View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

31/05/26

Simon Kossay Ajak Masyarakat Papua Jaga Persatuan dan Dukung Pembangunan Berlandaskan Nilai Pancasila

  


Jayapura – Menyambut peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2026, tokoh muda Papua Simon Kossay mengajak seluruh masyarakat Papua untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat kebangsaan, serta mendukung pembangunan daerah dengan berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara. Tema Hari Lahir Pancasila tahun 2026 sendiri mengusung semangat “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.


Menurut Simon Kossay, Pancasila merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat, termasuk di Tanah Papua yang dikenal memiliki kekayaan budaya dan kearifan lokal yang tinggi. 


Ia menilai nilai-nilai Pancasila harus terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari guna menciptakan suasana yang aman, damai, dan harmonis di tengah masyarakat.


Simon juga mengajak generasi muda Papua untuk menjadikan momentum Hari Lahir Pancasila sebagai sarana memperkuat rasa cinta tanah air, menjaga toleransi, serta berperan aktif dalam mendukung berbagai program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 


Menurutnya, pembangunan yang berjalan di Papua akan memberikan manfaat yang optimal apabila didukung oleh situasi keamanan yang kondusif serta semangat persatuan dari seluruh elemen masyarakat.


“Pancasila mengajarkan kita tentang persatuan, gotong royong, dan keadilan sosial. Karena itu mari kita bersama-sama menjaga kedamaian, memperkuat persaudaraan, serta mendukung pembangunan demi masa depan Papua yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Simon Kossay.


Ia berharap peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh masyarakat dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup, sekaligus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai tantangan yang ada.

Polisi Tangani Cepat Kasus Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor

 


Jayapura– Polda Papua melalui Polres Biak Numfor bergerak cepat menangani peristiwa ledakan yang diduga berasal dari bom sisa peninggalan Perang Dunia II yang terjadi di Kompleks Perikanan, Jalan Walter Mongonsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Minggu (31/05/2026) sekitar pukul 14.45 WIT.


Berdasarkan informasi awal yang diperoleh di lapangan, ledakan terjadi di sekitar area bawah salah satu rumah panggung di kompleks tersebut. 


Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Personel Polres Biak Numfor bersama unsur TNI, Basarnas, pemerintah daerah, dan instansi terkait langsung mendatangi tempat kejadian perkara guna melakukan evakuasi korban, pengamanan lokasi, serta penyelidikan lebih lanjut.


Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah tersebut. 


Ia menegaskan bahwa saat ini aparat kepolisian masih mengedepankan upaya kemanusiaan dengan mengevakuasi korban dan memberikan penanganan terbaik bagi masyarakat yang terdampak.


“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Saat ini fokus utama kami adalah penanganan korban, proses evakuasi, serta pengamanan lokasi kejadian. Personel di lapangan juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh korban dapat segera ditemukan dan mendapatkan penanganan yang diperlukan,” ujar Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.


Berdasarkan data sementara yang dihimpun hingga Minggu sore, sebanyak lima korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Dari jumlah tersebut, empat korban dievakuasi ke RSUD Biak dan satu korban dievakuasi ke RSAL Biak. Sementara itu, tiga korban lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan yang terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.


Selain menimbulkan korban jiwa, ledakan tersebut juga mengakibatkan kerusakan berat pada enam unit rumah yang berada di sekitar titik ledakan. 


Petugas saat ini masih melakukan pendataan dan asesmen lebih lanjut terhadap dampak material yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut.


Menurut keterangan saksi di lokasi, ledakan terjadi secara tiba-tiba dan menimbulkan suara yang sangat keras sehingga mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian berupaya memberikan pertolongan kepada para korban. 


Aparat gabungan juga melakukan sterilisasi dan pengamanan area guna mengantisipasi kemungkinan adanya benda berbahaya lainnya yang masih berada di sekitar lokasi.


Polda Papua mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. 


"Kami akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah proses pencarian korban dan penyelidikan selesai dilakukan,” tutup Kabid Humas.


Hingga saat ini, proses pencarian terhadap tiga korban yang belum ditemukan masih terus berlangsung dan masih dalam penanganan aparat kepolisian dan tim gabungan.

Hadir di Tengah Warga, Polres Tolikara Intensifkan Patroli Humanis Jaga Kamtibmas

 


Jayapura – Polres Tolikara terus memperkuat kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat melalui kegiatan patroli humanis guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel Polres Tolikara di wilayah Kota Karubaga, Kabupaten Tolikara, Sabtu (30/05/2026).


Sebanyak 17 personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut dengan menyusuri sejumlah titik strategis di Kota Karubaga, mulai dari Mako Polres Tolikara, Jalan Ampera, Jalan Giling Batu hingga Jalan Tugu Salib.


Dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Tolikara, Ipda Ragil Slamet Wijayanto, patroli dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis melalui dialog dan sambang kepada masyarakat yang sedang beraktivitas. 


Selain memantau situasi keamanan wilayah, personel juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing.


Kehadiran personel Polres Tolikara di tengah masyarakat mendapat respons positif dari warga. Melalui interaksi langsung, masyarakat diberikan imbauan agar tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.


Kasat Lantas Polres Tolikara mengatakan bahwa patroli humanis merupakan salah satu upaya Polri untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap terjaga.


"Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan untuk memantau situasi keamanan, tetapi juga membangun komunikasi dan kedekatan dengan warga. Melalui patroli humanis ini, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman, nyaman, dan terlindungi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari," ucap Ipda Ragil.


Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Tolikara, Ipda M. Suryanto, menegaskan bahwa patroli rutin menjadi langkah preventif yang efektif dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.


"Patroli ini merupakan bentuk komitmen Polres Tolikara untuk terus hadir di tengah masyarakat. Kami berharap masyarakat dapat terus bekerja sama dengan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan sehingga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dapat terus terpelihara," ungkapnya.


Melalui kegiatan ini, Polres Tolikara menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Tolikara.

Polda Papua Hadiri Diskusi Publik PSN, Dorong Pembangunan Papua yang Inklusif dan Berorientasi pada Kesejahteraan Masyarakat

 


Jayapura – Polda Papua turut menghadiri kegiatan Diskusi Publik yang diselenggarakan oleh Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP-RI) dengan tema “Proyek Strategis Nasional dan Kesejahteraan Masyarakat Papua” di Aula Lukmen, Lantai 9 Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Sabtu (30/05/2026).


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Papua Selatan Prof. Dr. Ir. Apolo Safanpo, S.T., M.T., Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Provinsi Papua Dr. Andry, S.IP., M.Si., mewakili Gubernur Papua, Asops Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf. Andri Hadiyanto, M.Han., Dansatrol Koarmada III Kolonel Laut (P) Bambang ABR, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., serta sejumlah narasumber dan tokoh masyarakat Papua hingga perwakilan lembaga hak asasi manusia untuk membahas manfaat, tantangan, dan dampak Proyek Strategis Nasional (PSN) terhadap pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Papua.


Dalam sambutannya, Gubernur Papua yang di bacakan oleh Dr. Andry mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Papua mengapresiasi penyelenggaraan diskusi publik sebagai ruang dialog yang konstruktif guna meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pembangunan di Papua.


Pemerintah menegaskan bahwa setiap program pembangunan harus dilaksanakan secara inklusif dengan tetap menghormati hak-hak masyarakat adat, menjaga kelestarian budaya lokal, serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. 


Melalui visi Papua Cerah (Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni), seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, diajak untuk berpartisipasi aktif dalam mewujudkan Papua yang maju, aman, dan sejahtera.


Dalam sesi pemaparan, Gubernur Papua Selatan Prof. Dr. Ir. Apolo Safanpo, S.T., M.T. menyampaikan materi mengenai peluang dan tantangan investasi di Papua Selatan. Saat pemaparan berlangsung, sempat terjadi aksi penyampaian aspirasi dari sejumlah peserta yang membawa pamflet berisi penolakan terhadap PSN. Aksi tersebut berlangsung sekitar lima menit dan berjalan secara tertib sebelum kegiatan kembali dilanjutkan.


Dalam kesempatan tersebut, Ketua Marga Gebze Kampung Urumb, Yohanes Yandi Gebze, juga menyampaikan pandangannya terkait penyediaan lahan untuk pelaksanaan Proyek Strategis Nasional di Kabupaten Merauke. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif antara narasumber dan peserta diskusi.


Melalui forum tersebut, para peserta menegaskan pentingnya pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, peningkatan konektivitas wilayah, penguatan ekonomi daerah, serta penciptaan lapangan kerja. Selain itu, pembangunan di Papua harus tetap mengedepankan prinsip inklusivitas, penghormatan terhadap hak masyarakat adat, serta pelestarian budaya lokal.


Kegiatan ini juga menghasilkan kesepahaman bersama bahwa keberhasilan pembangunan di Papua memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda sebagai agen perubahan, serta komitmen untuk terus membangun komunikasi dan dialog yang terbuka demi mewujudkan Papua yang cerdas, sejahtera, harmonis, dan berkelanjutan.


30/05/26

Tokoh Muda Papua Apresiasi Kiprah Satgas ODC dalam Pelayanan Kemanusiaan di Tanah Papua

  


Jayapura – Kiprah Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) dalam menjalankan tugas pengamanan sekaligus pelayanan kemanusiaan di Tanah Papua mendapat apresiasi dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk tokoh muda Papua, Adi Mambrasar.


Adi Mambrasar menilai kehadiran Satgas ODC tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat melalui pendekatan humanis yang terus dikedepankan dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.


Menurutnya, berbagai kegiatan yang dilakukan personel Satgas ODC, mulai dari patroli dialogis, sambang warga, hingga pelayanan sosial kemasyarakatan, telah memberikan dampak positif dalam membangun rasa aman dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan.


“Saya melihat kehadiran Satgas Operasi Damai Cartenz bukan hanya soal pengamanan, tetapi juga bagaimana mereka membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Pendekatan yang humanis seperti ini membuat masyarakat merasa lebih tenang, dihargai, dan terlindungi,” ujar Adi Mambrasar.


Ia mengatakan situasi keamanan di sejumlah wilayah Papua saat ini menunjukkan perkembangan yang semakin kondusif. 


Aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik, roda perekonomian kembali bergerak, serta kehidupan sosial masyarakat berlangsung lebih aman dan damai.


Adi juga mengapresiasi berbagai program kemanusiaan yang dilakukan Satgas ODC di tengah masyarakat. 


Menurutnya, langkah tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran negara melalui aparat keamanan tidak hanya untuk menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.


“Penegakan hukum memang penting, tetapi yang tidak kalah penting adalah bagaimana masyarakat tetap merasakan perlindungan dan pelayanan. Ketika keamanan dijaga dengan pendekatan yang mengedepankan nilai kemanusiaan, maka kepercayaan masyarakat akan terus tumbuh,” katanya.


Lebih lanjut, Adi mengajak seluruh masyarakat Papua untuk terus menjaga persatuan, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu kebenarannya, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan damai demi mendukung pembangunan di Tanah Papua.


Ia berharap berbagai upaya yang dilakukan Satgas Operasi Damai Cartenz dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan semakin memperkuat hubungan yang harmonis antara aparat keamanan dengan warga di berbagai wilayah Papua.


Apresiasi dari Adi Mambrasar tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan masyarakat terhadap langkah-langkah Satgas Operasi Damai Cartenz yang selama ini mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus memberikan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat di Tanah Papua.

Babinsa Koramil 1002-06/Barabai Ajak Pemuda Jauhi Kegiatan Negatif dan Jaga Keamanan Lingkungan

 



BARABAI – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, Babinsa Koramil 1002-06/Barabai Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah, Serma Abdul Hamid melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama para pemuda di wilayah binaannya, Sabtu (30/5) malam.


Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban tersebut dimanfaatkan Serma Abdul Hamid untuk memberikan arahan serta motivasi kepada generasi muda agar tidak terjerumus dalam kegiatan negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.


Dalam kesempatan tersebut, Serma Abdul Hamid mengajak para pemuda untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang positif, menjaga pergaulan, serta meningkatkan kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban lingkungan.


“Sebagai generasi penerus bangsa, para pemuda harus mampu menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat.


Hindari pergaulan yang dapat merusak masa depan dan mari bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan agar tetap aman dan kondusif,” ujarnya. 


Selain itu, ia juga mengimbau agar para pemuda selalu menjaga kekompakan, meningkatkan rasa persaudaraan, serta segera melaporkan kepada aparat apabila mengetahui adanya hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.


Sementara itu, Danramil 1002-06/Barabai Kapten Inf Subhan menyampaikan bahwa kegiatan komunikasi sosial yang dilakukan Babinsa merupakan salah satu metode pembinaan teritorial guna mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat, khususnya kalangan pemuda.


“Pemuda memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga stabilitas dan keamanan lingkungan. 


Melalui kegiatan Komsos ini, kami berharap terjalin komunikasi yang baik sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif,” tegasnya. 


Menurutnya, keterlibatan aktif para pemuda dalam menjaga keamanan lingkungan sangat diperlukan sebagai bentuk kepedulian terhadap wilayah tempat tinggalnya masing-masing.


Dengan adanya komunikasi dan sinergi yang baik antara Babinsa dan para pemuda, diharapkan dapat mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja serta menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan harmonis di wilayah Kecamatan Barabai.

(Pendim 1002/HST).

Kapolda Papua Buka Latpraops Sikat Cartenz 2026, Tekankan Optimalisasi Penanganan Kejahatan 3C

 


Jayapura – Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., membuka secara resmi kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Sikat Cartenz 2026 yang berlangsung di Aula Rastra Samara Mapolda Papua, Sabtu (30/05).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt Karo Ops Polda Papua Kombes Pol. Dede Alamsyah, S.I.K., Dir Reskrimum Polda Papua selaku Ka Ops Sikat Cartenz 2026 Kombes Pol. Parasian Herman Gultom, S.I.K., M.Si., Penata Kebijakan Kapolri Madya Tk. III Itwasda Polda Papua Kombes Pol. Herzoni Saragih, S.I.K., M.H., serta personel yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz 2026.


Pelaksanaan Latpraops ini menandai kesiapan Polda Papua dalam menggelar Operasi Sikat Cartenz 2026 yang akan berlangsung selama 45 hari, terhitung mulai tanggal 1 Juni hingga 15 Juli 2026. Operasi tersebut difokuskan pada penanggulangan tindak pidana pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor (3C) yang masih menjadi perhatian masyarakat di wilayah Papua.


Dalam sambutannya, Kapolda Papua menyoroti tingginya angka tindak pidana 3C yang masih menjadi tantangan serius bagi jajaran Polda Papua.


Berdasarkan data yang dihimpun sejak Januari hingga Mei 2026, tercatat sebanyak 1.076 kasus kejahatan 3C di wilayah hukum Polda Papua. Dari jumlah tersebut, tingkat penyelesaian perkara masih menjadi perhatian sehingga diperlukan langkah-langkah yang lebih efektif dan terukur dalam penanganannya.


"Angka tersebut harus menjadi perhatian seluruh personel. Setiap laporan yang masuk bukan hanya sekadar data statistik, tetapi menggambarkan keresahan dan kerugian yang dialami masyarakat. Karena itu, kita harus meningkatkan kinerja pengungkapan kasus agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Kapolda Papua.


Ia menjelaskan bahwa maraknya kasus curanmor telah menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat. Oleh sebab itu, seluruh personel diminta untuk meningkatkan kemampuan analisis, memperkuat koordinasi, serta melakukan pengembangan kasus hingga kepada jaringan pelaku dan penadah hasil kejahatan.


Menurut Kapolda, Operasi Sikat Cartenz 2026 merupakan langkah konkret Polda Papua dalam menekan angka kriminalitas konvensional yang masih menjadi perhatian masyarakat. Operasi tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap upaya penegakan hukum yang dilakukan Polri.


"Saya berharap seluruh personel yang terlibat dapat bekerja secara profesional, serius, dan penuh tanggung jawab. Tingkatkan soliditas, laksanakan tugas sesuai prosedur, serta kedepankan tindakan yang tegas dan terukur agar operasi ini mampu memberikan hasil nyata bagi keamanan masyarakat Papua," tegasnya.


Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Kasubdit IV Dit Intelkam Polda Papua Kompol Topan mengenai Perkiraan Intelijen Operasi Sikat Cartenz 2026, dilanjutkan pemaparan Dir Reskrimum Polda Papua terkait pembagian tugas masing-masing satuan tugas operasi, serta penyampaian rencana operasi oleh Plt Karo Ops Polda Papua.


Melalui Latpraops ini, diharapkan seluruh personel memiliki kesamaan persepsi, kesiapan teknis, serta strategi yang matang dalam pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz 2026, sehingga mampu menekan angka kejahatan dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman serta kondusif di Tanah Papua.



Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebonagung Dampingi Petani Jagung, Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

  


Polresta Pasuruan – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan mewujudkan swasembada pangan sebagaimana Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan melaksanakan pengawasan dan pengecekan lahan pertanian jagung milik kelompok tani binaan Polri yang berada di Kelurahan Kebonagung, Sabtu (30/5/2026).


Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Karo SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H. serta Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim AKBP Jazuli Dani Irianto, S.I.K., M.Tr.Opsla selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim. Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di lapangan, Polri terus berupaya mendukung dan mengawal program pemerintah di sektor pertanian guna meningkatkan produktivitas pangan masyarakat.


Pada kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas melakukan monitoring kondisi tanaman jagung, berdialog dengan para petani, serta memberikan motivasi agar terus menjaga dan merawat tanaman dengan baik. Selain sebagai bentuk pendampingan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengetahui berbagai kendala yang dihadapi petani sehingga dapat dicarikan solusi bersama melalui sinergi antara Polri, pemerintah, dan kelompok tani.


Kapolsek Purworejo Kompol Made Patera Negara, S.H., M.H. menyampaikan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam pendampingan sektor pertanian merupakan komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional.


“Polri melalui Bhabinkamtibmas akan terus hadir di tengah masyarakat, termasuk mendampingi para petani dalam mengelola lahan pertanian. Kami berharap upaya ini dapat meningkatkan hasil panen, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional sebagaimana program pemerintah,” ungkapnya.


Melalui kegiatan pendampingan dan pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan, Polsek Purworejo berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat.


Kehadiran Bhabinkamtibmas di lahan pertanian diharapkan mampu memberikan semangat dan rasa aman bagi para petani dalam mengelola lahan jagung sehingga dapat memberikan hasil yang optimal demi kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan bangsa.


#astacita

#polrespasuruankota

#birosdmpoldajatim

#ketahananpanganpoldajatim

#polripresisi

#swasembadapangan

#swassembadajagung

#polisicintapetani

#astacitapresiden