Jayapura – Menjelang perayaan Natal 2026, Kepala Suku Jayawijaya di Kabupaten Keerom, Arius Wetipo, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian di Kabupaten Keerom.
Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif menjelang perayaan hari besar keagamaan.
Arius Wetipo menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat yang tinggal di Kabupaten Keerom.
Menurutnya, seluruh warga memiliki tanggung jawab untuk merawat kerukunan, saling menghormati, serta tidak mudah terpengaruh oleh ajakan atau informasi yang berpotensi memecah belah persaudaraan.
“Menjelang Natal 2026, saya mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Keerom untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian. Mari kita tetap bersatu, saling menghormati, dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin mengganggu ketertiban. Kita harus menjaga kebersamaan agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dan merayakan Natal dengan aman dan damai,” ujar Arius Wetipo.
Ia juga mengingatkan bahwa terciptanya situasi yang kondusif bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, melainkan membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan para pemimpin komunitas.
Komunikasi yang baik serta penyelesaian setiap persoalan secara bijaksana diharapkan dapat mencegah timbulnya konflik di tengah masyarakat.
Menjelang Natal, masyarakat juga diimbau untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya melalui media sosial.
Apabila menemukan persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan, warga diharapkan mengutamakan koordinasi dan melaporkannya kepada pihak berwenang agar dapat ditangani secara tepat.
Polda Papua mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Keerom untuk mendukung upaya pemeliharaan kamtibmas dengan menjaga toleransi, memperkuat persaudaraan, serta berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis. Sinergi antara masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemerintah, dan aparat keamanan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas daerah.
Melalui semangat persatuan dan kepedulian bersama, diharapkan perayaan Natal 2026 di Kabupaten Keerom dapat berlangsung dengan aman, damai, dan penuh sukacita.


