca.


“Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan. Kami berupaya menyalurkan air bersih kepada warga yang membutuhkan agar dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari selama musim kemarau,” ujar Kapolres Boven Digoel.


Selain menyalurkan air bersih, Kapolres bersama personel turut membagikan masker kepada masyarakat sebagai langkah untuk mengurangi paparan asap karhutla yang menyelimuti Kota Tanah Merah dan wilayah sekitarnya.


Pembagian masker tersebut diharapkan dapat membantu melindungi masyarakat dari paparan partikel asap yang berpotensi mengganggu kesehatan, terutama saluran pernapasan. Warga juga diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah maupun ketika berkendara, serta membatasi kegiatan di luar ruangan apabila kondisi asap semakin pekat.


Kapolres turut mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak membakar hutan, lahan, maupun sampah secara sembarangan, khususnya selama musim kemarau. Selain berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas, asap yang ditimbulkan juga dapat mengganggu kesehatan dan kenyamanan masyarakat.


“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran lahan. Jangan membuka lahan dengan cara membakar dan segera laporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin,” tegasnya.


Melalui penyaluran air bersih dan pembagian masker ini, Polres Boven Digoel berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan sekaligus meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga kesehatan dan mencegah karhutla.


Polres Boven Digoel berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan bantuan kepada masyarakat, serta mengajak seluruh elemen masyarakat bekerja sama menjaga lingkungan dan memelihara situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di Kabupaten Boven Digoel.


Patroli Dialogis dan Respons Cepat, Polres Merauke Tangani Sejumlah Gangguan Kamtibmas

 



Jayapura – Personel Satuan Samapta Polres Merauke terus meningkatkan patroli dialogis dan merespons laporan masyarakat secara cepat sebagai upaya menjaga kamtibmas. Langkah ini dilakukan untuk mencegah gangguan keamanan sekaligus memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.


Kasat Samapta Polres Merauke, AKP Sukirno, S.Sos., menegaskan bahwa patroli dialogis dilaksanakan secara rutin menggunakan kendaraan roda dua (R2) maupun roda empat (R4) guna menjangkau berbagai wilayah serta memantau situasi keamanan di tengah masyarakat.


Ia juga mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan sikap humanis, serta mengutamakan pendekatan persuasif dalam menangani setiap permasalahan yang terjadi di lapangan.


“Personel Samapta harus selalu hadir di tengah masyarakat, melaksanakan patroli secara rutin, menjalin komunikasi yang baik dengan warga, serta merespons setiap laporan dengan cepat dan tepat. Laksanakan tugas dengan ikhlas, humanis, dan penuh rasa tanggung jawab demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegas AKP Sukirno.


Dalam pelaksanaan tugas, personel Polres Merauke menindaklanjuti sejumlah laporan gangguan keamanan di beberapa lokasi. Salah satunya adalah laporan keributan yang melibatkan sekelompok orang di sebuah rumah kos di Jalan Nowari. Petugas mendatangi lokasi dan melakukan penanganan hingga pihak-pihak yang terlibat sepakat untuk beristirahat serta tidak mengulangi keributan.


Petugas juga merespons laporan keributan yang melibatkan sejumlah anak di bawah umur di Jalan Cemara. Melalui penanganan di lokasi, situasi berhasil dikendalikan dan kembali kondusif.


Selain itu, personel menindaklanjuti laporan dugaan pengeroyokan di Jalan Gak Inbutikai. Permasalahan tersebut kemudian diselesaikan secara kekeluargaan di SPKT Polres Merauke.


Laporan lainnya berkaitan dengan keributan di Jalan Brawijaya, tepatnya di depan SBM. Personel segera melakukan penanganan dan mengamankan pihak yang dilaporkan membuat keributan guna mencegah situasi berkembang dan mengganggu ketertiban masyarakat.


Dalam menangani berbagai laporan tersebut, personel penjagaan Mako bersinergi dengan piket fungsi, Patmor, dan SPKT Polres Merauke. Koordinasi ini dilakukan agar setiap laporan masyarakat dapat ditindaklanjuti sesuai situasi dan kebutuhan di lapangan.


AKP Sukirno turut mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan, menghindari tindakan yang dapat memicu perselisihan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan gangguan keamanan.


Melalui patroli dialogis, komunikasi yang baik dengan warga, dan respons cepat terhadap laporan masyarakat, Polres Merauke berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kepolisian yang profesional dan humanis demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Merauke.

Patroli Jalan Kaki, Polres Tolikara Sapa Warga dan Jaga Keamanan Kota Karubaga

 


Jayapura – Polres Tolikara melalui Regu Siaga I melaksanakan patroli jalan kaki di seputaran Kota Karubaga, Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Selasa (13/10/2026). 


Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang menjalankan aktivitas sehari-hari.


Patroli tersebut melibatkan Kasat Samapta Polres Tolikara IPTU Eko Haryanto, S.H., Kasat Binmas IPDA Kasrim, S.E., Pamapta I SPKT Polres Tolikara, Kanit Provos AIPTU Enos Waroi, serta 15 personel Regu Siaga I.


Di sejumlah titik tersebut, personel memantau situasi keamanan, aktivitas masyarakat, serta kondisi di sekitar objek vital guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Kehadiran polisi melalui patroli jalan kaki juga menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada masyarakat dan memastikan situasi di pusat aktivitas warga tetap aman dan tertib.


Padal Regu Siaga I sekaligus Kasat Samapta Polres Tolikara, IPTU Eko Haryanto, S.H., mengatakan bahwa patroli jalan kaki merupakan salah satu bentuk pelayanan kepolisian yang mengedepankan kehadiran langsung di tengah masyarakat.


“Melalui patroli jalan kaki ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Kehadiran anggota di lapangan bukan hanya untuk memantau situasi keamanan, tetapi juga membangun komunikasi dengan warga serta menunjukkan bahwa Polri siap memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat,” ujar IPTU Eko Haryanto.


Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan di lingkungan masing-masing serta tidak ragu berkomunikasi dengan pihak kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan.


Melalui patroli rutin ini, Polres Tolikara terus berupaya menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman, menciptakan suasana yang nyaman, serta menjaga Kota Karubaga tetap kondusif bagi seluruh warga.