View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

13/08/26

Prasasti TMMD ke-129 Kodim 0904/Paser Di Desa Biu Selesai Dibuat, TMMD Sudah 100%

 


Kodim 0904/Paser, Muara Samu. Pembuatan Prasasti pada kegiatan TMMD ke-129 Kodim 0904/Paser selesai dibuat. Kegiatan ini menandakan bahwa kegiatan TMMD di Desa Biu selesai 100%. Kamis (13/8/2026)


Letkol Inf Edy Wahyu Satriyadi, S.I.P., M.I.P., selaku Dansatgas TMMD Ke 129 Kodim 0904/Paser tahun 2026 menyampaikan bahwa prasasti tersebut sebagai penanda bahwa Kodim 0904/Paser pernah melaksanakan kegiatan TMMD di Desa Biu Kecamatan Muara Samu Kabupaten Paser.


"Alhamdulillah kegiatan sudah selesai 100%, baik kegiatan fisik maupun non fisik" ujar Dansatgas TMMD.


Terakhir pengerjaan yaitu pembuatan Prasasti pada titik nol pembukaan jalan TMMD di Desa Biu.


Semoga dengan adanya karya TMMD di Desa Biu, masyarakat dapat menjaga serta merawat apa yang telah diperbuat oleh TNI kepada masyarakat.


Beliau juga berterima kasih atas keterlibatan masyarakat bersama stakehoulder yang telah mendukung kegiatan TMMD selama 30 hari ini.


Dim 0904/Psr

Polres Pasuruan Kota Gelar FGD Perkuat Sinergi dan Jaga Kondusifitas Wilayah

 


PASURUAN — Kepolisian Resor (Polres) Pasuruan Kota menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Silaturahmi Kapolres Pasuruan Kota Bersama Elemen Masyarakat dalam Merawat Kebinekaan” di Aula Rupatama Sanika Satyawada, Kamis (13/8/2026).


Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo, S.I.K., S.H., M.H. tersebut bertujuan mempererat komunikasi sekaligus menyerap aspirasi dari berbagai elemen masyarakat, mulai organisasi kemasyarakatan, perguruan silat, komunitas ojek online, hingga perwakilan mahasiswa dalam upaya bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Dalam sambutannya, AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo menekankan pentingnya kolaborasi lintas elemen dalam menjaga situasi wilayah hukum Polres Pasuruan Kota tetap aman dan kondusif, terlebih di momentum bulan kemerdekaan. Menurutnya, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan peran aktif masyarakat.


“Keamanan dan kondusivitas Pasuruan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi merupakan hasil dari kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kami membuka ruang komunikasi seluas-luasnya untuk menerima masukan dan mencari solusi bersama,” ujar AKBP Arief.


Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling bertukar informasi, aktif memberikan masukan, serta bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi agar tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong atau hoaks.


“Kami mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi, bijak menerima informasi, serta bersama-sama menjaga persatuan dan kebinekaan. Komunikasi yang baik menjadi salah satu kunci untuk mencegah munculnya potensi gangguan kamtibmas,” tambahnya.


Diskusi berlangsung interaktif dengan penyampaian berbagai aspirasi, mulai dari penanganan balap liar, pemahaman hukum bagi pengemudi ojek online, pembinaan pemuda, hingga pengamanan kegiatan tahunan perguruan silat.


Menanggapi berbagai masukan tersebut, jajaran Polres Pasuruan Kota menyatakan komitmennya untuk menghadirkan solusi konkret serta mengagendakan pertemuan secara berkala guna memperkuat koordinasi antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat.


“Setiap aspirasi yang disampaikan dalam forum ini akan kami tindak lanjuti. Persoalan seperti balap liar, pembinaan generasi muda, keamanan kegiatan masyarakat hingga kebutuhan sarana pendukung kamtibmas perlu diselesaikan melalui komunikasi dan kolaborasi,” tegas Kapolres.


Kepala Bakesbangpol Kota Pasuruan, Heri Dwi Sujatmiko, juga mengimbau seluruh elemen masyarakat agar bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu menyesatkan, terlebih pada momentum peringatan bulan kemerdekaan.


Sejalan dengan hal tersebut, perwakilan mahasiswa turut mendorong kepolisian untuk terus mengedepankan langkah pencegahan dini secara berkesinambungan demi menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Pasuruan.


Menanggapi aspirasi warga dan mahasiswa, Kapolres Pasuruan Kota menegaskan bahwa pihaknya tengah mengupayakan solusi terhadap maraknya aksi balap liar melalui koordinasi terkait perizinan lahan dengan pemerintah provinsi. Selain itu, Polres Pasuruan Kota juga terus menindaklanjuti pemenuhan sarana pendukung keamanan di wilayah hukumnya.


“Harapan kami, silaturahmi seperti ini terus terjaga sehingga setiap persoalan dapat kita komunikasikan dan setiap potensi gangguan dapat kita cegah sejak dini. Dengan kebersamaan, kami yakin kondusivitas Pasuruan dapat terus terpelihara,” pungkas AKBP Arief.

Danrem 091/ASN Pimpin Penutupan TMMD Ke 129 Kodim 0904/Paser Di Desa Biu

  


Kodim 0904/Paser, Muara Samu. Bertempat di Lapangan Bola Desa Biu Kecamatan Muara Samu Kabupaten Paser, telah dilaksanakan Upacara Penutupan TMMD Ke 129 Kodim 0904/Paser tahun 2026, dimana kegiatan dipimpin oleh Komandan Korem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul, S.I.P., M.Si. Kamis (13/8/2026)


Danrem 091/ASN memberikan pujian terhadap pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Desa Biu, Kecamatan Muara Samu, Kabupaten Paser.


Ini dikatakan Brigjen TNI Anggara Sitompul usai pelaksanaan upacara penutupan TMMD 129 di lapangan sepak bola di Desa Biu, Kamis (13/8/2026).


“Pelaksanaan TMMD ke-129 di Desa Biu, saya menilai semuanya berjalan dengan baik dan tercapai 100 persen,” kata Brigjen TNI Anggara Sitompul.


Danrem 091/ASN berharap para penerima manfaat khususnya warga Desa Biu dapat merawat dan menjaga fasilitas yang sudah dibangun dan diperbaiki selama pelaksanaan TMMD 129 tahun 2026 ini.


“Terima kasih kepada Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli dn Wakil Bupati, H. Ikhwan Antasari yang telah mendukung, serta semua pihak yang mensukseskan kegiatan TMMD 129 kali ini,” ujar Danrem 091/ASN.


Wakil Bupati Paser H. Ikhwan Antasari yang menghadiri kegiatan pada Penutupan TMMD pada pagi hari ini juga mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya TMMD ke-129 di Desa Biu dengan capaian 100 persen. 


“Kami dari Pemkab Paser mengucapkan terima kasih. Semoga kegiatan ini menguatkan sinergi antara Pemkab Paser dan TNI beserta masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan di Paser,” ucap Wakil Bupati Paser.


Letkol Inf Edy Wahyu Satriyadi selaku Dansatgas TMMD Ke 129 Kodim 0904/Paser juga mengucapkan terima kasih kepada Danrem 091/ASN yang telah memberikan dukungan dari tahap persiapan hingga TMMD ke-129 di Desa Biu selesai dilaksanakan.


Begitu juga dengan personel Polres Paser dan TNI AL yang setiap hari ikut serta bersama untuk mensukseskan TMMD kali ini, sehingga target-target pelaksanaan sudah bisa tercapai.


“Alhamdulillah semua target bisa tercapai 100 persen, bahkan ada beberapa titik yang over prestasi. Harapan kami, apa yang sudah dilakukan dapat dirawat dan dijaga dengan baik,” Danrem 091/Paser menambahkan.


Adapun kegiatan dilaksanakan dalam pelaksanaan TMMD 129 di Desa Biu terdiri dari sasaran fisik, sasaran nonfisik dan sasaran tambahan.


Sasaran fisik, yakni pembukaan jalan pertanian sepanjang tiga kilometer dan lebar delapan meter, pembuatan jembatan box culvert ukuran panjang enam meter dan lebar lima meter, rehab Rumah Tidak Layak Huni sebanyak lima titik dan Pemasangan gorong-gorong di lima titik.


Sasaran non fisik, yaitu penyuluhan stunting, peternakan, pertanian, narkoba, bela negara, sosialisasi perekrutan prajurit TNI AD, penguatan karakter kebangsaan, pengobatan massal.


Sasaran tambahan, tentara manunggal air/sumur bor lima titik, rehab mck lima unit, rehab masjid, ketahanan pangan dengan luas lima hektar.


Kemudian, penanaman pohon lima ribu batang, penanganan stunting, pembersihan danau, penebaran benih ikan, pelepasan burung endemik dan Belajar Bersama Ceria (BBC).


Dim 0904/Psr

12/08/26

Tokoh Agama Ajak Warga Jayawijaya Jaga Kamtibmas

 


Wamena - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tokoh agama di Kabupaten Jayawijaya mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Ajakan itu disampaikan Pdt. Alexander Mauri, tokoh Gereja sekaligus Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Jayawijaya, Rabu 12 Agustus 2026.


Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh provokasi, informasi yang tidak benar maupun ajakan pihak tertentu yang berpotensi mengganggu keamanan di wilayah Jayawijaya.


“Kita tidak boleh terpengaruh oleh provokasi dari pihak manapun. Mari kita bersama-sama menciptakan situasi Kota Wamena yang aman dan kondusif,” ujar Pdt. Alexander Mauri.


Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat. Persatuan, toleransi dan kerukunan dinilai menjadi modal penting dalam menciptakan kehidupan yang damai.


Alexander juga mengajak masyarakat mendukung pemerintah mewujudkan Wamena sebagai Kota DANI, yaitu Damai, Aman, Nyaman dan Indah.


“Mari kita dukung pemerintah untuk mewujudkan Wamena menjadi Kota DANI, yakni Damai Aman Nyaman Indah dan mari kita kibarkan Bendera Merah Putih sebagai tanda syukur kita kepada Tuhan atas Kemerdekaan Bangsa Indonesia ke-81 tahun,” katanya.


Ia berharap peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat dirayakan masyarakat Jayawijaya dengan penuh sukacita dan tanpa rasa khawatir.


Seluruh elemen masyarakat juga diminta menghindari tindakan yang berpotensi memicu konflik serta berperan aktif menyukseskan seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan agar berlangsung aman, tertib dan kondusif.

Tokoh Masyarakat Binfora Mimika Ajak Warga Jaga Persatuan Jelang HUT RI ke-81

 


Timika – Tokoh Masyarakat Binfora Timika, Arnold Ronsumbre, mengajak seluruh masyarakat Papua, khususnya masyarakat Kabupaten Mimika, untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan serta bergandengan tangan dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.


Arnold menekankan pentingnya semangat kebersamaan dalam menyambut momentum kemerdekaan dengan berpedoman pada motto Kabupaten Mimika, “Eme Neme Yauware”, yang mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat.


Menurutnya, seluruh elemen masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan situasi yang aman, nyaman, damai, dan kondusif di Kabupaten Mimika. Kondisi tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan bersama di Tanah Amungsa dan Bumi Kamoro.


“Saya mengajak seluruh masyarakat Mimika untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Mari kita bergandengan tangan, menjaga persatuan dan menciptakan suasana yang aman, nyaman, damai, serta kondusif menjelang dan dalam pelaksanaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Arnold.


Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu, informasi maupun ajakan dari kelompok tertentu, khususnya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat pada 15 Agustus 2026 maupun menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.


Arnold meminta masyarakat untuk terlebih dahulu menyaring dan memastikan kebenaran setiap informasi yang diterima, terutama informasi yang beredar melalui media sosial maupun pesan berantai.


“Jangan mudah percaya dan terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya. Kita harus cerdas dalam menerima setiap informasi dan tidak ikut menyebarkan hal-hal yang dapat memicu keresahan atau mengganggu keamanan,” tegasnya.


Lebih lanjut, Arnold menegaskan bahwa kekerasan bukanlah solusi dalam menyelesaikan setiap persoalan. Menurutnya, berbagai permasalahan yang muncul di tengah masyarakat hendaknya diselesaikan melalui komunikasi, dialog, dan musyawarah untuk mencapai solusi yang dapat diterima bersama.


Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap mengedepankan nilai-nilai adat Papua dalam menyelesaikan setiap persoalan. Tradisi musyawarah di para-para maupun honai, menurutnya, merupakan bagian penting dari kearifan lokal yang dapat menjadi ruang untuk mencari solusi sekaligus menjaga hubungan baik antarwarga.


“Kalau ada persoalan, mari kita selesaikan dengan kepala dingin melalui komunikasi dan musyawarah. Nilai-nilai adat Papua harus terus kita jaga. Para-para dan honai merupakan tempat yang baik untuk duduk bersama, membicarakan persoalan dan mencari jalan keluar demi perdamaian,” katanya.


Arnold berharap seluruh masyarakat Kabupaten Mimika dapat menunjukkan semangat persatuan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia mengajak masyarakat untuk tidak memberikan ruang bagi tindakan yang dapat memecah belah persatuan maupun mengganggu ketenteraman masyarakat.


“Momentum HUT Kemerdekaan ini harus kita jadikan kesempatan untuk memperkuat persatuan. Mari kita bersama-sama menjaga Mimika agar tetap aman dan damai sehingga seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Melianus Asso: Jangan Terjebak Hoaks, Mari Jaga Kedamaian di Tanah Papua

 


Jayapura - Melianus Asso, selaku Tokoh Pemuda Papua Pegunungan memberikan himbauannya kepada segenap lapisan masyarakat agar tidak terprovokasi dengan isu ataupun ajakan yang menghasut yang bisa merugikan diri sendiri dan banyak orang.


Menurutnya, sebagai Pemuda yang baik cerdas yang punya generasi masa depan Papua mari pahami bersama setiap Informasi yang diterima dengan tidak asal meneruskan.


"Mari kita cerna dengan bijak setiap informasi yang diterima, sehingga tidak terjebak oleh kepentingan sesaat yang dilakukan oleh pihak - pihak yang tidak bertanggung jawab," ucap Melianus.


Melianus Asso yang juga menjabat sebagai Ketua Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Papua itu menyatakan bahwa kehidupan harmonis yang sudah terjaga ada baiknya tetap dipertahankan.


"Mari kita dukung Pemerintah dalam membangun daerah ini sehingga bisa sejajar dengan Provinsi besar, sehingga Tanah Papua juga bisa menjadi contoh maupun tauladan kepada Provinsi yang lainnya," tuturnya.


Ia menambahkan, terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Tanah Papua merupakan kewajiban seluruh masyarakat yang ada di dalamnya sehingga seluruh masyarakat diperlukan andil serta tanggung jawab dalam proses tersebut. 


"Kita dukung tercipta Harkamtibmas yang damai dan aman, sehingga ekonomi Papua makin maju guna Papua yang semakin makmur dan berkembang kedepannya," ujar Melianus Asso.


Berkaitan dengan aksi tanggal 15 Agustus 2026, Melianus katakan bahwa penyampaian pendapat atau aspirasi di muka umum di jamin oleh UUD namun dirinya berharap masyarakat dapat menjaga keamanan bersama aparat sehingga tidak menjalar ke aktifitas masyarakat lainnya. 


"Saya harap dan saya menghimbau seluruh pihak yang nantinya akan turut serta melakukan aksi agar tetap mengedepankan situasi yang kondusif serta tidak berdampak pada seluruh masyarakat lainnya, dan aparat keamanan mampu mengedepankan penangan secara persuasif supaya tidak menimbulkan gesekan antara masa aksi dan pihak keamanan. Setiap warga negara yang baik jaga diri jaga sesama jaga keluarga untuk tidak terjebak dalam informasi hoax yang berujung pada merugikan diri sendiri," tutupnya.

Personel TMMD Ke 129 Kodim 0904/Paser Beri Nuansa Merah Putih Pada Jembatan

  


Kodim 0904/Paser, Muara Samu. Pelaksanaan terakhir pada pengerjaan jembatan TMMD ke-129 Kodim 0904/Paser adalah pemberian warna/pengecatan Merah Putih pada pembatas kanan kiri, hal ini menandakan pelaksanaan sudah selesai. Selasa (12/8/2026)


Pengerjaan akhir pada jembatan tmmd memakan waktu hampir 30 hari pelaksanaan, hal ini menguras tenaga serta pikiran personel.


Hal itu tidak mematahkan semangat para Personel Satgas TMMD 129 di Desa Biu Kecamatan Muara Samu Kabupaten Paser sampai penutupan.


Semangat mereka tetap berkobar sampai pelaksanaan pengecatan pada pembatas kanan kiri jembatan.


Hal ini memberikan kepuasan tersendiri bagi personel Satgas, disamping itu warna merah putih ini menunjukkan akan cinta tanah air khususnya dalam memperingati HUT RI ke 81 tahun pada 17 Agustus 2026 nanti.


Alhamdulillah pengerjaan kita sudah 100% semoga jembatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Muara Samu khususnya warga Desa Biu, ketua koordinator lapangan Kapten Inf Hasmudin menambahkan. 


Dim 0904/Psr

Prasasti TMMD 129 Kodim 0904/Paser Di Desa Biu Akan Segera Jadi

  


Kodim 0904/Paser, Muara Samu. Satgas TMMD Ke 129 Kodim 0904/Paser di Desa Biu Kecamatan Muara Samu Kabupaten Paser membuat prasasti sebagi bentuk simbol bahwa TNI membantu pembangunan di wilayah Desa Biu. Selasa (12/8/2026)


Prasasti ini dibangun pada titik nol pembukaan jalan, sebagai penanda bahwa jalan sepanjang 3 km ini merupakan hasil kegiatan dari Satgas TMMD 129 Kodim 0904/Paser.


Dalam sasaran fisik tidak hanya kegiatan pembukaan jalan saja namun ada renovasi 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembuatan Jembatan Beton, pembuatan 5 MCK, renovasi Masjid serta pemasangan 5 titik gorong-gorong.


Adapula kegiatan non fisik seperti pemberian materi bahaya Narkoba, rekruitment Prajurit TNI, penyuluhan pertanian, berobat gratis serta penyuluhan stunting.


Adapula program unggulan Pangdam VI/Mulawarman yang ikut diterapkan pada pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 0904/Paser di Desa Biu ini diantaranya Belajar Bersama Ceria (BBC), penanaman pohon serta pembersihan danau/ bina lingkungan.


Prasasti ini nantinya akan ditandatangani oleh Bapak Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul saat penutupan TMMD 129 di lapangan Desa Biu besok pada hari Kamis 13 Agustus 2026.


Dim 0904/Psr