Tiom – Kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, dilaporkan berada dalam keadaan aman dan kondusif. Situasi tersebut dinilai perlu dijaga secara kolektif oleh seluruh elemen masyarakat demi menjamin keberlangsungan aktivitas publik dan percepatan roda pemerintahan.
Tokoh Masyarakat Distrik Nogi, Kabupaten Lanny Jaya, Ermin Wenda, menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi utama bagi terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Tanpa jaminan ketenangan, berbagai program pembangunan yang dirancang pemerintah daerah berpotensi terhambat dan berdampak langsung pada masyarakat kecil.
“Karena itu, sinergi antara tokoh adat, pemerintah daerah, dan aparat keamanan harus tetap solid untuk membentengi wilayah dari potensi gangguan oknum tidak bertanggung jawab,” ujar Ermin di Tiom, Kamis (5/2/2026).
Ia mengatakan, masyarakat Lanny Jaya saat ini mendambakan keberlanjutan pembangunan infrastruktur yang sempat terhambat, terutama untuk membuka akses ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan. Menurutnya, kesadaran kolektif seluruh warga sangat dibutuhkan guna menciptakan iklim sosial yang harmonis demi masa depan generasi muda.
Ermin juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk terus memelihara situasi aman dan tertib yang telah terwujud. Ia menilai suasana damai merupakan aset berharga yang memungkinkan masyarakat bekerja, berladang, dan menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa rasa takut.
“Tanggung jawab menjaga keamanan tidak hanya dibebankan kepada TNI dan Polri, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh warga agar stabilitas daerah tetap terjaga,” tegasnya.
Selain itu, Ermin menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh program pembangunan strategis yang tengah dijalankan Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya. Dengan jumlah penduduk sekitar 203,52 ribu jiwa berdasarkan data tahun 2024, ia menilai kemajuan daerah hanya dapat dicapai apabila pembangunan fasilitas publik berjalan tanpa hambatan.
“Pembangunan jalan, jembatan, dan sarana pendidikan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pihak-pihak yang menghambat pembangunan sama saja menghalangi masa depan anak-anak asli daerah,” katanya.
Ermin juga mengeluarkan peringatan tegas kepada kelompok-kelompok dari luar daerah yang dinilai berupaya mengganggu stabilitas keamanan di Lanny Jaya. Ia menolak keras kehadiran oknum yang membawa provokasi dan ideologi kekacauan ke wilayah yang tengah berkembang tersebut.
“Masyarakat Distrik Nogi dan sekitarnya berkomitmen tidak memberi ruang bagi upaya apa pun yang mengancam kamtibmas. Jangan datang lagi untuk mengganggu keamanan yang sudah terjaga dengan baik ini,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Lanny Jaya—yang terdiri atas 39 distrik, satu kelurahan, dan 354 kampung—untuk tetap bersatu dan tidak mudah terpengaruh oleh hasutan yang tidak berdasar. Menurutnya, persatuan warga menjadi kekuatan utama dalam menjaga keberlanjutan pembangunan di atas tanah adat mereka.
Ermin optimistis, dengan situasi yang aman dan damai, peningkatan pelayanan kesehatan, akses pendidikan, serta kualitas sumber daya manusia di Lanny Jaya dapat terus ditingkatkan.
“Mari kita jadikan kedamaian ini sebagai warisan terbaik bagi generasi mendatang agar mereka dapat hidup lebih sejahtera di tanah kelahirannya,” pungkasnya.



