View AllNews

Nasional

Hukum

Latest News

14/03/26

‎Pastikan Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H, Polda Papua Lakukan Supervisi Pos Operasi Ketupat Cartenz 2026 di Jayapura


Jayapura – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, jajaran Operasi Ketupat Cartenz-2026 Polda Papua melaksanakan kegiatan supervisi dan pengecekan kesiapan pos pengamanan, pos pelayanan, serta pos terpadu di wilayah Kota Jayapura, Sabtu (14/3/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasatgasopsda Operasi Ketupat Cartenz-2026 Kombes Pol Indra Kurniawan Mangunsong, S.H., S.I.K., M.M., didampingi Wakasatgasopsda Kombes Pol Sondang Richman Daniel Siagian, S.I.K., bersama sejumlah pejabat operasi lainnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Kasetospda AKBP Mughoni, S.I.K., Kapusdalopsda AKBP Bahar Tushiba, S.H., Kasatgas Kamseltibcar AKBP Marthin W. Asmuruf, S.Sos., M.M., Kareminopsda Ipda Made Buda Astawa, serta Paanevopsda Ipda Heri Sulistiyono.


Supervisi diawali dari Posko Operasi Ketupat Cartenz-2026, kemudian tim bergerak melakukan pengecekan di beberapa titik pos pengamanan dan pelayanan, di antaranya Pos Pengamanan Mall Jayapura, Pos Terpadu Pelayanan dan Pengamanan Pelabuhan Jayapura, Pos Pengamanan depan Terminal Entrop, serta Pos Pengamanan Jembatan Merah.


Dalam kegiatan tersebut, tim supervisi melakukan pengecekan terhadap kesiapan personel, sarana prasarana, serta kelengkapan administrasi yang terdapat di masing-masing pos pengamanan dan pelayanan.


Kasatgasopsda Operasi Ketupat Cartenz-2026 Kombes Pol Indra Kurniawan Mangunsong menyampaikan bahwa kegiatan supervisi ini dilakukan untuk memastikan seluruh pos yang tergelar dalam Operasi Ketupat Cartenz-2026 dapat berfungsi secara optimal dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama momentum Idul Fitri.


“Supervisi ini bertujuan untuk memastikan seluruh personel dan sarana prasarana di pos pengamanan maupun pos pelayanan telah siap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran pos-pos ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perayaan Idul Fitri,” ujarnya.


Dalam pengecekan tersebut, tim supervisi juga menemukan beberapa hal yang menjadi catatan untuk segera dilakukan pembenahan, di antaranya pada beberapa spanduk pos belum dicantumkan tulisan “Call Center 110” serta slogan pelayanan “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.


Selain itu, masih ditemukan buku mutasi dan buku supervisi yang belum diisi secara tertib, serta beberapa pos pengamanan yang belum dipasangi ornamen atau hiasan bernuansa Idul Fitri.


Melalui kegiatan supervisi ini diharapkan seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Cartenz-2026 dapat meningkatkan kesiapsiagaan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga pelaksanaan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di wilayah Papua dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.


Satreskrim Polres Supiori Pantau Harga Pangan dan Stok Minyak Goreng di Pasar dan Ritel Modern

 


Supiori — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Supiori melakukan pengecekan harga bahan pangan di pasar dan ritel modern di wilayah Kabupaten Supiori, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan tersebut bertujuan untuk memantau harga bahan pokok serta memastikan kesesuaian harga dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).


Kegiatan pemantauan dilaksanakan mulai pukul 09.00 hingga 12.20 WIT di kawasan Jalan Sorendiweri, Distrik Supiori Timur, Kabupaten Supiori. Pengecekan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Supiori IPTU Muh. Rustam, S.H., M.H., bersama sejumlah personel Satreskrim lainnya.


Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni IPDA B. Irtom Paarrang, S.H. selaku KBO Satreskrim, BRIPTU Astam Ismawan, S.H., BRIPDA Patricius P. Sitanggang, serta BRIPDA Floryan John Thery Antou.


Dalam kegiatan tersebut, personel Satreskrim melakukan pengecekan di salah satu ritel modern, yakni Hadi Mart Supiori yang beralamat di Jalan Raya Sorendiweri, Distrik Supiori Timur, dengan penanggung jawab Supriyadi.


Berdasarkan hasil pemantauan di lokasi, harga beras premium tercatat Rp17.000 per kilogram dan beras medium Rp16.000 per kilogram. Selain itu, gula merek KTM dijual dengan harga Rp19.000 per kilogram, sedangkan gula merek Gulaku dijual Rp20.000 per kilogram.


Sementara itu, harga ayam lokal tercatat Rp41.000 per kilogram. Dari hasil pemantauan tersebut diketahui bahwa sejumlah komoditas pangan dijual dengan harga yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).


Selain pemantauan harga pangan, Satreskrim Polres Supiori juga melakukan pengecekan terhadap stok dan harga minyak goreng yang beredar di wilayah Kabupaten Supiori. Berdasarkan hasil pengecekan, stok minyak goreng yang tersedia didominasi oleh minyak goreng kemasan premium dengan jumlah sekitar 1.000 liter.


Adapun kebutuhan minyak goreng di Kabupaten Supiori diperkirakan mencapai sekitar 50 karton per bulan untuk minyak goreng kemasan sederhana dan 50 karton per bulan untuk minyak goreng kemasan premium.


Di lapangan, harga minyak goreng kemasan premium bervariasi tergantung pada merek dan ukuran kemasan. Minyak goreng merek Bimoli kemasan 5 liter dijual dengan harga Rp125.000, sedangkan merek Mitra kemasan 5 liter dijual Rp95.000. Untuk minyak goreng merek Sinai kemasan 5 liter dijual Rp100.000.


Selain itu, minyak goreng merek Sinai kemasan 1.850 mililiter dijual Rp45.000, kemasan 900 mililiter Rp25.000, kemasan 450 mililiter Rp13.000, serta kemasan 250 mililiter Rp8.000. Sementara minyak goreng merek Masku kemasan 485 mililiter dijual dengan harga Rp13.000.


Dari hasil pemantauan tersebut diketahui bahwa harga minyak goreng di wilayah Kabupaten Supiori mengalami kenaikan. Namun demikian, ketersediaan stok minyak goreng di wilayah tersebut masih dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.


Satreskrim Polres Supiori berencana terus melakukan pemantauan harga bahan pangan di berbagai toko maupun penjual di wilayah Kabupaten Supiori. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pengawasan terhadap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan dalam laporan tersebut.

Empat Kios Pengendali Inflasi di Oksibil Jual Bahan Pokok, Harga Naik karena Biaya Transportasi Udara

 


Pegunungan Bintang — Sebanyak empat kios atau outlet pangan yang berfungsi sebagai pengendali inflasi di Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua, menyediakan berbagai kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat di wilayah Distrik Oksibil. Kios-kios tersebut berlokasi di Jalan Okmakot, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.


Keberadaan kios pengendali inflasi ini bertujuan membantu menjaga ketersediaan bahan pangan sekaligus memantau stabilitas harga kebutuhan pokok di wilayah tersebut. Namun, berdasarkan laporan di lapangan, sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan harga yang dipengaruhi oleh tingginya biaya distribusi menggunakan transportasi udara.


Beberapa komoditas yang dijual di kios tersebut antara lain beras premium dengan harga Rp40.000 per kilogram. Kenaikan harga beras dipengaruhi oleh biaya pengangkutan yang cukup tinggi karena distribusi dilakukan melalui jalur udara.


Selain itu, minyak goreng merek Minyakita dijual dengan harga Rp45.000 per liter. Harga gula pasir kiloan juga tercatat sebesar Rp45.000 per kilogram. Komoditas daging juga mengalami kenaikan harga, di antaranya daging ayam potong dijual Rp60.000 per kilogram, sedangkan daging sapi segar mencapai Rp190.000 per kilogram.


Untuk komoditas telur ayam lokal, harga yang dipatok sebesar Rp120.000 per rak. Sementara itu, harga bawang merah dijual Rp110.000 per kilogram dan bawang putih Rp100.000 per kilogram.


Adapun harga cabai rawit tercatat Rp100.000 per kilogram, sedangkan cabai keriting mencapai Rp130.000 per kilogram. Seluruh komoditas tersebut mengalami kenaikan harga yang sama-sama dipengaruhi oleh tingginya biaya angkut melalui transportasi udara menuju wilayah Pegunungan Bintang.


Kios atau outlet pengendali inflasi tersebut berada di bawah tanggung jawab Kamaruddin dengan Nomor Induk Berusaha (NIB) 198302202009091001. Kehadiran kios tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan bahan pokok sekaligus menjadi sarana pemantauan harga pangan di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang.

‎Polda Papua Gelar Anev Harian Operasi Ketupat Cartenz 2026, Tekankan Sinergi dan Pelayanan Humanis


Jayapura – Polda Papua melaksanakan kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) harian pelaksanaan Operasi Ketupat Cartenz 2026 yang digelar secara daring dan luring di Aula Command Center Mako Polda Lama Papua, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk menganalisa serta mengevaluasi pelaksanaan tugas operasi di jajaran Polda Papua agar berjalan efektif, terarah, dan sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan.


Kegiatan Anev tersebut dipimpin oleh Wakasatgasopsda Operasi Ketupat Cartenz 2026, Kombes Pol Sondang Richman Daniel Siagian, S.I.K., dan diikuti oleh Kapusdalopsda, para Kasatgas Operasi, Kaminops, Kaposko, para Karendalopsres, serta operator yang terlibat dalam pelaksanaan operasi.


Dalam arahannya, Wakasatgasopsda menegaskan bahwa pola pelaksanaan operasi yang diterapkan saat ini memungkinkan adanya pengawasan dan intervensi dari posko pusat terhadap wilayah guna memastikan pelaksanaan operasi berjalan dengan pola dan arah yang sama.


Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan instruksi dari Mabes Polri agar pelaksanaan operasi tidak berjalan sendiri-sendiri di setiap wilayah, melainkan berada dalam satu kendali yang terintegrasi.


“Posko pusat saat ini memiliki kewenangan untuk melakukan intervensi terhadap wilayah, bukan dalam konteks anggaran, tetapi dalam hal pengawasan, pengingat, serta koreksi terhadap dinamika pelaksanaan operasi. Dengan pola ini diharapkan mulai dari tingkat pusat hingga wilayah memiliki arah dan suara yang sama dalam pelaksanaan operasi,” ujar Kombes Pol Sondang.


Ia juga menambahkan bahwa pola pengawasan tersebut dapat diterapkan hingga ke tingkat wilayah, dimana Polda dapat melakukan pengawasan terhadap Polres jajaran dalam hal koreksi pelaksanaan tugas, mekanisme pelaporan, serta penyampaian informasi yang perlu segera ditindaklanjuti oleh wilayah.


Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Operasi Ketupat Cartenz 2026 merupakan operasi yang bersifat kemanusiaan, sehingga seluruh personel diminta untuk mengedepankan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah maupun merayakan Hari Raya Idul Fitri.


“Operasi ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat. Oleh karena itu setiap pos operasi harus memasang himbauan kepada masyarakat sebagai bentuk edukasi serta pelayanan selama bulan suci Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri,” jelasnya.


Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti pentingnya sosialisasi layanan darurat Call Center 110 kepada masyarakat sebagai salah satu upaya meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.


“Saya meminta kepada seluruh personel di lapangan, khususnya personel patroli Samapta maupun yang bertugas di pos-pos operasi, agar aktif menyampaikan kepada masyarakat bahwa Polri memiliki layanan darurat 110 yang dapat digunakan untuk melaporkan kejadian secara cepat. Layanan ini sangat penting untuk memperkuat kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.


Selain itu, Wakasatgasopsda juga menekankan pentingnya aspek pelaporan dalam pelaksanaan operasi. Menurutnya, seluruh kegiatan yang dilaksanakan di lapangan harus tercatat dalam sistem pelaporan, karena laporan tersebut menjadi dasar evaluasi dalam pelaksanaan operasi di tingkat pusat.


Ia meminta kepada para perwira di wilayah untuk memastikan operator di masing-masing satuan tugas telah ditentukan secara jelas serta memiliki surat perintah sehingga setiap kegiatan yang dilaksanakan dapat segera diinput dalam sistem pelaporan operasi.


“Sebanyak apapun kegiatan yang kita laksanakan di lapangan tidak akan terlihat apabila tidak dituangkan dalam laporan. Oleh karena itu saya meminta para perwira dan senior di wilayah untuk secara rutin mengecek anggota, memastikan mereka telah membuat laporan kegiatan dan menginput data dalam aplikasi pelaporan,” ujarnya.


Kegiatan Anev harian ini diharapkan dapat meningkatkan koordinasi serta efektivitas pelaksanaan Operasi Ketupat Cartenz 2026 di wilayah Papua, sehingga pengamanan serta pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal selama periode Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri.


‎Polda Papua Gelar Apel Operasi Ketupat Cartenz 2026, Personel Ditekankan Layani Masyarakat Secara Humanis


Jayapura – Polda Papua melaksanakan Apel Operasi Ketupat Cartenz 2026 sebagai bagian dari kesiapan pengamanan menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan apel dilaksanakan di Lapangan Command Center Polda Papua, Jumat (13/3/2026), dan dipimpin oleh Kanit Gar Ditlantas Polda Papua AKP Lamasi, S.I.P., dengan diikuti oleh personel Polda Papua yang terlibat dalam surat perintah operasi.


Apel ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel sekaligus penegasan pelaksanaan tugas di lapangan agar berjalan secara optimal, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik dan perayaan Lebaran.


Dalam arahannya kepada seluruh personel, AKP Lamasi menyampaikan apresiasi atas kesiapan anggota yang terlibat dalam Operasi Ketupat Cartenz 2026. Ia menegaskan bahwa seluruh personel telah mendapatkan pemahaman terkait pelaksanaan operasi melalui kegiatan pra-operasi sebelumnya.


“Terima kasih atas kehadiran rekan-rekan pada apel Unit Kecil Lengkap Operasi Ketupat Cartenz 2026. Saya harapkan seluruh personel dapat melaksanakan tugas dengan baik di lapangan serta mengedepankan pelayanan yang humanis kepada masyarakat,” ujarnya.


Lebih lanjut, ia menekankan bahwa dalam pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan, pendekatan persuasif dan humanis tetap menjadi prioritas utama. Penegakan hukum dilakukan secara terukur dengan fokus pada pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal.


“Kita tetap mengedepankan pendekatan humanis melalui teguran, imbauan, serta penindakan yang terukur. Fokus pengawasan kita adalah pada pelanggaran yang berpotensi fatal seperti penggunaan ponsel saat berkendara, tidak menggunakan helm SNI atau sabuk pengaman, pengendara di bawah umur, serta pengemudi yang berada di bawah pengaruh alkohol,” jelasnya.


Dalam kegiatan tersebut, personel juga diarahkan untuk melaksanakan patroli di sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat di wilayah Kota Jayapura, dengan tujuan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang tetap kondusif selama pelaksanaan operasi.


Pada apel yang dilaksanakan pada malam hari, AKP Lamasi kembali menekankan pentingnya keselamatan personel serta koordinasi dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.


“Dalam pelaksanaan tugas, saya tekankan agar seluruh personel selalu mengutamakan keselamatan diri maupun masyarakat. Jangan memaksakan diri apabila menghadapi situasi yang berpotensi membahayakan, namun segera lakukan koordinasi dengan senior maupun pusat koordinasi agar penanganan dapat dilakukan secara tepat,” tegasnya.


Ia juga menyampaikan bahwa seluruh personel yang terlibat akan melaksanakan kesiapsiagaan di Mako Polda Papua Lama selama 1 x 24 jam guna memastikan respons cepat terhadap berbagai situasi yang memerlukan kehadiran aparat kepolisian.


Melalui pelaksanaan Apel Operasi Ketupat Cartenz 2026 ini, Polda Papua menegaskan komitmennya untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi momentum mudik dan perayaan Idul Fitri, dengan mengedepankan pelayanan yang profesional, humanis, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.


Jelang Arus Mudik Idul Fitri, Pengamanan Posko Angkutan Lebaran di Bandara Sentani Berjalan Kondusif


Jayapura – Menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, personel Polsek Kawasan Bandara Sentani melaksanakan pengamanan di Posko Terpadu Angkutan Lebaran yang berada di area Terminal Keberangkatan dan Kedatangan Bandara Internasional Sentani, Jumat (13/3/2026). 


Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang akan melakukan perjalanan udara.


Kehadiran petugas di lapangan dilakukan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di tengah meningkatnya mobilitas penumpang di bandara.


Sejak pagi hari, aktivitas penumpang di Bandara Sentani terpantau mulai meningkat. Masyarakat yang hendak melakukan perjalanan tampak memadati area terminal untuk proses check-in serta penimbangan bagasi. 


Personel yang bertugas secara aktif melakukan pemantauan dan pengamanan di sejumlah titik strategis guna memastikan seluruh aktivitas berjalan aman dan tertib.


Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius V.D.P. Helan, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil. melalui Kapolsek Kawasan Bandara Sentani Iptu Wajedi, S.H., M.Si. menjelaskan bahwa berdasarkan data Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026/1447 H, tercatat sebanyak 57 penerbangan kedatangan dan 54 penerbangan keberangkatan.


“Jumlah penumpang yang datang tercatat sebanyak 1.810 orang, sementara penumpang yang berangkat mencapai 2.197 orang,” ujarnya.


Selain itu, pergerakan kargo juga terpantau cukup tinggi, dengan total 32.743 kilogram barang masuk melalui penerbangan yang datang dan 254.200 kilogram barang keluar melalui penerbangan keberangkatan.


Ia menambahkan, selama periode pengamanan tersebut tidak terdapat penerbangan yang mengalami pembatalan baik untuk kedatangan maupun keberangkatan, serta tidak tercatat adanya pergerakan tamu VIP di Bandara Sentani.


Secara keseluruhan, pelaksanaan pengamanan Posko Terpadu Angkutan Lebaran menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 H di Bandara Internasional Sentani berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif berkat kesiapsiagaan personel serta sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan.

Alumni SIP Angkatan 50 Polda Papua Serahkan Bantuan Material Masjid dan Buka Puasa Bersama Santri Papua Madani


Jayapura – Alumni Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 50 Polda Papua Wira Satya Adhipradana (WSA) menyerahkan bantuan material untuk pembangunan Masjid Polda Papua Koya Koso serta menggelar buka puasa bersama santri Papua Madani Boarding School di Jayapura, Jumat (13/03/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Polda Papua Koya Koso dengan penyerahan bantuan material pembangunan masjid berupa 100 sak semen dari perwakilan Alumni SIP Angkatan 50 kepada Kasubbag PNS Bagdalpers Polda Papua, Pembina Muhammad Sobari, S.Ag.


Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua WSA Polda Papua Iptu Tomas Koimera, Kasubbag PNS Bagdalpers Polda Papua Pembina Muhammad Sobari, S.Ag, Ketua Yayasan Al-Barakah H. Madumalu, SE., Mda, penceramah Dr. Komari, M.Ed, para Alumni SIP Angkatan 50 Polda Papua, serta santri Papua Madani Boarding School.


Dalam kesempatan tersebut, Pembina Muhammad Sobari menyampaikan apresiasi kepada Alumni SIP Angkatan 50 Polda Papua atas kepedulian dan kontribusi yang diberikan untuk pembangunan rumah ibadah di lingkungan Polda Papua.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Alumni SIP Angkatan 50 yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu pembangunan Masjid Polda Papua Koya Koso. Semoga bantuan ini menjadi amal ibadah dan mendapat balasan kebaikan dari Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya.


Usai penyerahan bantuan, kegiatan dilanjutkan dengan acara buka puasa bersama di Universitas Papua Madani Jayapura (UPMJ) bersama para santri Papua Madani Boarding School.


Ketua WSA Polda Papua, Iptu Tomas Koimera, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi di bulan suci Ramadhan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap generasi muda Papua yang sedang menempuh pendidikan.


“Kegiatan ini bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi juga momentum untuk mempererat hubungan persaudaraan antara anggota Polri dan masyarakat, khususnya generasi muda Papua yang sedang menempuh pendidikan,” ungkapnya.


Ia juga memberikan motivasi kepada para santri agar terus semangat dalam menuntut ilmu, baik ilmu pengetahuan umum maupun ilmu agama, sebagai bekal untuk masa depan.


“Adik-adik santri merupakan generasi masa depan Papua. Dengan belajar sungguh-sungguh, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Al-Qur’an, kami yakin dari tempat ini akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan daerah Papua,” tambahnya.


Sementara itu, Ketua Yayasan Al-Barakah, H. Madumalu, SE., Mda menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kepedulian Alumni SIP Angkatan 50 Polda Papua yang telah meluangkan waktu untuk berbagi kebahagiaan bersama para santri.


“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan dari Alumni SIP Angkatan 50 Polda Papua. Dukungan ini menjadi motivasi besar bagi para santri untuk terus belajar dan meraih cita-cita demi masa depan Papua yang lebih baik,” pungkasnya.


Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada pihak pondok pesantren, ceramah keagamaan, doa bersama, serta buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan.


Polda Bali dan DMI Bahas Pencegahan Radikalisme di Tengah Masyarakat

 


Denpasar – Dalam rangka memperkuat moderasi beragama dan toleransi antar umat beragama menjelang Malam Takbiran Idulfitri 1447 H yang bertepatan dengan pelaksanaan Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1948, Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Bali bersama Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Bali menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama di Hotel Quest San, Jalan Mahendradatta, Denpasar Barat, Jumat (13/3/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua PW DMI Provinsi Bali H. Bambang Santoso, S.Pd.I., M.A., PS. Kasubdit V Ditintelkam Polda Bali KOMPOL I Wayan Sugita, S.H., M.H., PS. Kanit 1 Subdit V Ditintelkam Polda Bali AKP I Nyoman Sukerta, S.H., M.H., jajaran pengurus PW DMI Bali, serta para ketua dan perwakilan pengurus DMI kabupaten/kota se-Bali.


Dalam kesempatan tersebut, Ketua PW DMI Bali H. Bambang Santoso mengimbau seluruh pengurus DMI kabupaten/kota agar menyampaikan kepada umat Islam untuk melaksanakan takbiran Idulfitri 1447 H secara terbatas di masjid atau musala terdekat, mulai pukul 18.00 hingga 21.00 WITA. Pelaksanaan takbiran juga diimbau tanpa menggunakan pengeras suara luar serta tanpa menyalakan petasan.


Imbauan ini disampaikan sebagai upaya menjaga keharmonisan dan toleransi antar umat beragama di Bali dengan selelalu berkoordinasi dengan Pecalang Desa Adat dan Desa Dinas setempat, sekaligus sebagai bentuk penghormatan terhadap pelaksanaan Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1948 yang bertepatan dengan Malam Takbiran Idulfitri 1447 H, sebagaimana tertuang dalam Seruan Bersama tentang Pelaksanaan Hari Suci Nyepi.


Sementara itu, PS. Kasubdit V Ditintelkam Polda Bali KOMPOL I Wayan Sugita dalam sambutannya menekankan pentingnya peran tokoh agama dan pengurus masjid dalam menjaga stabilitas kamtibmas, khususnya melalui langkah deteksi dini dan cegah dini terhadap berbagai potensi kerawanan yang dapat mengganggu keharmonisan masyarakat.


Dalam paparannya PS. Kanit 1 juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan bersama dalam mencegah masuk dan berkembangnya paham radikal di wilayah Bali. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi saat ini juga membawa tantangan baru, terutama maraknya penyebaran berita hoaks dan informasi provokatif yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, memicu perpecahan, serta menurunkan tingkat toleransi di tengah masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut ditegaskan bahwa upaya pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga memerlukan peran aktif tokoh agama, organisasi keagamaan, serta masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan yang moderat, damai, dan penuh toleransi.


Melalui kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan organisasi keagamaan dalam menjaga stabilitas keamanan serta memperkokoh semangat toleransi dan persatuan di Provinsi Bali, khususnya menjelang perayaan Idulfitri 1447 H yang bertepatan dengan pelaksanaan Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1948. (*)