30/09/26

POLRES LANNY JAYA KAWAL KETAT PENGAMANAN AKSI KNPB DI TUGU SALIB TIOM, BERAKHIR AMAN KONDUSIF

   


TIOM, LANNY JAYA – Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Lanny Jaya menggelar aksi penyampaian aspirasi di Tugu Salib Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Rabu (03/09/2026).


Aksi yang diikuti kurang lebih 300 massa tersebut digelar dalam rangka memperingati peristiwa Roma Agreement. Kegiatan dimulai sekira pukul 13.50 WIT dengan doa bersama.


Ketua KNPB Lanny Jaya Demin Tabuni selaku penanggung jawab aksi, didampingi Jubir Pendius Wenda dan Korlap Umum Jef Wanimbo serta 6 korlap titik aksi lainnya, memimpin jalannya penyampaian aspirasi.


Dalam orasinya, massa menyampaikan sejumlah tuntutan. Mereka menyoroti Perjanjian Roma yang dinilai dilakukan tanpa melibatkan Orang Papua. Selain itu, massa juga menyinggung peristiwa ledakan di Distrik Melagi yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa atas nama Pdt. Weya.


"Kami melakukan aksi ini mewakili masyarakat Lanny Jaya untuk menolak dan menarik militer non-organik yang ada di pedalaman Lanny Jaya," ujar Korlap Umum dalam orasinya.


Senada dengan itu, Tokoh Intelektual Lanny Jaya Arnes Wenda mengatakan masyarakat masih trauma pasca kejadian ledakan di Melagi, sehingga warga merasa takut untuk berkebun dan mencari kayu di hutan.


Sementara itu perwakilan keluarga korban ledakan Distrik Melagi mempertanyakan kelanjutan kasus tersebut kepada Pansus DPRD Lanny Jaya yang telah dibentuk sebelumnya.


Ketua KNPB Lanny Jaya Demin Tabuni dalam pernyataannya menegaskan pihaknya menolak dengan keras pendropan militer non-organik serta menolak rancangan UU Definisi Orang Asli Papua oleh Menteri Dalam Negeri.


Aksi tersebut mendapat pengamanan ketat dari Polres Lanny Jaya. Kapolres Lanny Jaya Kompol Hendrik Seru, S.H memimpin langsung pengamanan didampingi Wakapolres Kompol George Wattimena,S.IP., M.H, Kabag Ops AKP Frets Lamahen, S.H, Kasat Intelkam IPDA Arif Putro Arianto, S.H serta 50 personil gabungan.


Pengamanan dilakukan secara humanis, dialogis dan persuasif guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.


Sekitar pukul 15.00 WIT aksi dilanjutkan dengan pembacaan pernyataan sikap dan ditutup dengan doa. Pada pukul 15.05 WIT massa membubarkan diri dengan tertib.


Hingga kegiatan berakhir, situasi di seputaran Tugu Salib Tiom terpantau lancar, aman dan kondusif.


*HUMAS POLRES LANNY JAYA*

Berselancar di samudera dunia maya