View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

22/05/26

Tokoh Masyarakat Ajak Warga Papua Perkuat Persatuan Demi Menjaga Kedamaian

 



Jayapura – Tokoh masyarakat di Papua, Jhon Murib mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat rasa kebersamaan, serta mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di Tanah Papua. 


Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya stabilitas keamanan guna mendukung aktivitas masyarakat dan pembangunan daerah.


Dalam keterangannya, tokoh masyarakat menilai bahwa kedamaian dan stabilitas keamanan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. 


Oleh karena itu, masyarakat diimbau agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar serta tetap mengedepankan dialog dan persaudaraan dalam menyelesaikan setiap persoalan.


Ia juga mengapresiasi berbagai langkah persuasif dan humanis yang dilakukan aparat keamanan dalam menjaga situasi tetap aman dan damai. 


Menurutnya, pendekatan yang mengedepankan komunikasi dan kegiatan sosial di tengah masyarakat dapat mempererat hubungan antara aparat dan warga.


“Masyarakat Papua harus tetap bersatu menjaga kedamaian dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif. Keamanan daerah merupakan tanggung jawab bersama demi masa depan Papua yang lebih baik,” ujarnya.


Selain itu, ia berharap seluruh masyarakat dapat terus menjaga toleransi, menghormati perbedaan, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman sehingga aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat dapat berjalan dengan baik.

21/05/26

Lewat Dialog Interaktif, Polda Papua Ajak Warga Jayapura Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

 


Jayapura – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di jalan raya, Polda Papua menggelar Dialog Interaktif Polisi Menyapa dengan tema “Tertib Berlalu Lintas Menuju Kota Jayapura yang Aman dan Lancar di Jalan Raya” di Stasiun LPP RRI Jayapura, Kamis (21/05/2026).


Kegiatan tersebut menghadirkan Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota, AKP M. Akbar sebagai narasumber dan dipandu presenter Martha Batti. Dialog interaktif ini menjadi wadah edukasi sekaligus sarana komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat terkait kondisi lalu lintas di Kota Jayapura.


Dalam dialog tersebut, Kasat Lantas menekankan pentingnya membangun budaya tertib berlalu lintas sebagai tanggung jawab bersama demi menciptakan keamanan dan keselamatan di jalan raya.


“Keselamatan berlalu lintas harus dimulai dari kesadaran diri sendiri. Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Jayapura untuk menjadi pelopor keselamatan dengan mematuhi aturan lalu lintas demi melindungi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ucap Kasat Lantas.


Ia menjelaskan, sejumlah wilayah di Kota Jayapura masih menjadi titik rawan kecelakaan lalu lintas, di antaranya kawasan Holtekamp, jalur Pantai Hamadi menuju Holtekamp, wilayah Abepura hingga jalur belakang. Selain faktor kelalaian pengendara, kondisi infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan dan rawan longsor juga menjadi perhatian pihak kepolisian.


Tak hanya itu, AKP Akbar juga mengingatkan masyarakat untuk mematuhi batas kecepatan kendaraan, khususnya di kawasan padat aktivitas masyarakat.


“Untuk wilayah perkotaan dan area keramaian, pengendara diimbau membatasi kecepatan kendaraan sekitar 20 kilometer per jam guna meminimalisir risiko kecelakaan,” jelasnya.


Dalam sesi interaktif, masyarakat turut menyampaikan berbagai keluhan dan masukan terkait situasi lalu lintas di Kota Jayapura, mulai dari maraknya penggunaan knalpot brong, pelanggaran lampu merah, hingga gangguan keamanan akibat pengaruh minuman keras.


Menanggapi hal tersebut, AKP Akbar menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan penertiban terhadap pelanggaran lalu lintas, khususnya penggunaan knalpot tidak sesuai standar.


“Kami telah melaksanakan penindakan terhadap penggunaan knalpot brong dan berhasil mengamankan sekitar 90 knalpot yang tidak sesuai standar. Penertiban akan terus dilakukan demi menjaga kenyamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya.


Ia juga mengungkapkan bahwa angka kecelakaan lalu lintas di Kota Jayapura masih cukup tinggi. Hingga saat ini tercatat sebanyak 86 kasus kecelakaan lalu lintas, di mana sebagian besar dipengaruhi oleh konsumsi minuman keras.


Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mengemudi dalam kondisi mabuk serta selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.


Selain upaya edukasi, Satlantas Polresta Jayapura Kota juga rutin menempatkan personel di sejumlah titik strong point untuk melaksanakan pengaturan lalu lintas pada pagi, sore hingga malam hari, terutama di kawasan sekolah, pasar, persimpangan jalan dan titik rawan kemacetan.


Di akhir dialog, AKP Akbar berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat dapat terus terjalin guna mewujudkan budaya tertib berlalu lintas di Kota Jayapura.


“Mari bersama-sama menciptakan lalu lintas yang aman, tertib dan lancar dengan disiplin mematuhi aturan di jalan raya. Keselamatan adalah kebutuhan bersama,” tutupnya.

Polda Papua Gelar Anev Operasi Rasaka Cartenz 2026 Minggu ke-10, Fokus Perkuat Outcome dan Stabilitas Kamtibmas

 


Jayapura – Polda Papua menggelar kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Operasi Rasaka Cartenz 2026 Minggu ke-10 bersama jajaran melalui Zoom Meeting yang berlangsung di Posko Operasi Rasaka Cartenz Polda Papua, Kamis (21/05/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin Dirpamobvit Polda Papua selaku Karendalops Operasi Rasaka Cartenz (ORC) Kombes Pol Dede Alamsyah, S.I.K., M.Si., dan dihadiri oleh Kabid Humas Polda Papua selaku Kaops ORC Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., Kabag Binops Roops Polda Papua selaku Kasetops AKBP Mughoni, S.I.K., Kabag Dalops Roops Polda Papua selaku Kapusdalops AKBP Bahar Tushiba, S.H., M.H., serta Kasubdit PID Bidhumas Polda Papua selaku Kasatgas Matoa Kompol Nurjannah, S.Sos., M.M., serta jajaran satgas di wilayah hukum Polda Papua.


Dalam arahannya, Kombes Pol Dede menekankan pentingnya disiplin, kesiapan personel, dan optimalisasi pendekatan harkamtibmas dalam pelaksanaan Operasi Rasaka Cartenz 2026.


“Operasi Rasaka merupakan operasi yang mengedepankan langkah preemtif dan preventif guna menjaga stabilitas keamanan di Papua. Karena itu, seluruh personel harus memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing serta hadir aktif di tengah masyarakat,” ucap Kombes Pol Dede.


Ia juga menegaskan bahwa seluruh fungsi kepolisian, termasuk fungsi Humas, memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan operasi melalui penguatan komunikasi publik dan penyampaian informasi yang positif kepada masyarakat.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua mengatakan bahwa keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari administrasi dan laporan kegiatan, tetapi juga dari dampak nyata terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.


“Yang menjadi fokus utama bukan hanya output berupa laporan kegiatan, tetapi outcome dari operasi itu sendiri. Indikator keberhasilannya adalah menurunnya gangguan kamtibmas serta meningkatnya rasa aman masyarakat,” katanya.


Menurutnya, dukungan anggaran dan sarana operasional yang telah diterima jajaran harus dimanfaatkan secara maksimal agar seluruh target operasi dapat tercapai secara efektif dan tepat sasaran.


Dalam kesempatan yang sama, Kasubdit PID Bidhumas Polda Papua Kompol Nurjannah menyoroti pelaksanaan Satgas Matoa yang dinilai perlu lebih dimaksimalkan, khususnya dalam pengelolaan publikasi digital dan konten kreatif.


“Seluruh influencer Matoa yang telah dibentuk di daerah operasi harus mampu menghasilkan konten positif yang berdampak nyata di ruang digital. Kehadiran Satgas Matoa diharapkan dapat memperkuat citra positif Polri sekaligus mendukung stabilitas kamtibmas melalui media sosial,” ungkap Kompol Nurjannah.


Selain evaluasi pelaksanaan operasi, kegiatan Anev juga membahas optimalisasi capaian Satgas Sipar, Satgas Koteka, penguatan administrasi pertanggungjawaban anggaran, serta peningkatan kualitas pelaporan dan publikasi kegiatan operasi di seluruh jajaran.


Patroli Humanis Regu Siaga II Polres Tolikara Jaga Kondusivitas Kota Karubaga

 


Jayapura – Polres Tolikara kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui kegiatan patroli rutin Regu Siaga II yang dilaksanakan pada Rabu pagi, 20 Mei 2026. Patroli tersebut menyasar sejumlah titik strategis di seputaran Kota Karubaga, Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan.


Kegiatan patroli dipimpin dan diawasi langsung oleh jajaran perwira Polres Tolikara, yakni IPDA Michael Apainabo, S.H selaku KBO Satresnarkoba, IPDA Jedikia Yerisetouw selaku KBO Sat Samapta, serta IPDA Lesmani Makaba selaku Kaur Mintu Sat Intelkam bersama sekitar 16 personel Regu Siaga II.


Sebelum pelaksanaan patroli, seluruh personel mengikuti apel pengecekan yang dipimpin oleh IPDA Jedikia Yerisetouw. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kewaspadaan personel selama bertugas sekaligus mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.


“Saya berharap dalam patroli nanti kita dapat berinteraksi dengan masyarakat serta memberikan himbauan kamtibmas agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Karubaga. Tetap semangat dan laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujar IPDA Jedikia Yerisetouw.


Usai apel, Regu Siaga II bergerak melakukan patroli jalan kaki dengan rute Jalan Ampera Bawah, Pertigaan depan Bank Papua Karubaga, Lapangan Merah Putih, hingga Masjid Baitul Muttaqin Karubaga. 


Di tengah patroli, personel juga melaksanakan standby sekaligus melayat ke rumah duka salah satu Ibu Bhayangkari Cabang Polres Tolikara yang meninggal dunia yaitu istri dari Brigpol Rijal. Kehadiran anggota kepolisian tidak hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai bentuk empati dan dukungan moral kepada keluarga yang berduka.


Aktivitas masyarakat di sejumlah titik pemantauan terpantau berjalan aman, tertib, dan lancar. Tidak ditemukan adanya gangguan yang berpotensi mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas).


Setelah patroli selesai, personel kembali ke Mapolres Tolikara untuk melaksanakan apel konsolidasi yang dipimpin oleh IPDA Lesmani Makaba. Dalam arahannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas pelaksanaan tugas yang berjalan aman dan kondusif.


“Terima kasih atas pelaksanaan patroli hari ini. Tetap siaga dan jaga kedisiplinan, khususnya bagi rekan-rekan yang memegang senjata api agar selalu dijaga dengan baik dan tidak berpindah tangan,” tegas IPDA Lesmani Makaba. 


Kegiatan patroli rutin ini merupakan bagian dari upaya cipta kondisi yang terus dilakukan Polres Tolikara guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman dan pelayanan prima kepada masyarakat di Kabupaten Tolikara.


Dengan pendekatan preventif dan humanis yang terus dikedepankan, diharapkan hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat dapat semakin terjalin erat demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Tolikara.


Kapolsek Kelila Bersama Personel dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Terdampak Longsor di Kampung Onggobalo

 


Jayapura – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam, Kapolsek Kelila IPDA Alfius Erwin Simbiak, S.H., bersama anggota Polsek Kelila dan warga melakukan gotong royong untuk memperbaiki jalan yang terkena longsor di Kampung Onggobalo, Distrik Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah, Selasa (19/05/2026).


Kegiatan gotong royong itu dilaksanakan untuk mengembalikan akses jalan yang sebelumnya terhalang oleh longsoran tanah dan batuan, yang mengganggu aktivitas masyarakat.


Dalam pelaksanaannya, anggota Polsek Kelila bersama masyarakat setempat bekerja sama membersihkan material longsor, melakukan penimbunan, serta meratakan jalan agar kembali bisa dilalui kendaraan maupun warga yang beraktivitas sehari-hari.


Keberadaan aparat Kepolisian di masyarakat mendapatkan tanggapan baik dari warga karena dianggap berkontribusi dalam mengurangi kesulitan masyarakat setelah terjadinya longsor.


Kapolsek Kelila IPDA Alfius Erwin Simbiak menyatakan bahwa aktivitas tersebut adalah wujud nyata kerja sama antara Polri dan masyarakat dalam menanggulangi dampak bencana alam.


“Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga harus ikut membantu masyarakat dalam berbagai situasi, termasuk ketika terjadi bencana alam yang memengaruhi aktivitas warga. Dengan semangat kebersamaan ini, kami berharap akses jalan bisa kembali normal agar masyarakat dapat beraktivitas dengan baik,” ujar Kapolsek.


Masyarakat Kampung Onggobalo juga mengungkapkan rasa syukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh anggota Polsek Kelila. Mereka menginginkan agar kerjasama dan sinergi antara Polri dan masyarakat dapat terus berlangsung baik untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.


20/05/26

Wamendagri Dorong Papua Pegunungan Segera Susun Perdasi Penanganan Konflik Sosial

  


Jayapura – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan segera menyusun Peraturan Daerah Provinsi (Perdasi) tentang penanganan konflik sosial sebagai upaya memperkuat stabilitas keamanan dan menciptakan mekanisme penyelesaian konflik yang berlandaskan hukum serta kearifan lokal masyarakat Papua.


Hal tersebut disampaikan Ribka Haluk saat melakukan kunjungan kerja di Wamena guna memantau langsung situasi pascakonflik sosial yang terjadi di wilayah Papua Pegunungan. 


Dalam keterangannya, Wamendagri menegaskan bahwa keberadaan regulasi daerah sangat penting sebagai landasan dalam penanganan konflik sosial agar dapat dilakukan secara sistematis, terukur, dan berkelanjutan.


Ribka Haluk menjelaskan bahwa penyusunan Perdasi nantinya diharapkan dapat menjadi pedoman bagi pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama, maupun seluruh elemen masyarakat dalam membangun pola penanganan konflik yang lebih humanis dan mengedepankan dialog.


Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan yang mulai menginisiasi penyusunan regulasi tersebut sebagai bentuk komitmen menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. 


Menurutnya, pemerintah pusat akan terus memberikan dukungan dalam proses penyusunan hingga implementasi kebijakan tersebut di daerah.


“Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat Papua Pegunungan mendapatkan rasa aman dan perlindungan melalui kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujar Ribka Haluk.


Selain mendorong penyusunan Perdasi, Wamendagri juga mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga persatuan serta mencegah munculnya konflik baru di tengah masyarakat.


Pemerintah pusat juga memastikan akan terus hadir mendampingi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat upaya rekonsiliasi sosial di wilayah Papua Pegunungan demi terciptanya kedamaian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Bid Tik Polda Papua Sosialisasikan Super App Polri Dan Layanan 110 Presisi Di Sekolah-Sekolah Kota Jayapura

 


Jayapura – Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Bid TIK) Polda Papua melalui Subdit Tekinfo melaksanakan sosialisasi aplikasi Super App Polri dan layanan Call Center 110 Presisi di SMA Negeri 4 Jayapura dan SMK Negeri 1 Pariwisata Jayapura, Rabu (20/05).


Hadir dalam kegiatan tersebut adalah Kompol Mursalim, AKP Arie Wijaya, Iptu Imran, Ipda Novi Cahyadi, Ipda Nur Iriawan, Aiptu Franklin F. Tamaela, Briptu Robi Wanimbo, Bripda Artur, Bripda Stenli, Bripda Kaseng, Bripda Amelia Fauzi, Bripda Prilska Mona Grasia, dan Bripda L. Sina Julianti.


Kegiatan ini ditujukan kepada siswa dan pengajar sebagai langkah untuk memperkenalkan layanan digital Polri yang kini semakin mudah dijangkau oleh masyarakat.


Dalam sosialisasi tersebut, personel Bid TIK menjelaskan berbagai fitur yang yang ada dalam aplikasi Super App Polri, mencakup layanan pembuatan SIM, SKCK online, pengaduan masyarakat, serta informasi pelayanan Kepolisian lainnya yang terintegrasi di satu aplikasi.


Selain itu, siswa juga mendapatkan penjelasan mengenai pemanfaatan layanan Call Center 110 Polri Presisi sebagai sarana pengaduan cepat dan tanpa biaya yang dapat digunakan masyarakat saat menghadapi masalah kamtibmas atau situasi darurat.


Kabid TIK Polda Papua Kombes Pol I Ketut Suarnaya, S.H., S.I.K menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu langkah Polri dalam mempercepat transformasi digital pelayanan publik serta mendekatkan layanan Kepolisian kepada generasi muda.


“Kami ingin siswa menyadari bahwa saat ini layanan Kepolisian semakin mudah diakses secara digital. Harapannya, mereka dapat memanfaatkan layanan itu dengan optimal dan turut berperan dalam menjaga keamanan di lingkungan mereka masing-masing,” ujarnya.


Selama kegiatan berlangsung, para siswa terlihat semangat mengikuti materi yang disampaikan. Mereka juga diarahkan langsung untuk mengunduh aplikasi Super App Polri dan mencoba berbagai fitur layanan yang ada di dalamnya.


UPDATE BANJIR KOTA PASURUAN: Genangan Surut, Luapan Sungai Welang Masih Rendam Permukiman Warga

 


PASURUAN KOTA – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Pasuruan dan daerah hulu selama lebih dari tiga jam mengakibatkan banjir genangan serta luapan Sungai Welang di sejumlah wilayah, Selasa hingga Rabu (19–20 Mei 2026). Berdasarkan laporan terbaru Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kota Pasuruan, kondisi banjir genangan saat ini telah surut, namun banjir akibat luapan Sungai Welang masih menggenangi beberapa kawasan permukiman warga.


Banjir genangan mulai terjadi sekitar pukul 20.30 WIB dengan ketinggian air tertinggi pada pukul 22.00 WIB, kemudian mulai berangsur surut sejak pukul 23.00 WIB hingga dinyatakan surut sekitar pukul 00.00 WIB.


Sementara itu, luapan Sungai Welang mulai terjadi pukul 21.00 WIB dan mencapai titik tertinggi pada pukul 00.00 WIB. Air mulai mengalami penurunan pada pukul 03.11 WIB, namun hingga saat ini sejumlah lokasi masih tergenang.


Beberapa wilayah yang terdampak banjir genangan meliputi Kecamatan Purworejo, Gadingrejo, dan Panggungrejo dengan tinggi genangan bervariasi antara 10 hingga 60 sentimeter.


Sedangkan banjir luapan Sungai Welang mengakibatkan sejumlah kawasan di Kecamatan Gadingrejo terdampak, di antaranya Dusun Karangasem dan Dusun Rujak Gadung di Kelurahan Karangketug, serta Jalan Jolondriyo di Kelurahan Krapyakrejo dengan ketinggian air mencapai 10 hingga 100 sentimeter.


Berdasarkan perkembangan terbaru di Kelurahan Krapyakrejo, dampak luapan air telah masuk ke rumah-rumah warga, yakni:


* RT 02 terdapat 1 rumah warga kemasukan air;

* RT 03 terdapat 8 rumah warga kemasukan air;

* RT 01 RW 06 terdapat 7 rumah warga kemasukan air.


Penyebab banjir diduga akibat tingginya curah hujan di wilayah Kota Pasuruan dan daerah hulu, yang menyebabkan peningkatan debit air sungai hingga melebihi kapasitas alirannya serta kiriman air dari wilayah hulu.


BPBD Kota Pasuruan bersama sejumlah unsur terkait bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan dengan mengerahkan personel BPBD, Pusdalops PB, Agen PB Jawa Timur, TNI-Polri, Dinas Sosial, DPU SDA Jawa Timur, serta unsur kecamatan, kelurahan, dan masyarakat setempat.


Upaya yang telah dilakukan meliputi asesmen wilayah terdampak, monitoring titik rawan banjir, pengerahan dua unit mobil rescue, satu unit perahu karet, serta koordinasi dengan aparat lingkungan dan tokoh masyarakat setempat.


Hingga laporan ini diterbitkan, tidak terdapat korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur akibat kejadian tersebut. Kondisi cuaca saat ini dilaporkan berawan dan petugas masih terus melakukan pemantauan di wilayah yang terdampak luapan Sungai Welang.


Pihak BPBD Kota Pasuruan mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peningkatan debit air, khususnya warga yang berada di sekitar bantaran sungai dan wilayah rawan banjir.