View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

11/04/26

Imigrasi Denpasar Jemput Bola Layani WNA Turki Sakit di Rumah Sakit

 


DENPASAR — Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima. Pada Kamis (09/04), Tim dari Kantor Imigrasi Denpasar melaksanakan pengambilan data biometrik secara langsung (On The Spot) terhadap seorang warga negara asing (WNA) asal Turki yang tengah menjalani perawatan medis intensif.

 

Layanan jemput bola ini diberikan kepada FG, pemegang paspor Turki yang sedang dirawat di Bali Internasional Hospital. Diketahui, FG merupakan pemohon prioritas yang tidak memungkinkan untuk hadir secara fisik ke Kantor Imigrasi dikarenakan kondisi kesehatan pasca mengalami kecelakaan saat berwisata di Bali. FG datang ke Bali pada tanggal 08 Maret 2026 dengan tujuan untuk berwisata di Bali. Akan tetapi terjadi kecelakaan yang mengakibatkan yang bersangkutan patah kaki.

 

Inovasi Layanan IDE Punapi (Imigrasi Denpasar Pelayanan Unggulan Pemohon Asing Prioritas) merupakan salah satu Inovasi Unggulan dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar. Tidak hanya fokus pada aspek pengawasan, tetapi juga mengedepankan sisi kemanusiaan, terutama bagi para wisatawan asing yang mengalami kondisi darurat di wilayah kerja Denpasar.

 

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, R. Haryo Sakti, menyatakan bahwa Kantor Imigrasi Denpasar akan selalu memberikan pelayanan PRIMA kepada seluruh pemohon keimigrasian sesuai dengan tata nilai Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

 

Kepala Kantor Wilayah DJI Bali ditempat terpisah mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan pelayanan humanis dan kepedulian terhadap pemohon layanan keimigrasian. Terlebih lagi Bali kedepannya akan menjadi pusat pariwisata kesehatan dan kami imigrasi siap untuk mendukung.

 

Humas


Sinergi Humas Polda papua dan Komunitas Digital, Perkuat Kamtibmas Melalui “Ngobrol Santai”

 


Jayapura – Bidang Humas Polda Papua menggelar kegiatan “Ngobrol Santai Bersama Kabid Humas Polda Papua” yang melibatkan para admin media sosial lokal, wartawan, mahasiswa, serta Komunitas GENRE Papua, bertempat di Kakao Kita Papua Cafe, Abepura, Kota Jayapura, Sabtu (11/04/2026).


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., dan dihadiri oleh berbagai unsur penggiat media sosial serta insan pers di wilayah Jayapura.


Dalam sambutannya, Kabid Humas Polda Papua menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat komunikasi serta membangun sinergi antara Polri dengan masyarakat, khususnya para pengelola informasi di ruang digital.


“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Polda Papua dengan para admin media sosial, wartawan, mahasiswa, dan komunitas, dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Kombes Cahyo.


Ia menambahkan bahwa tantangan kamtibmas saat ini semakin kompleks seiring perkembangan generasi digital native yang menuntut informasi cepat, akurat, dan mudah dipahami. Oleh karena itu, fungsi kehumasan Polri dituntut untuk adaptif terhadap perkembangan media digital dan arus informasi yang begitu dinamis.


Lebih lanjut, Kabid Humas juga mengajak seluruh peserta untuk berperan aktif dalam menyebarkan informasi positif dan edukatif kepada masyarakat, guna menangkal hoaks serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua, khususnya di Kota dan Kabupaten Jayapura.


Dalam sesi tanya jawab, berbagai isu strategis dibahas, di antaranya terkait penanganan permasalahan berulang, respons Polri terhadap bencana alam, kolaborasi dengan pengguna media sosial dalam meredam hoaks, hingga pengawasan penggunaan aplikasi digital oleh anak di bawah umur.


Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas menjelaskan bahwa Polda Papua terus mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan represif dalam menangani setiap permasalahan, serta melakukan evaluasi berkelanjutan untuk mencegah terjadinya kejadian serupa.


“Terkait bencana alam, Polri hadir secara cepat melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, baik dalam evakuasi, penyaluran bantuan, maupun pengamanan wilayah terdampak,” jelasnya.


Ia juga menegaskan bahwa Polda Papua membuka ruang kolaborasi luas dengan para pengguna media sosial melalui edukasi dan literasi digital guna memastikan informasi yang beredar bersifat akurat dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.


Selain itu, terkait penggunaan aplikasi digital yang berpotensi disalahgunakan oleh anak di bawah umur, Polda Papua akan terus melakukan pemantauan serta meningkatkan upaya sosialisasi kepada masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih mengawasi penggunaan perangkat digital oleh anak-anak.


Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Tanah Papua.


Lanjutan Proses Pengecatan dan Pembersihan Jembatan Gantung Garuda

 


Bulungan – Proses pengerjaan Jembatan Gantung Garuda Tahap III di wilayah Kodim 0903/Bulungan terus berlanjut. Memasuki tahap pengecatan dan pembersihan, anggota TNI bersama masyarakat setempat tampak bahu membahu menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan penuh semangat dan kekompakan.


Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Tanjung Agung dan Desa Sajau Hilir, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, pada Sabtu (11/04). Fokus utama pekerjaan saat ini adalah membersihkan bagian konstruksi jembatan dari karat serta melanjutkan pengecatan dasar guna memperkuat ketahanan material terhadap cuaca dan korosi.


Sinergi antara anggota Kodim 0903/Bulungan dan warga setempat menjadi kunci kelancaran proses pembangunan. Dengan semangat gotong royong, pekerjaan dapat dilakukan lebih cepat sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.


Selain meningkatkan kualitas fisik jembatan, kegiatan ini juga mencerminkan kepedulian bersama dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang aman dan layak digunakan. Jembatan Gantung Garuda sendiri diharapkan nantinya dapat memperlancar akses transportasi warga, khususnya dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas sehari-hari.


Dengan progres yang terus berjalan, diharapkan pengerjaan Jembatan Gantung Garuda Tahap III dapat segera rampung sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Tokoh Masyarakat Arso Timur Serukan Persatuan dan Stabilitas Keamanan

 



Keerom – Tokoh masyarakat Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Frangki Kuntuy mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif, khususnya di wilayah perbatasan RI–PNG.


Frangki Kuntuy yang juga merupakan anggota Dewan Adat Suku Mannem menegaskan bahwa kedamaian di tanah Keerom harus dijaga bersama dan tidak boleh dirusak oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan tertentu. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terhasut oleh kelompok-kelompok yang berupaya menciptakan gangguan keamanan.


“Sebagai tokoh masyarakat, saya mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga kedamaian. Jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin mengacaukan situasi di daerah kita,” ujar Frangki.


Lebih lanjut, ia menekankan bahwa perbedaan ideologi yang ada di tengah masyarakat tidak boleh menjadi pemicu konflik. Menurutnya, seluruh masyarakat yang berada di wilayah Kabupaten Keerom, khususnya di kawasan perbatasan seperti Kampung Skofro, kibai dan sekitarnya, harus mengedepankan persatuan demi menjaga stabilitas keamanan.


“Saya menghimbau kepada siapa pun yang berada di wilayah Keerom, meskipun memiliki latar belakang dan ideologi yang berbeda, tidak boleh ada kekacauan. Kita harus menjaga kamtibmas, terutama di wilayah perbatasan RI–PNG yang sangat rentan terhadap gangguan,” tegasnya.


Frangki juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap informasi yang beredar, terutama di era digital saat ini. Ia menilai, kemampuan masyarakat dalam menyaring informasi menjadi kunci penting dalam menjaga kerukunan.


“Masyarakat harus cerdas dalam menerima informasi. Jangan langsung percaya pada berita yang belum tentu benar. Pastikan informasi tersebut jelas sumbernya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” tambahnya.


Sebagai perwakilan Dewan Adat Suku Mannem di tingkat distrik, Frangki kembali menegaskan komitmennya bahwa wilayah perbatasan Keerom harus tetap aman dan damai tanpa adanya gangguan dari pihak mana pun, termasuk yang membawa isu-isu politik tertentu.


“Kami dari Dewan Adat Suku Mannem menegaskan bahwa wilayah perbatasan tidak boleh ada kekacauan dari pihak mana pun. Mari kita bersama-sama menjaga tanah ini tetap aman, damai, dan harmonis,” tutupnya.

Bid Humas Polda Papua Tutup Pelatihan Peningkatan Kemampuan Operator Humas dan PPID Semester I Tahun 2026

 


Jayapura – Bidang Hubungan Masyarakat (Bid Humas) Polda Papua melaksanakan hari kedua sekaligus penutupan kegiatan Pelatihan Peningkatan Kemampuan Bid Humas Polda Papua Semester I Tahun 2026 yang diikuti oleh operator Sie Humas jajaran serta PPID Satker Polda Papua. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Suni Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (10/4/2026).


Kegiatan ini dihadiri oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., Kasubbid Pid Bid Humas Polda Papua Kompol Nurjanah, S.Sos., M.M., Ps Kaur Mitra Bid Humas AKP Sebastianus Amandus Anoith, Kasubag Renmin Bid Humas Iptu Luqman Alwadud, S.H., Ps Paur Pullahinfodok Iptu Agus Hadiyanto, S.Kom., M.H., Ps Paur Produk Kreatif Ipda Husin Saifuddin Rumbiak, Ps Paur Disindig Ipda Andi Mappanyompa, serta diikuti oleh sekitar 70 personel yang terdiri dari operator Humas kewilayahan dan PPID Satker di lingkungan Polda Papua.


Dalam sambutannya, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito menyampaikan bahwa pelatihan peningkatan kemampuan kehumasan merupakan bagian dari pembinaan personel dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia Polri di bidang komunikasi publik.


“Kegiatan pelatihan peningkatan kemampuan kehumasan ini merupakan bagian yang terintegrasi dari pembinaan personel dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kapabilitas kita di bidang kehumasan. Hal ini penting guna menghadapi berbagai tantangan, baik di tingkat lokal, regional, nasional, maupun global,” ujar Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.


Ia menambahkan bahwa perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat menuntut seluruh personel humas untuk mampu beradaptasi dan meningkatkan profesionalisme dalam mengelola informasi yang disampaikan kepada masyarakat.


“Di era digital saat ini tidak ada lagi batasan informasi. Apa yang terjadi di suatu tempat dalam waktu singkat dapat diketahui oleh seluruh dunia. Oleh karena itu, kita dituntut untuk mampu melakukan penyaringan, pengolahan, serta penyajian informasi secara tepat, akurat, dan bertanggung jawab,” tambahnya.


Pada hari kedua kegiatan, para peserta mendapatkan materi dari narasumber Raden Yunita Prima Permata, S.Sos., MC-GMComm yang memberikan pemaparan secara daring mengenai penguatan fungsi kehumasan di era digital. 


Selain itu, peserta juga mengikuti Forum Group Discussion (FGD) yang dipandu oleh Dewi Anggraeni, S.I.P., M.A. dengan materi mengenai optimalisasi peran kehumasan dan pemanfaatan media sosial untuk membangun citra positif serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.


Kabid Humas Polda Papua juga berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat strategis bagi para operator humas di kewilayahan yang merupakan ujung tombak komunikasi publik Polri di lapangan, khususnya di wilayah hukum Polda Papua yang memiliki karakteristik dan tantangan tersendiri.


“Kita harus mampu menghadirkan informasi yang baik, akurat, dan terpercaya kepada masyarakat. Dengan pengelolaan informasi yang profesional, kita tidak hanya mendukung tugas-tugas kepolisian, tetapi juga dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” ungkapnya.

Wakapolda Papua Hadiri Peresmian Fasilitas Olahraga dan Rekreasi Kodaeral X di Jayapura

 


Jayapura – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., menghadiri sekaligus mendampingi kegiatan peresmian Fasilitas Olahraga dan Rekreasi Kodaeral X yang diresmikan oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Edwin, S.H., M.Han., M.H., bertempat di halaman Gedung Fasilitas Olahraga dan Rekreasi Kodaeral X, Kelurahan Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Jumat (10/4/2026).


Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta tokoh masyarakat di Papua, di antaranya Wakil Gubernur Papua Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, S.P., M.Eng., Ketua DPRP Provinsi Papua Denny Henry Bonai, ST, Wali Kota Jayapura Abisai Rollo, SH, MH, Kapoksahli Pangdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Sukamdi, S.I.P., Kabinda Papua Brigjen TNI Dedi Hardono, Danlanud Silas Papare Marsma TNI Mokh. Mukhson, S.E., M.M., serta sejumlah pejabat TNI AL dan Polda Papua.


Dalam sambutannya, Komandan Kodaeral X Mayjen TNI (Mar) Sugianto, S.Sos., M.M., M.Tr.Opsla., menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas olahraga dan rekreasi ini merupakan bagian dari upaya pembinaan prajurit secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik dari aspek fisik, mental, maupun sosial. 


Ia juga menegaskan bahwa fasilitas tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai ruang pembinaan generasi muda sekaligus mempererat kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat.


Sementara itu, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Laksdya TNI Edwin, S.H., M.Han., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas olahraga dan rekreasi Kodaeral X merupakan bagian dari upaya TNI Angkatan Laut dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia prajurit sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dengan masyarakat. 


Ia juga menegaskan bahwa Naval Recruitment Center yang turut diresmikan menjadi wadah bagi putra-putri Papua untuk mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengabdi kepada bangsa dan negara melalui TNI Angkatan Laut.


“Keberadaan fasilitas ini bukan hanya untuk mendukung pembinaan prajurit agar semakin profesional dan tangguh, tetapi juga menjadi simbol kehadiran negara dalam membangun generasi muda Papua. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal, baik oleh prajurit maupun masyarakat, sehingga mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” ujar Wakasal.


Di sela-sela kegiatan, Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap sinergitas antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dalam membangun sumber daya manusia serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua.


“Polda Papua sangat mengapresiasi pembangunan fasilitas olahraga dan rekreasi ini karena tidak hanya bermanfaat bagi prajurit, tetapi juga dapat menjadi ruang positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda Papua untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga. Sinergitas antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah seperti ini sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendorong pembangunan sumber daya manusia di Papua,” ungkap Wakapolda Papua.


Usai prosesi peresmian yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pembukaan selubung tanda peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah fasilitas yang telah dibangun, termasuk Navy Recruitment Office serta lapangan mini soccer. Para tamu undangan juga menyaksikan pertandingan ekshibisi antara Persipura FC melawan X United yang berlangsung di lapangan mini soccer Kodaeral X.

10/04/26

Brigjen Kohir Serahkan Jabatan Danrem 083 ke Kolonel Wahyu

  


SURABAYA – Tongkat komando Korem 083/Baladhika Jaya resmi beralih dari Brigjen TNI Kohir kepada Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan. Pergantian ini berlangsung dalam upacara serah terima jabatan yang dipimpin Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., Jumat (10/4/2026).


Pergantian tersebut menandai kelanjutan kepemimpinan di satuan teritorial yang memiliki cakupan wilayah luas di Jawa Timur bagian timur.

Pangdam V/Brawijaya menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari pembinaan organisasi guna menjaga kesiapan satuan menghadapi berbagai tantangan.


Ia juga mengapresiasi kinerja Brigjen TNI Kohir yang dinilai mampu menjaga kondisi wilayah tetap stabil selama masa kepemimpinannya.

Korem 083/Baladhika Jaya mencakup sejumlah wilayah strategis, mulai dari Malang Raya, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo, hingga Banyuwangi. Keragaman wilayah tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan tugas teritorial.


Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan yang sebelumnya menjabat sebagai Danbrigif 19/Khatulistiwa kini dihadapkan pada tanggung jawab untuk melanjutkan kepemimpinan sekaligus menjawab dinamika wilayah yang terus berkembang.


Dalam amanatnya, Pangdam juga mengingatkan pentingnya karakter kepemimpinan yang seimbang. “Jadilah prajurit ksatria yang gagah perkasa, namun tetap rendah hati,” ujarnya.


Pergantian ini diharapkan dapat memperkuat peran Korem 083/Baladhika Jaya dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan di wilayah Jawa Timur bagian timur. (*)

09/04/26

Hindari Provokasi, Max Ohee Minta Masyarakat Papua Jaga Kedamaian

 



Jayapura — Menyikapi meningkatnya rencana aksi demonstrasi di sejumlah wilayah Papua yang mengangkat isu hak penentuan nasib sendiri, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif.


Ketua Barisan Merah Putih Republik Indonesia–Papua yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I Majelis Rakyat Papua (MRP), Max Ohee, mengajak seluruh elemen masyarakat, baik peserta aksi maupun warga umum, untuk menyikapi dinamika yang berkembang dengan bijak serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas.


Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan hak yang dijamin dalam negara demokrasi, namun harus dilakukan secara damai dan tetap mematuhi aturan hukum yang berlaku.


“Kita semua harus memahami bahwa menyampaikan pendapat itu adalah hak, tetapi harus dilakukan dengan cara yang santun, damai, dan tidak merugikan kepentingan masyarakat luas,” ujar Max Ohee.


Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga stabilitas dengan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, khususnya di media sosial. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak akurat dapat memperkeruh suasana dan memicu konflik di tengah masyarakat.


“Saya mengimbau masyarakat untuk tidak membesar-besarkan isu yang berkembang. Saring setiap informasi sebelum dibagikan, karena hal itu sangat menentukan situasi keamanan di Papua,” tegasnya.


Lebih lanjut, Max Ohee mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan persatuan di tengah berbagai perbedaan pandangan yang ada.


“Papua adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga kedamaian ini dengan saling menghargai dan tidak terpengaruh oleh provokasi yang dapat memecah belah persaudaraan,” tambahnya.


Di sisi lain, aparat keamanan disebut telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan dengan pendekatan humanis guna memastikan setiap aktivitas masyarakat, termasuk aksi penyampaian aspirasi, dapat berjalan aman tanpa mengganggu ketertiban umum.


Masyarakat pun diharapkan tetap menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa serta terus menjaga semangat persatuan dan kesatuan. Situasi yang aman dan kondusif dinilai menjadi tanggung jawab bersama demi menjaga stabilitas serta kedamaian di Papua.