07/05/26

Kapolda Papua Terima Audiensi Pangkogabwilhan III, Sinergi TNI-Polri Diperkuat Hadapi Dinamika Keamanan

 


 

Jayapura – Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., menerima audiensi Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto, S.I.P., M.Si., dalam rangka memperkuat sinergi TNI-Polri guna menghadapi dinamika keamanan di wilayah Papua. Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Papua, Mapolda Baru Koya Koso, Rabu (06/05/2026).


Audiensi tersebut dihadiri Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., S.H., M.H., para Pejabat Utama Polda Papua, serta jajaran Kogabwilhan III TNI. 


Kegiatan diawali dengan prosesi penyambutan dan silaturahmi, dilanjutkan dengan perkenalan pejabat dari kedua institusi sebagai bentuk penguatan soliditas dan koordinasi lintas sektor.


Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Papua dan Pangkogabwilhan III membahas berbagai isu strategis terkait situasi keamanan di Papua. Salah satu fokus utama adalah pengamanan objek vital, termasuk Stadion Lukas Enembe yang akan digunakan dalam pertandingan Liga 3 Zona 4. 


Pengamanan dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan serta menjamin kegiatan masyarakat berjalan aman dan kondusif.


Selain itu, dibahas pula restrukturisasi komando operasi yang kini terpusat dalam satu kendali untuk wilayah Papua dan Papua Barat. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan serta mempercepat respons terhadap setiap perkembangan situasi di lapangan. 


Saat ini, sebanyak 124 pos pengamanan telah tergelar untuk mengawasi wilayah dari perbatasan hingga pemukiman masyarakat.


Terkait dinamika keamanan, kedua pihak menyoroti perkembangan aktivitas kelompok OPM/KKB yang dinilai semakin dinamis. Sebagai langkah antisipatif, disepakati peningkatan pengamanan di sejumlah wilayah rawan, khususnya di Papua Selatan. Strategi penanganan dilakukan melalui pendekatan terpadu, meliputi operasi intelijen, langkah preventif, serta pendekatan humanis kepada masyarakat.


Sinergi intelijen juga diperkuat melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk BIN dan BAIS, guna mendeteksi pola pergerakan kelompok bersenjata yang kini memanfaatkan berbagai moda, termasuk transportasi udara. Pertukaran informasi secara terbuka menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas penanganan di lapangan.


Di bidang pengembangan sumber daya manusia, TNI dan Polri turut membahas upaya peningkatan kualitas putra-putri asli Papua melalui program pendidikan, pembinaan, serta rekrutmen yang selektif dan berintegritas. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menciptakan stabilitas keamanan melalui pendekatan kesejahteraan.


Pertemuan juga menegaskan komitmen bersama antara TNI dan Polri untuk terus memperkuat kerja sama, termasuk dalam optimalisasi dukungan sarana dan prasarana guna menunjang pelaksanaan tugas di wilayah Papua.


Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., menegaskan bahwa audiensi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi lintas sektor di tengah dinamika keamanan yang terus berkembang.


“Sinergi TNI-Polri yang solid merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Kami terus mendorong penguatan koordinasi, baik dalam aspek operasional maupun pertukaran informasi intelijen, sehingga setiap potensi gangguan dapat diantisipasi secara cepat, tepat, dan terukur,” ucap Kabid Humas.


Ia juga menambahkan bahwa pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat represif, tetapi juga mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui pendekatan humanis kepada masyarakat.


“Kami bersama TNI dan seluruh stakeholder berkomitmen untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat Papua, sekaligus mendukung pembangunan melalui stabilitas yang berkelanjutan,” pungkasnya.


Pertemuan diakhiri dengan sesi foto bersama dan pertukaran cendera mata sebagai simbol keharmonisan dan soliditas antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Papua.

Berselancar di samudera dunia maya