Tugas Babinsa Bunyu Barat dan Tenaga Kesehatan dalam Program Posyandu Bayi dan Balita untuk Mencegah Stunting

 



Tanjung Selor, anggota Koramil 0903-03/Bunyu Babinsa Bunyu Barat Sertu Agus Supriyadi bersama kader PKK melaksanakan kegiatan pendampingan posyandu bagi bayi dan balita  bertempat diposyandu Tunas Harapan RT 17 Desa Bunyu Barat, Kec Bunyu, Kamis (14/9/2023).


Sertu Agus Supriyadi mengatakan Peran Babinsa dalam Posyandu Bayi dan Balita sangat penting. Mereka adalah ujung tombak dalam mencapai masyarakat di wilayah pedesaan. Tugas utama Babinsa adalah mendukung dan memfasilitasi kegiatan Posyandu di desa-desa, termasuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya gizi yang baik dan asupan gizi yang seimbang bagi bayi dan balita. Babinsa juga membantu dalam mengidentifikasi anak-anak yang berisiko mengalami stunting, seperti yang memiliki berat badan kurang atau pertumbuhan yang lambat.


Di samping Babinsa, tenaga kesehatan juga memegang peran yang sangat vital dalam kegiatan Posyandu Bayi dan Balita. Bidan dan petugas kesehatan berperan dalam memberikan pemeriksaan kesehatan rutin kepada bayi dan balita, serta memberikan nasihat kepada ibu-ibu tentang cara merawat anak dengan baik, termasuk memberikan makanan bergizi dan pendampingan dalam menyusui.


Selain itu, tenaga kesehatan juga berperan dalam menyusun program gizi yang sesuai dengan kondisi setempat. Hal ini mencakup edukasi mengenai makanan bergizi yang dapat diakses dan diolah oleh masyarakat setempat dengan sumber daya yang ada. Dalam beberapa kasus, program ini juga mencakup pemberian suplemen gizi kepada anak-anak yang membutuhkan.


Kerjasama antara Babinsa, tenaga kesehatan, dan masyarakat sangat penting dalam menjalankan program Posyandu Bayi dan Balita untuk mencegah stunting. Dengan pendekatan yang terpadu, program ini dapat mencapai hasil yang lebih baik dalam mengatasi masalah stunting dan memastikan pertumbuhan anak-anak yang sehat dan optimal.


Pemerintah Indonesia terus berupaya untuk meningkatkan efektivitas program ini dengan melibatkan berbagai pihak serta mengintegrasikan berbagai layanan kesehatan dan sosial dalam upaya mencegah stunting. Dengan kerja sama yang baik antara Babinsa, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan stunting dapat diminimalisir, dan generasi masa depan Indonesia dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.