View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

25/09/26

Jaga Kebugaran Personel, Polres Lanny Jaya Laksanakan Olahraga Pagi



Lanny Jaya – Polres Lanny Jaya melaksanakan kegiatan olahraga pagi pada Jumat (25/9/2026) pukul 08.10 WIT hingga selesai. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Lanny Jaya AKP Frets Lamahan, S.H. dan diikuti oleh PJU serta seluruh personel Polres Lanny Jaya.


Kegiatan diawali dengan pemanasan dan peregangan, kemudian dilanjutkan dengan berbagai latihan fisik seperti push up, jumping jack, latihan fisik lainnya serta lari bersama. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan fisik guna menjaga kebugaran dan meningkatkan stamina personel.


Dalam arahannya, Kabag Ops mengingatkan seluruh personel agar rutin menjaga kondisi fisik, disiplin, kekompakan dan semangat dalam mengikuti kegiatan olahraga. Personel juga diminta menyesuaikan latihan dengan kemampuan fisik masing-masing dan tidak memaksakan diri apabila mengalami kendala.


Seluruh rangkaian kegiatan olahraga pagi berlangsung dengan aman, tertib dan lancar. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kebugaran dan kesiapan fisik personel tetap terjaga sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.

Jembatan Lama Sepanjang 8 Meter Dibongkar, Satgas TMMD Ke-130 Kerahkan Alat Berat

 


Tanah Laut – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Kodim 1009/Tanah Laut mulai melaksanakan pembongkaran jembatan lama sepanjang kurang lebih 8 meter dan lebar 4 meter, sebagai bagian dari tahapan pembangunan infrastruktur di lokasi sasaran TMMD, Jumat (25/9/2026).


Jembatan tersebut terbuat dari kayu ulin dengan kerusakan parah pada beberapa bagian seperti lantai, gelagar dan pagar pengaman. Kondisi tersebut tentunya sangat membahayakan bagi masyarakat yang melintas, karena menjadi akses pendekat dua Desa yakni Desa Karang Rejo dan Desa Asam Jaya, Kecamatan Jorong.


Dalam pelaksanaannya, Satgas TMMD mengerahkan alat berat untuk mempercepat proses pembongkaran jembatan yang sebelumnya menjadi salah satu akses penghubung bagi masyarakat. Penggunaan alat berat dilakukan dengan tetap memperhatikan faktor keamanan serta kondisi lingkungan di sekitar lokasi pekerjaan.


Pembongkaran jembatan lama tersebut merupakan tahapan awal sebelum pembangunan jembatan baru dilaksanakan. Infrastruktur yang baru diharapkan nantinya dapat memberikan akses yang lebih aman dan memadai bagi masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas warga.


Komandan Satgas TMMD Ke-130 melalui Pelda M. Fauzi selaku koordinator di lapangan menyampaikan bahwa setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan secara bertahap dan terukur, dengan mengutamakan keselamatan personel maupun masyarakat yang berada di sekitar lokasi.


“Pembongkaran jembatan lama ini merupakan bagian dari tahapan pembangunan sasaran fisik TMMD. Dengan dukungan alat berat, proses pekerjaan dapat dilaksanakan lebih efektif sehingga pembangunan jembatan baru dapat segera dilanjutkan,” ujarnya.


Selain pengerahan alat berat, personel Satgas TMMD bersama masyarakat turut bergotong royong dalam mendukung kelancaran pekerjaan. Semangat kebersamaan tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. (Pendim 1009/Tla)

Rumah Reot Sajimin Terpilih Jadi Sasaran Bedah Rumah, Satgas TMMD Ke-130 Bersama Warga Mulai Pembongkaran

 


Tanah Laut – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Kodim 1009/Tanah Laut kembali menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Salah satunya melalui program bedah rumah milik Sajimin, warga Desa Karang Rejo, Rt. 16 yang rumahnya dinilai sudah tidak layak huni dan terpilih menjadi salah satu sasaran fisik TMMD Ke-130.


Sebagai langkah awal, personel Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1009/Tanah Laut bersama warga melaksanakan pembongkaran rumah tersebut, Jumat (25/9/2026). Proses pembongkaran dilakukan secara gotong royong dengan penuh kehati-hatian untuk memastikan pekerjaan berjalan aman dan lancar.


Kondisi rumah Sajimin yang sudah mengalami kerusakan di sejumlah bagian menjadi salah satu pertimbangan dalam penetapan sasaran bedah rumah. Melalui program ini, Satgas TMMD berupaya membantu mewujudkan hunian yang lebih layak, aman dan nyaman bagi pemilik rumah.


Komandan Satgas TMMD Ke-130 melalui personel di lapangan menyampaikan bahwa program bedah rumah merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat sekaligus wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.


“Pembongkaran ini merupakan tahap awal sebelum pembangunan rumah dilaksanakan. Kami bersama masyarakat akan berupaya mengerjakan setiap tahapan dengan sebaik mungkin, sehingga nantinya rumah ini dapat menjadi tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman bagi keluarga Sajimin,” ujarnya.


Sementara itu, keterlibatan warga dalam proses pembongkaran menunjukkan kuatnya semangat gotong royong di tengah masyarakat. Mereka secara sukarela membantu personel Satgas, mulai dari melepas bagian rumah hingga membersihkan material hasil pembongkaran. (Pendim 1009/Tla)

Suasana Desa Karang Rejo Mendadak Berubah, Puluhan Personel Kodim 1009/Tla Mulai Berdatangan

  


Tanah Laut – Suasana Desa Karang Rejo, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, tampak berbeda dari biasanya. Puluhan personel Kodim 1009/Tanah Laut mulai berdatangan dan memadati lokasi sasaran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130, Jumat (25/9/2026).


Kedatangan personel tersebut menandai dimulainya rangkaian kegiatan Pra TMMD Ke-130 di wilayah Desa Karang Rejo, Kecamatan Jorong. Dengan perlengkapan dan peralatan yang dibawa, para prajurit mulai mempersiapkan diri untuk melaksanakan berbagai sasaran fisik yang telah direncanakan.


Setibanya di lokasi, personel kemudian bergerak menuju sasaran masing-masing. Sebagian mulai menyiapkan lokasi pembangunan, sementara lainnya melaksanakan pekerjaan awal pada sejumlah sasaran fisik, termasuk pembangunan jembatan, perehaban rumah dan fasilitas masyarakat.


Kehadiran puluhan personel TNI di tengah masyarakat juga disambut dengan antusias oleh warga Desa Karang Rejo. Interaksi dan komunikasi mulai terjalin, menciptakan suasana kebersamaan antara prajurit dan masyarakat sejak hari pertama pelaksanaan kegiatan.


TMMD Ke-130 tidak hanya menjadi momentum pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga menjadi ruang bagi TNI untuk hadir dan bekerja bersama masyarakat melalui semangat gotong royong.


Dengan dimulainya aktivitas personel di lokasi, berbagai sasaran TMMD Ke-130 Kodim 1009/Tanah Laut secara bertahap mulai dikerjakan, sebagai upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Karang Rejo. (Pendim 1009/Tla)

Safari Jumat dan Jumat Berkah, Kodim 1002/HST Pererat Silaturahmi dengan Warga Batu Benawa

 


HULU SUNGAI TENGAH – Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah kembali melaksanakan kegiatan Safari Sholat Jumat sekaligus Jumat Berkah sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi dan kemanunggalan TNI dengan masyarakat.


Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al-Qarar, Desa Aluan Besar, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jumat (25/9/2026).


Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Jumat berjamaah bersama masyarakat setempat. Usai ibadah, personel Kodim 1002/HST turut melaksanakan kegiatan Jumat Berkah dengan berbagi makanan kepada jamaah dan warga di sekitar masjid.


Dandim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar melalui Pasiterdim 1002/HST Kapten Inf Subhan menyampaikan bahwa Safari Jumat dan Jumat Berkah merupakan salah satu bentuk kepedulian sekaligus sarana untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.


“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin terus membangun komunikasi dan silaturahmi dengan masyarakat. Kehadiran TNI tidak hanya dalam tugas pertahanan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya.


Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi personel Kodim 1002/HST untuk mendekatkan diri dengan masyarakat serta menyerap berbagai aspirasi dan kondisi yang berkembang di wilayah.


“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan membawa keberkahan bagi kita semua. Kami juga berharap hubungan yang telah terjalin antara TNI dan masyarakat semakin erat,” tambahnya.


Sementara itu, masyarakat yang hadir menyambut baik pelaksanaan Safari Jumat dan Jumat Berkah yang digelar Kodim 1002/HST. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan.


Melalui kegiatan tersebut, Kodim 1002/HST terus berkomitmen menjaga kedekatan dengan masyarakat serta memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.(pen1002hst).

24/09/26

Ini Respon Cepat Tim Satgas Karhutla Paser Balengkong Dalam Tanggapi Kebakaran

 



Kodim 0904/Paser, Paser Balengkong - Dalam rangka menjaga ekosistem lingkungan yang terjaga dari asap hasil kebakaran, Personel Koramil 02/Paser Balengkong beserta Satgas Karhutla tingkat Kecamatan tanggapi laporan kebakaran dari warga. Kamis (24/9/2026)


Personel Satgas Karhutla Kec. Paser Balengkong yang terdiri dari anggota Koramil 02/Paser Balengkong, Polsek Balengkong, Damkar, Satpol PP dan MPA Paser Baalengkong mendatangi titik api setelah mendapatkan laporan dari warga. 


Tim Satgas Karhutla Pasir Balengkong bergerak cepat ke Titik Api u

Yang berada di RT 04 Desa Suliliran Baru Kec. Paser Balengkong Kab. Paser. Yang diketahui bahwa kebakaran terjadi di lahan milih Bapak Dalle warga Suliliran.


Dengan membawa 1 unti mobil Damkar milik Kecamatan, 1 unti pompa air portabel dan beberapa alat untuk mendukung pemadamam, Tim Satgas Gabungan dapat memadamkam api secara aman dan lancar selama kurang lebih 2 jam.


Hal ini dikarenakan banyak titik api yang sulit dijangkau oleh kendaraan damkar, serta area semak belukar yang mengering akibat kemarau sehingga para petugas pemadam kesulitan dalam memadamkan si jago merah.


Dim 0904/Psr

Danramil 03/Longkali Hadiri Musyawarah Pemilihan Kepala Desa Sebakung Makmur Antar Waktu

 


Kodim 0904/Paser, Longkali - Bertempat di Balai Desa Sebakung Makmur telah dilaksanakan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu dimana kegiatan ini dihadiri oleh Danramil 0904-03/Longkali Kapten Inf M. Tabri. Kamis (24/09/2026)


Kegiatan ini juga dihadiri oleh PJ. Kades Sebakung Makmur, Ketua BPD Sebakung Makmur, Babinsa Sebakung Makmur Sertu Suswanto, Bhabinkamtibmas Aiptu Budi, beserta para Calon Kepala Desa Antar Waktu.


Sesuai kesepakatan bahwa terdapat 3 calon Kepala Desa Antar Waktu atau bisa disebut (PAW) yang terdiri dari Bapaj Matriyon, Bapak M. Syaeril Kristadelo dan Ibu Zahroatul Aslamiyah.


Sertu Suswanto selaku Babinsa menyampaikan dukungannya dalam kegiatan tersebut “Kehadiran kami memastikan proses berjalan aman, tertib, transparan, dan kondusif. Semoga pemilihan yang ditetapkan akurat sehingga Pilkades Desa Sebakung Makmur berjalan lancar, jujur dan demokratis” ujarnya.


Dalam pemilihan kali ini, telah diperoleh hasil sesuai dengan kesepakatan bersama dengan rincian Bapaj Matriyon mendapatkan 23 suara, Bapak M. Syaeril Kristadelo 20 suara dan Ibu Zahroatul Aslamiyah mendapatkan 1 suara.


Dalam kesempatannya Danramil 03/Longkali menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu telah berjalan dengan aman dan nyaman. 


Hasil juga telah ditetapkan, semoga hasil pemilihan kali ini sesuai keinginan dan bagi yang terpilih dapat menjaga amanah para pemillihnya serta masyarakat Sebakung Makmur.


Dim 0904/Psr

Menteri HAM Minta Aparat Tidak Libatkan Warga Sipil dalam Operasi di Papua

 



Jayapura – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai meminta aparat keamanan tidak melibatkan masyarakat sipil dalam wilayah operasi di Papua. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko warga menjadi korban dalam situasi konflik bersenjata.


Pigai menegaskan, perlindungan terhadap masyarakat harus diberikan tanpa membedakan asal maupun latar belakang. Menurutnya, warga Papua maupun non-Papua yang berada di wilayah terdampak konflik memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan.


Ia mengatakan, Kementerian HAM memiliki kewenangan untuk meminta aparat pemerintah agar tidak melibatkan masyarakat sipil dalam kegiatan operasi di wilayah konflik.


“Kita meminta agar masyarakat sipil tidak dilibatkan dalam wilayah operasi,” ujar Pigai, sebagaimana diberitakan Kalteng Lima, Rabu (23/9/2026).


Selain kepada aparat keamanan, Pigai juga menyerukan kepada kelompok TPN-OPM agar tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan masyarakat sipil.


Menurutnya, situasi di wilayah konflik dapat menyulitkan aparat maupun kelompok bersenjata dalam membedakan masyarakat biasa dengan pihak yang terlibat dalam operasi. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko terhadap keselamatan warga.


Pigai mencontohkan masyarakat yang bekerja sebagai sopir di kawasan operasi. Dalam situasi tertentu, personel keamanan juga dapat berada di lapangan tanpa menggunakan atribut kedinasan. Kondisi tersebut, menurut dia, dapat meningkatkan risiko terjadinya salah identifikasi.


Ia menjelaskan, dalam prinsip hukum humaniter internasional, pihak-pihak yang terlibat dalam konflik berkewajiban membedakan masyarakat sipil dengan pihak yang mengambil bagian dalam permusuhan.


Masyarakat sipil pada prinsipnya mendapat perlindungan dari serangan langsung, kecuali ketika dan selama mereka secara langsung mengambil bagian dalam permusuhan.


Pigai menilai perlindungan terhadap masyarakat sipil tidak cukup hanya dilakukan melalui kecaman setelah terjadi insiden. Upaya pencegahan dan perlindungan perlu menjadi bagian dari langkah yang dilakukan selama situasi konflik berlangsung.


Ia kembali menekankan pentingnya memastikan masyarakat sipil tetap terlindungi dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan operasi keamanan di wilayah Papua.