View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

14/10/26

Gotong Royong TNI dan Warga Warnai Pembangunan Jembatan Garuda di Wonokerto

  


**LUMAJANG** – Semangat gotong royong antara TNI, aparat desa, dan masyarakat terus mewarnai pembangunan Jembatan Garuda di Dusun Wonoasih, Desa Wonokerto, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Memasuki hari ke-11 pengerjaan pada Rabu (14/10/2026), pembangunan jembatan tersebut menjadi wujud nyata kebersamaan dalam meningkatkan aksesibilitas dan mendukung aktivitas masyarakat antardesa.


Pembangunan jembatan beton yang memiliki panjang 12 meter, lebar 4 meter, dan kedalaman 5 meter itu merupakan bagian dari pembangunan infrastruktur yang menghubungkan Desa Wonokerto dengan Desa Kenongo, Kecamatan Gucialit. Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga serta mempermudah akses dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.


Dalam pelaksanaannya, sebanyak 8 personel TNI, 2 aparat desa, dan 20 warga turut terlibat dalam proses pengerjaan. Keterlibatan berbagai unsur tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi kepentingan bersama.


Bukan sekadar membangun sarana penghubung, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat gotong royong. Melalui keterlibatan langsung di lapangan, TNI bersama masyarakat bahu-membahu mewujudkan infrastruktur yang diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi warga di kedua desa.


Berdasarkan laporan progres pekerjaan, pembangunan Jembatan Garuda tersebut telah mencapai 11 persen. Pengerjaan yang dimulai pada 30 September 2026 itu terus dilaksanakan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi lapangan serta situasi keamanan di sekitar lokasi pembangunan.


Selama pelaksanaan kegiatan, kondisi cuaca terpantau cerah pada pagi, siang, hingga sore hari. Situasi di wilayah pembangunan juga dilaporkan aman dan kondusif sehingga mendukung kelancaran aktivitas personel dan masyarakat yang terlibat.


Melalui pembangunan Jembatan Garuda ini, diharapkan konektivitas antarwilayah semakin baik, akses masyarakat semakin mudah, serta hubungan sosial antara TNI dan warga semakin erat. Semangat kebersamaan yang tumbuh dalam proses pembangunan menjadi bukti bahwa melalui kerja sama dan gotong royong, pembangunan dapat menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


**(Pendim0821)**

Dorong Kepedulian Kemanusiaan, Babinsa Kraton Ajak Warga Ikut Donor Darah

 



Lumajang – Dalam upaya meningkatkan kepedulian sosial dan mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan kemanusiaan, Babinsa Kraton Koramil 0821-11/Yosowilangun, Sertu Puryatno, melaksanakan pendampingan kegiatan donor darah keliling di Dusun Kraton RT 006 RW 002, Desa Kraton, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (14/10/2026).


Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk upaya untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sebagai wujud kepedulian terhadap sesama. Melalui kegiatan ini, warga diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan yang dapat membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang memerlukan.


Sertu Puryatno hadir untuk mendampingi pelaksanaan kegiatan sekaligus mendorong warga agar berperan aktif dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi orang lain. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga merupakan bentuk dukungan TNI terhadap kegiatan kemasyarakatan di wilayah binaan.


Dalam kegiatan donor darah keliling tersebut, tercatat sebanyak 40 orang mengikuti kegiatan. Partisipasi warga ini menunjukkan adanya kepedulian dan semangat kebersamaan dalam mendukung kegiatan kemanusiaan di lingkungan Desa Kraton.


Saat dikonfirmasi Sertu Puryatno menyampaikan bahwa donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian sederhana yang memiliki arti besar bagi orang lain. Melalui setetes darah yang disumbangkan, masyarakat dapat turut membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah sesuai dengan kebutuhan medisnya.


“Kami berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak warga yang tergerak untuk berpartisipasi dalam aksi sosial dan kemanusiaan,” kata dia.


Menurutnya, peran Babinsa tidak hanya berkaitan dengan pembinaan teritorial dan menjaga kondusivitas wilayah, tetapi juga mendukung kegiatan sosial yang mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Dengan terjalinnya kebersamaan, diharapkan tumbuh semangat gotong royong serta kepedulian terhadap sesama.


“Melalui pendampingan kegiatan donor darah keliling ini, kami juga berharap kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah semakin meningkat. Partisipasi warga diharapkan menjadi inspirasi untuk terus menumbuhkan nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya.


Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat dalam mendukung aksi kemanusiaan, demi membantu sesama serta memperkuat semangat kebersamaan di wilayah. (Pendim0821)

Dukung Kesehatan Masyarakat, Babinsa Pandanarum Hadir dalam Pelayanan Posbindu


Lumajang – Dalam upaya mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, Babinsa Pandanarum Koramil 0821-10/Tempeh, Serda M. Irfan Masruri, melaksanakan pendampingan pelayanan kesehatan warga di Posbindu Dusun Karangjati RT 003 RW 001, Desa Pandanarum, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (14/10/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI melalui aparat kewilayahan dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi balita dan lanjut usia (lansia). Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan Bidan Desa Pandanarum, Ifa Ariska Dewi, A.Md.Keb, dengan sasaran pelayanan sebanyak 42 balita dan 43 lansia.


Babinsa Pandanarum Serda M. Irfan Masruri menyampaikan bahwa pendampingan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung kegiatan pelayanan kesehatan di wilayah binaan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.


“Melalui pendampingan ini, kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan, terutama bagi balita dan lansia yang membutuhkan perhatian serta pemantauan secara berkala. Kami juga terus mendukung kegiatan positif di desa yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.


Menurutnya, sinergi antara Babinsa, tenaga kesehatan, dan masyarakat sangat penting untuk mendorong kesadaran warga agar memanfaatkan pelayanan kesehatan yang tersedia di lingkungan tempat tinggal mereka.


Sementara itu, Bidan Desa Pandanarum, Ifa Ariska Dewi, A.Md.Keb, menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin, khususnya bagi balita untuk mendukung tumbuh kembang serta lansia untuk memantau kondisi kesehatan mereka.


“Pelayanan kesehatan secara rutin sangat penting untuk mengetahui kondisi kesehatan balita maupun lansia. Kami berharap masyarakat semakin aktif mengikuti kegiatan pelayanan kesehatan sehingga pemantauan kesehatan dapat dilakukan secara berkelanjutan sesuai kebutuhan,” ungkapnya.


Ia juga berharap dukungan berbagai pihak, termasuk Babinsa, dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan kesehatan di desa. Dengan demikian, upaya pencegahan masalah kesehatan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat dapat berjalan lebih optimal.


Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut menjadi wujud nyata dukungan TNI terhadap program pelayanan masyarakat di wilayah binaan. Tidak hanya dalam bidang keamanan, Babinsa juga berperan mendorong kegiatan sosial dan kesehatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga.


Melalui kegiatan pendampingan pelayanan kesehatan di Posbindu Dusun Karangjati ini, diharapkan kesadaran masyarakat Desa Pandanarum terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat. Sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan terus terjalin guna mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera. (Pendim0821)

Cegah Penyebaran TBC, Babinsa Koramil BAS Dampingi Penyuluhan Kesehatan di Desa Limbar

 



HULU SUNGAI TENGAH – Babinsa Koramil 1002-01/Batang Alai Selatan, Koptu Rama Karma, melaksanakan pendampingan kegiatan penyuluhan kesehatan tentang pencegahan dan penanganan penyakit Tuberkulosis (TBC) di Desa Limbar, Kecamatan Batang Alai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Rabu (14/10/2026).


Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya penyakit TBC, cara penularan, langkah pencegahan, serta pentingnya penanganan dan pengobatan secara tepat.


Dalam kegiatan tersebut, Babinsa turut mendukung upaya tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.


Plh. Danramil 1002-01/Batang Alai Selatan, Peltu A. Turidi, menyampaikan bahwa penyuluhan kesehatan merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyakit menular, termasuk TBC.


Menurutnya, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pendampingan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program kesehatan masyarakat sekaligus upaya mempererat sinergi dengan tenaga kesehatan dan pemerintah desa.


Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan gejala yang mengarah pada penyakit TBC, seperti batuk berkepanjangan, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami keluhan tersebut.


“Pencegahan dan penanganan TBC membutuhkan kepedulian bersama.


Masyarakat diharapkan tidak ragu memeriksakan diri dan mengikuti pengobatan sesuai anjuran tenaga kesehatan apabila terdiagnosis TBC,” pesannya.


Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan masyarakat Desa Limbar semakin memahami pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat, menerapkan etika batuk, menjaga ventilasi rumah, serta mendukung pengobatan pasien TBC hingga tuntas.


Pendampingan yang dilakukan Babinsa ini menjadi salah satu wujud kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan terbebas dari penularan penyakit.(pen1002hst).

13/10/26

Ancaman Karhutla Masih Mengintai, Kodim 1002/HST Siapkan Langkah Pencegahan

  


BARABAI – Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah (HST) memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), menyusul masih adanya ancaman titik api di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.


Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan video conference (vicon) yang dipimpin Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., Selasa (13/10/2026), di Ruang Data Makodim 1002/HST.


Dalam kegiatan itu, Dandim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar diwakili Pasiopsdim 1002/HST Kapten Inf Bajuri, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten HST.


Vicon tersebut turut dihadiri perwakilan Bupati HST, yakni Kepala Pelaksana BPBD HST Ahmad Fatoni, perwakilan Kapolres HST melalui Kabag Ops, perwakilan Kajari HST melalui Kasi Intel, serta para Danramil dan perwira staf Kodim 1002/HST.


Dalam arahannya, Pangdam XXII/Tambun Bungai menyoroti kebakaran hutan dan lahan yang melanda kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Peristiwa tersebut menjadi perhatian pemerintah pusat dan membutuhkan penanganan serius melalui langkah terpadu serta berkelanjutan dari seluruh unsur terkait.


Pangdam menegaskan, potensi karhutla di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah masih harus diantisipasi. Keberadaan titik api menuntut peningkatan kewaspadaan, kesiapsiagaan personel, serta koordinasi yang solid agar potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin.


Sejumlah langkah strategis turut ditekankan, di antaranya mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling), meningkatkan patroli terpadu TNI-Polri, serta menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak karhutla.

Langkah pencegahan tersebut dinilai penting untuk memperkuat deteksi dini, mendorong partisipasi aktif masyarakat, serta meminimalkan risiko kebakaran yang dapat merusak lingkungan dan mengganggu aktivitas warga.


Menindaklanjuti arahan tersebut, Dandim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar melalui Pasiopsdim 1002/HST Kapten Inf Bajuri menegaskan kesiapan Kodim 1002/HST untuk terus bersinergi dengan Polri, pemerintah daerah, BPBD, dan masyarakat dalam mengantisipasi ancaman karhutla.


Menurutnya, peran aparat kewilayahan, khususnya Babinsa, menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pencegahan melalui pemantauan wilayah binaan, koordinasi dengan instansi terkait, patroli, serta edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar secara sembarangan.


“Pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan semua pihak. Karena itu, sinergi lintas sektor dan kesadaran masyarakat harus terus diperkuat agar potensi kebakaran dapat diketahui lebih awal dan segera ditangani,” demikian penegasan dalam upaya pencegahan yang dilakukan Kodim 1002/HST.


Melalui penguatan koordinasi dan langkah pencegahan di tingkat kewilayahan, Kodim 1002/HST berharap potensi karhutla dapat diminimalkan, sekaligus menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

(pen1002hst)

Polda Papua Gelar CAT Psikologi Seleksi PAG 2026, 119 Peserta Ikuti Tahapan Seleksi

 


Jayapura – Polda Papua melaksanakan Computer Assisted Test (CAT) Psikologi dalam rangka Seleksi Penerimaan Pendidikan Alih Golongan (PAG) Tahun Anggaran 2026 di SMK YPK Diaspora Kotaraja dan SMK Negeri 2 Kotaraja, Selasa (13/10/2026).


Kegiatan tersebut diikuti oleh 119 peserta dari total 120 peserta yang terdaftar. Satu peserta lainnya tidak dapat mengikuti tes karena sakit.


Pelaksanaan CAT Psikologi ini merupakan salah satu tahapan seleksi yang bertujuan untuk menilai aspek psikologis peserta, meliputi kecerdasan, kepribadian, dan sikap kerja. Penilaian tersebut menjadi bagian penting dalam proses seleksi untuk memperoleh personel Polri yang memiliki kompetensi dan kesiapan dalam mengikuti Pendidikan Alih Golongan.


Kegiatan ini dihadiri oleh Karo SDM Polda Papua Kombes Pol. Hengky Pramudya, S.I.K., M.Si., Dirressiber Polda Papua Kombes Pol. Syamsurijal, S.I.K., selaku Ketua Tim CAT Psikologi, PS Kabag Psi Biro SDM Kompol Stenly S. Harjo, M.Psi., Psikolog., MPP., serta Kasubbag Seleksi Biro SDM Kompol Darwis, S.Sos., M.M., bersama panitia pelaksana dan para peserta PAG.


Karo SDM Polda Papua Kombes Pol. Hengky Pramudya menyampaikan bahwa pelaksanaan CAT Psikologi merupakan bagian penting dalam proses seleksi untuk melihat kesiapan mental dan psikologis peserta dalam menghadapi tanggung jawab yang lebih besar setelah mengikuti Pendidikan Alih Golongan.


“Seleksi ini bukan sekadar tahapan yang harus dilalui, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kita memastikan setiap personel memiliki kualitas, kemampuan, dan kesiapan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas. Karena itu, ikuti seluruh proses seleksi dengan serius, disiplin, dan penuh tanggung jawab,” ujar Kombes Pol. Hengky Pramudya.


Ia juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi kejujuran dan menaati seluruh ketentuan yang berlaku selama proses seleksi. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia Polri harus dibangun melalui proses yang profesional, objektif, dan berorientasi pada kompetensi personel.


“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti seleksi dengan baik dan menunjukkan kemampuan masing-masing secara optimal. Jadikan proses ini sebagai kesempatan untuk meningkatkan kapasitas diri dan mempersiapkan diri menjadi personel Polri yang semakin profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.


Melalui pelaksanaan CAT Psikologi ini, Polda Papua berupaya memastikan setiap tahapan seleksi berjalan secara tertib dan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan. Proses seleksi diharapkan dapat menghasilkan personel Polri yang memiliki kemampuan intelektual, kepribadian, serta sikap kerja yang mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

SPKT Polres Merauke Gelar Patroli Dialogis, Wujudkan Tagline “Polisi Bersama Masyarakat”

 



Jayapura – Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Merauke melalui Regu Pamapta I melaksanakan patroli dialogis di wilayah hukum Polres Merauke, Selasa (13/10/2026). 


Kegiatan ini merupakan upaya kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan warga.


Patroli dialogis tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang responsif, meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan melalui pendekatan yang humanis dan preventif.


Kepala SPKT Polres Merauke, AKP Syukur Purba, mengatakan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan tagline Polri, yaitu “Polisi Bersama Masyarakat”, yang diperkenalkan pada 5 Oktober 2026.


Menurutnya, patroli dialogis tidak hanya bertujuan memantau situasi keamanan, tetapi juga menjadi sarana bagi personel kepolisian untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, mendengarkan informasi, serta mengetahui berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban di lingkungan warga.


“Melalui patroli dialogis, kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat. Kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga memberikan pelayanan, mendengarkan keluhan warga, serta mengajak masyarakat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujar AKP Syukur Purba.


Ia menambahkan, komunikasi yang baik antara polisi dan masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah gangguan keamanan. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak ragu menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian apabila menemukan permasalahan atau situasi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.


Melalui kegiatan ini, SPKT Polres Merauke terus mendorong terciptanya hubungan kemitraan yang kuat antara Polri dan masyarakat. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.

Bhabinkamtibmas Sigap Padamkan Titik Api di Lahan Sawah Rakyat, Cegah Karhutla di Jagebob

 


Jayapura – Kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan ditunjukkan Bhabinkamtibmas Polres Merauke, Aipda Suroso dan Bripka Deky Binu Wihagi, saat melaksanakan sambang dan patroli di lahan cetak sawah rakyat, Kampung Angger Permegi, Distrik Jagebob, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Selasa (13/10/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan atas arahan Kasat Binmas Polres Merauke sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan lingkungan, mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta mendukung keberlangsungan aktivitas pertanian masyarakat.


Saat menyusuri area persawahan, kedua personel menemukan titik api yang berpotensi meluas ke lahan di sekitarnya. Menyikapi kondisi tersebut, Aipda Suroso dan Bripka Deky Binu Wihagi segera melakukan upaya pemadaman menggunakan peralatan seadanya agar api tidak menjalar ke lahan pertanian milik warga lainnya.


Berkat tindakan cepat tersebut, api berhasil dipadamkan sehingga potensi meluasnya kebakaran dapat dicegah. Setelah melakukan pemadaman, personel melanjutkan sambang dengan menemui para petani untuk menyampaikan imbauan agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.


Bhabinkamtibmas Kampung Makarti Jaya, Aipda Suroso, mengatakan bahwa patroli di kawasan pertanian merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan lingkungan tetap aman sekaligus mendukung aktivitas para petani.


“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan karena dapat memicu kebakaran yang lebih luas, merusak lingkungan, dan menimbulkan asap yang mengganggu kesehatan. Apabila menemukan titik api, segera lakukan pelaporan kepada pihak terkait agar dapat ditangani secepat mungkin,” ujar Aipda Suroso.


Ia menambahkan, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membangun kesadaran bersama dalam melindungi lingkungan serta mendukung ketahanan pangan melalui kegiatan pertanian yang aman dan berkelanjutan.


Dalam kesempatan tersebut, para petani menyambut baik kehadiran Bhabinkamtibmas dan mengapresiasi tindakan cepat personel dalam menangani titik api. Imbauan yang diberikan juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengelola lahan secara bijak tanpa melakukan pembakaran.


Melalui langkah cepat dan kepedulian bersama, diharapkan lahan pertanian masyarakat tetap terlindungi, potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini, serta lingkungan di Kabupaten Merauke tetap terjaga.