16/08/26

Hari ke-12 Penanganan Karhutla TNBTS, Satgas Fokus Pastikan Bara Benar-Benar Aman

 


PASURUAN – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memasuki hari ke-12. Hasil pemantauan pagi menunjukkan tidak ditemukan titik api (firespot). Meski demikian, Satgas Karhutla Wilayah Korem 083/Bdj masih mewaspadai delapan hotspot yang membutuhkan pendinginan dan pembasahan, terdiri dari dua titik di sekitar Seruni Point wilayah Probolinggo dan enam titik di wilayah Pasuruan.


Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, selaku Dansektor Penanganan Karhutla Wilayah Korem 083/Bdj, menegaskan penanganan terus dilakukan hingga seluruh potensi api benar-benar aman. Patroli, pendinginan, pembersihan serta pemantauan dari darat dan udara terus digelar untuk mencegah bara kembali menjadi api.


Dukungan operasi udara juga disiapkan. Jika kondisi cuaca memungkinkan, water bombing direncanakan kembali dilaksanakan sebanyak enam sorti dengan dukungan helikopter BNPB. Sehari sebelumnya, operasi udara telah dilaksanakan enam sorti dengan total 25 run. Hingga hari ke-12, luasan kawasan yang terdampak Karhutla tercatat sekitar 1.120,2 hektare.


Menurut Dansektor, tidak ditemukannya firespot menjadi perkembangan positif, namun belum menjadi alasan untuk menurunkan kewaspadaan. Satgas tetap melakukan patroli dan pemantauan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat dan wisatawan tentang pencegahan Karhutla. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kawasan TNBTS benar-benar aman sebelum diberikan rekomendasi pembukaan kembali destinasi wisata.


Api boleh padam, tetapi kewaspadaan tidak boleh surut. Satgas Karhutla Wilayah Korem 083/Bdj bersama seluruh unsur terkait terus bergerak memastikan tidak ada bara tersisa dan tidak muncul kebakaran susulan. TNBTS aman, hutan terlindungi, masyarakat terlindungi. :::

Berselancar di samudera dunia maya

This Is The Newest Post