02/11/26

Kodim 0821/Lumajang Gelar Korps Raport MPP dan Purna Tugas, Bentuk Penghargaan atas Pengabdian Prajurit

 


Lumajang – Pengabdian kepada bangsa dan negara merupakan perjalanan panjang yang patut mendapatkan penghormatan. Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan loyalitas personel, Kodim 0821/Lumajang menggelar acara Laporan Korps Raport Masa Persiapan Pensiun (MPP) dan Purna Tugas bagi prajurit TNI serta Aparatur Sipil Negara (ASN), bertempat di halaman Makodim 0821/Lumajang. Senin (2/11/2026)


Kegiatan dipimpin langsung oleh Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P. Sebanyak enam personel memasuki Masa Persiapan Pensiun (MPP), termasuk Peltu Haryadi bersama lima personel lainnya, serta seorang PNS atas nama Dugel Purwito yang memasuki masa purna tugas atau pensiun.


Dalam kesempatan tersebut, acara Korps Raport menjadi bentuk penghormatan dan penghargaan satuan atas perjalanan pengabdian personel yang telah menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan tanggung jawab. Masa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan babak baru dalam kehidupan setelah sekian lama memberikan kontribusi bagi TNI, bangsa, dan negara.


Momentum pelepasan ini juga memiliki makna mendalam dalam mempererat hubungan emosional dan kekeluargaan antara personel yang masih aktif dengan anggota yang memasuki masa purna tugas. Ikatan kebersamaan yang telah terbangun selama berdinas diharapkan tetap terjaga meskipun nantinya tidak lagi berada dalam lingkungan kedinasan yang sama.


Penghargaan yang diberikan satuan menjadi pengingat bahwa setiap perjalanan pengabdian memiliki arti dan nilai tersendiri. Dedikasi para personel yang memasuki MPP dan purna tugas diharapkan menjadi teladan bagi generasi penerus dalam menjalankan amanah serta tanggung jawab sebagai bagian dari keluarga besar Kodim 0821/Lumajang.


Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0821/Lumajang menegaskan bahwa hubungan kekeluargaan tidak berakhir seiring selesainya masa dinas. Semangat persaudaraan, kebersamaan, dan rasa hormat akan terus menjadi bagian dari keluarga besar satuan.(Pendim 0821)

Jaga Masa Depan Pelajar, Polres Pasuruan Kota Kedepankan Langkah Preemtif Lewat Polisi Jogo Sekolah

 


Polresta Pasuruan – Sebagai langkah memperkuat upaya pencegahan dini terhadap berbagai potensi kenakalan remaja dan gangguan keamanan di lingkungan pendidikan, Polres Pasuruan Kota menggelar Apel Satgas Pre-emptive Strike Polisi Jogo Sekolah di Lapangan Wicaksana Laghawa Polres Pasuruan Kota, Senin (2/11/2026).


Apel yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo, S.I.K., S.H., M.H., dan diikuti Kasatbinmas AKP Saiful Anam, S.H., para pejabat utama (PJU), Kapolsek jajaran, Kanitbinmas, Bhabinkamtibmas, serta personel Polres Pasuruan Kota.


Kegiatan ini juga melibatkan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, perwakilan kepala sekolah, guru, serta pelajar tingkat SMP dan SMA sebagai bentuk sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif.


Dalam amanatnya, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo, S.I.K., S.H., M.H., menekankan bahwa program Polisi Jogo Sekolah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk komitmen bersama untuk melindungi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif yang dapat mengganggu masa depan mereka.


“Lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi para pelajar untuk belajar, berkembang, serta meraih cita-cita. Karena itu, kita harus hadir melalui pendekatan yang edukatif, persuasif, dan humanis. Pencegahan harus dilakukan sejak dini dengan melibatkan pihak sekolah, orang tua, masyarakat, serta para pelajar itu sendiri,” ungkap Kapolres.


Melalui Satgas Polisi Jogo Sekolah, Polres Pasuruan Kota mengedepankan langkah preemtif untuk mencegah berbagai persoalan di kalangan pelajar, mulai dari perundungan atau bullying, penyalahgunaan narkoba, tawuran, judi online, kejahatan siber yang menyasar anak-anak, hingga berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya.


Kapolres juga mengajak para pelajar untuk berani menolak perilaku negatif, saling menghargai, menjaga pertemanan yang sehat, serta tidak ragu menyampaikan kepada guru maupun pihak kepolisian apabila mengetahui adanya permasalahan di lingkungan sekolah.


Keterlibatan pengurus OSIS dan para pelajar juga diharapkan dapat menjadi bagian penting sebagai agent of change atau agen perubahan dalam membangun budaya sekolah yang positif, disiplin, dan saling menghormati.


Dengan terbentuknya Satgas Pre-emptive Strike Polisi Jogo Sekolah, diharapkan terjalin koordinasi dan sinergi berkelanjutan antara Polri, pihak sekolah, pemerintah daerah, orang tua, dan pelajar dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman serta melindungi generasi penerus bangsa.

Perkuat Toleransi dan Kerukunan, Kapolres Pasuruan Kota Jalin Sinergi dengan Pengurus FKUB


Polresta Pasuruan — Dalam upaya mempererat komunikasi dan memperkuat sinergitas lintas agama, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo, S.I.K., S.H., M.H., bersama pejabat utama (PJU) melaksanakan silaturahmi dengan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pasuruan, Senin (2/11/2026).


Kegiatan tersebut bertempat di Kantor Bersama FKUB, Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan. Pertemuan ini dihadiri Ketua FKUB Kota Pasuruan Drs. H. Makmur Salim, M.Si., Ketua DMI Kota Pasuruan H. Ahmad Marzuqi, M.Pd.I., perwakilan MUI, BAZNAS, serta tokoh dan perwakilan berbagai umat beragama di Kota Pasuruan.


Dalam sambutannya, Ketua FKUB Kota Pasuruan Drs. H. Makmur Salim menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolres beserta jajaran. Pihaknya menyatakan kesiapan untuk mendukung program Polres Pasuruan Kota, khususnya dalam menjaga keamanan, mencegah kenakalan remaja, serta mengantisipasi penyalahgunaan narkoba melalui kerja sama lintas agama.


Sementara itu, perwakilan MUI Kota Pasuruan juga menyampaikan pentingnya kolaborasi antara tokoh agama dan kepolisian dalam menghadapi berbagai persoalan sosial. Sinergi tersebut diharapkan mampu menjaga kerukunan masyarakat Kota Pasuruan yang memiliki keberagaman agama dan budaya.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo menegaskan bahwa kerukunan dan toleransi antarumat beragama merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat.


“Keberagaman merupakan bagian dari kehidupan bangsa kita. Karena itu, kerukunan dan toleransi harus terus kita rawat bersama. Kami mengajak seluruh tokoh agama dan pengurus FKUB untuk terus menjalin komunikasi, saling menghormati perbedaan, serta bersama-sama mengantisipasi apabila muncul isu atau persoalan yang berpotensi mengganggu kerukunan masyarakat,” ungkap Kapolres.


Kapolres juga menyampaikan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dibutuhkan dukungan serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh lintas agama, untuk membangun komunikasi dan mencari solusi terhadap berbagai persoalan sosial.


Ia turut memperkenalkan sejumlah program Polres Pasuruan Kota yang mengedepankan kedekatan dengan masyarakat, di antaranya Polisi Peduli Pendidikan, Jumat Keliling, Subuh Keliling, Minggu Kasih, serta Polisi Peduli Pengangguran.


“Melalui program-program tersebut, kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat. Kami berharap FKUB dan seluruh tokoh agama dapat menjadi mitra strategis dalam menjaga persatuan, menyampaikan pesan-pesan perdamaian, serta membantu meredam berbagai persoalan melalui komunikasi dan pendekatan yang baik,” tambahnya.


Pertemuan dilanjutkan dengan diskusi dan ramah tamah yang membahas penguatan toleransi, saling menghormati perbedaan keyakinan, serta langkah bersama dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.


Melalui silaturahmi ini, Polres Pasuruan Kota berharap hubungan kemitraan dengan FKUB dan seluruh tokoh lintas agama semakin kuat, sehingga semangat kebersamaan, persatuan, dan toleransi terus terjaga demi terwujudnya Kota Pasuruan yang aman, damai, dan kondusif.

Mabes Polri Terbitkan Surat Edaran Larangan Vape, Polda Papua Siap Tindak Lanjuti

 


Jayapura – Mabes Polri mengeluarkan Surat Edaran Kapolri Nomor: SE/1/X/2026 tanggal 30 Oktober 2026 tentang Larangan Penggunaan Rokok Elektrik (Vape) di Lingkungan Polri. 


Kebijakan tersebut berlaku bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri, baik personel Polri maupun ASN Polri, yang melarang penggunaan rokok elektrik di lingkungan kerja maupun di luar lingkungan kerja Polri.


Menindaklanjuti kebijakan tersebut, Polda Papua akan menyosialisasikan ketentuan larangan penggunaan vape kepada seluruh personel hingga tingkat satuan dan unit terkecil, sekaligus memastikan seluruh anggota memahami serta mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh Kapolri.


Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti surat edaran tersebut melalui sosialisasi, pengawasan, dan pemeriksaan secara berkala maupun insidental terhadap seluruh personel.


“Kebijakan Bapak Kapolri ini menjadi perhatian seluruh jajaran Polda Papua. Kami akan memastikan seluruh personel Polri dan ASN Polri memahami serta mematuhi larangan penggunaan vape, baik saat berada di lingkungan kerja maupun di luar lingkungan kerja Polri,” ujar Cahyo.


Ia menegaskan bahwa setiap pelanggaran terhadap ketentuan tersebut akan ditindak sesuai aturan disiplin dan kode etik yang berlaku. 


Pengawasan juga dilakukan terhadap tamu dan pengunjung di lingkungan kerja Polri dengan memberikan teguran apabila kedapatan menggunakan rokok elektrik.


Menurutnya, kebijakan ini membutuhkan komitmen dan kesadaran seluruh personel untuk menjaga kedisiplinan serta menjadi teladan dalam mematuhi setiap aturan yang ditetapkan pimpinan.


“Kami mengimbau seluruh personel agar melaksanakan kebijakan ini dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. Disiplin dimulai dari kepatuhan terhadap aturan, sehingga setiap anggota Polri harus mampu memberikan contoh yang baik, baik dalam kedinasan maupun kehidupan sehari-hari,” tutupnya.


Polda Papua berkomitmen melaksanakan tindak lanjut Surat Edaran Kapolri tersebut secara konsisten dan bertanggung jawab sebagai bagian dari upaya memperkuat disiplin, integritas, dan profesionalisme personel Polri.

 

Bangun Generasi Muda Berkualitas, Polda Papua Gelar Edukasi Narkoba dan Keselamatan Berkendara


Jayapura – Polda Papua terus memperkuat upaya pembinaan generasi muda melalui program Quick Wins 1.2 Polisi Peduli Pendidikan dengan memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan keselamatan berlalu lintas kepada para pelajar SMA Hikmah YAPIS Jayapura, Kota Jayapura, Senin (2/11/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., didampingi Dirresnarkoba Polda Papua, Kombes Pol. Alfian, S.I.K., M.Si., dan Dirlantas Polda Papua, Kombes Pol. Rahman Wijaya, S.I.K., S.H., M.H., serta KBO Ditlantas Polda Papua , AKBP Marthin W. Asmuruf, S.Sos., M.M. 


Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya membangun kesadaran generasi muda agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba dan perilaku berlalu lintas yang berisiko.


Dalam arahannya, Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus mempersiapkan diri sejak dini, baik dari segi pendidikan, kedisiplinan, kesehatan maupun karakter.


“Adik-adik sekalian adalah generasi penerus yang nantinya akan memimpin bangsa ini, termasuk Papua. Karena itu, manfaatkan masa muda untuk belajar, mengembangkan kemampuan, dan melakukan kegiatan positif. Jangan pernah mencoba narkoba karena dampaknya sangat merusak, bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga keluarga dan masa depan kalian,” ujar Muhajir.


Ia juga mengingatkan para pelajar agar memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan bukan semata-mata untuk menghindari penindakan polisi, melainkan untuk melindungi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.


“Gunakan helm standar, lengkapi surat-surat kendaraan, pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, dan selalu patuhi rambu-rambu lalu lintas. Kami melaksanakan Operasi Patuh bukan hanya untuk melakukan penindakan, tetapi lebih mengutamakan edukasi dan membangun kesadaran masyarakat agar tertib berlalu lintas,” tambahnya.


Sementara itu, Dirresnarkoba Polda Papua, Kombes Pol. Alfian, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda karena dapat merusak kesehatan, sistem saraf, serta masa depan seseorang. 


Ia mengingatkan para pelajar agar tidak mudah terpengaruh ajakan teman maupun lingkungan yang dapat menjerumuskan pada penyalahgunaan narkotika.


“Jangan pernah mencoba narkoba, sekalipun hanya karena rasa ingin tahu atau ajakan teman. Sekali terjerumus, dampaknya dapat merusak kehidupan dan masa depan. Kami mengajak para pelajar untuk berani menolak narkoba serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitar,” tegas Alfian.


Di kesempatan yang sama, Dirlantas Polda Papua, Kombes Pol. Rahman Wijaya, S.I.K., S.H., M.H., mengingatkan pentingnya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia sekolah. 


Menurutnya, keselamatan di jalan raya harus menjadi kebutuhan dan tanggung jawab setiap pengguna jalan.


“Kami mengimbau adik-adik agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Gunakan helm standar, jangan menggunakan knalpot yang tidak sesuai ketentuan, lengkapi SIM dan STNK, serta periksa kondisi kendaraan sebelum digunakan. Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas, baik untuk diri sendiri maupun orang lain,” ungkap Rahman.


Selain membahas bahaya narkoba dan keselamatan berlalu lintas, Wakapolda Papua juga mengingatkan para pelajar untuk menjauhi minuman keras, tidak terlibat perkelahian atau tawuran, serta menyalurkan energi dan kemampuan melalui kegiatan positif seperti olahraga dan kegiatan ekstrakurikuler.


Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Wakapolda memberikan kesempatan kepada sejumlah siswa untuk menyampaikan pertanyaan sekaligus melatih keberanian dan kepercayaan diri dalam berbicara di depan umum. 


Para pelajar juga diberikan pemahaman agar tidak takut melaporkan apabila mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah maupun masyarakat.


Melalui program Quick Wins 1.2 Polisi Peduli Pendidikan, Polda Papua berharap edukasi tersebut dapat membentuk generasi muda Papua yang cerdas, disiplin, berkarakter, serta memiliki kesadaran tinggi terhadap bahaya narkoba dan pentingnya keselamatan berlalu lintas.


Polda Papua berkomitmen untuk terus hadir di lingkungan pendidikan melalui pendekatan edukatif dan humanis guna menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat, berprestasi, dan bebas dari narkoba.



Wakapolda Papua Hadir di Tengah Masyarakat, Pastikan Keselamatan Pelajar di Jalan Raya



Jayapura – Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., turun langsung melaksanakan pengaturan lalu lintas pagi (Gatur Pagi) di kawasan Pos Yapis Dok V, Kota Jayapura, Senin (2/11/2026). 


Kegiatan ini merupakan bagian dari program Quick Wins Polri QW 1.1 sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Papua bersama personel Polda Papua melakukan pengaturan arus kendaraan di sekitar kawasan Dok V, khususnya di depan SD Hikmah 1 Yapis. 


Selain memastikan kelancaran arus lalu lintas, Wakapolda juga membantu menyeberangkan para pelajar melalui zebra cross guna memastikan keselamatan mereka saat berangkat ke sekolah.


Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan pengaturan lalu lintas pagi merupakan bentuk pelayanan langsung Polri kepada masyarakat, sekaligus wujud kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan, khususnya anak-anak sekolah.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Kehadiran anggota Polri di jalan bukan hanya untuk mengatur lalu lintas, tetapi juga memberikan bantuan dan memastikan keselamatan masyarakat, terutama anak-anak yang hendak menyeberang menuju sekolah,” ujar Muhajir.


Ia juga mengimbau para pengendara agar selalu tertib berlalu lintas, mengurangi kecepatan saat melintasi kawasan sekolah, serta memberikan prioritas kepada pejalan kaki dan pelajar yang menyeberang jalan.


Kehadiran Wakapolda Papua yang berinteraksi langsung dengan para pelajar, orang tua, dan pengguna jalan menjadi wujud pelayanan Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat. 


Melalui tindakan sederhana tersebut, diharapkan tumbuh rasa aman sekaligus kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.


Melalui program Quick Wins QW 1.1, Polda Papua berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian melalui kehadiran personel di tengah masyarakat, sehingga tercipta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang kondusif di wilayah Papua.

Patroli Malam, Polres Mamberamo Tengah Jaga Keamanan dan Imbau Warga Cegah Karhutla



Jayapura – Polres Mamberamo Tengah meningkatkan kewaspadaan melalui patroli jalan kaki di lingkungan Markas Komando (Mapolres) sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Minggu (01/11/2026) malam.


Patroli tersebut dipimpin Pamapta II, Ipda Barnabas Awoitaw dengan melibatkan 14 personel gabungan piket penjagaan dan piket fungsi. 


Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban, khususnya pada malam hari.


Dengan menyusuri sejumlah titik di sekitar Mapolres, personel melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi lingkungan sekaligus memastikan kesiapsiagaan pengamanan markas. 


Patroli jalan kaki juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kedisiplinan serta tanggung jawab personel dalam menjaga keamanan di lingkungan kerja.


Kapolres Mamberamo Tengah, Kompol Sigit Susanto, S.H., S.I.K., menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel harus senantiasa dijaga melalui pelaksanaan tugas yang disiplin dan bertanggung jawab, termasuk meningkatkan kepedulian terhadap potensi gangguan keamanan maupun ancaman kebakaran hutan dan lahan.


“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga setiap saat. Saya mengingatkan seluruh personel agar tetap waspada dan mengajak masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena tindakan tersebut dapat memicu kebakaran yang membahayakan lingkungan dan kehidupan masyarakat,” tegasnya.


Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuang puntung rokok sembarangan di kawasan yang rawan terbakar. 


Warga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau aparat setempat apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi meluas.


Menurut Kapolres, pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. 


Melalui kesadaran bersama, potensi kebakaran dapat ditekan sehingga lingkungan tetap terjaga dan masyarakat terhindar dari dampak buruk asap maupun kerusakan ekosistem.


Ia juga menekankan pentingnya soliditas dan kepedulian setiap anggota terhadap kondisi lingkungan sekitar. 


“Patroli tidak hanya menjadi bagian dari pengamanan markas, tetapi juga mencerminkan kesiapan Polri dalam menjaga situasi kamtibmas serta mendukung upaya pencegahan karhutla di wilayah hukum Polres Mamberamo Tengah,” tutupnya.


Melalui kegiatan ini, Polres Mamberamo Tengah menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama mencegah karhutla demi melindungi lingkungan dan keselamatan bersama.

Hari Ketujuh Operasi Patuh Cartenz, Satlantas Polres Sarmi Edukasi Pengendara Ojek



Jayapura – Memasuki hari ketujuh pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sarmi terus mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan berkendara, Minggu (01/11/2026).


Kegiatan sosialisasi kali ini menyasar para pengemudi ojek di pangkalan ojek Pasar Sentral Mararena, Kabupaten Sarmi, yang dipimpin oleh KBO Lantas Polres Sarmi, Ipda Mulyadi, S.Sos., bersama personel Satlantas.


Dalam kegiatan tersebut, Ipda Mulyadi menyampaikan informasi mengenai pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2026 yang berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. 


Ia mengimbau para pengendara, khususnya pengemudi ojek, agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas demi menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.


Personel juga mengingatkan pengendara untuk melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan helm berstandar keselamatan, serta memasang Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) sesuai ketentuan yang berlaku.


Selain memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas, personel Satlantas membagikan selebaran berisi informasi mengenai program penghapusan denda pajak kendaraan bermotor. 


Langkah ini dilakukan untuk membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai program tersebut sehingga dapat memanfaatkannya sesuai persyaratan dan ketentuan yang berlaku.


Sementara itu, Kapolres Sarmi, AKBP Ruben Palayukan, S.Pt., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Operasi Patuh Cartenz 2026 tidak hanya berorientasi pada penindakan pelanggaran, tetapi juga mengedepankan edukasi untuk membangun kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.


“Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh masyarakat, termasuk para pengemudi ojek, agar semakin disiplin dalam berlalu lintas,” ujarnya. 


“Keselamatan harus menjadi prioritas utama, mulai dari menggunakan helm, melengkapi dokumen kendaraan, hingga mematuhi rambu dan aturan lalu lintas,” tambahnya.


Kapolres juga berharap masyarakat dapat menjadikan tertib berlalu lintas sebagai kebiasaan sehari-hari, bukan semata-mata karena adanya operasi kepolisian. 


Dengan meningkatnya kesadaran dan kepatuhan pengendara, diharapkan risiko kecelakaan lalu lintas dapat diminimalkan.