Jayapura – Polda Papua melalui Biro Sumber Daya Manusia (SDM) melaksanakan Uji Kesamaptaan Jasmani (UKJ) dalam rangka Seleksi Penerimaan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Rastra Samara dan Gedung Dojo SPN Polda Papua, Jumat (12/06/2026).
Kegiatan dipimpin oleh Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Papua, Kombes Pol Andreas Luhut Jaya Tampubolon, S.I.K., M.K.P., serta dihadiri Ps. Kasubbagrohjashor Biro SDM Polda Papua AKP Djadik, Paur Subagbagselek Bagdalpers Biro SDM Polda Papua IPTU Sudirman, S.H., panitia jasmani, dan pengawas internal.
Pada pelaksanaan apel pembukaan, Ka SPN Polda Papua memberikan arahan kepada seluruh peserta agar mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, serta kejujuran dalam setiap proses yang dijalani.
“Kepada seluruh peserta, saya mengingatkan agar mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan kejujuran. Percayalah pada kemampuan diri sendiri. Jangan mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Hasil yang baik hanya dapat diraih melalui persiapan yang matang, kerja keras, dan doa,” ujar Kombes Pol Andreas Luhut Jaya Tampubolon.
Selain itu, peserta juga diimbau untuk menjaga kondisi kesehatan selama pelaksanaan kegiatan dan segera melaporkan kepada petugas kesehatan apabila mengalami gangguan fisik. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian seleksi berjalan aman dan mengutamakan keselamatan peserta.
Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi pengisian daftar hadir dan pemeriksaan kesehatan awal berupa pengecekan tekanan darah, pemanasan, lari selama 12 menit, pull up, push up, sit up, shuttle run (lari angka delapan), uji renang, hingga pemeriksaan antropometrik.
Pelaksanaan Uji Kesamaptaan Jasmani ini bertujuan untuk mengukur kesiapan fisik para peserta sebagai salah satu syarat utama dalam proses seleksi penerimaan anggota Polri. Seluruh tahapan dilaksanakan secara objektif, transparan, akuntabel, dan humanis sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dari jumlah keseluruhan 30 peserta yang hadir mengikuti seleksi, sebanyak 27 peserta dinyatakan Memenuhi Syarat (MS), sementara 3 peserta dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).
Diharapkan melalui proses seleksi yang berkualitas ini akan terjaring calon-calon Tamtama Polri yang memiliki fisik prima, mental yang kuat, integritas tinggi, serta siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.


