View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

06/06/26

Hari Ke-6 Ops Sikat Cartenz 2026, Tim URC Resmob Polda Papua Berhasil Tangkap DPO Kasus Curas di Jayapura Selatan


 

Jayapura – Memasuki hari ke-6 pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz 2026, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Papua yang tergabung dalam Satgas Gakkum berhasil menangkap seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) yang terlibat dalam kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) di wilayah Kota Jayapura.


Penangkapan dilakukan pada Sabtu (06/06/2026) sekitar pukul 15.20 WIT di Jalan Argapura, tepatnya di depan Kios Riska Samira, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura. Pelaku yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang berhasil diamankan tanpa perlawanan saat berada di lokasi.


Kasatgas Gakkum Operasi Sikat Cartenz 2026, Kompol I Dewa Gde Ditya Kusuma, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa penangkapan tersebut merupakan hasil tindak lanjut atas informasi yang diperoleh Tim URC terkait keberadaan pelaku yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai DPO oleh Polsek Jayapura Selatan.


“Setelah menerima informasi mengenai keberadaan pelaku, Tim URC Resmob Subdit III Jatanras langsung bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan yang bersangkutan. Selanjutnya pelaku dibawa ke ruang pemeriksaan Subdit III Jatanras untuk proses hukum lebih lanjut sebelum diserahkan kepada penyidik Polsek Jayapura Selatan,” ujar Kompol Dewa.


Kasus yang menjerat pelaku bermula pada 02 Maret 2026 sekitar pukul 19.00 WIT. Saat itu korban sedang memarkirkan sepeda motornya di depan sebuah kios di kawasan Argapura. Pelaku bersama rekan-rekannya diduga meminta sejumlah uang kepada korban. Karena permintaan tersebut tidak dipenuhi, para pelaku kemudian melakukan tindakan kekerasan dengan memukul korban secara berulang kali pada bagian kepala.


Tidak hanya melakukan penganiayaan, para pelaku juga mengambil tas milik korban yang berisi uang tunai sebesar Rp10 juta, satu unit telepon genggam, serta sejumlah dokumen penting milik korban.


Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Ka Ops Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol. Parasian Herman Gultom, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa keberhasilan penangkapan DPO ini merupakan bentuk komitmen Polda Papua dalam memberantas tindak pidana konvensional yang meresahkan masyarakat.


“Operasi Sikat Cartenz 2026 tidak hanya berfokus pada pengungkapan kasus-kasus kriminal, tetapi juga memastikan para pelaku yang masih buron dapat segera ditangkap dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kami mengimbau masyarakat untuk terus memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui keberadaan pelaku kejahatan di lingkungan sekitarnya,” tegas Kombes Pol. Parasian.


Saat ini penyidik masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut. Polda Papua menegaskan akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum melalui Operasi Sikat Cartenz 2026 guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di seluruh wilayah Papua.


Pendampingan Babinsa Berikan Semangat Baru Bagi Petani Tomat Desa Tungkup

 



BARABAI – Sebagai wujud kepedulian terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat, Babinsa Koramil 1002-08/Labuan Amas Utara, Koptu Suriansyah, melaksanakan komunikasi sosial dengan menyambangi warga binaannya yang sedang merawat tanaman tomat di Desa Tungkup, Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sabtu (06/06).


Dalam kegiatan tersebut, Koptu Suriansyah turut membantu perawatan tanaman tomat sekaligus memberikan motivasi kepada petani agar terus semangat dalam mengembangkan usaha pertanian yang menjadi salah satu sumber penghasilan keluarga.


Pemilik kebun tomat, Romansyah, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan pendampingan yang diberikan Babinsa kepada para petani di wilayahnya.


"Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa yang selalu hadir di tengah masyarakat.


Kehadiran beliau memberikan semangat dan motivasi bagi kami untuk terus merawat tanaman agar hasil panen nantinya lebih maksimal," ujar Romansyah.


Sementara itu, Danramil 1002-08/Labuan Amas Utara, Kapten Inf Rudi Hartono, menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


"Babinsa harus selalu hadir dan berperan aktif di tengah masyarakat. Melalui pendampingan kepada para petani, diharapkan dapat membantu meningkatkan hasil produksi pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan di wilayah," tegas Kapten Inf Rudi Hartono.


Menurutnya, kedekatan Babinsa dengan masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menciptakan kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mendukung pembangunan di sektor pertanian.


Kegiatan sambang dan pendampingan tersebut berlangsung dengan penuh keakraban, mencerminkan sinergi yang baik antara Babinsa dan warga binaan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat di wilayah Kecamatan Labuan Amas Utara. (pen1002hst).

Babinsa Sarikemuning Monitor Pelayanan Posyandu Dahlia, Perkuat Sinergi Menuju Indonesia Sehat

 


Lumajang – Dalam upaya mendukung program pemerintah di bidang kesehatan serta memperkuat sinergi dengan tenaga kesehatan di wilayah binaan, Babinsa Koramil 0821-03/Senduro, Serda M. Tri Wijayanto, melaksanakan kegiatan monitoring pelayanan kesehatan warga di Posyandu Dahlia, Dusun Maduran RT 005 RW 007, Desa Sarikemuning, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (6/6/2026).


Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Dusun Maduran tersebut melibatkan berbagai unsur pelayanan kesehatan desa, di antaranya Bidan Desa Sri Suryanti Rahayu, S.ST., Perawat Reni Anggun P.D., S.Kep., Ns., serta para kader Posyandu yang secara rutin memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.


Dalam pelaksanaannya, Posyandu Dahlia melayani pemeriksaan dan pemantauan kesehatan bagi balita maupun lansia. Tercatat sebanyak 25 balita dan 15 lansia hadir untuk mendapatkan layanan kesehatan, mulai dari penimbangan, pemeriksaan kesehatan, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga konsultasi kesehatan bagi warga lanjut usia.


Serda M. Tri Wijayanto mengatakan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan Posyandu merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang dilakukan secara rutin sangat penting untuk mendeteksi dini berbagai permasalahan kesehatan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.


“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk sinergi antara Babinsa, tenaga kesehatan, dan pemerintah desa dalam mendukung program Indonesia Sehat. Dengan adanya Posyandu yang aktif, kondisi kesehatan balita dan lansia dapat terus dipantau secara berkala,” ungkap dia.


Sementara itu, Bidan Desa Sri Suryanti Rahayu menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa yang selalu hadir memberikan dukungan dalam setiap kegiatan kemasyarakatan, termasuk pelayanan kesehatan. Kehadiran Babinsa dinilai mampu memberikan motivasi kepada masyarakat untuk lebih aktif mengikuti program kesehatan yang telah disediakan pemerintah.


Di tempat yang sama, Kepala Dusun Krajan, Baswar, berharap kegiatan Posyandu dapat terus berjalan secara berkelanjutan sebagai sarana meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di wilayahnya. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan Babinsa menjadi faktor penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.


Melalui kegiatan monitoring dan pendampingan tersebut, diharapkan pelayanan kesehatan di Desa Sarikemuning semakin optimal serta mampu mendukung terwujudnya generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas menuju Indonesia yang lebih maju. (Pendim0821)

Dukung Generasi Sehat, Babinsa Selokgondang Kawal Kegiatan Posyandu di Krajan Kulon

 



Lumajang – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Babinsa Selokgondang Koramil 0821-02/Sukodono, Serka Cahyo Pranowo, melaksanakan pendampingan kegiatan pelayanan kesehatan warga melalui Posyandu Salak yang berlangsung di Dusun Krajan Kulon RT 015 RW 005, Desa Selokgondang, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (6/6/2026).


Kegiatan Posyandu tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Pelayanan kesehatan dipimpin oleh Bidan Desa Selokgondang, Imamatul Qoshirotut Thorfi, Amd.Keb., bersama tenaga perawat dan para kader Posyandu yang secara aktif memberikan berbagai layanan kesehatan bagi warga.


Dalam pelaksanaannya, Posyandu Salak melayani berbagai kelompok masyarakat, mulai dari balita, ibu hamil hingga lanjut usia (lansia). Berdasarkan data kehadiran, tercatat sebanyak 58 balita, 7 ibu hamil, dan 22 lansia mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan yang diselenggarakan secara rutin tersebut.


Serka Cahyo Pranowo mengatakan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan Posyandu merupakan bagian dari upaya pendampingan dan dukungan terhadap program pemerintah di bidang kesehatan masyarakat. Menurutnya, kesehatan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kualitas hidup masyarakat serta menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.


"Kami hadir untuk memberikan dukungan serta membantu kelancaran kegiatan Posyandu. Dengan adanya pelayanan kesehatan yang rutin seperti ini, diharapkan kondisi kesehatan masyarakat dapat terus terpantau, khususnya balita, ibu hamil, dan lansia yang membutuhkan perhatian khusus," ujar dia.


Selain pelayanan kesehatan dan pemeriksaan rutin, kegiatan Posyandu Salak juga diisi dengan pemberian makanan tambahan (PMT) serta susu kedelai secara gratis kepada peserta. Program tersebut bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, terutama bagi balita dan ibu hamil guna mendukung tumbuh kembang anak serta menjaga kesehatan ibu selama masa kehamilan.


Sementara itu, Bidan Desa Imamatul Qoshirotut Thorfi menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak, termasuk Babinsa dan kader Posyandu yang selalu aktif membantu pelaksanaan kegiatan. Sinergi yang terjalin dinilai sangat penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia.


Melalui kegiatan Posyandu yang dilaksanakan secara berkesinambungan, diharapkan masyarakat Desa Selokgondang semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, melakukan pemeriksaan secara berkala, serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut juga menjadi bukti nyata sinergi TNI dengan tenaga kesehatan dan masyarakat dalam mendukung terciptanya lingkungan yang sehat, kuat, dan sejahtera. (Pendim0821)

Pengecatan Jembatan Perintis Garuda Berlanjut, Akses Baru Warga Kebonagung Segera Rampung



Lumajang – Program pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan menjadi solusi akses penghubung baru yang mampu mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar aktivitas para petani dalam mengangkut hasil pertanian.


Hal tersebut disampaikan Babinsa Kebonagung Koramil 0821-02/Sukodono, Sertu Hery Wahyudi, saat bersama warga melaksanakan kegiatan lanjutan pengecatan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Sitiinggil, Desa Kebonagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (6/6/2026).


Di tengah suasana gotong royong yang penuh semangat, Sertu Hery Wahyudi mengatakan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dan TNI dalam membantu masyarakat memperoleh akses transportasi yang lebih aman, cepat, dan efisien.


“Keberadaan Jembatan Perintis Garuda nantinya akan sangat membantu masyarakat, terutama para petani dan warga yang selama ini membutuhkan akses penyeberangan yang lebih mudah. Karena itu, kami bersama warga terus mendukung setiap tahapan pengerjaan hingga selesai,” ujar dia.


Jembatan gantung yang dibangun memiliki panjang 42 meter dengan lebar 1,2 meter. Berdasarkan laporan perkembangan pekerjaan hingga Jumat (5/6/2026), progres pembangunan telah mencapai 90,88 persen. Capaian tersebut menunjukkan bahwa proyek pembangunan telah memasuki tahap penyelesaian akhir, termasuk pekerjaan pengecatan dan penyempurnaan beberapa bagian konstruksi.


Lebih lanjut Sertu Hery menyampaikan, selain menjadi sarana penghubung antarwilayah, jembatan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat dengan mempercepat distribusi hasil pertanian dan memperlancar aktivitas ekonomi warga sehari-hari.


Pembangunan Jembatan Gantung Garuda merupakan bagian dari implementasi program pembangunan yang sejalan dengan visi pembangunan nasional dalam meningkatkan konektivitas wilayah dan kesejahteraan masyarakat. Program tersebut juga menjadi bentuk kontribusi TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan guna membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat.


Antusiasme warga terlihat selama kegiatan pengecatan berlangsung. Mereka secara sukarela bergotong royong bersama personel TNI untuk menyelesaikan pekerjaan yang tersisa. Kebersamaan tersebut menjadi bukti kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama.


Dengan progres pembangunan yang telah mencapai lebih dari 90 persen, Jembatan Perintis Garuda diharapkan segera dapat digunakan oleh masyarakat. Kehadirannya diyakini akan memberikan dampak positif terhadap mobilitas warga, memperlancar akses pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Kebonagung dan wilayah sekitarnya. (Pendim0821)

Tim Gabungan Sterilkan Lokasi Ledakan Biak, Puluhan Potongan Tubuh Kembali Ditemukan

 


Jayapura – Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, serta instansi terkait terus melakukan upaya pencarian, identifikasi korban, dan sterilisasi lokasi pasca-ledakan yang diduga berasal dari bom peninggalan Perang Dunia II di kawasan Kompleks Ikan, Kabupaten Biak Numfor.


Memasuki hari keenam (H+6) pasca kejadian pada (31/05/2026), tim gabungan berhasil menyelesaikan proses sterilisasi area Ring Satu hingga mencapai 100 persen atau dinyatakan aman dari potensi ancaman lanjutan. Sebelumnya, area tersebut baru mencapai tingkat sterilisasi sekitar 75 persen.


Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, S.H., S.I.K., mengatakan bahwa meskipun Ring Satu telah dinyatakan steril, proses pencarian korban yang masih belum ditemukan serta penyelidikan penyebab ledakan akan terus dilakukan secara maksimal.


"Kami bersama seluruh unsur TNI, Basarnas, dan instansi terkait terus berupaya semaksimal mungkin dalam proses pencarian korban yang masih belum ditemukan. Area Ring Satu saat ini telah dinyatakan steril 100 persen, namun masyarakat tetap tidak diperkenankan memasuki lokasi demi keselamatan dan kelancaran proses pencarian serta penyelidikan yang masih berlangsung," ucap Kapolres saat melakukan press release pada Jumat, (05/06/2026).


Pada hari ini, Tim Basarnas bersama tim gabungan kembali menemukan 17 potongan bagian tubuh di sekitar lokasi kejadian. Temuan tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Papua untuk dilakukan proses identifikasi.


Selain potongan tubuh, petugas juga menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban, antara lain satu kartu keluarga atas nama Luther Raubabah, satu unit proyektor merek Sony, satu telepon genggam Samsung, satu bor listrik, satu tas, satu dompet, satu mixer, serta satu batang besi sepanjang kurang lebih 40 sentimeter.


Sementara itu, Tim DVI Polda Papua telah melakukan pemeriksaan terhadap 34 potongan jaringan tubuh yang ditemukan selama proses pencarian. Dari jumlah tersebut, enam sampel DNA postmortem berhasil diambil untuk selanjutnya dikirim ke Laboratorium DNA Bareskrim Polri guna mendukung proses identifikasi korban secara ilmiah.


Di sisi lain, Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) juga menemukan 21 serpihan yang diduga merupakan bagian logam, satu mata gergaji, satu gagang gergaji besi, serta satu mata gerinda. Seluruh barang tersebut ditemukan dalam radius sekitar 50 meter dari titik yang diduga menjadi pusat ledakan.


Dalam rangka mengungkap penyebab kejadian, tim penyidik juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi, di antaranya tiga unit perahu, dua unit kompresor yang masing-masing terpasang selang sepanjang 150 meter dan 200 meter beserta regulator, tiga mesin tempel berkapasitas 15 PK, satu mesin tempel 40 PK, dua kantong jaring, satu pasang fins (kaki katak), satu masker selam, serta satu set sabuk pemberat penyelaman.


AKBP Ari menegaskan bahwa seluruh temuan di lokasi akan menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan untuk mengungkap secara jelas kronologi dan penyebab ledakan.


"Kami memastikan seluruh barang bukti yang ditemukan akan diperiksa secara mendalam oleh tim penyidik dan laboratorium forensik. Fokus kami saat ini adalah menemukan korban yang masih belum ditemukan, mengidentifikasi seluruh korban secara akurat, serta mengungkap secara tuntas penyebab peristiwa ini," tegasnya.


Hingga saat ini, seluruh korban luka telah dinyatakan menjalani rawat jalan dan mendapatkan pendampingan melalui posko yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah bersama unsur terkait.


Sementara itu, Kasi Ops Basarnas Kabupaten Biak Numfor, Andarias Alik S. E, mengatakan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) dijadwalkan memasuki tahap akhir. Namun demikian, apabila terdapat pertimbangan dari pemerintah daerah maupun pihak keluarga korban, operasi pencarian masih dapat diperpanjang sesuai kebutuhan di lapangan.


Tim gabungan menegaskan komitmennya untuk terus bekerja secara maksimal hingga seluruh proses pencarian, identifikasi korban, dan penyelidikan dapat diselesaikan dengan baik.


Tim URC Jatanras Polda Papua Ungkap Kasus Curanmor dan Curat, Amankan Pelaku Beserta Barang Bukti

 


Jayapura – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Papua yang tergabung dalam Satgas Gakkum Operasi Sikat Cartenz 2026 kembali menunjukkan keberhasilannya dalam mengungkap kasus kejahatan konvensional berupa pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian dengan pemberatan (curat) di wilayah Kota Jayapura, Sabtu (06/06/2026).


Penangkapan dilakukan setelah Tim URC Resmob Jatanras memperoleh informasi mengenai keberadaan pelaku di kawasan Pasar Inpres Dok IX, Distrik Jayapura Utara. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim bergerak cepat menuju lokasi dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan.


Setelah dilakukan pemeriksaan awal, petugas kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berasal dari hasil tindak pidana.


Dari hasil pengembangan, petugas berhasil mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat Deluxe warna hitam yang merupakan barang bukti kasus pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di kawasan Pantai Hamadi. Selain itu, petugas juga mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat Sporty yang diduga merupakan hasil tindak pidana pencurian kendaraan bermotor di lokasi lain serta satu unit speaker aktif merek Bayern yang merupakan barang bukti kasus pencurian dengan pemberatan di Gereja Bethani Dok IX.


Berdasarkan hasil penyelidikan, kasus pencurian kendaraan bermotor tersebut bermula ketika kendaraan milik korban dibawa oleh rekannya dan mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di kawasan Ring Road, Jayapura Selatan. Saat korban dalam kondisi tidak berdaya pasca kecelakaan, pelaku diduga memanfaatkan situasi tersebut dengan membawa kabur sepeda motor milik korban.


Sementara itu, dalam kasus pencurian dengan pemberatan, pelaku diduga masuk ke dalam Gereja Bethani Dok IX dengan cara merusak grendel pintu sebelum mengambil sejumlah barang inventaris gereja, di antaranya speaker aktif, laptop, dan telepon genggam, yang mengakibatkan kerugian puluhan juta rupiah.


Dirreskrimum Polda Papua selaku Ka Ops Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol. Parasian Herman Gultom, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa keberhasilan pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja keras personel dalam melakukan penyelidikan dan penelusuran terhadap pelaku kejahatan yang selama ini menjadi target penegakan hukum.


"Operasi Sikat Cartenz 2026 tidak hanya berfokus pada penangkapan pelaku kejahatan, tetapi juga pemulihan barang bukti serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami akan terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam tindak pidana lainnya," ujar Kombes Pol. Parasian Herman Gultom.


Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Papua untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya barang bukti maupun lokasi tindak pidana lainnya yang berkaitan dengan perkara tersebut.


Keberhasilan ini menjadi bagian dari komitmen Polda Papua dalam mendukung pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz 2026 untuk menekan angka kejahatan konvensional serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Papua.

Komitmen Perangi Narkoba Sat Resnarkoba Polresta Musnahkan Barang Bukti Narkotika

 


Jayapura – Sebagai bentuk komitmen dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika, Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polresta Jayapura Kota melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan sejumlah kasus yang ditangani selama periode Maret hingga Mei 2026.


Kegiatan pemusnahan berlangsung di kawasan Ampera, Distrik Jayapura Utara, Jumat (05/06/2026), dan disaksikan oleh perwakilan Kejaksaan Negeri Jayapura serta personel Sat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota yang terlibat dalam proses penyidikan.


Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari lima laporan polisi berbeda dengan tersangka berinisial LL, GP, JP, RM dan GY. Adapun barang bukti yang dimusnahkan berupa narkotika jenis ganja seberat 89,41 gram milik tersangka LL, 1.375,53 gram milik tersangka GP, 1.035,81 gram milik tersangka JP, 335,35 gram milik tersangka RM dan 231,50 gram milik tersangka GY, sehingga total keseluruhan barang bukti yang dimusnahkan mencapai 3.067,60 gram atau sekitar 3,06 kilogram ganja.


Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota, AKP Febry V. Pardede, S.T.K., S.I.K., mengatakan bahwa pemusnahan barang bukti merupakan bagian dari proses penegakan hukum sekaligus bentuk transparansi kepada masyarakat dalam penanganan perkara narkotika.


"Pemusnahan barang bukti ini merupakan salah satu tahapan dalam proses penyidikan tindak pidana narkotika. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen kami dalam memastikan setiap barang bukti yang telah disita diproses sesuai prosedur hukum dan tidak disalahgunakan," ujar AKP Febry.


Ia menegaskan, pihaknya akan terus melakukan upaya pencegahan dan penindakan terhadap segala bentuk peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota.


"Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Upaya pemberantasan akan terus kami tingkatkan guna menekan sekaligus mengurangi tindak kejahatan yang berkaitan dengan narkotika serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Jayapura," tegasnya.


AKP Febry juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu kepolisian dengan melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitarnya.