Jayapura – Di tengah aktivitas masyarakat pesisir Kampung Enggros, Distrik Abepura, Kamis (04/06), terlihat suasana berbeda di rumah baca kampung. Sejumlah anak tampak antusias mengikuti kegiatan belajar bersama Bhabinkamtibmas Kampung Enggros, Aipda Imron, dalam program Perpustakaan Terapung.
Dengan menempuh perjalanan menggunakan longboat untuk menjangkau wilayah binaannya, Aipda Imron kembali hadir membawa buku, alat tulis, dan semangat belajar bagi anak-anak di kampung tersebut. Kegiatan yang berlangsung di rumah baca Kampung Enggros itu diisi dengan berbagai aktivitas edukatif, mulai dari belajar menulis huruf kecil hingga mewarnai gambar sebagai bagian dari pengenalan literasi dasar.
Bagi anak-anak, kegiatan ini bukan sekadar belajar membaca dan menulis. Mereka juga mendapatkan pendampingan, motivasi, serta ruang yang menyenangkan untuk mengembangkan kreativitas dan rasa percaya diri.
Aipda Imron mengatakan bahwa Perpustakaan Terapung merupakan salah satu upaya untuk mendekatkan akses pendidikan kepada anak-anak di wilayah pesisir sekaligus membangun hubungan yang lebih erat antara Polri dan masyarakat.
"Kami ingin anak-anak memiliki semangat belajar yang tinggi dan gemar membaca sejak dini. Melalui kegiatan sederhana seperti ini, kami berharap mereka mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menambah wawasan," ujarnya.
Program Perpustakaan Terapung yang rutin dilaksanakan ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas pendidikan generasi muda.
Aipda Imron berharap kegiatan tersebut dapat terus menumbuhkan budaya literasi di Kampung Enggros serta mendorong anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita mereka.
"Anak-anak adalah masa depan Papua. Jika mereka gemar membaca dan terus belajar, maka mereka akan memiliki bekal yang kuat untuk menghadapi masa depan dan mewujudkan impian mereka," tutupnya.


