View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

02/07/26

Hari Bhayangkara ke-80, Polisi Pelabuhan Tanah Merah dan Iwoot Tebar Kepedulian untuk Masyarakat

 


Jayapura – Semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga melalui aksi kepedulian sosial yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. 


Seperti yang dilakukan oleh Personel Pospol Kawasan Pelabuhan Tanah Merah bersama Personel Pelabuhan Iwoot yang menggelar kegiatan berbagi kepada masyarakat di kawasan pelabuhan, Rabu (01/07).


Dipimpin oleh Danpospol Kawasan Pelabuhan Tanah Merah, Aipda Adhi Tri Saksono, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur atas peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat yang selama ini menjadi mitra dalam menjaga keamanan dan ketertiban.


Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian menyapa masyarakat yang berada di kawasan pelabuhan serta membagikan bantuan sebagai bentuk perhatian dan kedekatan Polri dengan warga. Suasana penuh keakraban terlihat saat personel berinteraksi langsung dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi mereka, serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.


Aipda Adhi Tri Saksono mengatakan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan bagian dari semangat Hari Bhayangkara yang mengedepankan nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat.


“Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi kami untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat. Melalui kegiatan sederhana ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir dan peduli terhadap masyarakat, khususnya mereka yang beraktivitas di kawasan pelabuhan,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga membangun hubungan yang harmonis dan penuh kepercayaan dengan seluruh lapisan masyarakat.


Kegiatan sosial tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang merasa terbantu dan mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan oleh personel kepolisian. Kehadiran anggota Polri secara langsung di tengah masyarakat dinilai semakin mempererat hubungan emosional antara Polri dan warga.


Kapolres Boven Digoel, AKBP Wisnu Perdana Putra, S.H., S.I.K., M.M., CBA  menyampaikan bahwa kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh personel Pospol Kawasan Pelabuhan Tanah Merah dan Pelabuhan Iwoot merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat,”.


Menurutnya, tema tersebut menjadi pengingat bahwa seluruh pelaksanaan tugas Polri harus berorientasi pada kepentingan masyarakat, termasuk melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat secara langsung.


“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi kesempatan bagi kami untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat. Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra masyarakat yang siap membantu serta memberikan pelayanan terbaik,” ungkapnya.


Melalui kegiatan berbagi tersebut, diharapkan semangat kebersamaan dan sinergi antara Polri dan masyarakat terus terjalin dengan baik, sehingga mampu menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Boven Digoel, khususnya di kawasan pelabuhan.

Dari Ujung Perbatasan Papua, Brigpol Silas Hadir Membawa Kepedulian dan Harapan bagi Masyarakat

 


Jayapura – Di tengah tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah perbatasan Papua, terdapat sosok anggota Polri yang dikenal karena ketulusan dan kepeduliannya terhadap warga binaan. Ia adalah Brigpol Silas Alfaris Bayowa, Bhabinkamtibmas Kampung Wambes, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, yang selama bertahun-tahun hadir sebagai sahabat, pelindung, sekaligus keluarga bagi masyarakat setempat.


Bagi warga Kampung Wambes, Brigpol Silas bukan hanya seorang anggota Polri yang bertugas menjaga kamtibmas. Kehadirannya telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. 


Melalui pendekatan yang humanis, ia aktif membangun komunikasi dengan warga, mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, serta berupaya memberikan solusi dan bantuan sesuai kemampuannya.


Brigpol Silas mengawali pengabdiannya sebagai anggota Polri pada tahun 2014. Sejak dipercaya menjadi Bhabinkamtibmas Kampung Wambes sekitar empat tahun lalu, ia terus menunjukkan komitmennya untuk hadir dan melayani masyarakat hingga ke pelosok perbatasan.


“Semenjak bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Kampung Wambes, saya berusaha untuk selalu dekat dengan masyarakat dan membantu setiap kesulitan yang mereka hadapi. Bagi saya, kehadiran Polri harus benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkap Brigpol Silas.


Berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan telah dilakukannya sebagai bentuk kepedulian terhadap warga. Mulai dari menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, memberikan bantuan material pembangunan rumah pastori Gereja GKI, membantu pembangunan rumah kubur, hingga memberikan tali asih kepada anak-anak penderita penyakit langka di wilayah binaannya.


Salah satu peristiwa yang paling berkesan dalam perjalanan pengabdiannya terjadi ketika ia harus membantu mengamankan proses persalinan darurat seorang warga. Saat itu, akses pelayanan kesehatan mengalami kendala karena fasilitas kesehatan setempat tidak dapat beroperasi secara normal. Dengan penuh tanggung jawab, Brigpol Silas turun langsung membantu memastikan proses persalinan berjalan aman demi keselamatan ibu dan bayinya.


“Saya pernah membantu mengamankan proses persalinan seorang warga dalam situasi yang cukup sulit. Selain itu, kami juga rutin memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan serta mendukung berbagai kegiatan sosial dan pembangunan di kampung,” tuturnya.


Dedikasi yang ditunjukkan Brigpol Silas menjadi bukti nyata bahwa tugas Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang mampu memberikan manfaat langsung bagi kehidupan warga.


Kapolres Keerom, AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H., memberikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian yang telah ditunjukkan Brigpol Silas selama bertugas di wilayah perbatasan.


Menurut Kapolres, sosok Brigpol Silas mencerminkan semangat Polri yang Presisi dan humanis, khususnya dalam menjalankan fungsi Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak kepolisian yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.


“Brigpol Silas telah menunjukkan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi warga. Kepedulian, keikhlasan, dan semangat pengabdiannya patut menjadi contoh bagi personel lainnya,” ujar Kapolres.


Kapolres berharap semangat pengabdian yang ditunjukkan Brigpol Silas dapat menginspirasi seluruh anggota Polri untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat, memperkuat kemitraan, serta menghadirkan pelayanan yang tulus dan bermanfaat.


“Polri harus terus hadir dengan hati. Kehadiran anggota di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman, menumbuhkan kepercayaan, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Apa yang dilakukan Brigpol Silas merupakan wujud nyata dari semangat Polri untuk Masyarakat,” tutup Kapolres.


Melalui dedikasi dan kepedulian yang ditunjukkan Brigpol Silas Alfaris Bayowa, kehadiran Polri di wilayah perbatasan tidak hanya dirasakan sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat dan keluarga yang selalu siap membantu masyarakat dalam berbagai situasi. Pengabdian seperti inilah yang menjadi cerminan nyata semangat Polri dalam melayani dengan hati demi mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera.


01/07/26

Polda Papua Gelar Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Perkuat Sinergi dan Komitmen Pengabdian untuk Masyarakat

 



Jayapura – Polda Papua menggelar acara syukuran dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Apel Polda Papua Koya Koso, Muara Tami, Kota Jayapura, Rabu (01/07). 




Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., Dankodaeral X Jayapura Mayjen TNI (Mar) Sugianto, S.Sos., M.M., M.Tr.Opsla., Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., Kepala BNN Provinsi Papua Brigjen Pol. Anang Triwiandoko, Komandan Lanud Silas Papare Marsma TNI Mokh. Mukhson, S.E., M.M., Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Haryantana, S.H., serta para pejabat daerah, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya..




Dalam laporannya, Ketua Panitia Hari Bhayangkara ke-80 Polda Papua, Kombes Pol. Andreas Luhut Jaya Tampubolon, S.I.K., M.K.P., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara tahun ini mengusung tema ““80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” dan dilaksanakan secara sederhana, khidmat, namun tetap sarat makna.




Ia menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan telah berlangsung sejak 10 Juni hingga 2 Juli 2026 di seluruh wilayah hukum Polda Papua, meliputi ziarah dan tabur bunga, bakti sosial, bakti kesehatan, bakti religi, doa lintas agama, olahraga bersama, anjangsana kepada purnawirawan dan warakawuri, serta berbagai perlombaan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.




“Seluruh kegiatan dilaksanakan tanpa mengurangi efektivitas pelaksanaan tugas pokok Polri dan tidak melakukan penggalangan dana kepada masyarakat yang mengatasnamakan Hari Bhayangkara ke-80. Keberhasilan seluruh rangkaian kegiatan merupakan hasil sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, mitra kerja, dan seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.




Dalam sambutannya, Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin mengajak seluruh hadirin untuk mensyukuri penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa sehingga seluruh rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dapat terlaksana dengan baik dan lancar.




Kapolda mengungkapkan rasa bangga dan harunya atas kehadiran berbagai unsur masyarakat serta jajaran TNI yang menunjukkan kuatnya soliditas dan sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Tanah Papua.




“Kehadiran rekan-rekan TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta seluruh mitra kerja merupakan bukti bahwa menjaga Papua bukan hanya tugas Polri semata, melainkan tanggung jawab bersama. Dukungan yang diberikan selama ini menjadi kekuatan bagi kami untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolda.




Menurutnya, harapan seluruh masyarakat Papua adalah terciptanya situasi yang aman, damai, dan sejahtera. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan tujuan tersebut.




Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, personel Polda Papua, Bhayangkari, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian Hari Bhayangkara ke-80.




“Secara khusus saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh personel Polda Papua. Dedikasi, loyalitas, dan kerja keras yang telah diberikan merupakan modal utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kalian adalah kebanggaan saya,” tegas Kapolda.




Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polda Papua menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta menghadirkan pelayanan yang humanis dan responsif bagi masyarakat.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80, Biro SDM Polda Papua Bagikan Beras SPHP

 


Jayapura – Biro SDM Polda Papua melaksanakan kegiatan pembagian Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) secara gratis kepada personel polri dan masyarakat, Rabu (01/07), bertempat di samping pintu kiri Ruangan Logistik Polda Papua.


Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabag Binkar Biro SDM Polda Papua, AKBP Umar Natsekay, S.I.K., serta dihadiri oleh para Perwira Menengah (Pamen), Perwira Pertama (Pama), staf Biro SDM Polda Papua, dan personel Binmas Polda Papua.


Dalam pelaksanaannya, AKBP Umar Natsekay secara langsung menyerahkan beras SPHP kepada masyarakat dan personel. AKBP Umar Natsekay mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian Polri tidak hanya kepada anggota, tetapi juga kepada masyarakat yang selama ini menjadi mitra dalam menjaga keamanan dan ketertiban.


“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi kesempatan bagi kami untuk berbagi dan mempererat hubungan dengan masyarakat. Kami berharap bantuan beras SPHP ini dapat memberikan manfaat serta membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari bagi personel maupun warga yang menerimanya,” ujarnya.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua menyampaikan bahwa semangat Hari Bhayangkara tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


“Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Melalui kegiatan pembagian beras SPHP ini, Polda Papua ingin hadir tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut peduli terhadap kebutuhan sesama,” tuturnya.

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Papua Tegaskan Komitmen Polri Hadir untuk Masyarakat



Jayapura –  Polda Papua menggelar Parade dan Upacara Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Lapangan Upacara Polda Papua, Koya Koso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Rabu (01/07). 


Upacara dipimpin langsung oleh Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., selaku Inspektur Upacara. Hadir pula Wakil Gubernur Papua Aryoko A. F. Rumaropen, Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, Dankodaeral X Jayapura Mayjen TNI (Mar) Sugianto, Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, serta sejumlah pejabat Forkopimda Provinsi Papua.


Dalam amanatnya, Kapolda Papua menyampaikan bahwa tema Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini, “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat,” menjadi pengingat bahwa seluruh pengabdian Polri harus berorientasi pada kepentingan masyarakat melalui pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum yang berkeadilan.


Menurut Kapolda, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi Polri dalam menjalankan tugas. Oleh karena itu, setiap anggota Polri dituntut untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, disiplin, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.


“Kepercayaan masyarakat tidak dibangun melalui kata-kata, melainkan melalui kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu seluruh personel harus terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengabdian,” ujar Kapolda Papua.


Kapolda juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi Polri di era modern, mulai dari perkembangan teknologi informasi, ancaman kejahatan transnasional, kejahatan siber, hingga meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat dan profesional.


Khusus di Papua, Kapolda menegaskan bahwa pendekatan keamanan harus dilaksanakan secara humanis dengan tetap menghormati hak asasi manusia, menjunjung tinggi kearifan lokal, serta memperkuat sinergi bersama TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh komponen masyarakat.


Selain menjaga stabilitas keamanan, Polda Papua juga terus mendukung berbagai program prioritas pemerintah, seperti Program Makan Bergizi Gratis, penguatan ketahanan pangan, serta pengawalan pembangunan dan investasi guna mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.


Di bidang penegakan hukum, Polda Papua berkomitmen melakukan tindakan tegas terhadap berbagai bentuk tindak pidana, termasuk penyalahgunaan narkotika, penyelundupan, perjudian online, dan kejahatan lainnya yang berpotensi mengganggu keamanan serta menghambat pembangunan daerah.


Pada momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, Kapolda Papua turut mengajak seluruh personel agar terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat kualitas sumber daya manusia, menjaga integritas, mempererat sinergi lintas sektoral, serta membangun kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis.


Kapolda menekankan lima hal penting kepada seluruh jajaran, yakni meningkatkan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas, memperkuat kualitas sumber daya manusia, meningkatkan sinergitas dengan seluruh pemangku kepentingan, menjaga kepercayaan masyarakat melalui integritas yang tinggi, serta memperkuat reformasi kelembagaan menuju Polri yang modern dan berorientasi pada pelayanan publik.


Menutup amanatnya, Kapolda Papua menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Papua serta para pemangku kepentingan yang selama ini telah mendukung tugas-tugas Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua.


“Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Mari jadikan momentum ini sebagai penguat komitmen pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara dengan terus menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, dan nilai-nilai kemanusiaan,” tutup Kapolda.

‎Dandim 0903/Bulungan Bersama Forkopimda Hadiri Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara ‎

 


‎Bulungan – Komandan Kodim (Dandim) 0903/Bulungan Kolonel Inf Dhuwi Hendradjaja, S.Sos., M.I.Pol., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bulungan menghadiri kegiatan Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara yang dilaksanakan di Jl. Agathis No. 4, Tanjung Selor Hilir, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Rabu (01/07/26).

‎Kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi terhadap pengabdian Kepolisian Republik Indonesia dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

‎Kehadiran Dandim 0903/Bulungan bersama Forkopimda Kabupaten Bulungan mencerminkan kuatnya sinergitas dan soliditas antarinstansi dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan di wilayah Kabupaten Bulungan.

‎Ditempat terpisah, Kolonel Inf Dhuwi Hendradjaja, S.Sos., M.I.Pol., Dandim 0903/Bulungan menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia.

‎“Semoga di usia yang semakin matang ini, Polri semakin profesional, modern, dan dicintai masyarakat. Sinergi TNI-Polri bersama seluruh elemen pemerintah daerah dan masyarakat terus terjaga dalam menciptakan wilayah yang aman, damai, dan kondusif,” ungkapnya.

‎Lebih lanjut, Dandim berharap momentum Hari Bhayangkara dapat menjadi penguat semangat kebersamaan dalam memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara, khususnya dalam menjaga keamanan serta mendukung kemajuan Kabupaten Bulungan dan Provinsi Kalimantan Utara.

‎Kegiatan berjalan dengan penuh khidmat dan lancar, serta menjadi wujud nyata kebersamaan Forkopimda Kabupaten Bulungan dalam memperkuat hubungan silaturahmi dan koordinasi antarinstansi.

Semangat Presisi, Polres Pasuruan Kota Peringati Hari Bhayangkara ke-80 di GOR Untung Surapati Dengan Penuh Khidmat

 



Polresta Pasuruan – Polres Pasuruan Kota menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan penuh khidmat di GOR Untung Surapati, Kota Pasuruan, Rabu (1/7/2026). Upacara berlangsung tertib dan menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat pengabdian Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.S.I., selaku Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran TNI-Polri, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan, para pejabat utama Polres Pasuruan Kota, Bhayangkari, tokoh agama, tokoh masyarakat, purnawirawan Polri, serta tamu undangan lainnya.


Kehadiran unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat menjadi simbol kuatnya sinergitas dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan di wilayah Kota maupun Kabupaten Pasuruan.


Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada Inspektur Upacara, laporan Komandan Upacara, pengibaran Sang Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan amanat, hingga doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas 80 tahun pengabdian Polri kepada bangsa dan negara.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.S.I. berkesempatan membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang berisi pesan dan harapan kepada seluruh insan Bhayangkara agar terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Dalam amanatnya, Presiden menyampaikan, "Saya ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Jadilah insan Bhayangkara sebagai panggilan tugas yang mulia, panggilan untuk menjadi anggota Polri yang lebih baik, lebih profesional dan lebih bermanfaat. Jadikan setiap tugas sebagai ibadah, jadikan setiap pelayanan sebagai kehormatan, dan jadikan kepercayaan rakyat sebagai alasan utama kita memakai seragam ini. Polri yang kuat adalah Indonesia yang aman, Indonesia yang aman adalah Indonesia yang maju."


Amanat Presiden tersebut disambut dengan penuh perhatian oleh seluruh peserta upacara. Pesan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh anggota Polri untuk terus mengedepankan pelayanan yang humanis, menjaga kepercayaan masyarakat, serta melaksanakan setiap tugas dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.


Usai pelaksanaan upacara, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.S.I. menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen seluruh anggota Polri dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.


"Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kami berkomitmen mewujudkan Polri yang Presisi, humanis, serta selalu hadir memberikan rasa aman dan solusi bagi masyarakat. Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kami jaga melalui kerja nyata, pelayanan yang tulus, dan penegakan hukum yang berkeadilan," ujar AKBP Titus Yudho Uly.


Kapolres menambahkan, sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.


"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh masyarakat, Forkopimda, dan seluruh stakeholder. Semoga semangat Hari Bhayangkara ke-80 semakin memperkuat kolaborasi dan pengabdian kami untuk mewujudkan Kota dan Kabupaten Pasuruan yang aman, damai, serta semakin maju. Sesuai tema tahun ini, Polri untuk Masyarakat, kami akan terus hadir, bekerja, dan mengabdi dengan sepenuh hati demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara," pungkas AKBP Titus Yudho Uly.


Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi wujud komitmen Polres Pasuruan Kota untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat profesionalisme personel, serta menjaga sinergitas dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, dan kondusif. Semangat "Polri untuk Masyarakat" diharapkan terus menjadi landasan dalam setiap langkah pengabdian insan Bhayangkara kepada bangsa dan negara.

Polres Pasuruan Kota Ungkap Dua Kasus Curas, Dua Pelaku Diamankan, Dua Kendaraan Korban Berhasil Dikembalikan

 


Polresta Pasuruan – Satreskrim Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur berhasil mengungkap dua kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.


Keberhasilan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres, Kasat Reskrim, serta jajaran Satreskrim Polres Pasuruan Kota, Selasa (30/6/2026).


Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kerja keras dan penyelidikan intensif yang dilakukan Tim URC Satreskrim Polres Pasuruan Kota.


"Dari hasil penyelidikan, kami berhasil mengungkap dua perkara pencurian dengan kekerasan, mengamankan dua orang tersangka, sedangkan satu pelaku lainnya telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dan saat ini masih terus dilakukan pengejaran," ujar Kapolres.


Dua tersangka yang berhasil diamankan masing-masing berinisial S (34) dan S.U. (37), keduanya merupakan warga Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Sementara satu pelaku lainnya berinisial M.I. (24), warga Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, masih dalam pencarian petugas.


Kasus pertama terjadi di jalan persawahan Desa Tenggilis Rejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan pada 28 Maret 2025. Sedangkan kasus kedua terjadi di Jalan Pahlawan, Desa Ranuklindungan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan pada 7 April 2025.


Berdasarkan hasil penyelidikan, para pelaku menjalankan aksinya dengan cara membuntuti korban, kemudian memepet kendaraan korban sambil mengancam menggunakan senjata tajam jenis celurit. Korban kemudian ditendang hingga terjatuh, selanjutnya sepeda motor beserta barang berharga milik korban dibawa kabur oleh para pelaku.


Dalam pengungkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Vario, fotokopi BPKB kendaraan, sebilah celurit, serta satu unit telepon seluler Samsung Galaxy A54 5G beserta dus kemasannya.


Kapolres menjelaskan, tersangka S berhasil diamankan di Desa Trewung, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan pada 23 Juni 2026 sekitar pukul 06.30 WIB. Berdasarkan hasil pengembangan, petugas kemudian berhasil menangkap tersangka S.U. di Desa Malangsuko, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang pada hari yang sama sekitar pukul 11.00 WIB.


Saat dilakukan pengembangan untuk menunjukkan lokasi kejadian lainnya, tersangka S melakukan perlawanan terhadap petugas sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku.


Atas perbuatannya, para tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 365 ayat (1) dan ayat (2) KUHP atau Pasal 479 ayat (1) dan ayat (2) huruf a dan huruf d KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 tahun hingga 12 tahun.


Sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, Polres Pasuruan Kota juga menyerahkan dua unit sepeda motor hasil ungkap kasus kepada pemiliknya, yakni Lidiya dan Khofifah. Penyerahan kendaraan tersebut berlangsung usai konferensi pers. Kedua korban mengaku bersyukur dan menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Pasuruan Kota beserta Tim URC Satreskrim yang telah berhasil mengungkap kasus serta mengembalikan kendaraan milik mereka.


Pada kesempatan tersebut, AKBP Titus Yudho Uly juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan apabila mengetahui atau menjadi korban tindak pidana maupun gangguan kamtibmas melalui layanan Call Center Polri 110 yang beroperasi selama 24 jam tanpa dipungut biaya.


"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas, aksi premanisme, balap liar, maupun gangguan kamtibmas lainnya. Laporan yang cepat dari masyarakat akan memudahkan anggota kami memberikan respons secara cepat, tepat, dan profesional. Keamanan adalah tanggung jawab bersama, sehingga sinergi antara Polri dan masyarakat sangat kami harapkan," tegas AKBP Titus Yudho Uly.


Polres Pasuruan Kota menegaskan akan terus melakukan pengejaran terhadap pelaku yang masih buron serta berkomitmen memberantas segala bentuk tindak kriminalitas guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.