25/10/26

Theo Hesegem Soroti Operasi Militer di Tolikara, Dorong Investigasi HAM dan Dialog Damai


Jayapura – Tokoh hak asasi manusia (HAM), Theo Hesegem, menyoroti pelaksanaan operasi militer di Kabupaten Tolikara dan mendesak pemerintah melakukan investigasi terhadap dugaan pelanggaran HAM serta mengedepankan dialog damai sebagai langkah penyelesaian persoalan.


Theo Hesegem mendorong pemerintah agar menindaklanjuti dugaan pelanggaran HAM melalui investigasi yang transparan dan objektif. 


Ia juga menekankan pentingnya dialog yang melibatkan pihak-pihak terkait guna mencegah konflik berkepanjangan dan melindungi masyarakat sipil.


“Pemerintah perlu melakukan investigasi terhadap dugaan pelanggaran HAM yang terjadi dalam pelaksanaan operasi militer di Tolikara. Dialog damai juga penting untuk membuka ruang komunikasi dan mencari penyelesaian yang mengutamakan keselamatan masyarakat,” demikian inti pernyataan yang disarikan dari isu pemberitaan tersebut.


Sorotan ini menjadi perhatian terhadap pentingnya penanganan persoalan keamanan di Papua yang memperhatikan aspek perlindungan masyarakat sipil dan penghormatan terhadap HAM. Setiap dugaan pelanggaran perlu ditindaklanjuti melalui mekanisme yang transparan sesuai ketentuan hukum.


Penyelesaian melalui dialog diharapkan dapat membuka ruang komunikasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat sehingga persoalan dapat ditangani secara damai serta situasi keamanan tetap kondusif.

Minggu Kasih di Gereja Monam, Polsek Kelila Ajak Jemaat Tangkal Hoaks dan Cegah Karhutla

 


Jayapura – Polsek Kelila terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Minggu Kasih. Kegiatan yang dilaksanakan di Gereja Monam, Kampung Yelonggolo, Distrik Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan, Minggu (25/10/2026), menjadi momentum bagi Polri untuk menyampaikan pesan Kamtibmas sekaligus membangun komunikasi yang harmonis bersama masyarakat.


Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Kelila IPDA Alfius E. Simbiak, S.H., didampingi Bripda Jean J. Maloali dan Bripda Carolando S.J.D. Renwarin.


Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Kelila mengajak jemaat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan melalui kepedulian serta komunikasi yang baik. Pesan Kamtibmas disampaikan dengan mengedepankan pendekatan humanis dan membangun kesadaran masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.


Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah penyebaran berita bohong atau hoaks. Personel mengimbau jemaat agar tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya.


Masyarakat juga diajak untuk terlebih dahulu memeriksa sumber dan kebenaran suatu informasi sebelum membagikannya, terutama informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan, kesalahpahaman, maupun konflik di tengah masyarakat.


“Jangan mudah percaya dengan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Mari kita bersama-sama menjaga suasana yang damai dengan tidak menyebarkan berita yang belum terverifikasi,” ujar IPDA Alfius.


Selain menyampaikan imbauan terkait hoaks, personel Polsek Kelila juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).


Masyarakat diingatkan agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan. Apabila menemukan adanya titik api atau potensi terjadinya kebakaran, warga diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang agar dapat ditangani sedini mungkin.


Polsek Kelila menilai keterlibatan masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan sekaligus melindungi lingkungan. Sinergi antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat kepedulian terhadap berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu ketenteraman dan kelestarian lingkungan.


Melalui kegiatan Minggu Kasih, Polsek Kelila juga terus mendorong peran tokoh agama dalam menyampaikan pesan-pesan perdamaian, toleransi, serta kepedulian terhadap keamanan lingkungan kepada jemaat.

Polres Keerom Ungkap Kasus Pencurian Emas dalam Ops Sikat Cartenz II-2026


Jayapura – Dalam mendukung pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II-2026 Polda Papua, Unit Opsnal Satuan Reserse Kriminal Polres Keerom mengamankan seorang terduga pelaku pencurian emas di Kompleks Cikombong, Kotaraja, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Sabtu (24/10/2026). 


Pengamanan tersebut merupakan tindak lanjut penyelidikan atas laporan dugaan pencurian yang terjadi di wilayah Kabupaten Keerom.


Kasat Reskrim Polres Keerom selaku Kasubsatgas Pidum Polres Keerom, AKP Jetny L. Sohilait, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus bermula dari informasi mengenai keberadaan terduga pelaku di wilayah Abepura. 


Menindaklanjuti informasi tersebut, tim melakukan patroli dan pemantauan berdasarkan ciri-ciri yang disampaikan korban hingga berhasil mengamankan terduga pelaku.


“Pengamanan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap tindak pidana pencurian dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II-2026. Setelah menerima informasi mengenai keberadaan terduga pelaku, anggota melakukan pemantauan dan penyelidikan hingga yang bersangkutan berhasil diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKP Jetny L. Sohilait.


Kasus tersebut ditangani berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/256/X/2026/SPKT/POLRES KEEROM/POLDA PAPUA, tanggal 22 Oktober 2026. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, dugaan pencurian terjadi pada Jumat (16/10/2026) di rumah korban berinisial MK, seorang warga Kampung Asyaman, Distrik Arso, Kabupaten Keerom.


Dalam keterangannya kepada petugas, terduga pelaku mengaku mengambil kalung emas milik korban dari sebuah laci meja di dalam kamar rumah korban. Emas tersebut kemudian dijual di sebuah toko perhiasan di kawasan Abepura dengan nilai transaksi sebesar Rp16 juta. Uang hasil penjualan tersebut, menurut pengakuannya, digunakan untuk bermain judi daring.


Dari hasil pengembangan penyelidikan, petugas mengamankan barang bukti berupa emas yang telah dilebur atau dipotong-potong dengan berat sekitar 7,15 gram, satu unit sepeda motor Honda GT-R berwarna merah, serta satu unit telepon genggam Samsung A15 berwarna hitam.


Petugas juga meminta keterangan dari pihak toko perhiasan yang menerima penjualan emas tersebut untuk mendalami proses transaksi dan asal-usul barang. Pemeriksaan terhadap pihak terkait dilakukan guna melengkapi proses penyelidikan serta menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain.


AKP Jetny L. Sohilait menegaskan bahwa penanganan perkara akan terus dilanjutkan melalui pemeriksaan saksi, pendalaman barang bukti, serta koordinasi dengan korban dan penyidik.


“Kami akan mendalami perkara ini secara menyeluruh, termasuk menelusuri barang bukti dan keterangan pihak-pihak yang berkaitan dengan kasus tersebut. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pidana pencurian serta segera melapor kepada kepolisian apabila mengalami atau mengetahui adanya dugaan tindak pidana,” tambahnya.


Melalui Operasi Sikat Cartenz II-2026, Polda Papua bersama jajaran kewilayahan terus melaksanakan upaya penegakan hukum terhadap tindak pidana yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. 


Penanganan setiap perkara dilakukan secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

24/10/26

Satgas Ops Sikat Cartenz II-2026 Polres Biak Numfor Ungkap Dugaan Pencurian Aset Pendidikan


Jayapura – Personel Subsatgas Penegakan Hukum (Pidum) Polres Biak Numfor berhasil mengungkap kasus dugaan pencurian dengan pemberatan di lingkungan perkantoran SPNF SKB Biak, Kabupaten Biak Numfor. 


Pengungkapan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II-2026 Polda Papua dalam upaya penindakan terhadap tindak pidana yang meresahkan masyarakat.


Dalam pengungkapan tersebut, seorang pria berinisial F.H.J. diamankan pada Jumat (23/10/2026) di Jalan Sungai Ciliwung, Kelurahan Brambaken, Distrik Samofa, Kabupaten Biak Numfor.


Kasus ini bermula dari dugaan pencurian yang terjadi pada 18 Agustus 2026 di lingkungan perkantoran SPNF SKB Biak. Dalam kejadian tersebut, sejumlah barang dilaporkan hilang, yakni delapan pipa besi horden, sembilan terali besi jendela, dua meja belajar PAUD, satu mimbar, dan 58 kursi futura. Akibat kejadian itu, korban diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp27.650.000.


Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian dan tercatat dalam laporan polisi nomor LP/B/545/IX/2026/SPKT/POLRES BIAK NUMFOR/POLDA PAPUA, tertanggal 29 September 2026. Laporan tersebut menjadi dasar bagi kepolisian untuk melakukan penanganan dan penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana tersebut.


Dalam perkembangan penanganan perkara, personel Subsatgas Pidum Polres Biak Numfor melakukan upaya pengungkapan hingga akhirnya mengamankan F.H.J. pada 23 Oktober 2026 di kawasan Jalan Sungai Ciliwung, Kelurahan Brambaken. Setelah diamankan, terduga pelaku dibawa ke Polres Biak Numfor untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Dari penanganan perkara tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa dua meja belajar PAUD dan satu mimbar yang berkaitan dengan kasus yang dilaporkan. Penyidik selanjutnya melakukan pendalaman terhadap perkara, termasuk menelusuri kemungkinan keterlibatan terduga pelaku dalam tindak pidana lainnya.


Kasat Reskrim Polres Biak Numfor selaku Kasubsatgas Pidum Res Biak Numfor Ops Sikat Cartenz II-2026, Iptu Daniel Zeth Rumpaidus, S.H., M.H., mengatakan bahwa pengungkapan tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menindaklanjuti laporan masyarakat melalui pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II-2026 Polda Papua.


“Pengungkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang kami tangani melalui proses penegakan hukum. Setelah terduga pelaku diamankan, penyidik melakukan pemeriksaan dan mengamankan barang bukti untuk mendukung proses penyidikan. Kami juga terus mendalami perkara ini guna mengetahui kemungkinan adanya keterlibatan dalam tindak pidana lainnya,” ujar Iptu Daniel.


Saat ini, penyidik Polres Biak Numfor melanjutkan proses penyidikan dengan melengkapi administrasi perkara dan melakukan pengembangan berdasarkan hasil pemeriksaan. Perkara tersebut ditangani terkait dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477 KUHP.


Melalui Operasi Sikat Cartenz II-2026, Polda Papua terus mengoptimalkan upaya penegakan hukum terhadap tindak pidana pencurian dan kejahatan lainnya guna menjaga keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

 

Dukung Akses Masyarakat, Kodim 1002/HST Lanjutkan Pembangunan Jembatan Garuda

 



HULU SUNGAI TENGAH – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Teluk Masjid, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, terus berlanjut. 


Hingga Sabtu (24/10/2026), personel yang terlibat dalam pengerjaan di lapangan melaksanakan pemasangan lantai dan pagar jembatan sebagai bagian dari tahapan pembangunan infrastruktur tersebut.


Pemasangan lantai dan pagar menjadi bagian penting dalam penyelesaian konstruksi jembatan. 


Pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kualitas konstruksi dan faktor keselamatan, sehingga nantinya jembatan dapat berfungsi dengan baik untuk menunjang aktivitas masyarakat.


Dandim 1002/Hulu Sungai Tengah Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar melalui Koordinator Lapangan Kapten Inf M. Fadillah menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda terus dikerjakan sesuai tahapan yang telah direncanakan.


Menurutnya, setiap tahapan pekerjaan menjadi perhatian agar pembangunan berjalan lancar dan menghasilkan konstruksi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.


“Pemasangan lantai dan pagar jembatan saat ini terus dilaksanakan. Kami berupaya agar setiap tahapan pekerjaan berjalan dengan baik, dengan tetap mengutamakan kualitas konstruksi dan keselamatan kerja,” ujarnya.


Keberadaan Jembatan Garuda di Desa Teluk Masjid diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mempermudah mobilitas warga.


Infrastruktur ini juga diharapkan mendukung aktivitas perekonomian masyarakat, termasuk kelancaran distribusi hasil pertanian dan akses terhadap berbagai kebutuhan sehari-hari.


Sinergi dan koordinasi seluruh pihak yang terlibat terus dilakukan untuk mendukung kelancaran pembangunan. 


Dengan berlanjutnya pemasangan lantai dan pagar, pengerjaan Jembatan Garuda diharapkan dapat terus berjalan sesuai rencana hingga nantinya siap dimanfaatkan masyarakat.


Melalui pembangunan infrastruktur ini, Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah terus mendukung upaya peningkatan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Haruyan.

(Pen1002/HST)

Kepala Suku Moni Ajak Masyarakat Paniai Jaga Kamtibmas dan Waspadai Potensi Gangguan Keamanan

  


Paniai, 22 Oktober 2026 – Kepala Suku Moni Kabupaten Paniai, Ayub Kobogau, menyatakan kesiapannya mendukung aparat keamanan dalam menjaga situasi keamanan dan kedamaian masyarakat agar tetap aman dan kondusif, khususnya di Distrik Bibida.


Ayub menyampaikan bahwa situasi di Distrik Bibida hingga Kamis, 22 Oktober 2026, masih terpantau aman dan kondusif. Ia juga menjelaskan bahwa berdasarkan informasi yang diketahuinya, hingga saat ini belum terdapat kelompok-kelompok pengacau  dari luar Kabupaten Paniai yang datang dan singgah di wilayah tersebut.


“Untuk situasi dan kondisi saat ini di Distrik Bibida masih aman dan kondusif. Sampai sekarang belum ada kelompok dari luar Paniai yang datang dan singgah untuk beristirahat,” ujar Ayub.


Sebagai tokoh adat yang kerap hadir di tengah masyarakat ketika terjadi persoalan maupun konflik, Ayub menegaskan kesediaannya untuk terus membantu menjaga keamanan melalui komunikasi dan penyampaian imbauan kepada warga. Ia mengajak masyarakat agar tidak melakukan tindakan kriminal maupun aktivitas lain yang dapat memicu keributan dan mengganggu ketertiban umum.


Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kedamaian selama masa perayaan Paskah, dengan mengutamakan sikap saling menghormati dan menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik.


Ayub berharap kerja sama antara tokoh adat, masyarakat, dan aparat keamanan dapat terus terjalin untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan di Distrik Bibida maupun wilayah Kabupaten Paniai secara umum. Dengan komunikasi yang baik dan kepedulian bersama, masyarakat diharapkan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dalam suasana aman dan damai.

23/10/26

Pemkab Yahukimo Gelar Sosialisasi Optimalisasi Opsen PKB untuk Tingkatkan PAD

 



Dekai – Bertempat di Aula Kantor Bupati Yahukimo, Pemerintah Kabupaten Yahukimo menggelar kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Kegiatan ini bertujuan mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor.

pada Jumat (23/10/26). 


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten I, Asisten II, dan Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Yahukimo, KBO Sat Lantas Polres Yahukimo, Kepala Samsat Kabupaten Yahukimo, Kepala Bank Papua Yahukimo, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Bidang Aset, serta Kepala Bagian Keuangan Kabupaten Yahukimo.


Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bappeda Kabupaten Yahukimo, Matius, S.Hut., M.H., menyampaikan materi mengenai optimalisasi opsen pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Yahukimo. Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan tanggapan dari para asisten serta penyampaian saran dan masukan dari peserta yang hadir.


Dalam kesimpulan kegiatan, Asisten I Setda Kabupaten Yahukimo menekankan pentingnya dukungan dan kerja sama seluruh pihak dalam menyukseskan program optimalisasi pajak kendaraan bermotor. Upaya tersebut diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan, sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Yahukimo, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan PAD untuk mendukung pembangunan daerah.


Selain membahas optimalisasi penerimaan pajak, kegiatan ini juga menyoroti sejumlah kendala dalam pelayanan Samsat Kabupaten Yahukimo. Beberapa kebutuhan yang menjadi perhatian meliputi ketersediaan alat cetak STNK, fasilitas kantor, serta tempat tinggal bagi pegawai Samsat.


Pemenuhan sarana dan prasarana tersebut dinilai penting untuk menunjang kelancaran pelayanan administrasi kendaraan bermotor kepada masyarakat. Dengan dukungan fasilitas yang memadai dan koordinasi antarlembaga, optimalisasi penerimaan pajak diharapkan dapat berjalan lebih efektif.


Kegiatan sosialisasi secara resmi ditutup oleh Asisten I Setda Kabupaten Yahukimo pada pukul 12.00 WIT dan dilanjutkan dengan doa bersama serta foto bersama para peserta.


Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan instansi terkait dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Yahukimo demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Pemkab Yahukimo Gelar Sosialisasi Optimalisasi Opsen PKB untuk Tingkatkan PAD

 



Dekai – Bertempat di Aula Kantor Bupati Yahukimo, Pemerintah Kabupaten Yahukimo menggelar kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Kegiatan ini bertujuan mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor.

pada Jumat (23/10/26). 


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten I, Asisten II, dan Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Yahukimo, KBO Sat Lantas Polres Yahukimo, Kepala Samsat Kabupaten Yahukimo, Kepala Bank Papua Yahukimo, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Bidang Aset, serta Kepala Bagian Keuangan Kabupaten Yahukimo.


Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bappeda Kabupaten Yahukimo, Matius, S.Hut., M.H., menyampaikan materi mengenai optimalisasi opsen pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Yahukimo. Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan tanggapan dari para asisten serta penyampaian saran dan masukan dari peserta yang hadir.


Dalam kesimpulan kegiatan, Asisten I Setda Kabupaten Yahukimo menekankan pentingnya dukungan dan kerja sama seluruh pihak dalam menyukseskan program optimalisasi pajak kendaraan bermotor. Upaya tersebut diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan, sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Yahukimo, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan PAD untuk mendukung pembangunan daerah.


Selain membahas optimalisasi penerimaan pajak, kegiatan ini juga menyoroti sejumlah kendala dalam pelayanan Samsat Kabupaten Yahukimo. Beberapa kebutuhan yang menjadi perhatian meliputi ketersediaan alat cetak STNK, fasilitas kantor, serta tempat tinggal bagi pegawai Samsat.


Pemenuhan sarana dan prasarana tersebut dinilai penting untuk menunjang kelancaran pelayanan administrasi kendaraan bermotor kepada masyarakat. Dengan dukungan fasilitas yang memadai dan koordinasi antarlembaga, optimalisasi penerimaan pajak diharapkan dapat berjalan lebih efektif.


Kegiatan sosialisasi secara resmi ditutup oleh Asisten I Setda Kabupaten Yahukimo pada pukul 12.00 WIT dan dilanjutkan dengan doa bersama serta foto bersama para peserta.


Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan instansi terkait dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Yahukimo demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

20/10/26

POLRES LANNY JAYA GELAR PENGOBATAN GRATIS BAGI MASYARAKAT DALAM RANGKA HUT HUMAS POLRI KE-75


 

LANNY JAYA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Humas Polri ke-75, Humas Polres Lanny Jaya menggelar kegiatan pengobatan gratis bagi masyarakat di Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Selasa (20/10/2026), mulai pukul 10.00 WIT hingga selesai. Kegiatan yang berlangsung di depan Mako Polres Lanny Jaya ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan warga.


Pelaksanaan pengobatan gratis tersebut melibatkan personel Sie Humas Polres Lanny Jaya, personel Sie Urkes Polres Lanny Jaya, serta tenaga kesehatan dari Bhayangkari Polres Lanny Jaya yang juga bertugas sebagai tenaga kesehatan di RSUD Lanny Jaya. Dalam kegiatan ini, masyarakat mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan secara gratis sebagai bentuk pelayanan Polri yang humanis, peduli, dan dekat dengan masyarakat.


Bripda Joelens Wapai, personel Sie Humas Polres Lanny Jaya, menyampaikan bahwa kegiatan pengobatan gratis ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat, khususnya warga di wilayah Tiom. “Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga peduli terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Kami ingin Humas Polri semakin dekat dengan masyarakat serta terus membangun hubungan yang harmonis melalui kegiatan positif dan bermanfaat,” ungkap Bripda Joelens Wapai.


Kegiatan tersebut turut didukung oleh Bripda Juandino Almendo dari Sie Urkes Polres Lanny Jaya, personel Sie Humas lainnya, serta tenaga kesehatan Bhayangkari yang memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sinergi antara personel Polri dan tenaga kesehatan ini menjadi wujud kerja sama dalam memberikan pelayanan yang mudah dijangkau dan bermanfaat bagi warga, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.


Melalui kegiatan pengobatan gratis dalam rangka HUT Humas Polri ke-75 ini, Polres Lanny Jaya berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Polres Lanny Jaya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan yang tulus, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan warga, sejalan dengan semangat Polri yang semakin dekat dan bermanfaat bagi masyarakat.

Ketua LMA Papua Pegunungan Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Jelang Kunjungan Menko Polkam di Wamena

 


Jayapura - Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Provinsi Papua Pegunungan, Tias Urnom Kogoya, mengajak masyarakat di delapan Kabupaten di Papua Pegunungan, khususnya Kabupaten Jayawijaya, menjaga keamanan dan ketertiban menjelang kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) pada 28–29 Oktober 2026.


Tias mengatakan, situasi keamanan perlu dijaga, terutama setelah konflik sosial antara kelompok masyarakat Lanny Jaya dan Kurima Woma di Wamena pada Mei 2026. Ia mengimbau seluruh pihak menahan diri agar tidak terjadi aksi saling serang yang dapat mengganggu keamanan dan proses pemulihan pascakonflik.


“Saya mengimbau seluruh masyarakat dari delapan kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan, khususnya yang berada di Kabupaten Jayawijaya, agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Mari kita dukung pemerintah, Polri, dan TNI dalam menjaga situasi keamanan di wilayah kita,” kata Tias Urnom Kogoya.


Ia juga menyebut pemerintah pusat memberikan perhatian terhadap pembangunan kembali rumah warga yang terdampak konflik sosial di Wamena. Menurutnya, masyarakat perlu mengedepankan ketenangan dan menyelesaikan persoalan secara damai agar proses pemulihan berjalan baik.


“Marilah kita duduk bersama dengan kepala dan hati yang dingin. Masalah ini telah selesai, sekarang saatnya kita melanjutkan pembangunan di Provinsi Papua Pegunungan,” ujarnya.


Menjelang kunjungan Menko Polkam, Tias mengajak masyarakat Lanny Jaya dan Kurima Woma menghindari tindakan yang berpotensi memicu konflik baru. Ia juga meminta tokoh masyarakat dan seluruh elemen warga memperkuat komunikasi serta persaudaraan demi menjaga kedamaian di Jayawijaya.


Tias menegaskan, keamanan daerah merupakan tanggung jawab bersama. Ia berharap situasi yang kondusif dapat mendukung pemulihan pascakonflik sekaligus memperlancar pembangunan di Provinsi Papua Pegunungan.

Tokoh Pemuda Kamoro Ajak Masyarakat Mimika Jaga Kamtibmas Jelang Natal 2026

 


Timika, 19 Oktober 2026 – Tokoh pemuda Kampung Iwaka dari suku Kamoro, Kabupaten Mimika, Yustinus Amereyau, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian bagi seluruh masyarakat di Kab. Mimika, terutama menjelang perayaan Natal 2026 dan akhir tahun. Ia menekankan pentingnya persatuan, kegiatan positif, serta kewaspadaan terhadap isu provokatif yang dapat memicu perpecahan di tengah masyarakat.


Yustinus menyampaikan bahwa situasi keamanan di Kabupaten Mimika secara umum masih aman dan terkendali. Meski demikian, ia menyoroti konflik internal suku Damal di Kwamkinarama, Kabupaten Puncak, yang masih menjadi perhatian bersama. Ia berharap konflik tersebut dapat segera berakhir sehingga masyarakat dapat menyambut Natal dalam suasana damai dan penuh sukacita.


“Harapan kami, menjelang perayaan Natal 2026, konflik bisa dihentikan dan kita semua dapat menyambut Natal dengan damai dan sukacita,” ujar Yustinus.


Sebagai tokoh pemuda Kamoro, Yustinus mengatakan dirinya terus berkoordinasi dengan para tetua adat serta merangkul generasi muda, khususnya di Distrik Mimika Timur dan sejumlah wilayah pesisir Mimika. Upaya tersebut dilakukan untuk mendorong pemuda menjadi teladan dalam berperilaku positif, menjaga kedisiplinan, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan lingkungan.


Ia juga menilai bahwa menjelang akhir tahun diperlukan berbagai kegiatan positif yang melibatkan masyarakat dan pemerintah daerah. Tokoh masyarakat dari tujuh suku di Mimika, bersama paguyuban Nusantara, diharapkan aktif menyampaikan imbauan kamtibmas melalui media sosial, grup kerukunan, maupun komunikasi langsung dengan warga.


“Kita harus bersama-sama menjaga situasi kamtibmas dan tidak mudah terhasut oleh isu atau provokasi dari kelompok tertentu yang dapat memecah belah persatuan serta merusak nama baik Mimika,” tegasnya.


Yustinus menambahkan, koordinasi antara tokoh adat, tokoh pemuda, pemerintah daerah, masyarakat, dan aparat keamanan perlu terus diperkuat. Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat mengambil peran dalam menjaga keharmonisan, mencegah potensi konflik, dan menciptakan suasana yang aman serta kondusif di Kabupaten Mimika.


Menurutnya, komitmen bersama untuk menjaga kedamaian menjadi hal penting agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman dan menyambut Natal 2026 dalam semangat persaudaraan.

HUT ke-75 Humas Polri, Polres Merauke Gelar Aksi Donor Darah serentak



Jayapura – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Humas Polri, Polres Merauke menggelar kegiatan donor darah serentak sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi masyarakat Merauke yang membutuhkan bantuan darah.


Wakapolres Merauke, Kompol Dr. Jerry Koagouw, S.H, M.H yang didampingi Ps. Kasi Humas Polres Merauke Ipda Andre Msb, S.Kom menyampaikan bahwa kegiatan donor darah tersebut merupakan aksi kemanusiaan yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.


Menurutnya, setetes darah yang disumbangkan dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain. Karena itu, ia mengajak seluruh personel dan peserta yang memenuhi persyaratan kesehatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.


“Setetes darah kita bisa membantu sesama. Apa yang kita donorkan hari ini bisa membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.


Saya mengingatkan agar setiap calon pendonor terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh petugas medis. Pemeriksaan ini penting untuk memastikan kondisi tubuh pendonor memungkinkan untuk melakukan donor darah.


Ia menegaskan, apabila berdasarkan hasil pemeriksaan seseorang tidak memenuhi persyaratan untuk mendonorkan darah, maka tidak perlu memaksakan diri. Menurutnya, kepedulian terhadap sesama harus tetap diimbangi dengan perhatian terhadap kondisi kesehatan diri sendiri.


Pelaksanaan donor darah serentak Polres Merauke diikuti oleh 53 peserta yang terdiri dari Personil Polres Merauke dan Bhayangkafi Cabang Merauke. Hingga pukul 11.00 Wit hasil donor darah sebanyak  25 Kantong darah.


“Bagi rekan-rekan yang bisa menyumbangkan darah, silakan. Yang terpenting, harus melalui pemeriksaan terlebih dahulu dan tetap memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing,” katanya.


Pada kesempatan itu, Wakapolres Merauke menyampaikan atas nama pimpinan dan Kapolres Merauke, turut menyampaikan ucapan selamat HUT ke-75 Humas Polri. Ia berharap jajaran Humas Polri semakin sukses dalam menjalankan tugas kehumasan, serta terus berjaya dalam memberikan informasi dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.


Melalui kegiatan donor darah tersebut, peringatan HUT ke-75 Humas Polri diharapkan tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat peran kehumasan, tetapi juga meningkatkan kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.


Pada kesempatan tersebut juga Ps. Kasi Humas Polres Merauke mensosialisasikan Humas  Polri dengan memberikan dopres kepada peserta berupa coklat kepada peserta yang dapat menjawab pertanyaan.  Akhirnya dikatakan ucapan terima kasih kepada pihak Pihak Pmi Merauke, bagian Sdm. Bagian Logistik, Seksi Dokkes. Seksi Tik, dan Bhayangkari Cabang Merauke serta seluruh anggota Polres Merauke yang sudah membangu dan berpartisipasi mensukseskan kegiatan Donor darah serentak dalam rangka Hut Humas Polri ke 75 tahun 2026 Polres Merauke.

 

Wakapolda Papua dan PJU Ikuti Bakti Sosial Donor Darah dalam Rangka Hari Jadi Humas Polri ke-75 Tahun 2026

 


Jayapura – Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., bersama sejumlah pejabat utama (PJU) dan personel Polda Papua mengikuti kegiatan bakti sosial donor darah dalam rangka memperingati Hari Jadi Humas Polri ke-75 Tahun 2026 di Aula Rastra Samara, Mapolda Papua, Kota Jayapura, Selasa (20/10/2026).


Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap sesama sekaligus kontribusi dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang memerlukan transfusi.


Hadir dalam kegiatan tersebut Karo Ops Polda Papua, Kombes Pol. Sih Harno, S.H., M.H, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P, PJU Polda Papua, dan para personel Polda Papua.


Pelaksanaan donor darah diawali dengan pengisian formulir, konsultasi kesehatan bersama tim Palang Merah Indonesia (PMI), pemeriksaan tekanan darah, pengecekan kadar hemoglobin (Hb) dan golongan darah, serta pengambilan darah bagi peserta yang memenuhi persyaratan medis.


Dari kegiatan tersebut, PMI Kota Jayapura berhasil mengumpulkan sebanyak 84 kantong darah yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang memerlukan transfusi.


Dokter Desy Meria Yarangga dari PMI Kota Jayapura menyampaikan apresiasi kepada Polda Papua atas pelaksanaan kegiatan donor darah tersebut.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polda Papua yang telah menyelenggarakan aksi donor darah dalam rangka Hari Jadi Humas Polri ke-75 Tahun 2026, dengan hasil sebanyak 84 kantong darah yang berhasil terkumpul,” ucap dr. Desy.


Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari aksi kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua menyampaikan bahwa kegiatan donor darah tersebut merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus bentuk pengabdian melalui aksi sosial yang memberikan manfaat nyata.


“Peringatan Hari Jadi Humas Polri ke-75 ini menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap sesama.,” katanya.


“Melalui donor darah, kami berharap dapat membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah sekaligus menumbuhkan semangat solidaritas dan kemanusiaan,” imbuhnya.


Kombes Cahyo mengapresiasi partisipasi Wakapolda Papua, para pejabat utama, dan seluruh personel yang telah mendonorkan darahnya, serta PMI Kota Jayapura yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.


Melalui kegiatan ini, Polda Papua berharap semangat kepedulian sosial terus tumbuh di lingkungan Polri sehingga pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang bermanfaat bagi sesama.

 

Dari Pondasi hingga Konstruksi, TNI dan Warga Bersatu Wujudkan Jembatan Garuda

 



HULU SUNGAI TENGAH – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Teluk Mesjid RT 08, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), terus menunjukkan progres signifikan. Personel TNI bersama masyarakat setempat terus bekerja melaksanakan tahapan pembangunan demi mempercepat penyelesaian jembatan yang diharapkan dapat mendukung mobilitas dan aktivitas warga, Selasa (20/10/2026).


Pada pelaksanaan kegiatan hari ini, pekerjaan difokuskan pada pembuatan pondasi jalan serta penyiapan besi untuk konstruksi jembatan.


Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kekuatan dan ketahanan konstruksi agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.


Dandim 1002/Hulu Sungai Tengah Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar melalui Koordinator Lapangan Kapten Inf M. Fadillah menyampaikan bahwa pengerjaan terus dilaksanakan secara bertahap dengan mengutamakan ketelitian dan kerja sama seluruh personel yang terlibat.


Menurutnya, sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pembangunan Jembatan Garuda tersebut.


“Pembangunan terus kita laksanakan secara bertahap. Saat ini pekerjaan difokuskan pada pembuatan pondasi jalan dan penyiapan besi jembatan.


Kami berharap seluruh tahapan dapat berjalan lancar sehingga pembangunan bisa terus berprogres sesuai dengan rencana,” ujarnya.


Semangat gotong royong yang ditunjukkan personel TNI bersama masyarakat menjadi gambaran nyata kebersamaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. 


Meskipun pekerjaan membutuhkan ketelitian dan tahapan yang berkesinambungan, seluruh pihak terus berupaya memberikan kontribusi terbaik.


Keberadaan Jembatan Garuda nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Teluk Mesjid, khususnya dalam menunjang akses transportasi, memperlancar aktivitas sehari-hari, serta mendukung kegiatan sosial dan perekonomian warga.


Melalui pembangunan ini, TNI kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga berperan aktif membantu percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, pembangunan Jembatan Garuda di Desa Teluk Mesjid diharapkan terus berjalan lancar hingga selesai dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sesuai dengan peruntukannya.(pen1002hst).

Ops Sikat Cartenz II 2026, Polresta Jayapura Kota Gencarkan Patroli Antisipasi Kejahatan Jalanan


 

Jayapura – Tim Resmob Numbay Subnit VI Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Jayapura Kota melaksanakan Patroli Siaga Reskrim untuk mengantisipasi kejahatan jalanan, aksi premanisme, pencurian kendaraan bermotor, serta potensi tindak pidana lainnya di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota, Selasa (20/10/2026) dini hari.


Kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mendukung pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II 2026 Polda Papua yang berfokus pada pencegahan dan penindakan terhadap berbagai bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat.


Kanit Opsnal Satreskrim Polresta Jayapura Kota, IPDA Ronald Jakadewa, S.H., mengatakan bahwa patroli dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi tindak pidana.


“Melalui Patroli Siaga Reskrim ini, kami berupaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya pada jam-jam rawan. Personel melakukan pemantauan, pemeriksaan terhadap kendaraan yang mencurigakan, serta pengecekan bukti kepemilikan kendaraan guna mengantisipasi tindak pidana di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota,” ujar IPDA Ronald.


Ia menjelaskan, patroli diawali dengan konsolidasi personel di Mako Polresta Jayapura Kota sebelum bergerak menuju sejumlah titik di wilayah Jayapura Selatan, termasuk kawasan Pasar Hamadi, Pantai Hamadi, dan Entrop.


Saat melaksanakan patroli di sekitar Pasar Hamadi, personel menemukan sebuah sepeda motor yang terparkir di bahu jalan dalam kondisi setang kendaraan tidak terkunci dan jok terbuka. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan serta mencari pemilik kendaraan untuk mengingatkan agar kendaraan diamankan dengan baik dan dipindahkan ke dalam rumah.


Selanjutnya, personel melanjutkan patroli menuju kawasan Pantai Hamadi dan Entrop. Di lokasi tersebut, petugas menghentikan sejumlah kendaraan yang dinilai mencurigakan untuk dilakukan pemeriksaan serta meminta pengendara menunjukkan bukti kepemilikan kendaraan.


“Dalam pemeriksaan tersebut, para pengendara dapat menunjukkan bukti kepemilikan kendaraan masing-masing sehingga diperbolehkan melanjutkan perjalanan. Kami mengimbau masyarakat agar selalu membawa dokumen kendaraan dan memastikan kendaraannya terparkir dalam keadaan aman,” jelasnya.


IPDA Ronald menambahkan, kegiatan patroli tidak hanya bertujuan melakukan pengawasan terhadap kendaraan, tetapi juga sebagai bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat untuk mencegah terjadinya tindak pidana dan memberikan rasa aman kepada warga.


Ia mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan meningkatkan kewaspadaan, tidak meninggalkan kendaraan dalam keadaan tidak terkunci, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.


“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengharapkan dukungan masyarakat untuk menjaga lingkungan tetap aman dan segera memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas. Sinergi antara masyarakat dan Polri sangat penting dalam mendukung keberhasilan Operasi Sikat Cartenz II 2026,” tutupnya.


Setelah melaksanakan rangkaian patroli dan pemeriksaan di sejumlah lokasi, Tim Resmob Numbay kembali ke Mako Polresta Jayapura Kota. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali.


Melalui kegiatan Patroli Siaga Reskrim yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Polresta Jayapura Kota berkomitmen mendukung upaya Polda Papua dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dari berbagai potensi tindak kejahatan.

 

Derek Alom Ingatkan Pentingnya Menjaga Kamtibmas di Distrik Tembagapura

 


Timika – Tokoh Masyarakat Distrik Tembagapura, Derek Alom, mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif di Kabupaten Mimika, khususnya Distrik Tembagapura.


Derek menyampaikan bahwa kedamaian dan stabilitas keamanan memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat, terutama di sejumlah lokasi di Distrik Tembagapura yang selama ini menjadi tempat masyarakat mencari nafkah. Oleh karena itu, ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat menjaga situasi agar tetap kondusif sehingga aktivitas sehari-hari dapat berlangsung dengan aman dan lancar.


“Distrik Tembagapura merupakan salah satu wilayah tempat masyarakat mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Karena itu, kita semua harus menjaga keamanan dan kedamaian di daerah ini. Jangan sampai terjadi hal-hal yang dapat menimbulkan kekacauan dan mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Derek.


Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung berbagai upaya aparat keamanan dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Tembagapura. Menurutnya, kerja sama antara masyarakat dan aparat keamanan merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya aparat keamanan dalam menjaga situasi tetap aman dan damai. Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Derek mengajak masyarakat untuk menyambut perayaan Natal dengan penuh sukacita melalui semangat persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan. Ia berharap momentum menjelang Natal dapat menjadi kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk mempererat hubungan kekeluargaan serta menjaga kerukunan di tengah kehidupan bermasyarakat.


“Mari kita bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, terlebih menjelang perayaan Natal. Kita ingin menyambut gerbang Natal di Tembagapura dengan penuh sukacita, kedamaian, dan kebersamaan. Jangan sampai persoalan yang tidak perlu mengganggu suasana damai yang kita harapkan,” tegas Derek.


Selain itu, Derek mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya maupun ajakan dari kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab. Ia menilai bahwa sikap bijak dalam menerima informasi dan kemampuan menahan diri sangat penting untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman yang berpotensi mengganggu keamanan wilayah.


“Saya berharap masyarakat tidak mudah percaya terhadap isu-isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Jangan terpengaruh oleh ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Mari kita lebih bijak dalam menerima informasi dan mengutamakan penyelesaian setiap persoalan melalui komunikasi yang baik,” tambahnya.


Menutup imbauannya, Derek mengajak seluruh masyarakat Distrik Tembagapura untuk terus menjaga persatuan, memperkuat rasa saling menghormati, serta berperan aktif dalam menciptakan suasana yang aman dan damai.


Ia berharap dengan adanya kerja sama yang baik antara masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, pemerintah daerah, dan aparat keamanan, Kabupaten Mimika, khususnya Distrik Tembagapura, dapat terus terjaga dalam situasi yang kondusif sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang dan menyambut Natal dengan penuh sukacita.

Kepala Suku Besar Kamoro Serukan Persatuan demi Mimika yang Aman, Damai, dan Sejahtera

 


Timika – Kepala Suku Besar Suku Kamoro Kabupaten Mimika, Timotius Samin, mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan demi mewujudkan situasi Kabupaten Mimika yang aman, damai, dan sejahtera.


Timotius menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga aparat keamanan. Menurutnya, persatuan dan komunikasi yang baik menjadi kunci utama dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.


“Kita sebagai warga masyarakat yang baik harus bergandengan tangan untuk menjaga keamanan di Kabupaten Mimika. Jangan mudah percaya atau terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Kita harus lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang dapat mengganggu situasi keamanan,” ujar Timotius.


Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum menjelang perayaan Natal sebagai kesempatan mempererat persaudaraan, menumbuhkan rasa saling menghormati, serta memperkuat semangat toleransi antarumat beragama. Menurutnya, Natal merupakan momen penuh kedamaian yang perlu disambut dengan hati bersih, ketulusan, dan semangat kebersamaan.


“Sebentar lagi kita akan memasuki bulan damai, yaitu perayaan Natal. Karena itu, mari kita persiapkan diri dengan hati yang bersih, saling memaafkan, dan menjaga hubungan baik dengan sesama. Jangan sampai persoalan atau perbedaan yang ada justru merusak kedamaian yang selama ini kita harapkan bersama,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Timotius berharap agar setiap konflik yang terjadi di tengah masyarakat dapat diselesaikan secara bijaksana melalui dialog dan pendekatan kekeluargaan. Ia menekankan pentingnya peran para tokoh dalam menjadi jembatan perdamaian sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan.


“Apabila ada konflik atau persoalan di tengah masyarakat, mari kita redam bersama dan jangan memperkeruh keadaan. Para tokoh harus mampu menjadi jembatan perdamaian, mempertemukan pihak-pihak yang berselisih, serta mencari jalan keluar melalui komunikasi yang baik. Jangan biarkan persoalan kecil berkembang menjadi konflik yang lebih besar,” tegasnya.


Timotius juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Ia berharap masyarakat dapat mengedepankan sikap saling menghargai, menghindari tindakan provokatif, serta mengutamakan penyelesaian masalah secara damai.


Menutup imbauannya, Timotius mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mimika untuk menjaga persatuan dan memperkuat rasa kebersamaan demi masa depan daerah yang lebih baik.


“Keamanan dan kedamaian adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga Mimika agar tetap aman, damai, dan sejahtera. Dengan persatuan, kepedulian, dan semangat saling menghormati, kita dapat menciptakan suasana yang harmonis sehingga masyarakat bisa menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman, terlebih dalam menyambut perayaan Natal,” tutup Timotius.

Joko Uamang Berharap 7 Perempuan yang Masih Disandera Dapat Dibebaskan Oleh Pihak Yang Bertanggung Jawab Sebelum Natal

  


Timika, 19 Oktober 2026 – Tokoh pemuda Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Joko Uamang, berharap 7  perempuan yang diketahui masih disandera oleh KKB di bawah pimpinan Prisko Lokbere di Distrik Alama dapat segera dibebaskan dan dikembalikan kepada keluarga mereka. Harapan tersebut semakin besar menjelang perayaan Natal, ketika keluarga ingin kembali berkumpul bersama orang-orang tercinta.


Joko Uamang menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, ketujuh perempuan tersebut saat ini berada di Distrik Alama dan masih dalam pengawasan kelompok bersenjata. Upaya komunikasi dengan pihak terkait terus dilakukan bersama pemerintah dan sejumlah tokoh masyarakat melalui sarana komunikasi yang tersedia untuk mendorong pembebasan para korban penyanderaan.


“Harapan kami, 7 sandera bisa dibebaskan sesuai dengan pernyataan pihak kelompok yang menyebutkan akan mengembalikan mereka. Apalagi menjelang Natal, orang tua dan keluarga sangat ingin bertemu dengan anak-anak mereka,” ujar Joko Uamang.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah Kabupaten Mimika atas bantuan bahan makanan yang telah disalurkan kepada masyarakat pengungsi di Distrik Jila. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang terdampak situasi di wilayah tersebut. Joko Uamang turut mengucapkan terima kasih kepada aparat TNI-Polri dan Majelis Rakyat Papua (MRP) yang dinilai telah membantu keluarga dalam berbagai upaya pembebasan para korban.


Selain itu, Joko menyampaikan terima kasih atas evakuasi Demerina Uamang ke Timika hingga mendapatkan penanganan medis dan dapat kembali berkumpul dengan keluarganya dalam keadaan sehat. Ia berharap upaya serupa dapat segera membuahkan hasil bagi 7 perempuan lainnya yang masih menunggu pembebasan.


Terkait kondisi keamanan, Joko menyebut situasi di Distrik Jila hingga saat ini masih relatif aman dan kondusif. Ia berharap komunikasi antara pemerintah, tokoh masyarakat, keluarga korban, dan pihak terkait terus diintensifkan agar proses pembebasan dapat dilakukan secara damai dengan mengutamakan keselamatan para sandera.


Joko juga mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan menghindari tindakan yang dapat memperburuk keadaan. Ia berharap ketujuh perempuan tersebut dapat segera kembali ke tengah keluarga sehingga masyarakat dapat menyambut Natal dalam suasana aman, damai, dan penuh kebersamaan.

Kepala Suku Lipnangul Ajak Masyarakat Pegunungan Bintang Jaga Keamanan dan Tidak Terprovokasi

 


Oksibil, 19 Oktober 2026 – Tokoh adat Distrik Kiwirok sekaligus Kepala Suku Lipnangul dan Kepala Kampung Oknanggul, Yanwarius Uopdana, mengajak masyarakat Kabupaten Pegunungan Bintang untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun ajakan dari kelompok yang berpotensi mengganggu situasi keamanan.


Yanwarius menyatakan dukungannya untuk membantu pihak kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Pegunungan Bintang. Ia menegaskan bahwa peran tokoh adat sangat penting dalam menyampaikan pesan-pesan damai kepada masyarakat agar tetap menjaga kedamaian dan tidak terpengaruh oleh informasi yang dapat memperkeruh keadaan.


“Saya selalu siap membantu pihak kepolisian menjaga dan menciptakan keamanan di Kabupaten Pegunungan Bintang. Saya juga akan terus memberikan imbauan kepada masyarakat agar kita bersama-sama menjaga situasi dan tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun ajakan dari kelompok yang ingin membuat situasi menjadi kurang aman,” ujar Yanwarius.


Menurutnya, menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan masyarakat, tokoh adat, dan aparat keamanan. Karena itu, ia mengajak masyarakat, khususnya di wilayah Kiwirok, untuk mengutamakan persatuan serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.


Ia berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh provokasi dan tetap menjaga hubungan baik antarsesama. Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, Kabupaten Pegunungan Bintang diharapkan tetap aman, damai, dan kondusif sehingga aktivitas sehari-hari dapat berlangsung dengan baik.

19/10/26

SAT RESNARKOBA POLRES LANNY JAYA GELAR RAZIA, CEGAH PEREDARAN NARKOBA DAN MIRAS ILEGAL

 


LANNY JAYA – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Lanny Jaya melaksanakan kegiatan razia dalam rangka mencegah peredaran narkotika dan minuman keras (miras) ilegal di wilayah Kabupaten Lanny Jaya, Senin (19/10/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 08.45 WIT tersebut dilaksanakan di depan Mako Polres Lanny Jaya dengan melibatkan Kasat Resnarkoba IPTU Rany Pieris, S.IP., Kasat Lantas IPDA Harbis, serta sejumlah personel Sat Resnarkoba Polres Lanny Jaya.


Sebelum pelaksanaan razia, Kasat Resnarkoba terlebih dahulu memimpin apel pengecekan personel sekaligus memberikan arahan dan petunjuk pelaksanaan (AAP) sebagai pedoman dalam menjalankan tugas di lapangan.


Pada pukul 08.55 WIT, personel gabungan Sat Resnarkoba dan Sat Lantas mulai melaksanakan pemeriksaan terhadap masyarakat yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat dari arah Wamena menuju Kota Tiom. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi peredaran narkotika dan minuman keras ilegal di wilayah hukum Polres Lanny Jaya.


Kegiatan pemeriksaan berlanjut hingga pukul 10.15 WIT. Selama pelaksanaan razia, petugas tidak menemukan barang bukti narkotika maupun minuman keras ilegal. Tidak terdapat hal menonjol yang dilaporkan selama kegiatan berlangsung.


Pada pukul 10.30 WIT, seluruh rangkaian kegiatan razia selesai dilaksanakan. Selanjutnya, Kasat Resnarkoba, Kasat Lantas, dan personel yang terlibat kembali ke Mako Polres Lanny Jaya.


Kegiatan razia ini merupakan bagian dari upaya Polres Lanny Jaya dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika serta peredaran minuman keras ilegal, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif.


Polres Lanny Jaya berkomitmen untuk terus melaksanakan upaya pencegahan dan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku demi menciptakan lingkungan yang aman dan terbebas dari bahaya narkoba.


HUMAS POLRES LANNY JAYA

#humaspolreslannyjaya

#PolresLannyJaya

#polisibersamamasyarakat 

#SatResnarkoba

#BerantasNarkoba

#LannyJayaAman

POLRES LANNY JAYA GELAR POLISI PEDULI PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 1 TIOM

  


LANNY JAYA – Sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan, Polres Lanny Jaya melaksanakan kegiatan Polisi Peduli Pendidikan di SMP Negeri 1 Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Senin (19/10/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lanny Jaya, KOMPOL Hendrik Seru, S.H., yang bertindak sebagai Pembina Upacara Bendera hari Senin.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag SDM Polres Lanny Jaya IPTU Tutik Yulyati beserta 8 personel Polres Lanny Jaya, para dewan guru dan ratusan siswa-siswi SMP Negeri 1 Tiom.


Upacara dimulai pukul 08.10 WIT berlangsung khidmat dan tertib. Usai upacara, Kapolres memberikan arahan dan motivasi.


Dalam arahannya, Kapolres mengajak para pelajar untuk rajin belajar, menaati tata tertib sekolah, menghormati guru dan orang tua, menjaga sopan santun, serta menjauhi segala bentuk perilaku negatif seperti pergaulan bebas, miras, dan narkoba.


“Adik-adik adalah generasi penerus bangsa. Tanamkan disiplin, tanggung jawab, Edukasi Bullying, semangat belajar. Hormati guru dan orang tua, kejar cita-cita setinggi mungkin. Kami dari Polres Lanny Jaya akan selalu mendukung pendidikan kalian,” tegas Kompol Hendrik Seru.


Pukul 08.45 WIT, kegiatan diakhiri dengan foto bersama.


Kapolres menambahkan, program Polisi Peduli Pendidikan ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya Polri dalam membangun karakter generasi muda yang disiplin, berintegritas dan berprestasi, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan dunia pendidikan.


Selama kegiatan berlangsung, situasi dalam keadaan aman, tertib dan kondusif.


#humaspolreslannyjaya

Dari Lingkungan, Keamanan Dibangun Bersama: Babinsa Dampingi Pengecekan Siskamling


MALINAU, Kalimantan Utara – Keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan peran aktif masyarakat. Semangat inilah yang terlihat dalam kegiatan monitoring Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di Desa Malinau Hilir, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Minggu malam (18/10/2026).


Babinsa Koramil 0910-03/Malinau, Serka Agus, turut mendampingi kegiatan tersebut bersama Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Malinau Kota, Kepala Desa Malinau Hilir, dan Bhabinkamtibmas Malinau Hilir.


Monitoring dilakukan untuk mengecek kesiapan sekaligus mendorong pembentukan pos-pos Siskamling di masing-masing Rukun Tetangga (RT). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari perintah Bupati Malinau guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif, khususnya di wilayah Kecamatan Malinau Kota dan Kabupaten Malinau secara umum.


Melalui pengecekan ini, kesiapan pos-pos Siskamling menjadi perhatian agar pelaksanaan pengamanan lingkungan dapat berjalan dengan baik. Keberadaan pos Siskamling diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan warga, memperkuat kepedulian antarwarga, serta membantu mengantisipasi potensi gangguan keamanan sejak dini.


Kehadiran Babinsa bersama unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan Bhabinkamtibmas juga mencerminkan sinergi dalam menjaga keamanan wilayah. Kerja sama tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk lebih aktif menjaga lingkungan, membangun komunikasi yang baik, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama terhadap keamanan tempat tinggal mereka.


Dengan adanya monitoring ini, pembentukan dan kesiapan pos-pos Siskamling di Desa Malinau Hilir diharapkan dapat berjalan optimal. Sebab, lingkungan yang aman dan nyaman berawal dari kepedulian bersama, mulai dari tingkat RT hingga seluruh wilayah desa.


(Pendim 0910/Malinau)

Minggu Kasih Polsek Naukenjerai, Kapolsek Sampaikan Himbauan Kamtibmas Tentang Bullying Dan Pencegahan Karhutla



Jayapura – Polsek Naukenjerai melaksanakan kegiatan Minggu Kasih di Gereja Katolik Santo Yohanes Penginjil, Stasi Tomer, RT 03, Kampung Tomer, Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Minggu (18/10/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Naukenjerai, Iptu C. C. Fernandez, bersama personel Polsek Naukenjerai. Kegiatan dilaksanakan setelah ibadah Minggu sebagai bagian dari upaya mempererat komunikasi dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat, sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Naukenjerai menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada umat Gereja Stasi Tomer serta masyarakat RT 03 Kampung Tomer yang selama ini turut berperan dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujar Kapolsek.


Selain itu, Kapolsek mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya menghadapi kondisi cuaca yang cenderung kering dan disertai angin kencang.


Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan. Pembakaran yang tidak terkendali dapat dengan cepat meluas, merusak lingkungan, mengganggu kesehatan, serta membahayakan keselamatan masyarakat.


“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan adanya potensi kebakaran, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau aparat terkait agar dapat ditangani sedini mungkin,” tambahnya.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek juga memberikan edukasi mengenai bahaya perundungan atau bullying, terutama yang dapat terjadi di lingkungan pergaulan masyarakat maupun anak-anak dan remaja.


Ia menegaskan bahwa tindakan bullying tidak dapat dianggap sebagai hal biasa atau sekadar bentuk candaan. Perundungan dapat memberikan dampak psikologis maupun sosial terhadap korban dan apabila dilakukan secara berulang serta memenuhi unsur tertentu, dapat berujung pada persoalan hukum.


Kapolsek mengajak seluruh masyarakat, khususnya para orang tua dan tokoh masyarakat, untuk bersama-sama membangun lingkungan yang saling menghormati, peduli, dan bebas dari tindakan kekerasan maupun perundungan.


“Jangan membiasakan tindakan bullying dengan alasan bercanda. Mari kita saling menghormati, menjaga perasaan sesama, dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak maupun seluruh masyarakat,” pesannya.


Kehadiran Polsek Naukenjerai mendapat sambutan positif dari umat dan masyarakat setempat. Frater Ignatius Kisa selaku tokoh agama menyampaikan apresiasi atas kehadiran Polri yang dinilai sebagai langkah positif dalam membangun komunikasi sekaligus mencegah terjadinya berbagai persoalan di lingkungan masyarakat.


“Dengan adanya kegiatan seperti ini, masyarakat dapat berkomunikasi langsung dengan pihak kepolisian dan menyampaikan berbagai hal yang menjadi perhatian bersama,” ungkapnya.


Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan tempat ibadah, Kapolsek Naukenjerai Iptu C. C. Fernandez juga memberikan bantuan dana untuk mendukung kebutuhan penerangan dan pembelian token listrik di Gereja Katolik Santo Yohanes Penginjil, Stasi Tomer.


Melalui kegiatan Minggu Kasih, Polsek Naukenjerai terus mendorong terbangunnya komunikasi yang baik serta hubungan kemitraan antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya bersama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif.

 

Kapolsek Warsa Sambangi Kepala Kampung, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

 


Jayapura – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolsek Warsa Ipda Edison Ronsumbre bersama Bhabinkamtibmas Aipda Sudirman, S.H., melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi kepala kampung dan masyarakat di wilayah hukum Polsek Warsa, Minggu (18/10/2026).


Kegiatan tersebut menyasar Kampung Mandiri, Distrik Yawosi. Dalam pelaksanaannya, Kapolsek Warsa dan Bhabinkamtibmas bertemu langsung dengan Kepala Kampung Mandiri Yakob Mambrasar, Kepala Kampung Wasori Yona Noriwari, serta masyarakat setempat untuk menjalin komunikasi sekaligus memantau situasi keamanan di lingkungan kampung.


Kapolres Biak Numfor AKBP Arjuna Wijaya, S.I.K., melalui Kapolsek Warsa Ipda Edison Ronsumbre menyampaikan bahwa patroli dialogis merupakan salah satu upaya Polri untuk hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi warga, serta memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan lingkungan.


“Kami hadir untuk memastikan masyarakat merasa aman. Selain melaksanakan patroli, kami juga berdialog dengan para kepala kampung dan warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas,” ujar Kapolsek Warsa.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar menjaga ketertiban dan menghindari tindakan yang dapat mengganggu keamanan, seperti mengonsumsi minuman keras di tempat umum, melakukan pencurian, maupun perbuatan lain yang meresahkan warga.


Masyarakat juga diajak meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan. Partisipasi aktif masyarakat dinilai penting untuk mendukung upaya pencegahan serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.


Kegiatan patroli dialogis tersebut mendapat sambutan positif dari kepala kampung dan masyarakat. Melalui komunikasi langsung, diharapkan koordinasi antara Polri dan aparatur kampung semakin baik sehingga berbagai persoalan keamanan dapat diantisipasi sejak dini.


Selama kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas di Kampung Mandiri dan sekitarnya terpantau aman, tertib, dan kondusif.


Polsek Warsa berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli dan kegiatan sambang ke kampung-kampung sebagai bagian dari upaya mempererat sinergi dengan masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Biak Numfor.

 

Kapolres Supiori Ikuti Ibadah Minggu Kasih di GKI Yohanis Nyeundi, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

 


Jayapura – Kapolres Supiori Kompol Frits Joni Erari, S.E., M.M., mengikuti ibadah Minggu Kasih bersama jemaat GKI Yohanis Nyeundi di Kampung Nyeundi, Distrik Supiori Barat, Kabupaten Supiori, Minggu (18/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.


Program Minggu Kasih merupakan salah satu upaya Polri membangun komunikasi dengan masyarakat melalui pendekatan humanis, termasuk melalui kegiatan keagamaan dan interaksi langsung dengan warga.


Kehadiran Kapolres Supiori dalam ibadah tersebut menjadi wujud kedekatan Polri dengan jemaat serta upaya memperkuat hubungan dengan tokoh agama dan masyarakat di Kabupaten Supiori.


Usai mengikuti ibadah, Kapolres Supiori menyempatkan diri berinteraksi dan berbincang dengan warga jemaat yang sedang melaksanakan kegiatan bazar. Suasana kebersamaan tersebut dimanfaatkan untuk menjalin komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.


Kapolres Supiori Kompol Frits Joni Erari menyampaikan bahwa program Minggu Kasih menjadi sarana bagi Polri untuk hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi warga, serta membangun sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


“Melalui program Minggu Kasih ini, kami ingin terus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, membangun kebersamaan, serta membuka ruang komunikasi dengan warga. Kami berharap masyarakat dapat terus bersinergi dengan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban sehingga situasi kamtibmas di Kabupaten Supiori tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolres.


Ia juga mengapresiasi kebersamaan jemaat dalam menyelenggarakan kegiatan bazar. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk partisipasi positif masyarakat yang dapat memperkuat persaudaraan, kepedulian, dan semangat gotong royong di lingkungan jemaat.


Melalui program Minggu Kasih, Polres Supiori berkomitmen untuk terus mengedepankan pelayanan yang humanis, mempererat hubungan dengan tokoh agama dan masyarakat, serta meningkatkan kehadiran Polri yang dekat dan bermanfaat bagi masyarakat.


Dengan terjalinnya komunikasi dan kerja sama yang baik, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Supiori senantiasa terjaga dalam keadaan aman, damai, dan kondusif.

 

18/10/26

Koalisi Sipil Dorong Akses PBB dan Negara Pasifik untuk Pantau Kondisi Papua

 


Jayapura – Koalisi masyarakat sipil di Tanah Papua mendesak Pemerintah Indonesia membuka akses tanpa syarat bagi utusan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan perwakilan negara-negara Pasifik untuk melakukan pemantauan langsung terhadap situasi hak asasi manusia (HAM) dan kondisi kemanusiaan di Papua.


Desakan tersebut disampaikan di tengah perhatian komunitas internasional terhadap persoalan pengungsian warga sipil, perlindungan masyarakat adat, dugaan pelanggaran HAM, serta dampak konflik dan pembangunan di sejumlah wilayah Papua.


Direktur ELSHAM Papua, Paul Mambrasar, menilai pemerintah perlu merespons perhatian negara-negara Pasifik secara terbuka dan bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa komitmen terhadap perlindungan HAM perlu diwujudkan melalui langkah nyata.


“Sebagai anggota asosiasi MSG dan mitra dialog PIF, Indonesia memiliki tanggung jawab moral, hukum, dan diplomatik untuk menanggapi perhatian kawasan ini secara terbuka dan bertanggung jawab. Komitmen terhadap HAM harus dibuktikan melalui tindakan nyata di Tanah Papua,” ujar Paul.


Koalisi juga menyoroti persoalan pengungsian warga sipil akibat konflik bersenjata dan situasi keamanan. Mereka menyebut lebih dari 127.031 warga sipil dilaporkan mengungsi sejak 2018 serta meminta pemerintah menjamin pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk pangan, pelayanan kesehatan, tempat tinggal, dan pendidikan.


Perwakilan Pusat Studi HAM STT Walterpost dari Gereja Kingmi Papua, Rutina Labene, menekankan pentingnya perlindungan terhadap warga yang mengungsi. Ia mendorong agar penanganan pengungsi mengutamakan keselamatan, pemenuhan kebutuhan dasar, serta solusi yang bermartabat.


“Penanganan pengungsi harus memperhatikan keselamatan dan kebutuhan dasar masyarakat. Upaya pemulangan ke kampung halaman juga perlu memastikan kondisi benar-benar aman dan dilakukan secara sukarela,” demikian penekanan yang perlu dikonfirmasi kembali kepada narasumber sebelum digunakan sebagai kutipan langsung.


Selain persoalan pengungsian, koalisi menyampaikan kekhawatiran mengenai proyek strategis nasional (PSN) dan investasi berskala besar yang dinilai berpotensi berdampak terhadap wilayah adat, hutan, serta sumber penghidupan masyarakat, khususnya di Papua Selatan.


Beatrix Gebze dari Lembaga Advokasi Peduli Perempuan Kabupaten Merauke (eL_AdPPer Merauke) menekankan pentingnya pelibatan masyarakat adat dalam proses pembangunan. Menurutnya, konsultasi dengan masyarakat perlu dilakukan secara bermakna sebelum proyek dijalankan di wilayah adat.


“Pembangunan harus menghormati hak masyarakat adat dan memastikan masyarakat dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan yang menyangkut tanah serta ruang hidup mereka,” demikian rumusan statement yang perlu dikonfirmasi kepada narasumber sebelum diterbitkan sebagai kutipan langsung.


Sementara itu, advokat HAM sekaligus Ketua PAHAM Papua, Gustaf Kawer, mendorong agar setiap dugaan pelanggaran HAM ditangani melalui proses yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia juga menyoroti pentingnya perlindungan bagi pembela HAM, jurnalis, dan pimpinan adat.


Koalisi meminta pemerintah membuka akses bagi Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR), pelapor khusus PBB, misi bersama Pacific Islands Forum (PIF) dan Melanesian Spearhead Group (MSG), serta media internasional independen. Mereka menilai keterbukaan dapat membantu memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai situasi di lapangan.


Manfun Apolos Sroyer dari Dewan Adat Papua dan Kainkain Karkara Byak turut menyoroti pentingnya pemantauan internasional. Menurutnya, akses bagi pihak independen dapat menjadi kesempatan untuk melihat langsung kondisi masyarakat serta mendengar aspirasi warga di berbagai wilayah Papua.


Di bidang penyelesaian konflik, advokat HAM dari LBH Kaki Abu Sorong, Leonardo Ijie, mendorong dialog yang melibatkan berbagai unsur masyarakat Papua. Dialog tersebut dinilai perlu membahas akar persoalan dan membuka ruang partisipasi bagi masyarakat adat, tokoh agama, perempuan, pemuda, serta kelompok masyarakat sipil.


Koordinator Bersatu untuk Kebenaran (BUK), Tieneke Rumkabu, juga menekankan pentingnya pemenuhan hak korban dan keluarga untuk memperoleh kebenaran, keadilan, serta pemulihan. 


Sementara itu, Samuel Awom dari KontraS Papua menyatakan kesiapan masyarakat sipil menyambut kunjungan OHCHR dan delegasi negara-negara Pasifik agar dapat bertemu langsung dengan korban, penyintas, dan masyarakat adat.


Koalisi menilai pemantauan internasional dan dialog yang inklusif perlu menjadi bagian dari upaya mendorong penyelesaian persoalan di Papua secara damai, transparan, dan bermartabat. Mereka berharap pemerintah memberikan respons terhadap desakan tersebut dengan mempertimbangkan perlindungan masyarakat sipil serta penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat.

Bersama Pengasuh dan Santri Ponpes Dalwa, Kapolres Pasuruan Kota Berdoa Memohon Hujan dan Keselamatan Bangsa

 


PASURUAN – Sebagai wujud ikhtiar spiritual dan kepedulian terhadap kondisi lingkungan, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo, S.I.K., S.H., M.H., menghadiri rangkaian kegiatan keagamaan di Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (Dalwa), Bangil, Kabupaten Pasuruan, Minggu (18/10/2026). Kapolres hadir didampingi Kasat Lantas dan Kasat Intelkam Polres Pasuruan Kota. Kegiatan tersebut diikuti kurang lebih 5.000 santri Ponpes Dalwa sebagai momentum memohon turunnya hujan, keselamatan bangsa, serta berakhirnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


Sebelum pelaksanaan Sholat Istisqa, kegiatan diawali dengan Sholat Dhuhur berjamaah yang dipimpin oleh Habib Zein bin Hasan Baharun. Selanjutnya, rangkaian acara dilanjutkan dengan mau’idhoh hasanah yang disampaikan oleh Habib Ali bin Hasan Baharun sebagai penguatan nilai-nilai keimanan dan ajakan untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.


Setelah rangkaian tersebut, para jamaah melaksanakan Sholat Istisqa dengan penuh kekhusyukan. Ibadah ini merupakan ikhtiar umat Islam untuk memohon turunnya hujan kepada Allah SWT, khususnya ketika menghadapi kondisi kekeringan dan berkurangnya ketersediaan air. Hujan yang membawa keberkahan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, mendukung sektor pertanian, serta menjaga keberlangsungan kehidupan.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pasuruan Kota bersama para pengasuh, ulama, dan santri turut memanjatkan doa agar Indonesia senantiasa diberikan keselamatan dan perlindungan dari berbagai dampak perubahan iklim ekstrem. Doa juga dipanjatkan agar kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah segera berakhir sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman.


“Melalui Sholat Istisqa ini, kami memohon kepada Allah SWT agar hujan segera turun membawa keberkahan, bangsa Indonesia terhindar dari dampak perubahan iklim ekstrem, dan karhutla segera berakhir. Semoga ikhtiar dan doa ini membawa keselamatan bagi seluruh masyarakat,” ungkap Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo, S.I.K., S.H., M.H.


Sementara itu, Habib Ali bin Hasan Baharun mengajak seluruh jamaah untuk memperkuat doa sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. “Mari kita tingkatkan doa dan ikhtiar kepada Allah SWT agar hujan segera diturunkan, membawa keberkahan bagi kehidupan, serta bangsa Indonesia dijauhkan dari berbagai musibah. Kita juga harus bersama-sama menjaga alam sebagai amanah yang harus dilestarikan,” tuturnya.


Kehadiran Kapolres Pasuruan Kota bersama pejabat utama tersebut mencerminkan kedekatan Polri dengan tokoh agama dan lingkungan pesantren. Sinergi ini menjadi bagian penting dalam mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta membangun kepedulian bersama terhadap persoalan kemanusiaan dan kelestarian lingkungan.


Momentum Sholat Istisqa juga menjadi pengingat bahwa ikhtiar spiritual perlu berjalan beriringan dengan tindakan nyata. Masyarakat diharapkan semakin bijak dalam menggunakan air, tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang dapat merusak lingkungan dan mengancam kesehatan.


Partisipasi sekitar 5.000 santri dalam kegiatan tersebut menunjukkan semangat kebersamaan dalam memanjatkan doa bagi keselamatan bangsa. Melalui kegiatan keagamaan ini, diharapkan nilai-nilai religius, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong semakin menguat serta mendorong masyarakat untuk berperan aktif menjaga kelestarian alam.


Melalui rangkaian kegiatan ini, seluruh jamaah berharap Allah SWT mengabulkan doa yang dipanjatkan, menurunkan hujan yang membawa keberkahan, serta memberikan perlindungan kepada bangsa Indonesia dari dampak perubahan iklim ekstrem. Semoga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) segera berakhir dan seluruh elemen masyarakat terus memperkuat ikhtiar bersama demi keselamatan bangsa serta kelestarian lingkungan.


Sejalan dengan harapan tersebut, semangat Polisi Bersama Masyarakat terus diwujudkan melalui penguatan sinergi, kepedulian sosial, dan partisipasi aktif dalam menjaga keamanan serta kelestarian lingkungan. Dengan kebersamaan dan gotong royong, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan lestari demi keselamatan serta kesejahteraan seluruh masyarakat.

Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Polsek Jagebob Ajak Warga Jaga Lingkungan



Jayapura – Dalam upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bhabinkamtibmas Polsek Jagebob, Bripka Sahaerudin, membagikan brosur imbauan dan larangan pembakaran hutan dan lahan sekaligus menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat di Distrik Jagebob, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Minggu (18/10/2026).


Kegiatan tersebut menyasar masyarakat di Kampung Obaat Throw, Kampung Melin Megikar, dan Kampung Jemunaen Jaya. Melalui kegiatan ini, Polri berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla sekaligus mempererat hubungan kemitraan dengan warga melalui pendekatan yang humanis dan kepedulian sosial.


Dalam pelaksanaannya, Bripka Sahaerudin membagikan brosur berisi imbauan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, khususnya dalam aktivitas pembukaan lahan. 


Ia juga mengingatkan bahwa kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan pencemaran udara, mengganggu aktivitas masyarakat, serta berdampak terhadap kesehatan, terutama meningkatkan risiko gangguan pada saluran pernapasan. Selain itu, masyarakat diingatkan bahwa tindakan pembakaran hutan dan lahan yang melanggar hukum dapat dikenakan sanksi pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Bhabinkamtibmas Polsek Jagebob, Bripka Sahaerudin, mengatakan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. 


“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan. Mari bersama-sama menjaga lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.


Selain menyampaikan imbauan, Bripka Sahaerudin juga menyalurkan bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat. 


Diharapkan, kegiatan tersebut tidak hanya meningkatkan pemahaman warga mengenai bahaya karhutla, tetapi juga memperkuat komunikasi dan kerja sama antara Bhabinkamtibmas dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta kelestarian lingkungan.


Melalui kegiatan ini, Polsek Jagebob mengajak masyarakat untuk berperan aktif mencegah karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan, menjaga lingkungan sekitar, dan segera melaporkan potensi kebakaran kepada petugas. Sinergi antara Polri dan masyarakat diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan yang aman, sehat, dan lestari di wilayah Kabupaten Merauke.