Lumajang – Dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Babinsa Tekung Koramil 0821-15/Tekung Serda Aris Purwanto bersama warga melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan rumah ibadah di Masjid Jami “Bustanul Ulum” yang berada di Dusun Krajan RT 018 RW 006 Desa Tekung, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (17/2/2026).
Kegiatan gotong royong tersebut bersama masyarakat membersihkan seluruh area masjid, mulai dari ruang utama salat, teras, tempat wudhu, hingga halaman sekitar. Suasana kebersamaan dan semangat kekeluargaan begitu terasa, mencerminkan kuatnya nilai-nilai persatuan antara TNI dan masyarakat.
Saat dimintai keterangan Serda Aris Purwanto mengatakan bahwa kegiatan kerja bakti tersebut merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah, khususnya menjelang bulan penuh berkah. Menurutnya, masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan harus dipersiapkan dengan baik agar jamaah dapat beribadah dengan khusyuk dan nyaman selama Ramadhan.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan salat tarawih dalam kondisi masjid yang bersih dan tertata rapi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara TNI dan warga,” ujarnya.
Ketua Ta’mir Masjid Jami “Bustanul Ulum”, H. Abdul Muni, menyampaikan terima kasih atas keterlibatan Babinsa dan warga dalam kegiatan tersebut. Ia menuturkan bahwa kerja bakti ini sangat membantu dalam mempersiapkan masjid menyambut lonjakan jamaah selama bulan Ramadhan.
“Kami sangat bersyukur atas kebersamaan ini. Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dusun Krajan, Paito, mengatakan bahwa partisipasi warga dalam kerja bakti pembersihan Masjid Jami “Bustanul Ulum” menjadi bukti bahwa rasa memiliki terhadap fasilitas umum masih sangat tinggi. Dengan kebersamaan tersebut, masyarakat tidak hanya menjaga kebersihan fisik bangunan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar warga.
“Kami sangat mengapresiasi semangat warga yang secara sukarela meluangkan waktu dan tenaga untuk merawat masjid. Ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap rumah ibadah tumbuh dari kesadaran bersama, bukan karena kewajiban semata,” ujarnya.
Melalui kegiatan kerja bakti tersebut, tidak hanya kebersihan masjid yang terwujud, namun juga semangat kebersamaan dan nilai gotong royong semakin mengakar di tengah masyarakat. Menyambut Ramadhan dengan hati bersih dan lingkungan yang bersih menjadi harapan bersama, agar bulan suci dapat dijalani dengan penuh khidmat dan keberkahan. (Pendim0821)



