View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

01/11/26

Respons Cepat Kebakaran Lahan, Polsek Kurik Bersama Warga Cegah Api Meluas di Kampung Harapan Makmur


Jayapura – Polres Merauke melalui Polsek Kurik bersama masyarakat bergerak cepat melakukan pemadaman kebakaran lahan kosong di sekitar Kampung Harapan Makmur, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Minggu (01/11/2026) dini hari, guna mencegah api meluas dan mengancam lingkungan di sekitarnya.


Kapolsek Kurik, Ipda Widi Mulyono, S.Sos., bersama anggota piket mendatangi lokasi sekitar pukul 00.05 WIT setelah menerima informasi mengenai kebakaran tersebut, kemudian bersama warga setempat melakukan upaya pemadaman untuk mengendalikan api agar tidak merambat ke area lainnya.


Langkah cepat ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat sekaligus upaya mengantisipasi dampak kebakaran lahan yang dapat menimbulkan kerugian serta mengganggu aktivitas warga.


Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Kurik juga memantau situasi di sekitar lokasi untuk memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga serta mengajak warga meningkatkan kepedulian terhadap potensi kebakaran di lingkungan masing-masing.


Kapolres Merauke, AKBP Leonardo Yoga, S.I.K., M.M., mengapresiasi langkah cepat personel Polsek Kurik bersama masyarakat dalam menangani kebakaran lahan tersebut. 


Ia menegaskan bahwa respons cepat dan kerja sama antara kepolisian dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran meluas serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan.


“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan karena api dapat dengan mudah merambat dan menimbulkan kebakaran yang lebih besar,” katanya. 


“Apabila menemukan titik api atau mengetahui adanya kebakaran, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau aparat setempat agar dapat ditangani secepat mungkin,” imbuhnya.


Kapolres juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hari ketika pengawasan terhadap kondisi sekitar cenderung berkurang.


Sementara itu, Kapolsek Kurik mengingatkan warga agar tidak menyepelekan kebakaran lahan sekecil apa pun karena kondisi lingkungan dan cuaca dapat memengaruhi penyebaran api.


Melalui respons cepat personel kepolisian dan keterlibatan masyarakat, Polres Merauke berharap kesadaran bersama dalam mencegah kebakaran lahan semakin meningkat sehingga keselamatan warga, kelestarian lingkungan, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

Minggu Kasih di Jayapura, Polda Papua Ajak Masyarakat Cegah Perkelahian Antarpelajar

 


Jayapura – Polda Papua mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah perkelahian antarpelajar serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. 


Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Quick Wins Presisi 1.8, Minggu Kasih, yang berlangsung di Gereja GKI Eden Base-G Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Minggu (01/11/2026).


Kegiatan dihadiri oleh Irwasda Polda Papua, Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, S.I.K., M.H., serta perwakilan Ditbinmas dan SPN Polda Papua. 


Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Polri untuk mendekatkan diri kepada masyarakat melalui pendekatan keagamaan sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Dalam kesempatan tersebut, Irwasda Polda Papua menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat. 


Menurutnya, berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat perlu ditangani melalui komunikasi dan koordinasi yang baik agar tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.


“Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, membangun komunikasi yang baik, serta menyelesaikan setiap permasalahan secara bijaksana,” ucap Irwasda.


Terkait tema kegiatan, yakni perkelahian antarpelajar, pencegahan perlu menjadi perhatian bersama melalui kepedulian terhadap lingkungan dan pembinaan generasi muda. 


Orang tua, pihak sekolah, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan dapat berperan dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, saling menghormati, serta penyelesaian perselisihan tanpa kekerasan.


Irwasda juga mengimbau masyarakat agar segera menyampaikan kepada pihak kepolisian apabila menemukan permasalahan yang membutuhkan penanganan, khususnya yang berkaitan dengan perempuan, anak, dan persoalan keluarga. 


Pelaporan sejak dini diharapkan dapat membantu mencegah persoalan berkembang lebih jauh serta memastikan penanganan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Selain itu, ia mengingatkan masyarakat mengenai dampak negatif perjudian online yang dapat memicu berbagai persoalan sosial dan konflik dalam keluarga. 


“Masyarakat diharapkan turut mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan praktik perjudian online demi terciptanya lingkungan yang aman dan tertib,” katanya.


Nilai-nilai tersebut sejalan dengan pentingnya membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis, mengedepankan kasih, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan orang lain. 


Melalui kegiatan Minggu Kasih, Polda Papua berharap hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat sehingga komunikasi, kepedulian, dan kerja sama dalam menjaga kamtibmas dapat terus ditingkatkan.


Ops Sikat Cartenz II 2026, Polres Jayapura Ringkus Pelaku Curanmor di Doyo

 



Jayapura – Tim URC Subsatgas Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Jayapura berhasil mengamankan seorang pria berinisial YB, yang diduga melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di kawasan RS Yowari, Kabupaten Jayapura, Sabtu (31/10/2026).


Pelaku diamankan di depan Pasar Jokowi Doyo setelah personel yang sedang melaksanakan patroli mobile mendapati seorang pria mencurigakan sedang mendorong sepeda motor Kawasaki D-Tracker 150 berwarna hijau.


Kasubsatgas Pidum Polres Jayapura, AKP Axel Panggabean, S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan bahwa penangkapan tersebut berawal ketika tim mendapati pelaku sedang mendorong sepeda motor. Saat itu, keluarga korban juga berada di lokasi dan sempat melakukan penganiayaan terhadap pelaku sebelum diamankan petugas.


“Personel segera mengamankan pelaku untuk menghindari tindakan main hakim sendiri. Karena mengalami luka, pelaku terlebih dahulu dibawa ke RS Yowari untuk mendapatkan penanganan medis, kemudian dibawa ke Mapolres Jayapura untuk proses hukum lebih lanjut,” jelas AKP Axel.


Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah mengambil sepeda motor milik korban dengan cara merusak kunci setang, kemudian mendorong kendaraan tersebut hingga ke sekitar Pasar Jokowi Doyo. Pelaku mengaku berniat membawa sepeda motor tersebut ke wilayah Koya untuk digunakan sehari-hari.


Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor Kawasaki D-Tracker 150 warna hijau dengan nomor polisi PA 2246 JD.


AKP Axel menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan penindakan terhadap pelaku kejahatan 3C, khususnya pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Jayapura.


“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan memastikan kendaraan dalam keadaan terkunci dengan aman. Apabila mengetahui adanya tindak pidana, segera laporkan kepada pihak kepolisian dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri,” tegasnya.


Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres Jayapura untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. 


Polisi juga akan melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam kasus pencurian kendaraan bermotor.


Melalui Operasi Sikat Cartenz II 2026, Polda Papua bersama jajaran terus mengintensifkan upaya penegakan hukum terhadap kejahatan konvensional guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

 

Patroli Humanis di Pasar Kelila, Polisi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas

 


Jayapura – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel piket Regu I Polsek Kelila melaksanakan patroli jalan kaki di kawasan Pasar Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah, Sabtu (31/10/2026).


Patroli tersebut dipimpin oleh AIPTU Ridwan Kharie. Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya memantau situasi keamanan di sekitar pasar, tetapi juga menyambangi dan berdialog langsung dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis.


Di tengah aktivitas warga, personel menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Warga diingatkan bahwa menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat.


Personel juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan informasi kepada Polsek Kelila apabila mengetahui adanya kejadian, gangguan keamanan, maupun hal-hal menonjol yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.


AIPTU Ridwan Kharie menyampaikan bahwa patroli jalan kaki menjadi salah satu cara untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus membangun komunikasi yang baik antara kepolisian dan warga.


“Kami hadir untuk menyapa dan mendengarkan langsung masyarakat. Kami mengajak seluruh warga agar bersama-sama menjaga keamanan di lingkungan masing-masing. Apabila mengetahui adanya gangguan kamtibmas atau kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi, segera sampaikan kepada Polsek Kelila agar dapat ditindaklanjuti,” ujarnya.


Melalui kegiatan tersebut, Polsek Kelila berharap terjalin hubungan yang semakin baik antara Polri dan masyarakat. Kehadiran polisi di tengah aktivitas warga diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan dan kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan.

 

Operasi Patuh Cartenz 2026, Polres Sarmi Sasar Pengemudi Rental dengan Edukasi Keselamatan



Jayapura – Mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis, Satlantas Polres Sarmi memberikan edukasi tertib berlalu lintas kepada para pengemudi rental lintas Sarmi–Jayapura di pangkalan rental Pasar Sentral Mararena, Kabupaten Sarmi, Sabtu (31/10/2026).


Kegiatan yang dilaksanakan pada hari keenam Operasi Patuh Cartenz 2026 tersebut dipimpin oleh KBO Lantas Polres Sarmi, IPDA Mulyadi, S.Sos., bersama personel Satlantas Polres Sarmi.


Dalam sosialisasi tersebut, personel memberikan pemahaman secara langsung kepada para pengemudi mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, melengkapi dokumen dan persyaratan berkendara, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan, khususnya bagi pengemudi yang melayani rute Sarmi–Jayapura.


Sejumlah hal yang menjadi perhatian antara lain kewajiban memasang tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) sesuai ketentuan, membawa surat-surat kendaraan, menggunakan sabuk keselamatan (safety belt), serta memastikan kondisi dan kelengkapan kendaraan sebelum beroperasi.


Selain memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas, personel juga membagikan selebaran informasi mengenai kebijakan penghapusan denda pajak kendaraan bermotor agar masyarakat mengetahui dan dapat memanfaatkan kebijakan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.


KBO Lantas Polres Sarmi, IPDA Mulyadi, S.Sos., mengatakan bahwa Operasi Patuh Cartenz tidak semata-mata berorientasi pada penindakan pelanggaran, tetapi juga mengutamakan edukasi untuk membangun kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.


“Kami melaksanakan sosialisasi di pangkalan rental Pasar Mararena. Memasuki hari keenam Operasi Patuh Cartenz 2026, kami mengajak para pengemudi rental lintas Sarmi–Jayapura agar selalu menaati aturan lalu lintas, memasang tanda nomor kendaraan sesuai ketentuan, serta melengkapi seluruh persyaratan dan kelengkapan kendaraan sebelum melakukan perjalanan,” ujar IPDA Mulyadi.


Ia juga mengingatkan para pengemudi agar tidak mengabaikan keselamatan, mengingat perjalanan lintas kabupaten membutuhkan kondisi kendaraan yang laik jalan dan pengemudi yang disiplin.


“Kami berharap para pengemudi dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, tidak hanya untuk melindungi diri sendiri dan penumpang, tetapi juga pengguna jalan lainnya,” tambahnya.


Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Sarmi berharap kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas semakin meningkat. Operasi Patuh Cartenz 2026 diharapkan menjadi momentum untuk membangun budaya tertib berlalu lintas melalui edukasi, sosialisasi, dan pembinaan, sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Sarmi.

 

31/10/26

Dorong Ekonomi Masyarakat Lokal, Pemkab Keerom Godok Regulasi Industri Kecil

 


Jayapura – Pemerintah Kabupaten Keerom tengah menggodok regulasi pemberdayaan industri kecil yang ditujukan untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat asli Keerom dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi.


Wakil Bupati Keerom, Daud, yang mewakili Bupati Keerom Piter Gusbager, mengatakan bahwa penyusunan regulasi tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perhatian dan keberpihakan kepada masyarakat asli Keerom, khususnya dalam pengembangan sektor industri kecil.


Menurutnya, pemberdayaan industri kecil perlu didukung melalui kebijakan yang memberikan ruang bagi masyarakat lokal untuk mengembangkan potensi usaha, meningkatkan keterampilan, serta memperoleh kesempatan dalam kegiatan ekonomi daerah.


“Pemerintah Kabupaten Keerom berkomitmen mendorong pemberdayaan masyarakat asli melalui pengembangan industri kecil. Regulasi ini diharapkan menjadi landasan agar masyarakat lokal memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan usaha, meningkatkan kemandirian ekonomi, dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah,” ujar Daud mewakili Bupati Piter Gusbager.


Ia menambahkan, pengembangan industri kecil diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, tetapi juga membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan serta mengoptimalkan potensi sumber daya lokal yang dimiliki Kabupaten Keerom.


Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Keerom dalam memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat asli melalui kebijakan pemberdayaan yang berkelanjutan.


Polda Papua mendukung upaya pemerintah daerah dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai salah satu langkah memperkuat kesejahteraan dan stabilitas sosial. 


Sinergi seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.


Melalui kebijakan tersebut, diharapkan industri kecil dapat berkembang menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat asli Kabupaten Keerom.

Polda Papua Temukan Motor Korban Curanmor, Pemilik Sampaikan Rasa Syukur dan Apresiasi


Jayapura – Keberhasilan jajaran Polda Papua dalam menemukan kembali sepeda motor milik masyarakat yang dilaporkan hilang mendapat apresiasi dari para korban. Tiga warga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Kapolda Papua beserta seluruh jajaran kepolisian yang telah bekerja melakukan penyelidikan hingga kendaraan berhasil ditemukan.


Apresiasi tersebut disampaikan oleh Syahrul Ramadhan, Mustakin, dan Ardiansyah, yang sepeda motornya sempat menjadi sasaran pencurian di wilayah Kota Jayapura.


Syahrul Ramadhan, seorang karyawan minimarket, mengungkapkan bahwa sepeda motornya hilang sekitar dua bulan lalu ketika dirinya sedang bekerja. Saat selesai bekerja dan hendak pulang, ia mendapati kendaraan yang sebelumnya diparkir di depan minimarket sudah tidak berada di tempat.


“Setelah kejadian itu, saya melaporkan kehilangan kendaraan kepada pihak kepolisian. Saya sangat bersyukur karena setelah melalui proses penyelidikan, sepeda motor saya akhirnya berhasil ditemukan di wilayah Entrop, Jayapura Selatan,” ungkap Syahrul.


Ia mengaku sepeda motor tersebut sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas dan pekerjaannya sehari-hari.


“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolda Papua beserta seluruh jajaran yang telah membantu menemukan kembali sepeda motor saya. Semoga Polda Papua dan seluruh anggota kepolisian semakin sukses dalam menjalankan tugas, selalu diberikan kesehatan, dan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.


Apresiasi serupa juga disampaikan Mustakin, warga yang kehilangan sepeda motor pada 17 Oktober 2026 di sekitar kawasan Mall Jayapura. Saat kejadian, ia bersama istrinya sedang berjualan di area kontainer di samping mall, yang biasa digunakan untuk berjualan menjelang perayaan Tahun Baru.


Mustakin menjelaskan, ketika istrinya hendak menutup tempat jualan, kunci kendaraan diduga masih tertinggal dan belum dicabut. Setelah selesai berjualan dan hendak pulang, mereka tidak menyangka sepeda motor tersebut telah dibawa oleh orang yang tidak bertanggung jawab.


“Kami tidak menyangka kendaraan tersebut bisa dibawa orang lain. Namun, kami bersyukur karena sepeda motor akhirnya berhasil ditemukan dan pelakunya juga telah diamankan oleh pihak kepolisian,” ujar Mustakin.


Ia juga menyampaikan rasa terima kasih karena kendaraan miliknya berhasil ditemukan dalam keadaan baik dan utuh.


“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Papua beserta seluruh jajaran yang telah membantu menemukan kembali kendaraan kami dan mengamankan pelakunya. Kendaraan kami masih dalam kondisi baik dan utuh. Terima kasih atas pelayanan dan kerja keras pihak kepolisian,” tuturnya.


Sementara itu, korban ketiga, Ardiansyah, turut menyampaikan apresiasi atas keberhasilan jajaran Polda Papua dalam menemukan kembali sepeda motornya.


“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Papua dan seluruh anggota kepolisian yang telah membantu menemukan kendaraan saya. Saya sangat bersyukur dan berharap Polda Papua terus memberikan pelayanan terbaik serta menjaga keamanan masyarakat,” ungkap Ardiansyah.


Keberhasilan pengungkapan dan penemuan kendaraan tersebut merupakan bagian dari upaya jajaran Polda Papua dalam menindaklanjuti laporan masyarakat serta melakukan penyelidikan terhadap tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor).


Polda Papua mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan, memastikan kunci kontak telah dicabut, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta memilih lokasi parkir yang aman dan mudah diawasi.


Masyarakat juga diharapkan segera melapor ke kantor kepolisian terdekat atau melalui layanan Call Center Polri 110 apabila mengalami maupun mengetahui adanya tindak pidana.


Melalui pengungkapan kasus dan pengembalian kendaraan kepada pemiliknya, Polda Papua berharap kepercayaan serta kerja sama antara Polri dan masyarakat terus terjaga. Partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi dan melaporkan setiap tindak kejahatan menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Tanah Papua.

Melalui Subuh Keliling, Polres Merauke Ajak Warga Cegah Karhutla dan Jaga Keamanan


 

Jayapura – Personel Polsek Jagebob Polres Merauke melaksanakan kegiatan Subuh Keliling di Masjid At-Taubah, Kampung Angger Permegi, Distrik Jagebob, Kabupaten Merauke, Sabtu (31/10/2026) pukul 04.30 WIT. 


Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat komunikasi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mengajak warga mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


Kegiatan tersebut dilaksanakan atas arahan Kapolsek Jagebob IPTU Turhamun S., S.Sos., M.Si., dan dipimpin oleh Kasium Polsek Jagebob Aipda Mustafa bersama sejumlah personel.


Dalam kesempatan tersebut, personel mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta berperan aktif menciptakan suasana yang aman dan kondusif di wilayah Distrik Jagebob.


Kapolsek Jagebob IPTU Turhamun S., S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa menjaga keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga diperlukan kepedulian dan kerja sama antara masyarakat dengan kepolisian.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban. Apabila ada permasalahan di lingkungan, mari kita selesaikan dengan komunikasi dan cara yang baik. Keamanan wilayah bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.


Selain pesan kamtibmas, personel juga memberikan sosialisasi mengenai bahaya karhutla. Masyarakat diimbau agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran yang meluas dan berdampak terhadap lingkungan maupun kesehatan.


“Kami juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kebakaran hutan dan lahan dapat merugikan banyak pihak, menimbulkan asap, serta mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat. Karena itu, kami berharap warga turut menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” tambahnya.


Warga juga diajak untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan gangguan kamtibmas maupun potensi karhutla, sehingga dapat segera ditangani sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.


Melalui kegiatan Subuh Keliling ini, Polsek Jagebob berharap hubungan komunikasi dan kedekatan antara Polri dengan masyarakat semakin terjalin dengan baik. Kehadiran personel di tengah masyarakat juga diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kepedulian bersama dalam menjaga keamanan lingkungan.