Cepat Respon Laporan Masyarakat, Polres Badung Ungkap Peredaran Uang Palsu

 


Polda Bali, Polres Badung


Pasca pelaksanaan pengamanan G20 di Nusa Dua Bali 2022 berjalan dengan aman dan kondusif, kini di bulan Desember Kepolisian Resor Badung harus melaksanakan 3 operasi Kepolisian baik yang bersifat terpusat maupun kewilayahan. Dalam apel kesiapan operasi Cipta Aman Agung 2022 di lapangan Mapolres. kapolres AKBP Leo Dedy Defretes, SIK, SH, MH mengajak seluruh anggota menyiapkan fisiks dan mental dalam menyambut pengamanan Natal 2022 dan tahun baru 2023.


"Di bulan Desember kita masih melaksanakan Ops Zebra Agung 2022, sekarang melaksanakan ops Cipta Agung Aman, dan setelah itu kita akan melaksanakan Lilin Agung (Pengamanan Nataru), siapkan fisiks dan mental kalian," Ucap Kapolres saat pimpin apel Ops. Sabtu, (3/12). pagi 08.30 wita.


Beliau mengatakan 3 Operasi ini, cukup menyita tenaga, pikiran dan semangat tentunya. Pentingnya semangat, karena merupakan sebuah antosias dan penyertaan dari Tuhan. Semangat ini pula akan memiliki kekuatan, memiliki energi positif, memiliki andrenalin yang memacu pikiran, tenaga untuk mempu melaksanakan operasi ini. 


Selain itu kita juga harus melaksanakan tugas rutin sesuai tugas dan fungsi masing-masing. 


Terkait Program Quick Wins Presisi, setelah G20, Kapolres mengatakan langsung melaksanakan blusukan door to door, menindak lanjuti laporan atau pengaduan dari masyarakat. 


"Hampir jam dinas saya diluar lebih banyak, bahkan over time, karena disitulah nilai-nilai pengabdian saya untuk menyerap dan mendengar, keluhan-keluhan sesuai informasi dari masyarakat," Ujarnya.


Dalam Program Mesadu Pak Kapolres ini, Polres Badung telah berhasil mengungkap peredaran uang palsu, menyelesaikan masalah yang dapat menggangu ketentraman di masyarakat.


"3 jam adalah Gold Time, merespon dan menindak lanjuti laporan dan pengaduan masyarakat. Namun tidak semua laporan masyarakat langsung bisa ditindak lanjuti, seperti balapan liar, kemacetan. Ini harus dilalukan dalam jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Mungkin jangka pendeknya kita bisa lakukan dengan peningkatan patroli dan jangka menengah serta jangka panjang perlu harus dibicarakan dengan Stakeholder," Tutupnya.