View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

29/06/26

Atlet Taekwondo Polda Papua Torehkan Prestasi Gemilang Di Thyres Taekwondo Championship 2026

 



Jayapura – Polda Papua kembali meraih prestasi membanggakan pada ajang Thyres Taekwondo Championship Tahun 2026 yang diselenggarakan di GOR Cenderawasih, Kota Jayapura, Provinsi Papua, pada tanggal 25 hingga 27 Juni 2026.


Dalam kejuaraan tersebut, para atlet taekwondo dari Polda Papua dan jajaran berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan meraih sejumlah medali pada berbagai kategori pertandingan, baik Kyorugi (bertarung) maupun Kyukpa (seni mematahkan papan).


Adapun capaian prestasi yang berhasil diraih yaitu Bripda Willhelmus Sebastiano Anoith, personel Bag Binopsnal Ditreskrimum Polda Papua, berhasil meraih Medali Perak pada kategori Kyorugi Kelas 80 Kg Senior Putra.


Bripda Charina Lasaole, personel Bag SDM Polresta Jayapura Kota, sukses menyabet dua Medali Emas, masing-masing pada kategori Kyorugi Kelas 53 Kg Senior Putri dan kategori Kyukpa Senior Putri.


Prestasi gemilang juga diraih oleh Bripda Fawwaz Aydin, personel Ditlantas Polda Papua, yang berhasil meraih dua Medali Emas, yakni pada kategori Kyorugi Kelas 80 Kg Senior Putra dan kategori Kyukpa Senior Putra.


Sementara itu, Bripda Danu Idris Syamsidar, personel Si Humas Polresta Jayapura Kota, turut menyumbangkan Medali Emas pada kategori Kyukpa Senior Putra.


Keberhasilan para personel Polri tersebut menjadi bukti nyata bahwa anggota Polri tidak hanya dituntut profesional dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga baik di tingkat daerah maupun nasional.


Polda Papua memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet yang telah berjuang dan mengharumkan nama kesatuan. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi personel lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, menjaga kesehatan, serta meningkatkan kemampuan di berbagai bidang.

28/06/26

Wakil Ketua II MRP Max Ohee Dukung PSN, Ajak Masyarakat Jaga Stabilitas Papua

 


Jayapura - Wakil Ketua II Majelis Rakyat Papua (MRP) periode tahun 2023–2028 dari unsur Pokja Adat, Max Abner F. Ohee, menyatakan dukungannya terhadap berbagai program pemerintah, khususnya pelaksanaan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.


Menurutnya, keberhasilan program pembangunan PSN memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat Papua agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.


Dalam kesempatan tersebut, Max Abner F. Ohee juga mengimbau seluruh masyarakat Papua, khususnya kalangan mahasiswa, untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif.


Max Ohee mengajak masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar maupun ajakan yang dapat berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan menghambat proses pembangunan di tanah Papua.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan faktor penting dalam mendukung kelancaran pembangunan di Papua.


Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, mahasiswa, dan seluruh lapisan masyarakat Papua untuk bersama-sama menjaga persatuan, menciptakan suasana yang aman, serta mendukung pembangunan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Papua.


Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan rasa memiliki terhadap Papua sebagai tanah yang harus dijaga dan dibangun secara bersama-sama.


“Mari kita jaga dan bangun Papua, karena Papua ini rumah kita bersama,” tutup Max Abner F. Ohee.

Pererat Soliditas dan Kebersamaan, Polda Papua Gelar Olahraga Bersama

 


Jayapura – Polda Papua menggelar kegiatan olahraga bersama yang berlangsung di Lapangan Hijau Sat Brimob Polda Papua, Kota Jayapura, Minggu (28/06).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., didampingi Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., Ketua Bhayangkari Daerah Papua, Ny. Nova Patrige Renwarin serta dihadiri para PJU Polda Papua, pengurus Bhayangkari Daerah Papua, personel Polri, ASN Polri, dan tamu undangan.


Dalam sambutannya, Kapolda Papua menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi seluruh insan Bhayangkara untuk semakin memperkuat komitmen dalam mewujudkan Polri yang profesional, adaptif, dan humanis dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Olahraga bersama ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana mempererat soliditas internal, memperkuat jiwa korsa, serta menyatukan semangat seluruh personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis di wilayah Papua,” ujar Kapolda Papua.


Kapolda juga mengajak seluruh personel, baik Perwira, Bintara, Tamtama maupun ASN Polri untuk memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai wadah membangun kebersamaan dan kekompakan dalam suasana kekeluargaan.


Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemanasan bersama yang dipandu instruktur, Senam Kesegaran Jasmani (SKJ), senam Zumba, hingga senam pendinginan yang diikuti seluruh peserta. Selain olahraga bersama, panitia juga menggelar berbagai permainan tradisional yang melibatkan peserta, di antaranya tali masuk dan gobak sodor.


Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia menyediakan sebanyak 374 hadiah doorprize yang terdiri dari berbagai barang elektronik, perlengkapan rumah tangga, perlengkapan sekolah, sepeda, hingga hadiah utama berupa satu unit sepeda motor Honda Beat.


Pada perlombaan gobak sodor, Tim Gabungan Pimpinan Staf Bhayangkari berhasil meraih Juara I, disusul Tim Srikandi Brimob sebagai Juara II, Tim Ketua Bhayangkari sebagai Juara III, dan Tim Bhayangkari Batalyon B sebagai Juara IV.


Selain menjaga kebugaran melalui kegiatan ini diharapkan semangat kebersamaan, kekompakan, serta sinergitas keluarga besar Polda Papua semakin kuat dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri yang Presisi dan semakin dekat dengan masyarakat.


Polsek Waris Amankan Pelaku Pemalakan dan Sita Ratusan Botol Minuman Keras

 


Jayapura – Polsek Waris bersama Personel Koramil 1701/Waris bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aksi sekelompok pemuda yang diduga berada di bawah pengaruh minuman keras (miras) dan melakukan pemalakan terhadap warga di Dusun Kali Lapar 1, Kampung Kali Mou, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Sabtu (27/6/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Waris IPTU Kamaluddin, S.Sos. Menindaklanjuti informasi dari masyarakat, personel gabungan segera mendatangi lokasi dan berhasil mengamankan tiga orang pemuda yang berada dalam kondisi mabuk.


Setelah mengamankan para pemuda tersebut, aparat gabungan berkoordinasi dengan tokoh masyarakat serta aparat Kampung Kali Mou untuk melakukan penelusuran terhadap lokasi yang diduga menjadi tempat penjualan minuman keras. Bersama aparat kampung dan warga setempat, petugas kemudian melakukan penggerebekan di dua rumah yang dicurigai sebagai tempat peredaran miras.


Dari lokasi pertama, petugas berhasil mengamankan tiga karton minuman keras merek Anggur Api yang berisi 28 botol. Sementara itu, dari lokasi kedua ditemukan tujuh karton Anggur Api berisi 84 botol, enam botol minuman keras merek Jenefer, serta lima botol minuman keras merek Wiro. Seluruh barang bukti kemudian diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.


Kegiatan berlangsung aman dan kondusif. Aparat kampung serta masyarakat setempat memberikan apresiasi atas langkah cepat dan tegas yang dilakukan Polsek Waris bersama Koramil 1701/Waris dalam menindak peredaran minuman keras yang selama ini dianggap menjadi salah satu pemicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Distrik Waris.


Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Waris IPTU Kamaluddin, S.Sos., menyampaikan bahwa respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.


“Minuman keras sering menjadi faktor utama yang memicu terjadinya tindak kriminal maupun gangguan keamanan lainnya. Oleh karena itu, kami tidak akan memberikan ruang bagi siapa pun yang masih nekat mengedarkan maupun mengonsumsi miras hingga mengganggu ketertiban masyarakat. Penindakan akan terus dilakukan secara tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Kapolsek.


Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta pemerintah kampung untuk terus bersinergi bersama Polri dalam memerangi peredaran minuman keras.


“Dengan adanya kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi, kami berharap seluruh kampung di Distrik Waris dapat terbebas dari peredaran miras sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga,” pungkasnya.

Meriah dan Penuh Sportivitas, Turnamen Domino Kapolda Papua Cup I 2026 Resmi Ditutup

 


Jayapura – Turnamen Domino Kapolda Papua Cup I Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 resmi ditutup di Aula Elsama Numberi SPN Polda Papua, Sabtu malam hingga Minggu dini hari (27-28/6/2026).


Kegiatan penutupan dihadiri oleh Karo Log Polda Papua Kombes Pol. Dafcoriza, S.I.K., M.Sc., Dir Lantas Polda Papua Kombes Pol. Indra Kurniawan Mangungsong, S.H., S.I.K., M.H., Dir Polairud Polda Papua Kombes Pol. Dr. Tri Setyadi Artono, S.H., S.I.K., M.H., Auditor Kepolisian Madya TK III Itwasda Polda Papua Kombes Pol. Ramses Sianipar, S.I.K., M.H., serta para peserta turnamen yang berasal dari personel Polda Papua dan masyarakat umum.


Turnamen yang berlangsung selama beberapa hari tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan, memperkuat kebersamaan, serta membangun komunikasi yang harmonis antara Polri dan masyarakat.


Pertandingan final yang berlangsung hingga larut malam menyajikan persaingan yang sportif dan penuh semangat. Para peserta menunjukkan kemampuan, strategi, serta kerja sama yang baik selama mengikuti seluruh rangkaian pertandingan mulai dari babak penyisihan hingga final.


Pada kesempatan tersebut, Karo Log Polda Papua Kombes Pol. Dafcoriza, S.I.K., M.Sc., menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah menyukseskan Turnamen Domino Kapolda Papua Cup I Tahun 2026.


“Turnamen ini bukan hanya mencari pemenang, tetapi menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan dan memperkuat hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung,” ujarnya.


Lebih lanjut disampaikan bahwa semangat kebersamaan yang terjalin dalam turnamen ini diharapkan dapat terus terpelihara sehingga mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di Tanah Papua.


Dalam penutupan turnamen tersebut, panitia menyerahkan piala, piagam penghargaan, dan hadiah kepada para pemenang. Gelar Juara I berhasil diraih oleh pasangan Mirdawan dan H. Ismail dari tim Lia-Lia, disusul pasangan Hasan dan Lema dari tim Gowata sebagai Juara II, serta pasangan Adi dan Tarif dari tim LPC yang menempati posisi Juara III.


Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada para peserta yang berhasil menembus peringkat 16 besar sebagai bentuk apresiasi atas sportivitas, semangat kompetisi, dan partisipasi aktif mereka dalam menyukseskan Turnamen Domino Kapolda Papua Cup I Tahun 2026.


Keberhasilan para pemenang tersebut menjadi bukti tingginya antusiasme peserta serta kualitas persaingan yang berlangsung selama turnamen, sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan dan persaudaraan yang menjadi tujuan utama penyelenggaraan kegiatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

27/06/26

151 Tersangka Diamankan, Polda Papua Intensif Berantas Peredaran Narkotika

 


Jayapura – Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus tindak pidana narkotika yang berlangsung di Lobby Utama Gedung A Mapolda Papua Lama, Sabtu (27/6/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt. Karo Ops Polda Papua Kombes Pol. Dede Alamsyah, S.I.K., Direktur Reserse Narkoba Polda Papua, Kombes Pol. Alfian, S.I.K., M.Si., M.Hum., Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., serta Personel Dit Resnarkoba Polda Papua.


Pada kesempatan tersebut, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito menyampaikan bahwa konferensi pers tersebut merupakan bagian dari keterbukaan informasi publik terkait hasil penegakan hukum yang dilakukan Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua selama periode Januari hingga Juni 2026.


“Pada periode tersebut, Direktorat Reserse Narkoba berhasil mengungkap sejumlah kasus dengan tujuh orang tersangka pada pengungkapan terbaru, termasuk salah satunya merupakan warga negara asing. Hal ini menunjukkan bahwa wilayah Papua, khususnya Kota Jayapura, masih menjadi salah satu jalur masuk jaringan peredaran narkotika lintas negara,” ujar Kabid Humas.


Direktur Reserse Narkoba Polda Papua dalam paparannya menjelaskan bahwa sepanjang Januari hingga Juni 2026, Ditresnarkoba Polda Papua telah menangani sebanyak 104 laporan polisi tindak pidana narkotika.


Dari jumlah tersebut, tercatat 71 perkara narkotika jenis ganja, 27 perkara narkotika jenis sabu, dan 5 perkara obat-obatan berbahaya lainnya.


Selain itu, aparat kepolisian juga berhasil mengamankan berbagai barang bukti berupa ganja seberat 38 kilogram dan 169 batang pohon ganja yang ditemukan di wilayah Pegunungan Bintang dan telah dimusnahkan, sabu seberat 134,8926 gram, minuman keras ilegal sebanyak 21.530 liter, serta obat keras sebanyak 3.745 butir.


Selama periode tersebut, sebanyak 151 tersangka berhasil diamankan, terdiri dari 123 laki-laki dan 8 perempuan warga negara Indonesia, serta 12 warga negara asing yang sebagian besar berasal dari Papua Nugini.


Khusus sepanjang bulan Juni 2026, Ditresnarkoba Polda Papua menangani empat perkara dengan barang bukti utama berupa ganja sekitar 59 kilogram dan sabu sekitar 3.327 gram.


Salah satu pengungkapan menonjol terjadi pada 25 Juni 2026 setelah petugas menerima informasi masyarakat mengenai adanya penyelundupan narkotika dari Papua Nugini ke Indonesia melalui jalur tidak resmi di wilayah Skouw. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Subdit III melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan seorang warga negara Papua Nugini beserta dua karung berisi narkotika jenis ganja dengan berat sekitar lima kilogram.


Selain itu, Polresta Jayapura Kota juga berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial JH (33), warga negara Papua Nugini, yang kedapatan membawa ganja menggunakan tas berwarna hitam. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, narkotika tersebut diduga akan diedarkan di wilayah Indonesia.


Direktur Reserse Narkoba menjelaskan bahwa hasil penyelidikan menunjukkan sebagian besar pelaku menyelundupkan narkotika dari Papua Nugini melalui jalur tikus menuju Jayapura. Setelah tiba di Jayapura, barang haram tersebut didistribusikan ke berbagai wilayah di Papua, seperti Manokwari, Sorong, Biak, dan daerah lainnya melalui jalur laut maupun udara.


Untuk memutus jaringan tersebut, Ditresnarkoba Polda Papua terus berkoordinasi dengan Konsulat Papua Nugini serta menjalin kerja sama dengan aparat penegak hukum di Papua Nugini guna memperkuat pengawasan dan penindakan terhadap jaringan narkotika lintas negara.


Sementara itu, Plt. Karo Ops Polda Papua Kombes Pol. Dede Alamsyah menegaskan bahwa tindak pidana narkotika di Papua memiliki karakteristik kejahatan transnasional yang melibatkan jaringan lintas negara.


“Polda Papua tidak bekerja sendiri. Kami terus bersinergi dengan berbagai instansi, termasuk TNI Angkatan Laut dan aparat terkait lainnya dalam upaya pencegahan maupun pemberantasan penyelundupan narkotika melalui jalur laut dan wilayah perbatasan,” ujarnya.


Karo Ops juga mengimbau seluruh pelaku agar menghentikan aktivitas peredaran narkotika karena dampaknya sangat merusak kesehatan, moral, serta masa depan generasi bangsa.


“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkotika, segera laporkan melalui Call Center Polri 110 atau kantor kepolisian terdekat,” tegasnya.


Polda Papua menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pencegahan, pemberantasan, dan penegakan hukum terhadap seluruh bentuk tindak pidana narkotika guna mewujudkan Papua yang aman, sehat, dan bebas dari bahaya narkoba.

Komitmen Berantas Kriminalitas, Polda Papua Ungkap 64 Tersangka dalam Operasi Sikat Cartenz-2026

 


Jayapura – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua menggelar konferensi pers terkait hasil pengungkapan kasus Curat, Curas, dan Curanmor (3C) dalam pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz-2026 yang berlangsung di Lobby Gedung A Mapolda Papua Lama, Sabtu (27/6/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt. Karo Ops Polda Papua Kombes Pol. Dede Alamsyah, S.I.K., Dirreskrimum Polda Papua Kombes Pol. Parasian Herman Gultom, S.I.K., M.Si., Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., serta Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Papua Kompol I Dewa Gede Ditya K., S.I.K., M.H.


Dalam sambutannya, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito menyampaikan bahwa Operasi Sikat Cartenz-2026 merupakan operasi kepolisian mandiri kewilayahan yang dilaksanakan sebagai respons terhadap meningkatnya keresahan masyarakat akibat tindak pidana konvensional, khususnya kejahatan jalanan.


“Operasi ini merupakan kebijakan Kapolda Papua berdasarkan analisis dan perkiraan intelijen serta berbagai laporan masyarakat terkait meningkatnya tindak pidana Curat, Curas, dan Curanmor. Kami mengapresiasi dukungan masyarakat dan insan pers yang turut berperan dalam penyebarluasan informasi serta menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Kabid Humas.


Dalam paparannya, Dirreskrimum Polda Papua Kombes Pol. Parasian Herman Gultom menjelaskan bahwa Operasi Sikat Cartenz-2026 dilaksanakan selama 45 hari, terhitung sejak 1 Juni hingga 15 Juli 2026. Hingga pertengahan pelaksanaan operasi, pihaknya telah menerima dan menindaklanjuti 58 laporan polisi yang menjadi dasar pengungkapan kasus.


Dari hasil operasi tersebut, penyidik berhasil mengamankan sebanyak 64 tersangka yang terdiri dari 25 tersangka pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), 20 tersangka pencurian dengan pemberatan (Curat), 13 tersangka pencurian dengan kekerasan (Curas), dan 6 tersangka penadah. 


Dari jumlah tersebut, terdapat 7 tersangka yang masih berstatus anak sehingga penanganannya dilakukan sesuai ketentuan Sistem Peradilan Pidana Anak.


Selain mengamankan para pelaku, penyidik juga berhasil menyita berbagai barang bukti, di antaranya 60 unit sepeda motor berbagai merek, 13 unit telepon genggam, 12 unit barang elektronik, uang tunai sebesar Rp2.750.000, 18 karung beras, serta sejumlah barang bukti lainnya dengan estimasi nilai keseluruhan mencapai sekitar Rp450 juta.


Dirreskrimum menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, motif para pelaku didominasi oleh faktor ekonomi, pengaruh lingkungan sosial, dan gaya hidup. 


Adapun modus operandi yang digunakan beragam, mulai dari merusak rumah kunci kendaraan, membobol rumah pada malam hari, hingga melakukan perampasan dengan ancaman maupun kekerasan terhadap korban.


“Sebagian besar pelaku yang kami amankan merupakan residivis. Bahkan terdapat seorang pelaku yang tercatat melakukan aksi di 17 lokasi kejadian berbeda dengan 14 laporan polisi. Kami juga masih melakukan pengembangan terhadap jaringan penadahan yang berhasil diungkap,” jelas Kombes Pol. Parasian.


Sementara itu, Plt. Karo Ops Polda Papua Kombes Pol. Dede Alamsyah menyampaikan bahwa kejahatan 3C dari tahun ke tahun menunjukkan tren peningkatan sehingga Operasi Sikat Cartenz menjadi langkah strategis untuk menekan angka kriminalitas melalui upaya preventif maupun represif.


“Kami mengapresiasi partisipasi masyarakat yang telah memberikan informasi kepada kepolisian. Masyarakat diimbau untuk segera menghubungi Call Center Polri 110 apabila mengetahui adanya tindak pidana ataupun membutuhkan kehadiran polisi. Selain itu, masyarakat juga diharapkan meningkatkan kewaspadaan dengan memperkuat sistem keamanan lingkungan, termasuk pemasangan CCTV di kawasan permukiman,” ujarnya.


Dalam sesi tanya jawab, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Papua Kompol I Dewa Gede Ditya K. mengungkapkan bahwa penyidik masih mendalami keterlibatan para penadah guna memastikan ada tidaknya jaringan terorganisasi yang terlibat dalam tindak pidana tersebut. 


Selain itu, pihaknya juga berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang disertai tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur dengan waktu pengungkapan kurang dari 1x24 jam setelah kejadian.


Konferensi pers kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis barang bukti hasil kejahatan kepada para korban yang telah memenuhi ketentuan hukum.


Salah satu korban curanmor dan curat, Ibu Risma, menyampaikan apresiasinya kepada Polda Papua atas keberhasilan mengembalikan barang miliknya.


“Terima kasih untuk semuanya. Anak sekolah sudah kembali menggunakan motornya, televisi kami juga kembali dalam keadaan baik. Tuhan memberkati seluruh petugas. Bravo Polda Papua, Dirgahayu Polri ke-80,” ungkapnya.


Ibu Eva Windi, turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Papua atas keberhasilan mengungkap kasus dan mengamankan kembali barang miliknya.


“Kami berterima kasih walaupun begini sudah didapati barangnya. Polisi tetap maju dan jaya,” ungkap Ibu Eva Windi.


Ucapan serupa juga disampaikan oleh Adit, korban pencurian kendaraan bermotor yang mengaku sangat terbantu dengan respons cepat kepolisian.


“Saya mengucapkan terima kasih kepada Polda Papua yang berhasil menemukan kembali motor saya yang hilang. Tidak sampai satu minggu kendaraan saya berhasil ditemukan. Bravo Polri dan Dirgahayu Polri ke-80,” ujarnya.


Sebagai penutup, Polda Papua mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengetahui adanya peredaran barang hasil kejahatan maupun tindak pidana lainnya melalui Call Center Polri 110 atau kantor kepolisian terdekat.

Bhabinkamtibmas Desa Susukanrejo Laksanakan Pengawasan Lahan Jagung, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

  


Pasuruan – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional menuju swasembada pangan, Bhabinkamtibmas Desa Susukanrejo, Polsek Pohjentrek, Polres Pasuruan Kota melaksanakan pengawasan dan pengecekan lahan jagung binaan Polri yang berada di Desa Susukanrejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, pada Sabtu (27/6/2026).


Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas petunjuk dan arahan Karo SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol. Sih Harno, S.H., M.H. serta Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim AKBP Jazuli Dani Irianto, S.I.K., M.Tr.Opsla selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si. memerintahkan seluruh jajaran Bhabinkamtibmas untuk aktif melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap lahan pertanian binaan Polri.


Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi tanaman jagung untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal. Selain itu, petugas juga berdialog dengan para petani guna mengetahui perkembangan tanaman sekaligus mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya.


Selain melakukan monitoring, Bhabinkamtibmas memberikan motivasi kepada para petani agar terus menjaga kualitas perawatan tanaman, mulai dari pemupukan, pengendalian hama, hingga pengairan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas hasil panen sekaligus mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional.


Kapolsek Pohjentrek AKP Sukrisno mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan.


"Polri tidak hanya hadir dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, namun juga berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui pendampingan kepada para petani, kami berharap produktivitas pertanian semakin meningkat sehingga mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar AKP Sukrisno.


Ia menambahkan, sinergi antara Polri, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani menjadi kunci utama dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Dengan kerja sama yang baik, sektor pertanian di wilayah Kecamatan Pohjentrek diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Para petani pun menyambut baik kehadiran Bhabinkamtibmas yang secara rutin melakukan pendampingan di lahan pertanian. Kehadiran Polri dinilai menjadi motivasi tersendiri bagi para petani untuk terus mengelola lahan dengan maksimal sehingga hasil panen semakin meningkat.


Melalui kegiatan ini, Polres Pasuruan Kota terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah melalui penguatan sektor pertanian. Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mewujudkan swasembada pangan sebagai bagian dari cita-cita pembangunan nasional.


#astacita

#polrespasuruankota

#birosdmpoldajatim

#ketahananpanganpoldajatim

#polripresisi

#swasembadapangan