Lumajang – Upaya mempererat sinergi antara TNI, pemerintah, kepolisian, dan masyarakat terus dilakukan di wilayah Kecamatan Senduro. Hal tersebut ditunjukkan Batuud Koramil 0821-03/Senduro Peltu Sukari yang mewakili Danramil Senduro bersama Forkopimcam Senduro menghadiri kegiatan Tumpangsari dan hari keagamaan Karo di Desa Kandangan, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa malam (28/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Senduro Sarjito Wibowo, S.STB, Kapolsek Senduro AKP Wahono, S.H., Kepala Desa Kandangan Jumanang, Babinsa Senduro Sertu Fransisco, Bhabinkamtibmas Aipda Devid, Ketua BPD M. Hasan Rifai, para Ketua RT/RW se-Desa Kandangan, serta masyarakat Suku Tengger.
Kehadiran Peltu Sukari dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan dan kepedulian TNI terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan dan keagamaan yang berlangsung di wilayah binaan. Selain menjaga hubungan baik dengan masyarakat, momentum tersebut juga menjadi sarana memperkuat komunikasi dan kebersamaan dengan seluruh unsur Forkopimcam Senduro.
Saat dikonfirmasi Peltu Sukari menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan masyarakat dalam ritual adat tahunan yang sakral bagi masyarakat Suku Tengger di Kabupaten Lumajang merupakan bagian dari upaya menjaga kedekatan dengan warga sekaligus mendukung terciptanya suasana yang aman, nyaman, dan harmonis.
“Kehadiran kami bersama Forkopimcam merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan masyarakat. Melalui momentum seperti ini, kita dapat mempererat silaturahmi, menjaga kebersamaan, serta memperkuat sinergi dalam menciptakan wilayah Senduro yang aman dan kondusif,” ujar dia.
Menurutnya, keberagaman tradisi dan kegiatan keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat merupakan bagian penting dari kehidupan sosial yang perlu dijaga bersama. TNI bersama pemerintah dan masyarakat memiliki peran untuk terus membangun komunikasi serta kebersamaan agar setiap kegiatan dapat berlangsung dengan tertib dan lancar.
Kegiatan Tumpangsari dan hari keagamaan Karo tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Masyarakat Suku Tengger bersama unsur pemerintahan dan aparat keamanan mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh kekhidmatan.
Melalui kehadiran Forkopimcam dalam kegiatan tersebut, diharapkan hubungan antara aparat kewilayahan dan masyarakat semakin erat. Sinergi yang terjalin juga menjadi modal penting dalam menjaga kerukunan, keamanan, serta keharmonisan masyarakat di wilayah Kecamatan Senduro. (Pendim0821)


