View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

23/09/26

Kodim 0904/Paser Gelar Bazar Murah Menjelang HUT TNI KE-81


 

Kodim 0904/Paser, Tanah Grogot - Menyambut HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodim 0904/Paser menggelar bazar sembako murah di Outlet Pangan Paser, Jl. Kartini Kel. Tanah Grogot Kec. Tanah Grogot Kab. Paser. Selasa (22/9/2026)


Dandim 0904/Paser Letkol Inf Edy Wahyu Satriyadi, S.I.P., M.I.P., menyampaikan bahwa bazar yang digelar menyediakan berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari beras, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, daging hingga hasil UMKM warga Paser. 


“Hari ini Kodim 0904/Paser beserta Dishanpangan Paser melaksanakan kegiatan bazar sembako murah sebagai bentuk membantu masyarakat. Untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari.,” ujar Dandim 0904/Paser.


Dandim 0904/Paser juga turun langsung ke lapangan dengan tujuan untuk  memastikan penerima manfaat jelas dan penyaluran sembako berjalan tertib.


Bazar murah ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan sosial Kodim 0904/Paser menjelang puncak peringatan HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026 di Kabupaten Paser.


Kegiatan Bazar Murah ini juga dilakukan secara Serentak di berbagai satuan Militer dan dilaksanakan secara Daring oleh seluruh prajurit TNI di Indonesia.


Dim 0904/Psr

Kodim 0904/Paser Gelar Bazar Murah Menjelang HUT TNI KE-81


 

Kodim 0904/Paser, Tanah Grogot - Menyambut HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodim 0904/Paser menggelar bazar sembako murah di Outlet Pangan Paser, Jl. Kartini Kel. Tanah Grogot Kec. Tanah Grogot Kab. Paser. Selasa (22/9/2026)


Dandim 0904/Paser Letkol Inf Edy Wahyu Satriyadi, S.I.P., M.I.P., menyampaikan bahwa bazar yang digelar menyediakan berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari beras, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, daging hingga hasil UMKM warga Paser. 


“Hari ini Kodim 0904/Paser beserta Dishanpangan Paser melaksanakan kegiatan bazar sembako murah sebagai bentuk membantu masyarakat. Untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari.,” ujar Dandim 0904/Paser.


Dandim 0904/Paser juga turun langsung ke lapangan dengan tujuan untuk  memastikan penerima manfaat jelas dan penyaluran sembako berjalan tertib.


Bazar murah ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan sosial Kodim 0904/Paser menjelang puncak peringatan HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026 di Kabupaten Paser.


Kegiatan Bazar Murah ini juga dilakukan secara Serentak di berbagai satuan Militer dan dilaksanakan secara Daring oleh seluruh prajurit TNI di Indonesia.


Dim 0904/Psr

22/09/26

Ondofolo Sentani Yanto Eluay Serukan Persatuan dan Kedamaian, Ajak Pelajar Fokus Pendidikan

 



Jayapura - Tokoh Adat Sentani yang juga Ondofolo Sentani, Yanto Eluay, menyerukan pentingnya persatuan dan kedamaian di tengah masyarakat, khususnya dalam menyikapi berbagai persoalan yang melibatkan generasi muda di wilayah Sentani dan Papua.


Yanto Eluay mengajak seluruh pihak, terutama Dinas Pendidikan, pemerintah, pihak sekolah, guru, dan orang tua, untuk bersama-sama mencari solusi dalam mencegah terjadinya tawuran antarpelajar yang belakangan terjadi di Sentani.


“Kami selaku tokoh adat mengimbau kepada Dinas Pendidikan, pemerintah, tiap sekolah, dan orang tua murid untuk sama-sama mencari solusi agar tidak terjadi lagi tawuran antarpelajar. Kita berharap generasi kita maju dengan fokus belajar sehingga cita-cita mereka bisa tercapai,” ujar Yanto Eluay.


Menurutnya, tawuran antarpelajar tidak hanya berdampak kepada para siswa yang terlibat, tetapi juga dapat merugikan masyarakat yang tidak mengetahui persoalan tersebut. Karena itu, diperlukan komunikasi dan koordinasi yang baik antara pihak sekolah, kepala sekolah, guru, Dinas Pendidikan, serta orang tua dalam melakukan pencegahan sejak dini.


Ia berharap para pelajar dapat menghindari tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain dan lebih memanfaatkan waktu untuk belajar, mengembangkan potensi, serta mempersiapkan masa depan.


“Jangan sampai persoalan antarpelajar mengganggu masa depan anak-anak kita. Mari kita sama-sama menjaga mereka agar bisa fokus pada pendidikan dan mencapai cita-citanya,” katanya.


Selain mengajak pelajar menjaga diri dan fokus pada pendidikan, Yanto Eluay juga mengimbau seluruh masyarakat untuk menahan diri serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap aman, damai, dan kondusif di Sentani maupun Papua.


Terkait adanya korban meninggal dunia akibat aksi penembakan di wilayah Papua Pegunungan, Yanto Eluay menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban.


“Kami keluarga besar kerukunan menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya untuk korban. Kami menyerahkan apa yang terjadi ini kepada pihak kepolisian untuk dilakukan proses hukum,” ucapnya.


Menjelang perayaan Natal 2026, Yanto Eluay juga mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama menjaga kedamaian, keamanan, dan kenyamanan. Ia menilai suasana yang aman dan damai merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat.


“Kami tetap berkomitmen sebagai tokoh-tokoh adat, baik di Kabupaten Jayapura, di Kota Sentani, dan Kota Jayapura untuk memastikan wilayah kita tetap kondusif, aman dan damai,” pungkasnya.


Seruan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga persatuan, memberikan ruang yang aman bagi generasi muda untuk berkembang, serta menciptakan suasana yang mendukung pelajar dalam menempuh pendidikan dan meraih masa depan.

Ketua Masyarakat Lapago Serukan Kedamaian, Ajak Mahasiswa Fokus Pendidikan dan Jaga Kamtibmas

 


Jayapura - Ketua Masyarakat Lapago (Papua Pegunungan) di Kabupaten Jayapura, Agus Rawa Kogoya, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya mahasiswa asal Papua Pegunungan yang sedang menempuh pendidikan di Kota dan Kabupaten Jayapura, untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman, damai dan kondusif.


Ajakan tersebut disampaikan Agus saat menyikapi situasi dan kondisi terkini di Sentani maupun wilayah Papua secara umum. Ia mengingatkan agar setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat, termasuk mahasiswa, dapat dilakukan dengan cara yang baik, tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


“Kami mengimbau kepada semua pihak agar dapat menyampaikan aspirasi dengan baik dan benar serta tetap mematuhi aturan dalam berpendapat di muka umum, tanpa adanya perkataan yang kurang baik yang menyinggung pihak lain maupun aparat keamanan dalam menjalankan tugasnya,” ujar Agus, Selasa (22/09/2026).


Menurut Agus, mahasiswa memiliki kesempatan besar untuk mempersiapkan diri sebagai generasi penerus Papua. Karena itu, ia berharap mahasiswa asal Papua Pegunungan yang sedang menempuh pendidikan di Kota dan Kabupaten Jayapura dapat lebih fokus menyelesaikan pendidikan dan mengejar cita-cita.


“Kami berharap mahasiswa asal Pegunungan yang sedang menempuh pendidikan di Kota dan Kabupaten Jayapura dapat fokus belajar, menyelesaikan pendidikan dengan baik, sehingga dapat membanggakan orang tua dan nantinya kembali untuk membangun serta memimpin di kampung masing-masing,” tuturnya.


Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi maupun situasi yang dapat mengganggu keamanan. Menurutnya, menjaga kedamaian bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat.


“Mari kita bersama-sama menahan diri dan menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan damai, baik di Kota Sentani maupun di Tanah Papua secara umum,” ajak Agus.


Sebagai tokoh adat dan tokoh masyarakat Pegunungan, Agus juga menyampaikan belasungkawa atas sejumlah kejadian kekerasan yang mengakibatkan jatuhnya korban di wilayah Papua Pegunungan.


“Kami ikut berbelasungkawa dan berduka cita sedalam-dalamnya atas korban yang terjadi kepada saudara-saudara kita dari Toraja dan NTT,” ungkapnya.


Ia berharap berbagai peristiwa yang terjadi tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat. Menurutnya, semua pihak perlu mengedepankan ketenangan, persaudaraan dan penyelesaian setiap persoalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Menjelang perayaan Natal 2026, Agus juga mengajak seluruh masyarakat Papua, khususnya umat Kristiani, untuk bersama-sama menjaga suasana yang aman, damai dan nyaman.


Ia menilai suasana yang kondusif diperlukan agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari maupun mempersiapkan perayaan Natal dengan tenang dan penuh sukacita.


“Kami tetap berkomitmen sebagai tokoh-tokoh adat, baik di Kabupaten Jayapura, Kota Sentani maupun Kota Jayapura, untuk memastikan wilayah kita tetap kondusif, aman dan damai,” tegas Agus.


Agus berharap pesan kedamaian tersebut dapat menjadi komitmen bersama seluruh elemen masyarakat. Dengan menjaga komunikasi, saling menghormati dan menahan diri, situasi Kamtibmas di Tanah Papua diharapkan tetap aman sehingga masyarakat dapat beraktivitas dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan nyaman.

Kembali Mengamuk Saat Diperiksa, WN Belanda Ditempatkan di Rudenim Denpasar

 


DENPASAR – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar memindahkan seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Belanda berinisial FMMM (perempuan, 67 tahun) ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar pada Senin (21/9). Pemindahan tersebut dilakukan oleh Tim Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar.


Sebelumnya, WNA tersebut dilaporkan mengamuk di hotel tempatnya menginap. Pihak Kepolisian setempat yang menerima laporan langsung melakukan pengamanan terhadap yang bersangkutan dan menyerahkannya ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar untuk penanganan keimigrasian lebih lanjut.


Namun, saat menjalani proses pemeriksaan di Kantor Imigrasi Denpasar, FMMM kembali mengamuk tanpa alasan yang jelas. Demi menjaga keamanan, petugas mengambil langkah tegas dengan memindahkan yang bersangkutan ke Rudenim Denpasar.


Atas perbuatannya, FMMM melanggar Pasal 75 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Ketentuan ini memberikan wewenang kepada Pejabat Imigrasi untuk mengenakan Tindakan Administratif Keimigrasian terhadap orang asing yang melakukan kegiatan berbahaya, diduga membahayakan keamanan umum, atau tidak menaati peraturan perundang-undangan.


Proses penyerahan deteni berlangsung di Rudenim Denpasar setelah Tim Inteldakim menyelesaikan seluruh rangkaian pemeriksaan administrasi. Pada pukul 12.00 WITA, FMMM secara resmi diserahterimakan dan ditempatkan di Rudenim Denpasar untuk menunggu proses keimigrasian selanjutnya.


Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, R. Haryo Sakti, menyampaikan apresiasinya atas keterpaduan penanganan kasus ini.


“Setiap warga negara asing yang berada di Indonesia wajib menaati hukum dan norma yang berlaku. Kami mengapresiasi pihak Kepolisian yang bergerak cepat mengamankan WNA tersebut. Sinergi antarinstansi seperti ini sangat penting agar penanganan WNA yang bermasalah berjalan aman, tertib, dan sesuai aturan,” tegas R. Haryo Sakti.


Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Bali, Ramdhani, menegaskan komitmen jajarannya dalam menjaga kondusivitas wilayah Bali.


“Setiap orang asing yang berkunjung ke Bali harus menghormati peraturan yang berlaku. Setiap bentuk pelanggaran akan kami tindak tegas demi menjaga keamanan dan menjaga Bali, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi masyarakat sebagai wujud komitmen Imigrasi untuk Rakyat,” ujar Ramdhani. ::::

Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polres Pasuruan Kota Teguhkan Komitmen Keselamatan

 


PASURUAN KOTA — Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026, Polres Pasuruan Kota menggelar Apel Ikrar Keselamatan Berlalu Lintas di Lapangan Wicaksana Laghawa Polres Pasuruan Kota, Selasa (22/9/2026).


Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo, S.I.K., S.H., M.H. dan diikuti personel Polres Pasuruan Kota. Apel turut dihadiri unsur lima pilar keselamatan berlalu lintas serta komunitas ojek online.


Dalam apel tersebut, seluruh peserta menyampaikan Ikrar Keselamatan Berlalu Lintas sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara.


Ikrar tersebut memuat empat komitmen, yakni senantiasa bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa; mematuhi rambu-rambu dan peraturan lalu lintas dan angkutan jalan demi keselamatan bersama; selalu mengutamakan keselamatan berkendara; serta menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas bagi diri sendiri, keluarga, dan sesama.


Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo mengatakan, keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kesadaran dan kepatuhan dari seluruh pengguna jalan.


“Keselamatan berlalu lintas bukan hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab kita semua. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas harus dimulai dari kesadaran diri sendiri, kemudian kita tularkan kepada keluarga dan lingkungan sekitar,” ujar AKBP Arief.


“Melalui momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 ini, kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, saling menghormati sesama pengguna jalan, dan yang paling utama mengutamakan keselamatan,” tambahnya.


Selain ikrar, Polres Pasuruan Kota memberikan penghargaan kepada komunitas ojek online atas dedikasi, partisipasi, dan peran aktif dalam membantu menjaga Kamtibmas serta Kamseltibcarlantas di wilayah Kota Pasuruan.


Perwakilan komunitas ojek online, Lisa Rosilawati, menyampaikan apresiasinya atas penghargaan tersebut.


“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi penghargaan yang diberikan Polres Pasuruan Kota. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berpartisipasi dalam menjaga Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas di wilayah Kota Pasuruan,” ujar Lisa Rosilawati.


“Kami akan terus berupaya mematuhi peraturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan saat berkendara, serta mengajak sesama pengemudi dan masyarakat untuk bersama-sama tertib dan menjaga keselamatan di jalan,” tambahnya.


Kegiatan tersebut turut menjadi wujud sinergi antara kepolisian, lima pilar keselamatan berlalu lintas, komunitas, dan masyarakat dalam mendukung terwujudnya Kamseltibcarlantas di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.


Melalui momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polres Pasuruan Kota mengajak seluruh pengguna jalan untuk menjadikan kepatuhan terhadap aturan dan keselamatan sebagai bagian dari budaya berlalu lintas sehari-hari.


Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri.

Cegah Peredaran Narkoba, TNI Bersama APH Perkuat Pengawasan di Rutan Barabai

 



BARABAI – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Barabai bersama Aparat Penegak Hukum (APH) melaksanakan razia gabungan dan tes urine dalam rangka deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban serta mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan Rutan, Senin (21/9/2026).malam


Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut implementasi Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan sekaligus bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari narkotika.


Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin Kepala Rutan Kelas IIB Barabai Nanang Badruzzaman. Apel diikuti petugas gabungan dari Rutan Kelas IIB Barabai, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Balangan, Polres Hulu Sungai Tengah (HST), serta Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah.


Usai apel, tim gabungan melakukan penggeledahan secara menyeluruh di seluruh blok dan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Penggeledahan dilakukan sebagai langkah preventif sekaligus deteksi dini terhadap kemungkinan adanya barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.


Dalam razia tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperkenankan berada di kamar hunian WBP, di antaranya satu tali, satu ikat pinggang, 24 botol parfum, 30 korek gas, tujuh paku, satu gunting, dua alat cukur kumis, lima koil obat nyamuk, satu cermin, enam silet, satu peniti, empat amplas, 10 jarum, satu benang, satu tongkat sapu, serta dua cerutu.

Seluruh barang temuan kemudian diamankan dan diinventarisasi untuk selanjutnya dilakukan pemusnahan sesuai ketentuan yang berlaku.


Selain penggeledahan, tim gabungan juga melaksanakan tes urine secara acak terhadap petugas dan WBP. Sebanyak 31 petugas dan 86 WBP mengikuti pemeriksaan tersebut.


Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel urine dinyatakan negatif narkotika. Hasil tersebut menjadi salah satu indikator komitmen bersama dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan Rutan Barabai.

Kepala Rutan Kelas IIB Barabai, Nanang Badruzzaman, mengatakan razia dan tes urine merupakan langkah konkret untuk menjaga keamanan sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi.


“Razia dan tes urine ini merupakan langkah deteksi dini sekaligus bentuk komitmen kami untuk memastikan Rutan Barabai tetap aman, tertib, dan bersih dari penyalahgunaan narkotika. Alhamdulillah, dari hasil tes urine terhadap petugas dan WBP, seluruhnya menunjukkan hasil negatif,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan, Erwedi Supriyatno, mengapresiasi pelaksanaan razia gabungan dan tes urine tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya deteksi dini sekaligus memperkuat komitmen jajaran pemasyarakatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta mencegah penyalahgunaan narkotika.

Erwedi juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi bersama APH sebagai langkah preventif dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.


Dandim 1002/Hulu Sungai Tengah Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar melalui Pasiopsdim 1002/HST Kapten Inf Bajuri menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.


“Pada prinsipnya Kodim 1002/HST mendukung kegiatan deteksi dini dan pencegahan terhadap segala bentuk gangguan keamanan, termasuk penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Sinergi antara Rutan, TNI, Polri, BNN, dan seluruh APH harus terus diperkuat agar situasi keamanan tetap kondusif,” ujar Kapten Inf Bajuri.


Ia menambahkan, kegiatan bersama seperti razia dan tes urine tidak hanya menjadi langkah pencegahan, tetapi juga memperkuat koordinasi antarlembaga dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan.


“Dari hasil kegiatan hari ini, seluruh sampel urine yang diperiksa dinyatakan negatif. Ini tentu menjadi hasil yang baik, namun upaya pencegahan dan pengawasan harus tetap dilakukan secara konsisten. Kodim 1002/HST siap mendukung sinergi lintas instansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Hulu Sungai Tengah,” tegasnya.


Melalui kegiatan tersebut, Rutan Kelas IIB Barabai bersama seluruh unsur APH menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan deteksi dini, memperkuat pengawasan, serta melakukan langkah-langkah preventif guna mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, berintegritas, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.(pen1002hst).

21/09/26

Cegah Dengue Sejak Dini, KOBAR Soroti Peran Vaksinasi dan Pengendalian Vektor

 


Jakarta, 16 September 2026 – Dengue tidak hanya menjadi persoalan kesehatan, tetapi juga memberikan tekanan besar terhadap perekonomian dan keuangan keluarga. Studi yang dipresentasikan pada Asia Dengue Summit ke-9 memperkirakan beban ekonomi dengue di Indonesia mencapai USD 550,9 juta atau hampir Rp9 triliun pada 2024, dengan lebih dari 2 juta kunjungan rawat inap.


Temuan tersebut mendorong Koalisi Bersama (KOBAR) Lawan Dengue agar pencegahan dengue menjadi bagian dari prioritas nasional. Indonesia sebagai negara tropis dengan kondisi hiperendemis menghadapi risiko penularan sepanjang tahun.


Peneliti senior Universitas Gadjah Mada, Dr. Diah Ayu Puspandari, Apt., MBA., M.Kes., mengatakan beban dengue tidak hanya ditanggung sistem kesehatan, tetapi juga keluarga.


“JKN belum menghapus beban ekonomi di tingkat rumah tangga. Pasien yang tercakup JKN tetap mengeluarkan biaya mandiri rata-rata Rp1,09 juta hingga Rp1,33 juta per episode, sementara pasien tanpa asuransi dapat mencapai Rp4,27 juta hingga Rp5,60 juta. Karena itu, pencegahan dengue menjadi cara nyata untuk mengurangi tekanan ekonomi keluarga,” ujarnya.


Selain pengendalian vektor melalui PSN 3M Plus, Jumantik, surveilans dan deteksi dini, vaksinasi juga dinilai dapat menjadi bagian dari strategi pencegahan. Studi Universitas Gadjah Mada menunjukkan vaksinasi dengue pada anak usia sekolah berpotensi cost-effective serta memberikan manfaat ekonomi melalui pengurangan biaya perawatan, kehilangan produktivitas, dan absensi sekolah.


Ketua KOBAR Lawan Dengue, dr. H. Suir Syam, M.Kes., M.M.R., menegaskan bahwa dengue dapat dikendalikan melalui kolaborasi berbagai pihak.


“Dengue bukan penyakit yang tidak dapat dikendalikan. Pemerintah, tenaga kesehatan, akademisi, dunia usaha, media, organisasi masyarakat sipil, dan masyarakat perlu membangun gerakan bersama melalui pencegahan, deteksi dini, pengendalian vektor, inovasi kesehatan, dan edukasi berkelanjutan,” katanya.


KOBAR juga menyambut penyusunan Rencana Aksi Nasional (RAN) Pengendalian Dengue 2026–2029 oleh Kementerian Kesehatan sebagai langkah memperkuat pencegahan dan pengendalian dengue secara terintegrasi.


Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, menyampaikan komitmen pemerintah untuk mencapai Zero Dengue Deaths 2030.


“Pencegahan dengue harus dipandang sebagai investasi bagi kesehatan masyarakat dan ketahanan bangsa. RAN Pengendalian Dengue 2026–2029 disusun untuk memperkuat surveilans, pencegahan, deteksi dini, tata laksana klinis, serta kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.


KOBAR mengajak pemerintah pusat dan daerah, tenaga kesehatan, akademisi, dunia usaha, media, organisasi masyarakat sipil, dan masyarakat memperkuat kolaborasi dalam pengendalian dengue. Upaya tersebut mencakup edukasi, PSN 3M Plus, surveilans, deteksi dini, penguatan layanan kesehatan, serta pemanfaatan inovasi seperti Wolbachia dan vaksinasi sesuai kebijakan pemerintah.