20/10/26

Dari Pondasi hingga Konstruksi, TNI dan Warga Bersatu Wujudkan Jembatan Garuda

 



HULU SUNGAI TENGAH – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Teluk Mesjid RT 08, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), terus menunjukkan progres signifikan. Personel TNI bersama masyarakat setempat terus bekerja melaksanakan tahapan pembangunan demi mempercepat penyelesaian jembatan yang diharapkan dapat mendukung mobilitas dan aktivitas warga, Selasa (20/10/2026).


Pada pelaksanaan kegiatan hari ini, pekerjaan difokuskan pada pembuatan pondasi jalan serta penyiapan besi untuk konstruksi jembatan.


Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kekuatan dan ketahanan konstruksi agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.


Dandim 1002/Hulu Sungai Tengah Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar melalui Koordinator Lapangan Kapten Inf M. Fadillah menyampaikan bahwa pengerjaan terus dilaksanakan secara bertahap dengan mengutamakan ketelitian dan kerja sama seluruh personel yang terlibat.


Menurutnya, sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pembangunan Jembatan Garuda tersebut.


“Pembangunan terus kita laksanakan secara bertahap. Saat ini pekerjaan difokuskan pada pembuatan pondasi jalan dan penyiapan besi jembatan.


Kami berharap seluruh tahapan dapat berjalan lancar sehingga pembangunan bisa terus berprogres sesuai dengan rencana,” ujarnya.


Semangat gotong royong yang ditunjukkan personel TNI bersama masyarakat menjadi gambaran nyata kebersamaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. 


Meskipun pekerjaan membutuhkan ketelitian dan tahapan yang berkesinambungan, seluruh pihak terus berupaya memberikan kontribusi terbaik.


Keberadaan Jembatan Garuda nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Teluk Mesjid, khususnya dalam menunjang akses transportasi, memperlancar aktivitas sehari-hari, serta mendukung kegiatan sosial dan perekonomian warga.


Melalui pembangunan ini, TNI kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga berperan aktif membantu percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, pembangunan Jembatan Garuda di Desa Teluk Mesjid diharapkan terus berjalan lancar hingga selesai dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sesuai dengan peruntukannya.(pen1002hst).

Ops Sikat Cartenz II 2026, Polresta Jayapura Kota Gencarkan Patroli Antisipasi Kejahatan Jalanan


 

Jayapura – Tim Resmob Numbay Subnit VI Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Jayapura Kota melaksanakan Patroli Siaga Reskrim untuk mengantisipasi kejahatan jalanan, aksi premanisme, pencurian kendaraan bermotor, serta potensi tindak pidana lainnya di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota, Selasa (20/10/2026) dini hari.


Kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mendukung pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II 2026 Polda Papua yang berfokus pada pencegahan dan penindakan terhadap berbagai bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat.


Kanit Opsnal Satreskrim Polresta Jayapura Kota, IPDA Ronald Jakadewa, S.H., mengatakan bahwa patroli dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi tindak pidana.


“Melalui Patroli Siaga Reskrim ini, kami berupaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya pada jam-jam rawan. Personel melakukan pemantauan, pemeriksaan terhadap kendaraan yang mencurigakan, serta pengecekan bukti kepemilikan kendaraan guna mengantisipasi tindak pidana di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota,” ujar IPDA Ronald.


Ia menjelaskan, patroli diawali dengan konsolidasi personel di Mako Polresta Jayapura Kota sebelum bergerak menuju sejumlah titik di wilayah Jayapura Selatan, termasuk kawasan Pasar Hamadi, Pantai Hamadi, dan Entrop.


Saat melaksanakan patroli di sekitar Pasar Hamadi, personel menemukan sebuah sepeda motor yang terparkir di bahu jalan dalam kondisi setang kendaraan tidak terkunci dan jok terbuka. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan serta mencari pemilik kendaraan untuk mengingatkan agar kendaraan diamankan dengan baik dan dipindahkan ke dalam rumah.


Selanjutnya, personel melanjutkan patroli menuju kawasan Pantai Hamadi dan Entrop. Di lokasi tersebut, petugas menghentikan sejumlah kendaraan yang dinilai mencurigakan untuk dilakukan pemeriksaan serta meminta pengendara menunjukkan bukti kepemilikan kendaraan.


“Dalam pemeriksaan tersebut, para pengendara dapat menunjukkan bukti kepemilikan kendaraan masing-masing sehingga diperbolehkan melanjutkan perjalanan. Kami mengimbau masyarakat agar selalu membawa dokumen kendaraan dan memastikan kendaraannya terparkir dalam keadaan aman,” jelasnya.


IPDA Ronald menambahkan, kegiatan patroli tidak hanya bertujuan melakukan pengawasan terhadap kendaraan, tetapi juga sebagai bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat untuk mencegah terjadinya tindak pidana dan memberikan rasa aman kepada warga.


Ia mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan meningkatkan kewaspadaan, tidak meninggalkan kendaraan dalam keadaan tidak terkunci, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.


“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengharapkan dukungan masyarakat untuk menjaga lingkungan tetap aman dan segera memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas. Sinergi antara masyarakat dan Polri sangat penting dalam mendukung keberhasilan Operasi Sikat Cartenz II 2026,” tutupnya.


Setelah melaksanakan rangkaian patroli dan pemeriksaan di sejumlah lokasi, Tim Resmob Numbay kembali ke Mako Polresta Jayapura Kota. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali.


Melalui kegiatan Patroli Siaga Reskrim yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Polresta Jayapura Kota berkomitmen mendukung upaya Polda Papua dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dari berbagai potensi tindak kejahatan.

 

Derek Alom Ingatkan Pentingnya Menjaga Kamtibmas di Distrik Tembagapura

 


Timika – Tokoh Masyarakat Distrik Tembagapura, Derek Alom, mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif di Kabupaten Mimika, khususnya Distrik Tembagapura.


Derek menyampaikan bahwa kedamaian dan stabilitas keamanan memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat, terutama di sejumlah lokasi di Distrik Tembagapura yang selama ini menjadi tempat masyarakat mencari nafkah. Oleh karena itu, ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat menjaga situasi agar tetap kondusif sehingga aktivitas sehari-hari dapat berlangsung dengan aman dan lancar.


“Distrik Tembagapura merupakan salah satu wilayah tempat masyarakat mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Karena itu, kita semua harus menjaga keamanan dan kedamaian di daerah ini. Jangan sampai terjadi hal-hal yang dapat menimbulkan kekacauan dan mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Derek.


Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung berbagai upaya aparat keamanan dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Tembagapura. Menurutnya, kerja sama antara masyarakat dan aparat keamanan merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya aparat keamanan dalam menjaga situasi tetap aman dan damai. Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Derek mengajak masyarakat untuk menyambut perayaan Natal dengan penuh sukacita melalui semangat persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan. Ia berharap momentum menjelang Natal dapat menjadi kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk mempererat hubungan kekeluargaan serta menjaga kerukunan di tengah kehidupan bermasyarakat.


“Mari kita bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, terlebih menjelang perayaan Natal. Kita ingin menyambut gerbang Natal di Tembagapura dengan penuh sukacita, kedamaian, dan kebersamaan. Jangan sampai persoalan yang tidak perlu mengganggu suasana damai yang kita harapkan,” tegas Derek.


Selain itu, Derek mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya maupun ajakan dari kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab. Ia menilai bahwa sikap bijak dalam menerima informasi dan kemampuan menahan diri sangat penting untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman yang berpotensi mengganggu keamanan wilayah.


“Saya berharap masyarakat tidak mudah percaya terhadap isu-isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Jangan terpengaruh oleh ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Mari kita lebih bijak dalam menerima informasi dan mengutamakan penyelesaian setiap persoalan melalui komunikasi yang baik,” tambahnya.


Menutup imbauannya, Derek mengajak seluruh masyarakat Distrik Tembagapura untuk terus menjaga persatuan, memperkuat rasa saling menghormati, serta berperan aktif dalam menciptakan suasana yang aman dan damai.


Ia berharap dengan adanya kerja sama yang baik antara masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, pemerintah daerah, dan aparat keamanan, Kabupaten Mimika, khususnya Distrik Tembagapura, dapat terus terjaga dalam situasi yang kondusif sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang dan menyambut Natal dengan penuh sukacita.

Kepala Suku Besar Kamoro Serukan Persatuan demi Mimika yang Aman, Damai, dan Sejahtera

 


Timika – Kepala Suku Besar Suku Kamoro Kabupaten Mimika, Timotius Samin, mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan demi mewujudkan situasi Kabupaten Mimika yang aman, damai, dan sejahtera.


Timotius menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga aparat keamanan. Menurutnya, persatuan dan komunikasi yang baik menjadi kunci utama dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.


“Kita sebagai warga masyarakat yang baik harus bergandengan tangan untuk menjaga keamanan di Kabupaten Mimika. Jangan mudah percaya atau terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Kita harus lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang dapat mengganggu situasi keamanan,” ujar Timotius.


Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum menjelang perayaan Natal sebagai kesempatan mempererat persaudaraan, menumbuhkan rasa saling menghormati, serta memperkuat semangat toleransi antarumat beragama. Menurutnya, Natal merupakan momen penuh kedamaian yang perlu disambut dengan hati bersih, ketulusan, dan semangat kebersamaan.


“Sebentar lagi kita akan memasuki bulan damai, yaitu perayaan Natal. Karena itu, mari kita persiapkan diri dengan hati yang bersih, saling memaafkan, dan menjaga hubungan baik dengan sesama. Jangan sampai persoalan atau perbedaan yang ada justru merusak kedamaian yang selama ini kita harapkan bersama,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Timotius berharap agar setiap konflik yang terjadi di tengah masyarakat dapat diselesaikan secara bijaksana melalui dialog dan pendekatan kekeluargaan. Ia menekankan pentingnya peran para tokoh dalam menjadi jembatan perdamaian sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan.


“Apabila ada konflik atau persoalan di tengah masyarakat, mari kita redam bersama dan jangan memperkeruh keadaan. Para tokoh harus mampu menjadi jembatan perdamaian, mempertemukan pihak-pihak yang berselisih, serta mencari jalan keluar melalui komunikasi yang baik. Jangan biarkan persoalan kecil berkembang menjadi konflik yang lebih besar,” tegasnya.


Timotius juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Ia berharap masyarakat dapat mengedepankan sikap saling menghargai, menghindari tindakan provokatif, serta mengutamakan penyelesaian masalah secara damai.


Menutup imbauannya, Timotius mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mimika untuk menjaga persatuan dan memperkuat rasa kebersamaan demi masa depan daerah yang lebih baik.


“Keamanan dan kedamaian adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga Mimika agar tetap aman, damai, dan sejahtera. Dengan persatuan, kepedulian, dan semangat saling menghormati, kita dapat menciptakan suasana yang harmonis sehingga masyarakat bisa menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman, terlebih dalam menyambut perayaan Natal,” tutup Timotius.

Joko Uamang Berharap 7 Perempuan yang Masih Disandera Dapat Dibebaskan Oleh Pihak Yang Bertanggung Jawab Sebelum Natal

  


Timika, 19 Oktober 2026 – Tokoh pemuda Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Joko Uamang, berharap 7  perempuan yang diketahui masih disandera oleh KKB di bawah pimpinan Prisko Lokbere di Distrik Alama dapat segera dibebaskan dan dikembalikan kepada keluarga mereka. Harapan tersebut semakin besar menjelang perayaan Natal, ketika keluarga ingin kembali berkumpul bersama orang-orang tercinta.


Joko Uamang menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, ketujuh perempuan tersebut saat ini berada di Distrik Alama dan masih dalam pengawasan kelompok bersenjata. Upaya komunikasi dengan pihak terkait terus dilakukan bersama pemerintah dan sejumlah tokoh masyarakat melalui sarana komunikasi yang tersedia untuk mendorong pembebasan para korban penyanderaan.


“Harapan kami, 7 sandera bisa dibebaskan sesuai dengan pernyataan pihak kelompok yang menyebutkan akan mengembalikan mereka. Apalagi menjelang Natal, orang tua dan keluarga sangat ingin bertemu dengan anak-anak mereka,” ujar Joko Uamang.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah Kabupaten Mimika atas bantuan bahan makanan yang telah disalurkan kepada masyarakat pengungsi di Distrik Jila. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang terdampak situasi di wilayah tersebut. Joko Uamang turut mengucapkan terima kasih kepada aparat TNI-Polri dan Majelis Rakyat Papua (MRP) yang dinilai telah membantu keluarga dalam berbagai upaya pembebasan para korban.


Selain itu, Joko menyampaikan terima kasih atas evakuasi Demerina Uamang ke Timika hingga mendapatkan penanganan medis dan dapat kembali berkumpul dengan keluarganya dalam keadaan sehat. Ia berharap upaya serupa dapat segera membuahkan hasil bagi 7 perempuan lainnya yang masih menunggu pembebasan.


Terkait kondisi keamanan, Joko menyebut situasi di Distrik Jila hingga saat ini masih relatif aman dan kondusif. Ia berharap komunikasi antara pemerintah, tokoh masyarakat, keluarga korban, dan pihak terkait terus diintensifkan agar proses pembebasan dapat dilakukan secara damai dengan mengutamakan keselamatan para sandera.


Joko juga mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan menghindari tindakan yang dapat memperburuk keadaan. Ia berharap ketujuh perempuan tersebut dapat segera kembali ke tengah keluarga sehingga masyarakat dapat menyambut Natal dalam suasana aman, damai, dan penuh kebersamaan.

Kepala Suku Lipnangul Ajak Masyarakat Pegunungan Bintang Jaga Keamanan dan Tidak Terprovokasi

 


Oksibil, 19 Oktober 2026 – Tokoh adat Distrik Kiwirok sekaligus Kepala Suku Lipnangul dan Kepala Kampung Oknanggul, Yanwarius Uopdana, mengajak masyarakat Kabupaten Pegunungan Bintang untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun ajakan dari kelompok yang berpotensi mengganggu situasi keamanan.


Yanwarius menyatakan dukungannya untuk membantu pihak kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Pegunungan Bintang. Ia menegaskan bahwa peran tokoh adat sangat penting dalam menyampaikan pesan-pesan damai kepada masyarakat agar tetap menjaga kedamaian dan tidak terpengaruh oleh informasi yang dapat memperkeruh keadaan.


“Saya selalu siap membantu pihak kepolisian menjaga dan menciptakan keamanan di Kabupaten Pegunungan Bintang. Saya juga akan terus memberikan imbauan kepada masyarakat agar kita bersama-sama menjaga situasi dan tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun ajakan dari kelompok yang ingin membuat situasi menjadi kurang aman,” ujar Yanwarius.


Menurutnya, menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan masyarakat, tokoh adat, dan aparat keamanan. Karena itu, ia mengajak masyarakat, khususnya di wilayah Kiwirok, untuk mengutamakan persatuan serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.


Ia berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh provokasi dan tetap menjaga hubungan baik antarsesama. Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, Kabupaten Pegunungan Bintang diharapkan tetap aman, damai, dan kondusif sehingga aktivitas sehari-hari dapat berlangsung dengan baik.

19/10/26

SAT RESNARKOBA POLRES LANNY JAYA GELAR RAZIA, CEGAH PEREDARAN NARKOBA DAN MIRAS ILEGAL

 


LANNY JAYA – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Lanny Jaya melaksanakan kegiatan razia dalam rangka mencegah peredaran narkotika dan minuman keras (miras) ilegal di wilayah Kabupaten Lanny Jaya, Senin (19/10/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 08.45 WIT tersebut dilaksanakan di depan Mako Polres Lanny Jaya dengan melibatkan Kasat Resnarkoba IPTU Rany Pieris, S.IP., Kasat Lantas IPDA Harbis, serta sejumlah personel Sat Resnarkoba Polres Lanny Jaya.


Sebelum pelaksanaan razia, Kasat Resnarkoba terlebih dahulu memimpin apel pengecekan personel sekaligus memberikan arahan dan petunjuk pelaksanaan (AAP) sebagai pedoman dalam menjalankan tugas di lapangan.


Pada pukul 08.55 WIT, personel gabungan Sat Resnarkoba dan Sat Lantas mulai melaksanakan pemeriksaan terhadap masyarakat yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat dari arah Wamena menuju Kota Tiom. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi peredaran narkotika dan minuman keras ilegal di wilayah hukum Polres Lanny Jaya.


Kegiatan pemeriksaan berlanjut hingga pukul 10.15 WIT. Selama pelaksanaan razia, petugas tidak menemukan barang bukti narkotika maupun minuman keras ilegal. Tidak terdapat hal menonjol yang dilaporkan selama kegiatan berlangsung.


Pada pukul 10.30 WIT, seluruh rangkaian kegiatan razia selesai dilaksanakan. Selanjutnya, Kasat Resnarkoba, Kasat Lantas, dan personel yang terlibat kembali ke Mako Polres Lanny Jaya.


Kegiatan razia ini merupakan bagian dari upaya Polres Lanny Jaya dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika serta peredaran minuman keras ilegal, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif.


Polres Lanny Jaya berkomitmen untuk terus melaksanakan upaya pencegahan dan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku demi menciptakan lingkungan yang aman dan terbebas dari bahaya narkoba.


HUMAS POLRES LANNY JAYA

#humaspolreslannyjaya

#PolresLannyJaya

#polisibersamamasyarakat 

#SatResnarkoba

#BerantasNarkoba

#LannyJayaAman

POLRES LANNY JAYA GELAR POLISI PEDULI PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 1 TIOM

  


LANNY JAYA – Sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan, Polres Lanny Jaya melaksanakan kegiatan Polisi Peduli Pendidikan di SMP Negeri 1 Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Senin (19/10/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lanny Jaya, KOMPOL Hendrik Seru, S.H., yang bertindak sebagai Pembina Upacara Bendera hari Senin.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag SDM Polres Lanny Jaya IPTU Tutik Yulyati beserta 8 personel Polres Lanny Jaya, para dewan guru dan ratusan siswa-siswi SMP Negeri 1 Tiom.


Upacara dimulai pukul 08.10 WIT berlangsung khidmat dan tertib. Usai upacara, Kapolres memberikan arahan dan motivasi.


Dalam arahannya, Kapolres mengajak para pelajar untuk rajin belajar, menaati tata tertib sekolah, menghormati guru dan orang tua, menjaga sopan santun, serta menjauhi segala bentuk perilaku negatif seperti pergaulan bebas, miras, dan narkoba.


“Adik-adik adalah generasi penerus bangsa. Tanamkan disiplin, tanggung jawab, Edukasi Bullying, semangat belajar. Hormati guru dan orang tua, kejar cita-cita setinggi mungkin. Kami dari Polres Lanny Jaya akan selalu mendukung pendidikan kalian,” tegas Kompol Hendrik Seru.


Pukul 08.45 WIT, kegiatan diakhiri dengan foto bersama.


Kapolres menambahkan, program Polisi Peduli Pendidikan ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya Polri dalam membangun karakter generasi muda yang disiplin, berintegritas dan berprestasi, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan dunia pendidikan.


Selama kegiatan berlangsung, situasi dalam keadaan aman, tertib dan kondusif.


#humaspolreslannyjaya