Jayapura – Tokoh hak asasi manusia (HAM), Theo Hesegem, menyoroti pelaksanaan operasi militer di Kabupaten Tolikara dan mendesak pemerintah melakukan investigasi terhadap dugaan pelanggaran HAM serta mengedepankan dialog damai sebagai langkah penyelesaian persoalan.
Theo Hesegem mendorong pemerintah agar menindaklanjuti dugaan pelanggaran HAM melalui investigasi yang transparan dan objektif.
Ia juga menekankan pentingnya dialog yang melibatkan pihak-pihak terkait guna mencegah konflik berkepanjangan dan melindungi masyarakat sipil.
“Pemerintah perlu melakukan investigasi terhadap dugaan pelanggaran HAM yang terjadi dalam pelaksanaan operasi militer di Tolikara. Dialog damai juga penting untuk membuka ruang komunikasi dan mencari penyelesaian yang mengutamakan keselamatan masyarakat,” demikian inti pernyataan yang disarikan dari isu pemberitaan tersebut.
Sorotan ini menjadi perhatian terhadap pentingnya penanganan persoalan keamanan di Papua yang memperhatikan aspek perlindungan masyarakat sipil dan penghormatan terhadap HAM. Setiap dugaan pelanggaran perlu ditindaklanjuti melalui mekanisme yang transparan sesuai ketentuan hukum.
Penyelesaian melalui dialog diharapkan dapat membuka ruang komunikasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat sehingga persoalan dapat ditangani secara damai serta situasi keamanan tetap kondusif.


