Jayapura – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Papua bersama Pemerintah Kota Jayapura melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok menjelang Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah Kota Jayapura.
Sidak tersebut dilaksanakan berdasarkan Undangan Pemerintah Kota Jayapura Nomor 000.1.5/0316/SET tanggal 10 Februari 2026 tentang Sidak Bapok menjelang Ramadan dan Idulfitri. Kegiatan melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, DPRD, Kejaksaan, Bank Indonesia, Perum Bulog, BPS, serta Satgas Pangan Polda Papua.
Lokasi pemantauan meliputi Gudang Bulog, Pasar Hamadi, Pasar Youtefa, Hypermart Jayapura, Hypermart Tanah Hitam, dan Saga Abepura.
Di Gudang Bulog, tim memastikan stok beras dan minyak goreng dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri. Stok beras SPHP dinyatakan sangat mencukupi dan siap digunakan untuk mendukung program Gerakan Pangan Murah (GPM). Distribusi juga terpantau berjalan lancar.
Sementara itu, hasil pemantauan di Pasar Hamadi menunjukkan harga bawang merah Rp55.000 per kilogram, bawang putih Rp50.000 per kilogram, cabai rawit Rp90.000 per kilogram, daging ayam Rp60.000 per ekor, minyak goreng Rp20.000 per liter, beras premium Rp19.000 per kilogram, beras medium Rp18.000 per kilogram, telur ayam Rp70.000 per rak, serta gula pasir Rp19.000 per kilogram.
Di sektor ritel modern, stok beras, daging ayam, cabai, bawang, gula, dan daging sapi terpantau dalam kondisi aman dengan harga relatif stabil. Namun, stok telur ayam dilaporkan kosong dalam beberapa bulan terakhir dan direncanakan akan kembali tersedia pada Maret 2026 dengan pasokan dari Surabaya.
Secara umum, harga beras SPHP dan beras medium masih sesuai dengan harga acuan pemerintah. Harga Minyakita di ritel modern juga terpantau sesuai ketentuan. Ketersediaan beras, minyak goreng, dan bahan pokok lainnya dinilai dalam kondisi aman dan terkendali.
TPID memastikan pengawasan terhadap pasokan dan harga pangan akan terus dilakukan secara intensif menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN) guna menjaga stabilitas harga, menjamin ketersediaan barang, serta memastikan mutu dan keamanan pangan bagi masyarakat.
Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, situasi pangan di Kota Jayapura dinyatakan dalam kondisi stabil dan siap menghadapi Ramadan serta Idulfitri 2026. Kegiatan sidak berlangsung aman dan lancar.



