Jayapura – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika terus digencarkan jajaran Polda Papua melalui edukasi kepada generasi muda. Kali ini, Satresnarkoba Polres Sarmi memberikan penyuluhan tentang bahaya narkoba kepada 130 siswa-siswi baru SMA Negeri 3 Sarmi dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), yang berlangsung di Aula SMA Negeri 3 Sarmi, Kampung Keder Baru, Distrik Pantai Timur, Kabupaten Sarmi, Jumat (17/07).
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Sarmi IPTU Suratno, S.H., M.H., bersama personel Satresnarkoba.
Dalam penyampaiannya, IPTU Suratno mengajak para siswa untuk menjauhi narkoba sejak dini karena dampaknya tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan. Para peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai jenis narkotika, dampak penyalahgunaannya, serta konsekuensi hukum bagi setiap pelanggaran yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti materi dengan penuh perhatian dan antusias. Suasana sosialisasi semakin hidup melalui sesi diskusi dan tanya jawab, di mana para pelajar aktif mengajukan pertanyaan seputar bahaya narkoba, cara menghindari pergaulan yang berisiko, hingga langkah yang harus dilakukan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar.
Kasat Resnarkoba Polres Sarmi berharap edukasi tersebut dapat membentuk karakter pelajar yang memiliki kesadaran hukum, mampu menjaga diri dari pengaruh negatif, serta menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
IPTU Suratno mengatakan bahwa kegiatan penyuluhan di lingkungan sekolah merupakan langkah preventif yang sangat penting dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkotika.
"Pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dimulai sejak usia sekolah. Melalui edukasi seperti ini, kami ingin membangun pemahaman yang kuat agar para pelajar mampu mengenali bahaya narkotika, berani mengatakan tidak terhadap penyalahgunaan narkoba, serta menjadi generasi yang sehat, berprestasi, dan berkarakter," ujarnya.
Ia menambahkan, Polres Sarmi akan terus bersinergi dengan pihak sekolah, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mengedukasi generasi muda agar tercipta lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa baru SMA Negeri 3 Sarmi tidak hanya memperoleh wawasan mengenai bahaya narkoba, tetapi juga memiliki komitmen untuk menjadi pelopor dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih dari narkotika serta mampu mengajak teman sebaya untuk bersama-sama menjaga masa depan tanpa nar


