View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

15/05/26

Semangat Kebersamaan Warnai Pengerjaan Pengecoran Jembatan Perintis Garuda di Pasrujambe



Lumajang – Semangat gotong royong terus ditunjukkan dalam proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kali Asem, Dusun Krajan, Desa Karanganom, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Pada Jumat (15/5/2026), personel Koramil 0821-17/Pasrujambe bersama warga kembali melanjutkan pengerjaan dengan melaksanakan pemasangan rangka serta pengecoran sepatu pondasi jembatan.


Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam tahapan pembangunan infrastruktur yang diharapkan mampu membuka akses dan memperkuat konektivitas antarwilayah di daerah tersebut. Kehadiran TNI bersama masyarakat dalam proses pembangunan juga mencerminkan kuatnya sinergi dan budaya gotong royong di tengah masyarakat pedesaan.


Babinsa Karanganom Koramil 0821-17/Pasrujambe, Sertu Bejo Utomo, mengatakan bahwa pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan kekuatan konstruksi agar jembatan nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.


“Pemasangan rangka dan pengecoran sepatu pondasi ini merupakan tahapan penting untuk memperkuat struktur dasar jembatan. Kami bersama warga terus bekerja sama agar pembangunan berjalan lancar dan selesai sesuai harapan,” kata dia.


Menurutnya, pembangunan Jembatan Perintis Garuda bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara aparat teritorial dan masyarakat. Antusiasme warga yang turut membantu pengerjaan menjadi bukti tingginya harapan masyarakat terhadap hadirnya akses penghubung tersebut.


Selama ini, kondisi akses di wilayah Kali Asem menjadi tantangan tersendiri bagi warga, terutama saat musim hujan yang menghambat mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat. Dengan dibangunnya jembatan tersebut, diharapkan akses transportasi warga menjadi lebih aman, cepat, dan efisien.


Selain memperlancar mobilitas masyarakat, keberadaan Jembatan Perintis Garuda juga diproyeksikan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi desa, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta memudahkan akses pendidikan dan layanan kesehatan bagi masyarakat sekitar.


Pembangunan yang dilakukan secara kolaboratif antara TNI dan warga tersebut menjadi gambaran nyata bahwa semangat kebersamaan masih menjadi kekuatan utama dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.


Melalui kerja bersama yang terus berlanjut, Jembatan Perintis Garuda diharapkan segera rampung dan menjadi simbol hadirnya pembangunan yang mampu membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Pasrujambe. (Pendim0821)

Sapa Pedagang Sayur Keliling, Babinsa Jatisari Perkuat Komsos dengan Warga

 


Lumajang – Sebagai wujud kepedulian dan upaya mempererat hubungan dengan masyarakat, Babinsa Jatisari Pos Koramil 0821-05/Kedungjajang, Serka Agus Wiranto, melaksanakan komunikasi sosial (komsos) bersama seorang pedagang sayur keliling di Dusun Jati RT 002 RW 003, Desa Jatisari, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (15/5/2026).


Dalam kegiatan tersebut, Serka Agus Wiranto menyapa dan berbincang santai dengan Slamet, pedagang sayur keliling yang setiap hari beraktivitas melayani kebutuhan warga di wilayah pedesaan. Suasana penuh keakraban tampak dalam komunikasi yang dibangun antara Babinsa dan masyarakat.


Menurut Serka Agus, kegiatan komsos merupakan bagian penting dari tugas pembinaan teritorial untuk mengetahui kondisi serta perkembangan situasi di wilayah binaan.


“Melalui komunikasi seperti ini, kami dapat menjalin kedekatan dengan masyarakat sekaligus mengetahui berbagai kondisi dan kebutuhan warga secara langsung,” ujar dia.


Ia menambahkan, keberadaan pedagang sayur keliling memiliki peran penting dalam membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di lingkungan pedesaan.


“Kami sangat mengapresiasi semangat warga yang tetap bekerja keras mencari nafkah dan membantu kebutuhan masyarakat. Kehadiran pedagang keliling juga memudahkan warga dalam memperoleh kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.


Sementara itu, Slamet mengaku senang dan merasa diperhatikan dengan adanya komunikasi yang dilakukan Babinsa di wilayah tempat dirinya berjualan.


“Senang bisa berbincang dengan Babinsa, karena selain memberi semangat juga membuat kami merasa dekat dan diperhatikan,” pungkasnya.


Melalui kegiatan komsos tersebut, diharapkan hubungan harmonis antara aparat kewilayahan dan masyarakat terus terjalin dengan baik, sehingga tercipta suasana aman, nyaman, dan penuh kebersamaan di lingkungan Desa Jatisari. (Pendim0821)

Patroli Sambang Poskamling, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Perkuat Keamanan Wilayah Ditotrunan



Lumajang – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Ditotrunan Koramil 0821-01/Lumajang, Koptu Aan Pidianto, bersama Bhabinkamtibmas Ditotrunan, Aiptu Bambang, melaksanakan patroli wilayah dan sambang Poskamling di RW 005, Kelurahan Ditotrunan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat malam (15/5/2026).


Kegiatan patroli malam tersebut dilakukan sebagai bentuk sinergi TNI–Polri dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif, sekaligus mempererat komunikasi dengan masyarakat melalui pendekatan humanis.


Dalam patroli itu, petugas menyempatkan diri menyapa warga yang sedang melaksanakan ronda malam di Poskamling. Selain memberikan imbauan kamtibmas, Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan lingkungan.


Saat dikonfirmasi Babinsa Ditotrunan, Koptu Aan Pidianto, mengatakan bahwa keberadaan Poskamling memiliki peran penting dalam mendukung keamanan lingkungan secara swakarsa.


“Poskamling merupakan garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan. Kehadiran kami di tengah warga bertujuan memberikan motivasi agar semangat ronda malam tetap terjaga,” kata dia.


Senada dengan itu, Bhabinkamtibmas Ditotrunan, Aiptu Bambang, menuturkan bahwa komunikasi aktif dengan masyarakat menjadi langkah efektif dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan nyaman.


“Kami berharap masyarakat terus peduli terhadap keamanan lingkungannya masing-masing. Jika ada hal mencurigakan, segera dilaporkan agar cepat ditindaklanjuti,” ujar dia.


Sementara itu, Lurah Ditotrunan, Sandi Idhar Rosyidi, A.Md., mengapresiasi sinergi dan kepedulian aparat kewilayahan yang rutin hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan patroli dan sambang Poskamling.


“Patroli bersama ini sangat positif karena mampu meningkatkan rasa aman masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan antara aparat dan warga,” ungkapnya.


Melalui patroli wilayah dan sambang Poskamling tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat, sehingga tercipta wilayah Ditotrunan yang aman, tertib, dan kondusif. (Pendim0821)

Babinsa Tegalrandu Dampingi Pembangunan Rutilahu, Progres Rumah Warga Capai 24 Persen

 



Lumajang  – Babinsa Tegalrandu Koramil 0821-07/Randuagung, Peltu Eko Budi Anto, terus melaksanakan pendampingan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Swami di Desa Tegalrandu, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang.


Hingga Jumat (15/5/2026), progres pembangunan rumah telah mencapai 24,59 persen. Adapun pekerjaan yang dilaksanakan meliputi perbaikan atap genteng pada bagian yang bocor, penggantian kayu usuk dan reng yang rusak, serta pemasangan dinding menggunakan bata ringan, bata merah, bata putih, dan asbes.


Dalam keterangannya, Peltu Eko Budi Anto menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa bertujuan memastikan proses pembangunan berjalan lancar dan sesuai target, sehingga masyarakat dapat segera menempati rumah yang lebih layak dan nyaman.


“Program Rutilahu ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah bersama TNI dalam membantu masyarakat mendapatkan hunian yang aman dan sehat. Kami akan terus melakukan pendampingan agar pengerjaan berjalan maksimal,” ujarnya.


Ia menambahkan, perbaikan rumah tidak hanya meningkatkan kualitas tempat tinggal warga, tetapi juga berdampak terhadap kesehatan, kenyamanan, dan kesejahteraan keluarga penerima bantuan.


Melalui program tersebut, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat terus tumbuh, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Kabupaten Lumajang. (Prndim 0821).

Jum’at Berkah, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Berbagi Kebahagiaan Bersama Warga


MALINAU, Kalimantan Utara – Usai melaksanakan sholat Jum’at berjamaah, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau menggelar kegiatan Jum’at Berkah dengan berbagi kepada masyarakat di Islamic Center Desa Malinau Seberang, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Jum’at (15/5/2026).


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan Satgas TMMD dengan masyarakat di wilayah perbatasan. Tampak personel Satgas TMMD membagikan bingkisan kepada warga usai pelaksanaan ibadah sholat Jum’at dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.


Masyarakat yang hadir terlihat antusias dan menyambut baik kegiatan berbagi tersebut. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak pun tampak gembira saat berinteraksi langsung dengan personel TNI di halaman Islamic Center.


Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau, Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, S.I.P., mengatakan bahwa kegiatan Jum’at Berkah ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.


“Melalui kegiatan sederhana ini, kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Kehadiran Satgas TMMD bukan hanya melaksanakan pembangunan fisik, tetapi juga membangun kedekatan dan kebersamaan dengan warga,” ujarnya.


Selain melaksanakan pembangunan infrastruktur melalui program TMMD, Satgas Kodim 0910/Malinau juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Hal tersebut menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan Kabupaten Malinau.


Kegiatan Jum’at Berkah tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebersamaan, mempererat hubungan sosial, serta menghadirkan semangat saling peduli di tengah masyarakat.


(Pendim0910)

Kebersamaan TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau dan Warga Warnai Sholat Jum’at di Islamic Center Malinau Seberang


MALINAU, Kalimantan Utara – Suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan terlihat saat personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau melaksanakan sholat Jum’at berjamaah bersama warga di Islamic Center Desa Malinau Seberang, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Jum’at (15/5/2026).


Kehadiran personel Satgas TMMD di tengah masyarakat tidak hanya terlihat dalam pelaksanaan pembangunan fisik, tetapi juga melalui kegiatan keagamaan bersama warga. Personel TNI tampak berbaur dengan masyarakat dalam suasana hangat dan penuh keakraban selama pelaksanaan ibadah berlangsung.


Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kedekatan TNI dengan masyarakat di wilayah perbatasan. Selain melaksanakan program pembangunan melalui TMMD, Satgas juga aktif menjalin komunikasi sosial serta mempererat silaturahmi dengan warga setempat.


Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau, Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, S.I.P., mengatakan bahwa kegiatan ibadah bersama masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun hubungan harmonis antara TNI dan rakyat.


“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mempererat kebersamaan dan menjalin silaturahmi yang baik dengan masyarakat. TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga membangun kedekatan serta rasa kekeluargaan dengan warga,” ujarnya.


Masyarakat pun menyambut baik kehadiran personel Satgas TMMD di Islamic Center. Kehangatan dan kebersamaan yang tercipta mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan di wilayah Kabupaten Malinau.


(Pendim0910)

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Optimis Rampungkan Pembangunan Tepat Waktu Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Optimis Rampungkan Pembangunan Tepat Waktu


MALINAU, Kalimantan Utara – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau terus menunjukkan semangat dan dedikasi tinggi dalam menyelesaikan sasaran fisik pembangunan di wilayah perbatasan. Bertempat di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Jum’at (15/5/2026), personel Satgas TMMD bersama masyarakat tampak kompak melaksanakan semenisasi jalan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) guna mengejar target penyelesaian tepat waktu.


Di tengah cuaca yang tidak menentu dan medan yang cukup menantang, personel Satgas bersama warga tetap bekerja penuh semangat. Mereka bahu membahu mengangkut material, mencampur semen, hingga meratakan pengecoran jalan demi menghasilkan pembangunan yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.


Kebersamaan yang terjalin di lokasi TMMD menjadi bukti nyata kuatnya kemanunggalan TNI dan rakyat. Program TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga mempererat hubungan sosial serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat perbatasan.


Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau, Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, S.I.P., mengatakan bahwa seluruh personel Satgas terus bekerja maksimal agar seluruh sasaran pembangunan dapat diselesaikan sesuai waktu yang telah ditentukan.

“Dengan semangat gotong royong dan dukungan masyarakat, kami optimis seluruh sasaran fisik TMMD dapat rampung tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi warga,” ujarnya.


Ia menambahkan, program TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau tidak hanya berfokus pada semenisasi jalan TPU, tetapi juga melaksanakan berbagai pembangunan lain yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Di antaranya pembangunan MCK, program air bersih melalui pembuatan sumur bor, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan rumah singgah, pembukaan badan jalan, pembangunan jembatan, hingga program ketahanan pangan.


Selain sasaran fisik, Satgas TMMD juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, hukum, serta edukasi bagi masyarakat guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah perbatasan.


Melalui TMMD Ke-128, Kodim 0910/Malinau terus berupaya menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya di daerah terpencil dan wilayah perbatasan Kabupaten Malinau.


(Pendim0910)

Tokoh Papua Pegunungan Ajak Warga Menahan Diri Pasca Konflik Antar Kelompok di Jayawijaya

  


Wamena - Jumat, 15 Mei 2026, Situasi keamanan di wilayah Wouma, Kabupaten Jayawijaya, pasca aksi saling serang antara kelompok masyarakat asal Lanny Jaya dan Kurima terus menjadi perhatian berbagai pihak. Tokoh Masyarakat Papua Pegunungan sekaligus Anggota DPR Provinsi Papua Pegunungan, Briur Wenda, mengajak seluruh masyarakat agar menahan diri dan mengedepankan penyelesaian damai guna mencegah konflik meluas.


Briur Wenda menyampaikan bahwa dirinya telah melakukan komunikasi dengan sejumlah tokoh penting di Papua Pegunungan untuk meredam situasi yang berkembang di Wamena. Ia mengatakan telah meminta Gubernur Papua Pegunungan untuk membatalkan agenda keberangkatan ke Jakarta dan tetap berada di Wamena guna membantu penyelesaian konflik antar kelompok masyarakat tersebut.


“Saya sudah telepon Pak Gubernur agar beliau batalkan penerbangan ke Jakarta dan hari ini beliau sudah ada di Wamena,” ujar Briur Wenda.


Selain itu, dirinya juga mengaku telah menghubungi Presiden Gereja Baptis Papua, Ketua DPRK Lanny Jaya serta sejumlah tokoh masyarakat agar segera melakukan pertemuan bersama dalam rangka menciptakan perdamaian dan mengendalikan situasi keamanan di wilayah Wouma.


Menurut Briur Wenda, seluruh pihak harus mengedepankan dialog dan penyelesaian secara adat agar tidak terjadi aksi balasan yang dapat memperburuk kondisi keamanan di Jayawijaya. Ia juga menyampaikan bahwa korban dari masyarakat Lanny Jaya diharapkan dapat ditangani bersama oleh pemerintah daerah sehingga seluruh massa dapat diarahkan untuk membuat kesepakatan damai.


“Saya sudah sarankan agar korban dari masyarakat Lanny Jaya ditanggung oleh Bupati dan Wakil Bupati Lanny Jaya serta semua massa membuat kesepakatan damai,” katanya.


Briur Wenda juga menegaskan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan pihak keluarga di wilayah Pugima agar tidak melakukan aksi lanjutan pasca meninggalnya anggota Polres Jayawijaya, Simia Hisage. Menurutnya, situasi keamanan di Wamena harus segera dipulihkan demi kepentingan seluruh masyarakat Papua Pegunungan.


Secara tidak langsung, Briur Wenda mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun ajakan yang dapat memicu konflik susulan. Ia berharap seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, pemerintah daerah dan aparat keamanan dapat bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif sehingga aktivitas masyarakat di Jayawijaya dapat kembali berjalan normal.