View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

12/06/26

Babinsa Koramil 1002-06/Barabai Bersama Warga Gotong Royong Antisipasi Banjir di Barabai Utara

 



BARABAI – Dalam upaya mengantisipasi terjadinya banjir saat musim hujan, Babinsa Koramil 1002-06/Barabai Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah, Serma Abdul Hamid bersama Bhabinkamtibmas dan warga Kelurahan Barabai Utara melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan, Jumat (12/6).


Kegiatan gotong royong difokuskan pada pembersihan saluran drainase dan lingkungan sekitar permukiman warga yang berpotensi menjadi penyebab tersumbatnya aliran air saat curah hujan tinggi.


Babinsa Koramil 1002-06/Barabai Serma Abdul Hamid mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI bersama aparat terkait dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah terjadinya banjir.


“Melalui gotong royong ini diharapkan saluran air tetap lancar sehingga dapat meminimalisir genangan maupun banjir saat musim hujan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara aparat dan masyarakat,” ujarnya.


Ketua RT 11 Kelurahan Barabai Utara, Ibu Nurjanah, mengapresiasi kehadiran dan keterlibatan langsung Babinsa serta Bhabinkamtibmas dalam kegiatan gotong royong bersama warga.


“Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang selalu hadir dan terjun langsung membantu masyarakat. Kehadiran mereka memberikan semangat kepada warga untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap potensi banjir,” ungkapnya.


Sementara itu, Danramil 1002-06/Barabai Kapten Inf Subhan menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong merupakan salah satu wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus dipelihara melalui berbagai kegiatan di wilayah binaan.


“Melalui kegiatan Jumat Bersih ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan, terutama saluran air dan drainase. Dengan lingkungan yang bersih dan saluran air yang lancar, risiko terjadinya banjir dapat diminimalisir, khususnya di musim hujan,” tegasnya.


Ia juga berharap sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik dalam menjaga kebersihan lingkungan serta menciptakan wilayah yang aman, nyaman, dan sehat.


Kegiatan gotong royong berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan, mencerminkan kuatnya budaya gotong royong sebagai salah satu modal utama dalam menghadapi berbagai permasalahan di lingkungan masyarakat. (pen1002hst)

Tim Gabungan Polresta Jayapura Kota Berhasil Ungkap Kasus Curanmor di Entrop

 


Jayapura – Tim gabungan yang terdiri dari Unit Opsnal Polsek Jayapura Selatan dan Tim Resmob Numbay Satreskrim Polresta Jayapura Kota berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di Jalan Walikota, Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kamis (11/06/2026).


Pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil dari serangkaian penyelidikan intensif yang dilakukan oleh personel di lapangan melalui pengumpulan informasi, pendalaman keterangan saksi, serta pengembangan terhadap berbagai petunjuk yang diperoleh. 


Dari hasil penyelidikan tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang terduga pelaku beserta barang bukti kendaraan yang diduga merupakan hasil tindak pidana pencurian.


Saat ini terduga pelaku bersama barang bukti telah diamankan di Polsek Jayapura Selatan guna menjalani proses hukum dan penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.


Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota, AKP Zakaruddin, S.H., M.H., mengatakan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan respons cepat terhadap setiap laporan yang diterima.


“Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi personel di lapangan yang terus berupaya memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap laporan secara profesional, transparan, dan berkeadilan, serta menindak tegas setiap pelaku tindak pidana yang meresahkan masyarakat,” ucap AKP Zakaruddin.


Lebih lanjut, AKP Zakaruddin menjelaskan bahwa pihaknya masih terus melakukan pendalaman dan pengembangan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus-kasus serupa maupun jaringan pencurian kendaraan bermotor lainnya yang beroperasi di wilayah Kota Jayapura.


“Kami tidak akan berhenti pada satu pengungkapan saja. Proses pengembangan masih terus dilakukan untuk memastikan seluruh pihak yang terlibat dapat dipertanggungjawabkan sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.


Pada kesempatan tersebut, ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi tindak pidana pencurian kendaraan bermotor dengan selalu menggunakan kunci pengaman tambahan, memarkir kendaraan di lokasi yang aman, serta tidak meninggalkan kendaraan tanpa pengawasan.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Apabila mengetahui atau menjadi korban tindak pidana, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” tambahnya.


Dengan keberhasilan pengungkapan kasus ini, Polresta Jayapura Kota berharap dapat memberikan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap upaya penegakan hukum yang dilakukan kepolisian. 


Keberhasilan tersebut juga menjadi bukti nyata komitmen Polresta Jayapura Kota dalam memberantas tindak kriminalitas serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya.


Bakti Kesehatan Bedah Minor Gratis, Wujud Kepedulian Polri dan Bhayangkari bagi Masyarakat Papua

 


Jayapura – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026, Polda Papua melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) bekerja sama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua menggelar kegiatan Bakti Kesehatan Bedah Minor Gratis bagi masyarakat, Kamis (11/06/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial dan kemanusiaan yang diselenggarakan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang mudah diakses serta bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.


Hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Dokkes Polda Papua, Kombes Pol. dr. Bambang Pitoyo Nugroho, Sp.S., M.H., Ka Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua, Kombes Pol. Dr. dr. Rommy Sebastian, M.Kes., M.H., CPM, serta perwakilan Panitia HKGB ke-74 bersama unsur kedinasan lainnya.


Dalam kesempatan tersebut, Kabid Dokkes Polda Papua bersama rombongan berkesempatan mengunjungi salah satu peserta bakti kesehatan, Sdri. Juli Selince Kristel Yoku, yang telah selesai menjalani tindakan bedah minor. 


Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian, dukungan, dan kepedulian kepada masyarakat yang mengikuti program bakti kesehatan.


Kabid Dokkes Polda Papua menyampaikan bahwa kegiatan bakti kesehatan ini merupakan wujud nyata pengabdian Polri dan Bhayangkari kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang berkualitas, mudah dijangkau, serta memberikan manfaat langsung bagi warga.


“Melalui kegiatan bakti kesehatan yang diselenggarakan secara gratis ini, kami berharap dapat membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Polri, Bhayangkari, dan masyarakat,” ucapnya.


Lebih lanjut, pihaknya menyampaikan salam dan doa dari Polda Papua serta Bhayangkari Daerah Papua kepada seluruh peserta kegiatan agar pelayanan kesehatan yang diberikan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.


Selain sebagai bentuk pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan memperkuat hubungan harmonis antara institusi Polri dengan masyarakat Papua.


Melalui momentum peringatan HUT Bhayangkara ke-80 dan HKGB ke-74, Polda Papua berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program sosial dan kemanusiaan yang berdampak positif bagi masyarakat, sejalan dengan semangat Polri yang Presisi, humanis, dan semakin dekat dengan rakyat.


Mengukur Ketangguhan Generasi Bhayangkara, Polda Papua Gelar Uji Kesamaptaan Jasmani Bintara Polri 2026

 


Jayapura – Polda Papua melalui Biro Sumber Daya Manusia (SDM) melaksanakan Uji Kesamaptaan Jasmani (UKJ) dalam rangka Seleksi Penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Rastra Samara dan Gedung Dojo SPN Polda Papua, Kamis (11/06/2026).


Uji Kesamaptaan Jasmani merupakan salah satu tahapan penting dalam proses seleksi penerimaan anggota Polri untuk mengukur kemampuan fisik, daya tahan, serta kesiapan para peserta dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian di masa mendatang. Sebanyak 195 peserta yang terdiri dari 156 pria dan 39 wanita mengikuti kegiatan tersebut.


Turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan, Karo SDM Polda Papua Kombes Pol Hengky Pramudya, S.I.K., M.Si., Ka SPN Polda Papua Kombes Pol Andreas Luhut Jaya Tampubolon, S.I.K., M.K.P., Ps. Kasubbagrohjashor Biro SDM Polda Papua AKP Djadik, Paur Subbagselek Bagdalpers Biro SDM Polda Papua IPTU Sudirman, S.H., panitia jasmani, serta pengawas internal.


Dalam arahannya, Ka SPN Polda Papua juga selaku Ketua Tim Uji Kesamaptaan Jasmani memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tetap berjuang dan menunjukkan kemampuan terbaik selama mengikuti proses seleksi.


"Kalian patut berbangga karena telah sampai pada tahap ini. Perjalanan yang telah dilalui tidaklah mudah. Jadikan setiap proses sebagai pengalaman berharga untuk terus berkembang, menjaga kesehatan, disiplin, dan integritas sebagai bekal dalam meraih cita-cita menjadi anggota Polri," ucap Ka SPN.


Setelah apel, peserta menjalani serangkaian tahapan pemeriksaan kesehatan awal berupa pengecekan tekanan darah (tensi) dan pemanasan guna memastikan kondisi fisik siap mengikuti seluruh rangkaian tes.


Adapun materi yang diujikan meliputi lari selama 12 menit, pull up, push up, sit up, shuttle run atau lari angka delapan, serta uji renang. Pada sesi siang hari, peserta juga mengikuti pemeriksaan antropometrik untuk mengukur kesesuaian postur tubuh berdasarkan standar yang telah ditetapkan dalam seleksi penerimaan Polri.


Sementara itu, Karo SDM Polda Papua mengatakan bahwa tahapan Uji Kesamaptaan Jasmani merupakan bagian dari upaya Polri dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, sehat, dan profesional.


"Melalui tahapan ini, kami ingin memastikan bahwa calon anggota Polri memiliki kesiapan fisik yang baik sebagai modal utama dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian. Seluruh proses seleksi dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis sehingga menghasilkan generasi Bhayangkara yang berkualitas dan berintegritas," ungkapnya.


Dari hasil pelaksanaan Uji Kesamaptaan Jasmani, sebanyak 178 peserta dinyatakan Memenuhi Syarat (MS), terdiri dari 143 pria dan 35 wanita. Sementara itu, 17 peserta dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS), terdiri dari 13 pria dan 4 wanita.


Kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam menjaring calon-calon Bhayangkara muda yang tangguh, disiplin, dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Menjaga Ikatan Keluarga Bhayangkara, Polda Papua Gelar Anjangsana dalam Rangka HUT ke-80 Polri

 


Jayapura – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Papua melaksanakan kegiatan anjangsana kepada anggota Polri yang sedang sakit, purnawirawan Polri, dan warakawuri sebagai bentuk kepedulian serta upaya mempererat ikatan keluarga besar Bhayangkara, Kamis (11/06/2026).


Kegiatan yang berlangsung di sejumlah lokasi di Kota Jayapura, di antaranya Aspol Bhayangkara Sage, Argapura, dan Buper Waena tersebut dipimpin oleh Karo SDM Polda Papua, Kombes Pol. Hengky Pramudya, S.I.K., M.Si., didampingi Ka SPN Polda Papua, Kombes Pol. Andreas Luhut Jaya Tampubolon, S.I.K., M.K.P., Kasubbag Pangkat Biro SDM Polda Papua Kompol Ida, Ny. Maria Andreas, serta personel Polda Papua.


Anjangsana menjadi salah satu rangkaian kegiatan sosial yang dilaksanakan Polda Papua dalam menyambut HUT Bhayangkara ke-80. 


Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi, memberikan dukungan moril, serta menunjukkan perhatian institusi kepada para anggota dan keluarga besar Polri yang telah memberikan dedikasi dan pengabdian kepada bangsa dan negara.


Dalam kesempatan tersebut, rombongan Polda Papua mengunjungi secara langsung para purnawirawan, warakawuri, dan anggota yang sedang menjalani perawatan akibat sakit menahun. Selain bersilaturahmi, Polda Papua juga menyerahkan tali asih serta menyampaikan doa dan dukungan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka kepada institusi Polri.


Karo SDM Polda Papua mengatakan bahwa kegiatan anjangsana merupakan wujud nyata perhatian dan kepedulian Polri terhadap seluruh keluarga besar Bhayangkara.


“Peringatan HUT Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang pengabdian Polri kepada masyarakat, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi dan menjaga hubungan kekeluargaan dengan para purnawirawan, warakawuri, serta anggota yang sedang sakit. Mereka merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keluarga besar Polri,” ujarnya.


Menurutnya, semangat kebersamaan dan solidaritas harus terus dipelihara sebagai salah satu nilai utama dalam kehidupan keluarga besar Bhayangkara.


“Melalui kegiatan anjangsana ini, kami ingin memastikan bahwa perhatian dan kepedulian institusi tetap hadir di tengah-tengah mereka. Kehangatan dan kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan dalam menjaga ikatan keluarga Bhayangkara agar tetap erat dari generasi ke generasi,” tambahnya.


Adapun penerima anjangsana dalam kegiatan tersebut yakni Aiptu (Purn) Alex Temongmere, Warakawuri Heni Niko Dimo selaku istri almarhum AKP (Purn) Niko Dimo, Warakawuri Petronela Suabey selaku istri Aipda Hendrik Suabey, Aipda Frans Palapessy yang tengah menjalani perawatan akibat sakit menahun, serta Iptu Sudarmono Siagian yang juga sedang menjalani pemulihan kesehatan.


Salah satu penerima anjangsana, Aiptu (Purn) Alex Temongmere, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Polda Papua kepada para purnawirawan dan keluarga besar Polri.


“Saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan. Semoga di usia ke-80 tahun, Polri semakin profesional, Presisi, dicintai masyarakat, serta terus memberikan pelayanan terbaik dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di Tanah Papua,” ungkapnya.


Melalui anjangsana ini, Polda Papua berharap semangat kebersamaan, kepedulian, dan solidaritas di lingkungan keluarga besar Bhayangkara dapat terus terjaga serta semakin memperkuat hubungan antara anggota Polri yang masih aktif dengan para purnawirawan, warakawuri, dan seluruh keluarga besar Polri.


Momentum HUT Bhayangkara ke-80 ini menjadi pengingat bahwa pengabdian, loyalitas, dan kebersamaan merupakan fondasi penting yang terus menyatukan keluarga besar Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

11/06/26

Kurang dari 1x12 Jam, Tim URC Polres Jayapura Ungkap Kasus Curas dan Kekerasan Seksual di Doyo Baru

 



Jayapura – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Subsatgas Pidum Polres Jayapura berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang disertai tindak kekerasan seksual terhadap seorang pelajar di wilayah Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Kamis (11/06).


Pengungkapan kasus tersebut dilakukan dalam waktu singkat setelah laporan diterima oleh Polres Jayapura. Tim yang dipimpin Kasubsatgas Pidum Polres Jayapura AKP Axel Panggabean, S.Tr.K., S.I.K., segera bergerak melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap pelaku berdasarkan keterangan korban dan saksi.


Sekitar pukul 08.40 WIT, personel menerima informasi terkait terjadinya tindak pidana curas dan kekerasan seksual di area lahan kosong samping BTN Kolam Doyo Baru. Setelah memperoleh ciri-ciri pelaku, tim langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian hingga kawasan BTN Pemda Doyo Baru.


Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada pukul 09.35 WIT, pelaku berhasil diamankan bersama sejumlah barang milik korban yang sebelumnya dirampas. Selanjutnya, petugas membawa pelaku ke lokasi kejadian guna melakukan pengecekan dan pengumpulan barang bukti tambahan.


Dari hasil pengembangan di tempat kejadian perkara, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang milik korban yang sebelumnya ditinggalkan di lokasi. Pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Jayapura untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti milik korban, di antaranya satu unit telepon genggam, sepasang sepatu, pakaian, tumbler, tas pensil, dan beberapa barang pribadi lainnya.


Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean, S.Tr.K., S.I.K., menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz 2026 yang bertujuan menekan angka kriminalitas, khususnya kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), di wilayah hukum Polres Jayapura.


“Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diserahkan kepada penyidik Satreskrim Polres Jayapura untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kami berkomitmen untuk terus melakukan tindakan cepat terhadap setiap laporan tindak pidana guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya.


Polres Jayapura juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau menjadi korban tindak kejahatan, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.


Keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi bukti kesigapan personel Polres Jayapura dalam merespons laporan masyarakat serta upaya nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Jayapura.

Visa Habis Sejak Mei, WN Arab Saudi Akhirnya Dideportasi dari Indonesia

 


BADUNG - Kantor Imigrasi Ngurah Rai telah melakukan pendeportasian terhadap seorang Warga Negara Arab Saudi berinisial ASAM (perempuan, 33 tahun) pada Rabu, 10 Juni 2026. Tindakan deportasi ini merupakan respons atas pelanggaran keimigrasian sekaligus gangguan ketertiban umum yang dilakukan oleh yang bersangkutan di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.


Pada Rabu pagi sekitar pukul 08.30 WITA, petugas keamanan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai melaporkan adanya seorang WNA yang membuat kegaduhan di kawasan bandara sehingga mengganggu kenyamanan dan ketertiban umum. WNA tersebut kemudian diamankan oleh pihak keamanan bandara dan selanjutnya dilakukan koordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pariwisata Kabupaten Badung.


Satpol PP Pariwisata Kabupaten Badung kemudian meneruskan koordinasi kepada Kantor Imigrasi Ngurah Rai disertai surat permohonan rekomendasi deportasi. Permohonan tersebut merujuk pada pelanggaran Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 7 Tahun 2016 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat.


Dari hasil pemeriksaan diketahui ASAM datang ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 7 April 2026 menggunakan Visa on Arrival untuk tujuan wisata. Izin tinggal yang diberikan berlaku hingga 6 Mei 2026.


Namun demikian, yang bersangkutan mengaku tidak mengetahui dan tidak memahami batas waktu izin tinggalnya di Indonesia. Ia baru menyadari telah overstay setelah dilakukan pembatalan keberangkatan melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada 3 Juni 2026 dan tidak mampu membayar biaya beban overstay karena kehilangan kartu Bank Visa miliknya.


Imigrasi Ngurah Rai kemudian melakukan koordinasi dengan perwakilan konsuler negara asal yang bersangkutan guna memastikan proses deportasi berjalan sesuai prosedur. Selanjutnya, yang bersangkutan dipulangkan ke negara asalnya pada 10 Juni 2026 pukul 21.55 WITA menggunakan penerbangan Saudi Arabian Airlines tujuan Riyadh, Arab Saudi.


Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, mengimbau seluruh WNA yang berada di wilayah Indonesia untuk senantiasa memahami dan mematuhi ketentuan izin tinggal yang berlaku. Ketidaktahuan mengenai batas waktu tinggal tidak dapat dijadikan alasan pembenar atas pelanggaran keimigrasian.


“Pelanggaran terhadap ketentuan izin tinggal dapat dikenakan sanksi administratif maupun tindakan keimigrasian sesuai peraturan yang berlaku,” ujar Bugie.


Ia menegaskan, jajaran Imigrasi Bali berkomitmen penuh dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan di Bali, khususnya di fasilitas publik seperti bandara.


“Kasus ini menjadi pengingat bagi seluruh WNA agar selalu memahami dan mematuhi ketentuan izin tinggal yang berlaku. Kami juga mengapresiasi sinergi yang baik antara pihak keamanan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Satpol PP Pariwisata Kabupaten Badung, dan Imigrasi Ngurah Rai dalam penanganan kasus ini secara cepat dan terkoordinasi,” tegasnya. (*) 

Tokoh Pemuda Papua Apresiasi Operasi Sikat Cartenz 2026, Dinilai Hadirkan Rasa Aman bagi Masyarakat

 


Jayapura – Tokoh Pemuda Papua, Gifli Buinei, memberikan apresiasi kepada Polda Papua atas pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz 2026 yang dinilai sebagai langkah tepat dalam menjawab keresahan masyarakat terhadap maraknya tindak pidana pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor di Papua.


Apresiasi tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam program Dialog Interaktif Polisi Menyapa yang diselenggarakan di LPP RRI Jayapura, Kamis (11/06).


Menurut Gifli, masyarakat selama beberapa tahun terakhir merasakan tingginya angka kejahatan, khususnya curanmor, di wilayah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Keerom. Oleh karena itu, kehadiran Operasi Sikat Cartenz dinilai sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang mendambakan keamanan dan kenyamanan.


“Kami melihat operasi ini merupakan langkah yang tepat. Yang paling penting bagi masyarakat adalah bagaimana bisa merasakan keamanan dan kenyamanan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Operasi Sikat Cartenz menjadi salah satu inovasi Polda Papua dalam menjawab kebutuhan tersebut,” katanya.


Ia mengakui bahwa menghilangkan tindak kriminalitas secara keseluruhan bukanlah hal mudah. Namun dengan pelaksanaan operasi yang terarah dan melibatkan berbagai satuan tugas, masyarakat optimistis angka kejahatan dapat ditekan secara signifikan.


Gifli juga menyoroti tingginya keterlibatan generasi muda dalam tindak pidana yang berhasil diungkap selama operasi berlangsung. Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama dan tidak bisa hanya dibebankan kepada pihak kepolisian.


“Polisi sudah bekerja dengan baik, tetapi penanganan masalah ini membutuhkan kolaborasi semua pihak. Orang tua, sekolah, pemerintah daerah dan masyarakat harus hadir untuk membimbing anak-anak muda agar tidak terjerumus ke dalam tindakan kriminal,” ujarnya.


Selain itu, Gifli mengajak masyarakat untuk menjadi mitra aktif kepolisian dengan berperan sebagai mata dan telinga dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia juga mendorong kembali budaya siskamling serta kepedulian warga terhadap situasi kamtibmas di sekitar tempat tinggal masing-masing.


“Kita harus bersama-sama membantu kepolisian. Jika ada hal mencurigakan atau kejadian menonjol, segera laporkan. Siskamling dan kepedulian warga sangat penting untuk mencegah terjadinya kejahatan di lingkungan,” tambahnya.


Menutup pernyataannya, Gifli berharap Operasi Sikat Cartenz terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan dievaluasi secara berkala agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.


“Kami mengapresiasi Polda Papua yang terus berupaya menghadirkan rasa aman bagi masyarakat. Operasi seperti ini perlu terus dilakukan demi mewujudkan Papua yang aman, nyaman dan kondusif bagi seluruh warga,” tutupnya.