Atrean Panjang SPBU Angkasa Sebabkan Kemacetan Ruas Jalan Bandara Ngurah Rai

 


Badung- Banyaknya kendaraan yang akan mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Angkasa Bandara Ngurah Rai menyebabkan arus lalu lintas di ruas jalan Bandara I Gusti Ngurah Rai (arah Tuban) mengalami kemacetan Panjang pada jumat (7/6/2024) pagi. 


Antrian kendaraan tersebut didominasi oleh kendaraan dump truck yang membawa materiil limestone disamping beberapa kendaraan pribadi lainnya hingga keluar areal SPBU. Sejumlah personil Sat Lantas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai tampak melakukan pengaturan di beberapa median jalan termasuk di simpang SPBU. 


Seijin Kapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai AKBP I Ketut Widiarta, S.H., S.I.P., M.Si., Kasat Lantas Iptu I Made Kona, S.H. dalam keterangannya membenarkan kepadatan ruas jalan Bandara I Gusti Ngurah Rai terutama arah Tuban disebabkan adanya atrian kendaraan yang mengisi BBM di SPBU Angkasa. 


“Banyaknya kendaraan dump truck pengangkut limestone tersebut sengaja melakukan pengisian BBM (solar) di SPBU Angkasa pada jam-jam padat padahal tujuannya bukan ke bandara sehingga menjadi salah satu penyebab kemacetan,”ucapnya. 


Pihaknya juga pernah menyarankan kepada pihak pengelola SPBU untuk pengisian BBM terutama solar diberikan jadwal waktu atau tidak melayani pengisian BBM solar pada jam-jam sibuk untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas. 


“Disamping itu, petugas SPBU juga diminta untuk mengatur kendaraan yang akan melakukan pengisian BBM sehingga tertib karena areal SPBU dipakai juga sebagai akses keluar masuk kendaraan taxi dari pool taxi atau pangkalan taxi bandara, termasuk pula akses menuju perkantoran maupun jalan warga menuju kepemukiman,”jelasnya. 


Lebih lanjut Kasat Lantas Iptu Made Kona mengatakan pihaknya selalu berkoordinasi dengan pihak otoritas maupun instansi lainnya di Bandara I Gusti Ngurah Rai terkait dengan kemacetan arus lalu lintas yang sering terjadi di ruas jalan bandara. 


Ia berharaf segera bisa teratasi sehingga kemacetan tersebut tidak terus-terusan terjadi di ruas jalan bandara yang menyebabkan ketidaknyamanan masyarakat selaku pengguna jalan. (hms24)