Tim Risk Assessment Baharkam Polri Kunjungi Stadion Mandala Jayapura Periksa Kelayakan

Tim Risk Assessment Baharkam Polri Kunjungi Stadion Mandala Jayapura Periksa Kelayakan

09/01/23, Januari 09, 2023

 


Polresta Jayapura Kota,- Kabag Ops Polresta Jayapura Kota Kompol M.B.Y Hanafi, S.H., S.I.K., M.H hadiri Kunjungan Tim Risk Assessment Dit Pamobvit Koorsabhara Baharkam Polri di Stadion Mandala Jayapura, Senin (9/1) pagi.


Kunjungan Tim Risk Assessment tersebut dipimpin Kombes Pol. Purwoko Yudianto, S.I.K., S.H., M.Hum selaku Ketua Tim dari Dit Pamobvit Korsabhara Baharkam Polri didampingi AKBP Dra. Ronna Ratulangi, Kompol Aris Manggape, Drs Karyadi. Turut hadir Kapolsek Jayapura Utara Kompol Jahja Rumra, S.H., M.H, Kasat Pam Obvit Polresta Jayapura Kota AKP Zahiri, Ketua Pelaksana Pertandingan Tim Persewar Waropen Frits Ramandey, Kabid Sarpras Koni Papua Benyamin Jansenem dan Manager Stadion Mandala Jayapura Sdr. Akmar.


Kabag Ops Polresta Jayapura Kota Kompol Hanafi saat ditemui usai pelaksanaan kunjungan mengatakan, maksud dan tujuan kedatangan Tim Risk Assessment tersebut dalam rangka Implementasi Sistem Penilaian Resiko Pengamanan Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga sesuai dengan Perpol Nomor 10 Tahun 2022 dan peraturan lainnya di Indonesia.


Kompol Hanafi menuturkan, selain itu tujuan kunjungan tersebut juga guna meninjau kelayakan di Stadion Mandala Jayapura sebagai syarat agar tim tuan rumah dapat melaksanakan pertandingan di kandangnya dan juga sebagai suatu syarat agar bisa menggelar kembali pertandingan Liga 2 Indonesia. 


"Intinya tim telah meninjau kondisi lapangan Stadion Mandala Jayapura melalui diskusi bersama dengan penanggung jawab baik via pemeriksaan sarana dan prasarana stadion maupun paparan materi dari pihak stadion maupun penyelenggara pengamanan dari kami pihak Kepolisian," ujarnya.


Mantan Kasat Reskrim Polres Mimika ini juga menambahkan, dari mulai luar stadion hingga di dalam lapangan, baik tribun maupun ruang-ruang yang ada semua diperiksa kelayakannya oleh tim, semua hal tersebut dilakukan bertujuan agar menghindari resiko-resiko fatal akibat kerusuhan di stadion seperti yang pernah terjadi di Kanjuruhan.


"Semua ini bertujuan untuk mewujudkan kelancaran dan keamanan saat pertandingan berlangsung agar semuanya bisa berjalan tertib sesuai SOP yang berlaku didalam aturan yang diberlakukan," tutup Kompol Hanafi.(*)


Penulis : Subhan

TerPopuler