31/03/26

Polres Waropen Lakukan Pengecekan Harga Beras di Retail Modern dan Kios di Wilayah Waropen

 



Jayapura – Dalam rangka memantau stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok di wilayah Kabupaten Waropen, jajaran Polres Waropen melaksanakan kegiatan pengecekan harga beras di sejumlah titik penjualan, baik pada retail modern maupun kios milik masyarakat.


Pengecekan dilakukan di retail modern Toko Mega Buana yang berlokasi di Kampung Nonomi, Distrik Nonomi, Kabupaten Waropen, milik Haji Alimudin. 


Berdasarkan hasil pemantauan di lokasi, harga beras medium dijual sebesar Rp17.000 per kilogram, sedangkan beras premium dijual dengan harga Rp18.000 per kilogram. Untuk jenis beras curah tidak tersedia di toko tersebut.


Selain itu, pengecekan juga dilakukan pada kios milik Nasri yang berada di Kampung Uri, Distrik Warbah, Kabupaten Waropen, dengan pemilik usaha Muhidin. 


Dari hasil pengecekan diketahui bahwa harga beras medium dijual sebesar Rp17.000 per kilogram, sementara beras premium dijual dengan harga Rp18.000 per kilogram. Beras curah juga tidak tersedia di kios tersebut.


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Waropen dalam melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga kebutuhan pokok di wilayah Kabupaten Waropen guna memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat serta menjaga stabilitas harga di pasaran. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan hasil pemantauan di lapangan.

Polres Jayapura Lakukan Pengecekan Harga Beras di Retail Modern dan Pasar Tradisional Sentani

 



Jayapura – Dalam rangka memantau stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok di wilayah Kabupaten Jayapura, jajaran Polres Jayapura melaksanakan kegiatan pengecekan harga beras di sejumlah titik penjualan yang berada di wilayah Sentani, baik pada retail modern maupun pasar tradisional.


Pengecekan dilakukan di retail modern Toko Saga Sentani 1 yang berlokasi di Jalan Raya Abepura–Sentani, tepatnya di depan Hotel Horex, Kabupaten Jayapura. 


Toko yang dikelola oleh Tommy tersebut menjual beras medium dengan harga Rp15.200 per kilogram, beras premium Rp17.000 per kilogram, serta beras program SPHP dengan harga Rp12.500 per kilogram. Untuk jenis beras curah tidak tersedia di toko tersebut.


Selain retail modern, petugas juga melakukan pengecekan di salah satu kios yang berada di kawasan Pasar Baru Tabita, Sentani, yakni Kios Rina milik Alip. 


Berdasarkan hasil pemantauan di lokasi, beras medium dijual dengan harga Rp15.800 per kilogram, beras premium Rp17.000 per kilogram, serta beras SPHP dijual dengan harga Rp13.000 per kilogram, sementara beras curah tidak tersedia.


Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya Polres Jayapura dalam memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di wilayah Kabupaten Jayapura guna memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat serta menjaga stabilitas harga di pasaran. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan hasil pemantauan di lapangan.

Satgas Pangan Polres Yahukimo Lakukan Pengecekan Harga Beras di Retail Modern dan Kios Dekai

 



Jayapura – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Yahukimo melaksanakan kegiatan pemantauan harga bahan pokok khususnya komoditas beras pada Selasa, 31 Maret 2026 di wilayah Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. 


Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pangan di tengah masyarakat.


Pemantauan dilakukan di retail modern Toko Cahaya Yahukimo yang berlokasi di Jalur Satu Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, milik Arifudin. 


Dari hasil pengecekan di lokasi diketahui bahwa beras medium dijual dengan harga Rp20.000 per kilogram, sedangkan beras premium dijual dengan harga Rp25.000 per kilogram. Untuk jenis beras curah tidak tersedia di toko tersebut.


Selain itu, pengecekan juga dilakukan di salah satu kios milik Hj Gaffar yang berada di Ruko Blok B Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. Berdasarkan hasil pemantauan, harga beras medium di kios tersebut dijual sebesar Rp20.000 per kilogram, sementara beras premium dijual dengan harga Rp25.000 per kilogram, dan beras curah juga tidak tersedia.


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Satgas Pangan Polres Yahukimo dalam memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di wilayah Kabupaten Yahukimo serta memastikan ketersediaan bahan pangan tetap aman bagi masyarakat. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan hasil pemantauan di lapangan.

Polres Mamberamo Tengah Lakukan Pengecekan Harga Beras di Pasar Central Kobakma


Jayapura – Dalam rangka memantau perkembangan harga serta ketersediaan bahan pokok di wilayah Kabupaten Mamberamo Tengah, jajaran Polres Mamberamo Tengah melaksanakan kegiatan pengecekan harga beras di Pasar Central Kobakma.


Pengecekan dilakukan pada salah satu kios yang berada di area Pasar Kobakma yakni kios Mitra 78 milik Gunawan. 


Dari hasil pemantauan di lapangan diketahui bahwa harga beras premium dijual dengan harga Rp27.000 per kilogram, sedangkan beras medium dijual dengan harga Rp25.000 per kilogram. Untuk jenis beras curah tidak tersedia di kios tersebut.


Kegiatan pengecekan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya Polres Mamberamo Tengah dalam melakukan pemantauan terhadap harga kebutuhan pokok di pasar tradisional, khususnya komoditas beras yang menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat.


Selain memantau harga, kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan di wilayah Kobakma tetap aman dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan hasil pemantauan di lapangan.

Polres Jayawijaya Lakukan Pengecekan Harga Beras di Retail Modern dan Pasar Tradisional Wamena


 


Jayapura – Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, jajaran Polres Jayawijaya melaksanakan kegiatan pengecekan harga beras di sejumlah titik penjualan, baik pada retail modern maupun pasar tradisional yang berada di wilayah Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya.


Kegiatan pengecekan dilakukan di salah satu retail modern yakni Toko Ropan yang berlokasi di Jalan Safri Trikora, Wamena, milik Wendi Aritonga. 


Dari hasil pemantauan di lokasi, diketahui harga beras premium dijual dengan harga Rp26.000 per kilogram, sedangkan beras medium dipasarkan dengan harga Rp23.000 per kilogram. Sementara untuk beras curah tidak tersedia di toko tersebut.


Selain retail modern, petugas juga melakukan pengecekan di Pasar Pootikelek tepatnya pada kios Usaha Baru yang berada di Jalan SD Percobaan. 


Kios milik Karim tersebut menjual beras premium dengan harga Rp26.000 per kilogram dan beras medium Rp23.000 per kilogram, sedangkan beras curah juga tidak tersedia.


Melalui kegiatan ini, Polres Jayawijaya berharap situasi distribusi bahan pokok di wilayah Wamena tetap aman dan terkendali, serta masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang wajar. 


Polisi juga mengimbau para pedagang agar tetap menjual bahan pokok sesuai harga pasar serta tidak melakukan penimbunan yang dapat merugikan masyarakat.

Wujud Kepedulian Polri, Kapolda Papua dan Bhayangkari Bantu Warga Terdampak Banjir Danau

 


Jayapura – Di tengah kondisi masyarakat yang terdampak bencana luapan air danau, Polda Papua hadir memberikan bantuan dan dukungan nyata. 


Kapolda Papua, Irjen Pol. Petrus Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., bersama Ketua Bhayangkari Daerah Papua Ny. Nova Patrige Renwarin dan Pejabat Utama (PJU) Polda Papua menyalurkan bantuan sosial kepada warga di Kampung Yobeh, Kampung Atmali, dan Kampung Ifele, Kabupaten Jayapura, Selasa (31/03/2026).


Kegiatan bakti sosial tersebut merupakan respons kemanusiaan Polri dalam membantu warga yang terdampak banjir akibat meluapnya air danau.


Kapolda Papua mengatakan, kehadiran pihaknya di lokasi bencana merupakan bentuk empati sekaligus upaya meringankan beban masyarakat.


“Kami hadir untuk memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat yang terdampak. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan warga di tengah situasi yang sedang dihadapi,” kata Kapolda Papua.


Ia menegaskan, kegiatan bakti sosial tidak hanya dilakukan di satu lokasi, tetapi menjangkau seluruh kampung terdampak.


“Bantuan yang kami salurkan berupa pakaian layak pakai, sembako, selimut, serta bingkisan untuk anak-anak. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.


Dalam pelaksanaannya, rombongan Kapolda Papua mengunjungi tiga kampung secara bertahap, dimulai dari Kampung Yobeh, dilanjutkan ke Kampung Atmali, dan berakhir di Kampung Ifele. Di setiap lokasi, bantuan diserahkan langsung kepada warga terdampak, disertai interaksi antara jajaran Polda Papua dan masyarakat.


Selain penyaluran bantuan sosial, Biddokes Polda Papua turut memberikan layanan kesehatan gratis berupa pemeriksaan kesehatan serta pemberian obat-obatan kepada warga.


Adapun bantuan yang disalurkan meliputi pakaian layak pakai, kebutuhan pokok, selimut, serta bingkisan bagi anak-anak yang disiapkan oleh Bhayangkari Daerah Papua.


Polda Papua berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan kondisi warga terdampak banjir akibat luapan air danau di Kabupaten Jayapura.



Wakapolda Papua Perkuat Pengawasan Internal, Pastikan Fasilitas dan Pelayanan Polresta Jayapura Kota Optimal

 


Jayapura – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua, Brigjen Pol Muhajir S.I.K., M.H, melakukan kunjungan kerja ke Polresta Jayapura Kota, Selasa (31/03/2026). Kunjungan tersebut dalam rangka pengecekan kondisi fasilitas serta kesiapan pelayanan publik di lingkungan Polresta Jayapura Kota.


Setibanya di Markas Polresta, Wakapolda Papua disambut Kapolresta Jayapura Kota ombes Pol Fredrickus W.A Maclarimboen S.I.K., M.H., CPHR, bersama para pejabat utama Polresta Jayapura Kota.


Dalam peninjauan tersebut, Wakapolda Papua memeriksa sejumlah fasilitas, antara lain ruang tahanan, aula, ruang operasional dan staf, ruang pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), serta ruang pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM), termasuk beberapa fasilitas pendukung lainnya.


Wakapolda Papua mengatakan, pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana dalam kondisi baik dan siap mendukung pelayanan kepada masyarakat.


“Seluruh fasilitas, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan publik, harus dalam kondisi layak dan berfungsi optimal agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat dan berkualitas,” ucap Wakapolda Papua.


Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan ruang tahanan sesuai standar.


“Ruang tahanan harus memenuhi aspek keamanan, kebersihan, dan kelayakan sebagai bagian dari tanggung jawab institusi serta penghormatan terhadap hak asasi manusia,” tegasnya.


Selain itu, ia mengingatkan seluruh personel agar terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan.


“Personel harus bekerja secara profesional, humanis, dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.


Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan internal guna meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian serta memastikan pelaksanaan tugas berjalan sesuai standar operasional.




Polda Papua Ikuti Pembukaan Rakernis Gabungan Divisi Polri 2026, Perkuat Sinergi dan Transformasi Digital


 

Jayapura – Kepolisian Daerah (Polda) Papua mengikuti pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Gabungan Divisi Polri Tahun Anggaran 2026 yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, bertempat di Aula Cenderawasih Mapolda Papua, Kota Jayapura Selasa (31/3/2026).


Kegiatan tersebut merupakan Rakernis gabungan dari empat divisi di Mabes Polri, yakni Divisi Humas, Divisi Hukum (Divkum), Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter), serta Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Div TIK) Polri.


Pembukaan Rakernis diikuti oleh Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., Karo Ops Brigjen Pol. Selamat Topan, S.I.K., M.Si., para PJU Polda Papua dan personel terkait lainnya.


Dalam sambutannya, Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Jhonny Edison Isir, S.I.K., M.T.C.P., menegaskan bahwa Rakernis ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antar divisi dalam mendukung tugas Polri yang Presisi.


Ia menyampaikan, kegiatan tersebut diharapkan mampu menyamakan persepsi dan langkah strategis dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian yang semakin kompleks, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui penguatan sistem, komunikasi, dan integrasi lintas fungsi.


Sementara itu, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., dalam arahannya menekankan tiga fokus utama, yakni penguatan sinergi lintas sektor, peningkatan profesionalisme anggota Polri, serta kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan, termasuk ancaman kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau 2026.


Wakapolri juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung tugas kepolisian, termasuk optimalisasi patroli siber guna menangkal hoaks dan informasi negatif di ruang digital.


“Polri harus terus berbenah, meningkatkan kapasitas internal, serta menjaga stabilitas keamanan guna mendukung program pemerintah menuju Indonesia Emas,” tegasnya.


Melalui Rakernis ini, diharapkan terwujud langkah-langkah strategis yang terukur dalam meningkatkan kinerja Polri, khususnya pada bidang kehumasan, hukum, hubungan internasional, serta teknologi informasi dan komunikasi.




Kebakaran di Wamena, 11 Orang Meninggal Dunia


 

Jayapura – Kebakaran hebat melanda permukiman dan rumah toko (ruko) di Jalan Sulawesi, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Selasa (31/03/2026) sekitar pukul 00.40 WIT.


Peristiwa tersebut mengakibatkan 11 orang meninggal dunia. Selain itu, sebanyak 4 unit ruko dilaporkan hangus terbakar. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp8 hingga Rp10 miliar.


Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., menjelaskan bahwa kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 00.40 WIT.


“Sekitar pukul 00.50 WIT, personel Regu Siaga Polres Jayawijaya bersama tim pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman serta upaya penyelamatan warga. Api dengan cepat merambat ke bangunan lain,” ucap Kabid Humas saat ditemui di Mako Polda Papua, Kota Jayapura, Selasa (31/03/2026) sore.


Berdasarkan keterangan saksi, sebagian korban diketahui tengah tertidur saat kebakaran terjadi. Warga yang mengetahui kejadian tersebut berupaya membangunkan penghuni lainnya dan menyelamatkan diri melalui bagian belakang bangunan, termasuk dengan merusak teralis serta menggunakan tangga bantuan dari warga sekitar.


Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.40 WIT setelah petugas berjibaku selama beberapa jam. Petugas kemudian mengevakuasi korban dan menemukan 11 orang dalam kondisi meninggal dunia, sebagian besar berada di lantai dua bangunan.


“Seluruh jenazah korban telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Wamena untuk dilakukan visum et repertum maupun autopsi guna kepentingan penyelidikan. Penyebab kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan,” katanya.


Adapun identitas korban meninggal dunia sebagai berikut:

Aji Arman (50), Aqila Almira (7), Aji Hasma (40), Saldi (29), Haji Faisal (41), Mirnawati (36), Haji Semma (60), Amira (15), Khaerani (10), Malika (7), dan Najiha (2).


Selain korban meninggal dunia, sejumlah warga lainnya dilaporkan selamat, meskipun beberapa mengalami luka ringan.


Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pendataan, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penanganan pascakebakaran.


Polda Papua mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan memastikan instalasi listrik sesuai standar dan tidak meninggalkan peralatan elektronik dalam kondisi menyala tanpa pengawasan.


Masyarakat juga diimbau untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.




Polri Berhasil Ringkus Bos Sindikat Kriminal Eropa Asal Inggris dalam Operasi Gabungan di Bali



Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya S.H., S.I.K., M.Si., bersama Ses NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri Brigjen pol Dr. Untung Widyatmoko, S.I.K., M.H., dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai Bugie Kurniawan, S.IP., M.Si., didampingi Direskrimum Kombes Pol Dr. I Gede Adhi Mulyawarman S.I.K., S.H., M.H., Kabid Propam Ketut Agus Kusmayadi S.I.K., M.H, serta Kasubid Penmas AKBP Rina Isriana Dewi S.I.K., mewakili Kabid Humas, Konfrensi Pers di Loby Mapolda, selasa 31/3/2026.


Didepan  awak media Kapolda Bali menyampaikan, Divhubinter Polri melalui Sekretariat NCB-Interpol Indonesia, bekerja sama dengan Polda Bali, Polres Bandara Ngurah Rai, dan Imigrasi Ngurah Rai, berhasil menangkap salah satu buronan paling dicari di Eropa. Tersangka berinisial SL (45), WNA asal Inggris, diringkus saat mencoba memasuki wilayah Indonesia melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

SL merupakan pemimpin organisasi kriminal transnasional berskala besar asal Skotlandia yang mengendalikan jaringan perdagangan narkotika dan pencucian uang lintas negara.


Profil dan Rekam Jejak Kejahatan

SL, merupakan subjek Red Notice INTERPOL No. A-4908/3-2026 yang diterbitkan pada 26 Maret 2026. Organisasi kriminal yang dipimpinnya memiliki infrastruktur operasi utama di Skotlandia dan Spanyol, yang memfasilitasi penyelundupan zat terlarang ke wilayah Inggris Raya secara masif.

Selain bisnis narkotika, kelompok SL dikenal karena konflik kekerasan berkepanjangan dengan organisasi rival bernama "Daniels". Pengejaran terhadap SL merupakan bagian dari "Operasi ARMORUM", sebuah investigasi internasional yang diinisiasi oleh Unit Central Operativa (ECO Málaga) Garda Sipil Spanyol bersama Kepolisian Skotlandia.

Operasi besar-besaran (Action Day) di Eropa pada akhir Maret lalu bahkan telah menjaring 33 tersangka di Skotlandia dan 12 orang di Spanyol.


Kronologi Penangkapan di Bali

Keberhasilan penangkapan ini bermula dari pertukaran informasi intelijen yang presisi antara negara anggota Interpol.

• Sabtu, 28 Maret 2026: NCB-Interpol Indonesia menerima notifikasi dari NCB Abu Dhabi mengenai pergerakan Lyons yang sedang menuju Indonesia.

• Koordinasi Cepat: Divhubinter Polri segera menginstruksikan Polda Bali dan pihak Imigrasi untuk melakukan pencegatan di titik kedatangan.

• Pukul 11.58 WITA: Pesawat yang membawa tersangka SL mendarat di Bali. Tim gabungan langsung melakukan identifikasi dan penahanan sesaat setelah target terdeteksi di area kedatangan internasional.

• Hasil Eksekusi: Proses penangkapan berlangsung cepat, terukur, dan tanpa perlawanan dari tersangka, Ungkap Kapolda Bali.


Sementara pernyataan Resmi Pihak Sekretaris NCB-Interpol Indonesia Brigjen pol Dr. Untung Widyatmoko, S.I.K., M.H.,, mewakili Kadivhubinter Polri, menegaskan bahwa penangkapan ini adalah bukti nyata komitmen Polri dalam menjaga keamanan global.

"Keberhasilan ini berawal dari intelijen yang presisi. Begitu menerima notifikasi dari NCB Abu Dhabi, kami langsung berkoordinasi intensif dengan jajaran kewilayahan agar target tidak lolos. Peran kunci Indonesia dalam membongkar jaringan ini bahkan telah menerima apresiasi resmi dari Garda Sipil Spanyol," ungkapnya.


Senada dengan hal tersebut, Kapolda Bali menekankan bahwa wilayah Bali tidak akan pernah menjadi tempat persembunyian yang aman bagi kriminal internasional.

"Kami langsung mensinergikan kekuatan Polda, Polres Bandara, dan Imigrasi. Eksekusi berjalan sangat lancar dan kondusif. Bali tetap aman, dan kami tegaskan bahwa pulau ini bukan tempat pelarian bagi penjahat transnasional," tegas Kapolda Bali.


Proses Deportasi

Saat ini, otoritas Indonesia telah memutuskan untuk melakukan deportasi terhadap tersangka SL ke negara peminta guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dua petugas dari Garda Sipil Spanyol dijadwalkan tiba di Bali pada 30 Maret 2026 pukul 16.35 WITA untuk berkoordinasi langsung dengan otoritas Indonesia terkait prosedur pengawalan dan pendeportasian tersangka agar berjalan cepat, efektif, aman dan lancar.

Wakapolda Papua Tegaskan Rekrutmen Polri Bersih dan Transparan dalam Penandatanganan Pakta Integritas T.A. 2026


 

Jayapura – Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H menegaskan komitmen Polri dalam mewujudkan proses rekrutmen yang bersih, transparan, dan akuntabel pada kegiatan pengambilan sumpah serta penandatanganan pakta integritas Penerimaan Terpadu Calon Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 Panda Papua.


Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rastrasamara Mapolda Papua, Kota Jayapura, Selasa (31/03/2026), dan dihadiri Karo SDM Polda Papua, Kombes Pol Hengky Pramudya, S.I.K.,M.Si, para pejabat utama Polda Papua, panitia seleksi, serta peserta penerimaan Polri.


Dalam amanatnya, Wakapolda Papua menyampaikan bahwa dirinya mewakili Kapolda Papua yang berhalangan hadir karena agenda kedinasan. Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan penerimaan anggota Polri dilaksanakan secara terbuka dan tidak dipungut biaya.


“Proses rekrutmen Polri dilaksanakan secara bersih, transparan, dan tanpa biaya. Kami mengimbau kepada seluruh peserta dan orang tua agar tidak percaya kepada pihak-pihak atau oknum yang menjanjikan kelulusan,” tegas Wakapolda Papua.


Ia juga menekankan bahwa kelulusan peserta sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan masing-masing. 


“Apabila ada pihak yang mengatasnamakan panitia dan meminta imbalan dengan janji meluluskan, itu tidak benar. Segera laporkan kepada panitia atau pihak berwenang,” ucapnya.


Berdasarkan data panitia, jumlah pendaftar mencapai 4.881 orang, dengan 3.857 orang telah terverifikasi. Tingginya animo masyarakat ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap proses rekrutmen Polri, meskipun di beberapa wilayah, khususnya daerah pegunungan, partisipasi masih perlu ditingkatkan.


Wakapolda Papua juga mengingatkan para peserta agar mempersiapkan diri secara maksimal, baik dari aspek fisik, mental, maupun akademik, serta memanfaatkan pengalaman seleksi sebelumnya sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan.


Kegiatan pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh proses seleksi berjalan sesuai prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis), sekaligus sebagai langkah awal dalam mencetak calon anggota Polri yang profesional dan berintegritas.


Polda Bali Tegaskan Komitmen Rekrutmen Bersih melalui Pengambilan Sumpah dan Pakta Integritas Penerimaan Polri TA 2026



Polda Bali melaksanakan kegiatan pembacaan, pengambilan sumpah, dan penandatanganan pakta integritas dalam rangka penerimaan Taruna-Taruni Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Presisi Polda Bali, Selasa (31/3/2026).


Kegiatan ini dihadiri Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K., Karo SDM Polda Bali Kombes Pol. Agus Nugroho, S.I.K., M.H., serta Karo Rena Polda Bali Kombes Pol. Mohamad Basori, S.I.K., M.M., M.H. Turut hadir para ketua tim, pengawas internal dan eksternal, orang tua/wali, serta peserta seleksi calon anggota Polri Tahun Anggaran 2026.


Pada tahun ini, Biro SDM Polda Bali telah melakukan verifikasi terhadap 1.601 peserta pendaftar penerimaan terpadu calon anggota Polri, yang terdiri dari 95 peserta Taruna-Taruni Akpol, 1.476 peserta Bintara (PTU, Bakomsus, dan Rekpro), serta 30 peserta Tamtama.


Dalam sambutannya, Wakapolda Bali menegaskan bahwa proses penerimaan anggota Polri merupakan tahapan strategis dalam menentukan kualitas sumber daya manusia Polri di masa depan.


“Proses rekrutmen ini sangat menentukan wajah Polri ke depan. Oleh karena itu, seluruh tahapan harus dilaksanakan secara bersih, objektif, transparan, akuntabel, dan humanis, serta bebas dari segala bentuk penyimpangan,” tegasnya.


Ia menambahkan, Polda Bali berkomitmen memastikan bahwa setiap peserta yang terpilih merupakan putra-putri terbaik bangsa yang memiliki integritas, kemampuan, kesehatan, kecerdasan, serta kepribadian dan semangat pengabdian yang tinggi.


Para peserta akan mengikuti serangkaian tahapan seleksi yang ketat, mulai dari verifikasi administrasi, pemeriksaan kesehatan, tes psikologi dan akademik berbasis Computer Assisted Test (CAT), tes kompetensi, mental ideologi, hingga kesamaptaan jasmani.


Menurut Wakapolda, tahapan pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas memiliki makna penting sebagai komitmen moral dan hukum bagi seluruh pihak yang terlibat.


“Kegiatan ini menjadi pengikat komitmen bersama, baik panitia, peserta, pengawas, maupun orang tua, untuk menjaga proses seleksi tetap berjalan sesuai aturan dan bebas dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme,” ujarnya.


Wakapolda juga menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan Polri dilaksanakan dengan prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.


Sejalan dengan prinsip tersebut, sistem seleksi kini telah berbasis teknologi informasi melalui metode CAT yang memungkinkan peserta mengetahui hasil secara langsung dan real time. Sistem ini juga meminimalisir potensi manipulasi nilai maupun intervensi pihak tertentu.


“Siapa yang memperoleh nilai terbaik, itulah yang akan lulus. Tidak ada ruang untuk titipan, tidak ada ruang untuk rekayasa, dan tidak ada ruang bagi praktik KKN,” tegasnya.


Lebih lanjut, Wakapolda Bali mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh dan penuh percaya diri, serta mempersiapkan diri secara maksimal, baik secara fisik maupun mental.


Kepada para orang tua dan wali, ia berpesan agar memberikan dukungan moral serta tidak mudah terpengaruh oleh oknum yang menjanjikan kelulusan dengan cara-cara tidak benar.


Di akhir sambutannya, Wakapolda Bali juga mengingatkan seluruh panitia dan pengawas agar menjalankan tugas dengan penuh integritas.


“Laksanakan proses seleksi secara profesional dan bertanggung jawab. Jangan ada ruang bagi pelanggaran sekecil apa pun, karena jika proses ini ternoda, maka yang rusak bukan hanya hasil seleksi, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” pungkasnya.

Patroli R2 Sat Samapta Polres Bandara Ngurah Rai Sambangi Masyarakat di Kawasan Pantai Sekeh



Badung – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Satuan Samapta Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai melaksanakan patroli roda dua (R2) di seputaran kawasan Pantai Sekeh, Selasa (31/3/2026).


Kegiatan patroli tersebut menyasar area pesisir pantai yang menjadi titik aktivitas masyarakat dan wisatawan. Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga menyambangi masyarakat setempat untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara humanis.


Petugas terlihat berdialog langsung dengan warga, nelayan, serta pekerja di sekitar pantai. Mereka mengimbau agar masyarakat selalu menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.


Selain itu, kehadiran polisi di tengah masyarakat juga memberikan rasa aman dan nyaman, khususnya di kawasan wisata yang memiliki aktivitas cukup tinggi.


Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, S.H., mengatakan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif guna menciptakan situasi yang kondusif di wilayah hukum bandara. 


“Patroli ini kami lakukan secara rutin, khususnya di kawasan yang memiliki mobilitas tinggi seperti pantai, untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa pendekatan humanis menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan. 


“Kami mengedepankan komunikasi dengan masyarakat agar terjalin sinergitas dalam menjaga kamtibmas,” tambahnya.


Dengan adanya patroli ini, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat maupun wisatawan dapat beraktivitas dengan nyaman di kawasan Pantai Sekeh dan sekitarnya.(hms26)

Apresiasi Kinerja Humanis, Kapolres Merauke Anugerahkan Penghargaan Kepada Personel Sat Lantas Berprestasi



Jayapura – Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, S.I.K., M.M. memberikan penghargaan kepada empat personel Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Merauke yang dinilai berprestasi dan menunjukkan dedikasi tinggi dalam pelaksanaan tugas, bertempat di lapangan apel Mapolres Merauke, Senin (30/03/2026).


Keempat personel yang menerima penghargaan tersebut yakni Aiptu I Made Adi Suandana, Aiptu Renold, Aipda Faizal Nurdin, dan Briptu Rifki Ihza Nanda Saputra. Mereka dinilai berprestasi dalam menangani berbagai permasalahan yang terjadi di lapangan, khususnya saat mengamankan situasi pada malam akhir pekan di depan Mako Sat Lantas Polres Merauke.


Selain itu, salah satu personel yakni Aiptu Renold juga mendapat apresiasi khusus atas kepeduliannya membantu masyarakat saat menyeberangi Jembatan Tujuh Wali-Wali di tengah kondisi angin kencang, yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.


Kapolres Merauke dalam amanatnya menyampaikan apresiasi atas keberanian, kesigapan, dan kepedulian para personel dalam melindungi serta melayani masyarakat.


“Kami sangat menghargai pengabdian dan dedikasi anggota Sat Lantas Polres Merauke yang telah menunjukkan kinerja terbaik dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pertolongan kepada masyarakat,” ujar Kapolres.


Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi institusi kepada personel yang berprestasi, sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh anggota Polres Merauke untuk terus meningkatkan kinerja dan berlomba-lomba dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Semoga penghargaan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh personel untuk terus berbuat kebaikan dan menghadirkan Polri yang semakin dekat dan dicintai masyarakat,” tambahnya.


Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong semangat profesionalisme serta meningkatkan kualitas pelayanan Polri, khususnya di wilayah hukum Polres Merauke.



Perkuat Sinergi TNI-Polri Dan Masyarakat, Polsek Waris Gelar Halal Bihalal Dan Musnahkan Miras Hasil Razia



Jayapura – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Polsek Waris menggelar kegiatan Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti minuman keras (miras) hasil razia gabungan bersama TNI, Senin (30/03/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Mapolsek Waris, Kampung Pund, Distrik Waris tersebut dihadiri oleh unsur TNI-Polri, pemerintah kampung, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta warga setempat dengan jumlah peserta sekitar 50 orang. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan mewarnai kegiatan ramah tamah, yang menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergitas antar instansi dan masyarakat.


Usai pelaksanaan Halal Bihalal, kegiatan dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti minuman keras sebanyak 60 botol dari berbagai jenis, di antaranya wiski, vodka, dan anggur merah. Barang bukti tersebut merupakan hasil razia gabungan yang dilaksanakan selama bulan Ramadan 2026.


Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Waris IPTU Kamaluddin, S.Sos, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga bentuk nyata komitmen aparat dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polsek Waris.


“Melalui momentum Halal Bihalal ini, kami ingin mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI-Polri dan masyarakat, sehingga komunikasi serta koordinasi dalam menjaga kamtibmas dapat berjalan semakin baik,” ujarnya.


Lebih lanjut, Kapolsek Waris menegaskan bahwa pemusnahan barang bukti miras merupakan hasil kerja sama yang solid antara aparat dan masyarakat dalam menekan peredaran minuman keras ilegal, yang kerap menjadi pemicu terjadinya tindak kriminal dan gangguan keamanan, khususnya di wilayah perbatasan.


“Kami akan terus meningkatkan kegiatan razia bersama TNI dan stakeholder terkait guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya di wilayah Distrik Waris,” tegasnya.


Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan tidak mengonsumsi maupun memperjualbelikan minuman keras ilegal, serta segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.


“Kami berharap dukungan penuh dari masyarakat agar bersama-sama menjaga wilayah Waris tetap aman, damai, dan terbebas dari pengaruh negatif minuman keras,” tutupnya.



30/03/26

Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Internal, Polda Papua Gelar Bimtek SPIP, Manajemen Risiko dan Peningkatan Kapasitas APIP


 

Jayapura - Polda Papua melalui Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), Manajemen Risiko dan Peningkatan Kapasitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Tahun Anggaran 2026, yang dilaksanakan di Hotel Mercure Jayapura, Senin (30/03).


Kegiatan ini dihadiri oleh Dir Intelkam Polda Papua selaku Plh Irwasda Polda Papua Kombes Pol Jan Wynand Imanuel Makatita, S.I.K, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Papua Muh. As’af, S.S.T.Akt., MBA, CRMP, CSEP, CRGP, CPEC, CCRA, para auditor Itwasda Polda Papua, perwakilan BPKP, serta peserta dari jajaran Polres di wilayah Polda Papua.


Dalam laporan Ketua Panitia, Kombes Pol Andy Yoseph Enock, S.I.K., disampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman personel terhadap implementasi SPIP, memperkuat penerapan manajemen risiko, serta meningkatkan kompetensi dan profesionalisme APIP dalam menjalankan fungsi pengawasan internal.


“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan maturitas SPIP, membangun komitmen bersama dalam penguatan tata kelola, serta mengidentifikasi area yang perlu perbaikan dalam sistem pengendalian internal,” ujarnya.


Sementara itu, dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, Plh Irwasda Polda Papua Kombes Pol Jan Wynand Imanuel Makatita menekankan bahwa kegiatan Bimtek ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas tata kelola organisasi di lingkungan Polri.


“Seiring dengan meningkatnya tuntutan akuntabilitas dan transparansi, peran APIP menjadi sangat penting dalam memastikan pelaksanaan tugas berjalan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Hal ini tentu harus didukung dengan pemahaman yang baik terhadap SPIP serta kemampuan dalam mengelola risiko,” ungkapnya.


Ia juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan serius serta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari guna memperkuat fungsi pengawasan internal di lingkungan Polda Papua.


Melalui pelaksanaan Bimtek ini, diharapkan terwujud peningkatan kualitas pengawasan internal serta tata kelola organisasi yang lebih baik di lingkungan Polda Papua, sehingga mampu mendukung Polri yang profesional, modern, dan terpercaya dalam melayani masyarakat.



Satgasda Pangan Papua Pantau Harga Komoditas di Oksibil, Sejumlah Bahan Pokok Naik Akibat Ongkos Angkut Udara



Pegunungan Bintang — Satuan Tugas Daerah (Satgasda) Pangan Provinsi Papua melakukan pemantauan terhadap kios, outlet, dan toko pangan pengendali inflasi di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.


Berdasarkan laporan, terdapat empat kios atau outlet pangan yang dipantau di Jalan PKT, Distrik Oksibil. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah tersebut.


Hasil pengecekan menunjukkan bahwa sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh tingginya biaya distribusi melalui transportasi udara.


Untuk komoditas beras, harga beras premium tercatat sebesar Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng bersubsidi Minyakita dijual Rp45.000 per liter.


Pada komoditas gula, gula kiloan dijual Rp40.000 per kilogram. Untuk komoditas daging, ayam potong dipasarkan dengan harga Rp60.000 per kilogram, sedangkan daging sapi segar mencapai Rp185.000 per kilogram.


Selain itu, telur ayam lokal dijual Rp115.000 per rak. Harga bawang merah tercatat sebesar Rp120.000 per kilogram dan bawang putih Rp100.000 per kilogram. Sementara itu, cabai keriting dijual Rp120.000 per kilogram.


Penanggung jawab kios pangan, Kamaruddin, menyampaikan bahwa kenaikan harga terjadi karena sebagian besar bahan pokok didatangkan dari luar daerah dengan biaya angkut yang tinggi melalui jalur udara.


Satgasda Pangan Papua menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi dan pemantauan harga pangan di wilayah Pegunungan Bintang.


Meskipun harga sejumlah komoditas mengalami kenaikan, secara umum stok bahan pokok di Distrik Oksibil masih tersedia dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Polda Papua Hadiri dan Ikuti Prosesi Pemakaman Ny. Suwarni Sutarman di Koya Barat



Jayapura - Bidhumas Polda Papua turut menghadiri dan mengikuti prosesi pemakaman almarhumah Ny. Suwarni Sutarman, istri dari Iptu Syamsuddin Lie, PS Kaur Penum Bid Humas Polda Papua, yang dilaksanakan di Pemakaman Umum Koya Barat, Senin (30/03/2026).


Kegiatan pemakaman tersebut dipimpin secara khidmat dan penuh rasa duka, serta dihadiri oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., bersama para pejabat dan personel di lingkungan Bidhumas Polda Papua serta personel Polda Papua lainnya.


Adapun pejabat yang turut hadir antara lain PS Kasubbid PID Kompol Nurjanah, S.Sos., M.M., PS Kaurmitra AKP Sebastianus Amandus Anoith, PS Kasubag Renmin Iptu Luqman Alwadud, S.H., PS Paur Pullahinfodok Iptu Agus Hadiyanto, S.Kom., M.H., PS Paur Disindig Ipda Andi Mappanyompa, serta PS Paur Produk Kreatif Ipda Husin Saifuddin Rumbiak.


Prosesi pemakaman diawali dengan kedatangan jenazah di lokasi pemakaman pada pukul 11.00 WIT. Selanjutnya, pada pukul 11.15 WIT dilaksanakan prosesi pemakaman yang diawali dengan pembacaan adzan oleh putra almarhumah.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penutupan liang lahat oleh petugas pemakaman, doa bersama, serta penaburan bunga oleh pihak keluarga dan Kabid Humas Polda Papua sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhumah.


Kehadiran jajaran Polda Papua dalam prosesi ini merupakan bentuk empati dan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan, sekaligus sebagai wujud solidaritas dan kebersamaan di lingkungan Polri.



Wujud Sinergi TNI dan Desa, Babinsa Dampingi Pembangunan Drainase Karanglo

 



Lumajang – Dalam rangka mendukung percepatan pembangunan infrastruktur desa serta meningkatkan kualitas lingkungan masyarakat, Babinsa Desa Karanglo Koramil 0821-13/Kunir, Koptu Dedi Susanto, melaksanakan kegiatan pendampingan pembangunan drainase sepanjang 750 meter di Dusun Sumberkari RW 01, Desa Karanglo, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (30/3/2026).


Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan sebagai bentuk peran aktif Babinsa dalam mengawal pelaksanaan pembangunan desa agar berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.


Pembangunan drainase yang dikerjakan bertujuan untuk memperlancar aliran air, mencegah genangan saat musim hujan, serta mengurangi potensi banjir yang selama ini dikeluhkan warga, terutama di wilayah pemukiman yang berada di sekitar jalur aliran air.


Babinsa Karanglo Koptu Dedi Susanto mengatakan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan pembangunan desa merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah daerah serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.


“Pendampingan ini kami lakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan lancar, aman, dan sesuai dengan perencanaan. Selain itu, kami juga ikut mendorong semangat gotong royong warga agar pembangunan ini dapat segera selesai dan bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Desa Karanglo, Abdul Rochim, menyampaikan bahwa pembangunan drainase sepanjang 750 meter ini merupakan salah satu prioritas desa untuk meningkatkan sarana pendukung lingkungan, khususnya dalam menjaga kebersihan serta mencegah kerusakan jalan akibat aliran air yang tidak tertata.


"Dengan adanya pendampingan dari Babinsa dan partisipasi masyarakat, pembangunan drainase di Dusun Sumberkari diharapkan dapat segera rampung serta menjadi solusi jangka panjang dalam penanganan saluran air di wilayah," pungkasnya.


Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun desa yang terarah sehingga dapat meningkatkan masyarakat lebih nyaman. (Pendim0821)

Forkopimcam Pronojiwo Gelar Apel Sinergitas, Perkuat Soliditas Pelayanan Pemerintahan



Lumajang – Dalam upaya memperkuat koordinasi serta meningkatkan soliditas antar unsur pemerintahan, Personel Koramil 0821-14/Pronojiwo bersama Forkopimcam Pronojiwo melaksanakan kegiatan Apel Sinergitas yang dilanjutkan dengan acara halal bi halal seluruh penyelenggara pemerintahan se-Kecamatan Pronojiwo.


Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Senin (30/3/2026), dan diikuti oleh seluruh unsur pemerintahan serta perangkat terkait di wilayah Kecamatan Pronojiwo.


Dalam amanatnya, Camat Pronojiwo Hani Pujianto, S.H. menegaskan bahwa apel sinergitas tersebut memiliki tujuan strategis untuk memperkuat kerja sama dan kekompakan seluruh unsur penyelenggara pemerintahan di Kecamatan Pronojiwo.


“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergitas seluruh penyelenggara pemerintahan se-Kecamatan Pronojiwo, sekaligus memupuk semangat kerja dalam melayani masyarakat agar hasilnya lebih optimal,” ujar Hani Pujianto di hadapan peserta apel.


Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi lintas sektor sebagai kunci dalam menjaga stabilitas wilayah, mendukung kelancaran program pembangunan, serta memastikan pelayanan publik berjalan secara maksimal dan merata.


Menurutnya, sinergi yang terjalin baik antara pemerintah kecamatan, TNI, Polri, serta unsur pemerintahan desa menjadi pondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, dan harmonis.


Usai apel sinergitas, kegiatan dilanjutkan dengan acara halal bi halal yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Momen tersebut menjadi ajang mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan antar instansi pasca perayaan Idulfitri.


Peltu Danang Widiatmoko selaku perwakilan Koramil 0821-14/Pronojiwo menyampaikan bahwa Koramil selalu siap mendukung kegiatan Forkopimcam dalam menjaga stabilitas wilayah serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


“Kami dari Koramil Pronojiwo akan terus bersinergi bersama Forkopimcam untuk menjaga kekompakan dan mendukung tugas-tugas pemerintahan demi kepentingan masyarakat,” ungkapnya.


Dengan digelarnya apel sinergitas dan halal bi halal tersebut, diharapkan seluruh elemen penyelenggara pemerintahan di Kecamatan Pronojiwo semakin solid, kompak, serta mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (Pendim0821)

Perkuat Sinergi, Dandim 0821 Lumajang Silaturahmi ke Ponpes Darunnajah



Lumajang – Komandan Kodim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P. melaksanakan silaturahmi ke kediaman Pengasuh Pondok Pesantren Darunnajah, KH. Labibul Wildan (Gus Wildan), yang berlokasi di Desa Petahunan, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Senin (30/3/2026).


Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Dandim sebagai pejabat baru untuk memperkenalkan diri sekaligus mempererat hubungan antara TNI dengan kalangan pondok pesantren serta masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Dandim menyampaikan bahwa silaturahmi ini memiliki makna penting dalam membangun komunikasi yang harmonis dan saling mendukung.


“Kehadiran kami di sini selain untuk bersilaturahmi juga sebagai bentuk perkenalan diri. Harapannya, ke depan terjalin hubungan yang semakin erat antara Kodim 0821 dengan pondok pesantren dan masyarakat,” ujarnya.


Sementara itu, KH. Labibul Wildan menyambut baik kunjungan tersebut dan mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran Dandim beserta rombongan.


“Kami merasa terhormat atas kunjungan Bapak Dandim. Semoga ke depan dapat terjalin sinergi yang baik antara Kodim 0821 Lumajang dengan pondok pesantren, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, keagamaan, dan keamanan,” ungkapnya.


Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke kediaman KH. Khozin Barizi yang merupakan mertua Gus Wildan. Dalam kunjungan tersebut, Dandim kembali memperkenalkan diri serta menyampaikan maksud dan tujuan kehadirannya bersama rombongan.


Kegiatan silaturahmi berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan, mencerminkan komitmen bersama dalam membangun sinergi antara TNI dan tokoh agama guna mendukung stabilitas serta kemajuan wilayah Kabupaten Lumajang. (Pendim 0821).

Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda di Pasrujambe, Dandim 0821 Tegaskan Akses dan Ekonomi Warga Jadi Prioritas



Lumajang – Komandan Kodim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P. bersama Kadis PUTR dan Forkopimca Pasrujambe mengikuti kegiatan ground breaking pembangunan Jembatan Perintis Garuda secara terpusat melalui zoom bertema “Negara Hadir Untuk Rakyat”, yang dilaksanakan di Dusun Krajan, Desa Karang Anom, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Senin (30/3/2026).


Usai mengikuti zoom, Dandim 0821/Lumajang bersama jajaran Bina Marga DPUTR Lumajang dan Forkopimca setempat langsung melakukan peninjauan lokasi jembatan, dilanjutkan dengan prosesi peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan.


Dalam keterangannya, Dandim menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda memiliki peran strategis dalam membuka akses wilayah yang selama ini terisolasi.


“Tujuan pembangunan jembatan ini adalah untuk membuka isolasi geografis sebagai penghubung antar dusun, desa, hingga kecamatan, sekaligus meningkatkan konektivitas wilayah dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah terpencil,” jelasnya.


Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa program tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui TNI Angkatan Darat dalam membantu percepatan pembangunan di wilayah terpencil, tertinggal, dan terluar.


“Ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara agar pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.


Kegiatan berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lumajang. (Pendim 0821).

WN Selandia Baru Diduga Terkait Geng Internasional Ditolak Masuk Bali

 


Denpasar — Seorang warga negara Selandia Baru dilaporkan ditolak masuk ke Indonesia saat hendak tiba di Bali, setelah otoritas menerima informasi intelijen terkait keterlibatannya dengan jaringan kejahatan terorganisir lintas negara.


Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepolisian Selandia Baru kepada pemerintah Indonesia melalui jalur resmi kerja sama penegakan hukum. Dalam surat yang ditujukan kepada Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, pihak kepolisian menyampaikan kekhawatiran serius atas potensi ancaman yang dapat ditimbulkan oleh individu tersebut.


Terindikasi Terlibat Geng Internasional


Pria bernama Moses Lance Folau (41) diketahui memiliki riwayat kriminal di Selandia Baru dan Australia, termasuk kasus kekerasan, kekerasan dalam rumah tangga, hingga perusakan. Lebih jauh, hasil intelijen menunjukkan adanya keterkaitan dengan kelompok geng motor internasional seperti Comanchero dan Hells Angels.


Ia juga diduga aktif dalam berbagai aktivitas ilegal seperti intimidasi, pemerasan (standover), serta keterlibatan dalam jaringan peredaran narkotika dan kekerasan jalanan.


Pernah Langgar Aturan Imigrasi


Selain catatan kriminal, yang bersangkutan juga diketahui pernah melanggar aturan keimigrasian Indonesia dengan melakukan overstay selama tiga hari dalam kunjungan sebelumnya ke Bali. Meski sempat meninggalkan Indonesia secara sukarela, riwayat tersebut menjadi pertimbangan penting bagi otoritas.


Pada perjalanan terbarunya, Folau terdeteksi melakukan penerbangan dari Auckland menuju Adelaide, sebelum melanjutkan ke Bali menggunakan maskapai Indonesia AirAsia dengan jadwal tiba pada Minggu dini hari (29/3/2026).


Dinilai Berisiko Tinggi


Kepolisian Selandia Baru bersama mitra mereka, termasuk Australian Federal Police (AFP), menilai keberadaan Folau di Indonesia berpotensi menimbulkan ancaman serius, khususnya terkait aktivitas kriminal terorganisir dan peredaran narkotika.


Bahkan, di Australia sendiri, yang bersangkutan tidak diperkenankan masuk kecuali untuk keperluan transit, menunjukkan tingkat risiko yang dinilai tinggi oleh aparat setempat.


Rekomendasi Penolakan Masuk


Berdasarkan penilaian tersebut, otoritas Selandia Baru secara resmi merekomendasikan agar Indonesia menolak izin masuk terhadap individu tersebut demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


Pemerintah Indonesia melalui otoritas imigrasi memiliki kewenangan penuh dalam menentukan keputusan akhir. Namun, langkah penolakan ini dipandang sebagai bagian dari upaya preventif dalam menjaga Bali tetap aman dari pengaruh jaringan kriminal internasional.


Kasus ini sekaligus menegaskan pentingnya kerja sama intelijen antarnegara dalam mengantisipasi pergerakan pelaku kejahatan lintas batas yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan, khususnya di destinasi wisata internasional seperti Bali. (*)

29/03/26

Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan WN Belanda di Badung, Dua WNA Brasil Masih Buron


Denpasar — Kepolisian Daerah Bali menggelar konferensi pers terkait kasus penganiayaan berat yang menyebabkan tewasnya seorang warga negara Belanda di sebuah villa kawasan Kuta Utara. Peristiwa tragis ini terjadi di Villa Amira No. 1, Banjar Anyar Kelod, dan kini tengah menjadi perhatian serius aparat.


Konferensi pers yang berlangsung di Lobby Mapolda Bali pada Sabtu (28/3/2026) sore itu dipimpin jajaran Ditreskrimum Polda Bali bersama Polres Badung. Dalam penyampaiannya, polisi mengungkap identitas korban yakni Rene Pouw (49), WN Belanda yang tinggal sementara di wilayah Kerobokan.


Korban ditemukan meninggal dunia setelah mengalami serangan brutal menggunakan senjata tajam. Sementara itu, dua terduga pelaku yang merupakan warga negara Brasil—Darlan Bruno Lima San Ana (36) dan Kal Hyorran (29)—hingga kini masih dalam status buronan (DPO).


Serangan Terencana di Depan Villa


Berdasarkan hasil penyelidikan, kejadian bermula pada Senin malam (23/3/2026) sekitar pukul 22.00 WITA. Saat itu, korban keluar dari villa bersama pasangannya. Di ujung gang yang minim penerangan, terlihat dua orang mencurigakan berboncengan sepeda motor matic.


Ketika korban hendak masuk kembali ke dalam villa, kedua pelaku langsung melancarkan serangan dengan pisau. Situasi berubah mencekam saat salah satu pelaku mengejar saksi perempuan yang kemudian melarikan diri untuk menyelamatkan diri.


Pelaku terus melakukan penyerangan terhadap korban, bahkan sempat keluar-masuk area villa sebelum akhirnya melarikan diri. Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah, sementara saksi berupaya mencari bantuan dari warga sekitar.


Barang Bukti dan Dugaan Perencanaan


Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk dua unit sepeda motor yang diduga digunakan untuk survei dan eksekusi, serta beberapa bagian senjata tajam. Selain itu, ditemukan pula barang pribadi milik korban dan saksi di sekitar tempat kejadian perkara.


Pola kejadian mengindikasikan adanya perencanaan, di mana pelaku diduga telah melakukan pemantauan sebelum melancarkan aksinya.


Ancaman Hukuman Berat


Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal berlapis, termasuk pasal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau hukuman penjara hingga 20 tahun. Polisi menegaskan akan terus melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku yang saat ini masih buron.


Polda Bali Intensifkan Perburuan


Polda Bali menegaskan komitmennya untuk segera mengungkap kasus ini secara tuntas. Koordinasi lintas instansi, termasuk kemungkinan kerja sama internasional, tengah dilakukan guna mempercepat penangkapan pelaku.


Kasus ini kembali menjadi sorotan terkait keamanan wisatawan asing di Bali, sekaligus menjadi peringatan akan pentingnya kewaspadaan di lingkungan tempat tinggal, terutama pada jam-jam rawan. (*)

Polres Waropen Pantau Harga Beras di Retail Modern dan Pasar Tradisional


  

Waropen — Polres Waropen melaksanakan pemantauan harga bahan pokok, khususnya komoditas beras, di wilayah Kabupaten Waropen melalui pengecekan di retail modern dan pasar tradisional.


Pada sektor retail modern, pengecekan dilakukan di Toko Mega Buana yang berlokasi di Kampung Nonomi, Distrik Nonomi. Toko milik Haji Alimudin tersebut menjual beras medium dengan harga Rp17.000 per kilogram dan beras premium Rp18.000 per kilogram. Sementara itu, beras curah tidak tersedia.


Selain itu, pemantauan juga dilakukan di pasar tradisional, tepatnya di salah satu kios milik Sukma yang berada di Kampung Batu Zaman, Distrik Urei Faisei. Kios yang dikelola oleh Sudirman tersebut mencatat harga beras medium sebesar Rp17.000 per kilogram dan beras premium Rp18.000 per kilogram, serta tidak menyediakan beras curah.


Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga beras di wilayah Kabupaten Waropen relatif stabil, baik di retail modern maupun pasar tradisional.


Polres Waropen menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.


Kegiatan pemantauan berlangsung dengan aman dan lancar serta dilengkapi dokumentasi sebagai bagian dari laporan di lapangan.

Polres Jayawijaya Pantau Harga Beras di Retail Modern dan Pasar Pootikelek



 

Jayawijaya — Polres Jayawijaya melaksanakan pemantauan harga bahan pokok, khususnya komoditas beras, di wilayah Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, melalui pengecekan di retail modern dan pasar tradisional.


Pada sektor retail modern, pengecekan dilakukan di Toko Holandia yang berlokasi di Jalan Safri Darwin, Wamena. Toko milik Imam tersebut menjual beras premium dengan harga Rp26.000 per kilogram dan beras medium Rp23.000 per kilogram. Sementara itu, beras curah tidak tersedia di lokasi tersebut.


Selain itu, pemantauan juga dilakukan di pasar tradisional, tepatnya di Pasar Pootikelek pada Kios Yayan yang beralamat di Jalan SD Percobaan. Kios milik Sardhan tersebut mencatat harga beras premium sebesar Rp26.000 per kilogram dan beras medium Rp23.000 per kilogram, serta tidak menyediakan beras curah.


Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga beras di wilayah Jayawijaya relatif stabil di kedua lokasi tersebut, baik di retail modern maupun pasar tradisional.


Polres Jayawijaya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan guna menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.


Kegiatan pemantauan berlangsung dengan aman dan lancar serta didukung dokumentasi sebagai bagian dari laporan di lapangan.

Bhabinkamtibmas Guwage Intensifkan DDS, Ajak Warga Jauhi Narkoba dan Perkuat Kamtibmas


 

Jayapura – Dalam rangka memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Bhabinkamtibmas Kampung Guwage Polres Mamberamo Tengah, Briptu Edes Rawar, melaksanakan kegiatan Door to Door System (DDS) dengan menyambangi langsung warga di Kampung Guwage, Sabtu (28/03/2026).


Kegiatan DDS tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan persuasif dan humanis. Dengan hadir langsung di tengah masyarakat, Bhabinkamtibmas dapat memantau kondisi sosial sekaligus mendeteksi secara dini potensi gangguan kamtibmas di wilayah binaannya.


Dalam kunjungannya, Briptu Edes Rawar menyampaikan sejumlah imbauan kepada warga, antara lain pentingnya menjaga kesehatan, menjauhi penyalahgunaan narkoba, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk pelanggaran hukum. 


Selain itu, masyarakat juga diajak untuk terus menjalin komunikasi yang baik dengan aparat kepolisian guna menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.


Ia menegaskan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga stabilitas keamanan. 


Warga diimbau untuk tidak ragu melaporkan setiap permasalahan atau kejadian mencurigakan kepada Bhabinkamtibmas maupun pihak kepolisian terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.


“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjauhi narkoba, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas,” ucapnya.


“Dengan sinergi yang baik, kita dapat menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif,” tambahnya.


Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Kampung Guwage. Warga menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung tugas kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan, sehingga diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Mamberamo Tengah tetap aman dan kondusif.


Patroli Preventif Sat Samapta Polres Sarmi Intensifkan Pengamanan, Situasi Kamtibmas Kondusif


 

Jayapura – Dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Satuan Samapta Polres Sarmi secara rutin menggelar patroli preventif di wilayah hukumnya, Sabtu (28/03/2026) malam.


Kegiatan diawali dengan apel malam di Pos Shelter Sat Samapta sebagai bentuk kesiapan personel sebelum pelaksanaan patroli. Berdasarkan hasil pemantauan awal, situasi di wilayah hukum Polres Sarmi terpantau aman dan kondusif.


Patroli dipimpin oleh Iptu Frengki Awor Yane bersama lima personel, dengan menyasar sejumlah titik strategis, di antaranya kawasan Pos Shelter Pasar Sentral Mararena, Sarmi. Dalam pelaksanaannya, personel dilengkapi dengan perlengkapan patroli guna menunjang efektivitas dan kelancaran tugas di lapangan.


Selama kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas tetap terjaga dengan baik, tertib, dan tidak ditemukan adanya gangguan yang menonjol. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat dinilai efektif dalam memberikan rasa aman serta mencegah potensi gangguan keamanan.


Usai pelaksanaan patroli, seluruh personel kembali ke Pos Shelter dalam keadaan aman dan kegiatan berjalan lancar.


Kasat Samapta Polres Sarmi melalui KBO Samapta Iptu Frengki Awor Yane menyampaikan bahwa patroli preventif merupakan langkah strategis dalam menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.


“Patroli preventif akan terus kami tingkatkan guna mengantisipasi setiap potensi gangguan kamtibmas serta memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.


Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan.


Hingga saat ini, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Sarmi dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Apabila terdapat perkembangan menonjol, akan segera diinformasikan.

28/03/26

Satgas Pangan Polres Waropen Pantau Harga Beras di Retail Modern dan Pasar Tradisional

  


Jayapura – Dalam rangka menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, Satgas Pangan Polres Waropen melaksanakan kegiatan pemantauan harga beras di sejumlah titik penjualan yang berada di wilayah Kabupaten Waropen, baik di retail modern maupun kios pada pasar tradisional.


Pemantauan pertama dilakukan di Toko Mega Buana yang berlokasi di Kampung Nonomi, Distrik Nonomi, Kabupaten Waropen. Toko tersebut dimiliki oleh Haji Alimudin. 


Dari hasil pengecekan yang dilakukan oleh personel Satgas Pangan, diketahui bahwa harga beras medium dijual dengan harga Rp17.000 per kilogram, sementara beras premium berada pada kisaran Rp18.000 per kilogram.


Selain itu, pemantauan juga dilakukan di Kios Sumber Rejeki yang beralamat di Kampung Urfas I, Distrik Urei Faisei, Kabupaten Waropen dan dimiliki oleh Soleh. Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, harga beras medium dijual dengan harga Rp17.000 per kilogram, sedangkan beras premium dijual dengan harga Rp18.000 per kilogram.


Kegiatan pemantauan ini merupakan langkah Polres Waropen dalam memastikan distribusi bahan pokok di wilayahnya tetap berjalan dengan baik serta harga yang beredar di pasaran masih dalam batas yang wajar. 


Personel Satgas Pangan juga melakukan komunikasi dengan para pemilik usaha untuk memastikan ketersediaan stok beras bagi masyarakat tetap terjaga.


Melalui kegiatan ini, Polres Waropen berharap stabilitas harga bahan pangan di wilayah Kabupaten Waropen tetap terjaga sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan pelaksanaan pemantauan di lapangan.

Satgas Pangan Polres Mamberamo Tengah Lakukan Pengecekan Harga Beras di Pasar Central Kobakma

  


Jayapura – Dalam rangka menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, Satgas Pangan Polres Mamberamo Tengah melaksanakan kegiatan pemantauan harga beras di Pasar Central Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah.


Pengecekan dilakukan pada salah satu kios yang berada di area pasar tersebut, yakni Kios KMT yang dimiliki oleh M. Fahri. 


Dari hasil pemantauan yang dilakukan oleh personel Satgas Pangan, diketahui bahwa harga beras premium dijual dengan harga Rp27.000 per kilogram, sementara beras medium berada pada kisaran Rp25.000 per kilogram.


Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah pengawasan yang dilakukan Polres Mamberamo Tengah terhadap peredaran bahan pokok di wilayahnya, khususnya di pasar tradisional yang menjadi pusat aktivitas jual beli masyarakat. 


Selain melakukan pengecekan harga, personel juga berkoordinasi dengan pemilik kios guna memastikan distribusi beras tetap berjalan lancar dan stok kebutuhan pokok bagi masyarakat tetap tersedia.


Melalui kegiatan pemantauan ini, Polres Mamberamo Tengah berharap kondisi stabilitas harga pangan di wilayah Kobakma tetap terjaga serta masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar. 


Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan pelaksanaan pemantauan di lapangan.

Satgas Pangan Polres Jayapura Lakukan Pemantauan Harga Beras di Retail Modern dan Pasar Tradisional Sentani


  

Jayapura – Dalam rangka menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, Satgas Pangan Polres Jayapura melaksanakan kegiatan pemantauan harga beras di sejumlah titik penjualan yang berada di wilayah Sentani, Kabupaten Jayapura, baik di retail modern maupun pasar tradisional.


Pemantauan pertama dilakukan di Toko Saga Sentani 1 yang berlokasi di Jalan Raya Abepura–Sentani, tepatnya di depan Hotel Horex, Kabupaten Jayapura. Toko tersebut berada di bawah penanggung jawab Tommy. 


Berdasarkan hasil pengecekan personel Satgas Pangan, harga beras medium dijual dengan harga Rp15.200 per kilogram, sementara beras premium dijual dengan harga Rp17.000 per kilogram. Adapun beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tersedia dengan harga Rp12.500 per kilogram.


Selanjutnya, pemantauan juga dilakukan di Kios Rina yang berada di kawasan Pasar Baru Tabita, Sentani. Kios tersebut dimiliki oleh Alip. 


Dari hasil pengecekan di lokasi, harga beras medium dijual dengan harga Rp15.800 per kilogram, sementara beras premium berada pada kisaran Rp17.000 per kilogram. Untuk beras SPHP dijual dengan harga Rp13.000 per kilogram.


Kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari langkah Polres Jayapura dalam memastikan distribusi bahan pokok, khususnya beras, tetap berjalan lancar serta harga yang beredar di pasaran masih berada dalam batas yang wajar. 


Personel Satgas Pangan juga melakukan komunikasi dengan para pemilik usaha untuk mengingatkan agar tetap menjaga ketersediaan stok serta tidak melakukan praktik yang dapat merugikan masyarakat.


Melalui kegiatan ini, Polres Jayapura berharap stabilitas harga pangan di wilayah Kabupaten Jayapura tetap terjaga sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang terjangkau. 


Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan pelaksanaan pemantauan di lapangan.

Satgas Pangan Polres Boven Digoel Pantau Harga Beras di Retail Modern dan Pasar Tradisional

  


Jayapura – Dalam rangka memastikan ketersediaan bahan pokok serta menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Kabupaten Sarmi, Satgas Pangan Polres Sarmi melaksanakan kegiatan pengecekan harga beras pada sejumlah kios dan toko yang berada di Kelurahan Sarmi Kota, Distrik Sarmi.


Salah satu titik pengecekan dilakukan di Kios Sultan yang berlokasi di Kelurahan Sarmi Kota dan dimiliki oleh Muslimin. 


Dari hasil pemantauan yang dilakukan oleh personel Satgas Pangan, diketahui bahwa harga beras premium dijual dengan harga Rp19.600 per kilogram, sementara beras medium berada pada kisaran Rp15.500 per kilogram. 


Adapun beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan 5 kilogram dijual dengan harga Rp12.600 per kilogram.


Kegiatan pengecekan ini dilakukan sebagai bentuk langkah preventif Polri dalam mengantisipasi potensi lonjakan harga maupun kelangkaan bahan pokok di tengah masyarakat. 


Selain melakukan pemantauan harga, personel juga berkoordinasi dengan pemilik usaha guna memastikan distribusi beras tetap berjalan lancar serta tidak terjadi praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat.


Melalui kegiatan ini, Polres Sarmi berharap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah Kabupaten Sarmi tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang wajar dan terjangkau. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan pemantauan di lapangan.

Satgas Pangan Polres Sarmi Lakukan Pengecekan Harga Beras di Kios Sultan, Pastikan Ketersediaan dan Stabilitas Harga

  


Jayapura – Dalam rangka memastikan ketersediaan bahan pokok serta menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Kabupaten Sarmi, Satgas Pangan Polres Sarmi melaksanakan kegiatan pengecekan harga beras pada sejumlah kios dan toko yang berada di Kelurahan Sarmi Kota, Distrik Sarmi.


Salah satu titik pengecekan dilakukan di Kios Sultan yang berlokasi di Kelurahan Sarmi Kota dan dimiliki oleh Muslimin. 


Dari hasil pemantauan yang dilakukan oleh personel Satgas Pangan, diketahui bahwa harga beras premium dijual dengan harga Rp19.600 per kilogram, sementara beras medium berada pada kisaran Rp15.500 per kilogram. Adapun beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan 5 kilogram dijual dengan harga Rp12.600 per kilogram.


Kegiatan pengecekan ini dilakukan sebagai bentuk langkah preventif Polri dalam mengantisipasi potensi lonjakan harga maupun kelangkaan bahan pokok di tengah masyarakat. 


Selain melakukan pemantauan harga, personel juga berkoordinasi dengan pemilik usaha guna memastikan distribusi beras tetap berjalan lancar serta tidak terjadi praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat.


Melalui kegiatan ini, Polres Sarmi berharap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah Kabupaten Sarmi tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang wajar dan terjangkau. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan pemantauan di lapangan.

Imigrasi Ngurah Rai Tangkap Buronan Interpol Asal Inggris di Bandara Bali

 


BADUNG (28/3/2025) – Kantor Imigrasi Ngurah Rai kembali membuktikan komitmennya dalam menjaga gerbang negara. Seorang laki-laki berkewarganegaraan Inggris berinisial SL (45) berhasil diamankan oleh petugas pemeriksa di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.


Ia diamankan saat proses pemeriksaan keimigrasian setibanya di Bali dari rute Singapura–Denpasar, setelah sistem mendeteksinya sebagai subjek Red Notice Interpol.


Berdasarkan data dan koordinasi intelijen, SL diduga merupakan pimpinan sebuah organisasi kriminal internasional. Ia disinyalir menjadi dalang yang mengendalikan jaringan dalam operasi pengelolaan perusahaan fiktif serta tindak pidana pencucian uang (money laundering).


Menyikapi penangkapan ini, Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, memberikan peringatan tegas kepada sindikat kejahatan transnasional. Ia menegaskan bahwa Bali tidak akan pernah menjadi tempat persembunyian yang aman bagi buronan internasional. 


Keberhasilan penangkapan ini, menurutnya, merupakan bukti ketajaman insting serta pengalaman petugas di TPI Bandara Ngurah Rai yang didukung sistem terintegrasi dalam mendeteksi DPO internasional.


Keberhasilan pencegatan tersebut menunjukkan bahwa sistem peringatan dini serta koordinasi antara Imigrasi dan jaringan penegak hukum internasional berjalan efektif. Hal ini memastikan buronan kasus kejahatan berat tidak dapat dengan mudah masuk ke wilayah Indonesia.


Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna, menyampaikan apresiasi atas kinerja jajaran Imigrasi Ngurah Rai. Ia menilai keberhasilan ini mencerminkan sistem pengawasan keimigrasian di Bali yang berjalan efektif, terintegrasi, dan responsif terhadap ancaman lintas negara.


Felucia juga menegaskan bahwa seluruh unit kerja di bawah Kantor Wilayah Imigrasi Bali akan terus memperkuat koordinasi, meningkatkan kewaspadaan, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan kerja sama internasional. Bali harus tetap menjadi wilayah yang aman, tertib, dan tidak memberikan ruang bagi pelanggar hukum, termasuk buronan internasional.


Setelah diamankan di area kedatangan internasional, SL langsung diserahkan kepada Kepolisian Resor Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk penanganan hukum lebih lanjut sesuai prosedur penanganan buronan internasional.


Penangkapan warga negara Inggris ini menjadi bukti bahwa pengawasan keimigrasian di pintu masuk Bali dilakukan secara berlapis dan ketat. Imigrasi Ngurah Rai akan terus berkoordinasi aktif dengan Interpol serta instansi terkait lainnya guna menjaga keamanan dan ketertiban negara dari ancaman kejahatan lintas negara. (*)