30/09/24

Prajurit Kodam IX/Udayana Sabet Medali Perak Piala Kasad



Denpasar – Prestasi membanggakan berhasil diraih oleh prajurit Yonzipur 18/YKR, Prada I Made Darmadi, yang berhasil membawa pulang medali perak di Kejuaraan Pencak Silat Piala Kasad ke-2. Dalam ajang bergengsi yang digelar di GOR Laga Tangkas dan Laga Satria, Cibinong, Bogor, Jawa Barat pada Minggu (29/9/2024), Prada Made sukses menunjukkan kemampuan terbaiknya di Kelas H Umum.


Kejuaraan ini merupakan ajang tingkat nasional yang diselenggarakan oleh TNI Angkatan Darat, dan berhasil menarik perhatian para atlet dan pecinta pencak silat dari seluruh penjuru negeri. Prada Made Darmadi tampil luar biasa, dengan mengandalkan teknik dan strategi yang matang, ia berhasil melalui berbagai pertandingan ketat sebelum memastikan posisi kedua di final.


Dalam wawancaranya usai upacara penyerahan medali, Prada I Made Darmadi menyampaikan rasa syukur atas prestasi ini. “Saya sangat bersyukur atas pencapaian ini. Ini adalah hasil dari kerja keras, dukungan dari rekan-rekan, dan bimbingan pelatih," ujarnya dengan penuh haru. Kemenangan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengharumkan nama satuan Yonzipur 18/YKR dan Kodam IX/Udayana.


Prestasi ini menjadi motivasi besar bagi seluruh prajurit di satuannya, sekaligus memperlihatkan bahwa TNI bukan hanya unggul di medan perang, tetapi juga dalam bidang olahraga, khususnya bela diri tradisional seperti pencak silat.


Dengan raihan medali perak ini, Prada I Made Darmadi diharapkan dapat terus mengasah kemampuannya dan memberikan kontribusi lebih besar bagi dunia pencak silat. Selain itu, ia juga diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi prajurit lainnya untuk mengikuti jejaknya dalam meraih prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.


Pencak silat, sebagai salah satu warisan budaya Indonesia, terus berkembang dan semakin mendapat perhatian, terutama dengan adanya dukungan dari institusi besar seperti TNI. Kejuaraan Piala Kasad ini adalah salah satu bentuk komitmen TNI dalam memajukan dan melestarikan seni bela diri tradisional ini di Indonesia.


Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana, Kolonel Inf Agung Udayana, S.E., M.M., turut memberikan apresiasi atas pencapaian Prada Made Darmadi. Dalam keterangannya, ia menyampaikan harapan agar prestasi ini dapat memotivasi lebih banyak prajurit Kodam IX/Udayana untuk berprestasi di berbagai ajang, baik di tingkat nasional maupun internasional. Dukungan dari institusi diharapkan dapat semakin menguatkan semangat para prajurit dalam berkarya di bidang olahraga.


Dengan adanya prestasi ini, TNI Angkatan Darat, melalui Kejuaraan Pencak Silat Piala Kasad, telah menunjukkan bahwa mereka tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan negara, tetapi juga berkontribusi dalam memajukan olahraga dan seni bela diri Indonesia.


Keberhasilan Prada I Made Darmadi di Kejuaraan Pencak Silat Piala Kasad ke-2 menjadi bukti bahwa prajurit TNI tidak hanya berprestasi dalam tugas militer, tetapi juga dalam bidang olahraga. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi dan motivasi bagi prajurit lainnya, serta menjadi bagian dari komitmen TNI dalam memajukan dunia pencak silat di Indonesia. (Pendam IX/Udy)

Cegah Fatalitas, Polri Wajibkan Personel Pengamanan Pilkada Dites Kesehatan



Polri mewajibkan personelnya yang bertugas dalam rangkaian pengamanan Pilkada 2024 diperiksa kesehatannya. Tak hanya itu, pemeriksaan kesamaptaan dan psikologi juga akan dilakukan terhadap anggota pengamanan Pilkada.


“Saya wajibkan Karo SDM (Kepala Biro Sumber Daya Manusia) bekerja sama dengan Kabiddokkes (Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan) untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Yang lolos pemeriksaan kesehatan baru diberikan rekomendasi boleh terlibat langsung di dalam seluruh rangkaian pengamanan Pilkada, khususnya pada saat pendistribusian logistik pemilu ke TPS-TPS termasuk juga pada saat pencoblosan sampai dengan penghitungan dan penggeseran hasil penghitungan,” tegas Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Dedi Prasetyo, dalam keterangan tertulis, Minggu (29/9/2024). 


Irjen Dedi menjelaskan langkah ini diperlukan untuk mencegah serta menekan potensi personel Polri jatuh sakit atau meninggal dunia.  Dia meminta seluruh personel yang bertugas dipastikan dalam kondisi prima dan mampu melaksanakan pengamanan.


“Jadi kondisi (personel yang ditugaskan) harus betul-betul sehat. Kita memitigasi jangan sampai terjadi fatalitas seperti tahun-tahun atau pemilu sebelumnya. Kami harus yakinkan bahwa kondisi seluruh anggota yang terlibat langsung (pengamanan) ini kesehatannya, kesamaptaannya dan psikologinya dalam kondisi baik,” sambung Irjen Dedi.


Dia menyampaikan berkaca dari pengamanan Pilpres serta Pileg, para personel Polri khususnya yang bertugas di lapangan bersemangat dan berjibaku menjalankan tugas meski harus melintasi medan dengan berbagai tantangan. Oleh sebab itu semangat para personel perlu diimbangi kondisi prima.


Mantan Kadiv Humas Polri ini juga menjelaskan soal skenario pelibatan siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) dalam pengamanan kantor-kantor polisi saat rangkaian kegiatan Pilkada berlangsung. Namun hal tersebut dilakukan jika benar-benar diperlukan.


“Saya sudah perintahkan juga seluruh siswa yang ada di SPN, nanti apabila situasi dibutuhkan perkuatan untuk menjaga kesatuan baik tingkat polres, tingkat polda, itu bisa dilibatkan. Ibaratnya ini latihan kerjanya, jadi khusus fokus pada pengamanan di mako (markas komando) tingkat polres dan polda,” jelas Irjen Dedi.


Dia juga menuturkan terkait penguatan berjenjang mulai dari tingkat polda ke jajaran polres, dan polres ke jajaran polsek. Irjen Dedi mengatakan Sopstama Polri telah menghitung jumlah personel yang dibutuhkan untuk pengamanan Pilkada 2024.


“Personel Polda bisa back-up personel Polres yang memang butuh. Demikian juga Polres harus memback-up kalau ada polsek yang membutuhkan. Dan itu semua sudah dihitung oleh Sops, dan kebutuhan seluruh anggota Polri yang terlibat dalam pengamanan mulai dari TPS hingga rangkaian seluruh kegiatan Pilkada ini sudah dihitung semua. Termasuk rencana kontijensi juga sudah disiapkan,” pungkas mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini.

Ikut Jejak Ayah Jadi Abdi Negara, Atlet Paralimpik Ini Masuk Bintara Polri



Siswa Pendidikan dan Pembentukan Bintara (Diktukba) Inklusif Polri dari jalur disabilitas, Rendi Arif Pratama, kini menjalani pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sumatera Utara (Sumut). Rendi merupakan atlet paralimpik cabang olahraga atletik.


Pemuda 17 tahun ini mengatakan dirinya ingin mengikuti jejak Sang Ayah sebagai abdi negara. Ayahnya merupakan prajurit TNI AD yakni Sersan Kepala (Serka) Hendri Saputra. 


“Saya ingin seperti ayah saya, menjadi abdi negara. Awal sebelum Polri membuka penerimaan anggota disabilitas, cita-cita saya jadi guru,” kata Rendi di SPN Polda Sumut, Hinai, Langkat, Sumut pada Minggu (29/9/2024).


Peraih medali perunggu cabang olahraga lari cepat 100 meter Peparpernas X 2023 ini menceritakan antusiasmenya saat tahu Polri membuka kesempatan untuk penyandang disabilitas menjadi seorang polisi. Kala itu dia membuka media sosial TikTok, dan melihat unggahan perihal kebijakan inklusif Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam penerimaan anggota, yaitu merekrut penyandang disabilitas.


“Awalnya saya lagi scroll media sosial, TikTok. Lalu saya jumpa FYP bahwa ada pembukaan siswa Bintara Polri untuk khusus disabilitas. Lalu saya langsung bilang ke orang tua bahwasanya ada pembukaan Bintara Polri untuk disabilitas.  Dan orang tua langsung mendukung dan kami mencari informasi lebih lanjut dengan pergi ke Polres Deli Serdang,” cerita Rendi yang juga peraih medali emas cabor Lempar Lembing Peparprov II Sumut.


Sesampainya di polres, personel SDM setempat lalu berbincang terkait persyaratan pendaftaran Bintara Polri jalur disabilitas. Singkat cerita, Rendi akhirnya mendapat nomor pendaftaran dan mengikuti serangkaian tes masuk Bintara Polri hingga dinyatakan lolos seleksi.


“Saat itu saya menyiapkan fisik saya, contohnya berenang dan berlari. Kemudian belajar untuk tes akademik,” ucap sulung dari tiga bersaudara ini.


Rendi sejak kecil mengaku berjuang untuk mandiri dan memilih menghadapi perundungan dari teman-temannya. Rendi lalu menyadari dirinya harus semangat dan 'bangkit' dari kondisi tersebut.


“Saya waku masih kecil saya pikir saya tidak disabilitas, saya pikir saya normal. Saya tahu saya disabilitas setelah teman-teman saya bilang saya cacat kelas 3 SD. Saya diejek teman saya. Kelas 6 juga saya diejek satu kelas, akhirnya saya ngadu. Lalu saya berpikir apakah saya harus selalu sedih? Jawabannya ‘tidak’. Saya melihat (penyandang) disabilitas yang lain, jadi saya harus lebih semangat dari mereka,” ungkap peraih medali perak cabang olahraga Lempar Cakram Peparprov II Sumut ini.


Dia bercerita ibunya pernah menguncinya di dalam sebuah ruangan. Dan ruangan itu, sambung Rendi, baru akan dibuka ibunya jika Rendi sudah bisa memakai baju sendiri. Rendi menuturkan hal tersebut merupakan salah satu cara ibunya mendidiknya untuk mandiri.


"Nggak lama saya ketuk (pintu) dari dalam, saya bilang sudah berhasil pakai baju sendiri. Ibu menangis terharu," kata Rendi.


Rendi yang juga meraih medali perak di cabor Tolak Peluru Peparprov II Sumut ini menyampaikan kedua orang tuanya selalu melapangkan dadanya, dan memberi motivasi dirinya bisa mencapai cita-cita. Rendi menyebut kedua orang tuanya selalu menyebut dirinya anak istimewa.


“Kata orang tua, ‘Sabar saja, ini jalan kamu, ini takdir kamu. Tapi yakinlah suatu hari kamu bakal jadi apa yang kamu mau’. Motivasi lainnya, ‘Kamu itu istimewa, jadi jangan berkecil hati kalau diejek. Kamu lebih daripada yang lain, kamu itu istimewa’,” ungkap Rendi.


Rendi mengatakan sedari kecil juga ayahnya telah membekali dirinya dengan pengetahuan, semisal terkait komputer. Rendi menuturkan dia memiliki kemampuan di bidang komputer, sehingga dia yakin selain prestasi atletik, kemampuannya itu dapat memberi kontribusi untuk Polri.


“Mereka (orang tua) memberikan contoh agar saya tidak lemah atau dimanja-manja. Saya selalu dibuat mandiri. Saya yakin dengan kemampuan komputer saya dan saya yakin bisa bermanfaat untuk Polri,” ujar Rendi.


Pertama masuk SPN Polda Sumut sebagai siswa Bintara, Rendi mengaku kaget dengan kehidupan yang serba cepat, disiplin dan tegas. Namun di sisi lain dia terkesan dan bersyukur.


“Yang paling terkesan waktu saya datang kemari (SPN Polda Sumut), waktu disuruh cepat-cepat pakai baju dan sepatu. Saya merasakan, ‘Oh begini sekolah polisi’. Lama saya terbiasa. Dan kalau dulunya saya ngomong lemah lembut, sekarang saya berani tegas. Saya juga dulu tidak rapih dalam pakaian, sekarang sudah lebih rapih,” ucap Rendi. 


Rendi pun bersyukur karena dia diperlakukan sama oleh siswa lainnya. Dia merasa diperlakukan setara.


“Di lingkungan SPN saya merasa rekan-rekan dan pengasuh, terutama pengasuh tidak ada bedakan satu dengan yang lain. Mau saya begini, mau saya begitu, sama di sini semua, rata,” kata remaja berusia 17 tahun ini.


Diketahui, Polri melalui Biro Pengendalian Personel SSDM Polri, merekrut 16 penyandang disabilitas pada penerimaan Bintara Tahun Anggaran 2024 ini. Mereka terdiri dari 3 siswa Bintara perempuan dan 13 laki-laki.


Rekrutmen kelompok disabilitas menjadi anggota organik merupakan kebijakan inklusif Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Asisten Kapolri bidang SDM Irjen Dedi menuturkan Jenderal Sigit yakin penyandang disabilitas mampu melakukan pekerjaan kepolisian.


"Polri pada tahun 2023 sebenarnya sudah melakukan rekrutmen terhadap kelompok disabilitas tapi untuk golongan ASN atau pegawai negeri pada Polri (PNPP). Dari kelompok itu kita pekerjakan di dua polda yaitu Polda Jogja kemudian di Polda Sumatera Selatan. Dari situ berproses, Pak Kapolri tambah yakin, 'Saya minta (difabel menjadi-red) anggota Polri'," tutur Irjen Dedi sambil menirukan perintah Jenderal Sigit padanya kala itu.

Sat Narkoba Ungkap Kasus 24 Tersangka Termasuk Bandar dan Residivis


Polresta Pasuruan - Sat Narkoba Polres Pasuruan Kota berhasil mengungkap rangkaian kasus narkoba dalam periode Juli hingga September 2024. Dalam konferensi pers yang digelar di mako Polres Pasuruan Kota. Senin(30/9/2024)


Kapolres Pasuruan Kota AKBP Davis Busin Siswara S.I.K., M.I.Kom., mengumumkan keberhasilan Sat Narkoba dalam menangkap 24 tersangka yang terlibat dalam jaringan narkoba serta minuman keras (miras) ilegal. Pada operasi tersebut, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 55,45 gram sabu, 17.847 butir obat keras jenis Trihexiphenidyl, serta 985 botol minuman keras berbagai merek.


"Dari bulan Juli hingga September, kami telah melakukan serangkaian operasi untuk menekan peredaran narkotika dan minuman keras di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. Berkat kerja keras seluruh jajaran sat narkoba, kami berhasil menangkap 24 orang tersangka, termasuk beberapa residivis yang kembali melakukan tindak kejahatan serupa.” Ucap Kapolres.


Kapolres menjelaskan bahwa operasi ini merupakan tindak lanjut dari upaya intensif Polres Pasuruan Kota dalam memetakan wilayah rawan peredaran narkoba. Sat ResNarkoba berhasil mengungkap jaringan peredaran sabu yang melibatkan tersangka-tersangka dari berbagai latar belakang. Dari 24 tersangka yang ditangkap ada sebagai pemakai, kurir, bandar, serta tujuh di antaranya diketahui merupakan residivis yang sebelumnya pernah dihukum dalam kasus serupa.


"Residivis yang kami tangkap ini memang sudah menjadi target operasi kami. Mereka kembali terlibat dalam jaringan peredaran narkoba dengan modus yang lebih canggih, namun berkat pengawasan dan penyelidikan yang ketat, mereka akhirnya berhasil kami amankan.” Ujar AKBP Davis.


Kasat Narkoba Polres Pasuruan Kota Iptu Arief Wardoyo SH menyatakan dalam operasi ini, sat narkoba berhasil menyita berbagai jenis barang bukti, termasuk narkotika jenis sabu seberat 55,45 gram yang siap diedarkan di kalangan pengguna. Sabu ini disita dari beberapa pengedar yang berperan sebagai kurir dalam jaringan peredaran narkoba. 


“Kami menemukan sabu ini dalam paket-paket kecil yang sudah siap untuk didistribusikan. Tersangka mencoba menyembunyikan barang bukti ini di beberapa lokasi berbeda untuk menghindari kecurigaan petugas, namun kami berhasil mengidentifikasi setiap titik penyimpanan.” Kata Kasat Narkoba.


Selain itu, polisi juga menyita 17.847 butir obat keras jenis Trihexiphenidyl, yang selama ini disalahgunakan oleh pengguna sebagai alternatif narkoba. Trihexiphenidyl adalah obat yang seharusnya hanya digunakan dengan resep dokter, namun sering kali diperdagangkan secara ilegal di kalangan anak muda.


“Tak hanya itu, dalam pengungkapan ini, polisi juga menyita 985 botol miras dari berbagai merek yang dijual tanpa izin resmi. Miras-miras ini dijual secara sembunyi-sembunyi di berbagai lokasi, termasuk warung-warung kecil dan kios tak berizin. Penjualan miras ilegal ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga sering kali menjadi pemicu tindak kriminal dan gangguan kamtibmas.” Tambah Iptu Arief.


Kasat Narkoba juga menjelaskan bahwa seluruh tersangka yang ditangkap akan dikenai pasal-pasal berat sesuai dengan tindak pidana yang dilakukan. Tersangka pengedar narkotika akan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang mengancam mereka dengan hukuman penjara paling lama 20 tahun atau bahkan seumur hidup.


“Untuk pelaku yang terlibat dalam peredaran obat keras berbahaya tanpa izin, mereka akan dijerat dengan Undang-Undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009, yang juga mengatur tentang pengendalian obat-obatan berbahaya. Sedangkan para pelaku yang terlibat dalam penjualan miras ilegal akan diproses sesuai dengan peraturan daerah dan peraturan perundang-undangan yang berlaku terkait pengendalian peredaran minuman beralkohol.” Ucap Iptu Arief.


“Kami tidak akan memberikan toleransi kepada para pelaku peredaran narkoba dan miras. Ini adalah kejahatan serius yang merusak tatanan sosial dan masa depan generasi muda kita. Oleh karena itu, kami akan memastikan bahwa mereka mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya.” Tegas Kasat Narkoba.


Kepala Dinas Pendidikan Kota Pasuruan Lucky Danardono menyampaikan komitmen pencegahan peredaran narkoba. Pihaknya akan melakukan upaya pencegahan dan sosialisasi di kalangan pelajar.


“Kami dinas pendidikan sangat berkepentingan dengan pencegahan, jangan sampai bahaya narkoba ini mempengaruhi anak-anak kita. Kita akan berusaha membuat program pencegahan terhadap peredaran narkoba di pelajar. Kita akan sosialisasi agar bahaya narkoba bisa dimitigasi bersama.” Ucap Lucky Danardono.


Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan ikut serta dalam upaya pemberantasan narkoba di lingkungan masing-masing. Kerjasama antara masyarakat dan aparat penegak hukum, menurutnya, adalah kunci utama dalam memerangi peredaran narkoba dan minuman keras ilegal. Dia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang terkait dengan narkoba atau miras kepada pihak kepolisian.


“Kami akan terus melakukan operasi seperti ini secara berkala. Namun, kami juga memerlukan dukungan dari masyarakat. Jika ada informasi atau kecurigaan terkait peredaran narkoba, kami harap segera dilaporkan. Kami pastikan identitas pelapor akan dirahasiakan demi keamanan.” Ujar Kapolres.


Konferensi pers ini ditutup dengan pernyataan bahwa Polres Pasuruan Kota akan terus meningkatkan operasi pemberantasan narkoba dan miras hingga tuntas, guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Pasuruan Kota. 


Pihak kepolisian juga berjanji akan memperketat pengawasan terhadap daerah-daerah yang dianggap rawan serta menjalin kerjasama lebih erat dengan berbagai pihak untuk menekan angka peredaran barang-barang terlarang tersebut.

Perjalanan Melawan Limfoma Hodgkin, Pentingnya Kesadaran dan Deteksi Dini untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien



Jakarta, 26 September 2024 – Memperingati Bulan Kesadaran Limfoma yang jatuh pada bulan September setiap tahunnya, PT Takeda Indonesia menyelenggarakan acara media bertajuk “Kenali Limfoma Hodgkin” untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Limfoma Hodgkin, sebuah penyakit yang seringkali tidak terdiagnosis dengan tepat hingga mencapai stadium lanjut. Acara yang mengangkat tema “Saatnya Kita Bicara Jujur tentang Apa yang Kita Rasakan” ini bertujuan tidak hanya untuk mengedukasi publik mengenai pentingnya deteksi dini, tetapi juga memberikan dukungan bagi para pasien yang tengah berjuang melawan kanker ini dengan menyediakan wadah untuk menyuarakan kebutuhan tatalaksana serta harapan mereka. Limfoma adalah salah satu jenis kanker yang menyerang sistem limfatik, bagian penting dari sistem kekebalan tubuh manusia. 


Ada dua jenis utama limfoma, yaitu Limfoma Hodgkin dan non-Hodgkin. Limfoma Hodgkin, meskipun lebih jarang ditemukan, memiliki ciri khas sel Reed-Sternberg dan sering kali menyerang orang dewasa muda serta mereka yang berusia di atas 55 tahun. Di Indonesia, kesadaran mengenai Limfoma Hodgkin masih sangat rendah. Gejala-gejalanya yang tidak spesifik sering kali membuat penyakit ini sulit dikenali, dan banyak pasien baru mengetahui bahwa mereka mengidap kanker setelah penyakitnya mencapai tahap lanjut.


1. Menurut data Globocan 2022, di wilayah Asia Tenggara tercatat 12.308 kasus baru Limfoma Hodgkin dan 4.410 kematian. Di antara negara lain di Asia Tenggara, Indonesia mencatatkan 1.294 kasus baru dengan kematian sebanyak 373 kasus.

2. Angka ini naik dari data Globocan di tahun 2020 yang mencatat 1.188 kasus baru dengan 363 kematian. Dr. dr. Andhika Rachman, SpPD-KHOM, pakar hematologi-onkologi, menjelaskan bahwa kondisi Limfoma Hodgkin di Indonesia masih kurang terdiagnosis dengan baik. “Banyak pasien baru datang kedokter setelah penyakit mereka sudah memburuk. Tidak jarang, mereka juga mengalami salah diagnosis karena gejalanya yang tidak spesifik dan sering menyerupai penyakit lain. Masyarakat perlu mewaspadai beberapa gejala seperti munculnya benjolan di area kelenjar getah bening, yang dapat disertai dengan gejala sistemik yang kita sebut sebagai B symptoms yang meliputi demam lebih dari 38oC tanpa penyebab yang jelas, keringat berlebihan di malam hari, serta penurunan bobot badan lebih dari 10% dalam 6 bulan berturut-turut tanpa disertai diet dan penyakit lain. Apabila mengalami gejala seperti itu, segera temui dokter untuk mendapatkan pemeriksaan yang menyeluruh. 

Karena semakin cepat Limfoma Hodgkin didiagnosis, semakin besar peluang untuk memulai pengobatan yang tepat, dan semakin tinggi angka kelangsungan hidup pasien. Saat ini, kita lihat maraknya pengobatan herbal dan berbagai pengobatan alternatif yang overclaim dapat mengobati kanker, mengobati benjolan dan lain sebagainya. Padahal, tidak ada pengobatan yang tidak melalui clinical trial atau pengujian klinis. Untuk itu, masyarakat harus lebih waspada, serta kritis dengan segala bentuk pengobatan herbal dan sejenisnya yang belum terbukti melalui pengujian klinis.”


Pentingnya kesadaran terhadap gejala awal juga disampaikan oleh para pasien yang berbagi cerita mereka dalam acara ini. Intan Khasanah, seorang penyintas Limfoma Hodgkin, menceritakan betapa panjang dan sulitnya perjalanan yang ia tempuh sebelum akhirnya mendapatkan diagnosis yang tepat.


"Awalnya, saya didiagnosis TB setelah melalui pemeriksaan biopsi. Saat itu ada 2 benjolan seukuran kelereng yang muncul di leher kanan saya persis setelah saya terkena demam tinggi selama 3 hari. Akhirnya, selama 8 bulan saya rutin minum obat sembari melakukan kontrol ke RS. Namun semakin lama kondisi saya malah semakin parah, hingga koma dan masuk ICU. Ternyata ketika saya melakukan pengecekan ulang di dokter dan RS berbeda, diagnosis yang muncul adalah Limfoma Hodgkin, dan saat itu sudah terlanjur stadium 4. Mungkin terdengar aneh, tapi saya justru merasa lega saat dapat diagnosis itu. Yang ada di pikiran saya, "akhirnya misteri terpecahkan". Meski setelahnya tentu perjalanan yang saya alami sama sekali tidak mudah, seperti rollercoaster, penuh ups and downs, terlebih saya berobat sambil tetap aktif sekolah, kuliah, dan bekerja selama 7 tahun penuh, saya tidak menyangka akhirnya bisa mendapat remisi total.


Perjuangan melawan salah diagnosis juga dialami oleh Ias, seorang pasien Limfoma Hodgkin lainnya. Ia berbagi kisah bagaimana awalnya ia didiagnosis saraf terjepit, karena gejalanya mirip. “Saya merasakan sakit punggung, demam tinggi, keringat berlebih, dan berat badan turun drastis.


 Bahkan setelah menjalani MRI, tidak ditemukan sel kanker. Saya juga sempat dicurigai TB, dan baru setelah biopsi dan pemeriksaan PET-CT scan, saya mengetahui bahwa saya menderita Limfoma Hodgkin, bertepatan dengan hari ulang tahun saya. Tantangan terberat yang saya alami adalah panjangnya proses pengobatan. Saya sempat mengalami remisi satu kali, yaitu pada September 2023. Namun, remisi tersebut tidak berlangsung lama. Pada Januari 2024 terdeteksi sel kanker aktif (relapse) dan hingga kini, remisi belum tercapai, dan sel kanker masih aktif berdasarkan PET-CT SCAN yang baru saja dilakukan di September 2024 kemarin.”


Menanggapi tantangan tersebut, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM), Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, menekankan pentingnya kolaborasi multi-sektoral untuk memperkuat sistem kesehatan Indonesia. “Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan sangat menyambut baik kolaborasi lintas sektor dalam memperbaiki sistem kesehatan di Indonesia. Kami menyadari bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendirian, dan oleh karena itu, kami sangat memerlukan dukungan dari para pemangku kepentingan terkait—mulai dari sektor swasta, organisasi pasien, hingga masyarakat luas. Dengan kerja sama yang baik, kita dapat memberikan perawatan yang lebih baik bagi para pasien, termasuk mereka yang menderita Limfoma Hodgkin,” jelas dr. Nadia.


Perjalanan panjang para pasien untuk mendapatkan diagnosis yang benar dan menjalani pengobatan yang tepat menyoroti tantangan besar yang dihadapi oleh mereka yang berjuang melawan kanker, tidak hanya dari segi fisik tetapi juga secara finansial dan mental. Beban psikologis ini tidak hanya dirasakan oleh pasien, tetapi juga oleh keluarga dan orang-orang di sekitar mereka. Oleh karena itu, dukungan yang kuat dari lingkungan sangatlah penting.


Aryanthi Baramuli Putri, SH, MH, ketua umum Cancer Information and Support Center (CISC), yang juga seorang penyintas kanker, turut menyampaikan pentingnya dukungan bagi pasien kanker.


“Berbagai tantangan dihadapi pasien kanker khususnya akses terhadap diagnosis dan pengobatan seperti masalah psikologis, informasi dan keuangan. Itulah mengapa CISC didirikan sebagai sebuah organisasi pasien, guna memberikan informasi dan dukungan psikososial. Dari sekitar 3.000 anggota CISC, terdapat sekitar 250 rekan-rekan penyintas Limfoma (termasuk Hodgkin dan non-Hodgkin).”


Shinta Caroline, Head of Patient Value Access PT Takeda Indonesia, menegaskan komitmen Takeda dalam mendukung penanganan Limfoma Hodgkin di Indonesia. “Takeda berkomitmen untuk terus meningkatkan tatalaksana Limfoma Hodgkin di Indonesia melalui penyediaan obat-obatan yang inovatif, dan lebih dari itu, melalui upaya kolaboratif bersama semua pihak terkait untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia seputar Limfoma Hodgkin. Kami tidak hanya ingin menjadi penyedia solusi kesehatan yang tepercaya, tetapi juga mitra jangka panjang bagi pemerintah, organisasi pasien, asosiasi medis, sektor swasta, dan masyarakat luas. 


Fokus utama kami selalu pada kepentingan pasien—bagaimana kita bisa memberikan perawatan yang terbaik, meningkatkan kualitas hidup mereka, dan mendukung perjalanan mereka melawan penyakit ini. Kami percaya bahwa melalui kolaborasi yang kuat, kita dapat menciptakan dampak positif yang nyata bagi pasien Limfoma Hodgkin di Indonesia,” tutup Shinta. 


Melalui acara edukasi media ini, PT Takeda Indonesia berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini Limfoma Hodgkin, serta memberikan dukungan bagi para pasien yang berjuang melawan kanker ini.


Jadi Irup Upacara Bendera di SMAN 1 Malinau. Ini Pesan Danramil 0910-03/Malinau Kota



MALINAU Kalimantan Utara,-

Danramil 0910-03/Malinau Kota, Kapten Inf Arnold Albert Menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Sekolah SMAN 1 Malinau, bertempat di SMAN 1 Malinau, Jl. Pusat Pemerintahan, Rt.10, Desa Malinau Hulu, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Senin (30/09/2024).


Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Sekolah SMAN 1 Malinau, Babinsa Desa Malinau Hulu, Para Dewan Guru SMAN 1 Malinau, beserta seluruh Siswa-siswi SMAN 1 Malinau.


Dalam sambutannya, Kapten Inf Arnold Albert mengingatkan pentingnya disiplin dan semangat kebangsaan dikalangan generasi muda. Ia juga menekankan peran pemuda dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.


Danramil berharap, kehadiran dirinya di samping menjadi pembina upacara, juga bersilaturahmi dengan kepala sekolah dan para guru, sekaligus membahas tentang permasalahan yang sering terjadi baik dari siswa-siswi maupun lingkungan sekolah."tutup Danramil".

(Pendim0910)

Situasi Kampanye hari ke 4 di Prov. Papua Selatan Aman dan Kondusif



Jayapura – Pelaksanaan Pilkada 2024 yakni tahapan Kampanye paslon gubernur dan wakil gubernur Prov. Papua Selatan memasuki hari ke 4, Minggu (29/9).


Kasatgas Ops Wil Papua Selatan Operasi Mantap Praja Cartenz (OMPC) II 2024 melalui Kasatgas Humas Kompol Nurjanah mengatakan, situasi pentapahan pilkada memasuki hari ke 4 masa kampanye bagi paslon gubernur dan wakil gubernur.


"kita telah memasuki hari 4 masa kampanye pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur prov. papua selatan", ujar Kasatgas Humas.


Kasatgas Humas menambahkan, memang sudah ada beberapa paslon yang telah melakukan kampanye di beberapa lokasi di Kota Merauke dan sesuai juga dengan Surat Pemberitahuan Kampanye.


“Untuk situasi sendiri di 4 Kabupaten di Prov. Papua Selatan terpantau aman dan kondusif, dan kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah bersama-sama aparat keamanan untuk menjaga kondusifitas di Prov. Papua Selatan,” tambahnya.


Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa, kampanye merupakan bagian dari tahapan Pilkada Serentak 2024 yang penting untuk dilaksanakan. Oleh karena itu, pelaksanaan tahapan tersebut mesti berlangsung dalam suasana aman dan kondusif. 


"Ajang pilkada di negara kita merupakan sesuatu hal yang lumrah dan biasa. Kampanye merupakan bagian dari demokrasi di negara kita yang wajib kita junjung tinggi. Mari sama-sama kita jadikan momentum pemilu kemarin sebagai contoh dan pelajaran," jelas Kasatgas Humas.


Pelaksanaan Pemilu lalu berjalan dengan aman di daerah tersebut. Oleh karena itu, Kasatgas Humas berharap agar kondisi yang sama terjadi pada Pilkada tahun ini. 


"Perbedaan pendapat dan pandangan serta dukungan mari kita jadikan sesuatu yang indah sebagai bentuk keragaman bukan untuk perpecahan tetapi sebuah persatuan, " terangnya. 


Lebih lanjut Kasatgas Humas mengingatkan para pasangan calon baik gubernur dan wakil gubernur serta bupati dan wakil bupati kontestan Pilakada 2024 saling mendukung satu sama lain dalam menciptakan Pilkada damai di daerah itu.


Jayapura, 29 September 2024


Dikeluarkan oleh: Subbid Penmas Bid Humas Polda Papua, Alamat Jln. Dr. Sam Ratulangi No. 8 Jayapura, Papua Telp: 0967-52021. Kontak Person: Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom. HP 08123000348.

Penyuluhan Pilkada Damai, Polisi Berikan Edukasi Penting kepada Warga Kampung Sanoba


Nabire – Aparat Kepolisian yang tergabung dalam Subsatgas Binmas, Satgas Preemtif Operasi Mantap Praja Cartenz II-2024, terus menggalakkan penyuluhan dan imbauan kepada masyarakat di wilayah Papua Tengah. 


Minggu (29/09), bertempat di Kampung Sanoba, Kabupaten Nabire, aparat memberikan pemahaman mengenai pentingnya menciptakan suasana aman dan damai menjelang Pilkada 2024.


Kasubsatgas Binmas, Kompol Frits Joni Erari, S.E., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan penyuluhan ini dilakukan sebagai langkah preventif dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama proses Pilkada. 


“Kami berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat agar dapat turut serta menjaga situasi yang kondusif, tidak hanya selama proses pemungutan suara, tetapi juga sepanjang tahapan Pilkada berlangsung,” ujar Frits.


Selain itu, aparat juga menekankan pentingnya edukasi mengenai bahaya hoaks, ujaran kebencian, dan misinformasi yang sering kali beredar selama masa pemilu. 


"Kami ingin masyarakat lebih bijak dalam menyikapi informasi yang mereka terima. Jangan mudah terpancing dengan berita bohong yang dapat memecah belah persatuan. Pilkada adalah pesta demokrasi, mari kita jaga bersama dengan semangat persatuan," lanjutnya.


Kegiatan penyuluhan ini diharapkan mampu memperkuat peran aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban, serta memastikan bahwa Pilkada berjalan dengan aman, damai, dan demokratis. Aparat juga mengimbau agar masyarakat segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan indikasi adanya provokasi atau informasi yang bersifat memecah belah.


Melalui penyuluhan ini, aparat kepolisian juga berupaya untuk menciptakan kesadaran di kalangan masyarakat mengenai pentingnya memilih pemimpin secara bijaksana tanpa terpengaruh oleh isu-isu negatif yang dapat merusak keharmonisan sosial di wilayah Papua Tengah.


Jayapura, 29 September 2024


Dikeluarkan oleh: Subbid Penmas Bid Humas Polda Papua, Alamat Jln. Dr. Sam Ratulangi No. 8 Jayapura, Papua Telp: 0967-52021. Kontak Person: Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom. HP 08123000348.

Satgas Preventif Ops Mantap Praja Papua Tengah Periksa Alat Keamanan untuk Antisipasi Kericuhan Pilkada



Nabire – Upaya pengamanan dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 terus ditingkatkan oleh aparat Kepolisian. Satgas Preventif Operasi Mantap Praja Cartenz II-2024 memastikan kesiapan alat-alat keamanan untuk menghadapi berbagai potensi gangguan, Minggu (29/9).


Bertempat di Kantor LO Polda Papua Tengah, dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap perlengkapan seperti Tongkat T, Tameng, Helm, Body Protector, serta Gas Air Mata dan amunisinya.


Danton Pam Unjuk Rasa, Bripka Iwan Oktavianto, S.H., yang memimpin kegiatan tersebut, menegaskan bahwa pengecekan ini bertujuan untuk memastikan semua peralatan dalam kondisi prima dan siap pakai. 


"Pengecekan alat yang dilakukan sore ini penting agar tidak ada kendala saat di lapangan. Peralatan yang rusak atau tidak lengkap bisa menghambat tugas dan menimbulkan risiko bagi personel," ujarnya.


Ia juga menekankan pentingnya peralatan yang berfungsi dengan baik, seperti tameng dan body protector yang kokoh, sebagai perlindungan optimal bagi personel yang berhadapan dengan massa. 


“Dalam situasi unjuk rasa yang dapat berubah menjadi ricuh, kesiapan peralatan seperti gas air mata sangat krusial. Alat-alat ini harus siap digunakan kapan saja,” tambahnya.


Pengecekan yang teliti terhadap peralatan juga dinilai mampu mengurangi potensi kesalahan operasional di lapangan. 


“Gas air mata yang bocor atau alat yang tidak bekerja sesuai fungsinya bisa menimbulkan masalah serius di tengah massa. Dengan peralatan yang sudah dipastikan aman dan berfungsi baik, personel lebih percaya diri dalam menjalankan tugasnya,” kata Bripka Iwan.


Kesiapan ini menjadi kunci dalam menghadapi berbagai skenario darurat yang mungkin terjadi selama masa kampanye dan pemungutan suara. Pengamanan yang dilakukan di Papua Tengah diharapkan mampu menjamin jalannya Pilkada dengan aman dan damai.


29/09/24

Jelang HUT-79 TNI. Prajurit Kodim 0819/Pasuruan Hadir dan Terjun Membantu Warga


 


Pasuruan Kota - Peduli lingkungan serta cegah abrasi pantai, Kodim 0819/Pasuruan melaksanakan pembersihan bibir pantai dan penanaman  bibit pohon mangrove yang dipimpin langsung Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Lettu Arh Nur Hidayat, mewakili Dandim 0819/Pasuruan, yang dilaksanakan di pesisir Pantai Kelurahan Tambaan, Kecamatan Panggungrejo - Kota Pasuruan. 


Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0819/Pasuruan melalui Pasiter Kodim menyampaikan bahwa kegiatan karya bakti ini merupakan rangkaian dalam rangka memperingati HUT TNI ke 79. Untuk itu, Kodim 0819/Pasuruan mengajak seluruh stakeholder yang ada di Pasuruan untuk bekerjasama bahu membahu dalam melaksanakan kegiatan melestarikan lingkungan.


Dalam kegiatan tersebut, seluruh anggota yang terlibat menyisir sepanjang pantai, dengan melakukan pembersihan sampah seperti sampah plastik, dedaunan serta sampah lainnya yang berserakan di sepanjang bibir pantai. (Minggu, 29/09/2024).


"Semoga dengan kegiatan bersih pantai ini terjalin kerjasama yang baik terutama antara TNI khusunya Kodim 0819/Pasuruan dengan Masyarakat dan Pemerintah setempat," harap Dandim.


Dilokasi pelaksanaan Lettu Arh Nur Hidayat juga menjelaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan bentuk wujud kepedulian TNI terhadap kelestarian lingkungan dan ekosistem yang berada di wilayah binaan. Di samping kegiatan pembersihan Pantai, juga diadakan penanaman pohon mangrove yang bertujuan untuk menjaga ekosistem perairan dan mencegah terjadinya abrasi laut.


"Kita laksanakan penanaman pohon mangrove ini dengan penuh semangat, saya juga mengingatkan serta mengajak kepada para pemuda dan seluruh warga yang tinggal ditepi pantai agar lebih peduli terhadap lingkungan yang ada di sekitar kita ini," ujar Pasiter.


Lettu Arh Nur Hidayat, selaku Pasiter Kodim 0819/Pasuruan mengapresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir dalam kegiatan ini, semoga kedepannya masyarakat sadar akan pentingnya dalam menjaga kelestarian pesisir pantai dan kebersihan lingkungan.

Tim Voli Putri Polda Jatim Lolos 8 Besar Kapolri Cup 2024 Usai Menang Atas Tim Polda Babel



GRESIK – Tim Voli Putri Polda Jawa Timur ( Jatim) terus menunjukan kebolehannya dalam pertandingan bola voli indoor memperebutkan piala Kapolri Cup 2024.


Dimulai dengan mengalahkan Tim Voli Putri Polda NTB pada pembukaan Kapolri Cup 2024 di GOR Tridharma Petrokimia Gresik dengan skor 3 – 0, Tim Voli Putri Polda Jatim kini juga mengalahkan Tim Voli Putri Polda Bangka Belitung (Babe), Sabtu (28/9).


Pada pertandingan kali ini, tampak Tim Voli Putri Polda Jatim seakan tidak memberikan kesempatan lawan untuk meraih kemenangan meskipun pada set pertama Tim Babel memberikan perlawanan cukup ketat.


Masih dikawal oleh Kapolda Jatim,Irjen Pol Drs Imam Sugianto,M.Si bersama para Pejabat Utama Polda Jatim dan Bhayangkari yang memberikan dukungan penuh,Tim Voli Putri Polda Jatim kembali unggul atas Tim Polda Babel.


Dengan 3 set pertandingan, point terus didominasi Tim Voli Putri Polda Jatim hingga pertandingan usai dengan skor 3 – 0 ( 25-17, 25 -21, 25 – 9).


Dikomfirmasi di GOR Tridharma Petrokimia Gresik Kabidhumas Polda Jatim,Kombes Pol Dirmanto mengatakan perlawanan tim voli putri Polda Babel tampak menguat pada set kedua.


“Pada set kedua tim Polda Babel memberikan perlawanan lebih sengit, tapi tim kita ( Polda Jatim) tetap mampu menaklukan meski menang tipis,”kata Kombes Dirmanto.


Kabidhumas Polda Jatim yang juga Ketua Harian PBVSI Pengprov Jatim ini juga mengatakan, dengan lolosnya Tim Voli Putri Polda Jatim ke babak perempat final diharapkan dapat melanjutkan tren positif ini dan tampil maksimal di pertandingan selanjutnya.


“Kita akan tetap semangat, tetap optimis guna mempertahankan harapan untuk meraih gelar kemenangan di Kapolri Cup 2024,” ungkap Kombes Pol Dirmanto.


Kabidhumas Polda Jatim ini juga mengatakan, dorongan semangat dari para supporter seakan menambah kekuatan tim voli putri Polda Jatim saat bertanding.


“Apalagi support dari Bapak Kapolda Jatim,Irjen Pol Imam Sugianto yang kita lihat sendiri selalu hadir di setiap tim kita bertanding, tentu membawa dampat semangat yang luar biasa buat tim voli Polda Jatim,” ujar Kombes Dirmanto.


Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Lalu – lintas selaku ketua pelaksana yang menyatakan kemenangan tim voli Putri Polda Jatim atas tim Polda Babel ini memastikan tim Polda Jatim menyegel tiket perempat final meski masih menyisakan satu laga fase grup.


“Masih ada satu laga fase group, yaitu tim Polda Kalsel yang harus kita hadapi untuk menentukan juara grup,”ujar Kombes Pol Komarudin..


Dirlantas Polda Jatim ini lagi – lagi tetap optimis bahwa tim voli Putri Polda Jatim mampu memimpin pertandingan selanjutnya.


Sementara itu Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing selaku manajer tim voli Polda Jatim mengatakan, kemenangan Tim Voli Polda Jatim atas tim Polda Babel tidak hanya membawa maju keperempat final, namun juga meningkatkan semangat tim.


“Semangat pemain kita akan lebih bertambah dengan kemenangan di babak 8 besar untuk maju keperempat final,”ungkap Kombes Pol Christian Tobing.


Ia juga mengaku, menghadapi Tim Voli Putri Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam laga penentuan juara grup dipastikan akan menjadi ujian berat.


Namun demikian, Kombes Pol Christian Tobing selaku manajer tim voli Polda Jatim tetap optimis bisa meraih hasil positif.


Ia mengklaim para penggemar voli di Gresik dan sekitarnya menyambut antusias hasil pertandingan ini.


Dikatakan oleh Kombes Pol Christian Tobing dukungan penuh dari penonton membuat atmosfer pertandingan semakin meriah.


Dengan performa yang ditunjukkan Tim Voli Putri Polda Jatim dalam pertandingan melawan Tim Polda Babel, membuktikan bahwa Tim Voli Putri Polda Jatim adalah salah satu tim yang patut diperhitungkan di turnamen ini.


“Kita doakan dan tetap kita beri dukungan pada laga melawan tim Polda Kalsel nantinya kita tetap unggul dan menjadi langkah besar menuju kejayaan Kapolri Cup 2024,”pungkasnya. (*)

Subsatgas Siber OMPC II 2024 Wilayah Papua Selatan Gencar Patroli Medsos



Jayapura – Satgas Gakkum Subsatgas Siber terus memantau berbagai platform media sosial dan situs web yang berpotensi menjadi sarana penyebaran berita/informasi hoaks, ujaran kebencian, dan konten SARA yang dapat mengganggu situasi kamtibmas pada tahapan Pilkada 2024.


Kasatgas Gakkum Operai Mantap Praja Cartenz (OMPC) II 2024 Wilayah Papua Selatan melalui Kasatgas Humas Kompol Nurjanah mengatakan, bahwa Patroli Siber ini merupakan bagian dari upaya Polda Papua untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama Pilkada.


"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak ikut menyebarkan informasi yang sumbernya tidak jelas dan tim Subsatgas Siber akan mengambil langkah tegas terhadap siapa saja yang terbukti menyebarkan informasi hoaks, ujaran kebencian, dan konten yang bersifat SARA," katanya, Sabtu (28/9).


Dengan meningkatnya penggunaan media sosial sebagai platform utama informasi, patroli siber yang dilakukan oleh Subsatgas Siber OMPC II 2024 menjadi langkah preventif untuk mencegah penyebaran informasi yang dapat mengganggu proses demokrasi. Patroli ini merupakan bagian dari komitmen Polda Papua untuk memastikan bahwa Pilkada 2024 berjalan dengan aman, lancar, dan damai.


"Kami mengharapkan dukungan semua pihak, termasuk seluruh elemen masyarakat lainnya, dapat mendukung dan bekerja sama dalam menjaga situasi yang kondusif baik di dunia nyata maupun dunia maya. Kolaborasi yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat akan menjadi kunci untuk mewujudkan Pemilihan Umum yang jujur, adil, dan bermartabat di Tanah Papua,” ucapnya.



Jayapura, 28 September 2024


Dikeluarkan oleh: Subbid Penmas Bid Humas Polda Papua, Alamat Jln. Dr. Sam Ratulangi No. 8 Jayapura, Papua Telp: 0967-52021. Kontak Person: Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom. HP 08123000348.

Peran Satgas Humas Dalam Ops Mantap Praja Cartenz II 2024 Siap Amankan Pilkada 2024



Jayapura – Amankan pelaksanaan Pilkada secara serentak Tahun 2024 di wilayah hukum Polda Papua, Polri telah menggelar operasi kepolisian dengan sandi, Operasi Mantap Praja (OMP) Cartenz II 2024.


Pada tahap kampanye (25 September s.d. 23 November 2024), Bid Humas Polda Papua mengerahkan sebanyak 7 personel Polri, ditugaskan dalam Satuan Tugas (Satgas) Humas Operasi Mantap Praja Cartenz dalam rangka pengamanan Pilkada 2024.


Kasatgas Humas Ops Mantap Praja Cartenz II 2024 Wilayah Papua Selatan Kompol Nurjanah yang juga Kasubbid PID Bid Humas Polda Papua mengatakan, bahwa Satgas Humas dibagi menjadi dua Subsatgas, yakni Subsatgas Peliputan dan Publikasi serta Subsatgas Pemantauan dan Viralisasi.


“Obyektif, Dipercaya, Partisipasi, merupakan prinsip tugas Humas Polri. Humas adalah jembatan penting yang menghubungkan media dengan Polri. Keberadaan Humas sebagai penyampai informasi kepada masyarakat, salah satunya melalui Media Massa dan Media Sosial,” terang Kasatgas Humas, Sabtu (28/09/2024).


Ditambahkannya, menjadi pengampu fungsi kehumasan pada Polri tidaklah ringan, perlu personel yang mempunyai wawasan luas dan skill mumpuni agar produk yang dihasilkan dapat meningkatkan kredibilitas Polri dimata masyarakat.



Kapolda Papua Resmi Naik Pangkat Jadi Irjen



Jayapura – Kapolri, Jenderal Drs. Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara korps raport kenaikan pangkat sejumlah perwira tinggi (pati) Polri di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (26/9/2024).


Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si mendapatkan Kenaikan Pangkat dari pangkat lama Brigjen Pol menjadi Irjen Pol.


Hal ini berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 91/POLRI/TAHUN 2024 Tanggal 25 September 2024 dan ditindaklanjuti melalui STR Kapolri Nomor 2761 Tanggal 26 September 2024.


Alumni Akpol 1991 ini diangkat menjadi Kapolda Papua pada Juli 2024 menggantikan posisi Komjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K, M.H.



Kapolres Puncak Jaya Pimpin Pelaksanaan Olah TKP Kasus Penembakan Terhadap Alm. Briptu Kiki Supriyadi

 



Jayapura – Pasca kejadian penembakan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata terhadap salah satu personel Polres Puncak Jaya Alm. Briptu Kiki Supriyadi yang terjadi beberapa hari lalu, Polres Puncak Jaya melakukan Olah TKP.


Kepala Kepolisian Resor Puncak Jaya AKBP Kuswara, S.H., S.I.K., M.H memimpin langsung pelaksanaan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Sabtu (28/9/2024).


Dimana untuk tempat kejadian perkara tepat berada di Kali Pagargom Distrik Waegi Kab. Puncak Jaya dan dalam kegiatan Olah TKP siang tadi juga diikuti Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria, S.Tr.K., S.I.K dan para personel Polres Puncak Jaya serta Satgas Damai Cartenz.


Kapolres Puncak Jaya saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kronologi awal kejadian bermula saat korban bersama 3 anggota lainnya hendak kembali ke Polsek Ilu dari Kota Mulia namun sesampainya di Kali Pagargom tiba-tiba korban ditembak oleh KKB dari belakang sehingga korban langsung terjatuh dari motor.


Lebih lanjut AKBP Kuswara juga menjelaskan sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LP/B/21/IX/SPKT/POLRES PUNCAK JAYA/POLDA PAPUA Tanggal 26 September 2024 serta dimana tujuan pelaksanaan Olah TKP tadi guna mencari dan mengumpulkan barang bukti yang akan menjadi titik terang ataupun petunjuk bagi penyidik sehingga kasus penembakan ini dapat terungkap.


“Kami akan terus mengejar dan memburu pelaku penembakan yang membuat salah satu anggota kami gugur serta kami akan terus selalu meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehingga kejadian ini kami harapkan yang terakhir yang terjadi di Kab. Puncak Jaya,” pungkasnya.



28/09/24

Komitmen Indonesia Tangani Pengungsi: Tantangan, Solidaritas, dan Upaya Kolektif di Tengah Krisis Global

 


Jakarta - Direktur Jenderal HAM, Dhahana Putra, memandang pengungsi sebagai salah satu kelompok paling rentan di dunia. Pasalnya, mereka sangat rentan terhadap ancaman eksploitasi, perdagangan manusia, dan tindak kejahatan terhadap kemanusiaan.


"Meskipun bukan negara pihak dalam konvensi 1951, Indonesia terus berupaya menunjukan komitmen kemanusiaannya sebagai negara transit bagi para pengungsi," terang Dhahana.


Sebagai bentuk komitmen kepedulian terhadap pengungsi, pemerintah telah mengesahkan Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2016 tentang Penanganan Pengungsi Luar Negeri. 


Peraturan ink mencakup terkait respon cepat terhadap situasi darurat, penyediaan penampungan yang layak, hingga perlindungan khusus bagi anak-anak dan penyandang disabilitas.


"Kebijakan ini juga memastikan bahwa layanan dasar yang diberikan kepada pengungsi tidak mengurangi hak masyarakat setempat," imbuhnya.


Diakui Direktur Jenderal HAM, terdapat potensi konflik sosial antara pengungsi dengan masyarakat lokal. Terlebih, tidak sedikit masyarakat lokal belum mengetahui posisi Indonesia dalam penanganan pengungsi.


"Jika dilakukan edukasi dan sosialisasi yang tepat, Kami meyakini masyarakat dapat membangun solidaritas dan kebersamaan dengan para pengungsi seperti yang pernah terjadi saat penanganan pengungsi Vietnam," terang Dhahana.


Kendati demikian, Dhahana memandang penanganan pengungsi di tataran global maupun regional memerlukan komitmen kolektif seluruh bangsa. "Bagaimanapun persoalan ini kerap kali berkaitan dengan konflik di internal suatu negara sehingga upaya-upaya membangun perdamaian tidak boleh dilupakan dalam penanganan isu pengungsi," katanya.


Lebih lanjut, Dhahana mengungkapkan KemenkumHAM terus melakukan komunikasi yang intensif dengan organisasi internasional yang membidangi terkait pengungsi seperti UNHCR dan IOM. 


Tidak hanya itu, Ia menuturkan dalam sejumlah kesempatan pihaknya telah membangun kolaborasi dengan LSM di tanah air yang memiliki kepedulian soal pengungsi.


"Melalui upaya kolektif, kita berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengatasi krisis pengungsi," jelasnya. ***

Kapolri Pimpin Pelantikan Sejumlah Kapolda dan Pengukuhan 2 Jabatan Baru di Polri



Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin upcara pelantikan dan serah terima jabatan pejabat utama Mabes Polri dan para Kapolda, serta kenaikan pangkat sejumlah pati Polri di ruang Rupattama Mabes Polri, Sabtu (28/9/2024).


Dalam upacara ini, ada dua jabatan baru yang dikukuhkan yakni Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops) dan Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena).


"Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara pelantikan dan serah terima jabatan pejabat utama Mabes Polri Dan para Kapolda, serta upacara laporan kenaikan pangkat ke dan dalam golongan Pati Polri," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Erdi A Chaniago dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (28/9/2024).


Kapolri melantik sekaligus serah terima jabatan sebanyak 7 Kapolda baru dan 29 Anggota Polri yang mendapat kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi.


Kapolri juga mengkukuhkan jabatan baru yaitu Astamaops Kapolri dan Astamarena Kapolri yang sebelumnya bernama Asops Kapolri dan Asrena Kapolri.


Kedua jabatan baru tersebut dijabat oleh jenderal bintang tiga atau Komisaris Jenderal, yakni Astamaops dijabat Komjen Pol Verdianto Iskandar Bitticaca dan Komjen Pol Wahyu Hadiningrat menjabat Astamarena.

Kodim 0910/Malinau Gelar Lomba PBB Piala Panglima TNI Dalam Rangka HUT TNI Ke-79.


MALINAU Kalimantan Utara,-

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT TNI) ke-79 pada tanggal 5 Oktober 2024, Kodim 0910/Malinau menggelar Lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB) Piala Panglima TNI tingkat pelajar, bertempat di halaman Padan Liu Burung Pro Sehat Malinau, Jl. Pusat Pemerintahan, Desa Malinau Hulu, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Sabtu (28/09/2024).


Komandan Kodim 0910/Malinau, Letkol Inf Alisun, S.Sos.,M.Han. dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kedisiplinan, kekompakan dan jiwa korsa pada generasi muda. “Kami berharap dengan diadakannya lomba PBB ini, para peserta tidak hanya belajar tentang kedisiplinan dan kerja sama tim, tetapi juga menghayati nilai-nilai persahabatan dan cinta tanah air,” ujarnya.


Lomba yang memperebutkan Piala Panglima TNI ini berlangsung meriah, yang diikuti oleh tim dari berbagai sekolah SMA dan SMP di wilayah Kabupaten Malinau.


Penilaian dilakukan berdasarkan ketepatan gerakan, kekompakan, serta penampilan keseluruhan tim. Lomba ini juga diharapkan dapat meningkatkan semangat juang dan rasa nasionalisme di kalangan siswa.


HUT TNI ke-79 tahun ini mengusung tema “TNI Modern Bersama Rakyat Siap Mengawal Suksesi Kepemimpinan Nasional Untuk Indonesia Maju”. Berbagai kegiatan perlombaan akan terus digelar oleh TNI di seluruh Indonesia sebagai bentuk dedikasi dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

(Pendim0910)

Pelepasan Dan Keberangkatan Jenazah Alm. Brigpol Kiki Supriyadi Menuju Kampung Halamannya



Jayapura – Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara. S.H., S.I.K., M.H., beserta Jajaran telah melaksanakan pelepasan dan keberangkatan Jenazah Alm. Brigpol Kiki Supriyadi dari Polres Puncak Jaya, ke Bandara Mulia Puncak Jaya, pada Jumat (27/09/2024).


Turut hadir dalam rangkaian pelepasan Jenazah Alm. Brigpol Kiki Supriyadi, yakni Wakapolres Puncak Jaya, Kompol Sarifudin Ahmad, Para Pejabat Polres Puncak jaya, dan Pejabat Pemda, serta Tni Puncak Jaya.


Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., mengatakan bahwa Personil Polres Puncak Jaya dan Personil Bko Brimob Kotaraja melaksanakan Apel Persiapan dan Kesiapan di halaman Apel Polres Puncak Jaya.


“Pukul 06.59 Wit Pelaksanaan Jajar Hormat Oleh Personil polres Puncak Jaya Kepada Jenazah Alm. Brigpol Kiki Supriyadi dipimpin oleh Kapolres Puncak Jaya,” ucap Kabid Humas Polda Papua. 


Ditempat terpisah, Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara. S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pada Pukul 07.08 Wit, Jenazah di naikkan ke Mobil Ambulance kemudian Bergeser ke Masjid Al-Mujahidin Mulia.


"Saat rombongan tiba di Masjid Al-Mujahidin Mulia, para Rombongan kemudian melaksanakan Sholat Jenazah Yang di Imami Oleh Dr. Miftahul Huda," jelasnya.


Lebih lanjut Ia menambahkan pada saat Rombongan telah usai melaksanakan Sholat Jenazah, Para Rombongan bergegas menuju ke Bandara Mulia dan akan diberangkatkan menggunakan Pesawat Udara Alda Air PK-DLY.


“Setelah semua itu, Pesawat Udara Alda Air PK-DLY yang memuat Jenazah take Off dari Bandara Mulia menuju Bandara Sentani, Papua,” tegas Kapolres Puncak Jaya.


Direncanakan Jenazah akan disemayamkan di Kediaman Keluarga Almarhum yang bertempat di Kompleks Arso 2, Kabupaten Keroom.


Polres Keerom Laksanakan Upacara Pemakaman Jenazah Almarhum Brigpol Anumerta Kiki Supriyadi



Jayapura – Personil Polres Keerom beserta Jajaran, telah melaksanakan pelaksanaan Upacara Pemakaman Jenazah Almarhum Brigpol Anumerta Kiki Supriyadi, Personel Polres Puncak Jaya, di TPU Kampung Yuwanain, Distrik Arso, Kab. Keerom, pada Jumat (27/09/2024).


Upacara Pemakaman ini dipimpin langsung oleh Kapolres Keerom, AKBP Christian Aer. S.H., S.I.K., selaku Inspektur Upacara dan Ipda Saleh Ando, sebagai Komandan Upacara, pelaksanaan Upacara Pemakaman ini turut diikuti oleh 1 (Satu) Peleton Perwira Polres Keerom, 1 (satu) Peleton Bintara Polres Keerom, serta 1 (Satu) Peleton Dalmas Satuan Samapta Polres Keerom.


Dalam amanatnya Inspektur Upacara, AKBP Christian Aer menyampaikan bahwa Upacara ini bertujuan untuk mengenang jasa-jasa almarhum dalam menjalankan tugas sebagai Personil Polres Puncak Jaya.


“Saya menyampaikan pesan ini sebagai pengingat bagi seluruh anggota kepolisian untuk terus bersinergi dalam menjalankan tugas demi keamanan masyarakat,” ucapnya. 


Lebih lanjut Ia menambahkan bahwa Upacara ini juga menjadi momen refleksi mengenai nilai keberanian dan pengabdian Jenazah Almarhum Brigpol Anumerta Kiki Supriyadi dalam dunia kepolisian.


"Setiap kata dari amanat yang Saya sampaikan semoga menggugah semangat dan kesadaran penuh tanggung jawab, selain itu, kegiatan ini menciptakan rasa persaudaraan di antara sesama anggota," pungkas AKBP Christian Aer.


Usai menyampaikan amanat, dilakukannya Penghormatan terakhir kepada Almarhum Brigpol Anumerta Kiki Supriyadi, yang dipimpin oleh Inspektur Upacara dan diikuti oleh seluruh peserta Upacara.


Adapun Kronologi kejadian yang mengakibatkan gugurnya Jenazah Alm. Brigpol Kiki Supriyadi adalah penyerangan yang terjadi pada saat personil Polsek Ilu sebanyak 4 orang kembali dari Kota Mulia yang saat itu melintasi Kali Pagargom, Distrik Kalome, Kabupaten Puncak Jaya.


Penghormatan terakhir merupakan tanda kasih dan rasa kehilangan yang mendalam dari seluruh peserta upacara. Diiringi dengan doa, semua pihak berdiri dengan hikmat untuk memberikan penghormatan kepada almarhum.


Subsatgas TIK OMPC II-2024 Tingkatkan Kualitas Komunikasi Personel Pengamanan Pilkada Papua Tengah



Jayapura – Subsatgas Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Operasi Mantap Praja Cartenz II-2024 Wilayah Papua Tengah memberikan dukungan penting bagi kelancaran komunikasi selama tahapan Pilkada 2024. 


Pada Jumat (27/9), personel TIK memasang perangkat Radio RIG di Posko Satgas OMPC II-2024 sebagai upaya untuk memperluas jangkauan dan memperbaiki kualitas komunikasi antarpersonel pengamanan.


Kasubsatgas TIK, Ipda Moh. Su’uddin, menyatakan bahwa pemasangan perangkat Radio RIG bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas komunikasi, terutama di lingkungan yang berbeda dan terkadang sulit diakses. 


"Perangkat ini memiliki daya pancar dan daya terima yang jauh lebih baik dibandingkan Handy Talkie (HT), karena power yang lebih besar sehingga memastikan komunikasi yang lebih jernih dan berkualitas tinggi," ujar Ipda Su’uddin.


Menurutnya, perangkat ini menjadi solusi penting bagi efisiensi komunikasi antarpersonel yang terlibat dalam pengamanan Pilkada di berbagai lokasi di Papua Tengah. 


"Kami ingin memastikan bahwa seluruh personel dapat berkoordinasi dengan cepat dan tepat tanpa terputus, terutama saat menghadapi situasi darurat atau saat dibutuhkan respons yang cepat di lapangan," tambahnya.


Peningkatan kualitas komunikasi ini dianggap krusial mengingat wilayah Papua Tengah yang terdiri dari berbagai medan dan tantangan geografis, mulai dari pegunungan hingga daerah pesisir. 


Dengan teknologi yang lebih kuat dan jangkauan yang lebih luas, diharapkan personel pengamanan dapat bekerja dengan lebih efisien dan terkoordinasi, menjaga keamanan dan kelancaran seluruh tahapan Pilkada.


"Dukungan teknologi ini adalah bagian dari kesiapan kami untuk memastikan Pilkada berjalan aman dan lancar. Kami terus berupaya agar personel pengamanan dapat berkomunikasi tanpa hambatan, yang tentu berdampak positif pada keseluruhan pengamanan," pungkas Ipda Moh. Su’uddin.


Dengan adanya perangkat Radio RIG ini, diharapkan Operasi Mantap Praja Cartenz II-2024 di Papua Tengah dapat berlangsung dengan lebih baik, memastikan setiap langkah pengamanan terjalin melalui komunikasi yang cepat, jelas, dan efektif.


Jayapura, 27 September 2024


Dikeluarkan oleh: Subbid Penmas Bid Humas Polda Papua, Alamat Jln. Dr. Sam Ratulangi No. 8 Jayapura, Papua Telp: 0967-52021. Kontak Person: Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom. HP 08123000348.

Kodim 1022/Tanah Bumbu Gelar Karya Bakti Pembersihan Fasilitas Umum Dalam Rangka Menyambut HUT ke 79 TNI



Tanah Bumbu - Wujudkan kepedulian dan peran serta satuan jajaran TNI AD antara masyarakat, Seluruh Koramil jajaran Kodim 1022/Tanah Bumbu gelar Karya Bakti TNI dalam rangka HUT Ke 79 TNI, Karya Bakti yang digelar Kodim 1022/Tanah Bumbu menyasar Fasilitas Umum seperti Pasar tradisonal, Pantai dan Sekolah-sekolah di Kabupaten Tanah Bumbu. Jum'at (27/09/2024).


Karya Bakti TNI merupakan bentuk nyata dari komitmen TNI untuk mendukung pembangunan nasional dan mempererat hubungan dengan masyarakat. Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari semangat gotong royong, kerjasama, dan kebersamaan. HUT Ke 79 TNI bertajuk "TNI Modern Bersama Rakyat Siap Mengawal Suksesi Kepemimpinan Nasional Untuk Indonesia Maju".


Komandan Kodim 1022/Tanah Bumbu Letkol Inf Boni Berdian, S.E mengatakan, " Karya Bakti TNI dimaksudkan untuk membantu kebersihan dan keindahan agar masyarakat lebih nyaman saat berbelanja ke Pasar Tradisonal melihat parit-parit saluran air yang sudah bersih dari sampah dan begitu juga pengunjung yang mau Rekreasi ke Pantai selain itu juga guna untuk meningkatkan ekonomi masyarakat ". papar Dandim.


"Di hari ulang tahun ke 79 TNI, Kodim 1022/Tanah Bumbu melaksanakan Karya Bakti yang tersebar di seluruh koramil jajaran yang ada di kabupaten Tanah Bumbu secara serentak, dimana karya bakti ini adalah membantu masyarakat untuk meningkatkan perekonomian yang ada di wilayah Tanah Bumbu dikarenakan mempunyai potensi yang lebih besar ", ucap Dandim.


Karya Bhakti TNI ini dilaksanakan dengan semangat kebersamaan dan kegotongroyongan akan dapat memberikan kemudahan untuk mengatasi permasalahan yang kita hadapi serta dapat mensejahterakan masyarakat, mengajak Kecamatan, Polsek, Relawan dan guru dan pelajar sekolah-sekolah.


Sementara Bapak Ali Abdul Rafi pedagang di pasar mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada TNI dan seluruh aparat serta dinas dan juga relawan yang telah membantu membersihkan lingkungan pasar disini, sebab sebelumnya sangat kumuh dan kotor.


"Alhamdulillah sekarang sudah bersih dibantu TNI, sebelumnya sangat kotor dan kumuh, terima kasih TNI, saya juga menghimbau untuk pembeli maupun penjual di pasar bawah agar membuang sampah pada tempatnya sehingga tidak menumpuk dan berserakan". Pungkasnya.

Biografi Lengkap K.H Mas Mansur

K.H Mas Mansur

  • Tempat/Tgl. Lahir :  Surabaya, 25 Juni 1896
  • Tempat/Tgl. Wafat :  Surabaya, 15 April 1946
  • SK Presiden : Keppres No. 162/TK/1964, Tgl. 26 Juni 1964
  • Gelar : Pahlawan Nasional

K.H. Mas Mansur adalah arek Suroboyo, kelahiran kampung Sawahan yang sekarang bernama Kampung Baru Nur Anwar, pada tanggal 25 Juni 1896. la adalah putera Kyai Mas Ahmad dari keluarga pesantren Sidoresno Surabaya. Ibunya bernama Ramlah. Pendidikan Mansur dimulai dengan belajar pada ayahnya sendiri, kemudian belajar pada Kyai Cholil di Kademangan, Bangkalan, Madura. Umur 12 tahun ia dikirim oleh ayahnya ke Mekah untuk belajar pula. Belum lama disana, terjadilah peristiwa politik di negeri Saudi Arabia dan semua orang asing diperintahkan oleh Raja Syarif Husein di Mekah agar meninggalkan kota itu.

Setibanya kembali di tanah air, dari Jakarta K.H. Mansur tidak langsung pulang ke Surabaya, tetapi singgah di Yogyakarta pada K.H. Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah, untuk memperkenalkan diri dan bersilaturahmi. Rupanya sejak di negeri Saudi Arabia sudah tertarik oleh Muhammadiyah yang didirikan K.H. Ahmad Dahlan tiga tahun sebelum pulang. Sejak itu terjadilah hubungan erat antara K.H. Mas Mansur dengan K.H. Ahmad Dahlan dan pada tahun 1921 K.H. Mas Mansur pun masuk menjadi anggota Muhammadiyah.

Di dalam Muhammadiyah kedudukan K.H. Mas Mansur terus meningkat. Masuk Muhammadiyah, kemudian mendirikan cabang Surabaya yang diketuainya, lalu diangkat menjadi konsul untuk Jawa Timur dan di dalam kongres Muhammadiyah ke-26 pada tahun 1937 dipilih menjadi Ketua Pimpinan Pusat. Di dalam kongres-kongres berikutnya dipilih kembali hingga memimpin Muhammadiyah selama 6 tahun penuh, dari tahun 1937 hingga 1943. Selama menjadi Ketua PP Muhammadiyah memberi pelajaran pada Madrasah Mu’alimin, yaitu sekolah calon guru Muhammadiyah sekaligus sebagai kader-kader yang disiapkan untuk menanam benih-benih Muhammadiyah ke seluruh Indonesia. 

Selama berjuang dan memimpin perjuangan umat Islam K.H. Mas Mansur banyak sekali menyumbang buah pikiran berupa pidato-pidato dan tulisan-tulisan diberbagai majalah dan surat kabar.
Pemerintah RI dengan SK Presiden RI No.162 Tahun 1964 tertanggal 26 Juni 1964 menganugerahi Kyai Haji Mas Mansur gelar Pahlawan Kemerdekaan Nasional.

Sumber : http://pahlawancenter.com

27/09/24

Sidak di Polsek Jayapura Selatan, Wakapolresta Tegaskan Laksanakan Tupoksi Sesuai SOP, Hindari Pelanggaran



Polresta Jayapura Kota,- Selalu pengemban tugas sebagai pengendali dan pengawasan internal Polresta Jayapura Kota, Wakapolresta AKBP Deni Herdiana, S.E., S.H., M.M., M.H sambangi Polsek Jayapura Selatan gelar Apel Pimpinan dan tegaskan setiap personel harus laksanakan tugas sesuai tupoksi dan sejalan sebagaimana SOP yang telah ditetapkan, Jumat (27/9) pagi. 



Di awal kedatangan Wakapolresta langsung mengunjungi piket penjagaan yang merupakan wajah Kepolisian di setiap mako dan merupakan ujung tombak pelayanan kepada masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan Apel di depan mako. 


Dalam pelaksanaan apel pimpinan yang digelar, Wakapolresta Jayapura Kota AKBP Deni berharap agar setiap personel melaksanakan tugas sesuai tupoksi dan tentunya menjauhi yang namanya pelanggaran. 


"Setiap senior wajib memberikan teladan yang baik untuk junior-juniornya, laksanakan tugas sesuai tupoksi dan hindari pelanggaran karena dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga," tegas AKBP Deni. 


"Menjadi anggota Polri adalah tujuan kita semua diawal karier Kepolisian, maka laksanakan tanggung jawab sebagai seorang Polisi baik dalam keseharian ketika mengemban tugas fungsi masing-masing maupun ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk melindungi, mengayomi dan melayani mereka, dan selalu ingat pelayanan kalian tanpa pamrih, biarkan menjadi ladang pahala untuk setiap kita masing-masing nanti di akhirat," pungkas Wakapolresta AKBP Deni.


Di kesempatan yang sama, Kapolsek Jayapura Selatan AKP Beddu Rachman menambahkan, memasuki tahapan demi tahapan pelaksanaan pesta demokrasi yang kini sedang dihadapi, kiranya setiap personel harus bisa jeli dalam mengamati lingkungan atau wilayah disekitar, tetap jaga dan pelihara Kamtibmas terus kondusif agar Pilkada 2024 di Kota Jayapura dapat berjalan aman, lancar dan tertib.(*) 


Penulis : Subhan

Komunitas Cinta Kamtibmas Berikan Penghargaan kepada Warga yang Gagalkan Upaya Pencurian Motor


Polresta Pasuruan –  Komunitas Cinta Kamtibmas memberikan penghargaan kepada seorang warga bernama Muhammad Muhtarom (21) atas aksi heroiknya menggagalkan upaya pencurian sepeda motor di Pasuruan. Jum'at (27/9/2024).


Tindakan berani tersebut terekam dalam kamera CCTV dan viral di media sosial, mendapat apresiasi dari masyarakat dan pihak kepolisian.


Peristiwa ini terjadi pada selasa siang (24/9) sekitar pukul 11.30 WIB di depan toko plastik Kec. Gondangwetan Kab. Pasuruan. Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat dua orang pelaku berboncengan mengincar sepeda motor korban hingga salah satunya berusaha menaiki sepeda motor korban yang terparkir dengan kunci kontak masih menempel.


Aksi mereka digagalkan oleh Muhammad Muhtarom yang kebetulan saat itu masih menata barang di dalam toko dengan sigap keluar dari toko dan langsung mengejar pelaku.


“Saya pikir pelaku mau membeli, tiba-tiba kok menaiki sepeda motor, kontak dihidupkan dan mau melarikan diri. Tanpa pikir panjang, saya langsung keluar dan berusaha mengamankan pelaku,” ungkap Muhtarom.


Berkat keberanian Muhtarom, pelaku pencurian HA (18) warga Ds. Wotgalih Kec. Nguling Kab. Pasuruan dapat diamankan. Meskipun salah satu pelaku lainnya melarikan diri, dan baru diketahui pada saat itu pelaku juga membawa senjata tajam untuk mengamankan aksinya.


Tidak berselang lama dari hasil investigasi pelaku HA dan rekaman CCTV, Tim Khusus dari Sat Reskrim Polres Pasuruan Kota berhasil menangkap teman tersangka berinisial NO yang lari terlebih dahulu di tempat persembunyiannya Desa Jatirejo, Kec. Lekok Kab. Pasuruan.


Kapolres Pasuruan Kota AKBP Davis Busin Siswara S.I.K., M.I.Kom., yang turut hadir dalam acara pemberian penghargaan tersebut menyampaikan apresiasinya. 


“Kami sangat mengapresiasi keberanian dan kepedulian Pak Muhtarom. Aksi ini tidak hanya menyelamatkan harta benda, tetapi juga mencegah kejahatan yang lebih besar. Kami berharap hal ini bisa menjadi inspirasi bagi warga lainnya untuk tetap waspada dan berani melawan tindak kejahatan,” ujarnya.


Salah satu pemerhati Program 10.000 CCTV yaitu H. Prima yang tergabung dalam Komunitas Cinta Kamtibmas memberikan perhatian dan penghrgaan kepada masyarakat yang telah berani bertindak ketika ada kejahatan di depan mata.


"Kami mengapresiasi atas keberanian mas Muhtarom dan sangat mendukung apa yang sudah diprogramkan oleh Kapolres Pasuruan Kota terkait program 10.000 CCTV minimal untuk meminimalisir tindakan kriminal dan membantu untuk mengungkap kasus". Kata Prima.   


Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota AKP Choirul Mustofa S.H., M.H., juga berpesan kepada masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati dalam menaruh kendaraan bermotor.


"Hati-hati dalam memarkir kendaraan bermotor, seperti yang diceritakan tadi dengan kontak yang masih menempel, hal yang sepele sehingga menjadi kesempatan bagi para pelaku kejahatan." pesan Choirul.


Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada pihak berwajib agar kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang.

Satreskrim Polres Pasuruan Kota Gelar Ungkap Kasus Selama September



Polresta Pasuruan – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasuruan Kota kembali mencatat prestasi gemilang dengan berhasil mengungkap sejumlah kasus kriminalitas yang meresahkan masyarakat. Jumat (27/9/2024).


Kapolres Pasuruan Kota AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom. menyampaikan, dalam bulan Agustus sampai September ini, Satreskrim terdiri dari Tim Khusus dan Polsek Jajaran berhasil mengungkap kasus 6 Curat, 5 Curanmor, 1 Kekerasan Anak, 1 Pembunuhan, 1 Anirat, 1 Penyalah Gunaan BBM, 1 Penadahan, 1 Penipuan dan Penggelapan dengan jumblah 25 tersangka. Salah satu kasus yang menonjol adalah pengungkapan jaringan pencurian kendaraan bermotor. Berkat kerja keras dan strategi penyelidikan serta bantuan CCTV yang terpasang di beberapa lokasi Strategis, tim khusus berhasil menangkap para pelaku yang telah beraksi dibeberapa lokasi di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. 


"Jadi dihadapan rekan-rekan ini merupakan hasil kerja keras dari penyidik termasuk dari tim khusus dan Polsek Jajaran kita yang ada di lapangan sehingga dari 18 laporan polisi yang masuk ke Polres Pasuruan Kota Alhamdulillah 100%, ya alhamdulillah 100% bisa kita ungkap. Yang menarik di sini yang ingin kita sampaikan kepada rekan-rekan dan kepada masyarakat untuk ikut membantu pihak Kepolisian dengan program 10.000 CCTV yang kemarin sudah kita keluarkan dari 18 kasus ini 10 kasus di antaranya bisa kita ungkap dengan cepat." Kata Kapolres.


Masih AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom, mengatakan, terkait dengan keberadaan CCTV, Polres Pasuruan Kota sudah mendatakan di awal bulan Juli itu jumlah keseluruhan 713 titik CCTV. setelah dilakukan sosialisasi dan Bhabinkamtibmas ikut menyuarakan kepada masyarakat ke toko-tokoh yang ada di pinggir jalan perkantoran yang ada di pinggir jalan termasuk kemarin satu kasus kekerasan terhadap anak itu di desa-desa malah sudah ada terpasang CCTV dan alhamdulillah bisa mengungkapkan kasus kekerasan terhadap anak kemarin. 


"Awalnya 713 titik CCTV, saat ini Alhamdulillah sudah meningkat menjadi 1155 titik CCTV. Ini di hadapan kita rekan-rekan stakeholder kita sengaja mengundang dari kominfo, Dishub, dan DPRD di angka 1155 CCTV dari 10.000 CCVT itu masih jauh tapi kita yakin dengan guyub rukun warga masyarakat dan pemerintah kota dan kabupaten Pasuruan 10.000 CCTV yakin pasti bisa kita pasang. ini kegunaannya untuk kotak kita tercinta untuk kabupaten kita tercinta tetap aman dan nyaman." Tutup AKBP Davis Busin Siswara.


Makrup dari Dinas Kominfo Kota Pasuruan sangat mendukung 10.000 CCTV yang direncanakan oleh Polres Pasuruan Kota dan Kamis support baik itu CCTV maupun sinyal internet dan ada beberapa titik yang sudah terpasang dan beberapa sudah terkoneksi.


Yoni dari Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan siap mendukung dan semoga dengan terpasangnya 10.000 CCTV ini Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan bisa tambah tertib dan aman.


Khoiron perwakilan dari Dinas DPMD menyampaikan tentunya sangat-sangat mendukung apa yang menjadi program Kapolres Pasuruan Kota tentunya kami membawa membawahi 341 desa dan 24 Kelurahan yang ada di Kabupaten Pasuruan tentunya kami sangat mendukung demi ketertiban dan demi keamanan dari warga Kabupaten Pasuruan


Firman sebagai Komunitas Pencinta Kamtibmas warga Kota Pasuruan sangat mengapresiasi apa yang di programkan oleh Kapolres. Sebagai pencinta Kamtibmas mendukung terpasangnya 10.000 CCTV untuk meminimalisir tindakan-tindakan kriminalitas yang ada dan untuk membantu mengungkap tindak pidana kejahatan Komunitas Pencinta Kamtibmas siap mendukung 


Keberhasilan ini tentunya menjadi langkah positif dalam memerangi berbagai bentuk kriminalitas di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota, guna terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan nyaman.

Tak Pernah Bosan, Kodim Tanah Bumbu Bagikan Nasi Kotak Pada Hari Jumat Berkah



Tanah Bumbu - Jum’at berbagi merupakan program rutinitas setiap Minggu yang dilakukan Kodim 1022/Tanah Bumbu, Jum’at berbagi bertujuan untuk membantu warga masyarakat yang membutuhkan dan pekerja-kerja keras di wilayah Kodim 1022/Tanah Bumbu. Jumat (27-09-2024)


Seperti hari Jum’at personil Kodim 1022/Tanah Bumbu memberikan langsung bantuan kepada warga masyarakat kurang mampu dan pekerja keras seperti Buruh Bangunan, Tukang Becak, Tukang Parkir dan Pengumpul barang bekas diwilayah Kodim 1022/Tanah Bumbu.


Jumat Berbagi merupakan program rutin Kodim 1022/Tanah Bumbu dibawah Pimpinan Letkol Inf Boni Berdian, S.E. Ini adalah wujud kepedulian Kodim 1022/Tanah Bumbu khususnya Dandim 1022/Tanah Bumbu kepada masyarakat yang langsung di berikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan.


Dandim 1022/Tanah Bumbu Letkol Inf Boni Berdian, S.E menjelaskan, program Jum’at berbagi ini merupakan program yang kami jalankan setiap minggunya yaitu hari Jumat untuk selalu membantu warga masyarakat di sekitar.


“Ini adalah wujud kepedulian TNI terhadap warga masyarakat, TNI hadir di tengah-tengah rakyat agar mengetahui apa yang menjadi kesulitan rakyat dan TNI dapat segera membantu apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” katanya.


Lebih lanjut Dandim berharap dengan program Jum’at berbagi dapat menjalin silaturahmi dan mempererat sinergitas TNI dengan rakyat. Sehingga akan terwujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Bantuan ini memang tidak seberapa namun diharapkan dapat sedikit membantu kebutuhan makan siang atau bagi warga yang belum sarapan,” tutupnya.