Danrem 092/Mrl Pastikan Netralitas TNI Harga Mati



Tanjung Selor - Komandan Korem (Danrem) 092/Mrl Brigjen TNI Ari Estefanus, S. Sos., M.Sc. mengingatkan jajarannya untuk menjaga sikap netralitas dalam Pemilu 2024. Hal itu disampaikan Danrem saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kodim 0903/Bulungan, Kamis (29/12/2022). 


Danrem 092/Mrl Brigjen TNI Ari Estefanus, S. Sos., M.Sc. mengingatkan akan pentingnya netralitas. “Saya sudah sampaikan ke komandan Kodim, untuk disampaikan ke seluruh anggota agar tetap netral dalam pemilu. Sikap TNI tegas, harus netral,” ungkapnya.


Meskipun, kata dia, nantinya TNI akan membantu Polri dalam pengamanan namun netralinas sudah menjadi perintah. Bahkan TNI tak segan memberi sanki, jika ada yang melanggar aturan tersebut. 


Apabila, ditemukan ada personel yang terbukti tidak netral maka sanksi tegas akan diberikan kepada yang bersangkutan. "Kalau ada personel yang terbukti melanggar. Iya, pasti akan kita proses," ungkapnya.


Hal ini sesuai petunjuk dari Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono maupun Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman. "Jadi, selain membantu Polri, kita juga harus tetap menjaga netralitas dalam Pemilu,"bebernya.


Selain menjaga netralitas, Danrem juga menyampaikan 5 poin kepada seluruh jajaran Kodim 0903/Bulungan. Salah satunya, menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam menjalankan tugas.

"Jangan ada pelanggaran dan tetap menjaga kesehatan setiap individu," ungkapnya


Kemudian, personel Kodim 0903/Bulungan juga diminta untuk menjaga keharmonisan keluarga. “Tadi, saya juga menyampaikan moto saya sebagai Komandan Korem 092/Maharajalila. Yakni, siap, sigap, inovatif, adaptif dan patriot,” bebernya.


Sementara itu, Dandim 0903/Bulungan, Letkol Inf Victor Andhyka Tjokro, S.IP mengatakan, seperti diketahui bersama bahwa mulai tahun depan sudah memasuki tahun politik. Dalam hal ini, TNI juga memiliki tugas untuk melakukan pengamanan Pemilu.

“Jadi, kami akan bersinergi dengan kepolisian,” ujarnya.


Menurutnya, netralitas TNI harga mati. Artinya, TNI harus tegak lurus dengan komandonya. Nantinya, setelah terpilih Kodim 0903/Bulungan memastikan siap bersinergi.

“Tetapi, selama tahapan Pemilu ini kami tetap netral dengan siapapun, baik personal maupun partai,” bebernya.


Jikapun ada personel yang maju pada ajang kontestasi politik dipastikan yang bersangkutan sudah purna tugas. Sesuai aturan, anggota yang ingin mencalonkan diri harus pensiun terlebih dahulu.

“Kalau sudah pensiun kan tidak ada hubungan langsung dengan TNI,” bebernya.


Sesuai aturan, untuk Persit Kartika Chandra Kirana dipastikan bisa mencalonkan diri. Namun, tidak boleh menggunakan fasilitas yang dimiliki TNI. 

“Tidak boleh kampanye di lingkungan TNI dan tidak boleh menggunakan fasilitas yang dimiliki TNI,” tegasnya.


Apakah nantinya ada sanksi bagi personel yang terbukti tidak netral, Dandim memastikan akan memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

“Iya, kalau ada yang terbukti tidak netral pastinya akan ada sanksi yang diberikan kepada yang bersangkutan,” pungkasnya.