Jayapura – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Jayapura Kota bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindakop) Provinsi Papua melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok penting (bapokting) guna memastikan kestabilan harga dan ketersediaan stok pangan di wilayah Kota Jayapura, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan yang dipimpin oleh Ps. Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota tersebut dimulai pada pukul 08.30 WIT dengan menyasar Pasar Central Hamadi yang berlokasi di Jalan Raya Hamadi, Kelurahan Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura. Dalam sidak tersebut, tim mendatangi sejumlah kios dan toko milik pelaku usaha untuk mengecek langsung harga serta ketersediaan beberapa komoditas bahan pokok.
Dari hasil pemantauan di pasar tersebut, harga sejumlah komoditas tercatat masih bervariasi, di antaranya minyak goreng merek Minyak Kita seharga Rp38.000 per 2 liter, tomat Rp20.000 per kilogram, bawang putih Rp50.000 per kilogram, bawang merah Rp60.000 per kilogram, cabai keriting Rp70.000 per kilogram, serta beras SPHP Rp63.000 per 5 kilogram.
Selanjutnya, pada pukul 10.40 WIT tim melanjutkan sidak ke Hypermart Tanah Hitam yang berada di Jalan Raya Tanah Hitam, Kelurahan Way Mhorock, Distrik Abepura, Kota Jayapura. Di lokasi tersebut, tim kembali melakukan pengecekan harga beberapa komoditas pangan.
Adapun harga yang tercatat di ritel modern tersebut antara lain dada daging ayam Rp28.285, daging sapi topside steak Rp48.929, cabai merah Rp94.900, cabai hijau Rp94.900, bawang putih Rp6.140 per gram, dan bawang merah Rp8.990 per gram.
Personel Disperindakop Provinsi Papua dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memantau harga bahan pokok, terutama komoditas yang berpotensi melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Mereka juga menegaskan bahwa apabila dalam waktu dekat menjelang Hari Raya Idulfitri harga bahan pokok tidak mengalami penurunan atau cenderung meningkat, pemerintah akan melakukan intervensi melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas harga di masyarakat.
Sementara itu, pihak kepolisian memastikan kegiatan pengawasan terhadap distribusi dan harga bahan pokok akan terus dilakukan guna menjaga stabilitas pangan serta mencegah potensi pelanggaran yang dapat merugikan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan ketersediaan bahan pokok di Kota Jayapura tetap terjaga dan harga di pasaran tetap stabil menjelang hari besar keagamaan.


