Jayapura – Sebanyak sembilan peserta mengikuti Sidang Menuju Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap II Seleksi Penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Aula Cendrawasih Mako Lama Polda Papua, Jumat (30/01/2026) malam.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabag Diapers SSDM Polri, Kombes Pol Sugiarto, S.H., S.I.K., M.Si, dan Kabid Kesmapta Rokespol Pusdokkes Polri Kombes Pol Dr. dr. Mohammad Khusnan Marzuki, M.M, melalui daring yang dilaksanakan secara transparan dengan pengawasan internal dan eksternal dari panitia pusat hingga daerah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kasubag Seleksi Bag Dalpers SDM Polda Papua Kompol Darwis, S.Sos., M.M, serta unsur Bid Propam, Biddokkes, Bidkeu, dan pengawas dari SPN Polda Papua.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Sugiarto menyampaikan bahwa seluruh peserta seleksi SIPSS telah mengikuti rangkaian tahapan seleksi secara lengkap, mulai dari pemeriksaan administrasi, tes psikologi, hingga Tes Kompetensi Khusus (TKK).
“Seluruh peserta telah mengetahui nilai masing-masing. Apabila terdapat ketidaksesuaian antara nilai yang dimiliki dengan yang ditampilkan di layar, peserta dipersilakan segera menyampaikan kepada panitia untuk dilakukan pengecekan,” ucap Kombes Sugiarto.
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan seleksi SIPSS Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel dengan pengawasan berlapis dari Mabes Polri hingga jajaran Polda.
Secara nasional, jumlah peserta seleksi SIPSS Tahun Anggaran 2026 tercatat sebanyak 463 orang, yang terdiri dari 298 peserta pria dan 165 peserta wanita.
Sementara itu, Karo SDM Polda Papua Kombes Pol Hengky Pramudya, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa Polda Papua berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan seleksi SIPSS yang profesional dan berintegritas.
“Kami memastikan seluruh tahapan seleksi SIPSS di Polda Papua berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, transparan, dan bebas dari intervensi. Proses ini diharapkan mampu menghasilkan calon perwira Polri yang berkualitas dan siap mengabdi kepada masyarakat,” tegasnya.
Adapun dari sembilan peserta yang mengikuti sidang di Polda Papua, terdiri dari tiga peserta pria dan enam peserta wanita. Berdasarkan hasil sidang, satu peserta dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) dengan latar belakang S1 Kedokteran, sementara delapan peserta lainnya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).
Polda Papua menegaskan komitmennya untuk terus mendukung proses seleksi penerimaan Polri yang objektif, profesional, dan berintegritas sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri.



