Lakukan Pengeroyokan, Pelaku Malah Jadi Korban, 2 Terduga Pelaku Diamankan Tim Resmob Numbay

  


Polresta Jayapura Kota,- Dua pria terduga pelaku pengeroyokan dan pencurian dengan kekerasan berhasil diamankan oleh Tim Resmob Sat Reskrim Polresta Jayapura Kota di dua tempat berbeda yakni di Polimak II Gunung dan Perumahan Jaya Asri, Kamis (24/8).


Menurut keterangan Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota AKP Oscar Fajar Rahadian, S.I.K., M.H, pelaku pertama yang berhasil diamankan oleh Tim yakni berinisial RW (21) yang dibekuk di rumah keluarganya yang berada di Poimak II Gunung Distrik Jayapura Selatan.


"Lanjut, tim kemudian mengamankan satu pelaku lainnya yang berada juga di rumah keluarganya di Perumahan Jaya Asri berinisial DR (25)," terang Kasat Reskrim.


AKP Oscar menjelaskan, berawal dari tindak pidana pengeroyokan terhadap korban bernama Renzo (19), dimana pelaku DR saat itu sedang belanja bersama pacarnya di salah satu kios di seputaran di Bucen II Entrop.


"Saat selesai berbelanja datang korban bersama seorang temannya menggunakan dua sepeda motor dan hampir menabrak kendaraan pelaku DR kemudian terjadilah adu mulut antara korban dan pelaku," ucapnya.


Dalam perdebatan tersebut pelaku DR bersama pasangannya kemudian meninggalkan lokasi terjadinya cekcok mulut tadi, namun ternyata DR diikuti oleh Renzo bersama teman-temannya hingga tiba di depan SD Inpres Ardipura II DR dihadang dan dilempari botol oleh korban.


"Mengalami kejadian tersebut, pacar DR kemudian lari mencari bantuan dan datanglah pelaku lainnya yakni RW bersama teman-teman kompleks DR untuk membantu, salah satu korban berinisial RA kemudian lari ke arah Tasangka dengan meninggalkan sepeda motornya di TKP," pungkasnya.


Tak sampai disitu, korban berisnial RR juga dikejar hingga turunan depan RRI lalu dikeroyok oleh pelaku DR dan RW bersama teman-temannya yang lain, setelah itu DR dan teman-temannya langsung pergi meninggalkan korban dan mengambil motor milik RA yang tersinggal di depan SD Inpres Ardipura II.


"Dari kasus tersebut, kami masih mendalami motif dari pelaku, karena pencurian dengan kekerasan ini terjadi lantaran aksi balasan dari pelaku terhadap korban dimana awalnya pelaku yang dikejar dan dikeroyok oleh kedua korban bersama teman-temannya," jelasnya.


Penyidik masih akan terus melakukan penyelidikan dari kasus tersebut dan masih ada beberapa nama yang terlibat dalam pengeroyokan juga sudah dikantongi identitas dan alamatnya, dimana dari hasil komunikasi pihak keluarga para pelaku akan bekerja sama apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk kepentingan kasus tersebut.(*)


Penulis : Sesa